BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Pengertian Sistem
Sekumpulan objek-objek yang saling berelasi dan berinteraksi serta
hubungan antara objek bisa dilihat sebagai satu kesatuan yang dirancang untuk
mencapai satu tujuan. Dengan demikian, secara sederhana sistem dapat diartikan
sebagai suatu kumpulan atau himpunan darai unsur atau variable-variabel yang
saling terorganisasi, saling berinteraksi, dan saling bergantung sama lain. Murdick
dan Ross (1993) mendefinisikan sistem sebagai seperangkat elemen yang
digabungkan satu dengan yang lainnya untuk suatu tujuan bersama. Sementara,
definisi sistem dalam kamus Websterb’s unbrige adalah elemen yang saling
berhubungan dan membentuk satu kesatuan organisasi. Menurut Scoott (1996),
sistem terdiri dari unsur-unsur seperti masukan (input), pengolahan (processing),
serta keluaran (output). Cari pokok sistem menurut Gapspert ada empat, yaitu
sistem itu beroperasi dalam satu lingkungan, terdiri atas unsur-unsur, ditandai
dengan saling berhbungan, dan mempunyai satu fungsi atau tujuan utama [1].
2.2 Pengertian Informasi
Adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi
penerimanya dan manfaat dalam mengambil keputusan saat ini atau mendatang
(Davis, 1995). Mc Leod (1995) mengatakan bahwa informasi adalah data yang telah
di proses, atau data yang memiliki arti [1].
2.3 Pengertian Sistem Informasi
Sistem informasi adalah suatu cara tertentu untuk menyediakan informasi
yang dibutuhkan oleh organisasi untuk operasi dengan cara yang mengguntungkan.
Sistem infomasi menerima masukan data dan instruksi, mengolah data tersebut
sesuai instruksi, dan mengeluarkan hasilnya. Fungsi pengolah informasi sering
membutuhkan data yang telah dikumpulakn dan telah diolah dalam periode waktu
sebelumnya. Karena itu ditambahkan sebuah penyimpanan data file kedalam model
6
sistem informasi dengan begitu, kegiatan pengolahan tersedia baik bagi data baru
maupun data yang telah dikumpulkan dan disimpan sebelumnya [1].
2.3.1 Komponen Sistem Informasi
Sistem Informasi memiliki komponen-omponen yang saling terintegritas
membentuk satu kesatuan dalam mencapai sasaran sistem
1. Blok masukan (Input Block)
Blok masukan dalam sebuah sistem informasi meliputi metode-
metode untuk manangkap data yang akan dimasukkan, dapat merupakan
dokumen-dokumen dasar.
2. Blok Model (Model Block)
Block model ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika dan model
matematik yang berfungsi memanipulasi data untuk keluaran tertentu
3. Blok Keluaran (Output Block)
Blok keluaran berupa data-data keluaran seperti dokumen output
informasi yang berkualitas.
4. Blok Teknologi (Teknologi Block)
Blok teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model,
menympan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran
serta membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. Blok
teknologi ini merupakan komponen bantu yang mempelancar proses
pengolahan yang terjadi dalam sistem
5. Blok Basis Data (Database Block)
Merupakan kumpulan data yang berhubungan satu dengan yang
lainnya, tersimpan di perangkat keras komputer dan perangkat lunak
yang memanipulasinya. Data perlu disimpan dalam basis data untuk
keperluan informasi lebih lanjut. Data di dalam basis data perlu
diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan
berkualitas. Basis data diakses atau dimanipulasi dengan menggunakan
perangkat lunak paket yang disebut dengan menggunakan perangkat
lunak paket yang disebut dengan DBMS (Database Management
Sistem)
6. Blok Kendali (Controls Block)
7
Meliputi masalah pengendalian terhadap operasional sistem yang
berfungsi mencegah menangani kesalahan pada kegagalan sistem.
Seperti bencana alam api air debu kecurangan-kecurangan, kegagalan
pada sistem, ketidakefisienan, sabotase, dan lain sebagainya. Beberapa
pengendalian perlu di rancang untuk mencegah sistem rusak dan bila
terlanjur terjadi maka kesalahan-kesalahan dapat dengancepat diatasi.
