Modul Ajar IPAS Kelas 5: Sistem Organ
Modul Ajar IPAS Kelas 5: Sistem Organ
COM
✅ Penalaran Kritis
✅ Kreativitas
✅ Kolaborasi
✅ Kemandirian
✅ Kesehatan
✅ Komunikasi
"Anak-anak hebat, sebelum kita mulai pelajaran hari ini, Ibu/Bapak ingin tahu, siapa
yang tadi pagi sudah melakukan '7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat'?"
1. Bangun tidur: "Siapa yang tadi pagi bangunnya segar dan langsung
merapikan tempat tidurnya? Angkat tangan!"
2. Beribadah: "Setelah bangun, siapa yang langsung menjalankan ibadah
sesuai keyakinannya? Sholat subuh, berdoa, atau ibadah lainnya?"
3. Berolahraga: "Ada yang sempat berolahraga ringan pagi ini? Misalnya
peregangan, lari-lari kecil, atau bantu orang tua di rumah?"
[Link]
4. Gemar Belajar: "Nah, sebelum berangkat sekolah, siapa yang tadi sempat
membuka buku atau membaca sesuatu? Atau mungkin sudah
mempersiapkan alat tulisnya?"
5. Makan Sehat dan Bergizi: "Saat sarapan tadi, apa saja yang kalian makan?
Apakah ada nasi, lauk pauk, sayur, atau buah? Siapa yang sarapan makanan
sehat?"
6. Bermasyarakat: "Di rumah, apakah kalian membantu orang tua atau
saudara? Atau mungkin menyapa tetangga saat berangkat sekolah tadi?"
7. Tidur Cepat: "Tadi malam, siapa yang tidurnya tidak terlalu larut dan bangun
pagi ini dengan semangat?"
G. Model Pembelajaran
[Link]
H. Pertanyaan Pemantik
• Mindful Learning: "Coba pejamkan mata kalian sebentar, rasakan detak
jantungmu, rasakan napasmu yang keluar masuk. Pernahkah kalian terpikir,
bagaimana semua bagian tubuhmu bekerja sama setiap saat tanpa perlu kita
suruh?"
• Meaningful Learning: "Apa jadinya jika salah satu bagian penting di dalam
tubuh kita, misalnya jantung atau paru-paru, tidak bisa bekerja dengan baik?
Mengapa penting sekali bagi kita untuk menjaga kesehatan organ-organ
tersebut?"
• Joyful Learning: "Jika tubuh kita adalah sebuah tim sepak bola, organ mana
yang menjadi striker, gelandang, atau kiper? Mengapa?"
I. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi Waktu Total: 16 JP (8 Pertemuan @ 2 JP)
Pertemuan 1-2: Mengenal Sistem Pencernaan dan Cara Kerjanya (4 JP)
• Pendahuluan (15 menit)
o Guru menyapa dan mengecek kehadiran.
o Guru menanyakan "7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat".
o Guru memberikan pertanyaan pemantik "Mindful Learning" dan "Joyful
Learning".
o Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami sistem
pencernaan.
• Inti (60 menit)
o Mengaktifkan Pengetahuan Awal: Siswa diminta menuliskan
makanan favorit dan membayangkan perjalanan makanan tersebut
dalam tubuh. (Aktif)
o Observasi & Eksplorasi: Menayangkan video animasi tentang sistem
pencernaan. Siswa diminta mencatat organ-organ yang terlibat.
Gambar Human Digestive System Gut Gastrointestinal Tract
(Bermakna, Menyenangkan)
o Diskusi Kelompok: Siswa dibagi kelompok, masing-masing diberikan
gambar organ pencernaan dan diminta mengurutkannya serta
menjelaskan fungsinya. (Kolaboratif, Aktif, Kreatif)
o Demonstrasi Sederhana: Guru mendemonstrasikan proses
pencernaan mekanis dengan menghancurkan biskuit (makanan) dalam
kantong plastik (lambung) dan menambahkan air (enzim).
(Menyenangkan)
o Penyelesaian Masalah: Guru memberikan kasus: "Seseorang sering
sakit perut dan sembelit. Apa kira-kira penyebabnya dan bagaimana
cara mengatasinya?" Siswa berdiskusi. (Penalaran Kritis, Bermakna)
• Penutup (15 menit)
[Link]
K. Pemahaman Bermakna
Memahami sistem organ tubuh manusia bukan hanya tentang menghafal nama-
nama organ, tetapi juga tentang menyadari betapa luar biasanya tubuh kita bekerja
dan betapa pentingnya menjaga setiap bagiannya. Pemahaman ini akan
menumbuhkan kesadaran bahwa kesehatan adalah harta yang tak ternilai, yang
harus dijaga melalui kebiasaan sehari-hari yang baik. Dengan memahami cara kerja
organ, siswa akan lebih termotivasi untuk mengadopsi gaya hidup sehat dan
bertanggung jawab atas kesehatan diri sendiri dan orang di sekitarnya. Mereka akan
memahami bahwa setiap pilihan yang mereka buat dalam makanan, aktivitas, dan
istirahat memiliki dampak langsung pada fungsi organ dan kualitas hidup mereka.
M. Refleksi
• Refleksi Peserta Didik:
[Link]
Rubrik Penilaian Analitik untuk Tugas Diskusi Kelompok dan Presentasi Siswa
Tema: Sistem Organ Tubuh Manusia dan Cara Menjaga Kesehatannya
Aspek Skala 1 Skala 2 Skala 3 Skala 4
Penilaian (Kurang) (Cukup) (Baik) (Sangat Baik)
I. Isi/Materi
Diskusi
Kelompok
Mampu
menganali
Tidak Mampu
Mampu sis
mampu menganalisis
menganalisis masalah
menganali masalah
masalah dengan
B. Analisis sis secara
sederhana cukup baik
Masalah masalah mendalam dan
namun dan
terkait menunjukkan
kurang menemuka
kesehatan keterkaitan
mendalam. n
organ. yang kompleks.
beberapa
hubungan.
Tidak Memberika
Memberikan
dapat n solusi Memberikan
beberapa
memberika yang solusi yang
C. solusi namun
n solusi relevan sangat relevan,
Solusi/Ide kurang
atau ide dan cukup inovatif, dan
inovatif/prakti
yang kreatif/prak praktis.
s.
relevan. tis.
II.
Kolaborasi
Kelompok
Sebagian
Semua
Hanya 1-2 Sebagian besar
anggota aktif
D. anggota anggota anggota
dan
Partisipasi yang aktif berpartisipasi aktif
memberikan
Anggota berpartisip , namun ada berpartisip
kontribusi yang
asi. yang pasif. asi dalam
berarti.
diskusi.
Anggota
Sering
Kerjasama bekerja
terjadi Anggota
kurang sama
E. konflik/tida bekerja sama
optimal, dengan
Kerjasama k ada dengan sangat
masih ada cukup baik
Tim pembagian efektif, saling
tumpang dan
tugas mendukung.
tindih tugas. berbagi
jelas.
tugas.
[Link]
Cukup
mengharg
Menolak Sangat
ai
atau Kurang menghargai,
pendapat
mengabaik menghargai mendengarkan,
F. Toleransi yang
an pendapat dan
Pendapat berbeda
pendapat yang mempertimban
dan
anggota berbeda. gkan semua
mencoba
lain. pendapat.
memahami
.
III.
Presentasi
Siswa
Cukup jelas
G. Sulit namun Jelas dan
Sangat jelas,
Kejelasan dipahami, kadang terstruktur,
terstruktur, dan
Penyampaia tidak masih mudah
mudah diikuti.
n terstruktur. membingung dipahami.
kan.
Mengguna Menggunaka
Mengguna Menggunakan
kan n bahasa
H. kan bahasa yang
bahasa yang cukup
Penggunaa bahasa sangat baik,
yang baik, namun
n Bahasa yang baik persuasif, dan
kurang ada
dan lugas. lugas.
tepat/baku. kesalahan.
Mengguna
Tidak
Menggunaka kan media Menggunakan
mengguna
n media yang media yang
I. Kreativitas kan media
namun cukup sangat
Media/Tamp atau
kurang menarik menarik,
ilan tampilan
menarik/efekt dan inovatif, dan
yang
if. membantu efektif.
menarik.
presentasi.
Menguasai
Cukup materi Sangat
Tidak
J. menguasai, dengan menguasai
menguasai
Penguasaan namun baik dan materi, percaya
materi saat
Materi sering ragu- menjawab diri, dan
presentasi.
ragu. pertanyaan argumentatif.
.
[Link]
P. Glosarium
1. Organ: Bagian tubuh yang memiliki fungsi khusus, seperti jantung, paru-paru,
atau lambung.
2. Sistem Organ: Kumpulan organ yang bekerja sama untuk melakukan fungsi
tertentu dalam tubuh, contohnya sistem pencernaan.
3. Metabolisme: Proses kimia dalam tubuh yang mengubah makanan menjadi
energi dan zat yang dibutuhkan untuk kehidupan.
Q. Daftar Pustaka
1. [Link] sumber referensi para pendidik indonesia
2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Guru Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan.
3. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Siswa Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan.
[Link]
✅ Kewargaan
✅ Penalaran Kritis
✅ Kreativitas
✅ Kolaborasi
✅ Kemandirian
✅ Komunikasi
"Anak-anak hebat, sebelum kita mulai petualangan belajar hari ini, Ibu/Bapak ingin
tahu, siapa yang tadi pagi sudah melakukan '7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat'?"
1. Bangun tidur: "Siapa yang tadi pagi bangunnya segar dan langsung siap-
siap untuk sekolah? Angkat tangan!"
2. Beribadah: "Setelah bangun, siapa yang langsung menjalankan ibadah
sesuai keyakinannya? Sholat, berdoa, atau ibadah lainnya?"
3. Berolahraga: "Ada yang sempat bergerak pagi ini? Misalnya peregangan,
jalan kaki ke sekolah, atau membantu orang tua di rumah?"
[Link]
4. Gemar Belajar: "Nah, sebelum berangkat sekolah, siapa yang tadi sempat
melihat-lihat buku pelajaran atau mencari tahu sesuatu yang baru?"
5. Makan Sehat dan Bergizi: "Saat sarapan tadi, apa saja yang kalian makan?
Apakah ada nasi, lauk pauk, sayur, atau buah? Siapa yang sarapan dengan
makanan yang membuat tubuh kuat?"
6. Bermasyarakat: "Di rumah, apakah kalian membantu orang tua atau
saudara? Atau mungkin menyapa tetangga saat berangkat sekolah tadi?"
7. Tidur Cepat: "Tadi malam, siapa yang tidurnya tidak terlalu larut dan bangun
pagi ini dengan semangat penuh untuk belajar?"
G. Model Pembelajaran
• Model Pembelajaran: Project-Based Learning (PjBL) dengan pendekatan
Deep Learning.
• Metode Pembelajaran: Observasi, diskusi kelompok, simulasi, proyek,
presentasi, dan eksplorasi lingkungan.
[Link]
H. Pertanyaan Pemantik
• Mindful Learning: "Coba bayangkan dirimu sedang berada di sebuah taman.
