Sejarah VOC dan Business Intelligence
Sejarah VOC dan Business Intelligence
Nama Kelompok:
1. Afwan Gibran M.A (19231248)
2. Elsa Alia Safinka (19231064)
3. Adinda Putri Pasaribu (19231616)
4. Iman Haqiem A. (19231145)
5. Gischa Nurlaila O. (19231003)
6. Rizki Ramadhani (19231287)
0
DAFTAR ISI
1
5.2 Membuat Visualisasi ....................................................................................................... 21
5.2.1 Tabel Rincian ........................................................................................................... 21
5.2.2 Line Chart ................................................................................................................ 24
5.2.3 Area Chart ................................................................................................................ 26
5.2.4 Stacked Column Chart ............................................................................................. 27
5.2.5 Donut Chart .............................................................................................................. 29
5.2.6 Card Total Penjualan ................................................................................................ 30
5.2.7 Card Total Pendapatan Kotor ................................................................................... 32
5.2.8 Card Total Penjualan Berdasarkan Kategori ............................................................ 34
5.2.9 Slicer Berdasarkan Bulan ......................................................................................... 35
5.2.10 Slicer Metode Pembayaran .................................................................................... 39
5.2.11 Slicer Jenis Kelamin............................................................................................... 40
5.2.12 Slicer Kategori ....................................................................................................... 41
5.3 Hasil Dashboard Penjualan Supermarket ....................................................................... 45
2
BAB I
PENGANTAR BUSINESS INTELLIGENCE
Data adalah sekumpulan fakta atau angka yang mencerminkan suatu kejadian,
aktivitas, atau kondisi tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sebenarnya sudah
sangat akrab dengan data, meskipun kadang tidak menyadarinya. Misalnya, saat
menerima struk belanja dari supermarket, mengecek jumlah poin loyalitas di aplikasi
pelanggan, atau membandingkan harga produk melalui katalog digital, semua itu adalah
bentuk data. Data ini mencerminkan aktivitas konsumsi dan perilaku belanja kita
sebagai pelanggan. Namun, data mentah seperti itu hanya berguna jika diolah. Ibarat
bahan makanan di rak supermarket, data perlu diolah terlebih dahulu agar bisa menjadi
“hidangan” informasi yang berguna, misalnya, untuk mengetahui kategori produk yang
paling diminati, jam belanja paling ramai, atau produk mana yang paling sering dibeli
bersamaan.
Di dunia bisnis ritel seperti supermarket, data hadir dalam skala besar dan sangat
beragam. Setiap transaksi pembelian, jumlah stok di gudang, jenis metode pembayaran
yang digunakan, hingga penilaian pelanggan setelah pembelian adalah sumber data
yang sangat berharga. Namun, sebagaimana di kehidupan sehari-hari, data mentah
dalam bisnis pun tidak serta-merta memberikan nilai. Tanpa pengolahan dan analisis,
data hanya menjadi tumpukan angka yang sulit dimaknai.
3
Berbeda dengan masa itu, perkembangan teknologi di era digital telah
menghadirkan sistem Business Intelligence (BI) sebagai solusi modern dalam
pengelolaan dan analisis data. BI memungkinkan organisasi untuk mengolah data guna
mendukung pengambilan keputusan strategis. Berbagai alat pendukung seperti Power
BI, Tableau, dan Looker Studio.
Ketiadaan sistem BI dalam organisasi modern dapat mengakibatkan keputusan
yang tidak selaras dengan realitas, sebagaimana yang pernah dialami oleh VOC.
Seandainya VOC memiliki sistem BI modern, berbagai kelemahan tersebut dapat diatasi
dengan data dari seluruh cabang bisa dikonsolidasikan secara global, dashboard
interaktif menyajikan informasi terkini, erta menggunakan analitik prediktif untuk
perencanaan strategi dan mitigasi risiko. Dengan demikian, VOC berpeluang untuk
bertahan lebih lama, memperbaiki tata kelola internal, dan tetap kompetitif di pasar
global.