2.4 Pengertian Web
Web (Word Wide Web) atau situs diartikan sebagai kumpulan halaman-
halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi, teks, gambar diam atau
bergerak, animasi, suara dan atau gabungan semua itu. Baik yang bersifat
statis maupun dinamis yang membentuk suatu rangkaian bangunan yang saling
berkaitan dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan
halaman (hyperlink) [2]. Untuk menyediakan keberadaan sebuah website, maka
harus tersedianya unsur-unsur penunjang. Adapun unsure unsur dari website
antara lain :
1. Nama Domain
Nama domain atau domain name atau URL (Uniform Resource Locator)
adalah alamat unik didunia internet yang digunakan untuk mengidentifikasi
sebuah website atau digunakan untuk menemukan sebuah website pada
dunia internet
2. Rumah Tempat Website (Web hosting)
Web hosting dapat diartikan sebagai ruangan yang terdapat dalam hardisk
tempat penyimpanan berbagai data, file, gambar dan sebagainnya yang akan
ditampilkan di website
3. Bahasa Program (Script Program)
Bahasa program adalah bahasa yang digunakan untuk menerjemahkan
setiap perintah dalam website pada saat diakses.
4. Desain Website
Setelah melakukan penyewaan domain name dan web hosting serta
penguasaan program, unsure website yang penting adalah desain. Desain
web sangat menentukan kualitas dan keindahan dari sebuah website.
5. Publikasi Website
8
Keberadaan situs web tidak ada gunanya dibangun tanpa dikunjungi atau
dikenal oleh pengunjung internet. Untuk mengenalkan situs kepada
masyarakat memerlukan publikasi atau promosi.
6. Pemeliharaan Website
Untuk mendukung kelanjutan dari situs web diperlukan pemeliharaan setiap
waktu sesuai keinginan seperti penambahan informasi, berirta, artikel, link,
gambar dan lain sebagainya, tampa pemeliharaan yang baik situs akan
terkesan membosankan atau monoton dan juga akan segera ditinggalkan
pengunjung.
2.5 Pengertian Sistem Informasi
Sistem Informasi adalah suatu kumpulan dari komponen – komponen dalam
perusahaan atau organisasi yang berhubungan dengan proses penciptaan dan
pengaliran informasi. Sistem informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem
yang menerima sumber daya sebagai input dan mengolahnya menjadi produk
informasi sebagai output. Sistem informasi merupakan suatu sistem yang terdiri dari
beberapa subsistem atau komponen hardware, software, dan brainware, data dan
prosedur untuk menjalankan input, proses, output, penyimpanan dan pengontrolan
yang mengubah sumber data menjadi informasi atau dapat juga didefinisikan
sebagai suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan
pengolahan transaksi, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi
dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dangan laporan – laporan
yang diperlukan.
Data merupakan bahan mentah untuk suatu informasi. Perbedaan informasi
dan data sangat relative, tergantung pada nilai gunanya bagi manajemen tertentu
bisa menjadi data bagi manajemen level diatasnya, atau sebaliknya. Informasi
merupakan data yang telah di olah menjadi suatu bentuk yang penting bagi
pengambilan keputusan – keputusan saat ini atau waktu yang akan datang.
Informasi memberikan sesuatu yang berguna jika sesuai dengan kebutuhan
enduser, mempunyai ketelitian dalam pengolahan data, tidak kadaluarsa, dan dapat
dipergunakan secara efektif. [1]
Secara umum sistem informasi merupakan suatu sistem yang di dalamnya
memuat tentang berbagaii informasi yang terkait dengan operasional suatu
9
organisasi yang berguna untuk mengambil keputusan dalam mencapai tujuan
organisasi. Informasi yang tercakup di dalamnya meliputi jaringan komunikasi,
transaksi rutin, manajemen, dan informasi yang dibutuhkan pihak intern serta
ekstern organisasi.
Keberadaan sistem informasi dalam sebuah organisasi memang sangat penting.
Ada beberapa tujuan yang hendak dicapai ketika sebuah organisasi menggunakan
10
7
sistem informasi operasionalnya. Tujuan penggunaan sistem informasi yang
pertama adalah untuk menyediakan informasi-informasi tertentu dalam pengambilan
keputusan. Keberadaan data dalam sistem informasi akan sangat membantu
pemimpin organisasi dalam menyikapi suatu permasalahan.
