0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
186 tayangan22 halaman

Rencana Pembelajaran Matematika Kelas 3

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran matematika untuk kelas III yang berfokus pada operasi hitung bilangan cacah, termasuk penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Pembelajaran menggunakan pendekatan Deep Learning dan Problem Based Learning, dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik tentang operasi hitung serta aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Materi dan kegiatan dirancang untuk mendorong kolaborasi, kreativitas, dan kemandirian peserta didik dalam menyelesaikan masalah matematika.

Diunggah oleh

Moch Anas
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
186 tayangan22 halaman

Rencana Pembelajaran Matematika Kelas 3

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran matematika untuk kelas III yang berfokus pada operasi hitung bilangan cacah, termasuk penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Pembelajaran menggunakan pendekatan Deep Learning dan Problem Based Learning, dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik tentang operasi hitung serta aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Materi dan kegiatan dirancang untuk mendorong kolaborasi, kreativitas, dan kemandirian peserta didik dalam menyelesaikan masalah matematika.

Diunggah oleh

Moch Anas
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

(DEEP LEARNING)

Satuan Pendidikan : …………….


Nama Pendidik :
Mata Pelajaran : MATEMATIKA
Kelas/ Fase : III/ B
Tahun Ajaran : 2025 / 2026
Jumlah Jam/Pertemuan : 6x 35 menit (3Pertemuan)

IDENTIFIKASI PESERTA DIDIK:

Peserta didik kelas III pada tahap ini diasumsikan telah memiliki pemahaman
dasar tentang bilangan cacah hingga 1.000, termasuk nilai tempat serta
kemampuan membaca, menulis, membandingkan, dan mengurutkan.
Kesiapan mereka untuk operasi hitung akan bervariasi, dengan beberapa
mungkin sudah menguasai penjumlahan dan pengurangan dasar, sementara
yang lain membutuhkan penguatan. Minat belajar dapat ditingkatkan melalui
masalah kontekstual yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Penting
untuk mengidentifikasi peserta didik yang memerlukan bimbingan ekstra
dalam memahami konsep operasi hitung dasar atau yang siap untuk
tantangan lebih lanjut dalam pemecahan masalah.

MATERI PELAJARAN:

Materi ini berfokus pada operasi hitung bilangan cacah, yaitu penjumlahan,
pengurangan (hingga 1.000), serta perkalian dan pembagian (hingga 50).
Jenis pengetahuan yang akan dicapai meliputi pengetahuan prosedural
(langkah-langkah operasi hitung) dan pengetahuan konseptual (pemahaman
makna dari setiap operasi). Relevansi materi ini sangat tinggi dalam
kehidupan nyata, seperti dalam perhitungan harga barang, jumlah benda, atau
pembagian benda secara adil. Tingkat kesulitan akan progresif, dimulai dari
operasi sederhana hingga soal cerita yang membutuhkan analisis. Struktur
materi akan disusun dari konsep dasar setiap operasi hingga penerapannya.
Integrasi nilai dan karakter akan ditekankan pada ketelitian, ketekunan, dan
kolaborasi dalam memecahkan masalah.

DIMENSI PROFIL LULUSAN:

1. Penalaran Kritis: Peserta didik mampu menganalisis soal cerita dan


memilih operasi hitung yang tepat untuk menyelesaikannya.
2. Kemandirian: Peserta didik mampu melakukan perhitungan
penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian secara mandiri.
3. Kolaborasi: Peserta didik dapat bekerja sama dalam kelompok untuk
menyelesaikan masalah matematika yang lebih kompleks.
4. Kreativitas: Peserta didik dapat menemukan berbagai strategi atau
cara dalam menyelesaikan operasi hitung.

DESAIN CAPAIAN PEMBELAJARAN: Peserta didik menunjukkan pemahaman


PEMBELAJARAN dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000.
Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat,
membandingkan, mengurutkan, menggunakan nilai tempat, melakukan
komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat
menyelesaikan masalah berkaitan dengan uang menggunakan ribuan sebagai
satuan. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan
bilangan cacah sampai 1.000.

