Program 7K untuk Lingkungan Sekolah
Program 7K untuk Lingkungan Sekolah
7K
( KEAMANAN, KEBERSIHAN, KEIMANAN, KEKELUARGAAN,
KERINDANGAN, KERAPIHAN, KEINDAHAN)
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat
dan karunia_Nya serta kesempatan sehingga penulis dapat
menyelesaikan Program 7K (KEAMANAN, KEBERSIHAN, KEIMANAN, KEKELUARGAAN, KERIND
ANGAN, KERAPIHAN, KEINDAHAN) ini tepat pada waktunya. Program ini merupakan salah
satu tugas Program Kesiswaan. Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang
ikut membantu dalam pembuatan program ini, sehingga akhirnya program ini dapat
terselesaikan.
Penulis menyadari “tidak ada gading yang tak retak’’ penulis mohon maaf apabila
terdapat kesalahan dalam pembuatan program ini. Semoga program ini dapat bermanfaat
dan menambah ilmu pengetahuan kita semua. Penulis juga mohon kritik dan saran dari
pembaca demi kesempurnaan program ditahun mendatang.
Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridhoi upaya-upaya kita dalam meningkatkan
mutu pendidikan. Aamiin
Tasikmalaya, 2024
Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN
5. Pelaksanaan 7 K
Pelaksanaan 7 K di setiap sekolah penting untuk dilaksanakan, dan dapat diupayakan melalui
langkah-langkah sebagai berikut :
a. Ketaqwaan, yaitu wujud dari rasa syukur kepada Allah dengan menjalankan perintah
dan larangan-Nya serta merupakan prasyarat bagi penciptaan keharmonisan dalam
kehidupan.
b. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan membimbing dan memberikan
kesempatan kepada warga sekolah untuk melaksanakan ibadah sesuai ajaran agama
Islam.
Keamanan, yaitu rasa aman dan tenteram, bebas dari rasa takut, baik lahir maupun
bathin diusahakan dengan jalan :
Usaha penanggulangan gangguan keamanan dari luar dengan membuat pagar
keliling, pembentukan dan peningkatan kerja guru piket, pengadaan petugas satpam
dan jaga malam serta peraturan tamu yang tegas.
Usaha penanggulangan gangguan keamanan dari dalam dengan jalan mencegah
sedini mungkin gejala perkelahian di antara siswa melalui bimbingan fisik oleh guru,
anjuran untuk ikut menjaga keamanan sekolah dengan pembagian tugas dan
tanggung jawab kepada regu piket yang dilakukan oleh siswa. Disamping itu juga
dengan menugaskan guru piket dan satpam untuk mengawasi tamu atau orang-
orang yang masuk lingkungan sekolah tanpa kepentingan yang jelas dengan
peraturan tamu yang tegas.
c. Kebersihan adalah wujud dari bersih jasmani dan rohani serta merupakan syarat
untuk kesehatan fisik dan mental spiritual.
Pelaksanaan kebersihan di sekolah adalah dengan anjuran agar semua pihak baik
guru, pegawai maupun siswa untuk selalu mengadakan gerakan kebersihan baik
kebersihan WC/kamar mandi, kantin/koperasi sekolah, ruang kelas, ruang
perpustakaan, ruang laboratorium, ruang guru dan TU, ruang kepala sekolah serta
halaman kelas, kantor dan halaman sekolah secara umum. Pelaksanaan kebersihan
juga bisa dilakukan melalui gerakan operasi semut dilakuan setelah selesai kegiatan
KBM dan hari Jumat setelah kegiatan Pengajian atau olah raga, dan diupayakan
melalui lomba kebersihan antar kelas yang dilakukan satu minggu satu kali.
d. Ketertiban adalah keteraturan yang menimbulkan keserasian, keselarasan dan
keseimbangan dalam tata letak, tata hidup dan tata pergaulan.
Ketertiban ini dapat terlaksana dengan baik dengan memperhatikan kehadiran guru,
pegawai dan siswa sekolah. Disamping itu juga terlihat dari ketepatan melakukan
kewajiban seperti membayar iuran/sumbangan (jika ada) dan pelaksanaan
pembelajaran (PBM) oleh guru pada setiap hari kerja.
Untuk mengupayakan ketertiban, maka akan ditempuh dengan cara monitoring dan
evaluasi, serta dengan melakukan operasi ketertiban siswa. Operasi ketertiban siswa
dimaksudkan untuk mencegah tindakan, perilaku dan perbuatan siswa yang
mengarah kepada hal-hal yang negatif.
e. Keindahan, adalah perpaduan unsur alami ciptaan Allah yang menimbulkan rasa
estetika dalam kehidupan.