2.6 Eksekutif
Eksekutif merupakan manager tingkat atas yang berpengaruh kuat pada
kegiatan dan arch organisasi. Eksekutif lebih peduli dengan cara membuat
jaringannya bekerja mencapai agenda itu dari pada dengan keputusan spesifik.
Eksekutif menggunakan instuisi maupun analisis rasional dalam memecahkan
masalah, menerapkan instuisi padatiap langkah dengan urutan yang sama.
Eksekutif adalah seseorang yang menduduki jabatan kepemimpinan tertentu
dalam suatu organisasi mempunyai hak dan wewenang menggerakkan orang lain
yang disebut “bawahan” dan para bawahan itulah yang memikul tanggung jawab
melaksanakan berbagai kegiatan operasional dalam pencapaian tujuan organisasi.
Dengan kata lain eksekutif adalah manajer tingkat atas suatu organisasi yang
memberi pengaruh besar terhadap perusahaan[2].
2.6.1 Sistem Informasi Eksekutif
Sistem Informasi Eksekutif (SIE) atau Executive Information System (EIS)
adalah sistem yang dibuat hanya untuk digunakan para eksekutif atau Top Level
Management dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Sistem menampilkan grafik
dan laporan seluruh proses bisnis pada organisasi atau perusahaan. Pemakaian
sistem informasi eksekutif dapat melakukan permintaan informasi yang lain, pada
sistem ini memnungkinkan Top Level Managemet dapat melihat lebih rinci suatu
informasi berbeda dengan tipe sistem informasi yang lain, pada sistem informasi
eksekutif tidak di rancang untuk menyelesaikan masalah tertentu. Sistem informasi
eksekutif dirancang untuk membantu eksekutif mencari informasi yang di perlukan
mereka membutuhkan dan dalam bentuk apapun yang paling bermanfaat.
Sistem Informasi Eksekutif terkadang disebut sebagai sistem pendukung eksekutif
(Exekutif Support System atau ESS). Sistem ini merupakan sistem informasi yang
menyediakan fasilitas yang fleksibel bagi manager dan eksekutif mengakses
informasi eksternal dan internal yang berguna untuk mengidentifikasi masalah.
8
Pemakaiyang awam dengan komputerpun tidak sulit mengoprasikan karena sistem
dilengkapi dengan antarmuka yang sangat mudah digunakan (user friendly) [3].
2.6.2 Faktor-Faktor penentu keberhasilan penerapan EIS
Faktor-faktor penentu keberhasilan penerapan Sistem Informasi Eksekutif
(EIS) adalah sebagai berikut[4].
1. Sponsor Eksekutif
Yang mengerti dan berkomitmen Eksekutif tingkat puncak (CEO) harus
berfungsi sebagai sponsor eksekutif EIS agar mampu menolong penerapan
EIS pada perusahaan.
2. Sponsor Operasi
Jika sponsor eksekutif terlalu sibuk, maka sebagian tugas dilimpahkan kepda
eksekutif puncak lain sebagai sponsor operasi yang bekerja sama dengan
spesialis informasi untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan.
3. Staf Jasa Informasi
Yang sesuai harus tersedia spesialis informasi yang tidak hanya mengerti
teknologi informasi, tetapi tahu juga cara eksekutif menggunakan sistem
tersebut.
4. Teknologi Informasi yang Sesuai
Penggunaan teknologi informasi harus benar-benar sesuai dengan keinginan
eksekutif, tidak lebih atau kurang.
5. Manajemen Data
Tidak hanya untuk menghasilkan informasi , eksekutif juga menginginkan
sejauh mana kemutakhiran dari data dan informasi yang dihasilkan.
6. Kaiatan yang jelas dengan tujuan bisnis
Sebagian besar EIS yang dirancang digunakan untuk memecahkan masalah
yang spesifik berkaitan dengan bisnis.
7. Manajemen atas penolakan organisasi
Jika eksekutif menolak menggunakan EIS, perlu dilakukan upaya untuk
mendapatkan, mengidetifikasi suatu masalah yang dihadai eksekutif tersebut
untuk penerapanya.
9
8. Menejemen atas enyebaran dan evolusi sistem
Jika manajer tingkat atas mulai menerima informasi dari EIS, maka manajer
tingkat bawah menginginkan informasi yang sama, karena mereka ingin
mengantisipasi masalah dan memecahkanya sebelum manajer tingkat atas
mengaggap masalah tersebut tidak terkendali.