Lintas Disiplin Ilmu:

1. Bahasa Indonesia: Kemampuan memahami instruksi soal cerita dan


mengomunikasikan hasil perhitungan.
2. Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS): Penerapan operasi
hitung dalam konteks pengelolaan sumber daya atau data sederhana.

TOPIK PEMBELAJARAN: Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan


Cacah sampai 1.000, Perkalian dan Pembagian Bilangan Cacah sampai 50.

TUJUAN PEMBELAJARAN:

1. Menentukan hasil penjumlahan bilangan cacah sampai 1.000.


2. Menentukan hasil pengurangan bilangan cacah sampai 1.000.
3. Menentukan hasil perkalian bilangan cacah sampai 50.
4. Menentukan hasil pembagian bilangan cacah sampai 50.

PRAKTIK PEDAGOGIS:

1. Pendekatan: Deep Learning


2. Model Pembelajaran: Problem Based Learning
3. Metode Pembelajaran: Diskusi

MITRA PEMBELAJARAN:

1. Orang Tua: Mendukung praktik berhitung di rumah melalui aktivitas


sehari-hari seperti menghitung total belanjaan atau sisa uang.
2. Komunitas Pasar/Toko: Jika memungkinkan, untuk observasi
langsung transaksi jual beli dan perhitungan sederhana.
LINGKUNGAN PEMBELAJARAN:

1. Ruang Fisik: Kelas dengan papan tulis, alat peraga (blok Dienes,
kartu angka), dan ruang yang memungkinkan kerja kelompok.
2. Ruang Virtual: Aplikasi atau situs web edukasi interaktif untuk
latihan operasi hitung.
3. Budaya Belajar: Berani bertanya, tidak takut salah, saling
membantu, dan percaya diri dalam berhitung.

PEMANFAATAN DIGITAL:

1. Perencanaan: Penggunaan presentasi digital (PowerPoint atau


Canva) untuk menyajikan konsep operasi hitung dan contoh soal.
2. Pelaksanaan: Video pembelajaran dari YouTube yang menjelaskan
teknik penjumlahan/pengurangan bersusun, atau konsep
perkalian/pembagian.
3. Asesmen: Kuis interaktif melalui Google Form atau Quizizz untuk
menguji pemahaman operasi hitung.

PENGALAMAN Pertemuan 1 (Lanjutan): Menentukan Hasil Penjumlahan dan


BELAJAR Pengurangan Bilangan Cacah sampai 1.000 (5 x 35 menit)

Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)

1. Peserta didik menjawab salam guru.


2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran dengan
dipimpin salah satu peserta didik.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan menunjukkan kesiapan
belajar.
4. Peserta didik menyimak Capaian Pembelajaran dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai yang disampaikan oleh guru.
5. Peserta didik menyimak motivasi dari guru terkait pentingnya
memiliki kemampuan menghitung yang baik dalam kehidupan
sehari-hari (contoh: menghitung jumlah barang, menghitung uang
kembalian).
6. Peserta didik menyimak dan merespon apersepsi dengan pertanyaan
yang berkaitan dengan penjumlahan atau pengurangan sederhana
yang telah mereka ketahui, misalnya "Jika ada 20 kelereng di kotak A
dan 15 kelereng di kotak B, berapa total kelereng?"
7. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
8. Guru memulai dengan menampilkan ilustrasi masalah sederhana,
misalnya: "Seorang pedagang memiliki 350 buah jeruk. Ia membeli
lagi 280 buah jeruk. Berapa total jeruk pedagang itu sekarang?"
9. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita
menghitung total jeruk pedagang ini? Apakah ada cara yang mudah
untuk menjumlahkan bilangan besar seperti ini? Bagaimana jika
jeruknya berkurang?"
10. Peserta didik melakukan literasi singkat melalui membaca soal cerita
singkat yang melibatkan penjumlahan atau pengurangan.
11. Guru tanya jawab dengan peserta didik mengenai situasi yang
membutuhkan penjumlahan dan pengurangan: a. "Kapan kita
menggunakan penjumlahan dalam hidup kita?" b. "Kapan kita
menggunakan pengurangan dalam hidup kita?" c. Memaparkan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai dan menghubungkan dengan
peran peserta didik. d. "Apa yang bisa kita lakukan agar bisa
menjumlahkan dan mengurangkan bilangan besar dengan tepat?"

