0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan43 halaman

Tujuan Pembelajaran PJOK Kelas X

Dokumen ini menjelaskan alur tujuan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk kelas X, yang bertujuan meningkatkan kemampuan gerak peserta didik secara menyeluruh. Pembelajaran diarahkan untuk mengembangkan keterampilan gerak dalam berbagai permainan dan olahraga, serta menumbuhkan sikap positif terhadap aktivitas jasmani. Capaian pembelajaran mencakup evaluasi keterampilan gerak yang mencakup aspek psikomotor, kognitif, dan afektif, sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.

Diunggah oleh

ARIP MUKMINTO
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan43 halaman

Tujuan Pembelajaran PJOK Kelas X

Dokumen ini menjelaskan alur tujuan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk kelas X, yang bertujuan meningkatkan kemampuan gerak peserta didik secara menyeluruh. Pembelajaran diarahkan untuk mengembangkan keterampilan gerak dalam berbagai permainan dan olahraga, serta menumbuhkan sikap positif terhadap aktivitas jasmani. Capaian pembelajaran mencakup evaluasi keterampilan gerak yang mencakup aspek psikomotor, kognitif, dan afektif, sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.

Diunggah oleh

ARIP MUKMINTO
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN


FASE E (KELAS X)
(Sesuai Kemendikbudristek No. 33 Th. 2022 Tentang Capaian Pembelajaran)

RASIONAL
Pendidikan jasmani, yang di Indonesia dikenal sebagai Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, menurut William H Freeman (2007: 27-28)
adalah pendidikan yang menggunakan aktivitas jasmani untuk meningkatkan individu peserta didik secara menyeluruh berupa aspek jasmani, mental,
dan emosional. Pendidikan jasmani memperlakukan setiap peserta didik sebagai satu kesatuan utuh antara jiwa dan raga. Pernyataan tersebut
menjadikan pendidikan jasmani sebagai bidang kajian yang sangat luas dan menarik dengan titik berat pada peningkatan pergerakan manusia ( human
movement).
Pembelajaran pendidikan jasmani dilaksanakan dengan menggunakan berbagai pendekatan, model, strategi, metode, gaya, dan teknik sesuai dengan
karakteristik tugas gerak, peserta didik, dan lingkungan belajar. Pembelajaran diarahkan untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan
seluruh ranah (psikomotor, kognitif, dan afektif) setiap peserta didik dengan menekankan pada kualitas kebugaran jasmani dan perbendaharaan
gerak. Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan dilaksanakan di sekolah secara terencana, bertahap, dan berkelanjutan agar dapat
mengembangkan sikap positif peserta didik yang dapat menghargai manfaat aktivitas jasmani untuk meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh.
Berbagai penjelasan ini menyiratkan bahwa pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan bukan semata-mata berurusan dengan pembentukan raga,
tetapi melibatkan seluruh aspek perkembangan manusia sesuai dengan cita-cita terbentuknya Profil Pelajar Pancasila yang beriman dan bertakwa
kepada Tuhan yang Maha Esa, kreatif, gotong royong, berkebinekaan global, bernalar kritis, dan mandiri.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pada akhir fase E, peserta didik dapat menunjukkan kemampuan berbagai penerapan keterampilan gerak pada permainan, aktivitas jasmani lainnya,
dan kehidupan nyata sehari-hari sebagai hasil evaluasi pengetahuan yang benar, mengevaluasi dan mempraktikkan latihan pengembangan kebugaran
jasmani terkait kesehatan (physicsl fittness related health) dan kebugaran jasmani terkait keterampilan (physical fittness related skills), pola perilaku
hidup sehat, serta menunjukkan perilaku dalam menumbuhkembangkan nilai-nilai aktivitas jasmani.
ELEMEN KETERAMPILAN GERAK
Elemen ini berupa kekhasan pembelajaran PJOK yang merupakan proses pendidikan tentang dan melalui aktivitas jasmani, terdiri dari sub elemen:
a) Aktivitas Pengembangan Pola Gerak Dasar (Fundamental Movement Pattern), dan
b) Aktivitas Pengembangan Keterampilan Gerak (Motor Skills) berupa Aktivitas Pilihan Permainan dan Olahraga, Aktivitas Senam, Aktivitas Gerak
Berirama, serta Aktivitas Permainan dan Olahraga Air (kondisional)
SUB ELEMEN KETERAMPILAN GERAK PERMAINAN DAN OLAHRAGA PILIHAN
Mempraktikkan hasil evaluasi permainan sebenarnya dengan menggunakan yang mengarah pada penguasaan keterampilan permainan (sederhana,
invasi, net, lapangan) dan keterampilan olahraga (beladiri, atletik, tradisional).
Kata frasa Kunci/Topik
Profil Pelajar Prakiraan
Alur Tujuan Pembelajaran konten dan Penjelasan Indikator Penilaian Glosarium
Pancasila Jam
Singkat
1. Mempraktikkan hasil evaluasi keterampilan gerak dalam berbagai permainan Profil Pelajar 9 – 27  Profil Pelajar
invasi (*): Pancasila yang Pancasila adalah
dikembangkan JP
tujuan besar (atau
1.1 Permainan sepak Pada akhir fase ini peserta  Melakukan hasil dalam dalam bahkan misi) yang
bola: menendang/ didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan Fase ini adalah
ingin diwujudkan
mengoper, kemampuan dalam gerak menendang/ dimensi Mandiri
melalui sistem
menghentikan, mempraktikkan hasil evaluasi mengoper, menghenti- dan Gotong
Royong. pendidikan. Profil
menggiring, keterampilan gerak kan, menggiring, dan
lulusan, dalam
menyundul, dan menendang/mengoper, menyundul bola
konteks ini adalah
melempar bola ke menghentikan, menggiring, permainan sepak bola.
Profil Pelajar
dalam. dan menyundul bola  Melakukan hasil Pancasila,
permainan sepak bola dengan evaluasi keterampilan merupakan
benar. gerak permainan sepak jawaban dari
bola dalam bentuk
permainan yang pertanyaan
sederhana dengan penting: “Karakter
menggunakan serta kemampuan
peraturan yang esensial apa yang
dimodifikasikan. perlu dipelajari dan
dikembangkan
1.2 Permainan bola Pada akhir fase ini peserta  Melakukan hasil
terus-menerus oleh
basket: melempar/ didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan
setiap individu
mengoper, kemampuan dalam gerak melempar/
warga negara
menangkap, mempraktikkan hasil evaluasi mengoper, menangkap,
Indonesia, sejak
menggiring, keterampilan gerak menggiring,
pendidikan anak
menembak, rebound, melempar/ mengoper, menembak, rebound,
usia dini hingga
dan pivot. menangkap, menggiring, dan pivot permainan
mereka
menembak, rebound, dan bola basket.
menamatkan
pivot permainan bola basket  Melakukan hasil sekolah menengah
dengan benar. evaluasi keterampilan kejuruan ?”
gerak permainan bola
 Keterampilan
basket dalam bentuk
gerak adalah
permainan yang
gerakan-gerakan
sederhana dengan
dasar dalam
menggunakan
olahraga yang
peraturan yang
dilakukan dengan
dimodifikasikan.
