Guru BK, S.
Pd
NIP. 1234567890
PEMERINTAH PROVINSI BAHAGIA
LOGO LOGO
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
KAB/KOTA SEKOLAH
NAMA SEKOLAH
Jln. Sejahtera No.((0101) 1234567 Fax. (04101) 1234567
E-mail : sman1bahagia@[Link] / Website : [Link]
RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN (RPL)
BIMBINGAN KLASIKAL
TAHUN PELAJARAN 2025 – 2026
Kelas / Semester : ......./......
Alokasi Waktu : 1 Jam Pelayanan (1 X 45 menit)
Topik / Materi : Bahaya Rokok
Bidang Layanan : Pribadi
Strategi Layanan : Klasikal
Aspek Perkembangan/ SKKPD : Pengembangan Pribadi
Pendekatan : Deep Learning
Metode : Diskusi Kelompok, Studi Kasus, Refleksi Individu,
Curah Pendapat
DIMENSI PROFIL LULUSAN
Kerimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Kesehatan, Penalaran kritis,
dan Kemandirian.
CAPAIAN LAYANAN
Mengelola dan mengembangkan kemampuan dan keunikan diri yang dimiliki dalam
lingkungan sosial yang lebih luas.
TUJUAN LAYANAN
1 Siswa mampu menyebutkan bahaya merokok dari segi kesehatan, sosial, dan
psikologis.
2 Siswa mampu menganalisis dampak rokok melalui studi kasus.
3 Siswa mampu menunjukkan sikap menolak ajakan merokok secara mandiri.
4 Siswa mampu memahami dan menyadari bahaya merokok serta memiliki
komitmen untuk hidup sehat tanpa rokok.
LANGKAH – LANGKAH KEGIATAN
Waktu Tahapan Kegiatan
5 menit Pendahuluan dan a. Guru BK membuka layanan dengan salam dan
Apersepsi doa pembuka.
b. Apersepsi dan ice breaking: “Kalau kamu
detektif, apa yang ingin kamu selidiki tentang
rokok?”
c. Menyampaikan tujuan layanan dan pentingnya
topik.
10 menit Aktivasi Pengetahuan a. Menampilkan gambar/video pendek bahaya
(Meaningfull Learning) merokok.
b. Tanya jawab singkat mengenai rokok.
10 menit Eksplorasi dan Analisis a. Diskusi kelompok kecil menganalisis studi kasus
(Meaningfull Learning) remaja yang mulai merokok.
b. Presentasi singkat hasil analisis.
10 menit Refleksi Diri a. Menulis refleksi pribadi tentang dampak rokok
(Meaningfull & Mindfull dan perasaan pribadi.
Learning) b. Siswa menyusun kalimat penolakan ajakan
merokok.
5 menit Komitmen dan Aksi a. Siswa menulis komitmen di sticky notes: “Saya
(Meaningfull & Joyfull berjanji untuk tidak merokok karena…”
Learning) b. Menempelkan di “Pohon Anti Rokok”.
5 menit Penutup a. Menyimpulkan pembelajaran.
b. Penguatan dan motivasi untuk menjadi pelajar
sehat.
c. Menyampaikan salam dan doa penutup.
MEDIA / ALAT
1 Video pendek (tentang bahaya merokok)
2 Kartu kasus simulasi
3 Sticky notes dan papan tulis
4 Musik instrumental untuk refleksi
EVALUASI
Jenis Evaluasi Indikator
Proses Observasi keterlibatan siswa dalam berdiskusi, refleksi,
menanggapi pertanyaan, dan menyampaikan pendapat.
Hasil a. Kognitif: Partisipasi diskusi, kemampuan menjelaskan
bahaya rokok.
b. Afektif: Refleksi diri dan komitmen tertulis.
c. Psikomotor: Kemampuan bermain peran menolak ajakan
merokok (opsional).
TINDAK LANJUT
1 Menyediakan kotak konsultasi pribadi bagi siswa yang terpapar rokok.
2 Kolaborasi dengan wali kelas dan orang tua untuk penguatan dari rumah.
3 Dilakukan konseling individu/kelompok bagi siswa yang telah terjerumus dalam
bahaya rokok.
Kota Bahagia, Juli 2025
Mengetahui
Kepala SMA/SMK 1 Bahagia Guru Bimbingan dan Konseling
Kepala Sekolah, [Link]., [Link] Guru BK, [Link].,[Link].
NIP. 123456789098765543 NIP 112345678909876543
MATERI LAYANAN
1. Pengertian Rokok
Rokok adalah produk yang terbuat dari tembakau yang dibakar dan dihisap
oleh seseorang. Umumnya, rokok mengandung berbagai bahan kimia berbahaya yang
dapat mempengaruhi kesehatan tubuh. Rokok dapat dibeli dalam berbagai bentuk,
seperti rokok kretek, rokok putih, dan rokok elektronik (vape). Merokok adalah
kebiasaan yang sangat berbahaya bagi tubuh dan menjadi salah satu penyebab utama
kematian yang dapat dicegah di seluruh dunia.
