CAST DAN IDENTITAS
CAST CEWEK:
YOONA as RISA SHAQUEENA WIJAYA
ROSE as CILLA KLARISSA ATMAJA
YOUNHA as JIHAN MAHARANI PRADIPTA
LANDY LI as SIRA MIRANDA NASUTION
RYUJIN as SYANALA AURELIA HENGGORO
LEE YOOBI as RACHEL ANASTASYA ATMAJA
YEJI as VANESA ASFIANA PUTRI
CAST COWOK
JAEMIN as DEKARA ALISTAR RAZESKA
CHANYEOL as ARKA PUTRA WIJAYA
NAMJOON as REVANO ALBINTARO
LIN YI as RICO VALENTINO
HAECHAN as RAFAEL PUTRA PRADIPTA
JUNGKOOK as GALAKSI NEZAR ALASKA
YEONJUN as FAJAR WAHYU PRATAMA
PROLOG
“Omo! Gw transisi eh transmigrasi gila kayak di novel novel” histerisnya. Tak lama kepalnya
terasa sakit lalu sekelebat ingatan pemilik tubuh yang diberikan padanya. “Berat banget sih
hidup lu, aish jinjja. Kenapa harus gw sih” gerutunya setelah mendapat ingatan dari si pemilik
tubuh
“Oke Risa ayo selesaikan ini dan kembali ke tubuhmu, semangat!” ucapnya sambil
mengepalkan tangan kedepan tanda menyemangati dirinya.
~~~~~
“MOHON MAAF BAPAK ADITYA ATMAJA DAN IBU SANTIKA YANG TERHINA, MULAI
SEKARANG SEMUA YANG DILAKUKAN OLEH KALIAN SELAMA MASIH BERSANGKUTAN
DENGAN KELUARGA ATMAJA AKAN DI PANTAU OLEH SAYA!!!” ucap Rachel dengan lantang
dan tegas lalu berjalan santai keluar dan pergi menggunakan mobil kesayangannya.
“Sialan, jalang kecil ini. Lihat bagaimana aku menghancurkan hidupnya” batinnya menggeram.
KARYA PERTAMAKU NO PLAGIAT, INI ASLI KARANGAN AKU. BUAT YANG UDAH PENGALAMAN
TOLONG KASIH MASUKAN BUAT AKU KALAU MEMANG ADA KESALAHAN…
OH YA, AKU NULIS INI BERHARAP SUPAYA CERITA INI BERBEDA DARI CERITA TRANSMIGRASI
LAINNYA, JADI SELAMAT MENIKMATI
HARGAI PENULIS YA,,,
BUDIDAYAKAN VOTE DAN KOMEN><
SELAMAT MEMBACA><
Beberapa orang gadis terlihat menyelundup melewati lorong - lorong kelas dengan perlahan
menuju belakang sekolah, “kalian yakin kita bolos nih?” tanya Nala setelah mereka sampai di
belakang sekolah. “Gpp ih Nala, sekali ini doang” jawab Risa, “ tapi Ris, kalo kita ketahuan yang
lain gimana?” tanya Sira. Sedang yang ditanya hanya nyengir kuda “iya ih, kita mah gpp ris.
Cuma kita kepikiran lu, klo ketahuan abang lu gimana?” tanya Cilla gregetan di ikuti anggukan
yang lain. “Buru ih jadi bolos gak sih, takut diamuk bang Arka gw ngajakin lu kabur Ris” ujar
Jihan khawatir, “Ya udah klo gitu kajja kita bol-“ “ngapain pake acara pengen bolos segala”
ucapan Risa terpotong oleh suara bariton dari arah belakang mereka.
Mendadak mereka merasakan hawa dingin dari belakang, merekapun serentak berbalik dan
sontak mereka semua menahan nafas. “Eh ada abang, kenapa bang?” tanya Risa menyengir
keledai, “pake nanya lagi ada apa” ucap pria itu yang ternyata Arka “kenapa begayaan segala
pengen bolos” lanjut Arka bertanya. “Abang jangan marah, Risa janji gak ngulangin lagi” sahut
Risa sambil menundukkan kepalanya, “abang gak marah Queen, abang cuma takut kamu
terluka kalo manjat pagar” ujar Arka sambil menghela nafas pasrah.