Pelaksanaannya di sekolah adalah dengan menata halaman sekolah dengan
tanaman-tanaman yang tidak mahal, namun serasi baik bentuk maupun jenisnya.
Penataan dan pemeliharannya dikoordinasikan oleh urusan kesiswaan dan
perlengkapan, dengan dibantu setiap dua kali dalam tahun pelajaran oleh seluruh
warga sekolah dalam kegiatan “Kemah Terpadu” dan “Kemah Ektrakurikuler”, yang
pelaksanaannya pada akhir setiap semester.
f. Kekeluargaan adalah wujud kehidupan yang dijiwai oleh tenggang rasa dan gotong
royong dalam mewujudkan saling asih, saling asah dan saling asuh dalam masyarakat
sekolah.
Hal ini dilaksanakan dengan tetap membina hubungan yang baik antara sekolah dan
komite sekolah. masyarakat, guru – murid, guru dengan pegawai TU dan instansi lain.
Disamping itu akan diupayakan melalui “Temu Keakraban Warga Sekolah” yang
dilaksanakan satu kali dalam tahun pelajaran, yaitu pada akhir tahun pelajaran, dan
dilaksanakan (berlokasi) di objek-objek wisata atau tempat-tempat yang menarik
di luar wilayah kabupaten Tasikmalaya (missal: Yogyakarta). Dilakukan pula melalui
pertemuan yang dilaksanakan oleh Darma Wanita sekolah ( keputrian).
g. Kerindangan, adalah suasana teduh yang diakibatkan oleh adanya tumbuhan baik
berupa pohon, perdu, semak maupun tanaman memanjat/merambat yang ditata
sebagai pelindung yang serasi di sekolah.
Pelaksanaannya di sekolah hendaknya diupayakan dengan memilih pohon-pohon
dan tanaman lain yang ditanam di lingkungan sekolah dengan sifat-sifat tidak mudah
sempal, tidak banyak daun yang gugur serta perakarannya tidak mengganggu
pondasi bangunan sekolah.
Bertitik tolak kepada pengertian dari masing-masing K tersebut di atas, maka
pelaksanaannya sangat penting bahkan mutelak dalam mewujudkan sekolah sebagai
pusat kebudayaan dan kehidupan masyarakat bernuansa pendidikan.
Pengelolaan 7 K di sekolah harus melibatkan seluruh warga sekolah yaitu, pesuruh
dan karyawan (pegawai), guru dan siswa secara terpadu di bawah koordinasi urusan
kesiswaan dan sarana prasarana (perlengkapan) sebagai mana tercantum dalam
struktur organisasi sekolah.
BAB II
IDENTIFIKASI DAN ANALISIS HASIL
Menciptakan kondisi belajar yang nyaman bagi siswa menjadikan tujuan dari setiap
sekolah pada umumnya, karena dengan kondisi yang nyaman tersebut memudahkan siswa
menerima ilmu pengetahuan dengan baik dan mendorong siswa untuk berkompetisi dan
berprestasi. Atas dasar inilah maka SMK YPC Tasikmalaya mulai awal tahun ajaran 2023-2024
telah Membentuk Pokja K7 diantaranya Salman Febriana Alfaridi [Link] dan Nurhasanah, [Link]
selaku Pembina 7K ( Keamanan, Kebersihan, Keimanan, Kekeluargaan, Kerindangan dan
Keindahan). Program 7 K ini sebagai salah satu cara membentuk karakter dan kepribadian
siswa apabila dapat diterapkan dengan baik, karena telah mencakup beberapa aspek yang
mampu manciptakan siswa-siswa unggul dalam budi pekerti dan prestasi akademik. Dimulai
dengan Keamanan ( Rasa aman merupakan landasan utama dalam menjalankan semua
aktivitas terutama belajar, dengan adanya jaminan keamanan ini akan memperlancar proses
kegiatan belajar mengajar dan bisa meminimalkan gangguan ). Ketertiban ( Adanya
ketertiban dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar akan berdampak potitif dalam
keberhasilan siswa, dimana ketertiban akan membangun mental produktif teratur dan
disiplin sehingga diharapkan siswa mampu mematuhi peraturan yang berlaku di sekolah).
Kebersihan ( Menjaga kebersihan baik kebersihan diri sendiri, ruang kelas, lingkungan di
sekitar sekolah sangatlah perlu dilakukan, dengan kebersihan ini diharapkan dapat
menciptakan keindahan dan mengurangi ketidaknyamanan dalam belajar mengajar).