Business Intelligence bukan hanya tools, melainkan ekosistem yang terdiri dari:
Komponen Penjelasan
Data Source Merupakan titik awal dari seluruh proses Business
Intelligence, yaitu tempat asal data mentah. Sumber
4
data ini bisa berasal dari berbagai sistem seperti ERP
(untuk pengelolaan sumber daya perusahaan), CRM
(untuk mengelola hubungan pelanggan), database
relasional, file Excel, API, maupun aplikasi lain yang
menyimpan data.
ETL (Extract, Transform, Proses utama dalam BI yang terdiri dari tiga langkah:
Load) mengambil data dari berbagai sumber (extract),
membersihkan dan menyesuaikan data agar sesuai
kebutuhan analisis (transform), lalu menyimpannya
ke dalam sistem penyimpanan khusus untuk analisis
lebih lanjut (load). (memasukkan data ke dalam data
warehouse atau data mart untuk dianalisis).
Data Warehouse/Data Tempat penyimpanan data hasil olahan dari proses
Mart ETL. Data Warehouse menyimpan data dalam skala
besar dari seluruh bagian organisasi, sedangkan Data
Mart berisi data yang lebih spesifik untuk
departemen atau divisi tertentu.
OLAP Teknologi yang digunakan untuk menganalisis data
secara multidimensi. Dengan OLAP, pengguna bisa
menggali informasi lebih dalam dari berbagai sudut
pandang, seperti waktu, lokasi, atau jenis produk,
menggunakan fitur seperti drill-down atau slice.
Tools BI Perangkat lunak yang membantu dalam menganalisis
dan menyajikan data dalam bentuk visual yang
mudah dipahami. Contohnya termasuk Power BI,
Tableau, QlikView, dan Looker. Tools ini dirancang
agar bisa digunakan oleh orang non teknis sekalipun,
untuk membuat laporan, grafik, dan dashboard
interaktif.
Decision Maker Pihak-pihak yang menggunakan informasi dari
Business Intelligence untuk mengambil keputusan
penting dalam organisasi. Mereka mengandalkan
hasil analisis BI untuk menentukan langkah strategis
maupun operasional yang lebih akurat dan berbasis
data.
1) Data Collection
Mengumpulkan data dari berbagai sumber internal (misalnya: sistem ERP, transaksi
penjualan, data keuangan) dan eksternal (misalnya: data pasar, media sosial, laporan
industri). Keakuratan dan kelengkapan data pada tahap ini sangat menentukan
kualitas analisis.
5
Proses integrasi menyatukan data dari berbagai sumber agar konsisten dalam satu
format standar. Pembersihan data (data cleaning) menghilangkan duplikasi,
kesalahan input, atau data yang hilang agar hasil analisis tidak bias atau
menyesatkan.
3) Data Storage
Tahap ini melibatkan penggunaan algoritma analitik, statistik, dan machine learning
untuk mengenali pola, tren, atau anomali dalam data. Model yang dibangun dapat
digunakan untuk prediksi atau optimalisasi proses bisnis.
Hasil analisis disajikan melalui grafik, diagram, peta interaktif, atau dashboard agar
mudah dipahami oleh pengambil keputusan. Visualisasi yang efektif mampu
menyampaikan insight kompleks secara ringkas dan jelas.
6) Decision Making
Tahap akhir adalah pengambilan keputusan yang didasarkan pada insight dari hasil
analitik dan visualisasi. Keputusan ini bisa berupa tindakan operasional, kebijakan
strategis, atau penyesuaian proses bisnis.
a) Data Analyst
Mengolah dan menyajikan data dalam bentuk insight yang mudah dipahami untuk
mendukung pengambilan keputusan.
b) BI Developer
Merancang dan membangun sistem BI, termasuk dashboard, laporan interaktif, dan
integrasi data.
c) Data Consultant
Memberikan rekomendasi solusi BI yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
d) Entrepreneur Berbasis Data
Membuka atau mengembangkan bisnis dengan pendekatan berbasis data dan
analitik.
