0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan2 halaman

Persentase Perokok di Subang, Indonesia

Penelitian ini menemukan adanya perbedaan kadar hemoglobin (Hb) antara laki-laki yang merokok dan tidak merokok di daerah Mekarjaya, Subang, Jawa Barat. Sebagian besar perokok memulai merokok pada usia 20-25 tahun dan merokok lebih dari 10 tahun dengan rata-rata konsumsi lebih dari 20 batang per hari. Hasil menunjukkan bahwa 63,6% responden memiliki kadar Hb dalam kategori rendah.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan2 halaman

Persentase Perokok di Subang, Indonesia

Penelitian ini menemukan adanya perbedaan kadar hemoglobin (Hb) antara laki-laki yang merokok dan tidak merokok di daerah Mekarjaya, Subang, Jawa Barat. Sebagian besar perokok memulai merokok pada usia 20-25 tahun dan merokok lebih dari 10 tahun dengan rata-rata konsumsi lebih dari 20 batang per hari. Hasil menunjukkan bahwa 63,6% responden memiliki kadar Hb dalam kategori rendah.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

ABSTRAK

Latar Belakang : Jumlah perokok di Indonesia mencapai persentase sekitar 29,3 %


dari seluruh jumlah penduduk yang tersebar. Kota Subang termasuk kota yang
memiliki proporsi perokok aktif sebesar 30,3%. Merokok merupakan salah satu faktor
resiko terjadinya berbagai macam penyakit. Merokok juga diduga dapat berpengaruh
pada komponen darah lainnya, misalnya eritrosit, trombosit, hemoglobin, dan
sebagainya. Hemoglobin (Hb) adalah suatu protein tetrametrik dalam eritrosit yang
berikatan dengan oksigen serta bertugas dalam melepaskan oksigen tersebut ke dalam
jaringan.

Tujuan : Mengetahui apakah ada perbedaan kadar Hb antara laki-laki yang merokok
dan tidak merokok pada warga daerah Mekarjaya RT 07/02 Subang, Jawa Barat.

Metode : Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain penelitian case
control. Populasi pada penelitian ini adalah laki – laki yang merokok dan tidak
merokok di Mekarjaya RT 07/02 Subang, Jawa Barat. Sampel dalam penelitian ini
adalah setiap pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik pengambilan
sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling.

Hasil : Usia pertama kali merokok paling banyak pada usia 20 hingga 25 tahun
(74,1%), Lama merokok paling banyak pada lebih dari 10 tahun (74,1%), Rata – rata
jumlah batang rokok yang dihisap perhari paling banyak yaitu lebih dari 20 batang
(51,9%), Jenis rokok paling banyak jenis rokok filter (55,6%). Kadar hemoglobin pada
responden paling banyak dalam kategori rendah (63,6%), Index Brinkman pada
responden yaitu perokok ringan (52%). Ada perbedaan kadar hemoglobin antara laki –
laki yang merokok dan tidak merokok.

Kesimpulan : Adanya perbedaan kadar Hb antara laki – laki yang merokok dan tidak
merokok pada warga daerah Mekarjaya RT 07/02 Subang, Jawa Barat.

Kata kunci : Kadar Hemoglobin, Merokok , Tidak Merokok

vi
ABSTRACT

Background : The number of smokers in Indonesia reaches a percentage of about


29.3% of the total population spread. Subang City is a city that has a proportion of
active smokers of 30.3%. Smoking is a risk factor for various diseases. Smoking is also
thought to have an effect on other blood components, such as erythrocytes, platelets,
hemoglobin, and so on. Hemoglobin (Hb) is a tetrametric protein in erythrocytes that
binds to oxygen and is responsible for releasing oxygen into the tissues.

Objective : To determine whether there is a difference in Hb levels between men who


smoke and do not smoke in residents of the Mekarjaya area, RT 07/02 Subang, West
Java.

Methods : This research is an analytical research with a case control research design.
The population in this study were men who smoked and did not smoke in Mekarjaya
RT 07/02 Subang, West Java. The sample in this study was every patient who met the
inclusion and exclusion criteria. Sampling technique using. The sampling technique
used purposive sampling technique.

Results : The age at first smoking was the most at the age of 20 to 25 years (74.1%),
the longest smoking was more than 10 years (74.1%), The average number of cigarettes
smoked per day was the most, which was more than 20 sticks (51.9%), the most types
of cigarettes are filter cigarettes (55.6%). Most of the respondents' hemoglobin levels
were in the low category (63.6%), the Brinkman Index of the respondents were light
smokers (52%). There are differences in hemoglobin levels between men who smoke
and do not smoke.

Conclusion : There is a difference in Hb levels between men who smoke and do not
smoke in residents of the Mekarjaya area RT 07/02 Subang, West Java.

Keywords : Hemoglobin Levels, Smoking, Not Smoking

vii

Anda mungkin juga menyukai