0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan29 halaman

Penerapan Model PBL untuk IPS SD

Dokumen ini membahas pentingnya peningkatan kualitas pendidikan melalui perbaikan proses belajar mengajar, khususnya dalam mata pelajaran IPS di SDN 006 Teluk Sejuah. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang sebelumnya rendah. Identifikasi masalah mencakup rendahnya pemahaman siswa, kurangnya penguasaan kelas, dan kurangnya minat belajar, yang memerlukan upaya perbaikan dalam metode pengajaran dan pengelolaan kelas.

Diunggah oleh

ricky
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan29 halaman

Penerapan Model PBL untuk IPS SD

Dokumen ini membahas pentingnya peningkatan kualitas pendidikan melalui perbaikan proses belajar mengajar, khususnya dalam mata pelajaran IPS di SDN 006 Teluk Sejuah. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang sebelumnya rendah. Identifikasi masalah mencakup rendahnya pemahaman siswa, kurangnya penguasaan kelas, dan kurangnya minat belajar, yang memerlukan upaya perbaikan dalam metode pengajaran dan pengelolaan kelas.

Diunggah oleh

ricky
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


Pendidikan adalah proses yang mengalirkan segala potensi alami
yang dimiliki oleh anak didik (Ki Hajar Dewantara). Tujuan dari pendidikan
adalah agar mereka dapat meraih keamanan dan kebahagiaan setinggi-
tingginya sebagai bagian dari masyarakat dan sebagai manusia. Untuk
mencapai tujuan pendidikan nasional Indonesia, salah satunya adalah
dengan meningkatkan kualitas pendidikan. Kualitas pendidikan dapat
diukur melalui hasil belajar peserta didik. Salah satu cara untuk
meningkatkan kualitas pendidikan adalah dengan memperbaiki proses
belajar mengajar. Proses belajar mengajar pada dasarnya merupakan
hubungan timbal balik antara guru dan siswa dalam situasi belajar. Oleh
karena itu, seorang guru perlu memiliki kesabaran, ketekunan, dan pikiran
yang terbuka dalam mengajar, serta mampu memilih metode yang sesuai
agar siswa dapat mencapai hasil belajar yang optimal.
Di dalam Undang-undang RI No. 20 Tahun 2003, dijelaskan bahwa
pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan
suasana belajar serta proses pembelajaran agar peserta didik dapat aktif
mengembangkan potensi dirinya. Dengan Tujuan memiliki kekuatan
spiritual keagamaan, pengendalian diri, kecerdasan, kepribadian,
keterampilan, serta akhlak yang mulia untuk dirinya, bangsa, masyarakat,
serta negara.
Mata pelajaran IPS pada tingkat Sekolah Dasar masih dalam
pembelajaran terpadu, berbeda dengan tingkat SMP dan SMA. Pelajaran
IPS di sekolah dasar hanya ada pada kelas IV sampai kelas VI. Untuk itu,
guru di Sekolah Dasar harus bisa menyesuaikan konsep pembelajaran IPS
dan karakteristik siswa itu sendiri dalam melakukan proses pembelajaran.
Penyesuaian ini penting agar proses pembelajaran IPS dapat disampaikan
dengan cara yang sesuai dengan usia dan perkembangan kognitif siswa di
sekolah dasar. Dengan demikian, pembelajaran IPS dapat lebih mudah
dipahami dan diterima oleh siswa, serta mendukung tujuan pendidikan
nasional dalam mengembangkan pemahaman sosial dan kewarganegaraan
sejak dini.
Pada hari Senin, tanggal 28 Oktober 2024, pembelajaran IPS telah
dilaksanakan di kelas IV SDN 006 Teluk Sejuah, Kecamatan Kelayang,
dengan menggunakan metode ceramah, yang umumnya diterapkan oleh
banyak guru. Namun, proses pembelajaran tersebut belum mencapai hasil
yang optimal, terlihat dari 9 siswa yang memperoleh nilai di bawah
KKM, sementara hanya 4 siswa yang berhasil mencapai KKM. Dari 13
siswa yang mengikuti pembelajaran tersebut, sebagian besar belum
menunjukkan hasil yang sesuai dengan harapan.
Oleh karena itu, untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran,
peneliti memutuskan untuk menerapkan Upaya Meningkatkan Penerapan
Model PBL Menggunakan Media Gambar Untuk Meningkatkan Hasil
Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Materi Alat Transportasi Kelas
IV SDN 006 Teluk Sejuah. Diharapkan dengan metode ini, proses
pembelajaran dapat diperbaiki, dan pemahaman siswa terhadap materi IPS
dapat meningkat.
1. Identifikasi Masalah
Salah satu tujuan utama dalam pengajaran adalah meningkatkan
prestasi belajar siswa. Namun, hasil evaluasi yang dilakukan selama
pembelajaran IPS di kelas IV SD Negeri 006 Teluk Sejuah, Kecamatan
Kelayang, menunjukkan bahwa dari 13 siswa, 9 siswa (69%) belum
mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan
sebesar 71. Salah satu faktor penyebabnya adalah rendahnya partisipasi
siswa dalam proses pembelajaran, terutama dalam mengajukan
pertanyaan atau menyampaikan pendapat. Dari 13 siswa, hanya 4 siswa
(31%) yang aktif berinteraksi dengan bertanya atau mengemukakan
pendapat selama pembelajaran berlangsung. Kondisi ini menunjukkan
perlunya upaya untuk meningkatkan keterlibatan siswa agar proses
pembelajaran dapat lebih efektif dan mencapai tujuan yang diinginkan.
Berdasarkan analisis terhadap kondisi pembelajaran di SD Negeri
006 Teluk Sejuah, terdapat beberapa masalah utama yang mempengaruhi
proses belajar mengajar di sekolah tersebut. Adapun identifikasi masalah
tersebut adalah sebagai berikut:
a. Rendahnya Pemahaman Anak dalam Proses Pembelajaran
b. Kurangnya Penguasaan Kelas
c. Proses dan Hasil Pembelajaran Belum Maksimal
2
d. Kurangnya Minat Belajar Siswa