satu teknik,
1.3 Permainan bola Pada akhir fase ini peserta  Melakukan hasil kemudian gerakan
tangan: melempar/ didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan yang dilakukan
mengoper, kemampuan dalam gerak melempar/ secara efektif dan
menangkap, mempraktikkan hasil evaluasi mengoper, menangkap, efisien untuk dapat
menggiring, keterampilan gerak menggiring, menghasilkan hasil
menembak, rebound, melempar/ mengoper, menembak, rebound, yang maksimal.
dan pivot. menangkap, menggiring, dan pivot permainan Untuk menjadi
menembak, rebound, dan bola tangan. seorang
pivot permainan bola tangan olahragawan
 Melakukan hasil
dengan benar. diperlukan
evaluasi keterampilan
keterampilan gerak
gerak permainan bola
yang baik agar
tangan dalam bentuk
dapat mencapai
permainan yang
prestasi.
sederhana dengan
menggunakan  Permainan Invasi/
peraturan yang Serangan (Invasion
dimodifikasikan. Games) adalah
permainan tim
dimana skor
diperoleh jika
pemain secara
beregu mampu
memanipulasi bola
atau proyektil
sejenis untuk
dimasukkan ke
gawang lawan atau
ke daerah tertentu
lebih banyak dari
lawan dan mampu
mempertahankan
daerah gawangnya
atau lapangannya
dari kemasukan
oleh lawan.
2. Mempraktikkan hasil evaluasi keterampilan gerak dalam berbagai permainan net 9 – 27 Permainan Net (Net/
(*): Wall Games) adalah
JP
permainan tim atau
2.1 Permainan bola voli: Pada akhir fase ini peserta  Melakukan hasil
indvidu dimana skor
passing bawah, didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan
didapat apabila
passing atas, servis kemampuan dalam gerak passing bawah,
mampu memberikan
bawah, servis atas, mempraktikkan hasil evaluasi passing atas, servis
bola atau proyektil
smash, dan block/ keterampilan gerak passing bawah, servis atas,
sejenis jatuh pada
bendungan. bawah, passing atas, servis smash, dan block/
lapangan lawan agar
bawah, servis atas, smash, bendungan permainan
tidak bisa
dan block/bendungan bola voli.
dikembalikan dengan
permainan bola voli dengan  Melakukan hasil jalan melewatkan bola
benar. evaluasi keterampilan melalui net dengan
gerak permainan bola tinggi tertentu.
voli dalam bentuk Permainan ini
permainan yang mensyaratkan untuk
sederhana dengan memanupulasi bola
menggunakan atau proyektil sejenis
peraturan yang untuk ditempatkan
dimodifikasikan. pada lapangan kosong
2.2 Permainan bulu Pada akhir fase ini peserta  Melakukan hasil lawan yang
tangkis: memegang didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan menggunaka kekuatan
raket, posisi berdiri/ kemampuan dalam gerak memegang raket, dan akurasi yang baik
stance, gerakan kaki/ mempraktikkan hasil evaluasi posisi berdiri/stance, disamping harus
footwork, servis keterampilan gerak gerakan kaki/ footwork, mampu menjaga
panjang, servis memegang raket, posisi servis panjang, servis lapangannya sendiri
pendek, pukulan berdiri/stance, gerakan kaki/ pendek, pukulan dari datangnya bola
forehand, pukulan footwork, servis panjang, forehand, pukulan dari lawan.
backhand, dan servis pendek, pukulan backhand, dan pukulan
pukulan smes. forehand, pukulan backhand, smes permainan bulu
dan pukulan smes permainan tangkis.
bulu tangkis dengan benar.  Melakukan hasil
evaluasi keterampilan
gerak permainan bulu
tangkis dalam bentuk
permainan yang
sederhana dengan
menggunakan
peraturan yang
dimodifikasikan.
3. Mempraktikkan hasil evaluasi keterampilan gerak dalam berbagai olahraga 9 – 12
beladiri (**): JP
3.1 Pencak silat: kuda- Pada akhir fase ini peserta  Melakukan hasil
kuda, pola langkah, didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan
pukulan, tendangan, kemampuan dalam gerak kuda-kuda, pola
tangkisan, elakan, dan mempraktikkan hasil evaluasi langkah, pukulan,
hindaran. keterampilan gerak kuda- tendangan, tangkisan,
kuda, pola langkah, pukulan, elakan, dan hindaran
tendangan, tangkisan, elakan, beladiri pencak silat.
dan hindaran pencak silat  Melakukan hasil
dengan benar. evaluasi keterampilan
gerak beladiri pencak
silat dalam bentuk
rangkaian yang
sederhana.
3.2 Karate: kuda-kuda, Pada akhir fase ini peserta  Melakukan hasil
pukulan, tendangan, didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan
tangkisan, kihon, kemampuan dalam gerak kuda-kuda,
kata, dan komite. mempraktikkan hasil evaluasi pukulan, tendangan,
keterampilan gerak kuda- tangkisan, kihon, kata,
kuda, pukulan, tendangan, dan komite beladiri
tangkisan, kihon, kata, dan karate.
komite karate dengan benar.  Melakukan hasil
evaluasi keterampilan
gerak beladiri karate
dalam bentuk
rangkaian yang
sederhana.
3.3 Taekwondo: kuda- Pada akhir fase ini peserta  Melakukan hasil
kuda, pukulan, didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan
tendangan, tangkisan, kemampuan dalam gerak kuda-kuda,
dan sabetan. mempraktikkan hasil evaluasi pukulan, tendangan,
keterampilan gerak kuda- tangkisan, dan sabetan
kuda, pukulan, tendangan, beladiri taekwondo.
tangkisan, dan sabetan  Melakukan hasil
taekwondo dengan benar. evaluasi keterampilan
gerak beladiri
taekwondo dalam
bentuk rangkaian yang
sederhana.
4. Mempraktikkan hasil evaluasi keterampilan gerak dalam berbagai olahraga 6 – 24
atletik (*): JP
4.1 Jalan cepat: start, Pada akhir fase ini peserta  Melakukan hasil
gerakan jalan cepat, didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan
dan memasuki garis kemampuan dalam gerak start, gerakan
finis. mempraktikkan hasil evaluasi jalan cepat, dan
keterampilan gerak start, memasuki garis finis
gerakan jalan cepat, dan jalan cepat.
memasuki garis finis jalan  Melakukan hasil
cepat dengan benar. evaluasi keterampilan
gerak jalan cepat dalam
bentuk perlombaan
yang sederhana dengan
menggunakan
peraturan yang
dimodifikasikan.
4.2 Lari jarak pendek: Pada akhir fase ini peserta  Melakukan hasil
start, gerakan lari didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan
jarak pendek, dan kemampuan dalam gerak start, gerakan lari
memasuki garis finis. mempraktikkan hasil evaluasi jarak pendek, dan
keterampilan gerak start, memasuki garis finis
gerakan lari jarak pendek, dan lari jarak pendek.
memasuki garis finis lari  Melakukan hasil
jarak pendek dengan benar. evaluasi keterampilan
gerak lari jarak pendek
menempuh jarak 50
meter dalam bentuk
perlombaan yang
sederhana dengan
menggunakan
peraturan yang
dimodifikasikan.
