0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
534 tayangan10 halaman

RPP Pembelajaran Integral Matematika SMA

Dokumen ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran Matematika Tingkat Lanjut di SMA Taruna Nusantara, yang berfokus pada konsep integral. RPP ini mencakup identifikasi kesiapan peserta didik, karakteristik materi, tujuan pembelajaran, dan desain pembelajaran yang melibatkan metode aktif seperti diskusi kelompok dan studi kasus. Pembelajaran dirancang untuk mengembangkan penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, dan kemandirian peserta didik dalam memahami dan menerapkan konsep integral.

Diunggah oleh

Hafizh Praditya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
534 tayangan10 halaman

RPP Pembelajaran Integral Matematika SMA

Dokumen ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran Matematika Tingkat Lanjut di SMA Taruna Nusantara, yang berfokus pada konsep integral. RPP ini mencakup identifikasi kesiapan peserta didik, karakteristik materi, tujuan pembelajaran, dan desain pembelajaran yang melibatkan metode aktif seperti diskusi kelompok dan studi kasus. Pembelajaran dirancang untuk mengembangkan penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, dan kemandirian peserta didik dalam memahami dan menerapkan konsep integral.

Diunggah oleh

Hafizh Praditya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SMA Taruna Nusantara TA 2025/2026

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Nama Sekolah : SMA Taruna Nusantara


Nama penyusun : Hafizh Praditya Mahardika, M. Pd.
Mata pelajaran : Matematika Tingkat Lanjut Fase F+
Kelas / Semester : XII / Gasal dan Genap

Matematika Tingkat Lanjut Fase F+ Kelas XII 1


SMA Taruna Nusantara TA 2025/2026

RPP DEEP LEARNING


MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
BAB : INTEGRAL

A. IDENTITAS MODUL
Nama Sekolah : SMA Taruna Nusantara
Nama Penyusun : Hafizh Praditya Mahardika, [Link].
Mata Pelajaran : Matematika
Fase / Kelas /Semester : F+ / XII / Genap
Topik : A. Integral Tak Tentu, B. Integral Tentu, C. Aplikasi
Integral
Alokasi Waktu : 6 Jam Pelajaran (3 Pertemuan @ 2 JP)
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026

B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK


Peserta didik pada umumnya telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep turunan
fungsi aljabar dari kelas XI. Mereka juga diharapkan sudah memiliki keterampilan dasar
dalam berhitung dan menyelesaikan masalah aljabar sederhana. Beberapa peserta didik
mungkin sudah terpapar dengan konsep luas daerah atau laju perubahan dalam fisika,
namun pemahaman konseptual tentang integral itu sendiri mungkin masih minim.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
Materi integral adalah jenis pengetahuan konseptual dan prosedural yang memerlukan
pemahaman definisi, hubungan antara turunan dan integral, serta penerapan rumus dan
berbagai teknik integrasi. Relevansi materi ini sangat tinggi dengan kehidupan nyata,
terlihat dalam berbagai bidang seperti fisika (perpindahan, usaha, pusat massa), teknik
(volume benda putar, luas permukaan), ekonomi (fungsi biaya total), dan biologi
(pertumbuhan populasi). Tingkat kesulitan materi ini bersifat menengah hingga tinggi,
membutuhkan pemahaman visual, kemampuan abstraksi, dan penalaran kritis. Struktur
materi dimulai dari konsep integral tak tentu sebagai antiturunan, kemudian dikembangkan
ke integral tentu sebagai luas daerah di bawah kurva, dan diakhiri dengan berbagai aplikasi
integral. Integrasi nilai dan karakter akan ditekankan pada ketelitian, ketekunan, berpikir
logis, dan kolaborasi.