Apa saja yang kalian lihat dan rasakan? Adakah makhluk hidup di sana? Apa
saja benda tak hidup yang ada? Bisakah mereka hidup sendiri-sendiri?"
• Meaningful Learning: "Menurutmu, apa jadinya jika semua pohon di hutan
ditebang? Atau jika air di danau tiba-tiba mengering? Apa dampaknya bagi
makhluk hidup yang tinggal di sana?"
• Joyful Learning: "Jika kita diminta menciptakan dunia baru, apa saja yang
harus ada agar makhluk hidup bisa tinggal dengan nyaman? Siapa yang akan
menjadi 'penguasa' dan 'penjaga' di dunia itu?"
I. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi Waktu Total: 16 JP (8 Pertemuan @ 2 JP)
Pertemuan 1-2: Mengenal Komponen Biotik dan Abiotik dalam Ekosistem (4
JP)
• Pendahuluan (15 menit)
o Guru menyapa dan mengecek kehadiran.
o Guru menanyakan "7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat".
o Guru memberikan pertanyaan pemantik "Mindful Learning" dan "Joyful
Learning".
o Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengidentifikasi
komponen ekosistem.
• Inti (60 menit)
o Eksplorasi Lingkungan Sekolah: Siswa diajak mengamati lingkungan
sekitar sekolah (taman, halaman). Masing-masing siswa diminta
mencatat 5 contoh makhluk hidup (biotik) dan 5 contoh benda tak
hidup (abiotik) yang mereka temukan. (Aktif, Bermakna)
o Diskusi Kelas: Siswa berbagi temuan mereka. Guru memfasilitasi
diskusi untuk mengkategorikan benda-benda tersebut ke dalam
kelompok biotik dan abiotik. (Komunikasi, Kolaborasi)
o Permainan "Tebak Aku": Guru menyiapkan kartu berisi gambar-
gambar komponen biotik dan abiotik. Siswa menebak kategori dan
fungsinya. (Menyenangkan)
o Membangun Pemahaman Konsep: Guru menjelaskan definisi
ekosistem, komponen biotik (produsen, konsumen, pengurai), dan
abiotik (cahaya matahari, air, tanah, udara, suhu). (Bermakna)
• Penutup (15 menit)
o Guru meminta siswa membuat peta konsep sederhana tentang
komponen biotik dan abiotik. (Kreatif)
o Guru memberikan tugas rumah: mencari contoh ekosistem lain
(misalnya, kolam, hutan, sawah) dan mengidentifikasi komponennya.
Pertemuan 3-4: Interaksi Antarkomponen Ekosistem (4 JP)
• Pendahuluan (15 menit)
o Guru menanyakan kembali "7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat".
[Link]
K. Pemahaman Bermakna
Ekosistem adalah sebuah kesatuan hidup yang kompleks, di mana setiap makhluk
hidup (biotik) dan benda tak hidup (abiotik) memiliki peran yang saling terkait.
Memahami interaksi ini berarti menyadari bahwa setiap elemen, sekecil apa pun,
memiliki dampaknya sendiri terhadap keseimbangan alam. Misalnya,
keberadaan cahaya matahari, air, dan tanah sangat vital bagi pertumbuhan
tumbuhan sebagai produsen; sementara hewan sebagai konsumen bergantung
pada tumbuhan atau hewan lain untuk makan. Perubahan pada satu komponen,
seperti polusi air atau penebangan pohon, dapat memicu efek berantai yang
merugikan seluruh ekosistem. Dengan pemahaman ini, siswa akan lebih sadar akan
tanggung jawab mereka sebagai bagian dari ekosistem dan tergerak untuk menjaga
kelestarian lingkungan demi keberlanjutan hidup semua makhluk.
M. Refleksi
[Link]
Komponen
Komponen
Biotik Peran/Fungsi Peran/Fungsi
No. Abiotik (Benda
(Makhluk Singkat Singkat
Tak Hidup)
Hidup)
1.
2.
3.
4.
5.
3. Diskusikan dengan teman kelompokmu: Mengapa komponen biotik dan
abiotik ini saling membutuhkan? Berikan contohnya!
Rubrik Penilaian Analitik untuk Tugas Diskusi Kelompok dan Presentasi Siswa
[Link]
I. Isi/Materi
Diskusi
Kelompok
Menunjukk Memahami
Memahami Memahami
an sedikit sebagian
A. beberapa semua konsep
pemahama besar
Pemahama konsep, dengan sangat
n tentang konsep
n Konsep namun ada akurat dan
biotik/abioti dengan
kekeliruan. mendalam.
k. benar.
Mampu
Mampu
Tidak menganali
Mampu menganalisis
mampu sis
menganalisis interaksi
menganali interaksi
B. Analisis interaksi secara
sis dengan
Interaksi sederhana mendalam dan
interaksi cukup baik
namun menunjukkan
antar dan
kurang jelas. keterkaitan
komponen. memberika
kompleks.
n contoh.
Tidak Memberika
Memberikan Memberikan
dapat n ide
beberapa ide ide pelestarian
memberika pelestarian
C. Ide namun yang sangat
n ide yang
Pelestarian kurang relevan,
pelestarian relevan
inovatif/prakti inovatif, dan
yang dan cukup
s. praktis.
relevan. kreatif.
II.
Kolaborasi
Kelompok
Sebagian
Semua
Hanya 1-2 Sebagian besar
anggota aktif
D. anggota anggota anggota
dan
Partisipasi yang aktif berpartisipasi aktif
memberikan
Anggota berpartisip , namun ada berpartisip
kontribusi yang
asi. yang pasif. asi dalam
berarti.
diskusi.
[Link]
Anggota
Sering
Kerjasama bekerja
terjadi Anggota
kurang sama
E. konflik/tida bekerja sama
optimal, dengan
Kerjasama k ada dengan sangat
masih ada cukup baik
Tim pembagian efektif, saling
tumpang dan
tugas mendukung.
tindih tugas. berbagi
jelas.
tugas.
Cukup
mengharg
Menolak Sangat
ai
atau Kurang menghargai,
pendapat
mengabaik menghargai mendengarkan,
F. Toleransi yang
an pendapat dan
Pendapat berbeda
pendapat yang mempertimban
dan
anggota berbeda. gkan semua
mencoba
lain. pendapat.
memahami
.
III.
Presentasi
Siswa
Cukup jelas
G. Sulit namun Jelas dan
Sangat jelas,
Kejelasan dipahami, kadang terstruktur,
terstruktur, dan
Penyampaia tidak masih mudah
mudah diikuti.
n terstruktur. membingung dipahami.
kan.
Mengguna Menggunaka
Mengguna Menggunakan
kan n bahasa
H. kan bahasa yang
bahasa yang cukup
Penggunaa bahasa sangat baik,
yang baik, namun
n Bahasa yang baik persuasif, dan
kurang ada
dan lugas. lugas.
tepat/baku. kesalahan.
Tidak
Menggunaka Mengguna Menggunakan
mengguna
n media kan media media yang
I. Kreativitas kan media
namun yang sangat
Media/Tamp atau
kurang cukup menarik,
ilan tampilan
menarik/efekt menarik inovatif, dan
yang
if. dan efektif.
menarik.
[Link]
membantu
presentasi.
Menguasai
Cukup materi Sangat
Tidak
J. menguasai, dengan menguasai
menguasai
Penguasaan namun baik dan materi, percaya
materi saat
Materi sering ragu- menjawab diri, dan
presentasi.
ragu. pertanyaan argumentatif.
.
Skala Likert untuk Kuantifikasi:
• Skala 1 = Sangat Tidak Setuju / Sangat Kurang
• Skala 2 = Tidak Setuju / Kurang
• Skala 3 = Netral / Cukup
• Skala 4 = Setuju / Baik
• Skala 5 = Sangat Setuju / Sangat Baik
P. Glosarium
[Link]
Q. Daftar Pustaka
1. [Link] sumber referensi para pendidik indonesia
2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Guru Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan.
3. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Siswa Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan.
4. Widodo, P., & Pujiastuti, R. (2019). Ilmu Pengetahuan Alam dan Lingkungan
untuk Sekolah Dasar Kelas V. Jakarta: Erlangga.
[Link]
✅ Kewargaan
✅ Penalaran Kritis
✅ Kreativitas
✅ Kolaborasi
✅ Kemandirian
✅ Komunikasi
"Anak-anak hebat, sebelum kita mulai menjelajahi petualangan air hari ini, Ibu/Bapak
ingin tahu, siapa yang tadi pagi sudah melakukan '7 Kegiatan Anak Indonesia
Hebat'?"
1. Bangun tidur: "Siapa yang tadi pagi bangunnya segar dan langsung siap-
siap untuk sekolah? Angkat tangan!"
2. Beribadah: "Setelah bangun, siapa yang langsung menjalankan ibadah
sesuai keyakinannya? Sholat, berdoa, atau ibadah lainnya?"
3. Berolahraga: "Ada yang sempat bergerak pagi ini? Misalnya peregangan,
jalan kaki ke sekolah, atau membantu orang tua di rumah?"
[Link]
4. Gemar Belajar: "Nah, sebelum berangkat sekolah, siapa yang tadi sempat
melihat-lihat buku pelajaran atau mencari tahu sesuatu yang baru?"
5. Makan Sehat dan Bergizi: "Saat sarapan tadi, apa saja yang kalian makan?
Apakah ada nasi, lauk pauk, sayur, atau buah? Siapa yang sarapan dengan
makanan yang membuat tubuh kuat?"
6. Bermasyarakat: "Di rumah, apakah kalian membantu orang tua atau
saudara? Atau mungkin menyapa tetangga saat berangkat sekolah tadi?"
7. Tidur Cepat: "Tadi malam, siapa yang tidurnya tidak terlalu larut dan bangun
pagi ini dengan semangat penuh untuk belajar?"
G. Model Pembelajaran
• Model Pembelajaran: Discovery Learning dan Project-Based Learning
(PjBL) dengan pendekatan Deep Learning.
• Metode Pembelajaran: Eksperimen, observasi, diskusi kelompok, presentasi,
simulasi, dan proyek.
[Link]
H. Pertanyaan Pemantik
• Mindful Learning: "Coba rasakan air yang kalian minum setiap hari. Dari
mana air itu berasal? Mengapa air selalu ada, meskipun kita
menggunakannya terus-menerus?"
• Meaningful Learning: "Apa jadinya jika di dunia ini tiba-tiba tidak ada air
bersih lagi? Bisakah kita hidup tanpanya? Mengapa penting sekali bagi kita
untuk menjaga air?"
• Joyful Learning: "Jika air bisa berbicara, apa ya kira-kira pesannya kepada
kita tentang perjalanannya setiap hari?"
I. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi Waktu Total: 16 JP (8 Pertemuan @ 2 JP)
Pertemuan 1-2: Mengenal Perjalanan Air: Siklus Air (4 JP)
• Pendahuluan (15 menit)
o Guru menyapa dan mengecek kehadiran.
o Guru menanyakan "7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat".
o Guru memberikan pertanyaan pemantik "Mindful Learning" dan "Joyful
Learning".
o Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami proses
siklus air.
