Metode CREATE
Modul 1 : Pola Pikir Bertumbuh
KP 5 : Merancang Proyek Inovasi
Kelompok : 5 Semeja
Anggota :
1. Mahyuddin
2. Burhanuddin
3. Mudassir
4. Erli Tarona Putra
5. Nila Sari
Metode CREATE
Apakah ada proses kerja atau proses Gabungkan kegiatan literasi pagi dan
pembelajaran yang bisa “digabungkan”, refleksi karakter menjadi satu
misalnya dari A dan B menjadi AB? kegiatan terpadu: “15 Menit Baca
dan Cerita Nilai” → anak membaca,
lalu menulis/menceritakan nilai yang
didapat atau peristiwa yang
berhubungan dengan nilai tertentu.
Apakah ada proses kerja atau proses Biasanya guru menilai karakter
pembelajaran yang bisa “dibalik”, misalnya murid → dibalik: murid yang
dari A – B menjadi B - A? melakukan refleksi dan menilai
dirinya sendiri dulu menggunakan
panduan/rubrik sederhana (self-
assessment karakter). Guru hanya
menanggapi.
Apakah ada proses kerja atau proses Hilangkan proses laporan tertulis
pembelajaran yang bisa “dihilangkan” harian guru yang memakan waktu,
(seluruhnya atau cuma sebagian), misalnya diganti dengan sistem portofolio
AB menjadi A sedangkan B dihilangkan atau mingguan oleh siswa dan hanya
menjadi Ab (dengan B diperkecil menjadi diverifikasi guru → mengurangi
b)? beban administratif.
Apakah ada proses kerja atau proses Ganti metode dokumentasi manual
pembelajaran yang bisa “diganti” misalnya (buku catatan guru) menjadi kartu
Metode CREATE
dari manual ke digital atau dari luring karakter mingguan yang diisi siswa
menjadi daring? (bisa fisik atau digital dengan
bantuan Google Form atau
Jamboard sederhana).
Apakah ada proses kerja atau proses Urutan awal: baca – diskusi –
pembelajaran yang bisa “diputar” misalnya refleksi → diputar menjadi: refleksi
dari A – B – C menjadi A – C – B agar lebih pengalaman – baca buku yang
efisien? relevan – diskusi nilai. Ini
menjadikan kegiatan lebih
bermakna karena dimulai dari
pengalaman pribadi siswa.
Apakah ada proses kerja atau proses Urai kegiatan pembiasaan menjadi
pembelajaran yang bisa “diurai” menjadi dua: (1) Literasi tematik karakter dan
beberapa proses yang baru, misalnya dari (2) Refleksi nilai harian (misalnya
P1 diurai menjadi P11 dan P12? berdasarkan tema mingguan: jujur,
peduli, tanggung jawab). Keduanya
bisa bergantian hari
pelaksanaannya.
Analisis dan Evaluasi Ide Inovasi (Dari Proses Kritis yang “Ada”)
Fokus Masalah Kelayakan
No Ide Inovasi Kelebihan Kelemahan
(Proses Kritis) Implementasi
Sangat layak
Monitoring Portofolio dan Perlu pembiasaan (bisa dilaksanakan
- Murah
nilai karakter & rubrik refleksi dan tanpa alat mahal
1 - Siswa terlibat aktif
literasi tidak karakter oleh pendampingan dan sesuai
- Bisa manual/digital
konsisten siswa guru kurikulum
Merdeka)
- Mendorong
Dashboard
kolaborasi dan Layak
Koordinasi progres Butuh komitmen
tanggung jawab kelas (butuh sedikit
2 Adiwiyata kolaboratif tim dan pelatihan
- Bisa gunakan alat bimbingan awal
kurang efektif Adiwiyata antar dasar
sederhana dan pembiasaan)
kelas
(kertas/spreadsheet)
Metode CREATE
Fokus Masalah Kelayakan
No Ide Inovasi Kelebihan Kelemahan
(Proses Kritis) Implementasi
Kegiatan luar Model kolaborasi Cukup layak
- Kontekstual dan
kelas pembelajaran Terbatas pada (perlu relasi kuat
bermakna
3 terhambat luar kelas lokasi dan relasi dan fleksibilitas
- Potensi kolaborasi
biaya & berbasis guru/komite izin dari
luar sekolah
birokrasi komunitas dinas/kepsek)
Guru kesulitan - Bermanfaat untuk Cukup layak
Panduan Butuh pelatihan
asesmen & semua guru (butuh bimbingan
4 asesmen teknis dan waktu
pengisian - Menjawab kebutuhan khusus dan uji
diferensiasi & CP menyusun modul
rapor rapor Merdeka coba)
- Menyederhanakan Kurang layak
SOP kegiatan SOP dan format perencanaan Bergantung pada untuk awal
5 luar kelas kaku izin cepat untuk - Mendorong lebih kebijakan kepala (perlu waktu
& menyulitkan field trip banyak kegiatan sekolah/dinas advokasi dan
kontekstual pengesahan)