2. Analisis Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah yang terjadi di SD Negeri 006
Teluk Sejuah, ditemukan beberapa permasalahan utama dalam proses
pembelajaran, yaitu:
a. Rendahnya Pemahaman Anak dalam Proses Pembelajaran dikarenakan
siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi pelajaran yang
disampaikan. Hal ini tercermin dari hasil evaluasi yang menunjukkan bahwa
banyak siswa yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM),
sehingga pemahaman mereka terhadap materi yang diajarkan masih kurang.
b. Kurangnya Penguasaan Kelas dikarenakan guru cenderung menggunakan
metode pengajaran yang konvensional, seperti tanya jawab, ceramah, dan
penugasan, yang dirasa kurang efektif untuk menguasai kelas dan
melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Metode ini
membuat banyak siswa menjadi pasif dan tidak terlibat secara maksimal
dalam kegiatan belajar.
c. Proses dan Hasil Pembelajaran Belum Maksimal dikarenakan proses
pembelajaran tidak berjalan secara optimal karena guru tidak
menyampaikan dengan jelas tujuan pembelajaran yang harus dicapai.
Akibatnya, siswa tidak memiliki pemahaman yang jelas mengenai apa yang
harus mereka capai dalam pembelajaran tersebut, sehingga hasil belajar pun
tidak maksimal.
d. Kurangnya Minat Belajar Siswa dikarenakan banyak siswa yang kurang
menunjukkan minat untuk belajar, yang disebabkan oleh kurangnya
kreativitas guru dalam merancang kegiatan pembelajaran yang menarik.
Selain itu, penggunaan media pembelajaran yang terbatas juga
mempengaruhi minat siswa dalam mengikuti pembelajaran, sehingga
mereka cenderung kurang termotivasi.
Identifikasi masalah ini menunjukkan perlunya upaya perbaikan
dalam metode pengajaran, pengelolaan kelas, serta peningkatan kreativitas
guru dalam merancang kegiatan pembelajaran yang lebih menarik dan
efektif. Dengan demikian, diharapkan proses dan hasil pembelajaran dapat
diperbaiki, dan minat serta pemahaman siswa terhadap materi pelajaran
dapat meningkat.