4.3 Lompat jauh: awalan, Pada akhir fase ini peserta  Melakukan hasil
tolakan/tumpuan, didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan
melayang di udara, kemampuan dalam gerak awalan, tolakan/
dan mendarat. mempraktikkan hasil evaluasi tumpuan, melayang di
keterampilan gerak awalan, udara, dan mendarat
tolakan/tumpuan, melayang lompat jauh.
di udara, dan mendarat  Melakukan hasil
lompat jauh dengan benar. evaluasi keterampilan
gerak lompat jauh
dalam bentuk
perlombaan yang
sederhana dengan
menggunakan
peraturan yang
dimodifikasikan.
4.4 Tolak peluru: Pada akhir fase ini peserta  Melakukan hasil
memegang peluru, didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan
awalan, menolak kemampuan dalam gerak memegang
peluru, dan gerak mempraktikkan hasil evaluasi peluru, awalan,
lanjutan tolak peluru. keterampilan gerak menolak peluru, dan
memegang peluru, awalan, gerak lanjutan tolak
menolak peluru, dan gerak peluru.
lanjutan tolak peluru tolak
peluru dengan benar.
 Melakukan hasil
evaluasi keterampilan
gerak tolak peluru
dalam bentuk
perlombaan yang
sederhana dengan
menggunakan
peraturan yang
dimodifikasikan.
5. Mempraktikkan hasil evaluasi keterampilan gerak dalam berbagai olahraga 9 – 12
tradisional (**): JP
5.1 Permainan sepak Pada akhir fase ini peserta  Melakukan hasil
takraw: menyepak/ didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan
menendang, kemampuan dalam gerak menyepak/
mengumpan, mempraktikkan hasil evaluasi menendang, meng-
menyundul, melempar keterampilan gerak umpan, menyundul,
bola, dan smes. menyepak/menendang, melempar bola, dan
mengumpan, menyundul, smes permainan sepak
melempar bola, dan smes takraw.
permainan sepak takraw  Melakukan hasil
dengan benar. evaluasi keterampilan
gerak permainan sepak
takraw dalam bentuk
permainan yang
sederhana dengan
menggunakan
peraturan yang
dimodifikasikan.
5.2 Permainan tradisional Pada akhir fase ini peserta  Melakukan hasil
anak-anak Indonesia: didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan
permainan egrang, kemampuan dalam gerak permainan
balap karung, mempraktikkan hasil evaluasi egrang, balap karung,
mendorong ban, keterampilan gerak permainan mendorong ban, bakiak
bakiak atau sandal egrang, balap karung, atau sandal raksasa
raksasa, dan lain-lain. mendorong ban, bakiak atau permainan tradisional
sandal raksasa permainan anak-anak Indonesia.
tradisional anak-anak  Melakukan hasil
Indonesia dengan benar. evaluasi keterampilan
gerak permainan
tradisional anak-anak
Indonesia dalam bentuk
permainan yang
sederhana dengan
menggunakan
peraturan yang
dimodifikasikan.
SUB ELEMEN KETERAMPILAN GERAK AKTIVITAS GERAK BERIRAMA
Mempraktikkan hasil evaluasi keterampilan variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan)
tanpa/dengan musik sebagai pembentuk gerak pemanasan dalam aktivitas gerak berirama.
Mempraktikkan variasi dan Pada akhir fase ini peserta  Melakukan hasil Profil Pelajar 6–9
kombinasi gerak berbentuk didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan Pancasila yang
dikembangkan JP 6
rangkaian langkah dan ayunan kemampuan dalam variasi dan kombinasi
lengan mengikuti irama mempraktikkan hasil evaluasi gerak berbentuk dalam dalam
(ketukan) tanpa/dengan musik keterampilan variasi dan rangkaian langkah dan Fase ini adalah
sebagai pembentuk gerak kombinasi gerak berbentuk ayunan lengan dimensi Mandiri
pemanasan dalam aktivitas rangkaian langkah dan mengikuti irama dan Gotong
gerak berirama. ayunan lengan mengikuti (ketukan) tanpa/ Royong.
irama (ketukan) tanpa/ dengan musik sebagai
dengan musik sebagai pembentuk gerak
pembentuk gerak pemanasan pemanasan dalam
dalam aktivitas gerak aktivitas gerak
berirama dengan benar. berirama.
 Melakukan hasil
evaluasi keterampilan
variasi dan kombinasi
rangkaian langkah dan
ayunan lengan
mengikuti irama
(ketukan) tanpa/dengan
musik sebagai
pembentuk gerak
pemanasan dalam
aktivitas gerak
berirama dalam bentuk
rangkaian yang
sederhana.
SUB ELEMEN KETERAMPILAN GERAK AKTIVITAS SENAM
Mempraktikkan hasil evaluasi keterampilan berbagai gerak dominan senam lantai.
Mempraktikkan hasil evaluasi Pada akhir fase ini peserta  Melakukan hasil Profil Pelajar 6–9
keterampilan berbagai gerak didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan Pancasila yang
dominan senam lantai. kemampuan dalam berbagai gerak dikembangkan JP
mempraktikkan hasil evaluasi dominan dalam dalam
keterampilan berbagai gerak keseimbangan, guling Fase ini adalah
dominan keseimbangan, depan, guling belakang, dimensi Mandiri
dan Gotong
guling depan, guling dan guling lenting
Royong.
belakang, dan guling lenting senam lantai.
senam lantai dengan benar.  Melakukan hasil
evaluasi keterampilan
rangkaian gerak
keseimbangan, guling
depan, guling belakang,
dan guling lenting
senam lantai secara
individual, atau
berkelompok dalam
bentuk rangkaian yang
sederhana.
SUB ELEMEN KETERAMPILAN GERAK AKTIVITAS PERMAINAN DAN OLAHRAGA AIR (PILIHAN)
Mempraktikkan hasil evaluasi keterampilan gerak salah satu gaya renang serta bentuk-bentuk keselamatan penyelamatan dan keselamatan di air
dengan koordinasi yang baik.
Mempraktikkan hasil evaluasi Pada akhir fase ini peserta  Melakukan hasil Profil Pelajar 6–9
keterampilan gerak gerakan didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan Pancasila yang
dikembangkan JP
kaki, gerakan lengan, kemampuan dalam gerak gerakan kaki,
pengambilan napas, dan mempraktikkan hasil evaluasi gerakan lengan, dalam dalam
Fase ini adalah
koordinasi gerakan renang gerak keterampilan renang pengambilan napas,
dimensi Mandiri
gaya dada serta bentuk-bentuk gaya dada menempuh jarak 25 dan koordinasi gerakan dan Gotong
keselamatan penyelamatan dan meter, serta bentuk-bentuk renang gaya dada. Royong.
keselamatan di air dengan keselamatan penyelamatan  Melakukan hasil
koordinasi yang baik. dan keselamatan di air evaluasi keterampilan
dengan koordinasi yang baik. gerak renang gaya dada
dalam bentuk
perlombaan yang
sederhana menempuh
jarak 25 meter.
 Melakukan hasil
evaluasi keterampilan
keselamatan
penyelamatan dan
keselamatan di air
dengan koordinasi yang
baik yang dilakukan
secara berpasangan dan
berkelompok.
