0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan8 halaman

Definisi E-Learning Menurut Ahli

Dokumen ini membahas tentang e-learning sebagai metode pembelajaran yang menggunakan teknologi internet, termasuk definisi, aktivitas, kelebihan, dan kekurangan dari metode ini. E-learning memungkinkan fleksibilitas dalam belajar, namun juga memiliki tantangan seperti kurangnya interaksi dan akses internet yang terbatas. Penulisan ini bertujuan untuk memahami lebih dalam tentang e-learning, terutama dalam konteks pandemi Covid-19.

Diunggah oleh

Eko Nurfianto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan8 halaman

Definisi E-Learning Menurut Ahli

Dokumen ini membahas tentang e-learning sebagai metode pembelajaran yang menggunakan teknologi internet, termasuk definisi, aktivitas, kelebihan, dan kekurangan dari metode ini. E-learning memungkinkan fleksibilitas dalam belajar, namun juga memiliki tantangan seperti kurangnya interaksi dan akses internet yang terbatas. Penulisan ini bertujuan untuk memahami lebih dalam tentang e-learning, terutama dalam konteks pandemi Covid-19.

Diunggah oleh

Eko Nurfianto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Pembelajaran menggunakan metode e-learning atau elektronik learning saat ini
merupakan bagian dari perkembangan zaman. Perubahan metode belajar dari masa
ke masa sejak dulu hingga sekarang Mengalami berbagai perubahan. Mulai dari
metode konvensional yang biasa dilakukan sejak dahulu kala hingga bergeser dan
berganti menjadi metode e-learning yang saat ini akan dibahas karena metode ini
sudah digunakan sebagai suatu metode pembelajaran yang dianggap mutakhir
sesuai dengan kondisi saat ini.
Menurut teori yang dikutip dari website perpusnas mengenai E-learning adalah
singkatan dari elektronic learning atau pembelajaran elektronik. Bullen & Jeans
(2007:176) mendefinisikan e-learning sebagai proses pembelajaran yang
menggunakan teknologi internet untuk memfasilitasi, menyampaikan, dan
memungkinkan berjalannya proses pembelajaran jarak jauh. Konsep pembelajaran
ini sebenarnya bukan hal yang baru. E-learning telah dimulai pada tahun 1970-an
(Waller dan Wilson, 2001). Berbagai istilah lain yang digunakan diantaranya
adalah: online learning, internet-enabled learning, virtual learning, web based
distance education, e-learning, web based teaching and learning.
Tentunya metode pembelajaran e-learning menggunakan teknologi dan tak lepas
dari internet sehingga aksesnya berbasis online. Sehingga perlu berbagai sarana dan
prasarana yang menunjang dalam metode pembelajaran ini agar proses belajar
menjadi lancar.

B. RUMUSAN MASALAH
Rumusan masalah dalam makalah ini yakni sebagai berikut:
1. Apa pengertian e-learning?
2. Apa saja aktivitas yang bisa diakses melalu e-learning?
3. Apa kelebihan dari metode belajar dengan e-learning?
4. Apa saja kekurangan metode pembelajaran e-learning?

1
5. Bagaimana penerapan metode e-learning kaitanya dengan kondisi saat
pandemi covid 19?

C. TUJUAN PENULISAN
Tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut :
• Untuk mengetahui tentang pengertian e-learning
• Untuk memahami tentang kelebihan dan kekuranhan metode belajar
dengan e-learning