3
3. Alternatif dan prioritas pemecahan masalah
Pendidikan adalah salah satu faktor utama yang memengaruhi
kemajuan suatu negara, terutama kualitas pendidikan di negara tersebut.
Oleh karena itu, peningkatan kualitas pendidikan perlu dilakukan secara
menyeluruh di setiap jenjang pendidikan di Indonesia. Jenjang pendidikan
ditentukan berdasarkan tingkat perkembangan, kemampuan, dan tujuan
yang ingin dicapai oleh siswa. Di Indonesia, jenjang pendidikan formal
meliputi pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.
Pendidikan di tingkat sekolah dasar memiliki peran yang sangat penting
untuk kelanjutan proses pendidikan di jenjang berikutnya. Sekolah dasar
juga memegang peranan sentral yang tidak bisa digantikan dalam menggali
potensi serta mengembangkan keterampilan yang dimiliki oleh setiap
peserta didik.
Berdasarkan masalah yang terjadi selama proses pembelajaran di
kelas IV SDN 006 Teluk Sejuah Kecamatan Kelayang, saya sebagai peneliti
merasa perlu untuk melakukan upaya perbaikan guna meningkatkan
hasil belajar siswa. Hal ini dikarenakan rendahnya motivasi belajar siswa
dapat memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap perkembangan
akademik dan prestasi mereka.
Penerapan Model Pembelajaran PBL dengan Fokus pada
Peningkatan Keterlibatan Siswa PBL adalah model pembelajaran yang
sangat efektif untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran
aktif. Dengan melibatkan siswa dalam diskusi dan pemecahan masalah
nyata, mereka dapat lebih mudah memahami konsep-konsep sulit dalam
mata pelajaran IPS. Penggunaan Media Gambar yang Relevan untuk
Meningkatkan Visualisasi dan Pemahaman dikarenakan media gambar
sangat efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa, terutama dalam
materi yang melibatkan benda-benda konkret seperti alat transportasi.
Gambar dapat membantu siswa mengasosiasikan informasi dengan visual
yang mereka lihat, memperkuat ingatan dan pemahaman mereka.
Berdasarkan Penelitian terkait yang dilakukan oleh Santalia
Veronika Br Perangin-angin , Dicky Aprianto dan Hedwigis Dian
Permatasari (2024) yang berjudul Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Menggunakan Model PBL dengan Menggunakan Media Gambar di
Fase C Kelas V SDN 106821 Bandar Baru diperoleh hasil penelitian
4
menunjukkan adanya peningkatan dari aspek observasi P3 siklus 1
dengan rata-rata 60% dan meningkat di siklus 2 dengan rata-rata 70%.
Sedangkan dalam aspek dalam siklus 1 menghasilkan nilai rata-rata
73,75 dan siklus 2 menghasilkan nilai rata-rata 88,75. Dapat disimpulkan
bahwa model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar dan
mengembangkan karakter siswa.
Penelitian yang sebanding dilakukan oleh Meysin Odela, Asih
Asriyanti, Moh Salimi dan Faridatul Akaddiyah (2024) dengan judul
“Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik dengan Model
Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Multimedia
pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SD Negeri Pasarkliwon” di dapat
hasil belajar peserta didik pada siklus I diketahui pada pretest sebesar
45,76% dan post test sebesar 69,55%, dan mengalami kenaikan pada siklus
II pretest sebesar 82,9% dan post test sebesar 83,8%. Jadi tingkat ketuntasan
hasil belajar peserta didik dari siklus I dan siklus II terjadi peningkatan
16,7%, maka target yang diinginkan telah tercapai untuk ketuntasan hasil
belajar peserta didik, karena pada akhir siklus telah mencapai sesuai target
yang ditentukan yaitu 75%.
Senada dengan penelitian dilaksanakan oleh Pipit Gebyar
Ningartuti, Fine Reffiane, Istiqomah dan Joko Sulianto (2024) yang
berjudul Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan
Media Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS tentang Interaksi
Manusia dengan Lingkungan pada Siswa Kelas V SDN 2 Kalibening
Tahun Ajaran 2022/2023. Berdasarkan analisis data didapatkan hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar IPAS
setelah menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL)
berbantuan media audio visual. Pada siklus 1 menunjukkan nilai N-Gain
hasil belajar peserta didik sebesar 0,6 dengan kategori sedang. Pada siklus
2 terjadi peningkatan nilai N-Gain hasil belajar menjadi 0,8 dengan katagori
tinggi. Persentase ketuntasan peserta didik pada tahap siklus 1 yaitu 57%
naik menjadi 96% pada siklus 2, mengakibatkan peningkatan ketuntasan
hasil belajar sebesar 39%. Dari temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa
menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang
didukung oleh media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar
IPAS siswa kelas IV Sekolah Dasar.
5
Hasil penelitian yang serupa juga telah dilakukan oleh Alya Hasna
Afifah dan Arifin Muslim (2024) melalui karya yang berjudul Upaya
Meningkatkan Prestasi Belajar Dan Rasa Percaya Diri Siswa Melalui
Model PBL Berbantu Media Edu-Picture pada Materi Indonesiaku
Kaya Budaya Kelas IV SD Negeri 2 Pandak di mana hasil pra siklus
menunjukkan hanya 3 peserta didik yang tuntas mencapai KKTP. Hasil
penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan rasa percaya diri peserta
didik kelas IV SDN 2 Pandak. Hasil penelitian menunjukkan (1) Pada
prestasi belajar siklus 1 presentase ketuntasan belajar mencapai 71%
kemudian pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 86%. (2) Rasa
percayadiri peserta didik juga mengalami kenaikan yaitu pada siklus I
sebesar 47% kemudian pada siklus II percaya diri peserta didik meningkat
menjadi 78,5%. Dengan adanya kenaikan tersebut dan telah tercapainya
indikator keberhasilan maka penggunaan model problem based learning
berbantu media edu-picture dapat meningkatkan prestasi belajar dan rasa
percaya diri siswa.
Selain itu penelitian ini juga telah dilakukan Febyranti1 dan Ignatia
Esti Sumarah (2024) dalam penelitian berjudul Peningkatan Sikap
Disiplin dan Hasil Belajar Materi Hak-Kewajiban Menggunakan
Model PBL dan Media Visual Kelas IV SDK Sang Timur Yogyakarta
menunjukkan bahwa hasil penelitian Subjek penelitian adalah 15 peserta
didik kelas IV di SD tersebut, 9 laki-laki dan 6 perempuan. PTK
(Penelitian Tindakan Kelas) yang dilakukan peneliti terdiri dari 2 siklus,
dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning
(PBL) dan media visual. Hasil menunjukkan adanya peningkatan
signifikan dalam sikap disiplin dan hasil belajar. Persentase peningkatan
sikap disiplin: dari ketagori sangat disiplin, meningkat dari 27% di
siklus 1 menjadi 47% di siklus 2. Pada kategori disiplin, meningkat dari
13% di siklus 1 menjadi 40% di siklus 2. Persentase keberhasilan
belajar juga meningkat dari 60% di pra siklus menjadi 80% di siklus 2.
Dalam penelitian ini juga telah dilakukan oleh Reza Tito Anggara,
Nazurty, Destrinelli (2024) dalam penelitian yang diberi judul Penerapan
Model Pembelajaran Problem Based Learning Menggunakan Media
Visual Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik Pada
Pembelajaran IPS Kelas 4 SDN 95/II Bungo penelitian menunjukkan
6
bahwa hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata keaktifan belajar peserta
didik sebesar 52,16 pada siklus 1 dan 87,5 pada siklus 2. Ketuntasan klasikal
keaktifan belajar mencapai 31,25% pada siklus 1 dan 88% pada siklus 2.
Dan hasil partisipan peserta didik pada siklus 1 sampai dengan siklus 2
mengalami peningkatan dari cukup tinggi menjadi sangat tinggi.
Disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dengan
menggunakan media visual dapat meningkatkan keaktifan belajar IPAS
peserta didik kelas IV SD N 95/II Bungo.
Penelitian yang sebanding dilakukan oleh Ardini Kartika
Cahyaningrum, Mira Azizah dan Darsino (2024) dalam buku nya yang
berjudul “Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Melalui
Model PBL Berbantu Media Visual pada Siswa Kelas IV SD”
Berdasarkan hasil penelitiandan pembahasan di atas, maka dapat
disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran problem based
learning (PBL) berbantu media visual dapat meningkatkan hasil belajar
Bahasa Indonesia pada siswa kelas IV SDN Plamongansari 02 terlihat dari
perolehan data bahwa hasil pra siklus sebesar 54,1% dengan nilai rata-rata
72,1, mengalami peningkatan pada siklus I ketuntasan belajar sebesar 70,8
% dan nilai rata-rata 76,8. Sedangkan pada siklus II persentase ketuntasan
hasil belajarmeningkatsebesar 83,3% dan nilai rata-rata 81,1.
Penelitian yang senada dilakukan oleh Denno Kristian Garry
Pratama dan Belinda Dewi Regina Tahun (2024) yang berjudul “Penerapan
Model PBL Menggunakan Media Konkret Untuk Meningkatkan Hasil
Belajar IPAS Materi Perubahan Wujud Benda Kelas IV SDN Ngaglik
01 Kota Batu” menurut hasil penelitian menunjukkan bahwa ada
peningkatan aktivitas siswaketika guru memberikan media kepada siswa.
Dalam hal ini Hasil belajar siswa dengan menggunakan media konkret
meningkat yaitu pada siklus I nilai rata-rata siswa 58,64%dan meningkat
pada siklus II menjadi 83,72%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan
model PBL menggunakan media konkret untuk meningkatkan hasil
belajar IPAS materi perubahan wujud benda dapat meningkatkan hasil
belajar siswa.
Penelitian ini juga telah dilakukan oleh Ria Triandini, Anang Widhi
Nirwansyah dan Siti Aryanti (2024) yang di publikasi dengan judul
“Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantu
7
Media Visual Untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Pada
Kelas IV SD Negeri 1 Tanjung” mengindikasikan bahwa penilitian ini
merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak
dua siklus dimana setiap siklus dilakukan dalam satu kali pertemuan.
Setiap pertemuan berlangsung selama 2 jam pelajaran (2 x 35 menit).
Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD Negeri
1 Tanjung Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas yang
berjumlah 28 orang. Model PBL dapat meningkatkan kemampuan
berhitung bilangan cacah dikelas IV SDN 1 Tanjung. Hal ini dapat terlihat
dari peningkatan hasil belajar yang di peroleh peserta didik. pada pra
siklus hanya 46% peserta didik yang mencapai KKM, kemudian pada
siklus I 64% peserta didik yang mencapai KKM,dan pada siklus II terdapat
92% peserta didik yang mencapai KKM.
Terakhir, penelitian yang dilakukan oleh Wandy Setiawan Ilyas,
Sandi Budi Iriawan, Endang Johani dan Ershofa (2024) berjudul Penerapan
Model PBL Berbantuan Media Gambar Berseri Terhadap
Keterampilan Menulis Karangan Narasi Kelas IV Sekolah Dasar
memperlihatkan bahwa hasil penelitian menunjukkan peningkatan
signifikan dalam keterampilan menulis siswa dari 65% mencapai
Kriteria Ketuntasan Minimal (KKTP) pada siklus 1 menjadi 88% pada
siklus 2. Media gambar berseri memberikandukungan visual yang
membantu siswa menyusun narasi dengan lebih baik, sementara model
PBL meningkatkan keterlibatan dan pemikiran kritis siswa. Meskipun
terdapat peningkatan, masih ada 12% siswa yang belum mencapai
KKTP, menunjukkan perlunya intervensi tambahan. Secara
keseluruhan, kombinasi PBL dan media gambar berseri terbukti efektif
dalam memperbaiki keterampilan menulis narasi siswa
Dari pelajaran IPS dengan pendekatan Problem Based Learning
(PBL) menunjukkan bahwa PBL adalah metode yang efektif untuk
meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Beberapa
ahli diatas berpendapat bahwa PBL mendorong siswa untuk aktif
mencari solusi dari masalah nyata, sehingga mereka tidak hanya
mengandalkan informasi yang diberikan, tetapi juga mengembangkan
keterampilan berpikir kritis dan kreatif. Dengan penerapan pembelajaran
Problem Based Learning (PBL) yang tepat dan didukung oleh
8
penggunaan media gambar, diharapkan dapat secara signifikan
meningkatkan hasil belajar siswa. Pendekatan ini mendorong siswa untuk
terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran dengan memecahkan
masalah nyata, sambil memperdalam pemahaman konsep-konsep yang
diajarkan melalui visualisasi, sehingga tidak hanya meningkatkan
pemahaman kognitif, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir
kritis, kreatif, dan kolaboratif siswa.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang masalah di atas, berikut adalah
rumusan permasalahan yang menjadi fokus penelitian ini: Bagaimanakah
Upaya Meningkatkan Penerapan Model PBL Menggunakan Media
Gambar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata
Pelajaran IPS Materi Alat Transportasi Kelas IV SDN 006 Teluk
Sejuah?
C. Tujuan Penelitian Perbaikan Pembelajaran
Mengacu pada rumusan masalah yang telah dijelaskan sebelumnya,
tujuan penelitian ini adalah : Penerapan Model PBL Menggunakan
Media Gambar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata
Pelajaran IPS Materi Alat Transportasi Kelas IV SDN 006 Teluk
Sejuah.
D. Manfaat Penelitian Perbaikan Pembelajaran
Dari pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini, diharapkan akan
muncul manfaat yang berarti bagi siswa, guru, dan pihak sekolah, seperti
yang diuraikan berikut ini :
1. Bagi Siswa
• Siswa termotivasi dalam mengikuti pembelajaran Ilmu
Pengetahuan Sosial
• Meningkatkan hasil belajar siswa
• Dapat menumbuhkan sikap kritis terhadap hasil belajar

