1.
Energi Kinetik
Energi kinetik adalah energi yang disebabkan oleh gerak suatu massa. Dengan kata lain,
energi kinetik ini bisa disebut dengan energi gerak. Selain itu, energi kinetik yang dimiliki
suatu benda sangat bergantung pada laju dan massa yang ada.
Energi kinetik bisa dihitung menggunakan rumus Ek=12 m.v. Dalam rumus itu, m berupa
massa benda dalam satuan kilogram dan v adalah laju dalam satuan meter per detik. Dengan
demikian, semakin besar kecepatan benda dalam bergerak, maka semakin energi yang
dimiliki semakin besar juga.
Jika ingin melihat contoh energi kinetik, kamu bisa melihatnya ketika mobil sedang berjalan.
Selain itu, laju pada mobil yang berjalan akan berbeda dengan laju pada kereta api, mengapa
begitu? Hal ini dikarenakan kereta api mempunyai jumlah massa yang lebih banyak daripada
massa yang ada pada mobil.
Bukan hanya itu, seseorang yang sedang berjalan atau berlari terdapat energi kinetik
didalamnya.
2. Energi Potensial
Energi potensial adalah energi yang ada pada suatu benda karena adanya pengaruh tempat
dari benda tersebut atau letak benda itu berada dalam medan gaya. Energi potensial ini bisa
disebut juga dengan energi diam. Kok bisa energi diam? Karena benda yang dalam keadaan
diam sudah dapat mempunyai energi.
Jika suatu benda itu bergerak dan mengalami perubahan, maka sudah terjadi perubahan
energi potensial menjadi energi gerak. Energi potensial itu sendiri memiliki dua jenis, yaitu
energi potensial gravitasi dan energi potensial pegas.
a) Energi potensial gravitasi
Energi potensial gravitasi adalah energi yang ada pada suatu benda karena kedudukannya ada
di permukaan bumi. Salah satu contoh dari energi potensial gravitasi, yaitu air terjun. Hal ini
dikarenakan air terjun mengalir dari kedudukan tinggi ke kedudukan rendah.
b) Energi potensial elastis
Energi potensial elastis ini hanya ada pada benda-benda yang mempunyai sifat elastis. Energi
potensial elastis adalah energi yang terjadi diakibatkan oleh kecenderungan suatu benda
untuk berada di posisi awal.
Salah satu contoh dari energi potensial elastis, yaitu busur panah. Busur panah yang
direntangkan akan kembali pada posisi semula atau posisi awal.
3. Energi Cahaya
Energi cahaya adalah energi yang dapatkan memancarkan cahaya. Energi cahaya ini bisa
kamu lihat pada lampu, api, dan matahari. Matahari adalah sumber energi cahaya terbesar.
Lampu bisa dikatakan sebagai salah satu contoh energi cahaya buatan atau energi cahaya
yang dihasilkan dari perubahan energi listrik. Lampu itu sendiri merupakan suatu benda yang
dapat menggantikan peran matahari, mengapa begitu? Jika tidak ada lampu, maka kita akan
sangat bergantung pada matahari sebagai sumber utama cahaya.
Adapun energi cahaya yang disimpan dalam sebuah sel surya untuk dijadikan sebagai energi
listrik. Sel surya itu sendiri adalah perangkat atau alat yang dapat mengubah energi cahaya
menjadi energi listrik.
Penggunaan sel surya merupakan salah satu cara untuk menjaga keberlangsungan bumi.
Dengan pemakaian sel surya dapat mengurangi polusi udara dan pemanasan global. Oleh
karena itu, kamu jangan pernah ragu untuk memasang sel surya di rumah kamu.
4. Energi Listrik
Energi listrik adalah energi yang mengalirkan arus listrik pada suatu benda. Energi listrik ini
bisa dikatakan salah satu energi yang tidak bisa dipisahkan dari manusia terutama pada
zaman yang sudah modern. Salah satu alat atau perangkat yang tidak bisa lepas dari energi
listrik adalah ponsel yang saat ini mungkin kamu genggam.
Bahkan, energi listrik juga dibutuhkan dalam dunia industri, salah satunya adalah pabrik-
pabrik yang ketika berproduksi sangat bergantung pada mesin-mesinnya yang dapat berjalan
jika ada listrik. Contoh-contoh dari energi listrik, seperti komputer, televisi, eskalator, lift dan
lain-lain.