Kegiatan Inti

MEMAHAMI (BERKESADARAN, BERMAKNA)

1. Peserta didik berdiskusi dan mengeksplorasi sumber informasi pada


buku, e-book, atau video pembelajaran melalui internet tentang
strategi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000,
termasuk teknik menyimpan dan meminjam (bersusun panjang dan
pendek). a. "Apa langkah-langkah dalam penjumlahan bersusun?" b.
"Kapan kita perlu 'menyimpan' (carry over) dalam penjumlahan?" c.
"Bagaimana cara melakukan pengurangan bersusun?" d. "Kapan kita
perlu 'meminjam' (borrow) dalam pengurangan?"
2. Peserta didik membuat rangkuman atau daftar langkah-langkah untuk
melakukan penjumlahan dan pengurangan bersusun.

MENGAPLIKASI (BERMAKNA, MENGGEMBIRAKAN)

1. Peserta didik secara berkelompok melakukan aktivitas "Pasar Mini"


atau "Toko Kelontong" dengan menggunakan uang mainan dan daftar
harga barang hingga 1.000. Mereka akan mempraktikkan
penjumlahan total belanjaan dan pengurangan untuk menghitung
kembalian.
2. Peserta didik berlatih menyelesaikan soal-soal penjumlahan dan
pengurangan bilangan cacah sampai 1.000 dengan berbagai tingkat
kesulitan.
3. Peserta didik menganalisis dan menyelesaikan berbagai soal cerita
yang memerlukan operasi penjumlahan dan pengurangan, yang
relevan dengan kehidupan sehari-hari (misalnya, menghitung sisa
bahan makanan, total jumlah siswa).
4. Peserta didik mengembangkan kemampuan memecahkan masalah
dengan mengaplikasikan konsep penjumlahan dan pengurangan
dalam skenario yang berbeda.
5. Peserta didik menyelesaikan lembar kerja yang berisi soal-soal
latihan dan soal cerita penjumlahan dan pengurangan.

MEREFLEKSI (BERKESADARAN, BERMAKNA)

1. Peserta didik mempresentasikan salah satu hasil kerja kelompok atau


individu dalam menyelesaikan soal penjumlahan atau pengurangan,
terutama soal cerita. Peserta didik mendapatkan umpan balik dari
teman dan guru.
2. Peserta didik membuat jurnal refleksi individu mengenai kesulitan
yang mereka temui dan strategi yang mereka gunakan untuk
mengatasi masalah dalam penjumlahan dan pengurangan.
3. Peserta didik melakukan evaluasi diri terhadap pencapaian tujuan
pembelajaran menentukan hasil penjumlahan dan pengurangan.
4. Peserta didik menemukan aplikasi lain dari penjumlahan dan
pengurangan dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Kegiatan Penutup (Berkesadaran)

1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang cara


menentukan hasil penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah
sampai 1.000.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu mengenai perkalian bilangan.
3. Guru memuliakan peserta didik dengan memberikan semangat dan
apresiasi atas ketekunan mereka dalam berhitung.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.

