REGISTER RISIKO PELAYANAN
PUSKESMAS GANDUSARI
TAHUN 2021
Tingkat risiko
Risiko yang mungkin Penyebab
No Pelayanan/Unit Kerja (extreme, tinggi, Akibat
terjadi terjadinya
sedang, rendah)
1 Ruang Pelayanan Salah identitas extreme Nama salah dan Salah penerima
Apotek/Farmasi tdk dilakukan obat
pengecekan, data
identifikasi pasien
resep kurang
Pengisian data resep tinggi Petugas kurang & Salah penerima
tidak lengkap pasien banyak obat
Salah membaca resep tinggi Terlalu banyak Salah obat
pasien, tulisan
tidak jelas,
terburu2
Petugas farmasi
kurang teliti
Kesalahan mengambil tinggi Belum ada Menimbulkan efek
obat penataan dan samping ringan
penandaan obat sampai meninggal
Kesalahan meracik obat tinggi Belum ada Menimbulkan efek
penataan dan samping ringan
penandaan obat sampai meninggal
Identitas pasien
yang tidak
lengkap
Salah orang tinggi Pendengaran Penyakit tidak
pasien yang tidak sembuh
jelas
Efek samping obat
Pasien tidak
memahami alur,
Ruang Pasien mendaftar
Salah mengambil nomor tidak ada
2 Loket/Pendaftaran dan tidak sesuai nomor
antrian penandaan untuk
Rekam Medis antrian
pasien lansia,
disability
Pasien banyak
Pasien tidak mendengar Pasien complain
sehingga
panggilan petugas kepada petugas
lingkungan ramai
Identitas pasien yang
Kurangnya
dibawa tidak sesuai, Petugas salah
pengetahuan
pasien tidak membawa mendaftar
pasien
kartu berobat
Tidak ada nomor rekam
medis pada formulir
Berkas tidak ketemu
Petugas salah
mengambil rekam
medis
Pasien menunggu Pasien menunggu
Pasien bingung dengan
lama lama
ruang pemeriksaan
tujuan
Petugas salah
memasukkan berkas
rekam medis
Pasien bingung dengan
Pasien menunggu Pasien menunggu
ruang pemeriksaan
lama lama
tujuan
Petugas salah
Pasien menunggu Pasien menunggu
memasukkan berkas
lama lama
rekam medis
Ruang Pemeriksaan
Umum, Ruang KIA Pasien terlalu
dan Ruang IGD banyak sehingga
3 Tidak memakai APD rendah petugas kadang
tidak memakai
APD
Kesadaran
petugas masih
kurang dalam
memakai APD
Pasien kurang
jelas dalam
Kesalahan Diagnosis rendah
memberikan
informasi
Petugas kurang
teliti dalam
melakukan
pemeriksaan
pendengaran
pasien kurangg
sehingga ketika
Salah panggil pasien rendah dipanggil yang
bukan nama yang
bersangkutan tapi
datang
petugas kurang
teliti dalam
mengidentifikasi
pasien
pasien terlalu
banyak sehingga
salah memberi resep rendah
petugas kurang
teliti
salah memberikan
resep pasien
karena form resep
kurang standar
sehingga terjadi
kesalahan dalam
identifikasi pasien
petugas kurang
teliti
kurangnya teliti
kesalahan pencabutan
rendah pada saat
gigi
pemeriksaan
tidak ada
pasien hampir jatuh dari
rendah pengaman pada resiko pasien jatuh
tempat tidur periksa
tempat tidur
- Pasien harus
menunggu proses
Penulisan
konfirmasi dari
blangko
petugas ke tenaga
Permintaan permintaan
4 Ruang Laboratorium medis yang
pemeriksaan pemeriksaan
memberi blangko
kurang lengkap /
permintaan
jelas
pemeriksaan
laboratorium
- Pasien harus di
Pengambilan sampel suntik ulang/
sedang - Salah identitas
darah vena pengambilan
darah di ulangi
- Blangko
permintaan
pemeriksaan
- Sampel
Pelabelan sampel tinggi tertukar sehingga
pasien tertukar
pemeriksaan tidak
sesuai dengan
permintaan.