D DIMENSI PROFIL LULUSAN

Berdasarkan tujuan pembelajaran, dimensi profil lulusan yang akan dicapai adalah:

● Penalaran Kritis: Peserta didik mampu menganalisis permasalahan yang berkaitan


dengan integral dan menentukan strategi penyelesaian yang tepat.
● Kreativitas: Peserta didik mampu menemukan berbagai pendekatan dalam
menyelesaikan masalah integral, termasuk merancang model sederhana.
● Kolaborasi: Peserta didik mampu bekerja sama dalam kelompok untuk memecahkan
masalah, berbagi ide, dan saling membantu dalam memahami konsep.
● Kemandirian: Peserta didik memiliki inisiatif dalam mencari informasi tambahan
dan menyelesaikan tugas secara mandiri.

Matematika Tingkat Lanjut Fase F+ Kelas XII 2


SMA Taruna Nusantara TA 2025/2026

DESAIN PEMBELAJARAN

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) NOMOR : 32 TAHUN 2024


Di akhir fase F+, peserta didik dapat memahami laju perubahan dan laju perubahan rata-
rata, serta laju perubahan sesaat sebagai konsep kunci derivatif (turunan), baik secara
geometris maupun aljabar. Mereka dapat menentukan turunan dari fungsi polinomial,
eksponensial, dan trigonometri, dan menerapkan derivatif (turunan) untuk membuat
sketsa kurva, menghitung gradien dan menentukan persamaan garis singgung, menentukan
kecepatan sesaat dan menyelesaikan soal optimasi. Mereka dapat memahami integral, baik
sebagai proses yang merupakan kebalikan dari derivatif (turunan) dan juga sebagai cara
menghitung luas. Mereka memahami teorema dasar kalkulus sebagai penghubung antara
derivatif (turunan) dan integral.

B. LINTAS DISIPLIN ILMU


• Fisika: Penerapan konsep integral dalam perhitungan perpindahan, usaha, pusat massa,
momen inersia.
• Ekonomi: Menentukan fungsi biaya total dari fungsi biaya marjinal, fungsi konsumsi
total.
• Teknik (Sipil, Mesin): Perhitungan volume benda putar, luas permukaan, desain
struktur.
• Biologi: Model pertumbuhan populasi, laju reaksi kimia.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Pertemuan 1 (2 JP): Konsep Integral Tak Tentu
• Melalui eksplorasi hubungan turunan dan antiturunan, peserta didik dapat menemukan
konsep integral tak tentu dengan tepat.
• Dengan mengerjakan latihan soal, peserta didik dapat menerapkan konsep integral tak
tentu melalui penyelesaian masalah dengan benar.

Pertemuan 2 (2 JP): Konsep Integral Tentu


• Melalui diskusi kelompok dan pemanfaatan perangkat lunak Geogebra, peserta didik
dapat menemukan konsep integral tentu sebagai limit jumlahan Riemann dan
hubungannya dengan Teorema Dasar Kalkulus dengan benar.
• Melalui penyelesaian berbagai masalah, peserta didik dapat menerapkan konsep
integral tentu melalui penyelesaian masalah dengan cermat.

Pertemuan 3 (2 JP): Aplikasi Integral dalam Berbagai Bidang (Penyelesaian


Masalah)
• Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengaplikasikan konsep integral tak tentu dan
tentu untuk menyelesaikan masalah kontekstual yang relevan dengan kehidupan
sehari-hari dan berbagai bidang ilmu dengan cermat.

D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL


Topik pembelajaran akan dikontekstualisasikan melalui masalah-masalah yang dekat
dengan kehidupan peserta didik, seperti:
• Menentukan fungsi posisi dari fungsi kecepatan yang diketahui.
Matematika Tingkat Lanjut Fase F+ Kelas XII 3
SMA Taruna Nusantara TA 2025/2026

• Menghitung luas daerah yang dibatasi oleh kurva fungsi (misalnya, luas taman yang
berbentuk tidak beraturan).
• Menghitung volume benda putar sederhana (misalnya, volume botol).
• Menentukan total biaya produksi dari fungsi biaya marjinal.
• Memprediksi pertumbuhan populasi bakteri atau hewan.