2. Jenis-Jenis Rokok
Ada beberapa jenis rokok yang sering dijumpai, antara lain:
a. Rokok Kretek: Merupakan jenis rokok yang terbuat dari tembakau dan cengkeh,
biasanya memiliki aroma khas dan banyak dijumpai di Indonesia.
b. Rokok Putih: Merupakan jenis rokok yang terbuat dari tembakau tanpa campuran
cengkeh, umumnya lebih ringan dari rokok kretek.
c. Rokok Elektronik (Vape): Merupakan alat yang menghasilkan uap dari cairan
yang dipanaskan, yang berisi nikotin dan bahan kimia lainnya. Meskipun terlihat
lebih aman daripada rokok konvensional, vape tetap berbahaya bagi kesehatan.
3. Kandungan Berbahaya dalam Rokok
Rokok mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia, banyak di antaranya yang
sangat berbahaya dan dapat merusak tubuh. Beberapa bahan kimia berbahaya dalam
rokok antara lain:
a. Nikotin: Zat adiktif yang menyebabkan kecanduan. Nikotin merangsang otak
untuk melepaskan dopamin, yang memberikan rasa senang sementara, tetapi juga
menyebabkan ketergantungan.
b. Tar: Zat lengket yang terbentuk ketika tembakau dibakar. Tar mengendap di paru-
paru dan dapat menyebabkan kerusakan permanen pada saluran pernapasan.
c. Karbon Monoksida: Gas beracun yang diproduksi oleh pembakaran tembakau.
Gas ini dapat mengurangi jumlah oksigen dalam darah dan mengganggu fungsi
jantung serta paru-paru.
d. Amonia: Digunakan untuk meningkatkan efek nikotin dalam rokok dan dapat
menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan.
e. Karsinogen: Zat yang dapat menyebabkan kanker, termasuk benzena, arsenik,
dan formaldehid. Ini dapat merusak sel-sel tubuh dan meningkatkan risiko
berbagai jenis kanker, termasuk kanker paru-paru.
4. Dampak Kesehatan Jangka Pendek dan Jangka Panjang
a. Dampak Kesehatan Jangka Pendek:
Iritasi Saluran Pernapasan: Rokok menyebabkan iritasi pada tenggorokan dan
paru-paru, yang dapat menimbulkan batuk, sesak napas, atau rasa tidak
nyaman di dada.
Meningkatkan Tekanan Darah: Nikotin menyebabkan peningkatan tekanan
darah dan detak jantung yang dapat menambah beban pada jantung.
Gangguan Penciuman dan Perasa: Merokok dapat merusak indera penciuman
dan perasa, membuat makanan terasa kurang nikmat.
Penurunan Energi: Merokok dapat mengurangi kadar oksigen dalam tubuh,
membuat seseorang merasa lelah lebih cepat.
b. Dampak Kesehatan Jangka Panjang:
Penyakit Paru-paru: Merokok adalah penyebab utama penyakit paru obstruktif
kronis (PPOK) dan emfisema. Penyakit ini merusak paru-paru dan
menyebabkan kesulitan bernapas.
Kanker: Merokok dapat menyebabkan berbagai jenis kanker, terutama kanker
paru-paru, kanker mulut, tenggorokan, dan pankreas.
Penyakit Jantung: Merokok meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan
serangan jantung karena merusak pembuluh darah dan meningkatkan kadar
kolesterol.
Penyakit Pembuluh Darah: Nikotin dapat menyebabkan penyempitan pembuluh
darah, meningkatkan risiko pembekuan darah dan penyumbatan aliran darah
ke organ tubuh.
5. Mengapa Remaja Rentan Merokok?
Beberapa faktor yang membuat remaja rentan merokok antara lain:
a. Pengaruh Teman Sebaya: Remaja sering kali mulai merokok karena dorongan
dari teman-teman mereka yang sudah merokok. Mereka merasa ingin diterima
dalam kelompok atau ingin menunjukkan bahwa mereka bisa mengikuti tren.
b. Keinginan untuk Menjadi Dewasa: Remaja mungkin merasa bahwa merokok
memberi mereka citra sebagai orang dewasa atau lebih mandiri.
c. Kurangnya Pengetahuan: Beberapa remaja mungkin tidak sepenuhnya
memahami bahaya merokok. Mereka bisa terjebak oleh iklan yang menyatakan
bahwa merokok itu keren atau memberi kenikmatan.
d. Stres dan Tekanan Emosional: Remaja yang menghadapi masalah pribadi,
stres, atau tekanan emosional cenderung lebih rentan untuk mencoba merokok
sebagai cara untuk meredakan perasaan mereka.
e. Kebiasaan dalam Keluarga: Remaja yang tumbuh di keluarga dengan orang tua
yang merokok lebih cenderung untuk merokok juga karena meniru kebiasaan
tersebut.
