0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan3 halaman

Waspada Rabies: Gejala dan Penanganan

Rabies adalah penyakit zoonosis fatal yang disebabkan oleh virus, dengan masa inkubasi berbeda antara hewan dan manusia. Penyakit ini menular melalui gigitan hewan terinfeksi dan memiliki gejala klinis yang terbagi dalam tiga fase: prodormal, eksitasi, dan paralisa. Penanganan gigitan hewan penular rabies meliputi observasi hewan penggigit dan perawatan medis segera bagi korban.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan3 halaman

Waspada Rabies: Gejala dan Penanganan

Rabies adalah penyakit zoonosis fatal yang disebabkan oleh virus, dengan masa inkubasi berbeda antara hewan dan manusia. Penyakit ini menular melalui gigitan hewan terinfeksi dan memiliki gejala klinis yang terbagi dalam tiga fase: prodormal, eksitasi, dan paralisa. Penanganan gigitan hewan penular rabies meliputi observasi hewan penggigit dan perawatan medis segera bagi korban.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RABIES (ANJING GILA) Masa inkubasi pada anjing dan kucing rata-

rata 2 minggu (10 hari s/d 8 minggu), sedangkan


I. Pendahuluan pada manusia 2-3 minggu (paling lama 1 tahun)
Penyakit rabies atau penyakit anjing gila tergantung dari jumlah air liur yang masuk,
adalah Zoonosis disebabkan virus yang lokasi gigitan dan kedalaman luka, dan
menyerang susunan saraf pusat, bersifat fatal enanganan pasca gigitan

KEWASPADAAN TERHADAP PENYAKIT RABIES dan menimbulkan kematian. Semua hewan


(ANJING GILA) berdarah panas dan manusia dapat terserang
rabies. Hewan penular rabies adalah anjing,
kucing, kera, kelelawar, dan karnivora liar.

PEMERINTAH KOTA BANDUNG


DINAS PANGAN DAN PERTANIAN
III. Gejala Klinis
Jalan. Arjuna No. 45 Telp. (022) 6015102 Fax. 6015975
II. Cara Penularan Pada anjing dan kucing memiliki 3 fase :
Bandung 40174

Penyakit rabies menular pada a. Fase Prodormal


manusia/hewan melalui gigitan hewan - Berlangsung 2-3 hari
penderita rabies atau melalui luka yang - Hewan mencari tempat dingin dan
terpapar air liur penderita rabies. menyendiri
- Refleks kornea berkurang atau hilang
- Pupil melebar dan kornea kering
b. Fase Eksitasi
- Berlangsung 3-7 hari
- Hewan menyerang siapa saja yang
ada disekitarnya
- Hewan memakan benda-benda asing
- Mata menjadi keruh dan selalu
terbuka diikuti tubuh gemetaran
c. Fase Paralisa V. Penanganan Kasus Gigitan Hewan
- Berlangsung 10-12 hari Penular Rabies
- Kornea mata kering, mata terbuka
Apabila terjadi kasus gigitan oleh hewan
- Semua refleks hilang dan hewan
penular rabies segera lapor ke Dinas Pangan
mati
dan Pertanian Kota Bandung untuk ditindak
lanjuti. Berikut tindakan yang akan diambil:

1. Terhadap Hewan Penggigit


- Ditangkap dan dilakukan observasi/
IV. Pengendalian
pengamatan selama 14 hari setelah
1. Vaksinasi pada hewan penular rabies penggigitan
berpemilik diulang 1 tahun/ 3 tahun - Apabila hewan mati dalam masa
termasuk vaksin yang digunakan observasi dilakukan pengambilan
2. Eliminasi pada hewan penular rabies sampel
tidak berpemilik/diliarkan - Apabila hewan hidup sampai dengan
Setelah fase prodromal terlewati gejala masa observasi terlewati maka
3. Pengawasan lalu lintas hewan penular
penyakit dikenal dalam 3 bentuk, yaitu : dinyatakan bebas dari rabies
rabies keluar-masuk Kota Bandung
a. Bentuk Ganas (Furious Rabies)
Masa eksitasi panjang, kebanyakan mati 2. Terhadap Manusia (Korban Gigitan)
dalam 2-5 hari setelah tanda-tanda - Mencuci luka dengan sabun/detergen
gejala terlihat 10-15 menit di bawah air mengalir
b. Bentuk Diam (Dumb Rabies) - Diberi antiseptik
Paralisis cepat terjadi, masa eksitasi - Korban dibawa ke Puskesmas/
pendek Biofarma sebagai korban gigitan
c. Bentuk Asymptomatis
Hewan tiba-tiba mati tanpa gejala sakit

Anda mungkin juga menyukai