E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK (PENDEKATAN DEEP LEARNING: MINDFUL
LEARNING, MEANINGFUL LEARNING, JOYFUL LEARNING)
• Metode Pembelajaran: Problem Based Learning, Discovery Learning, dan Diskusi
Kelompok.
• Eksplorasi Konsep: Peserta didik diajak untuk mengeksplorasi hubungan turunan
dan integral, serta konsep luas di bawah kurva melalui simulasi dan data.
• Studi Kasus: Peserta didik memecahkan masalah kontekstual nyata.
• Presentasi: Peserta didik mempresentasikan hasil eksplorasi dan solusi masalah
mereka.
• Mindful Learning: Melalui kegiatan refleksi dan pertanyaan pancingan, peserta
didik diajak untuk menyadari proses berpikir mereka, mengenali kesulitan, dan
bagaimana mereka mengatasinya.
• Meaningful Learning: Materi dikaitkan dengan pengalaman nyata peserta didik dan
masalah-masalah relevan yang memicu rasa ingin tahu.
• Joyful Learning: Pembelajaran diintegrasikan dengan aktivitas praktis, kolaborasi
yang menyenangkan, dan penggunaan media interaktif.

MITRA PEMBELAJARAN:
● Lingkungan Sekolah: Guru mata pelajaran lain (Fisika, Ekonomi), laboratorium
komputer.
● Lingkungan Luar Sekolah: Komunitas sekitar yang dapat memberikan contoh
aplikasi integral (misalnya, insinyur, ekonom, data scientist).
● Masyarakat: Melalui studi kasus dari media massa atau internet yang menunjukkan
aplikasi integral dalam skala besar.

LINGKUNGAN BELAJAR:
● Ruang Fisik: Kelas yang fleksibel untuk diskusi kelompok dan presentasi,
laboratorium komputer.
● Ruang Virtual: Pemanfaatan platform Google Classroom untuk berbagi materi, forum
diskusi daring, pengumpulan tugas.
● Budaya Belajar: Mendorong kolaboratif (kerja sama tim), berpartisipasi aktif
(bertanya, berpendapat), dan rasa ingin tahu (eksplorasi mandiri) untuk mendukung
pembelajaran mendalam.

PEMANFAATAN DIGITAL:
● Perpustakaan Digital: Mengakses sumber belajar tambahan (e-book, jurnal, artikel)
terkait integral dan aplikasinya.
● Forum Diskusi Daring: Diskusi asinkron melalui Google Classroom atau platform
lain untuk berbagi pemahaman dan pertanyaan.

Matematika Tingkat Lanjut Fase F+ Kelas XII 4


SMA Taruna Nusantara TA 2025/2026

● Penilaian Daring: Penggunaan Kahoot! atau Mentimeter untuk kuis interaktif dan
survei singkat.
● Google Classroom: Manajemen kelas, berbagi materi, pengumpulan tugas,
pengumuman.
● Geogebra: Visualisasi grafik fungsi, luas daerah di bawah kurva, simulasi integral.

F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI


KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
● Pembukaan (Mindful Learning): Guru menyapa peserta didik, memeriksa kehadiran,
dan mengajak peserta didik untuk menenangkan diri sejenak (misalnya, dengan tarik
napas dalam-dalam) untuk mempersiapkan pikiran belajar. Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran hari ini.
● Apersepsi (Meaningful Learning): Guru mengajukan pertanyaan pemantik yang
mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari atau pengalaman peserta didik.
Misalnya: "Bagaimana kita bisa menemukan fungsi aslinya jika yang kita tahu
hanyalah laju perubahannya (turunannya)?" atau "Bagaimana cara menghitung luas
daerah di bawah kurva yang bentuknya tidak beraturan?".
● Motivasi (Joyful Learning): Guru menampilkan video singkat atau gambar menarik
tentang aplikasi integral dalam kehidupan nyata (misalnya, simulasi gerak benda,
pertumbuhan populasi, desain produk) untuk membangkitkan antusiasme.

