MODUL AJAR KURIKULUM
MERDEKA BELAJAR
TAPEL
2023/2024
Penyusun : Niswati, [Link]
Kelas/Fase : 1 (Genap)/ A
Materi : Warna Primer dan Warna Skunder
SD NEGERI PALMERIAM 01
KEC. MATRAMAN
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA BELAJAR
A. INFORMASI UMUM
Nama Penyusun : NISWATI, [Link].
Institusi : SD Negeri Palmeriam 01
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Kegiatan 17 : Warna Primer dan Warna Sekunder
Jenjang Sekolah : Sekolah Dasar (SD) Semester : II (Genap)
Fase / Kelas : A / I (Satu) Alokasi Waktu : 2x35 JP
Tahun Pelajaran : 2022/2023
Moda Pembelajaran : Tatap Muka
Metode Pembelajaran : Ceramah, Tanya Jawab, Diskusi, Demonstrasi & Penugasan
Model Pembelajaran : Pembelajaran berbasis penemuan (discovery learning)
Target Peserta Didik : Peserta Didik Reguler/Tipikal
Karakteristik PD : Umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi
ajar
Jumlah Peserta Didik : Jumlah yang disarankan 20 – 30 peserta didik
✓ Kreatif: Menghasilkan karya dan tindakan yang original: Saya
mencoba untuk tidak menciptakan hal yang sama dengan cara yang
sama sepanjang waktu; Saya mengklarifikasi dan mempertanyakan
banyak hal.
✓ Bergotong Royong: Kolaborasi: Saya berpartisipasi dalam diskusi
Profil Pelajar Pancasila :
kelas.
✓ Bergotong Royong: Berbagi: Saya menggunakan alat bahan
bersama dengan benar dan menyimpannya kembali pada
tempatnya; Saya berbagi materi dengan teman sekelas saya; Saya
berbagi informasi tentang riset saya tentang seni.
1. Kertas krab (warna biru,merah, dan kuning)
2. Air
Sarana & Prasarana :
3. Botol plastik (seperti gelas aqua) untuk wadah eksperimen
mencampur warna.
B. Komponen Inti
1. Capaian Pembelajaran (CP)
Di akhir fase A, peserta didik mampu mengamati, mengenal, merekam, merespon dan
mengekspresikan pengalaman kesehariannya secara visual dalam karya 2 atau 3 dimensi
dengan menggunakan bentuk-bentuk dasar geometris yang menunjukkan konsep bentuk yang
jelas.
Capaian Pembelajaran Fase A Berdasarkan Elemen
Elemen Capaian Pembelajaran
Mengalami Pada akhir fase A, peserta didik mampu mengamati elemen-elemen
(Experiencing) rupa di lingkungan kesehariannya dan menuangkan pengalaman
kesehariannya secara visual dengan menggunakan bentuk-bentuk
dasar geometris. Peserta didik mengeksplorasi alat dan bahan dasar
dalam berkarya seperti kertas, alat menggambar, mewarnai,
membentuk, memotong, dan merekat.
Pada akhir fase A, peserta didik mampu menciptakan karya dengan
Menciptakan
mengeksplorasi dan menggunakan elemen seni rupa berupa garis,
(Making/Creating)
bentuk dan warna.
Pada akhir fase A, peserta didik mampu mengenali dan menceritakan
Merefleksikan fokus dari karya yang diciptakan atau dilihatnya (dari teman sekelas
(Reflecting) karya seni dari orang lain) serta pengalaman dan perasaannya
mengenai karya tersebut.
Berpikir dan Pada akhir fase A, peserta didik mampu mengenali dan membiasakan
Bekerja Artistik diri dengan berbagai prosedur dasar sederhana untuk berkarya dengan
(Thinking and aneka pilihan media yang tersedia di sekitar. Peserta didik
mengetahui dan memahami keutamaan faktor keselamatan dalam
Working
bekerja.
Artistically)
Berdampak Pada akhir fase A, peserta didik mampu menciptakan karya sendiri
(Impacting) yang sesuai dengan perasaan atau minatnya.
Capaian Pembelajaran Berdasarkan Elemen Kegiatan 17
Mengalami Menciptakan
A.2 Eksplorasi aneka media dan proses. C.3 Memilih, menggunakan dan/ atau
A.2 Eksplorasi aneka media, bahan, alat, menggabungkan aneka media, bahan,
teknologi dan proses. alat, teknologi dan proses yang sesuai
dengan tujuan karyanya.
Merefleksikan
R.1 Menghargai dan memahami pengalaman estetik dan pembelajaran artistik.
2. Tujuan Pembelajaran
1. Menggunakan kosakata: Campur, Warna Primer. Warna Sekunder.
2. Menggunakan krayon minyak dengan krayon dalam posisi tidur dan posisi berdiri.
3. Mengeksplorasi proses pencampuran warna dan menemukan berbagai macam warna
sebagai hasilnya.
3. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
1. Peserta didik mengenal dan dapat menggunakan kosakata: Campur, Warna Primer. Warna
Sekunder dengan percaya diri.