6
BAB II
PENGENALAN POWER BI
Power BI adalah salah satu alat Business Intelligence (BI) buatan Microsoft yang
digunakan untuk mengolah, menganalisis, dan memvisualisasikan data dalam bentuk
dashboard interaktif, grafik, dan laporan.
Komponen Penjelasan
Power BI Desktop Aplikasi utama yang digunakan untuk
mengolah data, membuat laporan, dan
menyusun dashboard.
7
Power BI Service Platform berbasis cloud yang
memungkinkan pengguna untuk berbagi,
mengelola, dan melihat laporan dari
berbagai perangka.
Power BI Mobile Aplikasi untuk perangkat seluler yang
memungkinkan pengguna mengakses
dashboard dan laporan secara fleksibel.
A. Persyaratan System
1) Sebelum menginstal Power BI Desktop, pastikan perangkat memenuhi
persyaratan berikut:
2) Sistem Operasi: Windows 10 atau lebih baru.
3) RAM: Minimal 4GB (disarankan 8GB ke atas untuk performa optimal).
4) Ruang penyimpanan: Minimal 1GB untuk instalasi.
5) Prosesor: Intel Core i3 atau yang lebih tinggi.
6) Koneksi internet: Diperlukan untuk mengunduh, memperbarui, dan
menggunakan fitur cloud
B. Proses Instalasi
1) Unduh Power BI Desktop dari situs resmi Microsoft
([Link]
2) Jalankan file installer dan ikuti petunjuk instalasi hingga selesai.
3) Buka Power BI Desktop setelah instalasi selesai dan mulai eksplorasi fitur-
fiturnya.
4) Login ke akun Microsoft untuk mengakses fitur tambahan.
8
- Help: Akses dokumentasi & bantuan
Panel Panel berisi pilihan - Grafik batang/kolom: Banding nilai antar
Visualisasi visualisasi data kategori
- Grafik garis: Lihat tren waktu
- Pai/Donat: Lihat proporsi
- Peta: Lokasi geografis
- Matriks/Tabel: Tampilan terstruktur
- Slicer: Filter interaktif
- Card: Tampilkan nilai agregat
Fields Pane Menampilkan data - Tampilkan tabel & kolom data
yang diimpor ke - Seret kolom ke visualisasi
Power BI - Buat kolom kalkulasi (DAX)
- Atur agregasi (sum, avg, count)
Report Area utama untuk - Tambah & susun visualisasi
Canvas mendesain laporan - Edit tampilan visual (warna, label, ukuran)
dan dashboard - Tambah interaktivitas antar elemen
- Buat beberapa halaman laporan
9
BAB III
PEMBAHASAN STUDI KASUS SUPERMARKET
MENGGUNAKAN POWER BI
Pemilihan dataset Supermarket Sales dari Kaggle didasarkan pada sifat dataset-
nya yang terbuka dan tidak memerlukan proses pembersihan data (data cleaning) yang
terlalu kompleks. Hal ini menjadikannya sangat sesuai digunakan dalam konteks
edukatif, khususnya bagi pemula yang ingin belajar tentang Business Intelligence (BI),
visualisasi data, dan pengambilan keputusan berbasis data.
(sumber:[Link]
Dataset ini memiliki data penjualan dalam format Excel dengan struktur sebagai
berikut:
• Invoice ID • Jenis Kelamin
• Hari • Kategori Produk
• Bulan • Harga Satuan
• Tahun • Kuantitas
• Cabang • Metode Pembayaran
• Kota • cogs
• Tipe Pelanggan • Peringkat
Melalui dataset ini, kami akan mengembangkan sebuah Dashboard Power BI yang
menyajikan:
▪ Total kategori dan unit terjual ▪ Pendapatan per kategori
▪ Total pendapatan ▪ Rata-rata peringkat pelanggan
▪ Distribusi metode pembayaran ▪ Filter Dinamis
▪ Keuntungan berdasarkan waktu ▪ Rincian pajak & margin keuntungan
10
3.2 Proses Extract, Transform, Load
1) Buka Power BI
11
4) Pilih Dataset → Klik Open
12
3.2.2 Transfrom Data
A. Merge Colums
1) Blok kolom Hari, Bulan, dan Tahun secara bersamaan → dengan
menahan tombol Ctrl lalu klik masing-masing header kolom.