KEGIATAN INTI (60 MENIT)


PERTEMUAN 1:
KONSEP INTEGRAL TAK TENTU (2 JP)
Memahami (Mindful Learning & Meaningful Learning):
● Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil. Setiap kelompok diberikan
LKPD yang berisi beberapa fungsi dan turunannya. Mereka diminta untuk
"membalikkan" proses tersebut, yaitu mencari fungsi aslinya dari turunannya.
● Peserta didik berdiskusi untuk menemukan bahwa ada banyak fungsi asli yang
memiliki turunan yang sama (perbedaan pada konstanta). Dari sini, konsep konstanta
integrasi (+C) diperkenalkan.
● Guru membimbing peserta didik untuk menurunkan aturan dasar integral tak tentu
(misalnya, integral 𝑥 𝑛 𝑑𝑥, integral 𝑘 𝑑𝑥).
Mengaplikasi (Meaningful Learning):
● Setiap kelompok diberikan lembar kerja berisi soal-soal penerapan integral tak tentu
sederhana (misalnya, menentukan fungsi posisi dari fungsi kecepatan yang diketahui).
● Peserta didik menyelesaikan soal-soal tersebut dalam kelompok, saling berbagi ide dan
memvalidasi jawaban.
Merefleksi (Mindful Learning):
● Guru meminta perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi dan
penyelesaian soal mereka.
● Guru memfasilitasi diskusi kelas, mengoreksi miskonsepsi, dan menguatkan
pemahaman konsep integral tak tentu.
● Guru mengajukan pertanyaan reflektif: "Apa hal baru yang kalian pelajari hari ini?",
"Apakah ada bagian yang masih membingungkan?".

Matematika Tingkat Lanjut Fase F+ Kelas XII 5


SMA Taruna Nusantara TA 2025/2026

PERTEMUAN 2:
KONSEP INTEGRAL TENTU (2 JP)
Memahami (Mindful Learning & Meaningful Learning):
● Guru memantik rasa ingin tahu dengan pertanyaan tentang bagaimana menghitung luas
daerah yang tidak beraturan, misalnya luas di bawah kurva fungsi.
● Peserta didik kembali dalam kelompok. Mereka diberikan masalah untuk
memperkirakan luas di bawah kurva menggunakan metode jumlahan Riemann (persegi
panjang) menggunakan Geogebra/Desmos.
● Dari eksplorasi ini, konsep integral tentu sebagai limit jumlahan Riemann
diperkenalkan.
● Guru memperkenalkan Teorema Dasar Kalkulus sebagai penghubung antara integral
tak tentu dan integral tentu, serta hubungan antara integral dan turunan.
Mengaplikasi (Meaningful Learning):
● Peserta didik diberikan studi kasus/masalah kontekstual terkait integral tentu
(misalnya, menghitung total perpindahan dari fungsi kecepatan, atau menghitung luas
daerah yang dibatasi oleh kurva).
● Peserta didik berkolaborasi untuk menemukan solusi masalah.
Merefleksi (Mindful Learning):
● Presentasi kelompok dan diskusi kelas.
● Guru menjelaskan secara mendalam sifat-sifat integral tentu dan berbagai teknik
integrasi dasar (substitusi).