Keindahan ( Menciptakan lingkungan belajar yang indah dan menarik akan mampu
meningkatkan rasa kecintaan kepada seni dan nyaman berada di sekolah seperti bagaimana
kita menghias kelas, lingkungan sekolah serta tidak melakukan pencorat-coretan dinding,
bangku dll) Kekeluargaan ( kekeluargaan yang dijalin selama kegiatan belajar mengajar
diharapkan mampu meningkatkan rasa simpati dan empaty bagi semua pihak sehingga akan
terbentuk rasa memiliki dan kecintaan kepada almamater). Kerindangan ( Penghijauan di
lingkungan sekolah menjadi syarat utama mengurangi pemanasan global yang tengah
mengancam bumi kita ini, sehingga sekecil kontribusi kita untuk mempertahankan bumi ini
sangat diperlukan ) dan yang terakhir Kesehatan ( Menjaga kesehatan adalah kewajiban
pokok bagi semua orang, karena dengan adanya kesehatan jaminan semua aktivitas kita bisa
terlaksana dengan baik ). Dengan adanya sosialisasi terhadap program sekolah 7K ini
diharapkan akam mampu membantu dalam pembentukan pribadi-pribadi yang unggul dan
memiliki karakter yang kuat dari sekolah. Mari kita dukung program 7K dengan saling
mengingatkan dan memberikan contoh kepada siswa semua agar bisa menjalankan program
ini untuk hal-hal yang lebih baik lagi di masa depan. Ayo kita Dukung dan Sukseskan 7 K.
BAB III
PROGRAM 7K SMK YPC TASIKMALAYA
TAHUN PELAJARAN 2023-2024
A. Program Tahunan
Standar Pelaksanaan Ket
No Indikator
Kompetensi Juli Ags Sep Okt Nov Des Jan Feb Maret April Mei Juni
a) Aman , adalah bebas dari
1 Keamanan gangguan seseorang/
sekelompok orang/lingkungan.
b) Aman, adalah hak mendasar yang
harus dimiliki manusia.
c) Aman, meliputi : aman dalam
lingkungan belajar, bekerja,
maupun mengeluarkan pendapat.
d) Dalam pelaksanaannya meliputi :
kita mulai pada diri kita sendiri,
saling menjaga, menghindari
konflik antar teman, berani
membela hak dan kebenaran,
menciptakan susasana aman di
sekolah./ lingkungan sekolah.
4 KEINDAHAN Setiap tahun ajaran baru (Siswa baru) disuruh membawa kembang
Siswa diwajibkan membuat taman kelas sepatu, sapu lidi, dan tanah hitam
Siswa diwajibkan melengkapi alat-alat yang dibutuhkan kelas Setiap tahun diwajibkan mengecet taman
Siswa diwajibkan menata ruang kelas Setiap tahun diwajibkan menata ruangan, memasang hordeng,
gambar presiden, dan wapres, pancasila, dsb.
5 KETERTIBAN Setiap masuk pintu gerbang setiap siswa diperiksa atribut dan Jika siswa melanggar diberikan sanksi
Siswa di larang berambut panjang (laki-laki) kerapihan pakaian atau disita barang yang melanggar
Siswa di larang mengecer rambut Sebelum jam KBM dimulai guru memeriksa kembali kelengkapan ilakukan secara berulang-ulang maka
Siswa di larang memanjangkan kuku siswa. siswa diskor.
Siswa di larang memakai baju, rok sempit, dan ketat
Siswa di larang memakai celana cutbarai dam “pensil”
Siswa di laranga memakai aksesoris seperti gelang dsb
Siswa diwajibkan menggunakan sepatu bertali dan berwarna hitam
Siswa di larang membawa handphone
6 KERAPIHAN Setiap masuk siswa diperiksa oleh guru Jika siswa melanggar diberikan sanksi atau
Siswa diwajibkan memasukkan baju ke dalam celana atau rok yang dipakai disita barang yang melanggar
Siswa diwajibkan memakai ikat pinggang berwarna hitam SMK YPC Dilakukan secara berulang-ulang maka
Tasikmalaya siswa akan diskor dan dipanggil
Siswa diwajibkan memakai kaor kaki putih dan panjang sedengkul orangtuanya.