Pertemuan 2 (Lanjutan): Menentukan Hasil Perkalian Bilangan Cacah


sampai 50 (5 x 35 menit)

Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)

1. Peserta didik menjawab salam guru.


2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan menunjukkan kesiapan
belajar.
4. Peserta didik menyimak Capaian Pembelajaran dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai oleh guru.
5. Peserta didik menyimak motivasi dari guru terkait pentingnya
perkalian dalam menghitung barang yang jumlahnya banyak dengan
cepat (contoh: membeli beberapa barang dengan harga yang sama).
6. Peserta didik menyimak dan merespon apersepsi dengan pertanyaan:
"Jika kalian punya 3 kotak pensil, dan setiap kotak berisi 5 pensil,
bagaimana cara menghitung total pensil dengan cepat?"
7. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
8. Guru memulai dengan menampilkan gambar atau contoh benda yang
tersusun dalam kelompok-kelompok sama banyak (contoh: 4 kotak
berisi 6 kelereng, 3 baris kursi masing-masing 7 kursi).
9. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita
menghitung jumlah total benda ini tanpa menghitung satu per satu?
Apakah ada cara yang lebih cepat?"
10. Peserta didik melakukan literasi singkat melalui membaca ilustrasi
soal perkalian sederhana.
11. Guru tanya jawab dengan peserta didik mengenai konsep perkalian:
a. "Apa itu perkalian? Bisakah kalian berikan contoh dalam
kehidupan sehari-hari?" b. "Apa hubungan antara perkalian dan
penjumlahan berulang?" c. Memaparkan tujuan pembelajaran yang
akan dicapai dan menghubungkan dengan peran peserta didik. d.
"Apa yang bisa kita lakukan agar bisa menguasai perkalian?"

Kegiatan Inti

MEMAHAMI (BERKESADARAN, BERMAKNA)

1. Peserta didik berdiskusi dan mengeksplorasi sumber informasi pada


buku, e-book, atau video pembelajaran melalui internet tentang
konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang dan cara menentukan
hasil perkalian bilangan cacah sampai 50. a. "Bagaimana cara
membuat tabel perkalian sederhana?" b. "Bagaimana cara
menghitung 5 x 7?" c. "Bagaimana jika ada dua digit angka yang
dikalikan, seperti 12 x 4?"
2. Peserta didik membuat peta konsep atau tabel perkalian sederhana
yang sudah mereka kuasai.

MENGAPLIKASI (BERMAKNA, MENGGEMBIRAKAN)

1. Peserta didik secara berpasangan melakukan permainan "Flash Card


Perkalian" untuk melatih kecepatan dan ketepatan dalam mengingat
fakta perkalian dasar.
2. Peserta didik menggunakan benda konkret (misalnya, kelereng, stik
es krim) untuk memvisualisasikan konsep perkalian sebagai
pengelompokan yang sama banyak.
3. Peserta didik menyelesaikan soal-soal perkalian bilangan cacah
hingga 50, termasuk perkalian satu digit dengan dua digit, atau dua
digit dengan satu digit.
4. Peserta didik menganalisis dan menyelesaikan soal cerita yang
melibatkan perkalian dalam konteks kehidupan nyata (misalnya,
menghitung total biaya jika membeli beberapa barang yang sama,
menghitung jumlah siswa di beberapa kelas).
5. Peserta didik mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dalam
menemukan berbagai cara untuk menyelesaikan soal perkalian.
6. Peserta didik menyelesaikan lembar kerja yang berisi soal-soal
latihan dan soal cerita perkalian.

MEREFLEKSI (BERKESADARAN, BERMAKNA)

1. Peserta didik mempresentasikan strategi mereka dalam


menyelesaikan soal perkalian, terutama untuk soal yang dianggap
menantang. Peserta didik mendapatkan umpan balik dari teman dan
guru.
2. Peserta didik membuat jurnal refleksi individu tentang fakta perkalian
yang paling sulit mereka ingat dan strategi yang mereka gunakan
untuk menghafalnya.
3. Peserta didik melakukan evaluasi diri terhadap pencapaian tujuan
pembelajaran menentukan hasil perkalian.
4. Peserta didik menemukan situasi lain di mana perkalian dapat
membantu mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Penutup (Berkesadaran)

1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang konsep


perkalian dan cara menentukan hasil perkalian bilangan cacah sampai
50.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu mengenai pembagian bilangan.
3. Guru memuliakan peserta didik dengan memberikan semangat dan
apresiasi atas usaha mereka dalam menguasai perkalian.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.