2. Bagi Guru
• Guru dapat mengevaluasi dan meningkatkan metode pengajaran
yang digunakan, sehingga lebih efektif.
• Melalui penelitian, guru dapat memperluas pengetahuan dan
keterampilan dalam mengajar.
9
• Dapat memperoleh umpan balik dari siswa untuk memperbaiki
cara mengajar dan materi yang disampaikan.
3. Bagi Pihak Sekolah
• Hasil penelitian dapat digunakan untuk memperbaiki kurikulum
dan program pembelajaran yang ada.
• Sekolah yang melakukan penelitian tindakan kelas menunjukkan
komitmen terhadap kualitas pendidikan, yang dapat
meningkatkan reputasi sekolah.
• Data dari penelitian dapat membantu pihak sekolah dalam
mengambil keputusan yang lebih baik terkait kebijakan dan
strategi pembelajaran.

10
Lampiran 4

4.1
RPP RENCANA PELAKSANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN (RPP)
Prasiklus
PRASIKLUS

Sekolah : SDN 006 Teluk Sejuah


Mata Pelajaran : IPS
Kelas/semester : IV/I
Materi : Alat Transportasi
Alokasi waktu : 2 X 35 Menit

A. Standar Kompetensi:
1. Memahami jenis-jenis alat transportasi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari
B. Kompetensi Dasar:
1.1 Menyebutkan alat transportasi yang digunakan di darat, laut, dan udara.
1.2 Menyebutkan kegunaan dan fungsi alat transportasi dalam kehidupan sehari-hari.
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
• Siswa dapat menyebutkan minimal 3 jenis alat transportasi yang digunakan di darat, laut,
dan udara.
• Siswa dapat menjelaskan kegunaan dan fungsi alat transportasi yang digunakan dalam
kehidupan sehari-hari..
Karakter yang diharapkan:
• Disiplin
• Kerjasama
D. Tujuan Perbaikan Pembelajaran
• Meningkatkan pemahaman siswa mengenai jenis-jenis alat transportasi melalui
visualisasi dan contoh konkret.
• Menumbuhkan rasa ingin tahu siswa tentang kegunaan alat transportasi dalam kehidupan
sehari-hari.

E. Materi Ajar
• Pengertian alat transportasi.
• Jenis-jenis alat transportasi: Darat, laut, udara.
• Fungsi alat transportasi.

F. Metode Pembelajaran
• Ceramah, diskusi dan tanya jawab
G. Langkah-langkah Pembelajaran

Langkah-langkah Pembelajaran Alokasi


Waktu
A. Kegiatan Awal
• Sebelum memulai pelajaran, doa dipimpin oleh ketua kelas, kemudian 10 menit
dilanjutkan dengan absensi siswa
• Guru menyampaikan topik dan tujuan pembelajaran
• Guru memberikan gambaran umum tentang alat transportasi dengan
pertanyaan pemancing, "Apa yang kalian ketahui tentang alat
transportasi?"
• Guru memberikan motivasi tentang pentingnya memahami pembelajaran
khususnya untuk materi alat transportasi
B. Kegiatan Inti
• Guru menjelaskan tentang alat transportasi menggunakan gambar dan 50 menit
contoh nyata (pesawat, kapal, mobil, sepeda).
• Guru memberi pertanyaan kepada siswa “Apakah di rumah Ananda
memiliki motor atau mobil? jika iya, untuk apa kalian biasanya
menggunakan kendaraan tersebut?
• Siswa diminta untuk menyebutkan contoh alat transportasi yang ada di
sekitar lingkungan mereka
• Guru memberikan tugas kepada siswa
C. Kegiatan Penutup
• Guru melakukan refleksi dengan menyimpulkan proses kegiatan 10 menit
pembelajaran
• Menyanyikan lagu “Naik Delman”
• Kegiatan pembelajaran diakhiri dengan membaca doa yang dipimpin oleh
ketua kelas

H. Alat/Bahan dan Sumber Belajar


• Alat dan bahan: Media gambar macam-macam alat transportasi, dan alat tulis
• Sumber belajar: Buku IPS Kelas IV, Penerbit : Pusat Perbukuan Depdikas.