N PROGRAM 7K TINDAK LANJUT TINDAKAN PEMBINAAN
O
Siswa di larang memakai jaket di lingkungan sekolah
Siswa putra harus berambut pendek tidak lebih dari 2cm
Siswa putri tidak berlebihan dalam penampilan bermekup
7 KERINDANGAN Guru dan siswa menanam pohon penghijauan di halaman, depan kelas
Setiap awal semester tahun pelajaran pihak sekolah membeli pohon yang sesuai kebutuhan.
dipandang perlu untuk kerindangan
C. TEKNIS LOMBA 7K ANTAR KELAS DI SMK YPC TASIKMALAYA TAHUN PELAJARAN
2023-2024
1. TEKNIS
Perlombaan dimulai pada awal bulan (Minggu pertama awal bulan).
Setiap siswa dalam satu kelas wajib menjaga kelas sesuai kriteria 7 K yaitu,
Hasil penilaian akan diakumulasikan diakhir bulan (Minggu ke empat akhir bulan)
Hasil akumulasi penilaian akan diumumkan pada dialog senin pagi awal bulan
berikutnya untuk ditentukan pemenang Lomba 7K antar Kelas antar kelas tersbut
Kelas yang menang akan diberikan penghargaan berupa sertifikan Lomba 7K antar
Sebelum memulai pelajaran papan masih kotor dan spidol belum terisi
Masih ditemukan sampah makanan atau sampah dalam bentuk apapun di kelas
termasuk laci bangku ·
Tidak membuang sampah di tempat sampah
Sebelum memulai pelajaran papan harus bersih dan spidol telah terisi
Masih ditemukan sampah makanan atau sampah dalam bentuk apapun di kelas
termasuk laci bangku
Tidak membuang sampah di tempat sampah
Melaksanakan piket kelas dengan baik
Sebelum memulai pelajaran papan harus bersih dan spidol telah terisi
Tidak ditemukan sampah makanan atau sampah dalam bentuk apapun di kelas
Sebelum memulai pelajaran papan harus bersih dan spidol telah terisi
Tidak ditemukan sampah makanan atau sampah dalam bentuk apapun di kelas
Setiap siswa di kelas menggunakan seragam yang benar dengan atribut yang lengkap
Belum menitipkan kepada wali kelas di kantor segala jenis elektronik yang dibawa
Setiap siswa di kelas menggunakan seragam yang benar dengan atribut yang lengkap
Kelas gaduh, terdapat siswa yang tidak patuh, dan terdapat siswa berkata kotor
Setiap siswa di kelas menggunakan seragam yang benar dengan atribut yang lengkap
Menitipkan kepada wali kelas di kantor segala jenis elektronik yang dibawa sebelum
jam ke-1
Menjaga kelas tetap kondusif
4. Keindahan
Meja, kursi, sepatu, dan sandal tertata rapi
Susunan aksesoris yang berada di kelas tidak teratur dan semrawut (tempelan nilai
dalam kelas.
Kelas kotor
Meja, kursi, sepatu, dan sandal tertata rapi
Susunan aksesoris yang berada di kelas harus serasi dan rapi (tempelan nilai hasil
dalam kelas.
Kelas kotor
6. Kenyamanan
Menjaga ketenangan di kelas
Tidak menjaga ketertiban di kelas
Tidak berbicara dengan sopan dan tidak berteriak-teriak
Tidak menempatkan perabot kelas pada tempatnya dengan baik (sapu,mukena, dll)
Menjaga ketenangan di kelas
Menjaga ketertiban di kelas
Tidak berbicara dengan sopan dan tidak berteriak-teriak
Tidak menempatkan perabot kelas pada tempatnya dengan baik (sapu,mukena, dll)
Menjaga ketenangan di kelas
Menjaga ketertiban di kelas
Berbicara dengan sopan dan tidak berteriak-teriak
Tidak menempatkan perabot kelas pada tempatnya dengan baik (sapu,mukena, dll
Menjaga ketenangan di kelas
Menjaga ketertiban di kelas
Berbicara dengan sopan dan tidak berteriak-teriak
Menempatkan perabot kelas pada tempatnya dengan baik (sapu,mukena, dll)
7. Kekeluargaan
Membuat susunan struktur kelas dan melaksanakannya dengan baik
Tidak tepat waktu dalam membayar dansos
Acuh tak acuh terhadap teman dalam kebaikan di kelas
Tidak ada teamwork/kelompok belajar yang baik
Membuat susunan struktur kelas dan melaksanakannya dengan baik
Ketepatan waktu dalam membayar dansos
Acuh tak acuh terhadap teman dalam kebaikan di kelas
Tidak ada teamwork/kelompok belajar yang baik.
BAB IV
PENUTUP
Pelaksanaan 7 K di setiap sekolah penting untuk dilaksanakan, dan dapat diupayakan melalui
1) Ketaqwaan, yaitu wujud dari rasa syukur kepada Allah dengan menjalankan perintah dan
kepada warga sekolah untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan ajaran agama yang
dianutnya (Islam).