Pembangkit listrik adalah sumber utama energi listrik. Pembangkit listrik bisa menghasilkan
arus listrik yang sangat besar. Dari arus listrik yang besar itulah energi listrik akan disebarkan
ke penduduk, pabrik-pabrik, rumah sakit, dan lain-lain.
Pada dasarnya ada beberapa pembangkit energi listrik, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air
(PLTA), Pembangkit Listrik Tenaga UAP (PLTU), Pembangkit Tenaga Surya (PLTS),
Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG), Pembangkit Listrik Tenaga Diesel, Pembangkit
Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP),
Pembangkit Listrik Tenaga Angin atau Bayu (
PLTB).
5. Energi Bunyi
Energi bunyi adalah energi yang dapat menghasilkan suatu bunyi atau suara. Pada umumnya,
energi bunyi akan muncul ketika ada energi gerak. Contohnya bisa kita lihat pada sebuah
lonceng, lonceng tidak akan mengeluarkan bunyi ketika tidak bergerak.
Contoh lain dari adanya energi gerak pada energi bunyi, yakni saat kamu bermain gitar dan
biola Kamu akan menggerakkan alat musik itu untuk menghasilkan bunyi. Selain itu, energi
bunyi bisa kamu dengar saat kamu sedang berenang.
Setelah mengetahui contoh energi bunyi maka bisa dikatakan bahwa energi bunyi dapat
merambat melalui udara, zat padat, dan zat cair. Namun, energi bunyi ini tidak akan dapat
merambat melalui ruang hampa udara.
6. Energi Kimia
Energi kimia adalah energi yang diserap pada reaksi kimia selama penguraian atau
pembentukan senyawa. Tahukah kamu bahwa di dalam makanan terkandung energi kimia?
Energi kimia yang tersimpan di dalam tubuh biasanya karbohidrat, lemak, dan protein.
Semua zat-zat gizi tersebut akan diolah dan diuraikan di dalam tubuh menjadi asam lemak,
gula, gliserol, dan asam amino. Dari hasil penguraian inilah energi yang dikemas dalam
bentuk ATP.
ATP adalah zat kimia yang berfungsi sebagai tempat menyimpan energi sebelum digunakan.
Selain pada makanan, energi kimia bisa kamu lihat pada baterai, aki kendaraan, bensin, batu
bara, minyak tanah, dan lain-lain.
Dengan demikian, manusia membutuhkan asupan gizi yang seimbang karena jika tidak
seimbang, maka asupan energi yang dimiliki akan tidak seimbang juga. Jadi, sudahkah kamu
makan makanan dengan gizi yang seimbang?
7. Energi Panas
Energi panas adalah suatu energi yang berasal dari panasnya suatu benda. Biasanya energi
panas ini juga dikenal dengan “kalor”. Pada dasarnya energi panas ini sudah bisa kamu lihat
dan rasakan ketika berada di bawah matahari.
Namun, contoh energi panas bukan hanya matahari, tetapi masih ada contoh lainnya, seperti
api, minyak bumi, batu bara, dan panas bumi. Setiap contoh dari energi panas itu berasal dari
berbagai macam sumber serta mempunyai fungsi yang berbeda-beda.
Meskipun energi ini panas, tetapi masih bisa memberikan banyak manfaat, salah satu manfaat
yang dapat dirasakan adalah dengan energi panas matahari, maka pakaian yang dijemur akan
cepat kering.
8. Energi Angin
Energi angin adalah energi yang berasal dari angin. Energi angin bisa dikatakan sebagai
energi yang sudah disediakan oleh alam. Bahkan sudah sejak 3.500 SM, energi angin sudah
digunakan terutama dalam berlayar.
Setelah itu pada tahun sekitar 700 M, ada yang namanya kincir angin. Bahkan, zaman yang
semakin maju, membuat energi angin digunakan untuk pembangkit listrik. Perubahan energi
terjadi dengan memakai alat yang namanya turbin angin atau kincir angin.
Perubahan Energi
Sebenarnya, energi itu selalu hadir atau selalu ada dalam kehidupan sehari-hari manusia.
Kehadiran energi pada yang ada disekitar manusia bentuknya sangat [Link] dari
energi kimia, energi listrik, dan energi-energi lainnya.
Hal yang perlu diketahui tentang energi adalah bentuk energi bisa berubah dari bentuk satu ke
bentuk lainnya. Perubahan bentuk energi disebut juga dengan “konversi energi”. Untuk lebih
jelasnya mari kita simak perubahan energi yang biasa terjadi.