• Inti (60 menit)
o Membayangkan Perjalanan Air: Siswa diminta memejamkan mata
dan membayangkan perjalanan setetes air dari laut hingga menjadi
awan, lalu turun sebagai hujan. (Aktif, Bermakna)
o Video Animasi Siklus Air: Menayangkan video animasi edukatif
tentang siklus air (evaporasi, kondensasi, presipitasi, koleksi). Siswa
diminta mencatat tahapan-tahapan penting.
Gambar The water cycle diagram for science education
(Menyenangkan)
o Diskusi Kelompok: Siswa dibagi kelompok, masing-masing diberikan
kartu bergambar tahapan siklus air dan diminta mengurutkannya serta
menjelaskan secara singkat prosesnya. (Kolaborasi, Kreatif)
o Simulasi Sederhana: Guru melakukan simulasi sederhana penguapan
air menggunakan air panas dan tutup panci dingin untuk menunjukkan
kondensasi. (Bermakna, Menyenangkan)
• Penutup (15 menit)
o Setiap kelompok mempresentasikan urutan siklus air dan
penjelasannya. (Komunikasi)
o Guru dan siswa menyimpulkan tahapan siklus air.
o Guru memberikan tugas rumah: mencari contoh-contoh pemanfaatan
air dalam kehidupan sehari-hari.
Pertemuan 3-4: Pentingnya Air dan Tantangan Ketersediaannya (4 JP)
• Pendahuluan (15 menit)
o Guru menanyakan kembali "7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat".
[Link]
o Tes Tertulis: Soal pilihan ganda dan uraian yang menguji pemahaman
tentang siklus air, pentingnya air, serta upaya menjaga ketersediaan
air.
o Proyek "Miniatur Siklus Airku": Penilaian produk (keberhasilan
miniatur mensimulasikan siklus air, kelengkapan komponen) dan
proses (perencanaan, kerjasama, observasi). (Menggunakan rubrik
penilaian analitik terlampir).
o Presentasi Proyek dan Kampanye: Penilaian kemampuan siswa
dalam menjelaskan proses di miniatur, menyampaikan ide hemat air,
dan kreativitas kampanye.
K. Pemahaman Bermakna
Air adalah sumber daya yang tak terpisahkan dari kehidupan di Bumi. Memahami
siklus air berarti kita menyadari bahwa air tidak pernah habis, melainkan terus
bergerak dan berubah bentuk. Namun, ketersediaan air bersih sangat bergantung
pada bagaimana kita menjaga lingkungan. Polusi, penggundulan hutan, dan
pemborosan air dapat mengganggu siklus alami ini dan mengurangi jumlah air
bersih yang dapat kita gunakan. Dengan memahami perjalanan air dan faktor-faktor
yang memengaruhinya, siswa akan mengembangkan kesadaran bahwa setiap
tetes air itu berharga dan memiliki tanggung jawab untuk menjaga ketersediaannya
demi masa depan. Pemahaman ini akan mendorong mereka untuk mengadopsi
perilaku hemat air dan peduli terhadap lingkungan.
M. Refleksi
• Refleksi Peserta Didik:
1. Apa bagian paling menarik saat membuat miniatur siklus air?
Mengapa?
2. Apa satu hal baru yang kalian pelajari tentang air dan bagaimana
kalian akan menghemat air mulai sekarang?
3. Apakah ada bagian dari pelajaran ini yang masih membuatmu
bingung?
• Refleksi Pendidik:
1. Apakah semua tahapan siklus air dapat dipahami dengan baik oleh
peserta didik? Bagian mana yang perlu penekanan lebih?
2. Apakah proyek miniatur siklus air mampu meningkatkan pemahaman
dan kreativitas siswa?
3. Bagaimana cara saya bisa lebih mendorong siswa untuk mengambil
tindakan nyata dalam menjaga ketersediaan air?
Rubrik Penilaian Analitik untuk Tugas Diskusi Kelompok dan Presentasi Siswa
Tema: Siklus Air dan Upaya Menjaga Ketersediaan Air
Aspek Skala 1 Skala 2 Skala 3 Skala 4
Penilaian (Kurang) (Cukup) (Baik) (Sangat Baik)
I. Isi/Materi
Diskusi
Kelompok
Mampu
menganali
Tidak Mampu sis Mampu
mampu menganalisis masalah menganalisis
menganali masalah dengan masalah
B. Analisis
sis sederhana cukup baik secara
Masalah Air
masalah namun dan mendalam dan
ketersedia kurang menemuka menunjukkan
an air. mendalam. n berbagai faktor.
beberapa
penyebab.
II.
Kolaborasi
Kelompok
Sebagian
Semua
Hanya 1-2 Sebagian besar
anggota aktif
D. anggota anggota anggota
dan
Partisipasi yang aktif berpartisipasi aktif
memberikan
Anggota berpartisip , namun ada berpartisip
kontribusi yang
asi. yang pasif. asi dalam
berarti.
diskusi.
Anggota
Sering
Kerjasama bekerja
terjadi Anggota
kurang sama
E. konflik/tida bekerja sama
optimal, dengan
Kerjasama k ada dengan sangat
masih ada cukup baik
Tim pembagian efektif, saling
tumpang dan
tugas mendukung.
tindih tugas. berbagi
jelas.
tugas.
[Link]
Cukup
mengharg
Menolak Sangat
ai
atau Kurang menghargai,
pendapat
mengabaik menghargai mendengarkan,
F. Toleransi yang
an pendapat dan
Pendapat berbeda
pendapat yang mempertimban
dan
anggota berbeda. gkan semua
mencoba
lain. pendapat.
memahami
.
III.
Presentasi
Siswa
Cukup jelas
G. Sulit namun Jelas dan
Sangat jelas,
Kejelasan dipahami, kadang terstruktur,
terstruktur, dan
Penyampaia tidak masih mudah
mudah diikuti.
n terstruktur. membingung dipahami.
kan.
Mengguna Menggunaka
Mengguna Menggunakan
kan n bahasa
H. kan bahasa yang
bahasa yang cukup
Penggunaa bahasa sangat baik,
yang baik, namun
n Bahasa yang baik persuasif, dan
kurang ada
dan lugas. lugas.
tepat/baku. kesalahan.
Mengguna
Tidak
Menggunaka kan media Menggunakan
mengguna
n media yang media yang
I. Kreativitas kan media
namun cukup sangat
Media/Tamp atau
kurang menarik menarik,
ilan tampilan
menarik/efekt dan inovatif, dan
yang
if. membantu efektif.
menarik.
presentasi.
Menguasai
Cukup materi Sangat
Tidak
J. menguasai, dengan menguasai
menguasai
Penguasaan namun baik dan materi, percaya
materi saat
Materi sering ragu- menjawab diri, dan
presentasi.
ragu. pertanyaan argumentatif.
.
[Link]
P. Glosarium
1. Evaporasi: Proses penguapan air menjadi uap air.
2. Kondensasi: Proses perubahan uap air menjadi titik-titik air atau awan.
3. Presipitasi: Proses jatuhnya air dari atmosfer ke Bumi (contoh: hujan).
Q. Daftar Pustaka
1. [Link] sumber referensi para pendidik indonesia
2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Guru Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan.
3. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Siswa Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan.
4. Suratmo, M. (2017). Pendidikan Lingkungan Hidup untuk Sekolah Dasar
Kelas V. Jakarta: Erlangga.
[Link]
Tentu, Pak Umar! Ini dia Modul Ajar IPAS untuk kelas 5 SD dengan pendekatan
deep learning yang berfokus pada fenomena gelombang bunyi dan cahaya dalam
kehidupan sehari-hari. Modul ini dirancang untuk melatih siswa agar aktif, kreatif,
dan kolaboratif, serta menjadikan pembelajaran bermakna dan menyenangkan. 🔊💡
✅ Penalaran Kritis
✅ Kreativitas
✅ Kolaborasi
✅ Kemandirian
✅ Kesehatan
✅ Komunikasi
"Anak-anak hebat, sebelum kita mulai petualangan mengamati bunyi dan cahaya
hari ini, Ibu/Bapak ingin tahu, siapa yang tadi pagi sudah melakukan '7 Kegiatan
Anak Indonesia Hebat'?"
1. Bangun tidur: "Siapa yang tadi pagi bangunnya segar dan langsung siap-
siap untuk sekolah? Angkat tangan!"
[Link]
G. Model Pembelajaran
• Model Pembelajaran: Discovery Learning dan Inquiry-Based Learning
dengan pendekatan Deep Learning.
• Metode Pembelajaran: Eksperimen, observasi, diskusi kelompok, presentasi,
simulasi, dan demonstrasi.
H. Pertanyaan Pemantik
• Mindful Learning: "Coba pejamkan mata kalian sebentar. Suara apa saja
yang bisa kalian dengar di sekitar sini? Dan jika kita melihat sekeliling, dari
mana datangnya cahaya yang membuat kita bisa melihat benda-benda ini?"
• Meaningful Learning: "Apa jadinya kalau di dunia ini tiba-tiba tidak ada bunyi
sama sekali? Atau kalau tidak ada cahaya sama sekali? Bagaimana kita bisa
berinteraksi atau melihat?"
• Joyful Learning: "Menurutmu, bagaimana bunyi musik bisa sampai ke
telinga kita? Dan mengapa pelangi bisa muncul setelah hujan? Apa rahasia di
baliknya?"
I. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi Waktu Total: 16 JP (8 Pertemuan @ 2 JP)
Pertemuan 1-2: Mengenal Bunyi: Sumber dan Perambatannya (4 JP)
• Pendahuluan (15 menit)
o Guru menyapa dan mengecek kehadiran.
o Guru menanyakan "7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat".
o Guru memberikan pertanyaan pemantik "Mindful Learning" dan "Joyful
Learning".
o Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami sumber
dan sifat bunyi.
• Inti (60 menit)
o Eksplorasi Suara: Siswa diminta membuat berbagai bunyi
menggunakan benda-benda di sekitar mereka (meja, pensil, tangan).
Guru bertanya: "Bagaimana bunyi itu bisa muncul?" (Aktif,
Menyenangkan)
o Percobaan "Gelas Bergetar": Guru mendemonstrasikan garpu tala
yang dimasukkan ke air atau mengikat benang pada kaleng, lalu
berbicara melalui kaleng. Siswa mengamati getaran. (Bermakna, Aktif)
o Diskusi Kelompok: Siswa dibagi kelompok. Setiap kelompok
melakukan percobaan sederhana tentang perambatan bunyi melalui
medium padat (meja), cair (air dalam ember), dan gas (udara). Mereka
mencatat hasil pengamatan. (Kolaborasi, Penalaran Kritis)
o Presentasi Hasil: Setiap kelompok mempresentasikan hasil
percobaan dan kesimpulan mereka tentang sumber bunyi dan
bagaimana bunyi merambat. (Komunikasi)
• Penutup (15 menit)
[Link]
K. Pemahaman Bermakna
Bunyi dan cahaya adalah dua fenomena gelombang yang sangat fundamental dan
ada di sekeliling kita setiap saat. Memahami sifat-sifatnya berarti kita menyadari
bahwa dunia ini penuh dengan keajaiban yang bisa dijelaskan oleh ilmu
pengetahuan. Dari suara burung yang merdu hingga warna-warni pelangi yang
indah, semuanya bekerja berdasarkan prinsip-prinsip fisika. Pemahaman ini akan
menumbuhkan rasa ingin tahu yang mendalam tentang bagaimana alam semesta
bekerja dan mendorong siswa untuk mengamati serta menganalisis fenomena di
sekitar mereka. Mereka akan menyadari bahwa indra pendengaran dan penglihatan
mereka bekerja karena adanya interaksi dengan gelombang bunyi dan cahaya, serta
pentingnya menjaga kedua indra ini dari potensi bahaya.