I. Penilaian
Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
Contoh Instrumen
Kompetensi Penilaian Penilaian

Menyebutkan jenis alat Sebutkan alat transportasi yang ada


Observasi Tes Lisan
transportasi di darat, laut, dan udara!
Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
Contoh Instrumen
Kompetensi Penilaian Penilaian

Mengidentifikasi jenis alat Gambar mana yang termasuk alat


Observasi Tes Tertulis
transportasi transportasi laut?

Teluk Sejuah, 28 Oktober 2024


Mengetahui Mahasiswa
Kepala Sekolah

ERLI SURYANI, [Link] RICKY ASRIANDI


NIP. 19690312 200701 2 004 NIM. 825318346
4.2

RENCANA PELAKSANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN (RPP)


(SIKLUS I PERTEMUAN 1)

Sekolah : SDN 006 Teluk Sejuah


Mata Pelajaran : IPS
Kelas/semester : IV/I
Materi : Alat Transportasi
Alokasi waktu : 2 X 35 Menit

A. Standar Kompetensi:
Memahami alat transportasi yang digunakan di darat, laut, dan udara
B. Kompetensi Dasar:
1. Menyebutkan alat transportasi yang digunakan di darat, laut, dan udara.
C. Indikator Pencapaian Kopetensi
• Siswa dapat menyebutkan contoh alat transportasi darat, laut, dan udara.
• Siswa dapat mengidentifikasi fungsi masing-masing alat transportasi.
Karakter yang diharapkan:
• Disiplin
• Tanggung jawab
D. Tujuan Perbaikan Pembelajaran
• Memperkenalkan siswa pada jenis alat transportasi yang sering mereka temui dalam
kehidupan sehari-hari.
• Membantu siswa memahami fungsi dan manfaat alat transportasi.

E. Materi Ajar
• Pengertian alat transportasi.
• Jenis-jenis alat transportasi: Darat, laut, udara.
• Fungsi alat transportasi.

F. Metode Pembelajaran/Model Pembelajaran


• Ceramah, diskusi dan tanya jawab
• Model pembelajaran: Problem Based Learning
G. Langkah-langkah Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran Alokasi


Waktu
A. Kegiatan Pendahuluan
• Guru membuka pembelajaran di kelas dengan mengucapkan salam.
• Guru menyiapkan kondisi peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan 10 menit
menyapa, menanyakan kabar dan berdoa
• Guru memeriksa kehadiran peserta didik
• Guru mengaitkan materi pembelajaran yang telah dipelajari dengan materi yang
akan dipelajari hari ini. Guru mengajukan pertanyaan “Saat belajar tentang
aktivitas ekonomi, kita membahas bagaimana barang bisa berpindah tempat
seperti dari toko sampai ke pasar. Menurut Ananda, siapa yang membawa
barang ini? menggunakan apa?

• Jawaban peserta didik yang diharapkan: barang dibawa oleh manusia


menggunakan alat transportasi seperti motor dan mobil.
• Guru melakukan asesmen diagnostik kognitif peserta didik untuk mengetahui
kemampuan awal peserta didik.
• Guru memberikan motivasi
• Guru menyampaikan topik dan tujuan pembelajaran
B. Kegiatan Inti
Mengamati 50 menit
• Guru memperlihatkan gambar alat transportasi (darat, udara, dan laut) di
depan kelas untuk membantu visualisasi materi.

• Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok secara heterogen.


• Guru membagikan LKPD
• Guru menjelaskan langkah-langkah kegiatan yang akan dilaksanakan oleh
peserta didik dalam rangka proses pengumpulan data berdasarkan
permasalahan-permasalahan yang telah diidentifikasi
Mencoba
• Peserta didik menuliskan hasil yang didapatkan ke dalam LKPD dan menjawab
pertanyaan-pertanyaan yang terdapat di dalam LKPD.
Mengumpulkan data/informasi
• Masing-masing peserta didik bersama anggota kelompoknya berdiskusi
menyatukan persepsi untuk menganalisis dan menyelesaikan masalah yang
terdapat pada LKPD
Mengkomunikasikan
• Peserta didik yang didampingi oleh guru bersama-sama membahas hasil diskusi
LKPD
• Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya
• Guru dan peserta didik menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan
masalah dalam diskusi
C. Kegiatan Penutup
• Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan tentang materi yang telah 10 menit
dipelajari
• Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas kegiatan pembelajaran
yang telah dilaksanakan
• Guru memberikan informasi tentang pembelajaran selanjutnya
• Guru meminta peserta didik untuk belajar dan mencari tahu materi selanjutnya
sebagai persiapan pembelajaran pada pertemuan selanjutnya
• Guru menutup pembelajaran dengan mengajak peserta didik untuk berdoa dan
mengucapkan salam.

H. Alat/Bahan dan Sumber Belajar


• Alat dan bahan: Media gambar macam-macam alat transportasi, dan alat tulis
• Sumber belajar: Buku IPS Kelas IV, Penerbit : Pusat Perbukuan Depdikas.

I. Penilaian
Indikator Pencapaian
Teknik Penilaian Bentuk Penilaian Instrumen Soal
Kompetensi
Menyebutkan alat Tes tertulis pilihan ganda Soal pilihan ganda atau isian
transportasi yang untuk mengukur pemahaman
digunakan di darat, laut, siswa tentang alat transportasi
dan udara. dan fungsinya.

Teluk Sejuah, 30 Oktober 2024


Mengetahui Mahasiswa
Kepala Sekolah

ERLI SURYANI, [Link] RICKY ASRIANDI


NIP. 19690312 200701 2 004 NIM. 825318346
Latihan
1. Alat transportasi yang digunakan untuk perjalanan di udara adalah….
a. Kapal c. Pesawat
b. Mobil d. Sepeda

2. Alat transportasi yang digunakan di laut adalah...


a. Kereta api c. Kapal laut
b. Sepeda motor d. Mobil
Jawaban yang benar: c. Kapal laut
3. Berikut adalah alat transportasi yang digunakan di darat, kecuali...
a. Truk c. Sepeda
b. Mobil d. Kereta api
Jawaban: d. Kereta api (Karena kereta api digunakan di rel, bukan di darat biasa)
4. Alat transportasi yang bergerak di atas rel disebut...
a. Pesawat c. Kereta api
b. Kapal d. Mobil
Jawaban yang benar: c. Kereta api
5. Alat transportasi yang digunakan untuk perjalanan di udara selain pesawat adalah...
a. Helikopter c. Sepeda
b. Kapal laut d. Truk
Jawaban yang benar: a. Helikopter
4.3

