PERENCANAAN PEMBELAJARAN
Sekolah : SMA Negeri 1 Sukanagara
Kelas : XII
Mata Pelajaran : Matematika
Materi : Korelasi dan Regresi
Penyusun : Farhan Agustian, [Link], [Link]
IDENTIFIKASI
A. IDENTIFIKASI PESERTA DIDIK
Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang statistika deskriptif yang
meliputi penyajian data dan ukuran pemusatan data.
B. IDENTIFIKASI MATERI PELAJARAN
Materi korelasi dan regresi dapat mencakup pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif. Materi ini dirancang relevan dengan kehidupan
nyata, seperti memahami hubungan asosiatif dan sebab akibat antara dua
variabel numerik (kuantitatif) dalam sebuah penelitian.
C. DIMENSI PROFIL LULUSAN*
1. Penalaran kritis.
2. Kolaborasi.
3. Komunikasi.
DESAIN PEMBELAJARAN
D. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat melakukan proses penyelidikan statistika untuk data bivariat.
Mereka dapat mengidentifikasi dan menjelaskan asosiasi antara dua variabel
kategorikal (kualitatif) dan antara dua variabel numerikal (kuantitatif). Mereka
dapat memperkirakan model linear terbaik (best fit) pada data numerikal
(kuantitatif). Mereka dapat membedakan hubungan asosiasi dan sebab akibat.
E. TOPIK PEMBELAJARAN
Penyajian Data dalam Bentuk Diagram Pencar
F. TUJUAN PEMBELAJARAN*
Peserta didik dapat melakukan proses penyelidikan statistika untuk data bivariat.
Indikator ketercapaian:
1. Peserta didik dapat memahami diagram data pencar dari data bivariat.
2. Peserta didik dapat membuat diagram pencar dari data bivariat.
G. PRAKTIK PEDAGOGIS*
1. Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL)
2. Diskusi kelompok dan presentasi
H. MITRA PEMBELAJARAN
-
I. LINGKUNGAN PEMBELAJARAN*
1. Ruang Fisik: ruang kelas.
2. Ruang Virtual: platform digital (pengumpulan data penelitian).
3. Budaya Belajar: kolaboratif, berpartisipasi aktif, dan rasa ingin tahu
J. PEMANFAATAN DIGITAL
1. Perencanaan: ringkasan materi dalam bentuk PDF.
2. Pelaksanaan: Google sebagai sumber belajar, pengumpulan data penelitian
melalui Google Form atau Padlet.
3. Asesmen: -
K. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN*
Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Guru membuka pelajaran dengan salam, doa bersama, dan sapaan ramah
untuk menciptakan suasana positif.
2. Guru menerapkan teknik permainan pemusatan konsentrasi.
3. Guru memulai dengan video singkat perbedaan kondisi sungai yang bersih
dan tercemar
4. Guru memberikan pertanyaan pemantik “Bagaimana kondisi makhluk hidup
pada kedua sungai tersebut?ˮ untuk menstimulasi empati peserta didik
5. Peserta didik melakukan literasi melalui bahan bacaan pada websites
tentang Sungai Ciliwung yang Tercemar
6. Guru tanya jawab dengan peserta didik mengenai bahan bacaan untuk
menumbuhkan kesadaran pencemaran sungai akibat sampah sehingga
berdampak pada kondisi makhluk hidup di sungai
“Apa penyebab terjadinya pencemaran sungai?ˮ
“Apakah sungai yang tercemar mempengaruhi kondisi makhluk hidup di
sana?ˮ
7. Memaparkan tujuan pembelajaran yang akan dicapai dan menghubungkan
dengan peran peserta didik "Apa yang bisa kita lakukan untuk melestarikan
sungai kita?"
Inti (Bermakna, Menggembirakan)
Memahami
1. Berdiskusi, membaca artikel, eksplorasi sumber informasi pada
buku, e-book, artikel, dan websites melalui internet tentang
keanekaragaman hayati dan ekosistem sungai
Apa definisi ekosistem?
Apa saja macam-macam ekosistem?
Apa definisi keanekaragaman hayati?
Mengapa keanekaragaman hayati penting bagi kelangsungan
ekosistem?
Apakah aktivitas manusia mempengaruhi kelangsungan
ekosistem sungai?
2. Membuat peta konsep tentang ekosistem, keanekaragaman hayati,
dan kelangsungan ekosistem sungai
Mengaplikasi
1. Peserta didik melakukan kunjungan lapangan ke Sungai Ciliwung untuk
mengidentifikasi masalah kelangsungan ekosistem sungai
2. Peserta didik melakukan interview dengan masyarakat di sekitar sungai
ciliwung
3. Peserta didik menyimak penjelasan dari Komunitas Peduli Ciliwung dan
Pengelola Bank Sampah
4. Guru dan narasumber menumbuhkan kesadaran kepada Peserta didik
tercemarnya sungai akibat sampah yang tidak dikelola dengan baik
5. Peserta didik berdiskusi dengan teman melalui zoom dan guru pendamping
untuk merancang proyek pengelolaan sampah
6. Peserta didik mengembangkan proyek pengelolaan sampah di sekolah
contohnya: membuat tempat sampah berdasarkan jenisnya, ecobrick, 3R,
bank sampah, dan sebagainya (dilakukan diferensiasi produk/ide)
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik melakukan uji coba proyek dan atau mempresentasikan hasil
proyeknya
2. Peserta didik mendapatkan umpan balik dari teman, guru, dan salah satu
narasumber dari Komunitas Peduli Ciliwung dan Pengelola Bank Sampah
3. Peserta didik membuat jurnal refleksi individu terhadap proyek yang telah
dilakukan
4. Peserta didik melakukan evaluasi diri terhadap pencapaian tujuan
pembelajaran
5. Peserta didik menemukan solusi dan atau peran lanjutan mereka setelah
belajar
Penutup (Berkesadaran)
1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran selanjutnya dan
strategi belajar yang akan digunakan (contoh: topik yang akan dipelajari,
mitra yang akan diundang, eksperimen yang akan dilakukan, sumber/media
pembelajaran yang digunakan)
3. Guru memuliakan peserta didik dengan menghargai pencapaian proyeknya
ASESMEN PEMBELAJARAN
L. ASESMEN PEMBELAJARAN*
1. Asesmen pada Awal Pembelajaran
Kuis singkat pengetahuan awal tentang ekosistem dan hubungannya dengan
aktivitas manusia
2. Asesmen pada Proses Pembelajaran
Peta konsep, presentasi, asesmen proyek pengelolaan sampah
3. Asesmen pada Akhir Pembelajaran
Jurnal reflektif, tes tertulis
Cianjur, Juni 2025
Guru Mata pelajaran
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx, [Link].
NIP.