2. Peserta didik dapat menggunakan krayon/pensil warna dalam posisi tidur dan posisi
berdiri dengan percaya diri.
3. Peserta didik dapat mengeksplorasi proses pencampuran warna dan menemukan berbagai
macam warna sebagai hasilnya dengan percaya diri.
4. Materi Pokok
• Warna Primer dan Warna Sekunder
• Karya Seni Yang Dapat Dijadikan Referensi Visual:
■ Karya lukisan Robert Delaunay: Rhythm (1912)
■ Karya lukisan Bunga Yuridespita: Space and Memories (2017)
5. Pemahaman Bermakna
Peserta didik mengidentifikasi warna primer dan sekunder. Mereka mempelajari prosedur
pencampuran warna dengan menggunakan media kering seperti krayon/pensil warna dan
media basah seperti kertas krab warna biru, merah, dan kuning.
6. Kegiatan Pembelajaran
A. Kegiatan Awal (10 Menit)
1. Guru mengkondisikan kelas dan melakukan absensi.
2. Peserta didik berdoa bersama sebelum memulai pelajaran.
3. Guru memotivasi semua peserta didik untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran.
4. Guru melakukan apersepsi (Guru mengajukan pertanyaan yang mengaitan konsep yang
dipelajari dengan konsep sebelumnya).
5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan jenis penilaian.
B. Kegiatan Inti (50 Menit)
Eksplorasi
1. Guru meminta peserta didik untuk memperhatikan sekeliling mereka dan menyebutkan
jenis warna yang mereka lihat.
2. Guru mempersiapkan peserta didik untuk menyiapkan bahan untuk percobaan.
Aktivitas
1. Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil @4-5 orang untuk melakukan
percobaan pencampuran warna primer menjadi warna skunder. Guru menyediakan peran
dalam kelompok untuk memastikan semua anggota mendapat peran.
2. Guru meminta setiap kelompok untuk mencampurkan kertas krep berwarna merah dan
kuning kedalam air sehingga berubah warna menjadi orange, mencampurkan kertas krep
berwarna biru dan kuning kedalam air sehingga berubah warna menjadi hijau, dst.
3. Setelah selesai mencampurkan warna guru mengajukan pertanyaan terbuka untuk
memancing proses diskusi dan berpikir kritis.
4. Guru memberikan lembar kerja peserta didik (LKPD) untuk mengetahui pemahaman
peserta didik tentang apa yang sudah di ujicobakan.
5. Guru berkeliling untuk memberikan bimbingan pada kelompok dalam berdiskusi.
6. Guru mengajukan pertanyaan yang memicu terjadinya diskusi kelompok.
7. Guru memotivasi peserta didik untuk menyampaikan hasil diskusi secara terbuka.
C. Kegiatan Penutup (10 Menit)
1. Peserta didik bersama guru melakukan refleksi atas pembelajaran yang telah berlangsung,
2. Guru memandu peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran.
3. Guru memberikan penguatan terhadap materi yang telah dipelajari.
4. Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang aktivitas pembelajaran pada pertemuan
selanjutnya.
5. Kegiatan pembelajaran diakhiri dengan doa bersama dipimpin oleh seorang peserta didik.
8. Pengayaan dan Remedial
Pengayaan
▪ Siswa kemudian dapat menggunakan potongan-potongan kertas warna tersebut menjadi
kolase yang imajinatif. Mereka dapat melengkapi kolase tersebut dengan alat gambar lain
yang mereka miliki.
Remedial
▪ Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami
materi atau pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP
7. Refleksi
Untuk mengetahui keberhasilan proses pembelajaran, guru diharapkan melaksanakan refleksi
kegiatan pembelajaran di kelas.
• Apakah peserta didik dapat mengikuti pelajaran dengan baik?
• Apa saja kesulitan yang dialami selama proses pembelajaran?
• Apa saja langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses pembelajaran?
• Apakah ada peserta didik yang perlu mendapat perhatian khusus?
C. Asesmen/Penilaian
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atau
keterampilan siswa dalam melalui karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkan
bersifat unik dan menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai dengan karakter, kepribadian,
minat, kemampuan dan konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan dan
keterampilan. Siswa diberi keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan dan
keterampilannya ke dalam karya yang kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1. Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasi
dan/atau eksperimen terhadap suatu topik yang nyata dan relevan dalam kehidupan
mereka sehari-hari. Proyek dapat dilakukan dalam kelompok kecil atau besar dengan
pembagian peran kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek, laporan dan
keterlibatan siswa.
2. Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteria sukses
tertentu.
D. Lampiran
1. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
2. Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia,
2021 Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan
Rizki Raindriati ISBN 978-602-244-347-6 (jil.1)
Modul ajar materi warna primer dan warna skunder
3. Rubrik Penilan
E. Daftar Pustaka
Rizki Raindriati Dewi Miranti Amri (2021). Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas
I. Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis
Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis
Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New York:
Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Program
for Elementary and Middle Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: Northeast
Foundation for Children.
Mengetahui: Jakarta, 29 Februari 2024
Kepala SD Negeri Palmeriam 01, Guru Kelas IA,
Samsih Yawati, [Link]. Niswati, [Link].