2.6.3 Karakteristik Khusus Sistem Informasi Eksekutif
Berikut adalah karakteristik yang membedakan SIE dengan sistem informasi
pada umumnya : [4]
1. Drill down
Salah satu kemampuan dari sistem informasi eksekutif yang paling berguna
adalah menyediakan data dari informasi yang telah diringkas. Dengan
DrillDown para eksekutif dapat menilai dari gambaran sekilas dan kondisinya.
2. CSF ( Critical Success Factor )
Menyajikan informasi untuk factor yang paling kritis dan apakah tujuan
perusahaan sesuai dengan target yang direncanakan sebelumnya.
3. Status Access
Data atau laporan terakhir dapat diakses setiap saat dengan menggunakan
jaringan, informasi yang penting adalah keterhubungan antara informasi
tersebut.
4. Analysis
Pada sistem informasi eksekutif, kemampuan menganalisis informasi
diperlukan. Eksekutif tdak harus mengambil data secara terus menerus tetapi
cukup hanya sekali saja, kemudian menganalisisnya sesuai dengan apa
yang diinginkan.
5. Exception Reporting
Digunakan untuk membantu eksekutif dalam mengarahkan masalah
penyimpangan. Jadi eksekutif tidak perlu menelusuri setiap detail laporan
untuk mengetahui adanya penyimpangan. Exception Reporting juga dapat
digunakan agar eksekutif memberikan perhatian kepada kinerja paling buruk.
6. Use of Colors
Pemeritahuan mengenai hal-hal yang kritis bukan hanya menggunakan
angka tetapi juga menggunakan warna, dengan menggunaan warna dapat
10
memberitahu eksekutif atau pengguna mengenai masalah-masalah potensial
atau masalah-masalah yang harus mendapatkan perhatian. Contohnya hijau
untuk ok, kuning untuk peringatan dan merah untuk bahaya.
7. Navigation of Information
Sebuah kemampuan yang memungkinkan data yang besar dapat
dieksplorasi atau dijelajahi dengan cepat dan mudah. SIE digunakan secara
langsung oleh seorang eksekutif tanpa bantuan perantara, oleh karena itu
tampilan SIE harus bersifat user friendly serta didukung oleh penyajian data
dengan jangkauan internal dan eksternal yang bersifat luas.
8. Communication
Eksekutif dapat berkomunikasi dengan pihak lain melalui e-mail,chatting atau
message service lainnya yang dialamatkan untuk orang-orang tertentu yang
diinginkan oleh eksekutif.
2.7 Website
Website adalah halaman informasi yang disediakan melalui jalur internet
sehingga bisa diakses di seluruh dunia selama terkoneksi dengan jaringan internet.
Website berisi kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data
gambar, data animasi, suara, video atau gabungan dari semuanya, baik yang
bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang
saling terkait dimana masing-masing dihubugnkan dengan jaringan-jaringan
halaman (hyperlink). Secara terminologi website adalah kumpulan dari halaman-
halaman situs, yang biasanya terangkum dalam sebuah domain atau sub domain,
yang tempatnya berada di dalam World Wide Web (WWW) di internet. WWW terdiri
dari seluruh situs web yang tersedia kepada publik.
Sebuah website biasanya dibangun atas halaman web yang saling
berhubungan, jadi dapat dikatakan bahwa, pengertian website adalah kumpukan
halaman – halaman yang digunakan untuk menapilkan informasi teks, gambar diam
atau bergerak, animasi, suara, atau hubungan dari semuanya. Baik yang bersifat
statis maupun dinamis yang membentuk saturangkaian bangunan yang saling
terkait, yang masing – masing yang dhubungkan dengan jaringan – jaringan
halaman. sedangkan teks yang dijadikan media dpenghubung disebut hypertext [5]
11
2.8 Pengertian Bootstrap
Bootstrap merupakan paket aplikasi siap pakai untuk membuat front-end
sebuah website[6]. Bootstrap merupakan template desain web dengan fitur yang
lebih. Bootstrap diciptakan untuk mempermudah proses desain web bagi berbagai
tingkat penggunanya, mulai dari level pemula hingga yang sudah berpengalaman.
