Distribusi Normal
PUTRI AZIZATUN HIDAYATI
Mengapa penting?
1. Kebanyakan data memiliki sebaran normal
atau hampir menyebar normal
2. Apabila data tidak menyebar normal, namun
jika diambil data dalam jumlah besar,
sampling distribution akan menyebar
mendekati normal (Teorema Limit Pusat)
3. Banyak distribusi dari variabel diskret yang
dihitung dengan menggunakan pendekatan
distribusi normal (Ex : Binomial, Poisson)
Perkenalan….
Karakteristik :
1. Berbentuk seperti lonceng
2. Simetris
3. Memiliki 2 parameter, yaitu 𝜇 dan 𝜎
4. Peluang dengan jarak 𝑎 kali standar
deviasi (𝑎𝜎 ) dari mean 𝜇 adalah
sama untuk semua distribusi
normal.
5. Puncak berada pada satu titik, yaitu
pada mean, modus, dan median
yang nilainya sama
Distribusi Normal
Sifat lain:
1. Luas seluruh daerah di bawah kurva
Sifat: adalah 1 (domain: −∞ < 𝑥 < ∞)
𝐸 𝑋 =𝜇 2. Mean=median=modus
𝑉𝑎𝑟 𝑋 = 𝜎 2 3. Memiliki 1 modus
4. Kurva simetris pada 𝜇
5. Semakin besar 𝜎, kurva semakin
lebar
Peranan Mean dan Varian
Varian sama, mean
berbeda
Varian beda, mean
sama
Normal Standar
Normal standar atau
normal baku adalah
distribusi normal yang
memiliki parameter
mean 𝜇 = 0 dan 𝜎 = 1
Peluang dalam Distribusi Normal
𝑋~𝑁𝑜𝑟𝑚𝑎𝑙 𝜇, 𝜎 2
Distribusi normal, termasuk ke 𝑃 𝑋 = 𝑎 = 0, 𝑎 adalah suatu konstanta
dalam distribusi untuk variabel 𝑥
kontinu. Sehingga, hanya dapat 𝑃 𝑋<𝑥 =𝑃 𝑋≤𝑥 = 𝑓(𝑥) 𝑑𝑥
−∞
dicari peluang kumulatifnya. 𝑃 𝑋 >𝑥 =1−𝑃 𝑋 ≤𝑥
𝑃 𝑎 <𝑋 <𝑏 =𝑃 𝑋 <𝑏 −𝑃 𝑋 <𝑎
Standardisasi
𝑋~𝑁𝑜𝑟𝑚𝑎𝑙 𝜇, 𝜎 2 𝑍~𝑁𝑜𝑟𝑚𝑎𝑙(0,1)
𝑆𝑡𝑎𝑛𝑑𝑎𝑟𝑑𝑖𝑠𝑎𝑠𝑖
𝑋−𝜇 Skor z
𝑍=
𝜎
Tujuan : Mengubah data yang menyebar distribusi Normal
dengan mean 𝜇 dan standar deviasi 𝜎 menjadi menyebar
normal standar.
Contoh
Misalkan :
Nilai ujian SAT diketahui menyebar distribusi normal dengan
mean 𝜇 = 500 dan standar deviasi 𝜎 = 100 . Seseorang
mendapat skor nilai 650 dalam ujian SAT tersebut.
a. Berapa kali standar deviasi nilai tersebut dari nilai mean?
b. Berapa persen orang yang mendapat nilai di atas orang
tersebut?
Peluang dalam Distribusi Normal
Step :
a. 𝑋 : Skor nilai SAT 1. Jika diketahui 𝑋~𝑁 𝜇, 𝜎
ubah ke dalam skor 𝑧
𝑋~𝑁𝑜𝑟𝑚𝑎𝑙 𝜇 = 500, 𝜎 = 100 2. Cari 𝑃 𝑍 < 𝑧 = 𝑃(𝑍 ≤ 𝑧)
dengan excel atau tabel
𝑥 = 650 normal standar atau
kalkulator
𝑥−𝜇 (650 − 500) 150
𝑧= = = = 1.5
𝜎 100 100
Skor SAT orang tersebut adalah 1.5 kali standar deviasi diatas nilai meannya
b. 𝑃 𝑋 > 650 = 𝑃 𝑍 > 1.5 = 1 − 𝑃 𝑍 ≤ 1.5 = 1 − 0.9332 = 0.0668
Sumber
Agresti A., Franklin C., and Klingenberd B., 2018. Statistics: The Art and Sciences
of Learning from Data Fourth Edision. Pearson. England
Daniel W., Cross C., 2013. Biostatistics: A Foundation for Analysis in the Health
Sciences Tenth Edision. John Wiley & Sons.
Terimakasih~