2) Pilih tab Transform pada ribbon → lalu klik opsi Merge Columns.
13
3) Saat jendela Merge Columns terbuka → pilih Comma sebagai pemisah
(Separator) → kemudian beri nama kolom hasil gabungan tersebut dengan
Tanggal.
4) Kolom Hari, Bulan, serta Tahun sudah digabung menjadi satu di kolom
Tanggal.
14
2) Kolom Tanggal akan otomatis berubah ke format tanggal yang sesuai.
15
16
BAB IV
PENGOLAHAN DATA DI POWER BI
Measure adalah rumus atau perhitungan yang digunakan di Power BI untuk mengolah
dan menampilkan data secara otomatis. Dengan measure, kita bisa menghitung berbagai
hal seperti:
• Total penjualan
• Rata-rata peringkat
• Persentase keuntungan
Measure ini bersifat dinamis, hasil perhitungannya akan secara otomatis menyesuaikan
dengan filter atau data yang dipilih pada laporan. Sebagai contoh, apabila pengguna
memilih data untuk bulan Januari, maka nilai total penjualan yang ditampilkan akan
langsung menyesuaikan hanya untuk data pada bulan tersebut, tanpa perlu mengubah
rumus yang telah dibuat.
2) Formula bar akan muncul → ketikkan rumus (DAX) untuk measure yang
ingin dibuat.
17
2) Ubah tipe data menjadi Whole Number → lalu atur Decimal Number
menjadi 0.
18
4.1.3 Measure Pendapatan Bersih
19
4.1.5 Measure Persentase Margin Laba Kotor
20
BAB V
Visualisasi Data
Visualisasi data merupakan penyajian data dalam bentuk grafis yang bertujuan untuk
mempermudah pemahaman informasi. Melalui visualisasi, pola, tren, dan insight yang
tersembunyi dalam data dapat dikenali lebih cepat dibandingkan jika hanya menggunakan
tabel atau angka mentah.
Atur semua visual menggunakan pengaturan di bawah ini, atau gunakan fitur Format
Painter untuk menyeragamkan tampilan antar visual. Setelah itu, silakan sesuaikan kembali
tampilannya sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing visual.
• Catatan: Pengaturan ini tidak wajib sepenuhnya sama, bisa disesuaikan secara kreatif
agar desain visual lebih menarik dan informatif.
• Langkah Langkah
1) Klik panel Visualizations → Pilih visual Tabel → Seret kolom Kategori Produk,
Pajak 5%, Pendapatan Bersih, Keuntungan, dan Persentase Margin Laba Kotor
→ Letakkan di area "Add data fields here".
21
2) Arahkan kursor ke kolom Persentase Margin Laba Kotor, klik ikon panah bawah
→ pilih “Rename for this visual” → ganti namanya menjadi Persentase, lalu
Enter.
3) Aktifkan Data Bar → Klik ikon panah bawah pada kolom Persentase dan
Keuntungan → Pilih Conditional formatting → Klik Data bars.
22
4) Tentukan warna di bagian Data colors → Lalu klik OK.
23
7) Setelah itu, lakukan penyesuaian pada Tabel sesuai kebutuhan, karena tidak
dijelaskan secara rinci. Sesuaikan tampilan agar visual lebih informatif dan
menarik. Maka, hasil desain visual kami adalah seperti ini.
24
2) Klik panah di sebelah kolom Peringkat → Pilih Average sebagai jenis
perhitungan.
4) Setelah itu, lakukan penyesuaian pada Line Chart sesuai kebutuhan, karena tidak
dijelaskan secara rinci. Sesuaikan tampilan agar visual lebih informatif dan
menarik. Maka, hasil desain visual kami adalah seperti ini.
25
5.2.3 Area Chart
Menampilkan perkembangan total keuntungan setiap bulan dalam bentuk grafik area.