PERTEMUAN 3:
APLIKASI INTEGRAL DALAM BERBAGAI BIDANG (PENYELESAIAN
MASALAH) (2 JP)
Memahami (Mindful Learning & Meaningful Learning):
● Guru mengulang kembali konsep-konsep kunci integral tak tentu dan integral tentu.
● Peserta didik diingatkan kembali tentang berbagai aplikasi integral yang telah
disinggung di awal.
Mengaplikasi (Meaningful Learning):
● Guru memberikan berbagai studi kasus/masalah kontekstual yang melibatkan aplikasi
integral tak tentu dan tentu (misalnya, masalah biaya total, pertumbuhan populasi, luas
daerah, volume sederhana).
● Setiap kelompok menganalisis masalah, merencanakan solusi menggunakan konsep
integral, dan melakukan perhitungan.
Merefleksi (Mindful Learning):
● Setiap kelompok mempresentasikan hasil penyelesaian masalah mereka di depan kelas,
menjelaskan pendekatan dan hasil akhirnya.
● Guru memberikan umpan balik konstruktif dan memfasilitasi diskusi antar kelompok
tentang tantangan yang dihadapi dan solusi yang ditemukan.
● Peserta didik menulis jurnal reflektif tentang pengalaman mereka dalam menyelesaikan
masalah aplikasi integral.
KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)
● Umpan Balik Konstruktif (Mindful Learning): Guru memberikan apresiasi terhadap
partisipasi aktif peserta didik. Guru mengajak peserta didik untuk berbagi pengalaman

Matematika Tingkat Lanjut Fase F+ Kelas XII 6


SMA Taruna Nusantara TA 2025/2026

belajar yang paling berkesan dan apa yang mereka rasakan setelah menyelesaikan
materi ini.
● Menyimpulkan Pembelajaran (Meaningful Learning): Guru bersama peserta didik
menyimpulkan poin-poin penting dari seluruh materi integral. Guru menekankan
pentingnya pemahaman konsep dasar dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
● Perencanaan Pembelajaran Selanjutnya (Joyful Learning): Guru memberikan
gambaran singkat tentang materi selanjutnya (jika ada) dan bagaimana materi ini akan
membangun dari pemahaman integral saat ini.
● Pemberian Tugas: Guru memberikan tugas rumah atau tantangan kecil yang relevan
untuk memperkuat pemahaman.
● Penutup: Guru menutup pelajaran dengan salam dan motivasi.

G. ASESMEN PEMBELAJARAN
ASESMEN AWAL PEMBELAJARAN (SEBELUM PERTEMUAN 1)
● Metode: Kuesioner dan Tes Diagnostik singkat.
● Tujuan: Mengidentifikasi pengetahuan awal peserta didik tentang turunan fungsi
aljabar dan konsep dasar luas/laju perubahan.
● 5 Soal Asesmen Awal:
1. Jelaskan apa yang Anda ketahui tentang turunan suatu fungsi.
2. Tentukan turunan pertama dari 𝑓(𝑥) = 3𝑥 2 + 2𝑥 − 1.
3. Apa yang Anda pahami tentang "laju perubahan" dalam matematika atau fisika?
4. Menurut Anda, mengapa penting untuk mempelajari kebalikan dari suatu proses
matematika?
5. Sebutkan contoh situasi di kehidupan sehari-hari di mana Anda pernah melihat
penerapan konsep luas.

ASESMEN PROSES PEMBELAJARAN (SELAMA PERTEMUAN)


● Metode: Observasi, Diskusi Kelompok, Tugas Harian.
● Tujuan: Memantau partisipasi, pemahaman konsep, keterampilan kolaborasi, dan
kemandirian peserta didik selama proses pembelajaran.
● 5 Indikator/Soal Asesmen Proses:
1. Observasi Partisipasi Diskusi: Catatan observasi guru tentang keaktifan peserta
didik dalam bertanya, berpendapat, dan berkontribusi dalam diskusi kelompok
(skala: kurang, cukup, baik, sangat baik).
2. Tugas Harian (P1): Sebuah bola dilempar ke atas dengan fungsi kecepatan 𝑣(𝑡) =
10 − 9.8𝑡 𝑚/𝑠. Jika posisi awal bola adalah 5 meter, tentukan fungsi posisi 𝑠(𝑡)
dari bola tersebut.
3. Tugas Harian (P2): Hitunglah luas daerah yang dibatasi oleh kurva 𝑦 = 𝑥 2 ,
sumbu 𝑥, dari 𝑥 = 0 sampai 𝑥 = 2. Jelaskan langkah-langkahnya.
4. Diskusi Kelompok (P2): Jelaskan mengapa integral tentu dari suatu fungsi dari 𝑎
ke 𝑎 adalah nol.
5. Presentasi Diskusi/Studi Kasus (P3): Rubrik penilaian presentasi kelompok yang
mencakup kejelasan presentasi, ketepatan perhitungan, dan kemampuan menjawab
pertanyaan.