- Salah - Salah
Pemeriksaan tinggi diagnose dan diagnose dan
terapi terapi
- Salah - Salah
Hasil pemeriksaan tinggi diagnose dan diagnose dan
terapi terapi
- Waktu - Waktu
konsultasi konsultasi
dokter jadi dokter jadi
terganggu terganggu
karena harus karena harus
konfirmasi hasil konfirmasi hasil
lab lab
N
Pencegahan
risiko yang sudah Rencana tindakan Penanggun
dilakukan untuk untuk mencegah / g jawab
meminimalkan mengurangi resiko (PIC)
resiko
Penyusunan & petugas farmasi Nenin Rika
Sosialisasi SOP melakukan Susanti
pengecekan
identitas setiap kali
menerima resep
pembuatan resep
baru
Monitoring skrening resep.
kepatuhan Jika resep tidak
petugas lengkap, maka
petugas
melakukan
konfirmasi kepada
petugas untuk
melengkapi data
yang tidak lengkap
penambahan
petugas
Kajian kebutuhan Penambahan
tenaga dan tenaga di ruang
membuat usulan pemeriksaan
penambahan
tenaga
Pembuatan SOP
yang baru
Penyusunan & Penandaan LASA
sosialisasi SOP dan pengaturan
obat
Penyusunan & Penandaan LASA
sosialisasi SOP dan pengaturan
obat
Memaksimalkan Memaksimalkan
penggunaan penggunaan
mikrofon mikrofon oleh
petugas
Penyusunan &
Sosialisasi SOP Silvia Rosa
Harianto
Pemanggilan
pasien melalui
mikrofon
Penyusunan dan
sosialisasi alur
pendaftaran
Penyusunan &
sosialisasi SOP
Penyusunan &
sosialisasi alur
pelayanan
Pemasangan
papan penunjuk
Penambahan
petugas di ruang
rekam medis
Sosialisasi
petugas untuk
Petugas sudah
melaksanakan
kompeten
tugas sesuai SOP
degan benar
Bentik H
Pemakaian APD
Petugas Petugas lebih teliti
kompeten dalam dalam melakukan
bidangnya pemeriksaan Intin
Ananingsih
Perubahan alur
pemeriksaan
SOP identifikasi
umum dengan
pasien
tambahan kajian
awal
Perubahan alur
pemeriksaan
Petugas sudah
umum dengan
kompeten
tambahan kajian
awal
Luki T
SOP identifikasi pembuatan RM
pasien baru
Pengadaan
Mikrofon
Petugas sudah pembuatan resep
kompeten baru
petugas
SOP identifikasi
melakukan tugas
pasien
sesuai SOP
penambahaan
petugas di RPU
meningkatkan
kesiapan ketelitian petugas
petugas dalam melakukan
pemeriksaan
menyediakan
tempat duduk
untuk penunggu pengadaan tempat
pasien supaya tidur pasien yang
bisa mengawai ada pengamannya
keluarga yang
sakit
- Petugas lebih
teliti dalam
penulisan Hudlratul
blangko ummah
pengiriman
pemeriksaan
- Petugas
mencocokan
identitas pasien
dengan kartu
berobat
REGISTER MANAJEMEN RESIKO
PUSKESMAS GANDUSARI
No Pelayanan/Unit Risiko yang Kegawatan Probabilitas Tingkat risiko Penyebab Akibat
Kerja mungkin terjadi (severity) (sangat tinggi, terjadinya
tinggi, sedang,
rendah)
Pencegahan risiko Upaya Penanggung Pelaporan jika
penanganan jawab (PIC) terjadi paparan
jika terkena
risiko
No Pelayanan/Unit Risiko yang Tingkat risiko Penyebab Akibat Pencegahan risiko
Kerja mungkin terjadi (sangat tinggi, terjadinya
tinggi, sedang,
rendah)
Administrasi
manajemen
1 Kepegawaian Mendapat Sedang Puskesmas tidak Pelayanan dilayani Pengusulan
dropping tenaga bisa menolak oleh tenaga yang penambahan SDM
kesehatan yang dropping SDM tidak kompeten lengkap dengan
tidak kompeten dari pemerintah kualifikasi.
daerah
[Link] visit tidak 1. peningkatan
maksimal 2. pelaksanaan Home
perencanaan visit 2. Entri data
Penyerapan dana penyerapan tidak
jarang besar 3. home visit dengan
JKN tidak maksimal bisa maksimal
Dokumentasi dan cepat oleh pelaksana
pencatatan/ 3. pencatatan lebih
pelaporankurang teliti
1. kelengkapan
persyaratan
kenaikan 1. membuat daftar
pangkatyanglamb kepangkatan
at dikumpulkan 2. [Link]
PAK tidak mekanisme
kenaikan pangkat kenaikkan pangkat
jarang dikerjakan secara kenaikkan pangkat
tertunda tertunda
rutin 3. pegawai sesuai SOP 3.