2) Keamanan, yaitu rasa aman dan tenteram, bebas dari rasa takut, baik lahir maupun bathin
Usaha penanggulangan gangguan keamanan dari luar dengan membuat pagar keliling,
pembentukan dan peningkatan kerja guru piket, pengadaan petugas satpam dan jaga malam
Usaha penanggulangan gangguan keamanan dari dalam dengan jalan mencegah sedini
mungkin gejala perkelahian di antara siswa melalui bimbingan fisik oleh guru, anjuran untuk
ikut menjaga keamanan sekolah dengan pembagian tugas dan tanggung jawab kepada regu
piket yang dilakukan oleh siswa. Disamping itu juga dengan menugaskan guru piket dan
satpam untuk mengawasi tamu atau orang-orang yang masuk lingkungan sekolah tanpa
3) Kebersihan adalah wujud dari bersih jasmani dan rohani serta merupakan syarat untuk
Pelaksanaan kebersihan di sekolah adalah dengan anjuran agar semua pihak baik guru,
pegawai maupun siswa untuk selalu mengadakan gerakan kebersihan baik kebersihan
laboratorium, ruang bengkel, ruang guru dan TU, ruang kepala sekolah serta halaman kelas,
kantor dan halaman sekolah secara umum. Pelaksanaan kebersihan juga bisa dilakukan
melalui gerakan massal kebersihan pada tiap hari Jum’at atau Sabtu (Jum’at atau Sabtu
Bersih) selesai kegiatan senam pagi atau selesai pengajian, dan diupayakan melalui lomba
kebersihan antar kelas yang dilakukan pada musim hujan dan tiap akhir semester (pada
Ketertiban ini dapat terlaksana dengan baik dengan memperhatikan kehadiran guru, pegawai
dan siswa sekolah. Disamping itu juga terlihat dari ketepatan melakukan kewajiban seperti
membayar iuran/sumbangan (jika ada) dan pelaksanaan pembelajaran (PBM) oleh guru pada
Untuk mengupayakan ketertiban, maka akan ditempuh dengan cara monitoring dan evaluasi,
serta dengan melakukan operasi ketertiban siswa. Operasi ketertiban siswa dimaksudkan
untuk mencegah tindakan, perilaku dan perbuatan siswa yang mengarah kepada hal-hal yang
negatif.
5) Keindahan,
Adalah perpaduan unsur alami ciptaan Allah yang menimbulkan rasa estetika dalam
tanaman-tanaman yang tidak mahal, namun serasi baik bentuk maupun jenisnya. Penataan
dibantu setiap dua kali dalam tahun pelajaran oleh seluruh warga sekolah dalam
kegiatan “Kemah Terpadu” dan “Kemah Ektrakurikuler”, yang pelaksanaannya pada akhir
setiap semester.
6) Kekeluargaan adalah wujud kehidupan yang dijiwai oleh tenggang rasa dan gotong royong
dalam mewujudkan saling asih, saling asah dan saling asuh dalam masyarakat sekolah.
Hal ini dilaksanakan dengan tetap membina hubungan yang baik antara sekolah dan komite
sekolah. masyarakat, guru – murid, guru dengan pegawai TU dan instansi lain. Disamping itu
akan diupayakan melalui “Temu Keakraban Warga Sekolah” yang dilaksanakan satu kali
dalam tahun pelajaran, yaitu pada akhir tahun pelajaran, dan dilaksanakan (berlokasi) di
melalui pertemuan yang dilaksanakan oleh Unit Kersejahteraan dan Darma Wanita sekolah.
7) Kerindangan, adalah suasana teduh yang diakibatkan oleh adanya tumbuhan baik berupa
pohon, perdu, semak maupun tanaman memanjat/merambat yang ditata sebagai pelindung
tanaman lain yang ditanam di lingkungan sekolah dengan sifat-sifat tidak mudah sempal,
tidak banyak daun yang gugur serta perakarannya tidak mengganggu pondasi bangunan
sekolah.
Bertitik tolak kepada pengertian dari masing-masing K tersebut di atas, maka pelaksanaannya
sangat penting bahkan mutelak dalam mewujudkan sekolah sebagai pusat kebudayaan dan
Pengelolaan 7 K di sekolah harus melibatkan seluruh warga sekolah yaitu, pesuruh dan
karyawan (pegawai), guru dan siswa secara terpadu di bawah koordinasi urusan kesiswaan dan
sarana prasarana (perlengkapan) sebagai mana tercantum dalam struktur organisasi sekolah.
POKJA K 7