ELEMEN PENGETAHUAN GERAK
Elemen ini berupa pemahaman, penerapan, analisis, evaluasi, serta kreasi konsep, prinsip, prosedur, taktik dan strategi gerak sebagai landasan dalam
melakukan keterampilan, kinerja, serta budaya hidup aktif pada setiap sub elemen:
a) Aktivitas Pengembangan Pola Gerak Dasar (Fundamental Movement Pattern), dan
b) Aktivitas Pengembangan Keterampilan Gerak (Motor Skills) berupa Aktivitas Pilihan Permainan dan Olahraga, Aktivitas Senam, Aktivitas Gerak
Berirama, serta Aktivitas Permainan dan Olahraga Air (kondisional)
Sub Elemen Pengetahuan Gerak Permainan dan Olahraga Pilihan
Mengevaluasi permainan sebenarnya dengan menggunakan yang mengarah pada penguasaan keterampilan permainan (sederhana, invasi, net,
lapangan) dan keterampilan olahraga (beladiri, atletik, tradisional).
Kata frasa Kunci/Topik
Profil Pelajar Prakiraan
Alur Tujuan Pembelajaran konten dan Penjelasan Indikator Penilaian Glosarium
Pancasila Jam
Singkat
1. Mengevaluasi keterampilan gerak dalam berbagai permainan invasi (*): Profil Pelajar 9 – 27 Pengetahuan gerak:
Pancasila yang cara untuk
dikembangkan JP
mengembangkan ilmu
1.1 Permainan sepak Pada akhir fase ini peserta  Mengidentifikasi hasil dalam dalam pengetahuan agar
bola: menendang/ didik dapat mengevaluasi evaluasi keterampilan Fase ini adalah
bermanfaat bagi
mengoper, keterampilan gerak gerak menendang/ dimensi Mandiri
semua makhluk hidup.
menghentikan, menendang/mengoper, mengoper, menghenti- dan Gotong
Royong. Selain itu
menggiring, menghentikan, menggiring, kan, menggiring, keterampilan ilmu
menyundul, dan menyundul, dan melempar menyundul, dan pengetahuan tersebut
melempar bola ke bola ke dalam permainan melempar bola ke berfungi untuk
dalam. sepak bola dengan benar. dalam permainan sepak menyempurnakan atau
bola. memperbaiki serta
 Menjelaskan hasil mengembangkan ilmu
evaluasi keterampilan pengtahuan yang
gerak menendang/ sudah diteliti maupun
mengoper, menghenti- ditemukan
kan, menggiring, sebelumnya.
menyundul, dan
melempar bola ke
dalam permainan sepak
bola.
 Menjelaskan cara
melakukan hasil
evaluasi keterampilan
gerak menendang/
mengoper, menghenti-
kan, menggiring,
menyundul, dan
melempar bola ke
dalam permainan sepak
bola.
1.2 Permainan bola Pada akhir fase ini peserta  Mengidentifikasi hasil
basket: melempar/ didik dapat mengevaluasi evaluasi keterampilan
mengoper, keterampilan gerak gerak melempar/
menangkap, melempar/mengoper, mengoper, menangkap,
menggiring, menangkap, menggiring, menggiring,
menembak, rebound, menembak, rebound, dan menembak, rebound,
dan pivot. pivot permainan bola basket dan pivot permainan
dengan benar. bola basket.
 Menjelaskan hasil
evaluasi keterampilan
gerak melempar/
mengoper, menangkap,
menggiring,
menembak, rebound,
dan pivot permainan
bola basket.
 Menjelaskan cara
melakukan hasil
evaluasi keterampilan
gerak melempar/
mengoper, menangkap,
menggiring,
menembak, rebound,
dan pivot permainan
bola basket.
1.3 Permainan bola Pada akhir fase ini peserta  Mengidentifikasi hasil
tangan: melempar/ didik dapat mengevaluasi evaluasi keterampilan
mengoper, keterampilan gerak gerak melempar/
menangkap, meng- melempar/ mengoper, mengoper, menangkap,
giring, menembak, menangkap, menggiring, menggiring,
rebound, dan pivot. menembak, rebound, dan menembak, rebound,
pivot permainan bola tangan dan pivot permainan
dengan benar. bola basket.
 Menjelaskan hasil
evaluasi keterampilan
gerak melempar/
mengoper, menangkap,
menggiring,
menembak, rebound,
dan pivot permainan
bola basket.
 Menjelaskan cara
melakukan hasil
evaluasi keterampilan
gerak melempar/
mengoper, menangkap,
menggiring,
menembak, rebound,
dan pivot permainan
bola basket.
2. Mengevaluasi keterampilan gerak dalam berbagai permainan net (*): 9 – 27
2.1 Permainan bola voli: Pada akhir fase ini peserta  Mengidentifikasi hasil JP
passing bawah, passing didik mengevaluasi evaluasi keterampilan
atas, servis bawah, keterampilan gerak passing gerak passing bawah,
servis atas, smash, dan bawah, passing atas, servis passing atas, servis
block/ bendungan. bawah, servis atas, smash, bawah, servis atas,
dan block/bendungan smash, dan block/
permainan bola voli dengan bendungan permainan
benar. bola basket.
 Menjelaskan hasil
evaluasi keterampilan
gerak passing bawah,
passing atas, servis
bawah, servis atas,
smash, dan block/
bendungan permainan
bola basket.
 Menjelaskan cara
melakukan hasil
evaluasi keterampilan
gerak passing bawah,
passing atas, servis
bawah, servis atas,
smash, dan block/
bendungan permainan
bola basket.
2.2 Permainan bulu Pada akhir fase ini peserta  Mengidentifikasi hasil
tangkis: memegang didik dapat mengevaluasi evaluasi keterampilan
raket, posisi berdiri/ keterampilan gerak gerak memegang raket,
stance, gerakan kaki/ memegang raket, posisi posisi berdiri/stance,
footwork, servis berdiri/stance, gerakan kaki/ gerakan kaki/footwork,
panjang, servis pendek, footwork, servis panjang, servis panjang, servis
pukulan forehand, servis pendek, pukulan pendek, pukulan
pukulan backhand, dan forehand, pukulan backhand, forehand, pukulan
pukulan smes. dan pukulan smes permainan backhand, dan pukulan
bulu tangkis dengan benar. smes permainan bulu
tangkis.
 Menjelaskan hasil
evaluasi keterampilan
gerak memegang raket,
posisi berdiri/stance,
gerakan kaki/ootwork,
servis panjang, servis
pendek, pukulan
forehand, pukulan
backhand, dan pukulan
smes permainan bulu
tangkis.
 Menjelaskan cara
melakukan hasil
evaluasi keterampilan
gerak memegang raket,
posisi berdiri/stance,
gerakan kaki/footwork,
servis panjang, servis
pendek, pukulan
forehand, pukulan
backhand, dan pukulan
smes permainan bulu
tangkis.
3. Mengevaluasi keterampilan gerak dalam berbagai olahraga beladiri (**): 9 – 12
3.1 Pencak silat: kuda- Pada akhir fase ini peserta  Mengidentifikasi hasil JP
kuda, pola langkah, didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan
pukulan, tendangan, kemampuan dalam gerak kuda-kuda, pola
tangkisan, elakan, dan mengevaluasi keterampilan langkah, pukulan,
hindaran. gerak kuda-kuda, pola tendangan, tangkisan,
langkah, pukulan, tendangan, elakan, dan hindaran
tangkisan, elakan, dan beladiri pencak silat.
hindaran beladiri pencak silat  Menjelaskan hasil
dengan benar. evaluasi keterampilan
gerak kuda-kuda, pola
langkah, pukulan,
tendangan, tangkisan,
elakan, dan hindaran
beladiri pencak silat.