yang pengerjaan PAK
bersangkutan secara rutin sesuai
tidak tau kalau jabatannya.
waktunya naik
pangkat
Upaya penanganan jika Penanggung Pelaporan jika
terkena risiko jawab (PIC) terjadi paparan
Mengidentifikasi Kepala tata Kepala puskesmas
kesenjangan usaha melaporkan
kompetensi untuk kepada Kepala
pengusulan diklat Dinas dilengkapi
dengan data
kinerja dan
kompetensi
pegawai
Kepala puskesmas
1. peningkatan
pelaksanaan Home visit
2. Entri data home visit
Admin Pcare
dengan cepat oleh
pelaksana 3.
pencatatan lebih teliti
Kepala tata
usaha
sesegera mungkin
melengkapi
administrasi dan Dinas Kesehatan
mengajukkannya ke
Dinas Kesehatan
No Pelayanan/ Risiko yang Tingkat risiko Penyebab Akibat Pencegahan risiko Upaya Penanggung Pelaporan
Unit Kerja mungkin terjadi (sangat tinggi, terjadinya penanganan jawab (PIC) jika terjadi
tinggi, sedang, jika terkena paparan
rendah) risiko
UKM
Lansia 1. resiko jatuh sedang 1. kondisi fisik comcert 1. sosialisasi 1. pendampingan Programer
perorangan yang [Link] 3. perawatan 2. Lansia
buruk 2. jarak Pendampingan 4. rujuk
tempat kunjungan rumah Kepala
1 posyandu lansia bagi lansia resiko Puskesmas
yang terlalu jauh tinggi
1. masker /APD
[Link] daerah 1. Melaksanakan programer Kepala
2 DBD / fogging pencemaran sedang polusi sesak nafas Puskesmas
fogging 3 sosialisasi SOP2. Rujukan DBD
4. SOP fogging
1. pengobatan
komperhensif pada
penderita. 2.
pendidikan pada
keluarga penderita 1 petugas
tentang penyakit kesehatan
programer Kepala
3 Kusta penularan paparan baktery cacat kusta 3. pembagian memakai APD Puskesmas
Kusta
APD pada keluarga. saat kontak
4 petugas dengan pasien.
mengguakan APD
saat pemeriksaan
dan kontak dengan
penderita
[Link]
petugas : terluka,
1. petugas kesehatan
terpapar baktery.
terkena limbah menggunakan APD memakai APD 2. programer
4 IMUNISASI Masyarakat : rendah infeksi
imunisasi 2. adanya kantong limbah imunisasi Imunisasi
terluka, terpapar
limbah tersendiri segera
baktery
dimusnahkan
1. petugas
menggunakan
APD 2.
Penempatan
limbah medis
tersendiri 3.
1. petugas
petugas : terluka, pemusnahan
Kesehatan menggunakan APD
terpapar baktery. limbah medis
Lingkungan / terkena limbah 2. adanya tempat programer Kepala
5 Masyarakat : rendah infeksi periodik 4. Puskesmas
pengelolaan medis limbah tersendiri 3. Kesling
terluka, terpapar memberikan
Limbah Medis pemusnahan
baktery tanda dan kode
limbah medis
limbah 5.
menjaga
kebersihan dan
desinfektan pada
daerah rawan
limbah
[Link] 2.
perlengkapa syok
[Link]
1. KIPI 2. syok kontak iritan anafilatik 3. SOP programer Kepala
6 IMUNISASI sedang syok anfilatik sesuai SOP2. Puskesmas
anafilatik vaksin SYOK Imunisasi
RUJUKAN
[Link]
penanganan syok
[Link]
programer TB Kepala
7 TB PARU Tertular TB rendah kurangnya disiplin terpapar bakteri TB 1. pendisiplinan SOP t sesuai SOP2.
Paru Puskesmas
RUJUKAN
1. Melaksanakan
menurunnya
SOP 2. kordinasi programer Kepala
8 PROMKES Kesalahan Informasi rendah kesiapan materi kepercayaan
lintas sektor Promkes Puskesmas
masyarakat
maupun program
1 memberikan
kurangnya
penyuluhan 2. Programer Kepala
9 YANKESTRAD Tertular penyakit sedang pengetahuan 1. keracunan 2. tertular penyait
pendataan pelaku Yankestrad Puskesmas
tentang meramu
produksi