0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan3 halaman

Skrining Hipertensi di Posyandu Keluarga

Dokumen ini menjelaskan prosedur skrining hipertensi di Posyandu Keluarga untuk penduduk usia ≤ 15 tahun, dilaksanakan minimal sebulan sekali oleh petugas menggunakan tensimeter dan stetoskop. Tujuannya adalah meningkatkan mutu layanan Puskesmas Pakisaji dengan mengikuti langkah-langkah yang telah ditetapkan. Terdapat juga kebijakan dan referensi yang mendukung pelaksanaan skrining ini.

Diunggah oleh

fenny noviana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan3 halaman

Skrining Hipertensi di Posyandu Keluarga

Dokumen ini menjelaskan prosedur skrining hipertensi di Posyandu Keluarga untuk penduduk usia ≤ 15 tahun, dilaksanakan minimal sebulan sekali oleh petugas menggunakan tensimeter dan stetoskop. Tujuannya adalah meningkatkan mutu layanan Puskesmas Pakisaji dengan mengikuti langkah-langkah yang telah ditetapkan. Terdapat juga kebijakan dan referensi yang mendukung pelaksanaan skrining ini.

Diunggah oleh

fenny noviana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SKRINING HIPERTENSI DI POSYANDU

KELUARGA
No. Dokumen : 400.7/710/SOP-
UKP/[Link]/2024
SOP No. Revisi : 000
Tgl. Terbit : 6 Mei 2024
Halaman : 1 dari 3

UPT Prima Puspito Rini


PUSKESMAS WAGIR NIP.19710513200642024

1. Pengertian : Skrining Hipertensi adalah pengukuran tekanan darah pada sasaran


penduduk usia ≤ 15 tahun dengan frekuensi minimal 1 kali setiap bulan
yang dilaksanakan oleh petugas di Posyandu Keluarga dengan
menggunakan tensimeter dan stetoskop.
2. Tujuan : Sebagai acuan penerapan Langkah-langkah skrining hipertensi di
Posyandu Keluarga dalam rangka peningkatan mutu dan kinerja
Puskesmas Pakisaji.
3. Kebijakan : Keputusan Kepala UPT Puskesmas Pakisaji Kabupaten Malang
Nomor : 400.7/03/SK/[Link]/2024 tanggal 2 Mei 2024 tentang
Penyelenggaran Integrasi Layanan Primer di UPT Puskesmas Pakisaji
Kabupaten Malang.
4. Referensi : 1. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
HK.01.07/MENKES/2015/2023 tentang Petunjuk Teknis Integrasi
Pelayanan Kesehatan Primer
2. Indonesia Care Pathway Direktorat Pelayanan Kesehatan Primer
Ditjen Kemenkes Tahun 2023
3. Panduan Praktik Klinik (PPK) bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan
Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) oleh Kementerian Kesehatan RI
Tahun 2022
5. Prosedur 1. Petugas meja 1 memanggil pasien sesuai nomor urut pasien dan
melakukan pendaftaran, identifikasi awal, bila terdapat pasien
kebutuhan khusus maka didahulukan
2. Petugas meja 1 memastikan bahwa pasien layak untuk dilakukan
skrining hipertensi.
3. Petugas meja 2 melakukan penimbangan berat badan, pengukuran
tinggi badan, pengukuran lingkar perut dan pengukuran tekanan
darah dengan menggunakan tensimeter.
4. Petugas meja 3 mencatat hasil pengukuran dan melakukan
interpretasi :
SKRINING HIPERTENSI DI
POSYANDU KELUARGA
No. Dokumen : 400.7/710/SOP-
UPT UKP/[Link]/ Prima Puspito Rini
PUSKESMAS WAGIR 2024 NIP.19710513200642024
SOP No. Revisi : 000
Tgl. Terbit : 6 Mei 2024
Halaman : 2 dari 3
5. Petugas meja 4 melakukan penyuluhan :
a. Hasil pengukuran atau pemeriksaan Normal atau Normal Tinggi :
pertahankan gaya hidup sehat dan Upaya Berhenti Merokok
(UBM) serta koordinasi dengan kader untuk melakukan
pemantauan.
b. Hasil Hipertensi : pemberian rujukan ke Puskesmas untuk
pemeriksaan penunjang lebih lanjut dan menentukan faktor risiko
stroke dan faktor risiko jantung.
6. Petugas meja 5 melakukan validasi dan sinkronisasi data hasil
interpretasi dari pengukuran skrining Hipertensi tersebut untuk
Menyusun rencana tindak lanjut seperti kunjungan rumah.

6 Diagram
Alir
Meja 1 memanggil pasien sesuai
urutan, pendaftaran, identifikasi awal,
bila berkebutuhan khusus didahulukan

memastikan bahwa pasien layak untuk dilakukan


skrining hipertensi.

meja 2 melakukan penimbangan berat badan,


pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar perut dan
pengukuran tekanan darah dengan menggunakan
tensimeter.

meja 3 mencatat hasil pengukuran dan melakukan


interpretasi

meja 4 melakukan penyuluhan


SKRINING HIPERTENSI DI
POSYANDU KELUARGA
No. Dokumen : 400.7/710/SOP-
UPT UKP/[Link]/ Prima Puspito Rini
PUSKESMAS WAGIR 2024 NIP.19710513200642024
SOP No. Revisi : 000
Tgl. Terbit : 6 Mei 2024
Halaman : 3 dari 3

Normal/Normal Tinggi Hipertensi

Edukasi pertahankan
gaya hidup sehat dan Rujuk ke
Upaya Berhenti Puskesmas
Merokok (UBM)

Anjuran kontrol dan koordinasi


dengan kader untuk
pemantauan

meja 5 melakukan validasi dan sinkronisasi


data hasil interpretasi dari pengukuran
skrining Hipertensi tersebut untuk Menyusun
rencana tindak lanjut seperti kunjungan
rumah.

7. Unit : Klaster 2, Klaster 3, Klaster 4, Lintas Klaster


Terkait

Anda mungkin juga menyukai