Matematika Tingkat Lanjut Fase F+ Kelas XII 7


SMA Taruna Nusantara TA 2025/2026

ASESMEN AKHIR PEMBELAJARAN (SETELAH SELURUH MATERI


DIAJARKAN)
● Metode: Jurnal Reflektif, Tes Tertulis.
● Tujuan: Mengukur pemahaman komprehensif peserta didik terhadap seluruh materi
integral dan kemampuan mereka mengaplikasikannya.
● 5 Soal Tes Tertulis Akhir:
1. Tentukan integral tak tentu dari 𝑓(𝑥) = 4𝑥 3 − 6𝑥 2 + 5.
2. Sebuah perusahaan mencatat biaya marjinal produksi suatu barang sebagai
𝐶𝑀(𝑥) = 6𝑥 + 20 (dalam ribu rupiah per unit), di mana x adalah jumlah unit
yang diproduksi. Jika biaya tetap (saat 𝑥 = 0) adalah Rp 50.000,00, tentukan fungsi
biaya total 𝐶(𝑥).
3. Hitunglah nilai integral tentu dari ∫ (3𝑥 2 − 4𝑥) 𝑑𝑥 dari 𝑥 = 1 sampai 𝑥 = 2.
4. Tentukan luas daerah yang dibatasi oleh kurva 𝑦 = −𝑥 2 + 4 dan sumbu 𝑥.
5. Jelaskan dengan kata-kata Anda sendiri, bagaimana konsep integral dapat
membantu kita dalam memecahkan masalah di dunia nyata, dan berikan satu contoh
aplikasi yang paling menarik bagi Anda.
PENGAYAAN DAN REMIDIAL
● Pengayaan:
● Peserta didik yang telah mencapai ketuntasan dapat diberikan materi tambahan
seperti: teknik integrasi lanjutan (integrasi parsial, substitusi trigonometri), atau
aplikasi integral yang lebih kompleks (misalnya, momen inersia, tekanan fluida).
● Meneliti sejarah perkembangan kalkulus dan kontribusi matematikawan terkait
integral.
● Remedial:
● Peserta didik yang belum mencapai ketuntasan diberikan pembelajaran ulang atau
tugas tambahan dengan fokus pada konsep yang belum dikuasai.
● Guru dapat menggunakan metode tutor sebaya atau memberikan bimbingan
individual.
● Menyediakan sumber belajar alternatif (video, simulasi interaktif yang lebih
sederhana).

H. REFLEKSI PESERTA DIDIK DAN GURU


REFLEKSI PESERTA DIDIK:
• Apa hal baru yang paling menarik yang saya pelajari tentang integral?
• Bagian mana dari materi integral yang paling menantang bagi saya, dan bagaimana
saya mengatasinya?
• Bagaimana saya akan menggunakan pengetahuan integral dalam kehidupan nyata atau
di masa depan?
• Bagaimana perasaan saya ketika belajar integral dengan menggunakan software
(Geogebra/Desmos)? Apakah membantu pemahaman saya?
Apa yang bisa saya lakukan untuk meningkatkan pemahaman saya di topik
selanjutnya?