 Menjelaskan cara
melakukan hasil
evaluasi keterampilan
gerak kuda-kuda, pola
langkah, pukulan,
tendangan, tangkisan,
elakan, dan hindaran
beladiri pencak silat.
3.2 Karate: kuda-kuda, Pada akhir fase ini peserta  Mengidentifikasi hasil
pukulan, tendangan, didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan
tangkisan, kihon, kemampuan dalam gerak kuda-kuda,
kata, dan komite. mengevaluasi keterampilan pukulan, tendangan,
gerak kuda-kuda, pukulan, tangkisan, kihon, kata,
tendangan, tangkisan, kihon, dan komite beladiri
kata, dan komite beladiri karate.
karate dengan benar.  Menjelaskan hasil
evaluasi keterampilan
gerak kuda-kuda,
pukulan, tendangan,
tangkisan, kihon, kata,
dan komite beladiri
karate.
 Menjelaskan cara
melakukan hasil
evaluasi keterampilan
gerak kuda-kuda,
pukulan, tendangan,
tangkisan, kihon, kata,
dan komite beladiri
karate.
3.3 Taekwondo: kuda- Pada akhir fase ini peserta  Mengidentifikasi hasil
kuda, pukulan, didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan
tendangan, tangkisan, kemampuan dalam gerak kuda-kuda,
dan sabetan. mengevaluasi keterampilan pukulan, tendangan,
gerak kuda-kuda, pukulan, tangkisan, dan sabetan
tendangan, tangkisan, dan beladiri taekwondo.
sabetan beladiri taekwondo  Menjelaskan hasil
dengan benar. evaluasi keterampilan
gerak kuda-kuda,
pukulan, tendangan,
tangkisan, dan sabetan
beladiri taekwondo.
 Menjelaskan cara
melakukan hasil
evaluasi keterampilan
gerak kuda-kuda,
pukulan, tendangan,
tangkisan, dan sabetan
beladiri taekwondo.
4. Mengevaluasi keterampilan gerak dalam berbagai olahraga atletik (*): 6 – 24
4.1 Jalan cepat: start, Pada akhir fase ini peserta  Mengidentifikasi hasil JP
gerakan jalan cepat, didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan
dan memasuki garis kemampuan dalam gerak start, gerakan
finis. mengevaluasi keterampilan jalan cepat, dan
gerak start, gerakan jalan memasuki garis finis
cepat, dan memasuki garis jalan cepat.
finis jalan cepat dengan  Menjelaskan hasil
benar. evaluasi keterampilan
gerak start, gerakan
jalan cepat, dan
memasuki garis finis
jalan cepat.
 Menjelaskan cara
melakukan hasil
evaluasi keterampilan
gerak start, gerakan
jalan cepat, dan
memasuki garis finis
jalan cepat.
4.2 Lari jarak pendek: Pada akhir fase ini peserta  Mengidentifikasi hasil
start, gerakan lari didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan
jarak pendek, dan kemampuan dalam gerak start, gerakan lari
memasuki garis finis. mengevaluasi keterampilan jarak pendek, dan
gerak start, gerakan lari jarak memasuki garis finis
pendek, dan memasuki garis lari jarak pendek.
finis lari jarak pendek dengan  Menjelaskan hasil
benar. evaluasi keterampilan
gerak start, gerakan lari
jarak pendek, dan
memasuki garis finis
lari jarak pendek.
 Menjelaskan cara
melakukan hasil
evaluasi keterampilan
gerak start, gerakan lari
jarak pendek, dan
memasuki garis finis
lari jarak pendek.
4.3 Lompat jauh: awalan, Pada akhir fase ini peserta  Mengidentifikasi hasil
tolakan/tumpuan, didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan
melayang di udara, kemampuan dalam gerak awalan, tolakan/
dan mendarat. mengevaluasi keterampilan tumpuan, melayang di
gerak awalan, tolakan/ udara, dan mendarat
tumpuan, melayang di udara, lompat jauh.
dan mendarat lompat jauh  Menjelaskan hasil
dengan benar. evaluasi keterampilan
gerak awalan, tolakan/
tumpuan, melayang di
udara, dan mendarat
lompat jauh.
 Menjelaskan cara
melakukan hasil
evaluasi keterampilan
gerak awalan, tolakan/
tumpuan, melayang di
udara, dan mendarat
lompat jauh.
4.4 Tolak peluru: Pada akhir fase ini peserta  Mengidentifikasi hasil
memegang peluru, didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan
awalan, menolak kemampuan dalam gerak memegang
peluru, dan gerak mengevaluasi keterampilan peluru, awalan,
lanjutan tolak peluru. gerak memegang peluru, menolak peluru, dan
awalan, menolak peluru, dan gerak lanjutan tolak
gerak lanjutan tolak peluru peluru tolak peluru.
tolak peluru dengan benar.  Menjelaskan hasil
evaluasi keterampilan
gerak memegang
peluru, awalan,
menolak peluru, dan
gerak lanjutan tolak
peluru tolak peluru.
 Menjelaskan cara
melakukan hasil
evaluasi keterampilan
gerak memegang
peluru, awalan,
menolak peluru, dan
gerak lanjutan tolak
peluru tolak peluru.
5. Mengevaluasi keterampilan gerak dalam berbagai olahraga tradisional (**): 9 – 12
5.1 Permainan sepak Pada akhir fase ini peserta  Mengidentifikasi hasil JP
takraw: menyepak/ didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan
menendang, kemampuan dalam gerak menyepak/
mengumpan, mengevaluasi keterampilan menendang, meng-
menyundul, melempar gerak menyepak/menendang, umpan, menyundul,
bola, dan smes. mengumpan, menyundul, melempar bola, dan
melempar bola, dan smes smes permainan sepak
permainan sepak takraw takraw.
dengan benar.

 Menjelaskan hasil
evaluasi keterampilan
gerak menyepak/
menendang,
mengumpan,
menyundul, melempar
bola, dan smes
permainan sepak
takraw.
 Menjelaskan cara
melakukan hasil
evaluasi keterampilan
gerak menyepak/
menendang,
mengumpan,
menyundul, melempar
bola, dan smes
permainan sepak
takraw.
5.2 Permainan tradisional Pada akhir fase ini peserta  Mengidentifikasi hasil
anak-anak Indonesia: didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan
permainan egrang, kemampuan dalam gerak permainan
balap karung, mengevaluasi keterampilan egrang, balap karung,
mendorong ban, gerak permainan egrang, mendorong ban, bakiak
bakiak atau sandal balap karung, mendorong atau sandal raksasa
raksasa, dan lain-lain. ban, bakiak atau sandal permainan tradisional
raksasa permainan tradisional anak-anak Indonesia.
anak-anak Indonesia dengan  Menjelaskan hasil
benar. evaluasi keterampilan
gerak permainan
egrang, balap karung,
mendorong ban, bakiak
atau sandal raksasa
permainan tradisional
anak-anak Indonesia.
