0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
231 tayangan1 halaman

Metode CREATE dalam Pembelajaran Efisien

Metode CREATE mengusulkan penggabungan, pembalikan, penghilangan, penggantian, pemutaran, dan penguraian proses pembelajaran untuk meningkatkan efisiensi dan keterlibatan siswa. Contoh penerapannya termasuk kolaborasi antara mata pelajaran dan penggunaan teknologi dalam pembelajaran daring. Strategi ini bertujuan menciptakan variasi dalam proses belajar agar lebih menarik dan relevan.

Diunggah oleh

Iyos Nurhasanah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
231 tayangan1 halaman

Metode CREATE dalam Pembelajaran Efisien

Metode CREATE mengusulkan penggabungan, pembalikan, penghilangan, penggantian, pemutaran, dan penguraian proses pembelajaran untuk meningkatkan efisiensi dan keterlibatan siswa. Contoh penerapannya termasuk kolaborasi antara mata pelajaran dan penggunaan teknologi dalam pembelajaran daring. Strategi ini bertujuan menciptakan variasi dalam proses belajar agar lebih menarik dan relevan.

Diunggah oleh

Iyos Nurhasanah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Metode CREATE

Metode CREATE

Apakah ada proses kerja atau proses Menggabungkan dua atau lebih mata
pembelajaran yang bisa “digabungkan”, pelajaran ke dalam satu aktivitas
misalnya dari A dan B menjadi AB? pembelajaran tematik dapat
membuat proses belajar lebih
menarik dan relevan.
Contohnya: Matematika + Seni (AB):
matematika dan seni dikolaborasikan
untuk proyek seperti membuat
desain geometris. Siswa belajar
konsep geometri (luas, keliling)
sambil menggambar pola artistik
atau membuat karya seni 3D.
Apakah ada proses kerja atau proses Biasanya, guru menjelaskan materi
pembelajaran yang bisa “dibalik”, misalnya dari (A) lalu siswa mengerjakan tugas
A – B menjadi B - A? (B). Membaliknya menjadi siswa
menyiapkan dan menyampaikan
materi (B) sebelum guru memberikan
penjelasan mendalam (A) dapat
meningkatkan keterlibatan.
Apakah ada proses kerja atau proses Ya ada, dengan melihat kondisi
pembelajaran yang bisa “dihilangkan” ketika pembelajaran berlangsung,
(seluruhnya atau cuma sebagian), misalnya AB sehingga bisa meningkatkan efisiensi,
menjadi A sedangkan B dihilangkan atau dan menciptakan suasana yang
menjadi Ab (dengan B diperkecil menjadi b)? lebihdinamis.
Apakah ada proses kerja atau proses Ya, dengan teknologi yang
pembelajaran yang bisa “diganti” misalnya dari berkembang sekarang, murid kita
manual ke digital atau dari luring menjadi perkenalan dengan teknologi dalam
daring? pembelajaran, seperti pembelajran
bisa dilakukan secara daring oleh
guru ketika murid melakukan praktik
dirumah.

Apakah ada proses kerja atau proses Ya, dengan pembelajaran yang
pembelajaran yang bisa “diputar” misalnya dari fleksibel namun tetap
A – B – C menjadi A – C – B agar lebih efisien? memperhatikan tujuan pembelajaran
Apakah ada proses kerja atau proses Mengurai satu proses kerja atau
pembelajaran yang bisa “diurai” menjadi pembelajaran (misalnya P1) menjadi
beberapa proses yang baru, misalnya dari P1 beberapa proses baru (misalnya P11
diurai menjadi P11 dan P12? dan P12) adalah strategi efektif untuk
mengatasi suasana monoton di
sekolah. Dengan menguraikan
proses, dapat menciptakan variasi,
meningkatkan keterlibatan, dan
membuat tugas atau pembelajaran
terasa lebih terfokus serta bermakna.

Anda mungkin juga menyukai