Jakarta, 07 September
2019
Nomor : 064/[Link]/IX/2019
Lampiran : Photo Copy Surat Kuasa
Perihal : SOMASI
Kepada Yth.
Saudara Sihar Simatupang,
Jl. H. Saidi II No. 53 A Kelurahan Tanjung Barat,
Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Dengan hormat,
Kami yang bertandatangan di bawah ini: HUMISAR HOTLER TAMBUNAN,S.H.,M,H.,
PERTIN TAMBUNAN, S.H. dan DESLINA RAJAGUKGUK, S.H. adalah advokat-
advokat pada Kantor Hukum HUMISAR HOTLER TAMBUNAN & REKAN, beralamat
di Jl. Raden Saleh No. 20, Graha Tirtadi Lantai 5 Room 503, Jakarta Pusat 10330. Telp. 021-
3102 3950 E-mail: humisar@[Link], dalam hal ini bertindak berdasarkan
Surat Kuasa Khusus tanggal 14 Juni 2019. Oleh dan karenanya, untuk dan atas nama Eko
Frans Hardinata (selanjutnya disebut “Klien”) selaku Kuasa Hukum dengan ini
menyampaikan SOMASI (teguran) kepada Sdr. Sihar Simatupang, berdasarkan hal-hal
berikut :.
1. Bahwa Klien mengenal Saudara Sihar Simatupang (Tersomir) melalui Saudari Nunu
(Isteri saudara Sihar Simatupang) yang kebetulan Nunu dan Klien pernah sama-sama
bekerja di PT. Amsalindo Mahakarya, yang beralamat di Jakarta Selatan dan bahwa
Klien sering diajak oleh isteri Sdr. Sihar Simatupang ke rumah mereka.
2. Bahwa pada tahun 2018, Klien berhenti bekerja di PT. Amsalindo Mahakarya dan
selanjutnya, Klien bermaksud untuk bekerja sebagai supir kendaraan mobil aplikasi,
dalam hal ini Mobil Grab, maka untuk itu, Klien berencana membeli sebuah mobil secara
angsuran/kredit untuk digunakan bekerja.
3. Bahwa pada hari Sabtu, dalam bulan November 2018, Klien bersama isterinya bertemu
dengan Sihar Simatupang dan dalam sela-sela perbincangan dengan Sdr. Sihar
Simatupang, Klien mengutarakan niatnya untuk bekerja sebagai supir kendaraan mobil
aplikasi, dalam hal ini Mobil Grab. Maka untuk itu, Klien bermaksud membeli mobil
secara angsuran/kredit.
Page 1 of 3
4. Bahwa terhadap maksud Klien tersebut, Sdr. Sihar Simatupang menyatakan bisa
membantu Klien untuk membeli Mobil yang dimaksud, dan akhirnya Klien dan
Sdr. Sihar Simatupang bersepakat.
5. Bahwa untuk merealisasikan maksud Klien tersebut, pada tanggal 26 Desember 2018,
Klien kami telah menyerahkan uang sejumlah Rp.20.000.000,- (dua puluh juta rupiah)
kepada Sdr. Sihar Simatupang melalui Transfer atas nama yang bersangkutan
untuk uang muka (down payment) atas pembelian secara mencicil sebuah kendaraan roda
empat/mobil, merk Honda Brio. (copy rekening koran terlampir).
6. Bahwa setelah itu, Klien menunggu 2 (dua) minggu, Klien menghubungi Sdr. Sihar
Simatupang untuk menanyakan perihal mobil tersebut dan Sdr. Sihar Simatupang
menyatakan masih dalam proses. Bahwa saat itu, Sdr. Sihar Simatupang mengatakan
masih diperlukan Rp.5.000.000,- (lima juta rupiah) lagi untuk Biaya Pengurusan Surat-
Surat agar akhir Desember 2018 mobil yang dimaksud bisa digunakan Klien. Maka,
Klien menstranfer uang Rp.5.000.000,- (lima juta rupiah) kepada Sdr. Sihar Simatupang
(Copy transferan terlampir).
7. Bahwa setelah menstransfer biaya untuk pengurusan surat-surat tersebut, Klien
menghubungi lagi Sdr. Sihar Simatupang dan yang bersangkutan mengatakan kalau dia
di luar kota. Selanjutnya, Sdr. Sihar Simatupang mengatakan kalau mobil yang dimaksud
bisa diterima bulan Januari 2019.
8. Bahwa ketika bulan Januari 2019 tiba, Sdr. Sihar Simatupang tidak bisa lagi dihubungi
karena telepon Klien diblokir oleh Sdr. Sihar Simatupang demikian juga telepon
isterinya.
9. Bahwa pada bulan Maret 2019, Klien pernah bisa berkomunikasi dengan Sdr. Sihar
Simatupang dan ketika itu dia mengatakan TIDAK MAU BERTANGGUNG JAWAB
LAGI ATAS MOBIL TERSEBUT (ada bukti WA) dan SAUDARA SIHAR
SIMATUPANG MENGAKU ANAK JENDRAL SEHINGGA TIDAK MAU
MENGGANTI UANG KLIEN. Bahwa setelah bulan Maret 2019 itu, Klien tidak bisa
lagi berkomunikasi dengan Sihar Simatupang.
10. Bahwa perbuatan Sdr. Sihar Simatupang, sebagaimana diuraikan di atas, itu dapat
dikualifikasi sebagai perbuatan Penipuan dan/atau Penggelapan sebagaimana dimaksud
dalam Pasa 372 dan Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman 4
(empat) tahun penjara.
11. Meskipun demikian, upaya menempuh litigasi (dalam hal ini saudara Sihar Simatupang)
merupakan jalan terakhir, Ultimum Remedium. Oleh karenanya, Kami Kuasa Hukum
menggugat hati nurani Sdr. Sihar Simatupang untuk sukarela bertanggung jawab,
yaitu mengembalikan seluruh uang Klien yang telah saudara Terima.
Page 2 of 3
12. Terkait dengan poin 11 di atas, Kami Kuasa Hukum dengan ini menegur (mensomir)
Sdr. Sihar Simatupang untuk mengembalikan seluruh uang Klien yang seluruhnya
berjumlah Rp 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah) secara sekaligus dalam waktu
10 (sepuluh) hari terhitung dari tanggal surat ini atau persisnya paling lambat sampai
tanggal 17 September 2019. Apabila hingga waktu tersebut ternyata saudara Sihar
Simatupang tidak mengembalikan seluruh uang Klien, maka Kami selaku Kuasa Hukum
akan melakukan tuntutan hukum baik secara pidana maupun perdata.
Demikian surat Somasi (Teguran) ini disampaikan untuk dipahami dan dilaksanakan. Atas
perhatian dan kerjasama yang baik dari Saudara Sihar Simatupang Kami Kuasa Hukum
menghaturkan terimakasih.
Hormat Kami,
Kuasa Hukum
HUMISAR H. TAMBUNAN,S.H.M.H. PERTIN TAMBUNAN, S.H.
DESLINA RAJAGUKGUK, S.H.
Page 3 of 3