FTP Server : Pengertian, Fungsi, Dan Cara
Kerjanya Lengkap
By Hasbi MutsaniPosted on April 27, 2019
Contents [show]
FTP Server : Pengertian, Fungsi, Dan Cara
Kerjanya Lengkap
Pengertian FTP Server – Proses pertukaran data adalah hal yang penting dalam dunia
komputer. Dengan adanya pertukaran data tersebut, maka komputer yang satu akan
terhubung dengan komputer yang lainnya. Misalnya saat anda mendownload suatu file dari
internet, semua itu dapat terjadi dengan adanya FTP server.
FTP adalah solusi yang tepat dari dua buah komputer yang ingin melakukan proses transfer
data, dengan bantuan koneksi internet. FTP juga berguna untuk dua buah komputer yang
sistem operasinya berbeda. Kegunaan FTP ini juga adalah untuk mentransfer data diantara
dua komputer yang jaraknya saling berjauhan.
Pengertian FTP
FTP atau File Transfer Protocol adalah jenis protocol internet yang digunakan untuk urusan
pengiriman data, di dalam sebuah jaringan komputer. Seperti misalnya upload dan
download file yang dilakukan oleh FTP client dan FTP server. Layanan FTP juga dapat
diatur menjadi FTP public, yang dimana semua orang dapat mengakses beberapa data
yang ada pada server FTP dengan mudah. Selain bisa diatur menjadi FTP public, layanan
FTP juga bisa diatur supaya tidak setiap orang dapat mengaksesnya data yang ada di
server. Sehingga hanya pengguna daftar saja yang mendapat izin untuk mengakses data
tersebut.
FTP bekerja dengan menggunakan salah satu protocol yang bisa diandalkan untuk urusan
komunikasi data, yang ada diantara client dan juga server. Protocol yang digunakan ini
adalah protocol TCP atau yang menggunakan port nomor 21. Port ini digunakan untuk
mengirim command atau suatu perintah. Karena port 21 memang dimaksudkan khusus
untuk mengirim command, sehingga port ini sering disebut dengan nama command port.
Dengan adanya protocol tersebut maka diantara client dan server bisa melakukan sesi
komunikasi sebelum pengiriman data berlangsung. Ada beberapa syarat untuk
menggunakan FTP, yaitu :
1. Pada komputer pengguna sudah terinstal FTP client, contohnya FileZilla.
2. Pengguna harus mempunyai cukup informasi mengenai FTP server yang ingin
terhubung dengan komputer. Informasi ini meliputi beberapa hal yaitu :
Alamat FTP server. Yaitu yang bentuknya mirip dengan alamat domain pada sebuah
website. Alamat FTP server ini biasanya diawali dengan kata ftp, contohnya
[Link] atau [Link] Untuk beberapa kasus alamat
FTP server juga diberikan dalam bentuk IP adress. Contohnya 185.225.87
Uername dan password. Pada beberapa FTP server membiarkan client mengakses
data secara anonim. Tapi ada beberapa yang juga memerlukan input username dan
password, yang harus diketahui oleh client.
Baca Juga : Pengertian Komunikasi Daring – Fungsi, Tujuan, Manfaat, Jenis, Dan
Komponennya Lengkap
Perbedaan Antara FTP Client Dengan Server
FTP server adalah server yang tugasnya yaitu memberi layanan pengiriman atau tukar
menukar data, syaratnya yaitu FTP client harus meminta dahulu pada FTP server. Suatu
FTP server dapat bekerja dengan koneksi yang aktif ataupun pasif. Dalam koneksi yang
aktif bila klien membuka port maka server secara otomatis akan terkoneksi dan aktif. Bila
anda sudah terhubung dengan FTP server secara aktif, maka anda harus mengatur firewall
untuk menerima koneksi internet pada sebuah port yang nantinya akan dibuka oleh FTP
client. FTP server aktif biasanya menggunakan 20 port sebagai port data.
Sedangkan FTP client adalah komputer/perangkat yang meminta layanan tukar menukar
data pada FTP server. Setelah terhubung dengan FTP server maka FTP client bisa
melakukan proses download, upload dan lain sebagainya. Yang sudah sesuai dengan izin
yang sudah diberikan oleh FTP sebelumnya. Kebanyakan FTP client akan memilih untuk
menggunakan koneksi pasif dengan cara default. Karena admin dari server menganggap
hal tersebut lebih aman. Dengan menggunakan koneksi pasif, maka semua koneksi yang
dimulai dari luar akan langsung terkena blok. Dengan menggunakan mode pasif, maka FTP
client lah yang akan meminta server untuk membuat suatu koneksi.
Beberapa contoh pada FTP client diantaranya yaitu coreFTP (Windows), FileZilla
(Windows), cuteFTP (Windows), dan CyberDuck (Mac). FTP client hanyalah aplikasi atau
tool yang bisa digunakan untuk mengakses FTP. Masih ada tool lainnya yang bisa
digunakan juga untuk mengakses FTP tersebut, diantaranya yaitu :
Web Browser. Meskipun tidak terlalu direkomendasikan, tetapi sebetulnya anda bisa
menggunakan FTP di sebagian besar web browser.
HTML Editor. Contohnya Adobe Dreamweaver yang bisa terhubung dengan FTP
sehingga pengguna komputer bisa melakukan pengeditan website pada web server
dengan cara langsung.
