Discussion Text
Discussion text adalah teks argumentatif yang mengandung dua sudut pandang, yaitu pandangan pro
dan kontra secara objektif. The purpose of discussion text is to inform readers about a particular topic,
issue, or question by presenting different perspectives, opinions, or arguments. Dalam bahasa
Indonesia, tujuan discussion text adalah untuk memberikan sudut pandang (perspektif), pendapat, atau
argumen terkait sebuah isu kepada pembaca. Secara umum, struktur discussion text terdiri dari 4 bagian,
yaitu issue, arguments for, arguments against, dan conclussion/recommendation.
1. Issue
Bagian ini akan berisi pengenalan masalah yang dibahas. Issue pada discussion text bisa
berupa masalah hangat yang sedang beredar di sekitar, masalah pendidikan, kesehatan, sosial, politik,
sejarah, atau isu-isu lainnya.
2. Arguments For
Struktur discussion text yang kedua adalah arguments for atau supporting points. Pada bagian
ini, berisi penjelasan yang bersifat positif (pro). Jadi, jika kamu bisa menjelaskan hal-hal yang
membuatmu setuju/mendukung terhadap isu yang didiskusikan. Argumen yang kamu utarakan bisa
berupa keuntungan, manfaat, dan sebagainya.
3. Argument Against
Kebalikan pada poin sebelumnya, arguments against atau contrasting points akan
berisi penjelasan yang bersifat negatif (kontra). Jadi, kamu bisa menjelaskan hal-hal yang
membuatmu tidak setuju terkait isu yang didiskusikan. Bisa berupa kerugian, atau hal-hal negatif
lainnya.
4. Conclussion or Recommendation
Bagian terakhir dalam discussion text adalah conclussion atau recommendation. Di sini, kamu
bisa membuat kesimpulan dari hasil diskusi yang sedang dibahas. Selain itu, kamu juga bisa
memberikan saran terkait solusi terhadap isu tersebut.
Kaidah Kebahasaan Discussion Text
1. Menggunakan Straightforward Tense
Discussion text umumnya akan menggunakan tenses yang pola kalimatnya lebih sederhana
(straightforward tense), seperti Simple Present Tense, Simple Past Tense, atau Simple Future
Tense.
2. Menggunakan General Noun
General noun atau common noun adalah kata benda yang mendeskripsikan nama-nama orang,
benda, atau tempat secara umum. Discussion text akan menggunakan general noun untuk
membahas suatu topik secara umum.
3. Menggunakan Thinking Verb
Selanjutnya, thinking verb adalah kata kerja yang berhubungan dengan kegiatan berpikir.
Contoh kata yang digunakan, yaitu think, wonder, believe, understand, feel, certain, dan lain
sebagainya.
4. Thinking verb pada discussion text digunakan untuk mengungkapkan pandangan penulis terkait
masalah yang sedang dibahas.
5. Menggunakan Modals
Modals yang digunakan pada discussion text, di antaranya perhaps, must, should, could have,
should have been, dan lain sebagainya.
6. Menggunakan Contrastive, Additive, dan Casual Association
Nah, karena dalam teks diskusi itu terdapat opini penulis mengenai suatu masalah, jadi kamu
akan menggunakan kata penghubung untuk memperkuat, membedakan, atau menentang
argumen yang ada.
7. Contohnya, however (namun), moreover (lebih-lebih lagi), on the opposite hand (sebaliknya/pada
sisi sebaliknya), but (tapi), additionally (sebagai tambahan), dan lain sebagainya.
8. Berdasarkan Fakta
9. Dalam membuat teks diskusi, tentunya kamu nggak boleh asal memberikan pendapat. Mau kamu
pro atau kontra terhadap isu yang dibahas, kamu tetap harus menyampaikannya berdasarkan
fakta yang bisa dipertanggung jawabkan.
Video Games
Issue:
Nowadays, the video games industry is developing rapidly. It becomes a
multi-billion dollar industry. Video games have become an important part not
only in the children’ life, but also in the adults’ life. Nevertheless, there is an
argument whether video games bring good or bad influences on children.
Arguments For:
People who have a pro argument claim that video games give a lot of
benefits, playing video games is a good way to kill children’s boredom. It can
refresh the children’s mind after a tiring school day. Moreover, they also
argue that video games can trigger children to be more creative because the
games provide challenging ways to win. In other words, they believe that the
video games can actually sharpen a human’s brain.
Arguments Against:
Conversely, some people believe that video games make children lazy. They
argue that playing video games is addictive. As a consequence, most of the
children prefer playing video games to studying. These children find it hard
to concentrate on their study because they always think about how to spend
more time playing video games. In fact, there are also some children who
skip their extracurricular lessons, just because they want to play video
games. In addition, most of the video games often expose too much
violence. Two years ago in the USA, for example, a student shot his teacher
and some of his friends. Newspapers said that the boy was deeply influenced
by the actions in the video games he used to play with.
Recommendation:
It is obvious that video games have more disadvantages than advantages.
Therefore, parents should be very careful in selecting the appropriate games
for their children.