Pengetahuan dasar mengenai HTML dan CSS. Bootstrap mempunyai sekumpulan
file CSS, font, dan JavaScript yang siap diintegrasikan ke sebuah dokumen HTML
menggunakan kaidah-kaidah tertentu. Dokumen HTML yang dihasilkan secara
dinamis akan tampil dengan layout yang disesuaikan dengan ukuran layar piranti
user.
2.8.1 Sejarah Bootstrap
Bootstrap awalnya bernama Twitter [Link] ini mulai dikembangkan
pada tahun 2010 oleh tim desainer dan pengembang di Twitter, yaitu Mark Otto dan
Jacob Thornton. Setelah digunakan sebagai framewok internal di situs Twitter,
setahun kemudian tool ini dirilis ke publik sebagai proyek open source menggunakan
nama Bootstrap, Karena latar belakang sejarah pengembangannya, Bootstrap
hingga kini masih sering disebut dengan Twitter Bootstrap.
Berikut perkembangan versi Bootstrap :
1. Bootstrap 2 dirilis Januari 2012
Bootstrap 2 memperkenalkan Grid Layout dan Responsive Design. Grid
Layout merupakan sistem tata kolom, adapun Responsive Design adalah sistem
design web yang mobile friendly. Bootstrap 2.3.2 merupakan versi yang masih di-
support karena masih banyak dipakai hingga saat ini.
2. Bootstrap 3 dirilis Agustus 2013
Bootstrap 3 memperkenalkan pendekatan Mobile First dan Flat Design.
Mobile First merupakan pendekatan desain web yang menggunakan ukuran layar
ponsel sebagai patokan layar desain. Flat Design adalah pendekatan desain web
yang minimalis, simple, dan datar tanpa efek drop shadow, gradasi warna, atau
gambar tekstur. Bootstrap 3 saat ini merupakan versi yang paling luas digunakan di
internet.
12
3. Bootstrap 4 dirilis April 2015
Bootstrap 4 mulai dikembangkan pada akhir Agustus 2015 sebuah versi
alpha (uji coba awal) dirilis. Versi stabilnya direncanakan baru dirilis setelah
melewati dua versi beta dan satu versi RC (Release Candidate) yang akan datang.
Versi 4 kemungkinan akan meniadakan support pada browser jadul seperti IE 8 atau
IE yang lebih lama karena sudah jarang digunakan.
2.9 PHP
PHP (hypertext prepoceessor) yaitu bahsa pemrograman web serverside
yang bersifat open source. PHP merupakan script yang terintegrasi dengan HTML
dan berada pada server (server side HTML, embedded scripting) PHP adalah script
yang digunakan untuk membuat halaman website yang dinamis. Dinamis berarti
halaman yang akan ditampilkan dibuat saat halaman itu diminta oleh client.
Mekanisme ini menyebabkan informasi yang diminta client selalu yang terbaru/ up to
date. Semua script PHP dieksekusi pada server dimana script tersebut dijalankan.[7]
PHP merupakan bahasa scripting server-side yang pemrosesan datanya
dilakukan pada sisis server. Sederhanaya, serverlah yang aan enerjemahkan script
program, baru kemudian hasilnya akan dikirim kepada client yang melakukan
permintaan.[8]
PHP dapat dijalnkan pada berbagai macam sistem operasi, misalnya
windows, Linux, dan Mac OS selain Apache, PHP juga mendukung beberapa web
server lain, misalnya Microsoft IIS, Caudium, PWS, dan lain-lain. Sistem manajemen
database yang sering digunakan bersama PHP adalah MySQL. Namun, PHP juga
mendukung sistem manajemen database Oracle, Microsoft Access, dan lain-lain.
2.10 MySQL
MySQL merupakan sebuah software open source yang digunakan untuk
membuat sebuah database. Setiap pengguna dapat secara bebas menggunakan
MySQL, namun dengan batasan perangkat lunak tersebut tidak boleh dijadikan
produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan
salah sutu konsep utama dari basis data yang telah ada sebelumnya. MySQL adalah
software yang tergolong sebagai DBMS (Database Management System) yang
bersifat open source dan relasional database, bentuk executable-nya dapat
13
dijalankan secara langsung dalam sistem operasi dan bisa diperoleh dengan cara
mengunduh melalui internet. MySQL juga mendukung program client yang berbasis
Java untuk berkomunikasi dengan database MySQL melalui JDBC (Java Database
Connectivity) dan dapat diakses melalui aplikasi berbasis Web.[9]
Fungsi MySQL dapat dikatakan sebagai interprener query, karena setiap kita
menggunakan query SQL (perintah SQL) kita harus meletakanya didalam fungsi ini.