RENCANA PELAKSANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN (RPP)


(SIKLUS I PERTEMUAN 2)

Sekolah : SDN 006 Teluk Sejuah


Mata Pelajaran : IPS
Kelas/semester : IV/I
Materi : Alat Transportasi
Alokasi waktu : 2 X 35 Menit

A. Standar Kompetensi:
Memahami jenis-jenis alat transportasi dan kegunaannya.
B. Kompetensi Dasar:
2. Mengidentifikasi fungsi masing-masing alat transportasi dalam kehidupan sehari-hari
C. Indikator Pencapaian Kopetensi
• Siswa dapat menyebutkan contoh alat transportasi darat, laut, dan udara.
• Siswa dapat mengidentifikasi fungsi masing-masing alat transportasi.
Karakter yang diharapkan:
• Disiplin
• Kerjasama
D. Tujuan Perbaikan Pembelajaran
• Meningkatkan pemahaman siswa tentang kegunaan alat transportasi dalam kehidupan sehari-
hari.
• Menumbuhkan rasa ingin tahu siswa melalui diskusi yang mendalam.

E. Materi Ajar
• Fungsi alat transportasi: Darat, laut, udara.
• Mengapa alat transportasi penting dalam kehidupan manusia.
F. Metode Pembelajaran/Model Pembelajaran
• Ceramah, diskusi kelompok dan presentasi
• Model pembelajaran: Problem Based Learning
G. Langkah-langkah Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran Alokasi
Waktu
a. Kegiatan Pendahuluan

• Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam. • 10 menit

• Guru melakukan apersepsi dengan memberikan ice breaking •

• Guru menyiapkan kondisi peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan



menyapa, menanyakan kabar, dan berdoa.

• Guru memeriksa kehadiran peserta didik. •

• Guru mengingatkan siswa tentang pembelajaran sebelumnya dan mengaitkan



materi sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari hari ini.

• Guru mengajukan pertanyaan: “Apa yang kita pelajari tentang alat transportasi

sebelumnya? Mengapa transportasi itu penting dalam kehidupan sehari-hari?”

• Guru memberikan pengantar mengenai pentingnya alat transportasi dalam



kehidupan sehari-hari.

• Guru menyampaikan bahwa alat transportasi memudahkan kita untuk



berpindah tempat dan beraktivitas.

• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: “Siswa akan mempelajari


fungsi alat transportasi dan bagaimana alat transportasi penting dalam
kehidupan sehari-hari.”
b. Kegiatan Inti
Mengamati 50 menit
• Guru menjelaskan secara rinci tentang fungsi alat transportasi darat, laut, dan
udara dengan contoh nyata.
• Guru menampilkan gambar untuk memperjelas penjelasan dan memberikan
contoh konkret mengenai bagaimana transportasi ini digunakan dalam
kehidupan sehari-hari.
• Siswa diminta untuk mengamati gambar yang di tampilkan
• Guru menjelaskan bahwa transportasi membantu mempermudah perjalanan kita,
mengangkut barang, dan mempercepat kegiatan sehari-hari.
• Guru memberikan pertanyaan pemicu untuk mendalami topik:
“Apa yang terjadi jika kita tidak memiliki alat transportasi ini? Apa yang akan
kesulitan dalam kehidupan kita sehari-hari?”
• Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok.
Mencoba
• Masing-masing kelompok diberikan tugas untuk mendiskusikan fungsi dari
berbagai alat transportasi yang sudah dijelaskan.
➢ Apa fungsi masing-masing alat transportasi?
➢ Mengapa alat transportasi tersebut penting dalam kehidupan kita?
Mengumpulkan data/informasi
• Presentasi Hasil Diskusi
➢ Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas.
• Guru memberikan kesempatan kepada siswa lain untuk bertanya atau
memberikan komentar setelah presentasi setiap kelompok.
Mengkomunikasikan
• Guru memberikan umpan balik terhadap presentasi kelompok dan mengoreksi
jika ada kesalahan atau ketidaksesuaian informasi.

c. Kegiatan Penutup
• Guru bersama siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajari hari ini 10 menit
mengenai fungsi alat transportasi darat, laut, dan udara.
• Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas kegiatan pembelajaran
yang telah dilaksanakan
• Guru memberikan informasi tentang pembelajaran selanjutnya
• Guru meminta peserta didik untuk belajar dan mencari tahu materi selanjutnya
sebagai persiapan pembelajaran pada pertemuan selanjutnya
• Guru menutup pembelajaran dengan mengajak peserta didik untuk berdoa dan
mengucapkan salam.

H. Alat/Bahan dan Sumber Belajar


• Alat dan bahan: Media gambar macam-macam alat transportasi, dan alat tulis
• Sumber belajar: Buku IPS Kelas IV, Penerbit : Pusat Perbukuan Depdikas.

I. Penilaian
Indikator Pencapaian
Teknik Penilaian Bentuk Penilaian Instrumen Soal
Kompetensi
Mengidentifikasi jenis- Tes tertulis Pilihan Ganda Sebutkan alat transportasi yang
jenis alat transportasi sering kamu temui dalam
yang mereka temui kehidupan sehari-hari!
dalam kehidupan
sehari-hari.

Teluk Sejuah, 31 Oktober 2024


Mengetahui Mahasiswa
Kepala Sekolah

ERLI SURYANI, [Link] RICKY ASRIANDI


NIP. 19690312 200701 2 004 NIM. 825318346
Latihan

1. Apa fungsi utama sepeda motor?


a) Mengangkut barang berat c) Transportasi darat yang cepat dan efisien
b) Alat transportasi udara d) Untuk mengangkat orang dalam air
Jawaban: c) Transportasi darat yang cepat dan efisien
2. Truk digunakan untuk mengangkut:
a) Penumpang saja c) Hanya barang ringan
b) Barang-barang berat dan banyak d) Orang yang bepergian jarak dekat
Jawaban: b) Barang-barang berat dan banyak
3. Perahu biasanya digunakan untuk:
a) Mengangkut orang dan barang melalui udara
b) Mengangkut barang berat
c) Berlayar di sungai, danau, atau laut
d) Transportasi darat di kota besar
Jawaban: c) Berlayar di sungai, danau, atau laut
4. Salah satu keuntungan menggunakan kereta api adalah:
a) Bisa digunakan di jalan raya
b) Bisa mengangkut lebih banyak penumpang dalam waktu singkat
c) Hanya digunakan untuk perjalanan jarak pendek
d) Tidak memerlukan rel kereta khusus
Jawaban: b) Bisa mengangkut lebih banyak penumpang dalam waktu singkat
5. Menggunakan angkutan umum lebih menguntungkan karena:
a) Biaya lebih tinggi dibandingkan kendaraan pribadi
b) Mengurangi kemacetan dan lebih hemat biaya
c) Bisa digunakan hanya di daerah pedesaan
d) Memiliki kapasitas penumpang yang sedikit