Pertemuan 3 (Lanjutan): Menentukan Hasil Pembagian Bilangan Cacah


sampai 50 (5 x 35 menit)

Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)

1. Peserta didik menjawab salam guru.


2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan menunjukkan kesiapan
belajar.
4. Peserta didik menyimak Capaian Pembelajaran dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai oleh guru.
5. Peserta didik menyimak motivasi dari guru terkait pentingnya
pembagian dalam situasi membagi rata atau mengelompokkan benda
(contoh: membagi kue untuk teman-teman).
6. Peserta didik menyimak dan merespon apersepsi dengan pertanyaan:
"Jika kalian memiliki 12 permen dan ingin membagikannya kepada 4
teman secara adil, berapa permen yang didapat setiap teman?"
7. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
8. Guru memulai dengan menampilkan ilustrasi masalah pembagian,
misalnya: "Ada 30 buah apel yang akan dimasukkan ke dalam 5
keranjang dengan jumlah yang sama banyak. Berapa apel di setiap
keranjang?"
9. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita
mengetahui berapa apel di setiap keranjang? Apakah ada cara cepat
untuk membagi benda-benda ini secara adil? Apa hubungan antara
pembagian dan perkalian?"
10. Peserta didik melakukan literasi singkat melalui membaca soal cerita
pembagian sederhana.
11. Guru tanya jawab dengan peserta didik mengenai konsep pembagian:
a. "Apa itu pembagian? Bisakah kalian berikan contoh dalam
kehidupan sehari-hari?" b. "Apa hubungan antara pembagian dan
pengurangan berulang?" c. Memaparkan tujuan pembelajaran yang
akan dicapai dan menghubungkan dengan peran peserta didik. d.
"Apa yang bisa kita lakukan agar bisa membagi bilangan dengan
benar?"

Kegiatan Inti

MEMAHAMI (BERKESADARAN, BERMAKNA)

1. Peserta didik berdiskusi dan mengeksplorasi sumber informasi pada


buku, e-book, atau video pembelajaran melalui internet tentang
konsep pembagian sebagai pengurangan berulang dan kebalikan dari
perkalian, serta cara menentukan hasil pembagian bilangan cacah
sampai 50. a. "Bagaimana cara membagi bilangan dengan konsep
pengurangan berulang?" b. "Bagaimana cara menggunakan perkalian
untuk membantu menyelesaikan pembagian?" c. "Bagaimana cara
menghitung 40 dibagi 8?"
2. Peserta didik membuat diagram atau penjelasan tentang hubungan
antara perkalian dan pembagian.

MENGAPLIKASI (BERMAKNA, MENGGEMBIRAKAN)

1. Peserta didik secara berkelompok melakukan aktivitas "Membagi


Rata" menggunakan benda konkret (kelereng, balok kecil) untuk
mempraktikkan konsep pembagian secara langsung.
2. Peserta didik berlatih menyelesaikan soal-soal pembagian bilangan
cacah sampai 50, termasuk pembagian tanpa sisa dan dengan sisa
(jika relevan dengan tingkat kemampuan).
3. Peserta didik menganalisis dan menyelesaikan soal cerita yang
melibatkan pembagian dalam konteks kehidupan nyata (misalnya,
membagi tugas kelompok, mengelompokkan jumlah benda).
4. Peserta didik mengembangkan kemampuan memecahkan masalah
dengan mengaplikasikan konsep pembagian dalam berbagai situasi.
5. Peserta didik menyelesaikan lembar kerja yang berisi soal-soal
latihan dan soal cerita pembagian.

MEREFLEKSI (BERKESADARAN, BERMAKNA)

1. Peserta didik mempresentasikan strategi mereka dalam


menyelesaikan soal pembagian, terutama untuk soal cerita yang
membutuhkan analisis. Peserta didik mendapatkan umpan balik dari
teman dan guru.
2. Peserta didik membuat jurnal refleksi individu mengenai konsep
pembagian yang paling menantang dan bagaimana mereka
mengatasinya.
3. Peserta didik melakukan evaluasi diri terhadap pencapaian tujuan
pembelajaran menentukan hasil pembagian.
4. Peserta didik menemukan manfaat pembagian dalam kehidupan
sehari-hari mereka.