Dengan kata lain, SQL tidak dapat dijadikan tanpa adanya fungsi MySQL. MySQL
termasuk jenis Relational Database Management System (RDBMS). Sehingga
istilah seperti tabel, baris, dan kolom tetap digunakan dalam MySQL. Pada MySQL,
sebuah database mengandung beberapa tabel, tabel terdiri dari sejumlah baris dan
kolom. SQL merupakan kependekan Structured Query Language, SQL digunakan
untuk berkomuniaksi dengan sebuah database. SQL adalah bahasa yang meliputi
perintah-perintah untuk menyimpan, menerima, memelihara, dan mengatur akses-
akses ke basis data serta diigunakan untuk memanipulasi dan menampilkan data
dari database.
2.11 HTML (Hyper Text Markup Language)
HTML adalah kependekan dari Hyper Text Markup Language. Fasilitas
hypertext merupakan metode yang menautkan (link) satu dokumen ke dokumen lain
melalui suatu teks. HTML merupakan halaman yang berada pada satu situs internet
atau web. Jadi, suatu situs terdiri atas beberapa halaman HTML atau Web Page.
Semakin menarik halaman Web-nya, semakin sering Website itu dikunjungi.
Misalnya dengan menampilkan gambar-gambar yang menarik, suara - suara,
animasi huruf atau multimedia. Sesungguhnya, HTML merupakan kumpulan kode-
kode yang ditampilkan dalam format Tag untuk ditampilkan dalam halaman web.[10].
2.12 XAMPP
Xampp merupakan sebuah paket kumpulan software yang terdiri dari
Apache, MySQL, Php MyAdmin, PHP, Perl, Filezilla dan lain-lain. Xampp berfungsi
untuk memudahkan instalasi lingkungan PHP, dimana biasanya lingkungan
pengembangan web memerlukan Apache, MySQL, PhpMyAdmin, PHP, Perl,
Filezilla serta software-software yang terkait dengan pengembangan [Link]
menggunakan Xampp , tidak perlu lagi menginstall aplikasi tersebut satu persatu.
14
Paket aplikasi perlu di ekstrak dan di install terlebih dahulu, dengan memilih jenis
Xampp sesuai dengan jenis OSnya. Setelah sukses menginstall Xampp, user
langsung dapat mengaktifkan MySQL[11].
2.13 Photoshop
Adobe Photoshop merupakan sebuah program yang sangat terkenal
dikalangan para desainer grafis dan fotografer. Karena kecanggihan dan fasilitas
yang lengkap, maka adobe photoshop menjadi pilihan pertama untuk memanipulasi
gambar atau foto menjadi sebuah hasil karya yang indah dan menakjubkan.
Photoshop bisa bekerja untuk sistem operasi Mac OS, dan Windows[12].
2.14 Dreamweaver
Dreamweaver adalah sebuah HTML editor professional untuk mendisain web
secara visual dengan mengelola situs atau halaman web. Pembuatan website dapat
dilakukan secara visual, sehingga hasilnya dapat langsung terlihat. Interface
disajikan dalam mode visual tanpa kode HTML atau dalam mode HTML. Teknilogi
web yang didukung juga sangat beragam dan terkini. Termasuk untuk kebutuhan
pengembangan aplikasi mobile, dreamweaver merupakan software utama yang
digunakan oleh web disainer maupun web programmer dalam pengembangan suatu
situs web, karena dreamweaver mempunyai ruang kerja, fasilitas dan kemampuan
yang mampu meningkatkan produktivitas dan efektivitas dalam design maupun
membangun suatu situs web [13].