(cahaya putih dapat terurai menjadi warna-warna pelangi saat melewati prisma atau
tetesan air).
Pemahaman tentang bunyi dan cahaya sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari.
Kita menggunakan bunyi untuk berkomunikasi, mendengarkan musik, dan sebagai
peringatan (misalnya klakson kendaraan). Cahaya memungkinkan kita untuk
melihat, membaca, dan melakukan berbagai aktivitas. Berbagai teknologi seperti
kamera, kacamata, teleskop, hingga teknologi serat optik yang digunakan untuk
internet, semuanya bekerja berdasarkan prinsip-prinsip cahaya. Oleh karena itu,
mempelajari bunyi dan cahaya membantu kita memahami dunia di sekitar kita
dengan lebih baik dan memanfaatkan fenomena alam untuk kemajuan teknologi.
M. Refleksi
• Refleksi Peserta Didik:
1. Percobaan mana yang paling membuatmu takjub hari ini? Mengapa?
2. Apa satu hal baru yang kalian pelajari tentang bunyi atau cahaya yang
belum pernah kalian tahu sebelumnya?
3. Bagaimana pembelajaran hari ini membuatmu lebih menghargai indra
pendengaran dan penglihatanmu?
• Refleksi Pendidik:
1. Apakah semua konsep tentang bunyi dan cahaya dapat dipahami
dengan baik oleh peserta didik? Bagian mana yang masih menjadi
tantangan?
2. Apakah kegiatan percobaan berhasil memicu rasa ingin tahu dan
kreativitas siswa?
3. Bagaimana cara saya bisa lebih mengintegrasikan teknologi atau
contoh nyata yang lebih relevan dengan kehidupan siswa untuk materi
ini?
Rubrik Penilaian Analitik untuk Tugas Diskusi Kelompok dan Presentasi Siswa
Tema: Fenomena Gelombang Bunyi dan Cahaya dalam Kehidupan Sehari-hari
Skala 4
Aspek Skala 1 Skala 2 Skala 3
(Sangat
Penilaian (Kurang) (Cukup) (Baik)
Baik)
I. Isi/Materi
Diskusi
Kelompok
Memahami
Menunjukka Memahami
Memahami semua
n sedikit sebagian
A. beberapa konsep
pemahaman besar
Pemahaman konsep, dengan
tentang konsep
Konsep namun ada sangat
bunyi/cahay dengan
kekeliruan. akurat dan
a. benar.
mendalam.
Mampu Mampu
Tidak Mampu
menganalisi menganalisis
mampu menganalis
s hasil hasil secara
B. Analisis menganalisi is hasil
dengan mendalam
Hasil s hasil sederhana
cukup baik dan
Percobaan percobaan namun
dan menjelaskan
dengan kurang
mengaitkan keterkaitann
benar. mendalam.
konsep. ya.
Memberikan
Memberikan
Tidak dapat Memberika ide
ide
memberikan n beberapa pemanfaatan
C. Ide pemanfaata
ide ide namun /solusi yang
Pemanfaatan n/solusi
pemanfaata kurang sangat
/Solusi yang relevan
n/solusi inovatif/pra relevan,
dan cukup
relevan. ktis. inovatif, dan
kreatif.
praktis.
[Link]
Skala 4
Aspek Skala 1 Skala 2 Skala 3
(Sangat
Penilaian (Kurang) (Cukup) (Baik)
Baik)
II.
Kolaborasi
Kelompok
Sangat
Cukup
menghargai,
Menolak Kurang menghargai
mendengark
atau mengharga pendapat
F. Toleransi an, dan
mengabaika i pendapat yang
Pendapat mempertimb
n pendapat yang berbeda dan
angkan
anggota lain. berbeda. mencoba
semua
memahami.
pendapat.
III.
Presentasi
Siswa
Cukup
jelas
Sulit Jelas dan Sangat jelas,
G. Kejelasan namun
dipahami, terstruktur, terstruktur,
Penyampaia kadang
tidak mudah dan mudah
n masih
terstruktur. dipahami. diikuti.
membingu
ngkan.
Skala 4
Aspek Skala 1 Skala 2 Skala 3
(Sangat
Penilaian (Kurang) (Cukup) (Baik)
Baik)
baik, persuasif,
namun ada dan lugas.
kesalahan.
Menguasai Sangat
Cukup
Tidak materi menguasai
J. menguasai
menguasai dengan baik materi,
Penguasaan , namun
materi saat dan percaya diri,
Materi sering
presentasi. menjawab dan
ragu-ragu.
pertanyaan. argumentatif.
Skala Likert untuk Kuantifikasi:
• Skala 1 = Sangat Tidak Setuju / Sangat Kurang
• Skala 2 = Tidak Setuju / Kurang
• Skala 3 = Netral / Cukup
• Skala 4 = Setuju / Baik
• Skala 5 = Sangat Setuju / Sangat Baik
P. Glosarium
1. Gelombang: Getaran yang merambat dan membawa energi.
2. Medium: Zat perantara tempat gelombang merambat (misalnya, udara, air,
padat).
3. Refraksi: Pembiasan cahaya saat melewati dua medium yang berbeda
kerapatannya.
Q. Daftar Pustaka
1. [Link] sumber referensi para pendidik indonesia
2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Guru Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan.
3. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Siswa Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan.
4. Suprihono, A. (2018). Sains untuk Anak-Anak: Bunyi dan Cahaya. Bandung:
Elex Media Komputindo.
[Link]
✅ Kewargaan
✅ Penalaran Kritis
✅ Kreativitas
✅ Kolaborasi
✅ Kemandirian
✅ Komunikasi
"Anak-anak hebat, sebelum kita mulai petualangan menghemat energi hari ini,
Ibu/Bapak ingin tahu, siapa yang tadi pagi sudah melakukan '7 Kegiatan Anak
Indonesia Hebat'?"
1. Bangun tidur: "Siapa yang tadi pagi bangunnya segar dan langsung siap-
siap untuk sekolah? Angkat tangan!"
2. Beribadah: "Setelah bangun, siapa yang langsung menjalankan ibadah
sesuai keyakinannya? Sholat, berdoa, atau ibadah lainnya?"
[Link]
G. Model Pembelajaran
• Model Pembelajaran: Project-Based Learning (PjBL) dan Inquiry-Based
Learning dengan pendekatan Deep Learning.
• Metode Pembelajaran: Observasi, diskusi kelompok, proyek, demonstrasi,
studi kasus, dan presentasi.
H. Pertanyaan Pemantik
• Mindful Learning: "Coba perhatikan sekelilingmu. Benda apa saja di kelas ini
yang membutuhkan energi untuk bisa menyala atau bergerak? Dari mana
energi itu berasal?"
• Meaningful Learning: "Apa jadinya kalau listrik di rumah kita tiba-tiba padam
berjam-jam? Atau kalau kendaraan tidak bisa bergerak karena kehabisan
bahan bakar? Mengapa penting sekali bagi kita untuk menggunakan energi
dengan bijak?"
• Joyful Learning: "Jika kita bisa menciptakan sumber energi baru yang tidak
pernah habis dan tidak merusak Bumi, seperti apa ya bentuknya? Dan
bagaimana kita bisa membuatnya?"
I. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi Waktu Total: 12 JP (6 Pertemuan @ 2 JP)
Pertemuan 1-2: Mengenal Berbagai Sumber Energi dan Dampaknya (4 JP)
• Pendahuluan (15 menit)
o Guru menyapa dan mengecek kehadiran.
o Guru menanyakan "7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat".
o Guru memberikan pertanyaan pemantik "Mindful Learning".
o Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengidentifikasi
jenis dan dampak penggunaan energi.
• Inti (60 menit)
o Inventarisasi Energi di Sekitar: Siswa diminta mencatat 5-7 alat di
rumah atau sekolah yang menggunakan energi (misalnya, lampu,
kipas, TV, motor, kompor). Mereka diminta menebak jenis energi yang
digunakan. (Aktif, Bermakna)
o Diskusi "Energi Kita dan Asalnya": Guru memfasilitasi diskusi
tentang sumber energi yang umum digunakan (listrik dari PLN, bensin
untuk kendaraan, gas untuk kompor). Guru menjelaskan bahwa
sebagian besar berasal dari bahan bakar fosil (minyak bumi, batu bara,
gas alam). (Komunikasi, Penalaran Kritis)
o Video Dampak Penggunaan Energi: Menayangkan video singkat
tentang dampak pembakaran bahan bakar fosil terhadap lingkungan
(polusi udara, pemanasan global, perubahan iklim). (Bermakna)
o Studi Kasus "Perubahan Iklim": Guru bertanya, "Pernahkah kalian
merasa cuaca semakin panas, atau hujan jadi tidak menentu? Itu salah
satu tanda perubahan iklim. Apa hubungannya dengan energi yang
kita pakai?" (Penalaran Kritis, Kolaborasi)
[Link]
K. Pemahaman Bermakna
Energi adalah penggerak utama kehidupan modern kita, namun sebagian besar
energi yang kita gunakan berasal dari sumber daya yang terbatas dan menghasilkan
polusi yang mempercepat perubahan iklim. Memahami energi berarti menyadari
bahwa setiap tindakan kecil dalam menggunakan energi memiliki dampak
besar bagi Bumi dan masa depan kita. Dari mematikan lampu yang tidak terpakai
hingga memanfaatkan energi matahari, setiap upaya penghematan dan peralihan ke
energi bersih adalah langkah nyata dalam menjaga planet ini. Pemahaman ini akan
menumbuhkan kesadaran bahwa kita semua memiliki peran dalam menjaga
[Link]
keberlanjutan energi dan mitigasi perubahan iklim, serta mendorong tanggung jawab
kolektif untuk masa depan yang lebih hijau.
M. Refleksi
• Refleksi Peserta Didik:
1. Apa satu ide paling menarik yang kalian dapatkan tentang cara
menghemat energi atau memanfaatkan energi alternatif?
2. Apa tantangan terbesar saat membuat model energi alternatifmu, dan
bagaimana kalian mengatasinya?
3. Bagaimana pembelajaran ini membuatmu merasa lebih bertanggung
jawab terhadap lingkungan dan penggunaan energi?
• Refleksi Pendidik:
1. Apakah siswa menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang
hubungan antara penggunaan energi, perubahan iklim, dan solusi yang
ada?