REFLEKSI GURU:

Matematika Tingkat Lanjut Fase F+ Kelas XII 8


SMA Taruna Nusantara TA 2025/2026

• Apakah tujuan pembelajaran tercapai dengan baik?


• Apakah alokasi waktu sudah efektif untuk setiap tahapan?
• Bagaimana partisipasi peserta didik dalam setiap kegiatan? Apakah semua aktif
terlibat?
• Apa kesulitan utama yang dialami peserta didik? Bagaimana saya bisa membantu
mereka lebih baik di masa depan?
• Apakah penggunaan teknologi sudah optimal dalam memfasilitasi deep learning?
• Strategi pembelajaran mana yang paling efektif? Apa yang perlu saya tingkatkan pada
modul ajar ini?

I. BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK


• Buku teks Matematika Tingkat Lanjut Kelas XII Kurikulum Merdeka.
• Video tutorial dari platform pendidikan (misalnya, Khan Academy, Ruangguru,
Zenius) mengenai integral.
• Artikel atau jurnal tentang aplikasi integral dalam sains, teknologi, rekayasa, dan
matematika (STEM).
• Situs web interaktif seperti [Link] dan [Link]/calculator untuk eksplorasi
visual.

J. GLOSARIUM
• Integral: Operasi matematika yang merupakan kebalikan dari diferensiasi (turunan)
dan dapat digunakan untuk menemukan luas, volume, dan perpindahan.
• Integral Tak Tentu: Antiturunan dari suatu fungsi, yang menghasilkan keluarga
fungsi karena adanya konstanta integrasi.
• Konstanta Integrasi (+C): Konstanta arbitrer yang ditambahkan ke integral tak tentu.
• Integral Tentu: Integral suatu fungsi di atas interval tertentu, yang menghasilkan nilai
numerik (seringkali mewakili luas daerah).
• Teorema Dasar Kalkulus: Teorema yang menghubungkan konsep turunan dan
integral, menunjukkan bahwa integral tentu dari suatu fungsi dapat dihitung dengan
mengevaluasi antiturunan pada batas-batas integral.
• Jumlahan Riemann: Metode untuk memperkirakan luas di bawah kurva dengan
membagi daerah menjadi sejumlah persegi panjang atau trapesium.
• Antiturunan: Fungsi yang turunannya adalah fungsi yang diberikan.
• Deep Learning (dalam konteks ini): Pendekatan pembelajaran yang menekankan
pemahaman konsep secara mendalam, berpikir kritis, dan aplikasi nyata, bukan
sekadar hafalan.

K. DAFTAR PUSTAKA
• Anggraena, Y., & Utami, W. B. 2019. Mozaik Matematika SMA/MA kelas XII
Peminatan MIPA. Yogyakarta: Yudhistira.
• Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Sejarah dan Filsafat Matematika.
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
• Lestari, I. 2018. Pengembangan bahan ajar matematika dengan memanfaatkan
GeoGebra untuk meningkatkan pemahaman konsep. GAUSS: Jurnal Pendidikan

Matematika Tingkat Lanjut Fase F+ Kelas XII 9


SMA Taruna Nusantara TA 2025/2026

Matematika, 1(1), 26-36.


• Nursiyono, J.A., & Safitri, J. 2014. Mengenal Integral Lebih Dekat. Bogor : In Media.
• Sukmadewi, T.S. 2020. Modul Matematika Umum Kelas XI KD 3.10. Jakarta:
Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN.
• Sukino. 2013. Matematika untuk SMA/MA Kelas XI peminatan matematika dan Ilmu
alam. Jakarta: Erlangga.

Magelang, 5 Juli 2025


Mengetahui,
A.n. Kepala SMA Taruna Nusantara
Wakasek Pendidikan Guru Mata Pelajaran

Bambang Edi Suparyanto, S. Sos. Hafizh Praditya Mahardika, M. Pd.

Matematika Tingkat Lanjut Fase F+ Kelas XII 10

Anda mungkin juga menyukai