Visualisasi ini membantu pengguna melihat pola pertumbuhan atau penurunan
keuntungan dari bulan ke bulan secara jelas, sekaligus membandingkan volume
keuntungan antar periode waktu.
• Langkah Langkah
1) Klik Panel Visualizations → lalu pilih Area Chart
2) Pilih dan seret kolom Tanggal → ke area “Add data fields” di sumbu X-axis →
lalu seret kolom Keuntungan → ke area sumbu Y-axis.
26
3) Gunakan fitur Format Painter untuk menyalin pengaturan desain visual
(background, border, title, shadow).
4) Setelah itu, lakukan penyesuaian pada Area Chart sesuai kebutuhan, karena tidak
dijelaskan secara rinci. Sesuaikan tampilan agar visual lebih informatif dan
menarik. Maka, hasil desain visual kami adalah seperti ini.
27
• Langkah Langkah
1) Klik panel Visualizations → lalu pilih Stacked Column Chart
2) Pilih dan seret kolom Kategori Produk → ke area Add data fields here di sumbu
X-axis → lalu seret kolom Pendapatan Kotor → ke area sumbu Y-axis.
4) Setelah itu, lakukan penyesuaian pada Stacked Column Chart sesuai kebutuhan,
karena tidak dijelaskan secara rinci. Sesuaikan tampilan agar visual lebih
informatif dan menarik. Maka, hasil desain visual kami adalah seperti ini.
28
5.2.5 Donut Chart
2) Pilih dan seret kolom Metode Pembayaran → ke bagian Legend → lalu seret
kolom Kuantitas → ke bagian Values.
29
3) Gunakan fitur Format Painter untuk menyalin pengaturan desain visual
(background, border, title, shadow).
4) Setelah itu, lakukan penyesuaian pada Donut Chart sesuai kebutuhan, karena
tidak dijelaskan secara rinci. Sesuaikan tampilan agar visual lebih informatif dan
menarik. Maka, hasil desain visual kami adalah seperti ini.
Menampilkan total keseluruhan unit produk yang terjual dalam bentuk Card visual di
Power BI.
30
• Langkah Langkah
1) Klik panel Visualizations → lalu pilih Card
2) Klik ribbon Home → lalu klik New Measure → masukkan DAX ini:
unit terjual = COALESCE(SUM(supermarket_sales[Kuantitas]), 0)
3) Seret Measure Unit Terjual → letakkan di area “Add data fields here”.
31
4) Gunakan fitur Format Painter untuk menyalin pengaturan desain visual
(background, border, title, shadow).
5) Setelah itu, lakukan penyesuaian pada Card sesuai kebutuhan, karena tidak
dijelaskan secara rinci. Sesuaikan tampilan agar visual lebih informatif dan
menarik. Maka, hasil desain visual kami adalah seperti ini.
Menampilkan total keseluruhan pendapatan kotor dalam bentuk Card visual di Power
BI. Visual ini memberikan informasi ringkas dan langsung mengenai jumlah total
pendapatan yang diperoleh dari penjualan selama periode tertentu.
• Langkah Langkah
1) Klik panel Visualizations → lalu pilih Card
32
2) Seret kolom Pendapatan Kotor → lalu taruh di area “Add data fields here”.
4) Setelah itu, lakukan penyesuaian pada Card sesuai kebutuhan, karena tidak
dijelaskan secara rinci. Sesuaikan tampilan agar visual lebih informatif dan
menarik. Maka, hasil desain visual kami adalah seperti ini
33
5.2.8 Card Total Penjualan Berdasarkan Kategori
Menunjukkan berapa banyak kategori produk berbeda yang ada dalam data penjualan.
• Langkah Langkah
1) Klik panel Visualizations → lalu pilih Card
2) Klik ribbon Home → lalu klik New Measure → masukkan DAX ini:
total kategori = COUNT(supermarket_sales[Kategori Produk]) + 0
34
3) Seret Measure Unit Kategori → letakkan di area “Add data fields here”.