[Link]
Mematikan
Penerang Listri
1. Lampu jika tidak
an k
dipakai
Listri
2. Televisi Hiburan
k
Pendingi Listri
3. Kulkas
n k
Sepeda
Transport Bens
4. Motor/Mo
asi in
bil
Kompor
5. Memasak Gas
Gas
4. Berdasarkan tabel di atas, diskusikan dengan kelompokmu: Mengapa kita
harus menghemat energi? Apa dampaknya jika kita boros energi?
Rubrik Penilaian Analitik untuk Tugas Diskusi Kelompok dan Presentasi Siswa
Tema: Upaya Penghematan Energi dan Pemanfaatan Sumber Energi Alternatif
[Link]
I. Isi/Materi
Diskusi
Kelompok
Menunjukk Memahami
Memahami Memahami
A. an sedikit sebagian
beberapa semua konsep
Pemahama pemahama besar
konsep, dengan sangat
n Konsep n tentang konsep
namun ada akurat dan
Energi jenis/damp dengan
kekeliruan. mendalam.
ak energi. benar.
Tidak Mampu
mampu Mampu menganali Mampu
menganali menganalisis sis menganalisis
B. Analisis sis dampak dampak dampak secara
Masalah dampak sederhana dengan mendalam dan
Lingkungan energi namun cukup baik menjelaskan
terhadap kurang dan keterkaitan
lingkungan mendalam. mengaitka kompleks.
. n konsep.
II.
Kolaborasi
Kelompok
Sebagian
Semua
Hanya 1-2 Sebagian besar
anggota aktif
D. anggota anggota anggota
dan
Partisipasi yang aktif berpartisipasi aktif
memberikan
Anggota berpartisip , namun ada berpartisip
kontribusi yang
asi. yang pasif. asi dalam
berarti.
diskusi.
Cukup
mengharg
Menolak Sangat
ai
atau Kurang menghargai,
pendapat
mengabaik menghargai mendengarkan,
F. Toleransi yang
an pendapat dan
Pendapat berbeda
pendapat yang mempertimban
dan
anggota berbeda. gkan semua
mencoba
lain. pendapat.
memahami
.
III.
Presentasi
Siswa
Cukup jelas
G. Sulit namun Jelas dan
Sangat jelas,
Kejelasan dipahami, kadang terstruktur,
terstruktur, dan
Penyampaia tidak masih mudah
mudah diikuti.
n terstruktur. membingung dipahami.
kan.
Mengguna Menggunaka
Mengguna Menggunakan
kan n bahasa
H. kan bahasa yang
bahasa yang cukup
Penggunaa bahasa sangat baik,
yang baik, namun
n Bahasa yang baik persuasif, dan
kurang ada
dan lugas. lugas.
tepat/baku. kesalahan.
Mengguna
Tidak
Menggunaka kan media Menggunakan
mengguna
n media yang media yang
I. Kreativitas kan media
namun cukup sangat
Media/Tamp atau
kurang menarik menarik,
ilan tampilan
menarik/efekt dan inovatif, dan
yang
if. membantu efektif.
menarik.
presentasi.
[Link]
Menguasai
Cukup materi Sangat
Tidak
J. menguasai, dengan menguasai
menguasai
Penguasaan namun baik dan materi, percaya
materi saat
Materi sering ragu- menjawab diri, dan
presentasi.
ragu. pertanyaan argumentatif.
.
Skala Likert untuk Kuantifikasi:
• Skala 1 = Sangat Tidak Setuju / Sangat Kurang
• Skala 2 = Tidak Setuju / Kurang
• Skala 3 = Netral / Cukup
• Skala 4 = Setuju / Baik
• Skala 5 = Sangat Setuju / Sangat Baik
P. Glosarium
1. Energi: Kemampuan untuk melakukan kerja, seperti listrik, panas, atau gerak.
2. Bahan Bakar Fosil: Sumber energi dari sisa organisme purba (minyak bumi,
batu bara, gas alam).
[Link]
Q. Daftar Pustaka
1. [Link] sumber referensi para pendidik indonesia
2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Guru Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan.
3. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Siswa Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan.
4. Adiputra, I. G. S. (2019). Energi dan Perubahan Iklim: Pemahaman Dasar
untuk Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
[Link]
✅ Penalaran Kritis
✅ Kreativitas
✅ Kolaborasi
✅ Kemandirian
✅ Komunikasi
"Anak-anak hebat, sebelum kita mulai menjelajahi luar angkasa hari ini, Ibu/Bapak
ingin tahu, siapa yang tadi pagi sudah melakukan '7 Kegiatan Anak Indonesia
Hebat'?"
1. Bangun tidur: "Siapa yang tadi pagi bangunnya segar dan langsung siap-
siap untuk sekolah? Angkat tangan!"
2. Beribadah: "Setelah bangun, siapa yang langsung menjalankan ibadah
sesuai keyakinannya? Sholat, berdoa, atau ibadah lainnya?"
3. Berolahraga: "Ada yang sempat bergerak pagi ini? Misalnya peregangan,
jalan kaki ke sekolah, atau membantu orang tua di rumah?"
4. Gemar Belajar: "Nah, sebelum berangkat sekolah, siapa yang tadi sempat
melihat-lihat buku pelajaran atau mencari tahu sesuatu yang baru?"
[Link]
5. Makan Sehat dan Bergizi: "Saat sarapan tadi, apa saja yang kalian makan?
Apakah ada nasi, lauk pauk, sayur, atau buah? Siapa yang sarapan dengan
makanan yang membuat tubuh kuat?"
6. Bermasyarakat: "Di rumah, apakah kalian membantu orang tua atau
saudara? Atau mungkin menyapa tetangga saat berangkat sekolah tadi?"
7. Tidur Cepat: "Tadi malam, siapa yang tidurnya tidak terlalu larut dan bangun
pagi ini dengan semangat penuh untuk belajar?"
G. Model Pembelajaran
• Model Pembelajaran: Inquiry-Based Learning dan Project-Based
Learning (PjBL) dengan pendekatan Deep Learning.
• Metode Pembelajaran: Observasi, simulasi, eksperimen sederhana, diskusi
kelompok, presentasi, dan proyek.
[Link]
H. Pertanyaan Pemantik
• Mindful Learning: "Coba lihat ke langit saat siang dan malam. Apa yang
kalian lihat? Apakah benda-benda di langit selalu berada di tempat yang
sama? Mengapa Matahari muncul dan terbenam?"
• Meaningful Learning: "Jika Bumi tidak berputar, apa yang akan terjadi?
Bisakah kita hidup jika selamanya siang atau selamanya malam? Mengapa
penting bagi kita untuk memahami bagaimana Bumi bergerak?"
• Joyful Learning: "Jika kita bisa bepergian ke luar angkasa dan mengunjungi
setiap planet, planet mana yang paling ingin kalian kunjungi dan mengapa?
Apa yang akan kalian lakukan di sana?"
I. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi Waktu Total: 12 JP (6 Pertemuan @ 2 JP)
Pertemuan 1-2: Mengenal Tata Surya dan Rotasi Bumi (4 JP)
• Pendahuluan (15 menit)
o Guru menyapa dan mengecek kehadiran.
o Guru menanyakan "7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat".
o Guru memberikan pertanyaan pemantik "Mindful Learning" dan "Joyful
Learning".
o Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengidentifikasi
komponen tata surya dan memahami rotasi Bumi.
• Inti (60 menit)
o Video Jelajah Tata Surya: Menayangkan video animasi tentang
sistem tata surya, memperkenalkan Matahari dan planet-planet. Siswa
diminta mencatat nama-nama planet dan urutannya.
Gambar Solar system planets in order from the sun, vector infographic
(Menyenangkan, Bermakna)
o Diskusi "Siapa di Tata Surya Kita?": Siswa dibagi kelompok.
Masing-masing kelompok mendapatkan kartu berisi gambar benda-
benda langit. Mereka diminta mengelompokkan mana yang planet,
bintang, atau benda langit lainnya dan berdiskusi singkat tentang ciri-
cirinya. (Kolaborasi, Kreatif)
o Simulasi Rotasi Bumi: Guru menggunakan globe dan senter untuk
mendemonstrasikan rotasi Bumi (putaran pada porosnya) dan
menjelaskan bagaimana rotasi ini menyebabkan terjadinya siang dan
malam. Siswa secara bergantian melakukan simulasi ini. (Aktif,
Bermakna)
o Pencatatan Hasil Simulasi: Siswa mencatat hasil pengamatan
mereka dari simulasi dan menyimpulkan hubungan antara rotasi Bumi
dengan siang dan malam. (Penalaran Kritis)
• Penutup (15 menit)
o Setiap kelompok mempresentasikan urutan planet dan pemahaman
mereka tentang rotasi Bumi. (Komunikasi)
o Guru dan siswa menyimpulkan konsep rotasi Bumi.
[Link]
K. Pemahaman Bermakna
Sistem tata surya kita adalah bagian dari alam semesta yang sangat luas, dan Bumi
adalah salah satu planet yang bergerak di dalamnya. Memahami rotasi dan revolusi
Bumi berarti kita menyadari bahwa peristiwa sehari-hari seperti siang dan
malam, serta perubahan musim, adalah hasil dari gerakan teratur dan
menakjubkan di alam semesta. Ini menunjukkan betapa teraturnya ciptaan Tuhan
dan bagaimana setiap gerakan memiliki dampaknya sendiri. Pemahaman ini akan
menumbuhkan rasa kagum akan alam semesta, memicu rasa ingin tahu ilmiah, dan
membantu siswa memahami pentingnya waktu serta penanggalan yang terkait
dengan pergerakan benda-benda langit. Mereka akan menyadari betapa kecilnya
kita di alam semesta namun memiliki peran besar dalam menjaga Bumi.
[Link]
M. Refleksi
• Refleksi Peserta Didik:
1. Bagian mana dari pelajaran tata surya ini yang paling membuatmu
takjub? Mengapa?
2. Apa satu hal baru yang kalian pelajari tentang Bumi dan
pergerakannya yang belum pernah kalian tahu sebelumnya?
3. Bagaimana pembelajaran ini membuatmu lebih memahami pentingnya
waktu dan mengapa ada siang dan malam?
• Refleksi Pendidik:
1. Apakah konsep rotasi dan revolusi Bumi dapat dipahami dengan baik
oleh peserta didik melalui simulasi? Bagian mana yang perlu
diperjelas?
2. Apakah proyek model tata surya/simulasi gerak berhasil memicu
kreativitas dan pemikiran kritis siswa?
3. Bagaimana cara saya bisa lebih mengintegrasikan pengamatan langit
malam (jika memungkinkan) atau kunjungan ke planetarium
(virtual/nyata) untuk memperkaya pengalaman belajar siswa?
[Link]
Rubrik Penilaian Analitik untuk Tugas Diskusi Kelompok dan Presentasi Siswa
Tema: Sistem Tata Surya dan Kaitannya dengan Rotasi dan Revolusi Bumi
Aspek Skala 1 Skala 2 Skala 3 Skala 4
Penilaian (Kurang) (Cukup) (Baik) (Sangat Baik)
I. Isi/Materi
Diskusi
Kelompok
Tidak Memahami
mampu Memahami Memahami konsep rotasi
B. menjelask konsep rotasi konsep secara
Pemahama an konsep namun rotasi dan mendalam dan
n Rotasi rotasi Bumi penjelasanny dampakny menjelaskan
Bumi dan a kurang a dengan dampaknya
dampakny jelas. baik. secara
a. komprehensif.