2.15 DFD
Diagram alir data / DFD (Data Flow Diagram) merupakan model dari sistem
untuk menggambarkan pembagian sistem ke modul yang lebih kecil. Salah satu
keuntungan menggunakan diagram alir data adalah memudahkan pemakai atau
user yang kurang menguasai bidang komputer untuk mengerti sistem yang akan
dikerjakan [14]. Simbol-simbol yang digunakan pada DFD :
15
Tabel 2.2 Tabel Simbol DFD
Simbol
No Yourdon / De Keterangan
Gane & Sarson
Marco
Entitas diluar sistem yang
1 berhubungan langsung dengan
sistem
Proses, disesuaikan dengan
proses/kegiatan yang sedang
2
dilakukan
Data store, komponen ini
digunakan untuk membuat
model sekumpulan paket data
dan diberi dengan kata benda
bersifat jamak. Data store dapat
3
berupa file database yang
tersimpan dlaam disket, harddisk
serta bersifat manual seperti
buku alamat, file folder, dan
sebagainya..
Arus data, merupakan suatu
aliran data yang mengalir
4 dimana proses penyimpanan
data dan terminator. Arus itu
harus diberi nama.
DFD dapat digambarkan dengan Diagram Context dan Diagram Level n.
Huruf n dapat menggambarkan level dan proses di setiap lingkaran.
16
1. Diagram Context
Jenis pertama Context Diagram, adalah data flow diagram tingkat atas (DFD
Top level), yaitu diagram yang paling tidak detail, dari sebuah sistem
informasi yang menggambarkan aliran-aliran data ke dalam dan keluar
sistem dan ke dalam dan keluar entitas-entitas eksternal. Context Diagram
menggambarkan sistem dalam suatu lingkaran dan hubungan dengan entitas
luar. Lingkaran tersebut menggambarkan keseluruhan proses dalam sistem.
2. Diagram Level n
Diagram Level n merupakan hasil pengembangan dari context diagram ke
dalam komponen proses yang lebih detail.
2.16 ERD
Diagram Hubungan Entitas (entity relation diagram) adalah model data
berupa notasi grafis dalam pemodelan data konseptual yang menggambarkan
hubungan antara penyimpan [15].
Entity Relationship Diagram adalah alat pemodelan data utama dan akan
membantu mengorganisasi data dalam suatu proyek ke dalam entitas-entitas dan
menentukan hubungan antar entitas [15].
Penggunaan ERD adalah untuk memodelkan struktur sata dan hubungan
antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol,
karena hal ini relative kompleks. ERD (entity relation diagram) dengan notasi Peter
Chen :
Tabel 2.3 Tabel Simbol ERD Peter Chen
No Notasi Keterangan
Entitas, adalah suatu objek yang dapat
Entitas diidentifikasi dalam lingkungan pemakai.
1
17
Relasi, menunjukkan adanya hubungan di
2 antara sejumlah entitas yang berbeda.
Relas
i
Atribut, berfungsi mendeskripsikan karakter
3 Atribut entitas.
Garis, sebagai penghubung antara relasi
dengan entitas, relasi dan entitas dengan
4
Garis atribut.
ERD (entity relation diagram) dengan notasi Crow‟s Feet dapat
menggambarkan hubungan yang ada dalam pengolahan data, seperti hubungan one
to one, one to many, atau many to many. ERD (entity relation diagram) dengan
notasi Crow‟s Feet :
Tabel 2.4 Tabel Simbol ERD Crow’s Feet
NO Simbol Kardinalitas
1 Minimum = 0
Maksimum = 1
2 Minimum = 1
Maksimum = 1
3 Minimum = 0
Maksimum = Banyak
4 Minimum = 1
Maksimum = Banyak
Tiga tipe hubungan pengolahan data dengan notasi Crow’s Feet :
1. One to One
Gambar 2.1. ERD One to One
18
Tingkat hubungan ini menunjukan hubungan satu ke satu, dinyatakan
dengan satu kejadian pada entitas pertama dan hanya mempunyai satu hubungan
dengan satu kejadian pada entitas yang kedua dan sebaliknya.
2. One to Many atau Many to One
Gambar 2.2. ERD One to Many atau Many to One
Tingkat hubungan datu ke banyak adalah sama dengan banyak ke satu,
tergantung dari arah mana hubungan tersebut dilihat. Untuk satu kejadian pada
entitas yang pertama dapat mempunyai banyak hubungan dengan kejadian pada
entitas yang kedua dan juga sebaliknya.
3. Many to Many
Gambar 2.3. ERD Many to Many
Tingkat hubungan banyak ke banyak terjadi jika tiap kejadian pada sebuah
entitas akan mempunyai banyak hubungan dengan kejadian pada entitas lainnya,
dilihat dari sisi entitas yang pertama maupun entitas yang kedua.