File Explorer. Anda pun dapat mengakses FTP melalui file eksplorer atau pun
window explorer lebih dulu, dengan mengetikkan alamat FTP servernya.
Baca Juga : CMS (Content Management System) : Pengertian, Fungsi Dan
Macamnya Lengkap
Fungsi FTP
1. Dapat melakukan pertukaran file antar komputer dengan cara yang mudah,
meskipun file tersebut berukuran besar.
2. Pemilik website dapat melakukan backup website dengan cara mudah, dengan
adanya FTP tersebut.
3. Dapat melakukan indirect atau implicit remote computer.
4. FTP juga menyediakan transfer data yang reliabel dan juga efisien, karena setiap
pengguna tidak membutuhkan tahapan yang sulit dalam mendapatkan file atau
mentransfer file.
5. FTP dapat memfasilitasi setiap pengguna untuk melakukan transfer data dengan
dua arah. Artinya bila FTP digunakan di dalam perusahaan, maka setiap pemimpin
perusahaan dapat mengirim file kepada karyawan dan juga sebaliknya. Dengan
menggunakan server yang sama.
6. Proses perpindahan data tidak akan hilang meskipun sambungan sudah terputus.
7. Transfer data atau file dapat dilakukan dengan mudah dan terorganisir.
Namun FTP juga memiliki beberapa kekurangan seperti misalnya :
1. Sistem FTP yang ada sudah cukup tua, sehingga bagi orang yang bukan ahli IT atau
gagap teknologi maka penggunaannya akan sedikit sulit.
2. Bila pengguna tidak terlalu paham dengan FTP, maka akan sangat mudah untuk
menghapus seluruh data hanya dengan sekali klik.
3. Tidak bisa mengubah kepemilikan dari suatu file.
4. Tidak terlalu aman sebagai media transfer data, karena tidak ada enkripsi. Kecuali
bila menggunakan alternatif seperti misalnya SFTP.
5. Bila ingin memiliki FTP server sendiri, maka anda harus memiliki komputer server
sendiri atau menyewa server dengan biaya yang mahal.
Cara Kerja FTP
Satu-satunya metode yang digunakan oleh FTP adalah metode autentikasi yang standar.
Yang dimana diperlukan username dan juga password, untuk mengakses beberapa data
yang ada pada FTP server. Setiap pengguna yang sudah terdaftar atau sudah memiliki
username dan password mempunya akses yang penuh, di beberapa direktori dan file yang
ada di dalamnya. Sehingga pengguna yang terdaftar itu bisa membuat, menyalin,
memindahkan dan menghapus beberapa direktori tersebut.
Pada umumnya FTP client harus meminta koneksi pada FTP server, bila sudah terkoneksi
dengan FTP server maka FTP client dapat melakukan pertukaran data seperti misalnya
download dan upload data. FTP juga bisa bekerja di dalam mode aktif dan mode pasif,
yang akan menentukan bagaimana koneksi data tersebut terbentuk. Di kedua mode itu,
client membuat sebuah kontrol TCP dari port N yang menuju ke FTP server port 21.
Di mode aktif client akan mulai menyimak koneksi data yang datang dari server di
port M. kemudian client akan mengirimkan FTP command port M untuk
menginformasikan pada server, port mana yang harus disimak. Kemudian server
akan menginisiasi chanel data pada client dari port 20/port FTP server.
Dalam situasi ketika client ada dibalik firewall dan tak mampu menerima koneksi
TCP yang muncul, maka bisa menggunakan pasif mode. Pada mode itu client akan
menggunakan kontrol koneksi untuk mengirim perintah PSAV pada server, lalu
menerima alamat IP server, alamat server, dan juga nomor port server.
Baca Juga : UDP : Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, Dan Apa Perbedaannya
Dengan TCP Lengkap
Alternati Lain Untuk Beragam File
Selain FTP masih ada beberapa aplikasi lainnya yang digunakan untuk berbadi atau untuk
transfer data, seperti misalnya Dropbox, Google Drive atau bisa juga menggunakan
OneDrive. Diantara FTP dan ketiga aplikasi itu ada beberapa kelebihan dan kekurangannya
masing-masing. Seperti misalnya :
1. Lalu lintas jaringan. FTP atau SFTP melakukan enkripsi pada lalu lintas jaringan
dengan menggunakan SSL/TLS/SSH. Sedangkan ketiga aplikasi itu hanya bisa
melakukan enkripsi dalam menggunakan SSL/TLS.
2. Eksistensi file. Di dalam FTP sebuah file tak mungkin dihapus dengan menggunakan
komputer atau perangkat elektronik lainnya yang hilang. Sedangkan ketiga file itu
dapat dihapus dari perangkat yang hilang, dengan menggunakan penghapusan
jarak jauh.
3. Verifikasi dua langkah. Di dalam FTP diperlukan juga software pada pihak ketiga
dalam melakukan verifikasi 2 langkah, sedangkan pada ketiga aplikasi tersebut
terdapat fitur verifikasi dua langkah yang dapat anda gunakan kapan saja. Tanpa
perlu menginstal software pihak ketiga.
4. Server. Jika pada FTP server harus diamankan dan dirawat oleh ahli IT, di ketiga
aplikasi tersebut, pengguna tidak harus memusingkan keamanan dan pemeliharaan
server karena semuanya sudah diatur oleh aplikasi yang bersangkutan.
Demikianlah pembahasan mengenai pengertian FTP server secara lengkap. Semoga
dapat dipahami dan bermanfaat.