6. Strategi Menghindari dan Berhenti Merokok
Ada beberapa strategi yang dapat membantu remaja menghindari dan berhenti
merokok, antara lain:
a. Mengenali Bahaya Rokok: Mengetahui fakta tentang bahaya merokok dan
dampaknya terhadap kesehatan dapat membantu seseorang untuk lebih sadar
dan menghindari kebiasaan merokok.
b. Menghindari Lingkungan yang Memicu Kebiasaan Merokok: Hindari berada di
sekitar orang yang merokok atau tempat-tempat yang dapat memicu keinginan
untuk merokok.
c. Mengganti Kebiasaan Merokok dengan Aktivitas Positif: Alihkan perhatian dari
keinginan untuk merokok dengan berolahraga, berinteraksi dengan teman yang
tidak merokok, atau melibatkan diri dalam kegiatan lain yang menyenangkan.
d. Mencari Dukungan: Bicarakan niat untuk berhenti merokok kepada teman,
keluarga, atau seorang konselor. Dukungan dari orang lain sangat penting dalam
proses berhenti merokok.
e. Menggunakan Terapi Pengganti Nikotin: Beberapa orang mungkin
membutuhkan bantuan seperti permen nikotin atau obat-obatan tertentu untuk
mengurangi ketergantungan pada nikotin selama proses berhenti merokok.
f. Fokus pada Kesehatan dan Kebaikan Diri: Ingatkan diri sendiri tentang manfaat
berhenti merokok, seperti perbaikan kesehatan, peningkatan kualitas hidup, dan
penghematan uang.
7. Kesimpulan
Rokok mengandung berbagai bahan kimia berbahaya yang dapat merusak
tubuh dan menyebabkan berbagai penyakit, baik dalam jangka pendek maupun jangka
panjang. Merokok sangat berbahaya bagi kesehatan, terutama bagi remaja yang
sedang dalam masa pertumbuhan. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu,
terutama remaja, untuk memahami bahaya merokok dan mengambil langkah-langkah
untuk menghindari kebiasaan ini. Dengan pengetahuan yang cukup, dukungan sosial
yang kuat, dan niat yang baik, kita semua dapat menghindari atau berhenti merokok
demi kesehatan yang lebih baik dan masa depan yang cerah.
PEDOMAN OBSERVASI
LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL
Identitas :
Nama Peserta Didik : .....................................
Kelas : .....................................
Petunjuk :
Beri tanda centang (√) pada kolom skor sesuai dengan hasil penilaian Anda.
SKOR
NO. PERNYATAAN
1 2 3 4
1 Peserta didik terlibat aktif
2 Peserta didik antusias dalam mengikuti
kegiatan
3 Peserta didik kreatif
4 Peserta didik saling menghargai
5 Peserta didik saling mengeluarkan
pendapat
6 Peserta didik berargumentasi
mempertahankan pendapat masing-
masing
7 Layanan terselenggara dengan
menyenangkan
8 Layanan sesuai alokasi waktu
Total Skor
Keterangan Skor :
Sangat baik = 4
Baik = 3
Cukup = 2
Kurang = 1
Keterangan Total Skor:
1. Skor minimal yang dicapai adalah 1 x 8 = 8, dan skor tertinggi adalah 4 x 8 = 32
2. Kategori hasil Kategori hasil :
Sangat baik = 28 – 32
Baik = 23 – 27
Cukup = 22 – 26
Kurang = ....... 21
Mengetahui, Baubau, . . . . . . . . . . . . 2025
Koordinator BK Guru BK/ Konselor
....................... .......................
NIP. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . NIP. . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
ANGKET EVALUASI HASIL
LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL
Identitas :
Nama :.........................
Kelas :.........................
Petunjuk :
Isilah sesuai dengan kondisi anda setelah mengikuti bimbingan klasikal dengan cara
menceklist salah satu kolom skor di bawah ini.
SKOR
NO. PERNYATAAN
1 2 3 4
1 Saya memahami dengan baik tujuan yang diharapkan
dari materi yang disampaikan
2 Saya memperoleh banyak pengetahuan dan informasi
dari materi yang disampaikan
3 Saya menyadari pentingnya bersikap sesuai dengan
materi yang disampaikan.
4 Saya meyakini diri akan lebih baik, apabila bersikap
sesuai dengan materi yang disampaikan.
5 Saya dapat mengembangkan perilaku yang lebih positif
setelah mendapatkan materi yang disampaikan.
6 Saya dapat mengubah perilaku sehingga kehidupan
saya menjadi lebih teratur dan bermakna
Total Skor
Keterangan Skor :
Sangat baik = 4
Baik = 3
Cukup = 2
Kurang = 1
Keterangan Total Skor :
1. Skor minimal yang dicapai adalah 1 x 6 = 6, dan skor tertinggi adalah 4 x 6 =
24
2. Kategori hasil :
Sangat baik = 20 – 24
Baik = 15 – 19
Cukup = 10 – 14
Kurang = ........ 9
. . . . . . . . , . . . . . . . . . . . . .2025
Siswa yang bersangkutan,
.......................