“Tapi kita gak lompat pagar kok bang, iya gak yeorobun?” Jawab Risa kemudian bertanya
kepada para sahabatnya, mereka yang dari tadi terdiam sontak mengangguk kan kepala.
“kenapa sih yang?” tanya Nesa kepada Fajar kekasihnya yang menatapnya tajam, “kucing lu
mau bolos juga?” tanya Fajar “apasih lu monyet gw panggil lo sayang, malah dibalas jadi
kucing” sentak Nesa. “lah masih mending dari pada gw panggil lu anak bagong” balas Fajar, “si
monyet cari masalah sama gw” Nesa memprovokasi, ‘mulai deh perdebatan rumah tangga’
batin mereka serempak kecuali dua sejoli yang sedang asik saling menghina.
“lu berdua udah dulu mending nanti aja lanj-“ “diam lu ucup!” sentak Nesa & Fajar memotong
ucapan Rico, “setidaknya jangan babeh gw juga lu sebut” gerutu Rico yang kesal karena nama
ayahnya di sebut. ”lu kenapa Han?” tanya Cilla saat melihat Jihan yang terlihat melamun lalu
memandang kearah Risa yang pergi sambil bergandengan tangan, sontak Jihan tersadar dari
lamunannya “nggak kok, gw gpp” “kenapa” tanya Jihan kepada Cilla. “ayo pergi, malas gw
ngeliat pertengkarsn rumah tangga” ajak Cilla, “ayo deh” Jihan mengangguk lalu menarik
tangan Cilla tak lupa Sira pun ikut diseret.
“kenapa narik gw juga sih” kesal Sira saat merasa terganggu menonton drama dua anak
manusia yang sedang saling menjambak, “berisik banget sih lu, kita ikutin Risa sama bang
Arka” ucap Jihan yang entah mendadak bad mood. Sira yang merasa tidak aman langsung
diam seketika, ‘serem banget, merinding coy’ batin Cilla dan Sira.
Kembali ke taman
Masih dengan keributan dua sejoli, “hah, ikut pa ketu yuk” ajak Rico yang jengah dengan dua
manusia laknat yang sayangnya adalah temannya itu. “bentaran aja napa sih, lagi seru nih”
gerutu Gala tak ingin diganggu, “Gala” tekan Rava yang langsung disambut gerutuan Gala tak
terima. “Duluan” pamit Revan kemudian pergi menyusul sahabatnya yang pergi bersama sang
adik, “cabut” ucap Rava mengikuti Revan yang sudah terlebih dahulu pergi disusul kawan –
kawannya.
~~~
“Oppa, jengukin Nala yok” ajak Risa dengan wajah yang memelas sambil mengguncang lengan
sang kakak yang sedang menyetir, ‘mulai kumat nih anak’ batin Arka yang gemas dengan
tingkah adiknya yang menurutnya imut. Memang Risa akan mulai memanggil orang orang
terdekatnya dengan panggilan berbahasa Korsel dan melakukan aegyo jika memiliki sebuah
permintaan. “Ya udah ayok, tapi kabari yang lain dulu suruh nyusul” setelah berpikir sebentar
Arka menyetujui permintaan Risa, “gomawo oppa, saranghe” ucap Risa bahagia lalu
mengecup pipi Arka yang membuat sang empu ikut bahagia. Risa lalu mengambil hp nya dari
dalam tas dan mengetikkan pesan pada temannya via grup chat,
PARA BABU QUEEN
{Annyeong yeorobun, ASSALAMU’ALAIKUM} -> QUEEN CHANTIK
{WA’ALAIKUMSALAM QUEEN} -> all , -NALA
{kumpul ke rumah Nala ya semua, aku sama abang udah duluan} ->QUEEN CHANTIK
{otw} ->all –NALA
Nala pun keluar dari grup chat setelah melihat balasan dari para