 Menjelaskan cara
melakukan hasil
evaluasi keterampilan
gerak permainan
egrang, balap karung,
mendorong ban, bakiak
atau sandal raksasa
permainan tradisional
anak-anak Indonesia.
Sub Elemen Pengetahuan Gerak Aktivitas Gerak Berirama
Pada akhir fase ini peserta didik dapat mengevaluasi variasi dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama
(ketukan) tanpa/dengan musik sebagai pembentuk gerak pemanasan dalam aktivitas gerak berirama.
Mengevaluasi variasi dan Pada akhir fase ini peserta  Mengidentifikasi hasil Profil Pelajar 9 – 12
kombinasi gerak berbentuk didik dapat menunjukkan evaluasi variasi dan Pancasila yang
dikembangkan JP
rangkaian langkah dan ayunan kemampuan dalam kombinasi gerak
lengan mengikuti irama mengevaluasi variasi dan berbentuk rangkaian dalam dalam
Fase ini adalah
(ketukan) tanpa/dengan musik kombinasi gerak berbentuk langkah dan ayunan
dimensi Mandiri
sebagai pembentuk gerak rangkaian langkah dan lengan mengikuti irama dan Gotong
pemanasan dalam aktivitas ayunan lengan mengikuti (ketukan) tanpa/ Royong.
gerak berirama. irama (ketukan) tanpa/ dengan musik sebagai
dengan musik sebagai pembentuk gerak
pembentuk gerak pemanasan pemanasan dalam
dalam aktivitas gerak aktivitas gerak
berirama dengan benar. berirama.
 Menjelaskan hasil
evaluasi variasi dan
kombinasi gerak
berbentuk rangkaian
langkah dan ayunan
lengan mengikuti irama
(ketukan) tanpa/
dengan musik sebagai
pembentuk gerak
pemanasan dalam
aktivitas gerak
berirama.
 Menjelaskan cara
melakukan hasil
evaluasi variasi dan
kombinasi gerak
berbentuk rangkaian
langkah dan ayunan
lengan mengikuti irama
(ketukan) tanpa/
dengan musik sebagai
pembentuk gerak
pemanasan dalam
aktivitas gerak
berirama.
Sub Elemen Pengetahuan Gerak Senam
Pada akhir fase ini peserta didik dapat mengevaluasi berbagai keterampilan gerak dominan senam lantai.
Mengevaluasi berbagai Pada akhir fase ini peserta  Mengidentifikasi hasil Profil Pelajar 9 – 12
keterampilan gerak dominan didik dapat menunjukkan evaluasi berbagai Pancasila yang
dikembangkan JP
senam lantai. kemampuan dalam keterampilan gerak
mengevaluasi berbagai keseimbangan, guling dalam dalam
Fase ini adalah
keterampilan gerak depan, guling belakang,
dimensi Mandiri
keseimbangan, guling depan, dan guling lenting dan Gotong
guling belakang, dan guling senam lantai. Royong.
lenting senam lantai dengan  Menjelaskan hasil
benar. evaluasi berbagai
keterampilan gerak
keseimbangan, guling
depan, guling belakang,
dan guling lenting
senam lantai.
 Menjelaskan cara
melakukan hasil
evaluasi berbagai
keterampilan gerak
keseimbangan, guling
depan, guling belakang,
dan guling lenting
senam lantai.
Sub Elemen Pengetahuan Gerak Aktivitas Permainan dan Olahraga Air (Pilihan)
Pada akhir fase ini peserta didik dapat mengevaluasi keterampilan gerak salah satu gaya renang serta bentuk-bentuk keselamatan penyelamatan dan
keselamatan di air dengan koordinasi yang baik.
Mengevaluasi keterampilan Pada akhir fase ini peserta  Mengidentifikasi hasil Profil Pelajar 9 – 24
hasil evaluasi keterampilan didik dapat menunjukkan evaluasi keterampilan Pancasila yang
dikembangkan JP
gerak gerakan kaki, gerakan kemampuan dalam gerak gerakan kaki,
lengan, pengambilan napas, mengevaluasi keterampilan gerakan lengan, dalam dalam
Fase ini adalah
dan koordinasi gerakan renang gerak gerakan kaki, gerakan pengambilan napas,
dimensi Mandiri
gaya dada serta bentuk-bentuk lengan, pengambilan napas, dan koordinasi gerakan dan Gotong
keselamatan penyelamatan dan dan koordinasi gerakan renang gaya dada serta Royong.
keselamatan di air dengan renang gaya dada serta bentuk-bentuk
koordinasi yang baik. bentuk-bentuk keselamatan keselamatan
penyelamatan dan penyelamatan dan
keselamatan di air dengan keselamatan di air
koordinasi yang baik. dengan koordinasi yang
baik.
 Menjelaskan hasil
evaluasi keterampilan
gerak gerakan kaki,
gerakan lengan,
pengambilan napas,
dan koordinasi gerakan
renang gaya dada serta
bentuk-bentuk
keselamatan
penyelamatan dan
keselamatan di air
dengan koordinasi yang
baik.
 Menjelaskan cara
melakukan hasil
evaluasi keterampilan
gerak gerakan kaki,
gerakan lengan,
pengambilan napas,
dan koordinasi gerakan
renang gaya dada serta
bentuk-bentuk
keselamatan
penyelamatan dan
keselamatan di air
dengan koordinasi yang
baik.
ELEMEN PEMANFAATAN GERAK
Elemen ini berupa pengetahuan dan keterampilan gerak serta pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari, terdiri dari sub elemen: a) Aktivitas
Pemeliharaan dan Peningkatan Kebugaran Jasmani Terkait Kesehatan dan Keterampilan, dan b) Pola Perilaku Hidup Sehat
Sub Elemen Aktivitas Jasmani dan Aktivitas Kebugaran untuk Pemeliharaan dan Peningkatan Kesehatan
Pada akhir fase ini peserta didik dapat mempraktikkan aktivitas jasmani sesuai dengan pedoman kebutuhan gerak dalam latihan peningkatan derajat
kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan (daya tahan, kekuatan, komposisi tubuh, dan kelenturan) serta pengukuran hasilnya, serta
mempromosikannya melalui media yang sesuai.

Kata frasa Kunci/Topik


Profil Pelajar Prakiraan
Alur Tujuan Pembelajaran konten dan Penjelasan Indikator Penilaian Glosarium
Pancasila Jam
Singkat
Mengevaluasi konsep serta Pada akhir fase ini peserta  Mengidentifikasi hasil Profil Pelajar 3–6 Pemanfaatan gerak
mampu mempraktikkan didik dapat mengevaluasi dan evaluasi aktivitas Pancasila yang JP adalah hasil yang
aktivitas jasmani sesuai dengan mempraktikkan aktivitas latihan peningkatan dikembangkan diperoleh dari
pedoman kebutuhan gerak latihan peningkatan derajat derajat kebugaran dalam dalam aktivitas fisik dan
dalam latihan peningkatan kebugaran jasmani yang jasmani yang terkait fase ini adalah aktivitas kebugaran
derajat kebugaran jasmani terkait dengan kesehatan dengan kesehatan (daya dimensi secara menyeluruh
yang terkait dengan kesehatan (daya tahan, kekuatan, tahan, kekuatan, Mandiri dan (total fitness) yang
dan pengukuran hasilnya, serta komposisi tubuh, dan komposisi tubuh, dan Gotong memungkinkan
mempromosikannya melalui kelenturan) dan pengukuran kelenturan) dan Royong. seseorang mampu
media yang sesuai. hasilnya, serta mempromosi- pengukuran hasilnya. untuk menjalankan
kannya melalui media yang kehidupan yang
 Menjelaskan hasil
sesuai. produktif dan dapat
evaluasi aktivitas
menyesuaikan diri
latihan peningkatan
pada tiap pembebanan
derajat kebugaran
fisik yang wajar.
jasmani yang terkait
dengan kesehatan (daya
tahan, kekuatan,
komposisi tubuh, dan
kelenturan) dan
pengukuran hasilnya.