Tidak Memahami
Memahami Memahami
mampu konsep revolusi
konsep konsep
C. menjelask secara
revolusi revolusi
Pemahama an konsep mendalam dan
namun dan
n Revolusi revolusi menjelaskan
penjelasanny dampakny
Bumi Bumi dan dampaknya
a kurang a dengan
dampakny secara
jelas. baik.
a. komprehensif.
Mampu
menganali
Mampu
sis
Tidak Mampu menganalisis
gerhana
mampu menganalisis gerhana secara
dengan
D. Analisis menganali gerhana mendalam dan
cukup baik
Gerhana sis sederhana menjelaskan
dan
penyebab namun posisi benda
mengaitka
gerhana. kurang jelas. langit dengan
n posisi
akurat.
benda
langit.
II.
Kolaborasi
Kelompok
Sebagian
Semua
Hanya 1-2 Sebagian besar
anggota aktif
E. anggota anggota anggota
dan
Partisipasi yang aktif berpartisipasi aktif
memberikan
Anggota berpartisip , namun ada berpartisip
kontribusi yang
asi. yang pasif. asi dalam
berarti.
diskusi.
[Link]
Anggota
Sering
Kerjasama bekerja
terjadi Anggota
kurang sama
F. konflik/tida bekerja sama
optimal, dengan
Kerjasama k ada dengan sangat
masih ada cukup baik
Tim pembagian efektif, saling
tumpang dan
tugas mendukung.
tindih tugas. berbagi
jelas.
tugas.
Cukup
mengharg
Menolak Sangat
ai
atau Kurang menghargai,
pendapat
mengabaik menghargai mendengarkan,
G. Toleransi yang
an pendapat dan
Pendapat berbeda
pendapat yang mempertimban
dan
anggota berbeda. gkan semua
mencoba
lain. pendapat.
memahami
.
III.
Presentasi
Siswa
Cukup jelas
H. Sulit namun Jelas dan
Sangat jelas,
Kejelasan dipahami, kadang terstruktur,
terstruktur, dan
Penyampaia tidak masih mudah
mudah diikuti.
n terstruktur. membingung dipahami.
kan.
Mengguna Menggunaka
Mengguna Menggunakan
kan n bahasa
I. kan bahasa yang
bahasa yang cukup
Penggunaa bahasa sangat baik,
yang baik, namun
n Bahasa yang baik persuasif, dan
kurang ada
dan lugas. lugas.
tepat/baku. kesalahan.
Tidak
Menggunaka Mengguna Menggunakan
mengguna
J. n media kan media media yang
kan media
Kreativitas namun yang sangat
atau
Media/Tamp kurang cukup menarik,
tampilan
ilan menarik/efekt menarik inovatif, dan
yang
if. dan efektif.
menarik.
[Link]
membantu
presentasi.
Menguasai
Cukup materi Sangat
Tidak
K. menguasai, dengan menguasai
menguasai
Penguasaan namun baik dan materi, percaya
materi saat
Materi sering ragu- menjawab diri, dan
presentasi.
ragu. pertanyaan argumentatif.
.
Skala Likert untuk Kuantifikasi:
• Skala 1 = Sangat Tidak Setuju / Sangat Kurang
• Skala 2 = Tidak Setuju / Kurang
• Skala 3 = Netral / Cukup
• Skala 4 = Setuju / Baik
• Skala 5 = Sangat Setuju / Sangat Baik
P. Glosarium
[Link]
Q. Daftar Pustaka
1. [Link] sumber referensi para pendidik indonesia
2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Guru Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan.
3. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Siswa Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan.
4. Sulistyowati, I. (2020). Pengantar Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa.
Yogyakarta: Deepublish.
[Link]
✅ Kewargaan
✅ Penalaran Kritis
✅ Kreativitas
✅ Kolaborasi
✅ Kemandirian
✅ Komunikasi
"Anak-anak hebat, sebelum kita mulai menjelajahi peta Indonesia hari ini, Ibu/Bapak
ingin tahu, siapa yang tadi pagi sudah melakukan '7 Kegiatan Anak Indonesia
Hebat'?"
1. Bangun tidur: "Siapa yang tadi pagi bangunnya segar dan langsung siap-
siap untuk sekolah? Angkat tangan!"
2. Beribadah: "Setelah bangun, siapa yang langsung menjalankan ibadah
sesuai keyakinannya? Sholat, berdoa, atau ibadah lainnya?"
[Link]
G. Model Pembelajaran
[Link]
H. Pertanyaan Pemantik
• Mindful Learning: "Coba bayangkan kamu sedang terbang tinggi di atas
Indonesia. Pulau-pulau apa saja yang kamu lihat? Bentuknya seperti apa ya?"
• Meaningful Learning: "Mengapa Indonesia disebut negara kepulauan? Apa
untungnya punya banyak pulau? Apa tantangannya?"
• Joyful Learning: "Jika kamu adalah penjelajah yang akan menjelajahi
Indonesia, pulau mana yang paling ingin kamu kunjungi pertama kali dan
mengapa? Apa saja yang akan kamu cari di sana?"
I. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi Waktu Total: 12 JP (6 Pertemuan @ 2 JP)
Pertemuan 1-2: Mengenal Peta dan Letak Geografis Indonesia (4 JP)
• Pendahuluan (15 menit)
o Guru menyapa dan mengecek kehadiran.
o Guru menanyakan "7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat".
o Guru memberikan pertanyaan pemantik "Mindful Learning" dan "Joyful
Learning".
o Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami peta dan
letak geografis Indonesia.
• Inti (60 menit)
o Eksplorasi Peta Fisik: Guru menunjukkan peta dinding Indonesia.
Siswa diminta mengidentifikasi komponen-komponen peta (judul,
skala, legenda, arah mata angin). Guru menjelaskan fungsi masing-
masing. (Aktif, Bermakna)
o Menemukan Letak Indonesia: Siswa secara berkelompok diminta
mencari letak geografis Indonesia (lintang dan bujur) pada peta, serta
menyebutkan batas-batas wilayahnya (samudra dan benua).
(Kolaborasi, Penalaran Kritis)
o Perkenalan Peta Digital: Guru menunjukkan contoh penggunaan peta
digital (misalnya Google Maps) di laptop/proyektor. Guru menjelaskan
perbedaan dan persamaan dengan peta konvensional.
(Menyenangkan)
o Latihan Peta Digital: Jika memungkinkan, siswa menggunakan gawai
atau komputer untuk mencari lokasi sekolah, rumah, atau tempat
wisata terdekat menggunakan peta digital. (Aktif, Kreatif, Kemandirian)
• Penutup (15 menit)
o Setiap kelompok berbagi temuan mereka tentang letak Indonesia dan
pengalaman menggunakan peta digital. (Komunikasi)
o Guru dan siswa menyimpulkan pentingnya peta dan bagaimana peta
membantu kita memahami lokasi.
[Link]
K. Pemahaman Bermakna
Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terletak di posisi
strategis. Memahami letak dan kondisi geografis Indonesia berarti kita menyadari
bahwa kekayaan alam dan keragaman budaya yang kita miliki adalah anugerah
yang tak ternilai dari Tuhan dan juga hasil dari posisi unik negara kita di dunia.
Dari pegunungan yang subur hingga lautan yang kaya, setiap aspek geografis
membentuk identitas dan potensi bangsa. Pemahaman ini akan menumbuhkan rasa
cinta tanah air, bangga menjadi bagian dari Indonesia, serta mendorong kesadaran
akan tanggung jawab untuk menjaga dan memanfaatkan sumber daya alam dengan
bijak demi keberlanjutan. Ini juga akan membuka wawasan tentang pentingnya
peran Indonesia dalam konteks global.
[Link]
M. Refleksi
• Refleksi Peserta Didik:
1. Apa yang paling membuatmu bangga menjadi warga negara Indonesia
setelah mempelajari letak dan kondisi geografisnya?
2. Apa satu tantangan terbesar yang dihadapi Indonesia karena kondisi
geografisnya, dan bagaimana kita bisa membantu mengatasinya?
3. Bagaimana pembelajaran ini mengubah caramu melihat peta atau
aplikasi peta di ponselmu?
• Refleksi Pendidik:
1. Apakah siswa dapat mengidentifikasi dan menjelaskan letak serta
kondisi geografis Indonesia dengan baik? Konsep mana yang perlu
diperdalam?
2. Apakah penggunaan peta digital dan proyek mini berhasil memicu
minat dan kreativitas siswa?
[Link]
Rubrik Penilaian Analitik untuk Tugas Diskusi Kelompok dan Presentasi Siswa
Tema: Letak dan Kondisi Geografis Negara Indonesia
Aspek Skala 1 Skala 2 Skala 3 Skala 4
Penilaian (Kurang) (Cukup) (Baik) (Sangat Baik)
I. Isi/Materi
Diskusi
Kelompok
[Link]
Memahami
Menunjukka Memahami
A. Memahami semua
n sedikit sebagian
Pemahama beberapa komponen
pemahama besar
n komponen, peta dengan
n tentang komponen
Komponen namun ada sangat akurat
komponen dengan
Peta kekeliruan. dan
peta. benar.
mendalam.
Menjelaska
Tidak Menjelaskan n kondisi Menjelaskan
C. mampu beberapa geografis kondisi
Pemahama menjelaska kondisi (kepulauan, geografis
n Kondisi n kondisi namun maritim, secara
Geografis geografis kurang agraris) komprehensif
Indonesia. mendalam. dengan dan detail.
baik.
Mampu
Mampu Mampu
Tidak menganalisi
menganalisi menganalisis
D. Analisis mampu s dampak
s dampak dampak
Dampak menganalisi dengan
sederhana secara
Geografis s dampak cukup baik
namun mendalam dan
geografis. dan
kurang jelas. beragam.
relevan.
II.
Kolaborasi
Kelompok
Sebagian
Semua
Hanya 1-2 Sebagian besar
anggota aktif
E. anggota anggota anggota
dan
Partisipasi yang aktif berpartisipas aktif
memberikan
Anggota berpartisipa i, namun ada berpartisipa
kontribusi
si. yang pasif. si dalam
yang berarti.
diskusi.
[Link]
Anggota
Sering Kerjasama
bekerja Anggota
terjadi kurang
F. sama bekerja sama
konflik/tidak optimal,
Kerjasama dengan dengan sangat
ada masih ada
Tim cukup baik efektif, saling
pembagian tumpang
dan berbagi mendukung.
tugas jelas. tindih tugas.
tugas.
Cukup
Menolak Sangat
menghargai
atau Kurang menghargai,
pendapat
G. mengabaik menghargai mendengarka
yang
Toleransi an pendapat n, dan
berbeda
Pendapat pendapat yang mempertimban
dan
anggota berbeda. gkan semua
mencoba
lain. pendapat.
memahami.
III.
Presentasi
Siswa
Cukup jelas
H. Sulit namun Jelas dan Sangat jelas,
Kejelasan dipahami, kadang terstruktur, terstruktur,
Penyampai tidak masih mudah dan mudah
an terstruktur. membingung dipahami. diikuti.
kan.