2
BAB II
PEMBAHASAN

A. PENGERTIAN E-LEARNING
E-learning terdiri dari 2 kata, yakni electronic dan learning. Pengertian e-learning
secara harafiah, yakni sistem pembelajaran menggunakan elektronik atau proses
mengajar dan belajar yang dilakukan dalam jaringan, atau online. E-learning,
merupakan sebuah proses belajar dan mengajar, yang memanfaatkan media
elektronik, secara khusus yaitu internet, sebagai sistem pembelajarannya. Secara
umum, e-learning adalah sebuah proses pembelajaran berbasis elektronik.
Dalam praktik penerapannya, e-learning menggunakan teknologi informasi sebagai
sarana belajarnya. Secara umum, e-learning dilakukan menggunakan media
berbasis internet dan website. Materi yang disajikan e-learning dapat berupa teks
yang dibentuk dalam format dokumen, berbentuk video pembelajaran, berbentuk
audio atau suara penjelasan saja, bahkan ada juga yang dalam bentuk streaming
video di YouTube. Semua materi pembelajaran tersebut, baik itu bahan belajar
seperti catatan, kuis, dan ujian dapat diakses melalui suatu situs website.
E-learning juga didefinisikan oleh beberapa ahli. Menurut Naidu (2006:1), E-
learning biasanya mengacu pada penggunaan teknologi informasi dan komunikasi
jaringan yang sengaja dibentuk untuk pengajaran dan pembelajaran. E-learning,
didefinisikan oleh Bullen & Janes (2007:176) sebagai proses mengajar dan diajar
yang terjadi saat menggunakan teknologi internet untuk menyampaikan,
memfasilitasi, dan memungkinkan proses belajar meski terhalang jarak yang jauh.
Freire & Pereira (2008) mengemukakan definisi e-learning secara lebih umum,
yakni e-learning adalah aktivitas pembelajaran pada suatu sistem pendidikan atau
pelatihan yang dilakukan menggunakan sarana elektronik. Darmawan (2011:12)
mendefinisikan e-learning sebagai bentuk pembelajaran konvensional yang
hakikatnya disajikan melalui Teknologi Informasi dan dalam bentuk format digital.
Menurut Darmawan, e-learning harus diciptakan menyerupai pendidikan secara
konvensional, seolah peserta didik belajar secara tatap muka, hanya saja berubah

3
secara format, yakni melalui internet dalam sistem digital. E-learning memiliki
keunggulan yang menonjol, dengan kemampuannya yang memungkinkan efisiensi
dalam penggunaan ruang dan waktu. Pendidikan kini tidak lagi bergantung pada
ruang dan waktu, berkat adanya e-learning. Hal ini berarti tidak ada lagi halangan
untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran lintas daerah atau bahkan lintas negara.

B. AKTIVITAS E-LEARNING
Pembelajaran yang dilakukan dengan metode e-learning tentunya disampaikan dan
diajarkan melalui perangkat elektronik seperti komputer, laptop maupun
handphone. Dari berbagai level kalangan pelajar maupun mahasiswa bahkan para
pekerja yang melakukan pekerjaan secara daring perlunya dituntut dengan
menggunakan alat ataupun hardware pendukung metode pembelajaran elektronik.
Dengan memiliki perangkat yang tentunya menjadi hal wajib untuk selalu
terhubung dan tersambung dengan koneksi internet demi kelancaran penggunanya
maka aktivitas pembelajaran elektronik akan berjalan.
Semua materi pembelajaran akan disampaikan oleh para pembimbing dan pengajar
dari masing-masing instansi pendidikan melalui pembelajaran elektronik tersebut.
E-learning bisa mencakup pembelajaran secara formal maupun informal. E-
learning secara formal, misalnya adalah pembelajaran dengan kurikulum, silabus,
mata pelajaran dan tes yang telah diatur dan disusun berdasarkan jadwal yang telah
disepakati pihak-pihak terkait (pengelola E-learning dan pembelajar sendiri).
Pembelajaran seperti ini biasanya tingkat interaksinya tinggi dan diwajibkan oleh
penyelenggara pada pesertanya, atau pembelajaran jarak jauh yang dikelola oleh
penyelenggara yang memang bergerak di bidang penyediaan jasa E-learning untuk
umum. E-learning bisa juga dilakukan secara informal dengan interaksi yang lebih
sederhana, misalnya melalui sarana mailing list, e-newsletter atau website pribadi,
organisasi dan perusahaan yang ingin mensosialisasikan jasa, program,
pengetahuan atau keterampilan tertentu pada masyarakat luas (biasanya tanpa
memungut biaya).