NIP. 196406221988032005 NIP. -
1. Lampiran Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Nama:
Kelas:
2. Lampiran Materi Ajar
a. Warna Primer
Warna primer adalah Warna merah, kuning, biru yang merupakan warna
pokok atau warna dasar. mengapa disebut sebagai warna pokok ? karena warna primer
merupakan dasar dari terbentuknya semua warna. kita bisa membentuk banyak jenis
warna dari perpaduan warna-warna primer. perpaduan 2 warna primer bisa
menghasilkan warna sekunder.
Seorang pelukis senior, bisa membuat lukisan yang memiliki banyak warna
didalamnya hanya dengan menggabungkan tinta cat warna primer.
Perlu diketahi bahwa, warna primer merupakan warna induk yang berdiri sendiri
tanpa hasil pencampuran warna lain. itulah perbedaanya dengan warna sekunder dan
tersier.
b. Warna Sekunder
Warna Sekunder adalah warna kedua yang merupakan warna hasil perpaduan dari
2 warna primer. contohnya jika memadukan warna kuning dan warna biru maka akan
menghasilkan warna [Link] sekunder terdiri dari warna Hijau, Ungu dan Orange.
Lebih jelasnya, lihatlah contoh gambar dibawah tentang bagaimana warna
sekunder bisa terbentuk.
Dari perpaduan warna primer diatas kita sudah mendapatkan warna sekunder.
namun apakah hanya 3 warna itu saja yang bisa kita hasilkan ? tidak, semua
tergantung takaran pencapuran warnanya. contohnya mencapurkan warna Biru satu
sendok dan warna Merah satu sendok pasti akan menghasilkan warna Ungu. namun
jika takarannya diubah menjadi, satu gelas warna biru dan merah hanya satu sendok,
pasti akan menghasilkan warna ungu dengan kecerahan berbeda. Coba lihat contoh
dibawah ini:
3. Lampiran Penilaian
a. Diagnostik Non Kognitif
Asesmen diagnostik non kognitif di awal pembelajaran dilakukan untuk
menggali hal-hal meliputi kesejahteraan psikologi peserta didik, sosial, emosi,
aktivitas peserta didik selama belajar di rumah, kondisi keluarga, dan pergaulan
peserta didk, gaya belajar, karakter, dan minta siswa.
Pilihan Jawaban
No Pertayaan
Ya Tidak
1. Apa kabar hari ini?
2. Apakah ada yang sakit hari ini?
3. Apakah kalian dalam keadaan sehat?
4. Apakah anak-anak merasa bersemangat hari ini?
5. Apakah anak-anak sudah makan?
6. Apakah tadi malam sudah belajar?
b. Rubrik Penilaian Kelompok
Kriteria Penilaian
Nama Kekompakan Kerapian Kebersihan
No. Skor
Kelompok
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1. Kelompok 1
2. Kelompok 2
3. Kelompok 3
4. Kelompok 4
5. Kelompok 5
6. Kelompok 6
Keterangan:
1: Kurang 2: Cukup 3: Baik 4: Sangat Baik
𝑺𝒌𝒐𝒓 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒅𝒂𝒑𝒂𝒕
SKOR = × 100
𝑱𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒕𝒐𝒕𝒂𝒍
c. Rubrik Penilaian Mewarnai dengan Mencampurkan Warna Primer
Kriteria Penilaian
No Nama Peserta Didik Kerapihan Keindahan Kebersihan Skor
Warna
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1. ACHMAD AL FATIH
2. ADEEVA SHAKILA
3. ADIBA PUTRI RAMADANI
4. ADILA NISA ARDANI
5. AGHNA VALERIE
6. AHMAD ATHAR MIRZA
7. ARSYFA SALSA BILA
8. DAMUL 'IZZI NADA. R
9. DHANIS MAULANA KUTURBI
10. ELORA ELYSIA ELZAHRA
11. FELICYA PUTRI ILHAM
12. GUNAWAN FERY SYAH. P
13. HAFIZA KHAIRA LUBNA
14. KEISHA NAFISHA AZZAHRA
15. LAVANYA KINANDIRA. M
16. MOCHAMAD BAGUS. P
17. MUHAMMAD ALIF ALFATIH
18. MUHAMMAD KIAN ARZIKI
19. MUHAMMAD SAFIQ. A
20. NAILA PUTRI KHOLILAH
21. NAZRIEL PUTRA PRIBADI
22. NIZAM RAFAN ABDULLAH
23. RACHMAT RAMDHANI
24. RAJENDRA KHIAR PRADANA
25. SANDRINA RAMADHANI. P
26. SASKIA ALIFIA RAHMAT
27. ZAFRAN ABDUL HAYI
28. ZULFA MASHUNAH
29. RIZKY
Keterangan:
1: Kurang 2: Cukup 3: Baik 4: Sangat Baik
𝑺𝒌𝒐𝒓 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒅𝒂𝒑𝒂𝒕
SKOR = × 100
𝑱𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒕𝒐𝒕𝒂𝒍