5) Setelah itu, lakukan penyesuaian pada Card sesuai kebutuhan, karena tidak
dijelaskan secara rinci. Sesuaikan tampilan agar visual lebih informatif dan
menarik. Maka, hasil desain visual kami adalah seperti ini
Memfilter data berdasarkan bulan tertentu sehingga pengguna bisa melihat data atau
laporan hanya untuk bulan yang dipilih saja.
• Langkah Langkah
35
1) Klik panel Visualizations → lalu pilih Slicer
4) Kemudian relasikan antar tabel → seret kolom Date dari tabel Tanggal → ke
kolom Tanggal pada tabel supermarket_sales.
36
5) Lalu akan muncul detail relasi seperti pada gambar di bawah ini → sesuaikan
pengaturannya agar sama dengan tampilan pada gambar.
6) Relasi berhasil dibuat → lalu klik panel Report View untuk kembali ke
tampilan Dashboard.
7) Seret kolom Date dari tabel Tanggal → lalu letakkan di area “Add data fields
here”.
37
8) Gunakan fitur Format Painter untuk menyalin pengaturan desain visual
(background, border, title, shadow).
9) Setelah itu, lakukan penyesuaian pada Slicer sesuai kebutuhan, karena tidak
dijelaskan secara rinci. Sesuaikan tampilan agar visual lebih informatif dan
menarik. Maka, hasil desain visual kami adalah seperti ini
38
5.2.10 Slicer Metode Pembayaran
Memfilter data berdasarkan jenis metode pembayaran seperti Cash, Credit, atau E-
Wallet, sehingga pengguna bisa melihat data transaksi sesuai metode pembayaran yang
dipilih atau kombinasi ketiganya.
• Langkah Langkah
1) Klik panel Visualizations → lalu pilih Slicer
2) Seret kolom Metode Pembayaran → lalu taruh di area “Add data fields here”.
39
4) Setelah itu, lakukan penyesuaian pada Slicer sesuai kebutuhan, karena tidak
dijelaskan secara rinci. Sesuaikan tampilan agar visual lebih informatif dan
menarik. Maka, hasil desain visual kami adalah seperti ini
2) Seret kolom Jenis Kelamin → lalu taruh di area “Add data fields here”.
40
4) Setelah itu, lakukan penyesuaian pada Slicer sesuai kebutuhan, karena tidak
dijelaskan secara rinci. Sesuaikan tampilan agar visual lebih informatif dan
menarik. Maka, hasil desain visual kami adalah seperti ini.
Memfilter data berdasarkan kategori tertentu sehingga pengguna bisa melihat informasi
yang spesifik sesuai kategori yang dipilih dengan mudah dan interaktif.
• Langkah Langkah
1) Klik panel Visualizations → lalu pilih Slicer
2) Klik ribbon Modeling → lalu klik New Table → masukkan DAX ini:
kategori = DATATABLE(
"Kategoriproduk", STRING,
{
{"Electronic accessories"},
{"Fashion accessories"},
{"Food and beverages"},
{"Health and beauty"},
{"Home and lifestyle"},
41
{"Sports and travel"}
}
)
5) Lalu akan muncul detail relasi seperti pada gambar di bawah ini → sesuaikan
pengaturannya agar sama dengan tampilan pada gambar.
42
6) Relasi berhasil dibuat → lalu klik panel Report View untuk kembali ke tampilan
Dashboard.
8) Ubah format slicer → buka panel Visualisasi → klik ikon di tengah bertuliskan
“Format your visual”
43
9) Buka Slicer settings → pilih Style: Tile → lalu atur tampilan slicer lainnya
sesuai kebutuhan.
10) Gunakan fitur Format Painter untuk menyalin pengaturan desain visual
(background, border, title, shadow).
11) Setelah itu, lakukan penyesuaian pada Slicer sesuai kebutuhan, karena tidak
dijelaskan secara rinci. Sesuaikan tampilan agar visual lebih informatif dan
menarik. Maka, hasil desain visual kami adalah seperti ini
44
5.3 Hasil Dashboard Penjualan Supermarket
45
46