4
C. KELEBIHAN KEGIATAN BELAJAR DENGAN METODE E-
LEARNING
Saat pandemi yang sudah berlangung dari tahun 2020 dan saat ini menginjak
tahunketigas tentunya pembelajaran secara elektronik menjadi pilihan demi
kelancaran proses pendidikan dimanapun berada. Karena proses pengajaran
pendidikan harus terus berlangsung sebagai bagian dari tujuan untuk mencerdaskan
bangsa. Tentunya dalam pembelajaran elektronik terdapat kelebihan-kelebihan
dibandingkan metode pembelajaran biasa secara konvensional.
Menurut Dewi Salma P. & Eveline S, e-learning memiliki kelebihan sebagai
berikut:
• Tersedianya fasilitas e-moderating dimana pengajar dan siswa dapat
berkomunikasi secara mudah melalui fasilitas internet secara reguler atau
kapan saja kegiatan berkomunikasi itu dilakukan tanpa dibatasi oleh jarak,
tempat, dan waktu.
• Pengajar dan siswa dapat menggunakan bahan ajar yang terstruktur dan terjadwal
melalui internet .
• Siswa dapat belajar (me-review) bahan ajar setiap saat dan dimana saja apabila
diperlukan mengingat bahan ajar tersimpan di komputer.
• Bila siswa memerlukan tambahan informasi yang berkaitan dengan bahan yang
dipelajarinya, ia dapat melakukan akses di internet.
• Baik pengajar maupun siswa dapat melakukan diskusi melalui internet yang dapat
diikuti dengan jumlah peserta yang banyak.
• Berubahnya peran siswa dari yang pasif menjadi aktif.
• Relatif lebih efisien. Misalnya bagi mereka yang tinggal jauh dari Perguruan
Tinggi atau sekolah konvensional dapat mengaksesnya.

D. KEKURANGAN KEGIATAN BELAJAR DENGAN METODE E-


LEARNING

5
Dibalik kelebihan suatu hal dalam hal ini adalah sistem pembelajaran elektronik
tentunya tidak selalu diberikan kemudahan dalam bentuk kelebihan. Dalam
prosesnya tentu terdapat pula kekurangan karena pada dasarnya setiap hal selalu
memiliki dua sisi yang berbeda.
Kekurangan tersebut yakni
• Kurangnya interaksi antara pengajar dan siswa atau bahkan antara siswa itu
sendiri, bisa memperlambat terbentuknya values dalam proses belajar
mengajar.
• Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek sosial dan
sebaliknya mendorong aspek bisnis atau komersial.
• Proses belajar dan mengajarnya cenderung ke arah pelatihan dari pada
pendidikan.
• Berubahnya peran guru dari yang semula menguasai teknik pembelajaran
konvensional, kini dituntut untuk menguasai teknik pembelajaran dengan
menggunakan ICT (Information Communication Technology).
• Siswa yang tidak mempunyai motivasi belajar yang tinggi cenderung gagal.
• Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet (berkaitan dengan masalah
tersedianya listrik, telepon, dan komputer).
• Kurangnya mereka yang mengetahui dan memiliki keterampilan soal-soal
internet.
• Kurangnya penguasaan bahasa komputer.

6
BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Tersebarnya virus Covid-19 dan menjadi pandemi khususnya di negara Indonesia
menyebabkan terganggunya dunia pendidikan bahkan pada awalnya dahulu sempat
diliburkan. Sebagai gantinya proses pembelajaran dilakukan secara elektronik dan
online melalui proses e-learning. Dalam proses pembelajaran e-learning itu pun
terdapat banyak kelebihan yang tentunya dirasakan dibandingkan metode biasa
pengajaran secara langsung atau tatap muka. Belajar dapat diakses dimanapun
berada dan kapan pun waktunya sehingga sangat memudahkan dengan waktu yang
sangat fleksibel. Tentunya, terlepas dari kelebihannya terdapat juga kekurangan,
Karena tidak semua orang sebagai pelajar maupun mahasiswa dapat dengan mudah
untuk mengakses pembelajaran e-learning. Akses internet terbatas maupun akses
di setiap daerah yang tergolong masih pelosok tidak dapat secara maksimal untuk
menyerap kemanfaatan tersebut.
Intinya baik kelebihan maupun kekurangan tersebut dapat dipilah bagaimana cara
terbaik untuk meperolek akses utama yakni akses pendidikan demi tercapainya
pendidikan yang maksimal bagi seluruh masyarakat.

7
DAFTAR PUSTAKA

[Link]
pusat-pendidikan-dan-pelatihan-perpustakaan-nasional-ri
[Link]
[Link]
[Link]
kelebihan-dan-kekurangan-e-learning

Anda mungkin juga menyukai