Jawaban: b) Mengurangi kemacetan dan lebih hemat biaya


4.4
RENCANA PELAKSANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN (RPP)
(SIKLUS II PERTEMUAN 1)

Sekolah : SDN 006 Teluk Sejuah


Mata Pelajaran : IPS
Kelas/semester : IV/I
Materi : Alat Transportasi
Alokasi waktu : 2 X 35 Menit

A. Standar Kompetensi:
Memahami jenis-jenis alat transportasi dan kegunaannya.
B. Kompetensi Dasar:
2. Mengidentifikasi fungsi masing-masing alat transportasi dalam kehidupan sehari-hari
C. Indikator Pencapaian Kopetensi
• Siswa dapat menyebutkan contoh alat transportasi darat, laut, dan udara.
• Siswa dapat mengidentifikasi fungsi masing-masing alat transportasi.
Karakter yang diharapkan:
• Disiplin
• Kerjasama
D. Tujuan Perbaikan Pembelajaran
• Meningkatkan pemahaman siswa tentang kegunaan alat transportasi dalam kehidupan sehari-
hari.
• Menumbuhkan rasa ingin tahu siswa melalui diskusi yang mendalam.

E. Materi Ajar
• Fungsi alat transportasi: Darat, laut, udara.
• Mengapa alat transportasi penting dalam kehidupan manusia.
F. Metode Pembelajaran/Model Pembelajaran
• Ceramah, diskusi kelompok dan presentasi
• Model pembelajaran: Problem Based Learning
G. Langkah-langkah Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran Alokasi
Waktu
a. Kegiatan Pendahuluan
• Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam. • 10 menit

• Guru menyiapkan kondisi peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan



menyapa, menanyakan kabar, dan berdoa.

• Guru memeriksa kehadiran peserta didik. •

• Guru mengingatkan siswa tentang pembelajaran sebelumnya dan mengaitkan



materi sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari hari ini.

• Guru mengajukan pertanyaan: “Apa yang kita pelajari tentang alat transportasi

sebelumnya? Mengapa transportasi itu penting dalam kehidupan sehari-hari?”

• Guru memberikan pengantar mengenai pentingnya alat transportasi dalam



kehidupan sehari-hari.

• Guru menyampaikan bahwa alat transportasi memudahkan kita untuk



berpindah tempat dan beraktivitas.

• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: “Siswa akan mempelajari


fungsi alat transportasi dan bagaimana alat transportasi penting dalam
kehidupan sehari-hari.”
b. Kegiatan Inti
• Guru menjelaskan secara rinci tentang fungsi alat transportasi darat, laut, dan 50 menit
udara dengan contoh nyata.
• Guru dapat menggunakan gambar atau video untuk memperjelas penjelasan dan
memberikan contoh konkret mengenai bagaimana transportasi ini digunakan
dalam kehidupan sehari-hari.
• Guru menjelaskan bahwa transportasi membantu mempermudah perjalanan kita,
mengangkut barang, dan mempercepat kegiatan sehari-hari.
• Guru memberikan pertanyaan pemicu untuk mendalami topik:
“Apa yang terjadi jika kita tidak memiliki alat transportasi ini? Apa yang akan
kesulitan dalam kehidupan kita sehari-hari?”
• Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok.
• Masing-masing kelompok diberikan tugas untuk mendiskusikan fungsi dari
berbagai alat transportasi yang sudah dijelaskan.
➢ Apa fungsi masing-masing alat transportasi?
➢ Mengapa alat transportasi tersebut penting dalam kehidupan kita?
• Presentasi Hasil Diskusi
➢ Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas.
• Guru memberikan kesempatan kepada siswa lain untuk bertanya atau
memberikan komentar setelah presentasi setiap kelompok.
• Guru memberikan umpan balik terhadap presentasi kelompok dan mengoreksi
jika ada kesalahan atau ketidaksesuaian informasi.

c. Kegiatan Penutup
• Guru bersama siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajari hari ini 10 menit
mengenai fungsi alat transportasi darat, laut, dan udara.
• Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas kegiatan pembelajaran
yang telah dilaksanakan
• Guru memberikan informasi tentang pembelajaran selanjutnya
• Guru meminta peserta didik untuk belajar dan mencari tahu materi selanjutnya
sebagai persiapan pembelajaran pada pertemuan selanjutnya
• Guru menutup pembelajaran dengan mengajak peserta didik untuk berdoa dan
mengucapkan salam.

H. Alat/Bahan dan Sumber Belajar


• Alat dan bahan: Media gambar macam-macam alat transportasi, dan alat tulis
• Sumber belajar: Buku IPS Kelas IV, Penerbit : Pusat Perbukuan Depdikas.

I. Penilaian
Indikator Pencapaian
Teknik Penilaian Bentuk Penilaian Instrumen Soal
Kompetensi
Membedakan jenis alat Tes tertulis Essay Sebutkan alat transportasi yang
transportasi digunakan di darat dan laut,
berdasarkan kemudian jelaskan
penggunaan darat, laut, perbedaannya!
dan udara.

Teluk Sejuah, 06 November 2024


Mengetahui Mahasiswa
Kepala Sekolah

ERLI SURYANI, [Link] RICKY ASRIANDI


NIP. 19690312 200701 2 004 NIM. 825318346
Latihan

1. Sebutkan tiga contoh alat transportasi yang digunakan di darat. Jelaskan kegunaan
masing-masing alat transportasi tersebut!
Jawaban: Mobil: Mengangkut penumpang dan barang di jalan raya.
Sepeda: Mengangkut penumpang jarak dekat.
Kereta Api: Mengangkut penumpang dan barang dalam jumlah banyak
melalui rel.
2. Mengapa alat transportasi di laut memiliki bentuk yang berbeda dengan alat transportasi
di darat? Jelaskan alasan-alasan yang mendasari perbedaan tersebut!
Jawaban:
Alat transportasi laut memiliki bentuk lebih lebar dan datar agar bisa mengapung dan
mengurangi gesekan dengan air. Sementara transportasi darat memiliki roda agar bisa
bergerak stabil di jalan.
3. Apa saja yang membedakan alat transportasi darat seperti mobil dan sepeda dengan alat
transportasi laut seperti kapal?
Jawaban:
o Mobil dan Sepeda: Digunakan di darat
o Kapal: Digunakan di laut
4. Bagaimana pesawat terbang membantu dalam pengangkutan barang dan penumpang
dibandingkan dengan alat transportasi lainnya? Jelaskan!
Jawaban:
Pesawat terbang memungkinkan pengangkutan barang dan penumpang dalam waktu
singkat dan jarak jauh, baik antar kota maupun antar negara, yang tidak bisa dilakukan
oleh alat transportasi darat atau laut.
5. Sebutkan dua contoh alat transportasi udara yang sering digunakan di Indonesia!
Jawaban:Pesawat Terbang dan Helikopter
4.5
RENCANA PELAKSANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN (RPP)
(SIKLUS II PERTEMUAN 2)