 Menjelaskan cara
melakukan hasil
evaluasi aktivitas
latihan peningkatan
derajat kebugaran
jasmani yang terkait
dengan kesehatan (daya
tahan, kekuatan,
komposisi tubuh, dan
kelenturan) dan
pengukuran hasilnya.
 Mempraktikkan hasil
evaluasi aktivitas
latihan peningkatan
derajat kebugaran
jasmani yang terkait
dengan kesehatan (daya
tahan, kekuatan,
komposisi tubuh, dan
kelenturan) dan
pengukuran hasilnya,
serta
mempromosikannya
melalui media yang
sesuai.
Sub Elemen Pengembangan Pola Perilaku Hidup Sehat
Pada akhir fase ini peserta didik memahami dan mampu menerapkan pergaulan yang sehat antar remaja dan menjaga diri dari kehamilan pada usia
sekolah dan memahami peraturan perundangan serta konsekuensi hukum bagi para pengguna dan pengedar narkotika, zat-zat aditif (NAPZA) dan
obat berbahaya lainnya sesuai dengan pola perilaku hidup sehat.
Memahami dan mampu Pada akhir fase ini peserta  Mengidentifikasi Profil Pelajar 3–6
menerapkan konsep, prinsip, didik dapat memahami dan konsep pergaulan sehat, Pancasila yang JP
dan prosedur pola perilaku mampu menerapkan prinsip pergaulan sehat, dikembangkan
hidup sehat. pergaulan yang sehat antar pergaulan tidak sehat, dalam dalam
remaja dan menjaga diri dari dan dampak pergaulan fase ini adalah
kehamilan pada usia sekolah tidak sehat sesuai dimensi
sesuai dengan pola perilaku dengan pola perilaku Mandiri dan
hidup sehat. hidup sehat. Gotong
Royong.
 Menjelaskan konsep
pergaulan sehat, prinsip
pergaulan sehat,
pergaulan tidak sehat,
dan dampak pergaulan
tidak sehat sesuai
dengan pola perilaku
hidup sehat.
 Menjelaskan cara
menerapkan konsep
pergaulan sehat, prinsip
pergaulan sehat,
pergaulan tidak sehat,
dan dampak pergaulan
tidak sehat sesuai
dengan pola perilaku
hidup sehat.
Pada akhir fase ini peserta  Mengidentifikasi
didik dapat memahami peraturan perundangan
peraturan perundangan serta serta konsekuensi
konsekuensi hukum bagi para hukum bagi para
pengguna dan pengedar pengguna dan pengedar
narkotika, zat-zat aditif narkotika, psikotropika,
(NAPZA) dan obat berbahaya zat-zat aditif (NAPZA)
lainnya sesuai dengan pola sesuai dengan pola
perilaku hidup sehat. perilaku hidup sehat.
 Menjelaskan peraturan
perundangan serta
konsekuensi hukum
bagi para pengguna dan
pengedar narkotika,
psikotropika, zat-zat
aditif (NAPZA) sesuai
dengan pola perilaku
hidup sehat.
 Menjelaskan cara
menerapkan peraturan
perundangan serta
konsekuensi hukum
bagi para pengguna dan
pengedar narkotika,
psikotropika, zat-zat
aditif (NAPZA) sesuai
dengan pola perilaku
hidup sehat.
ELEMEN PENGEMBANGAN KARAKTER
Elemen ini berupa pengembangan karakter dan internalisasi nilai-nilai gerak secara gradual yang dirancang melalui berbagai aktivitas jasmani,
terdiri dari sub elemen:
a) Tanggung Jawab Personal dan Sosial, serta
b) Nilai-nilai Keriangan, Tantangan, Ekspresi Diri, dan Interaksi Sosial
Sub Elemen Tanggung Jawab Personal (Mandiri)
Indikator Alur Perkembangan Fase E di Akhir Fase E (Jenjang SMK, Usia 16-18 tahun), Sub Elemen Tanggung Jawab Personal (Kemandirian)
Pelajar.
Kata frasa Kunci/Topik
Profil Pelajar Prakiraan
Alur Tujuan Pembelajaran konten dan Penjelasan Indikator Penilaian Glosarium
Pancasila Jam
Singkat
Menunjukkan perilaku sebagai Mengenali kualitas dan Membuat penilaian yang Profil Pelajar Tidak diperlu- Pengembangan
individu yang memiliki minat diri serta tantangan realistis terhadap Pancasila kan jam karakter
pemahaman diri dan situasi yang dihadapi. kemampuan dan minat, dicapai melalui pembelajaran merupakan unsur
yang dihadapi. serta prioritas internalisasi khusus karena pokok dalam diri
pengembangan diri elemen pengembangan manusia yang
berdasarkan pengalaman pengembangan karakter dengannya
belajar dan aktivitas lain karakter dilakukan membentuk
yang dilakukannya. (tanggung melalui dan karakter psikologi
jawab personal selama proses seseorang dan
Mengembangkan refleksi Merefleksi diri terhadap
dan sosial) pembelajaran membuatnya
diri umpan balik dari teman,
pada elemen berperilaku sesuai
guru, dan orang dewasa
keterampilan dengan dirinya dan
lainnya, serta informasi-
dan pengetahu- nilai-nilai yang
informasi lainnya dalam
an gerak yang cocok dengan
menunjang atau meng-
dirinya dalam
hambat karir di masa
kondisi yang
depan.
berbeda-beda.
Menunjukkan perilaku sebagai Regulasi emosi Mengendalikan dan
individu yang dapat meregulasi menyesuaikan emosi yang
diri dirasakan secara tepat pada
konteks belajar, relasi, dan
pekerjaan.
Penetapan tujuan dan Merancang strategi yang
rencana strategis sesuai untuk menunjang
pengembangan diri pencapaian tujuan belajar
dan pengembangan diri
pada situasi yang dihadapi.
Menunjukkan inisiatif dan Menentukan prioritas
bekerja secara mandiri pribadi, berinisiatif
mencari dan
mengembangkan
pengetahuan dan
keterampilan yang spesifik
sesuai tujuan di masa
depan.
Mengembangkan disiplin Berkomitmen dan menjaga
diri konsistensi pencapaian
tujuan yang telah
direncanakannya untuk
mencapai tujuan belajar
dan pengembangan diri
yang diharapkannya.
Percaya diri, resilien, dan Membuat rencana baru
adaptif dengan mengadaptasi, dan
memodifikasi strategi yang
sudah dibuat ketika upaya
sebelumnya tidak berhasil,
serta menjalankan kembali
tugasnya dengan
keyakinan baru.