Menggunaka
Menggunak Menggunakan
n bahasa Menggunak
I. an bahasa bahasa yang
yang cukup an bahasa
Penggunaa yang sangat baik,
baik, namun yang baik
n Bahasa kurang persuasif, dan
ada dan lugas.
tepat/baku. lugas.
kesalahan.
Tidak Menggunak
Menggunaka Menggunakan
menggunak an media
J. n media media yang
an media yang cukup
Kreativitas namun sangat
atau menarik
Media/Tam kurang menarik,
tampilan dan
pilan menarik/efek inovatif, dan
yang membantu
tif. efektif.
menarik. presentasi.
[Link]
Menguasai Sangat
Cukup
Tidak materi menguasai
K. menguasai,
menguasai dengan materi,
Penguasaa namun
materi saat baik dan percaya diri,
n Materi sering ragu-
presentasi. menjawab dan
ragu.
pertanyaan. argumentatif.
Skala Likert untuk Kuantifikasi:
• Skala 1 = Sangat Tidak Setuju / Sangat Kurang
• Skala 2 = Tidak Setuju / Kurang
• Skala 3 = Netral / Cukup
• Skala 4 = Setuju / Baik
• Skala 5 = Sangat Setuju / Sangat Baik
P. Glosarium
1. Geografis: Berkaitan dengan ciri-ciri permukaan bumi, iklim, dan populasi
suatu daerah.
2. Kepulauan: Gugusan pulau-pulau yang membentuk suatu negara.
3. Maritim: Berhubungan dengan laut, pelayaran, atau perniagaan di laut.
[Link]
Q. Daftar Pustaka
1. [Link] sumber referensi para pendidik indonesia
2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Guru Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan.
3. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Siswa Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan.
4. Widodo, B. (2019). Geografi Indonesia untuk Sekolah Dasar. Surakarta:
Mediatama.
[Link]
✅ Kewargaan
✅ Penalaran Kritis
✅ Kreativitas
✅ Kolaborasi
✅ Kemandirian
✅ Komunikasi
4. Gemar Belajar: "Nah, sebelum berangkat sekolah, siapa yang tadi sempat
melihat-lihat buku pelajaran atau mencari tahu sesuatu yang baru?"
5. Makan Sehat dan Bergizi: "Saat sarapan tadi, apa saja yang kalian makan?
Apakah ada nasi, lauk pauk, sayur, atau buah? Siapa yang sarapan dengan
makanan yang membuat tubuh kuat?"
6. Bermasyarakat: "Di rumah, apakah kalian membantu orang tua atau
saudara? Atau mungkin menyapa tetangga saat berangkat sekolah tadi?"
7. Tidur Cepat: "Tadi malam, siapa yang tidurnya tidak terlalu larut dan bangun
pagi ini dengan semangat penuh untuk belajar?"
G. Model Pembelajaran
[Link]
H. Pertanyaan Pemantik
• Mindful Learning: "Coba pejamkan mata kalian sebentar dan bayangkan.
Pernahkah kalian melihat nama jalan atau monumen di sekitar sekolah atau
rumahmu yang namanya diambil dari nama pahlawan? Siapa ya kira-kira
mereka?"
• Meaningful Learning: "Menurutmu, mengapa para pahlawan itu rela
berjuang bahkan mengorbankan nyawa mereka? Apa yang mereka
perjuangkan?"
• Joyful Learning: "Jika kamu bisa kembali ke masa lalu dan bertemu dengan
salah satu pahlawan di daerah kita, siapa yang ingin kamu temui dan
pertanyaan apa yang akan kamu ajukan kepadanya?"
I. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi Waktu Total: 12 JP (6 Pertemuan @ 2 JP)
Pertemuan 1-2: Mengenal Konsep Pahlawan dan Perjuangan di Lingkungan
Sekitar (4 JP)
• Pendahuluan (15 menit)
o Guru menyapa dan mengecek kehadiran.
o Guru menanyakan "7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat".
o Guru memberikan pertanyaan pemantik "Mindful Learning" dan
"Meaningful Learning".
o Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami makna
pahlawan dan perjuangan.
• Inti (60 menit)
o Diskusi Awal "Siapa Itu Pahlawan?": Guru mengajak siswa
berdiskusi tentang arti pahlawan. "Apakah pahlawan itu harus
mengangkat senjata? Adakah pahlawan di sekitar kita saat ini?" Guru
mengarahkan pada pahlawan kemerdekaan. (Komunikasi, Penalaran
Kritis)
o Eksplorasi Nama Jalan/Monumen: Guru meminta siswa
menyebutkan nama jalan atau monumen pahlawan yang ada di sekitar
sekolah atau rumah mereka (khususnya di Jember dan sekitarnya).
Guru menunjukkan lokasinya di peta Jember. (Aktif, Bermakna)
o Video Singkat Sejarah Lokal (jika ada): Menayangkan video pendek
atau beberapa gambar tentang perjuangan di Jember atau Jawa Timur
bagian timur pada masa penjajahan. (Menyenangkan, Bermakna)
o Pencarian Informasi Awal: Siswa secara berkelompok diminta
mencari informasi awal (dari buku atau internet jika tersedia) tentang
salah satu tokoh pahlawan lokal di Jember (misalnya: Letkol Moch.
Sroedji, Kolonel Singosari, atau tokoh pejuang lain yang dikenal di
[Link]
K. Pemahaman Bermakna
Sejarah perjuangan pahlawan di lingkungan sekitar kita bukanlah sekadar cerita
usang di masa lalu, melainkan cerminan dari semangat, pengorbanan, dan nilai-nilai
luhur yang membentuk bangsa ini. Memahami kisah mereka berarti kita menyadari
[Link]
bahwa kemerdekaan yang kita nikmati saat ini adalah buah dari pengorbanan
dan kegigihan para leluhur, bahkan di daerah tempat kita tinggal. Ini
menumbuhkan rasa syukur, bangga akan identitas lokal dan nasional, serta
memupuk semangat patriotisme. Peserta didik akan belajar tentang keberanian,
persatuan, dan ketulusan hati yang dapat diteladani dalam kehidupan sehari-hari,
serta memahami bahwa menjadi pahlawan di masa kini adalah dengan berkontribusi
positif bagi lingkungan dan bangsa.
M. Refleksi
• Refleksi Peserta Didik:
1. Siapa pahlawan lokal dari Jember yang kisahnya paling
menginspirasimu? Mengapa?
[Link]
2. Apa satu nilai perjuangan yang paling ingin kamu terapkan dalam
kehidupan sehari-harimu sebagai bentuk penghargaan kepada
pahlawan?
3. Bagaimana pembelajaran tentang pahlawan lokal ini membuatmu
merasa lebih mencintai daerah tempat tinggalmu?
• Refleksi Pendidik:
1. Apakah siswa menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang
perjuangan pahlawan lokal dan relevansinya dengan kehidupan saat
ini?
2. Apakah proyek kreatif berhasil memicu minat siswa untuk menggali
dan menyajikan sejarah lokal?
3. Bagaimana cara saya bisa lebih melibatkan komunitas lokal (misalnya,
museum mini, kunjungan ke situs sejarah) untuk memperkaya
pengalaman belajar siswa?
Rubrik Penilaian Analitik untuk Tugas Diskusi Kelompok dan Presentasi Siswa
Tema: Sejarah Perjuangan Pahlawan di Lingkungan Sekitar
Aspek Skala 1 Skala 2 Skala 3 Skala 4
Penilaian (Kurang) (Cukup) (Baik) (Sangat Baik)
I. Isi/Materi
Diskusi
Kelompok
Mengidentifi
Hanya kasi nama Mengidentifika
A. Mengidentifik
menyebutk dan si nama dan
Identifikasi asi nama
an nama, informasi informasi
Tokoh dan sedikit
kurang penting lengkap serta
Pahlawan informasi.
detail. dengan relevan.
baik.
Tidak Menjelaskan
Menjelaska Menjelaskan
B. mampu sebagian
n bentuk bentuk
Pemahama menjelask bentuk
perjuangan perjuangan
n Bentuk an bentuk perjuangan
dengan secara rinci
Perjuangan perjuanga namun
cukup jelas. dan akurat.
n. kurang jelas.
Tidak
Menganalisis
mampu Menganalisi Menganalisis
dampak
C. Analisis menganali s dampak dampak
sederhana
Dampak sis dengan secara
namun
Perjuangan dampak cukup baik mendalam dan
kurang
perjuanga dan relevan. komprehensif.
mendalam.
n.
[Link]
II.
Kolaborasi
Kelompok
Sebagian
Semua
Hanya 1-2 Sebagian besar
anggota aktif
E. anggota anggota anggota
dan
Partisipasi yang aktif berpartisipas aktif
memberikan
Anggota berpartisip i, namun ada berpartisipa
kontribusi yang
asi. yang pasif. si dalam
berarti.
diskusi.
Sering Anggota
Kerjasama
terjadi bekerja Anggota
kurang
F. konflik/tida sama bekerja sama
optimal,
Kerjasama k ada dengan dengan sangat
masih ada
Tim pembagia cukup baik efektif, saling
tumpang
n tugas dan berbagi mendukung.
tindih tugas.
jelas. tugas.
Cukup
Menolak Sangat
menghargai
atau Kurang menghargai,
pendapat
mengabaik menghargai mendengarkan
G. Toleransi yang
an pendapat , dan
Pendapat berbeda
pendapat yang mempertimban
dan
anggota berbeda. gkan semua
mencoba
lain. pendapat.
memahami.
III.
Presentasi
Siswa
membingung
kan.
Mengguna
Menggunaka
kan Menggunakan
n bahasa Menggunak
I. bahasa bahasa yang
yang cukup an bahasa
Penggunaa yang sangat baik,
baik, namun yang baik
n Bahasa kurang persuasif, dan
ada dan lugas.
tepat/baku lugas.
kesalahan.
.
Tidak
Menggunaka Menggunak Menggunakan
mengguna
J. n media an media media yang
kan media
Kreativitas namun yang cukup sangat
atau
Media/Tam kurang menarik dan menarik,
tampilan
pilan menarik/efek membantu inovatif, dan
yang
tif. presentasi. efektif.
menarik.
Menguasai Sangat
Tidak Cukup
materi menguasai
K. menguasai menguasai,
dengan baik materi,
Penguasaa materi namun
dan percaya diri,
n Materi saat sering ragu-
menjawab dan
presentasi. ragu.
pertanyaan. argumentatif.
Skala Likert untuk Kuantifikasi:
• Skala 1 = Sangat Tidak Setuju / Sangat Kurang
• Skala 2 = Tidak Setuju / Kurang
• Skala 3 = Netral / Cukup
• Skala 4 = Setuju / Baik
• Skala 5 = Sangat Setuju / Sangat Baik
P. Glosarium
1. Pahlawan: Orang yang berjuang dengan berani untuk kebaikan negara atau
masyarakat.
2. Gerilya: Strategi perang dengan serangan mendadak dan sembunyi.
3. Patriotisme: Sikap cinta tanah air dan rela berkorban untuk bangsa.
Q. Daftar Pustaka
1. [Link] sumber referensi para pendidik indonesia
2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Guru Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan.
3. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Siswa Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan.
4. Tim Penulis. (2017). Sejarah Perjuangan Jember di Era Kemerdekaan.
Jember: Dinas Pendidikan Kabupaten Jember (atau referensi lokal terkait).
[Link]
✅ Kewargaan
✅ Penalaran Kritis
✅ Kreativitas
✅ Kolaborasi
✅ Kemandirian
✅ Komunikasi
4. Gemar Belajar: "Nah, sebelum berangkat sekolah, siapa yang tadi sempat
melihat-lihat buku pelajaran atau mencari tahu sesuatu yang baru?"
5. Makan Sehat dan Bergizi: "Saat sarapan tadi, apa saja yang kalian makan?
Apakah ada nasi, lauk pauk, sayur, atau buah? Siapa yang sarapan dengan
makanan yang membuat tubuh kuat?"
6. Bermasyarakat: "Di rumah, apakah kalian membantu orang tua atau
saudara? Atau mungkin menyapa tetangga saat berangkat sekolah tadi?"
7. Tidur Cepat: "Tadi malam, siapa yang tidurnya tidak terlalu larut dan bangun
pagi ini dengan semangat penuh untuk belajar?"
G. Model Pembelajaran
• Model Pembelajaran: Project-Based Learning (PjBL) dan Contextual
Teaching and Learning (CTL) dengan pendekatan Deep Learning.
[Link]
H. Pertanyaan Pemantik
• Mindful Learning: "Coba perhatikan, siapa saja orang dewasa di sekitarmu
yang pergi bekerja setiap hari? Mereka melakukan pekerjaan apa ya?
Mengapa mereka bekerja?"
• Meaningful Learning: "Mengapa kita membutuhkan berbagai jenis pekerjaan
dan kegiatan ekonomi? Apa yang akan terjadi jika tidak ada orang yang
berjualan atau memproduksi barang?"
• Joyful Learning: "Jika kamu sudah besar nanti, pekerjaan apa yang paling
ingin kamu lakukan? Atau, kalau kamu bisa menciptakan sesuatu yang baru
dan bermanfaat untuk orang lain, apa itu?"
I. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi Waktu Total: 12 JP (6 Pertemuan @ 2 JP)
Pertemuan 1-2: Mengenal Kegiatan Ekonomi Masyarakat (4 JP)
• Pendahuluan (15 menit)
o Guru menyapa dan mengecek kehadiran.
o Guru menanyakan "7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat".
o Guru memberikan pertanyaan pemantik "Mindful Learning" dan
"Meaningful Learning".
o Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengidentifikasi
jenis-jenis kegiatan ekonomi.
• Inti (60 menit)
o Diskusi Awal "Pekerjaan di Sekitarku": Guru mengajak siswa
berdiskusi tentang berbagai jenis pekerjaan yang mereka lihat di
lingkungan sekitar sekolah atau rumah. (Contoh: petani, pedagang,
guru, dokter, tukang ojek, dll.). (Komunikasi, Bermakna)
o Video Jenis-jenis Kegiatan Ekonomi: Menayangkan video singkat
tentang kegiatan produksi (pembuatan barang), distribusi
(penyaluran barang), dan konsumsi (penggunaan barang/jasa). Guru
menjelaskan pengertian masing-masing dengan contoh konkret.
(Menyenangkan, Bermakna)
o Simulasi Peran Ekonomi: Siswa dibagi kelompok dan diberikan
skenario sederhana (misal: membuat keripik singkong, menjualnya,
dan memakannya). Setiap anggota kelompok memainkan peran
sebagai produsen, distributor, atau konsumen. (Aktif, Kolaborasi)
o Observasi Lingkungan (Gambar/Video): Guru menunjukkan gambar
atau video kegiatan ekonomi di Jember (misal: perkebunan kopi, pabrik
cerutu, pasar tradisional, toko UMKM). Siswa diminta mengidentifikasi
jenis kegiatan ekonomi yang terlihat. (Penalaran Kritis)
• Penutup (15 menit)
o Setiap kelompok mempresentasikan hasil simulasi dan observasi
mereka. (Komunikasi)
[Link]
K. Pemahaman Bermakna
Kegiatan ekonomi adalah roda penggerak kehidupan masyarakat yang saling terkait
satu sama lain, dan di era modern ini, ekonomi kreatif menjadi kunci untuk
menciptakan nilai tambah dari ide-ide unik dan potensi lokal. Memahami
kegiatan ekonomi berarti kita menyadari bahwa setiap individu, termasuk kita,
memiliki peran dalam sistem ekonomi, baik sebagai produsen, distributor, maupun
konsumen. Ini menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kemandirian,
kreativitas, dan kolaborasi dalam menciptakan peluang dan memajukan
[Link]
kesejahteraan. Siswa akan belajar bahwa dengan ide-ide baru dan memanfaatkan
sumber daya di sekitar, mereka bisa menjadi bagian dari solusi untuk menciptakan
kehidupan yang lebih baik, bahkan dari hal-hal yang sederhana. Ini akan mendorong
mereka untuk melihat lingkungan sekitar dengan sudut pandang yang lebih inovatif.
M. Refleksi
• Refleksi Peserta Didik:
1. Dari semua jenis pekerjaan yang kita bahas, pekerjaan apa yang
paling membuatmu penasaran atau ingin kamu pelajari lebih dalam?
Mengapa?
2. Apa satu ide ekonomi kreatif yang paling ingin kamu wujudkan jika
kamu punya kesempatan? Bagaimana kamu akan memulainya?
3. Bagaimana pembelajaran ini membuatmu lebih memahami bahwa
setiap orang memiliki peran penting dalam kehidupan ekonomi di
sekitar kita?
[Link]
• Refleksi Pendidik:
1. Apakah siswa dapat mengidentifikasi jenis kegiatan ekonomi dan
memahami konsep ekonomi kreatif dengan baik? Bagian mana yang
perlu diperkuat?
2. Apakah proyek ide kreatif berhasil memicu pemikiran inovatif dan
kolaborasi siswa?
3. Bagaimana cara saya bisa lebih mengintegrasikan kunjungan
lapangan (virtual/nyata) ke UMKM lokal atau sesi berbagi dari pelaku
ekonomi kreatif untuk memperkaya pengalaman belajar siswa?
1. Produksi
2. Distribusi
3. Konsumsi
4. Sekarang, diskusikan potensi apa saja yang ada di lingkungan Jember
(misalnya hasil pertanian, kerajinan, kebudayaan) yang bisa dikembangkan
menjadi ide ekonomi kreatif.
5. Pilihlah satu ide ekonomi kreatif terbaik dari kelompokmu dan jelaskan di
bawah ini:
o Nama Ide Produk/Jasa Kreatif:
..............................................................
o Dari Potensi Apa: ............................................................................
o Bagaimana Cara Membuatnya/Melakukannya:
..........................................
o Mengapa Ide Ini Unik dan Bermanfaat:
....................................................
Rubrik Penilaian Analitik untuk Tugas Diskusi Kelompok dan Presentasi Siswa
Tema: Kegiatan Ekonomi Masyarakat dan Ekonomi Kreatif
[Link]
I. Isi/Materi
Diskusi
Kelompok
Mengidentifika
Mengidentifi
si jenis
Tidak Mengidentifi kasi jenis
A. kegiatan
mampu kasi kegiatan
Pemahama ekonomi
mengidentifi sebagian ekonomi
n Jenis secara akurat
kasi jenis jenis namun dengan
Kegiatan dan
kegiatan kurang contoh
Ekonomi memberikan
ekonomi. contoh. yang
contoh
relevan.
beragam.
Memahami
Memahami Memahami konsep
Tidak
konsep konsep ekonomi
B. mampu
dasar ekonomi kreatif secara
Pemahama menjelaska
namun kreatif dan mendalam dan
n Ekonomi n konsep
penjelasann ciri-cirinya mampu
Kreatif ekonomi
ya kurang dengan memberikan
kreatif.
jelas. baik. contoh
relevan.
Ide cukup
Ide tidak Ide sangat
relevan, Ide relevan,
C. Ide relevan relevan,
namun cukup
Ekonomi dengan orisinal,
kurang unik orisinal, dan
Kreatif potensi inovatif, dan
atau deskripsi
Lokal lokal/kurang deskripsi
deskripsi cukup jelas.
orisinal. sangat jelas.
kurang.
II.
Kolaborasi
Kelompok
[Link]
Sebagian
Semua
Hanya 1-2 Sebagian besar
anggota aktif
E. anggota anggota anggota
dan
Partisipasi yang aktif berpartisipas aktif
memberikan
Anggota berpartisipa i, namun ada berpartisipa
kontribusi
si. yang pasif. si dalam
yang berarti.
diskusi.
Anggota
Sering Kerjasama
bekerja Anggota
terjadi kurang
F. sama bekerja sama
konflik/tidak optimal,
Kerjasama dengan dengan sangat
ada masih ada
Tim cukup baik efektif, saling
pembagian tumpang
dan berbagi mendukung.
tugas jelas. tindih tugas.
tugas.
Cukup
Menolak Sangat
menghargai
atau Kurang menghargai,
pendapat
G. mengabaik menghargai mendengarka
yang
Toleransi an pendapat n, dan
berbeda
Pendapat pendapat yang mempertimban
dan
anggota berbeda. gkan semua
mencoba
lain. pendapat.
memahami.
III.
Presentasi
Siswa
Cukup jelas
H. Sulit namun Jelas dan Sangat jelas,
Kejelasan dipahami, kadang terstruktur, terstruktur,
Penyampai tidak masih mudah dan mudah
an terstruktur. membingung dipahami. diikuti.
kan.
Menggunaka
Menggunak Menggunakan
n bahasa Menggunak
I. an bahasa bahasa yang
yang cukup an bahasa
Penggunaa yang sangat baik,
baik, namun yang baik
n Bahasa kurang persuasif, dan
ada dan lugas.
tepat/baku. lugas.
kesalahan.
Menguasai Sangat
Cukup
Tidak materi menguasai
K. menguasai,
menguasai dengan materi,
Penguasaa namun
materi saat baik dan percaya diri,
n Materi sering ragu-
presentasi. menjawab dan
ragu.
pertanyaan. argumentatif.
Skala Likert untuk Kuantifikasi:
• Skala 1 = Sangat Tidak Setuju / Sangat Kurang
• Skala 2 = Tidak Setuju / Kurang
• Skala 3 = Netral / Cukup
• Skala 4 = Setuju / Baik
• Skala 5 = Sangat Setuju / Sangat Baik
P. Glosarium
1. Ekonomi: Ilmu tentang cara manusia memenuhi kebutuhan hidupnya.
2. Produksi: Kegiatan menghasilkan barang atau jasa.
[Link]
Q. Daftar Pustaka
1. [Link] sumber referensi para pendidik indonesia
2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Guru Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan.
3. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Siswa Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk SD Kelas V. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukusan.
4. Rifai, M. A., & Hartanto, D. (2018). Ekonomi Kreatif: Inovasi dan
Pemberdayaan Masyarakat. Yogyakarta: Andi Offset.