Sekolah : SDN 006 Teluk Sejuah


Mata Pelajaran : IPS
Kelas/semester : IV/I
Materi : Alat Transportasi
Alokasi waktu : 2 X 35 Menit

A. Standar Kompetensi:
Memahami jenis-jenis alat transportasi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari serta
kegunaannya.
B. Kompetensi Dasar:
• Mengidentifikasi fungsi alat transportasi yang digunakan di darat, laut, dan udara.
• Menjelaskan pentingnya alat transportasi dalam kehidupan sehari-hari.

C. Indikator Pencapaian Kopetensi


• Siswa dapat mengidentifikasi berbagai jenis alat transportasi yang digunakan di darat, laut,
dan udara.
• Siswa dapat menjelaskan fungsi dan pentingnya alat transportasi dalam kehidupan sehari-
hari.
• Siswa dapat mengaitkan alat transportasi dengan kegiatan sehari-hari mereka
Karakter yang diharapkan:
• Disiplin
• Kerjasama
• Tanggung jawab
D. Tujuan Perbaikan Pembelajaran
• Memperdalam pemahaman siswa tentang perbedaan alat transportasi yang digunakan di
darat, laut, dan udara.
• Mengajak siswa untuk melihat kegunaan alat transportasi dalam kegiatan sehari-hari dengan
lebih aktif dan kritis.
E. Materi Ajar
• Fungsi dan kegunaan alat transportasi.
• Alat transportasi yang digunakan di darat, laut, dan udara.
• Alat transportasi yang umum digunakan dalam kegiatan sehari-hari.

F. Metode Pembelajaran/Model Pembelajaran


• Ceramah, diskusi kelompok dan presentasi
• Model pembelajaran: Problem Based Learning
G. Langkah-langkah Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran Alokasi
Waktu
o Kegiatan Pendahuluan
10 menit
• Guru menyapa siswa, memeriksa kehadiran, dan memberi motivasi.
• Guru mengingatkan siswa tentang materi yang telah dipelajari pada
pertemuan sebelumnya.
• Guru memberikan pertanyaan pemicu: "Bagaimana jika tidak ada alat
transportasi? Apa yang akan terjadi?"
o Kegiatan Inti
Mengamati 50 menit
• Guru menjelaskan pentingnya alat transportasi dalam kehidupan manusia,
menggunakan gambar poster
• Siswa dibagi menjadi kelompok untuk mendiskusikan bagaimana alat
transportasi mempengaruhi kegiatan mereka sehari-hari.
• Setiap kelompok menyajikan hasil diskusinya di depan kelas, menyebutkan
alat transportasi dan kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari.
• Guru memberikan pertanyaan untuk menggali pemahaman lebih lanjut,
"Mengapa kapal digunakan untuk mengangkut barang dalam jumlah besar?"
o Kegiatan Penutup 10 menit
• Guru bersama siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajari hari ini
mengenai fungsi alat transportasi darat, laut, dan udara.
• Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas kegiatan pembelajaran
yang telah dilaksanakan
• Guru memberikan informasi tentang pembelajaran selanjutnya
• Guru meminta peserta didik untuk belajar dan mencari tahu materi selanjutnya
sebagai persiapan pembelajaran pada pertemuan selanjutnya
• Guru menutup pembelajaran dengan mengajak peserta didik untuk berdoa dan
mengucapkan salam.

H. Alat/Bahan dan Sumber Belajar


• Alat dan bahan: Media gambar macam-macam alat transportasi, dan alat tulis
• Sumber belajar: Buku IPS Kelas IV, Penerbit : Pusat Perbukuan Depdikas.
I. Penilaian
Indikator Pencapaian
Teknik Penilaian Bentuk Penilaian Instrumen Soal
Kompetensi
Membedakan jenis alat Tes tertulis Essay
transportasi Jelaskan bagaimana alat
berdasarkan transportasi mempengaruhi
penggunaan darat, laut, kehidupan sehari-hari!
dan udara.
Teluk Sejuah, 07 November 2024
Mengetahui Mahasiswa
Kepala Sekolah

ERLI SURYANI, [Link] RICKY ASRIANDI


NIP. 19690312 200701 2 004 NIM. 825318346
Latihan

1) Sebutkan tiga jenis alat transportasi berdasarkan tempat penggunaannya, dan berikan
masing-masing contohnya!
Jawaban:
Alat transportasi darat: Mobil, sepeda motor, kereta api.
Alat transportasi laut: Kapal ferry, perahu nelayan, kapal kargo.
Alat transportasi udara: Pesawat terbang, helikopter, balon udara.
2) Mengapa alat transportasi laut seperti kapal digunakan untuk mengangkut barang dalam
jumlah besar?
Jawaban: Kapal digunakan untuk mengangkut barang dalam jumlah besar karena
memiliki ruang muatan yang luas, biaya pengiriman lebih ekonomis, dan mampu
membawa beban yang berat dalam satu perjalanan.
3) Bagaimana pengaruh alat transportasi terhadap kehidupan sehari-hari manusia? Berikan
dua contohnya!
Jawaban: Alat transportasi memudahkan perjalanan manusia dari satu tempat ke tempat
lain, seperti pergi ke sekolah menggunakan bus.
4) Apa yang akan terjadi jika tidak ada alat transportasi dalam kehidupan kita?
Jawaban: Jika tidak ada alat transportasi, manusia akan kesulitan bepergian,
mengangkut barang, dan melakukan aktivitas sehari-hari.
5) Sebutkan tiga manfaat alat transportasi bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari!
Jawaban:
Mempercepat mobilitas manusia dan barang dari satu tempat ke tempat lain.
Mempermudah akses ke tempat-tempat jauh, seperti sekolah, pasar, atau rumah sakit.
Membantu kelancaran aktivitas ekonomi, seperti perdagangan dan pengiriman barang.

Anda mungkin juga menyukai