Sub Elemen Tanggung Jawab Sosial (Gotong Royong)
Indikator Alur Perkembangan Fase E di Akhir Fase E (Jenjang SMK, Usia 16-18 Tahun), Sub Elemen Tanggung Jawab Sosial (Gotong Royong)
Pelajar.
Kata frasa Kunci/Topik
Profil Pelajar Prakiraan
Alur Tujuan Pembelajaran konten dan Penjelasan Indikator Penilaian Glosarium
Pancasila Jam
Singkat
Menunjukkan perilaku sebagai Kerja sama Membangun tim dan Profil Pelajar Tidak diperlu-
individu yang mampu mengelola kerja sama Pancasila kan jam
berkolaborasi untuk mencapai tujuan dicapai melalui pembelajaran
bersama sesuai dengan internalisasi khusus karena
target yang sudah elemen pengembangan
ditentukan. pengembangan karakter
karakter dilakukan
Komunikasi untuk mencapai Memahami dan
(tanggung melalui dan
tujuan bersama menganalisis informasi,
jawab personal selama proses
gagasan, emosi,
dan sosial) pembelajaran
keterampilan dan
pada elemen
keprihatinan yang
keterampilan
disampaikan oleh orang
dan pengetahu-
lain dan kelompok
an gerak.
menggunakan berbagai
simbol dan media secara
efektif, serta menggunakan
berbagai strategi
komunikasi untuk
menyelesaikan masalah
guna mencapai berbagai
tujuan bersama.
Saling ketergantungan Menyelaraskan kapasitas
positif kelompok agar para
anggota kelompok dapat
saling membantu satu
sama lain memenuhi
kebutuhan mereka baik
secara individual maupun
kolektif.
Koordinasi sosial Menyelaraskan dan
menjaga tindakan diri dan
anggota kelompok agar
sesuai antara satu dengan
lainnya serta menerima
konsekuensi tindakannya
dalam rangka mencapai
tujuan bersama.
Menunjukkan perilaku sebagai Tanggap terhadap Tanggap terhadap
individu yang peduli lingkungan sosial lingkungan sosial sesuai
dengan tuntutan peran
sosialnya dan
berkontribusi sesuai
dengan kebutuhan
masyarakat untuk
menghasilkan keadaan
yang lebih baik.
Persepsi sosial Melakukan tindakan yang
tepat agar orang lain
merespon sesuai dengan
yang diharapkan dalam
rangka penyelesaian
pekerjaan dan pencapaian
tujuan.
Menunjukkan perilaku sebagai Berperilaku sebagai Mengupayakan memberi
individu yang berbagi. individu yang berbagi hal yang dianggap penting
dan berharga kepada
orang-orang yang
membutuhkan di
masyarakat yang lebih luas
(negara, dunia).
ELEMEN NILAI-NILAI GERAK
Pada akhir fase ini peserta didik dapat mengevaluasi hubungan antara aktivitas jasmani dan kesehatan, untuk dapat memilih aktivitas yang
menguntungkan sebagai media menumbuhkembangkan unsur kesenangan, tantangan, percaya diri, serta dapat mengekspresikan diri dalam
berinteraksi di lingkungan sosial.
Sub Elemen Nilai-Nilai Aktivitas Jasmani untuk Kesehatan
Indikator Alur Perkembangan Fase E di Akhir Fase E (Jenjang SMK, Usia 16-18 tahun), Sub Elemen Nilai-Nilai Aktivitas Jasmani untuk Kesehatan,
Pelajar:
Kata frasa Kunci/Topik
Profil Pelajar Prakiraan
Alur Tujuan Pembelajaran konten dan Penjelasan Indikator Penilaian Glosarium
Pancasila Jam
Singkat
Menjelaskan pentingnya Memahami pentingnya  Mengenali pentingnya Profil Pelajar Tidak diperlu- Nilai-nilai gerak
aktivitas fisik untuk menjaga aktivitas fisik aktivitas fisik dalam Pancasila kan jam merupakan nilai-nilai
kesehatan pengembangan aktivitas pengembangan dicapai melalui pembelajaran yang terkandung dari
keterampilan permainan dan keterampilan gerak internalisasi khusus karena aktivitas jasmani.
olahraga, aktivitas gerak untuk menjaga elemen nilai- pengembangan Nilai-nilai ini
berirama, aktivitas senam, kesehatan. nilai gerak nilai-nilai mengiringi
dan aktivitas permainan dan  Mengenali pentingnya dilakukan pelaksanakan
diselenggarakannya
olahraga air. melalui dan
aktivitas gerak berirama aktivitas jasmani
selama proses
untuk menjaga dalam pembelajaran
pembelajaran PJOK.
kesehatan.
pada elemen
 Mengenali pentingnya keterampilan
aktivitas senam untuk dan pengetahu-
menjaga kesehatan. an gerak
 Mengenali pentingnya
aktivitas air untuk
menjaga kesehatan.
Sub Elemen Nilai-Nilai Aktivitas Jasmani untuk Kesenangan dan Tantangan
Indikator Alur Perkembangan Fase E di Akhir Fase E (Jenjang SMK, Usia 16-18 tahun), Sub Elemen Nilai-Nilai Aktivitas Jasmani untuk
Kesenangan dan Tandangan, Pelajar:
Kata frasa Kunci/Topik
Profil Pelajar Prakiraan
Alur Tujuan Pembelajaran konten dan Penjelasan Indikator Penilaian Glosarium
Pancasila Jam
Singkat
Menjelaskan pentingnya Menerapkan pentingnya Menerapkan adanya unsur Profil Pelajar Tidak diper-
aktivitas jasmani untuk aktivitas jasmani untuk keriangan pada setiap Pancasila lukan jam
kesenangan dan tantangan kesenangan dan tantangan aktivitas fisik dicapai melalui pembelajaran
internalisasi khusus karena
memahami adanya
elemen nilai- pengembangan
tantangan pada setiap
nilai gerak nilai-nilai
aktivitas fisik.
dilakukan
melalui dan
selama proses
pembelajaran
pada elemen
keterampilan
dan pengetahu-
an gerak.
Sub Elemen Nilai-Nilai Aktivitas Jasmani untuk Ekspresi Diri dan Interaksi Sosial
Indikator Alur Perkembangan Fase E di Akhir Fase E (Jenjang SMK, Usia 16-18 tahun), Sub Elemen Nilai-Nilai Aktivitas Jasmani untuk ekspresi
Diri dan Interaksi Sosial, Pelajar:
Kata frasa Kunci/Topik
Profil Pelajar Prakiraan
Alur Tujuan Pembelajaran konten dan Penjelasan Indikator Penilaian Glosarium
Pancasila Jam
Singkat
Menerapkan pentingnya Menerapkan pentingnya Menerapkan aktivitas fisik Profil Pelajar Tidak diperlu-
aktivitas jasmani untuk aktivitas jasmani untuk dan bermain yang dapat Pancasila kan jam
ekspresi diri dan interaksi ekspresi diri dan interaksi dinikmati dan untuk dicapai melalui pembelajaran
sosial. sosial. berinteraksi dengan teman. internalisasi khusus karena
elemen nilai- pengembangan
nilai gerak nilai-nilai
dilakukan
melalui dan
selama proses
pembelajaran
pada elemen
keterampilan
dan pengetahu-
an gerak.

Anda mungkin juga menyukai