1. Perubahan energi potensial menjadi energi gerak dan energi bunyi
Mengapa buah yang jatuh bisa menghasilkan gerak dan bunyi? Pertanyaan itu terkadang
terbesit dipikiran kita. Dengan kata lain, jatuhnya buah dari pohonnya termasuk ke dalam
energi potensial.
Dalam hal ini, energi potensial dimiliki oleh buah yang belum jatuh ke tanah atau masih
tergantung di pohon. Energi potensial ini akan berubah menjadi energi gerak atau kinetik
ketika buah yang tergantung di pohon jatuh ke dasar atau tanah.
Ketika buah itu sudah sampai tanah akan menghasilkan suara atau bunyi. Bunyi itu berasal
dari hantaman atau benturan yang terjadi antara buah dan tanah atau dasar.
Dengan demikian, proses jatuhnya buah dari pohonnya, dapat dikatakan sebagai perubahan
energi antara energi potensial menjadi energi gerak dan energi bunyi.
2. Perubahan energi kimia menjadi energi listrik dan energi gerak
Semasa anak-anak kamu pernah bermain mobil-mobilan yang dapat bergerak jika ada
baterainya? Saat kamu memainkan mobil-mobilan itu, maka akan terjadi perubahan energi.
Dalam hal ini perubahan energi yang terjadi, yaitu energi kimia berubah menjadi energi
listrik dan energi gerak.
Perubahan energi ini, terjadi ketika baterai yang dipasang pada mobil-mobilan. Energi kimia
pada baterai yang sudah dipasang di mobil-mobilan akan berubah menjadi energi listrik.
Energi listrik ini akan muncul ketika mobil-mobilan itu sudah dihidupkan (on).
Setelah mobil-mobilan sudah dihidupkan, maka mobil-mobilan itu akan bergerak atau
berjalan. Dengan kata lain, terjadi perubahan energi listrik menjadi energi gerak. Dari energi
gerak inilah anak-anak akan senang bermain mobil-mobilan.
Jadi, bisa dikatakan bahwa pada mainan mobil-mobilan yang menggunakan baterai, terjadi
perubahan energi kimia menjadi energi listrik, dan energi listrik diubah lagi menjadi energi
gerak.
3. Perubahan energi kinetik menjadi energi bunyi
Apakah kamu pernah bermain gitar atau melihat orang lain bermain gitar? Pada saat
memainkan atau memetik senar gitar pasti akan menghasilkan bunyi yang merdu dan
harmonis. Suara atau bunyi yang berasal dari petikan senar gitar merupakan salah satu
perubahan energi yang terjadi.
Dalam hal ini perubahan energi yang terjadi, yaitu energi kinetik diubah menjadi energi
bunyi. Jika dijelaskan secara sederhana, senar gitar ketika dipetik pasti akan bergetar atau
bergerak, hal ini dinamakan energi kinetik. Dari energi kinetik ini akan menghasilkan atau
mengeluarkan bunyi yang berasal dari petikan gitar.
Meskipun, petikan gitar bisa menghasilkan bunyi, bukan berarti bisa dimainkan secara asal-
asalan, dibutuhkan keterampilan atau keahlian dalam memainkan gitar. Dengan keahlian
bermain gitar, bunyi atau suara yang dihasilkan akan enak untuk didengar.
4. Perubahan energi listrik menjadi energi cahaya
Energi listrik sudah menjadi hal yang utama dan penting dalam kehidupan sehari-hari.
Bahkan dari bangun tidur hingga tidur lagi, manusia tidak bisa lepas dari yang namanya
energi listrik.
Banyak sekali perubahan pada energi listrik, salah satunya saat kita menyalakan lampu.
Pernahkah kamu berpikir bagaimana lampu itu bisa menyala? Pada proses nyalanya lampu
terjadi perubahan energi. Dalam hal ini, energi listrik berubah menjadi energi cahaya.
Ketika kamu mengubah sakelar lampu menjadi posisi on, maka lampu akan menyala. Lampu
yang menyala akan menerangi sebuah ruangan yang kurang cahaya. Pada saat itulah, lampu
disambungkan ke energi listrik sehingga dapat menghasilkan cahaya.
Pada umumnya, besarnya energi yang keluar (cahaya) pada lampu sama dengan besarnya
energi yang masuk (listrik). Jadi, terang atau tidaknya cahaya pada lampu tergantung dari
kondisi listrik yang masuk pada lampu.