Kegiatan Penutup (Berkesadaran)

1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang konsep


pembagian dan cara menentukan hasil pembagian bilangan cacah
sampai 50.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, seperti penerapan operasi hitung campuran atau bilangan
yang lebih besar.
3. Guru memuliakan peserta didik dengan memberikan motivasi untuk
terus berlatih dan tidak menyerah dalam belajar matematika.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
ASESMEN Asesmen pada Awal Pembelajaran:
PEMBELAJARAN
Kuis singkat (pilihan ganda)

Asesmen pada Proses Pembelajaran:


Terlampir Kuis singkat (pilihan ganda)

Asesmen pada Akhir Pembelajaran:


Proyek/Praktik

Mengetahui, Pekalongan, Juli 2025


Kepala Sekolah, Guru Mapel

Matahari Bulan Purnama


BAHAN AJAR

Mari Berhitung: Penjumlahan dan Pengurangan!

Halo anak-anak hebat! Setelah kemarin kita mengenal bilangan cacah, hari ini kita akan
belajar cara "menggabungkan" dan "mengambil" bilangan, yaitu dengan penjumlahan dan
pengurangan! Kalian pasti sering melakukannya setiap hari, misalnya saat menghitung
jumlah permen atau sisa uang jajan.

Penjumlahan Bilangan Cacah Sampai 1.000

Penjumlahan artinya menggabungkan dua atau lebih bilangan menjadi satu jumlah yang
lebih besar. Kita bisa menjumlahkan dengan cara bersusun agar lebih mudah.

Contoh Penjumlahan Tanpa Menyimpan: Bayangkan kalian punya 123 kelereng dan
teman kalian memberi 245 kelereng lagi. Berapa total kelereng kalian?

123

 245

368

Cara mengerjakannya:

1. Jumlahkan dari paling kanan (satuan): 3 + 5 = 8. Tulis 8 di bawah satuan.


2. Jumlahkan angka puluhan: 2 + 4 = 6. Tulis 6 di bawah puluhan.
3. Jumlahkan angka ratusan: 1 + 2 = 3. Tulis 3 di bawah ratusan. Jadi, total kelereng
kalian adalah 368.

Contoh Penjumlahan Dengan Menyimpan: Kalian punya 358 pensil warna dan membeli
lagi 164 pensil warna. Berapa total pensil warna kalian?

358

 164

522

Cara mengerjakannya:

1. Jumlahkan satuan: 8 + 4 = 12. Tulis angka 2 di bawah satuan, dan simpan angka 1 di
atas puluhan.
2. Jumlahkan puluhan (ingat ada simpanan 1): 5 + 6 + 1 (simpanan) = 12. Tulis angka 2
di bawah puluhan, dan simpan angka 1 di atas ratusan.
3. Jumlahkan ratusan (ingat ada simpanan 1): 3 + 1 + 1 (simpanan) = 5. Tulis angka 5 di
bawah ratusan. Jadi, total pensil warna kalian adalah 522.

Pengurangan Bilangan Cacah Sampai 1.000

Pengurangan artinya mengambil sebagian dari suatu bilangan sehingga sisanya menjadi
lebih sedikit. Kita juga bisa menggunakan cara bersusun.

Contoh Pengurangan Tanpa Meminjam: Kalian punya 579 stiker dan memberikan 234
stiker kepada adik. Berapa sisa stiker kalian?

579

 234

345

Cara mengerjakannya:

1. Kurangkan dari paling kanan (satuan): 9 - 4 = 5. Tulis 5 di bawah satuan.


2. Kurangkan angka puluhan: 7 - 3 = 4. Tulis 4 di bawah puluhan.
3. Kurangkan angka ratusan: 5 - 2 = 3. Tulis 3 di bawah ratusan. Jadi, sisa stiker kalian
adalah 345.

Contoh Pengurangan Dengan Meminjam: Kalian punya 432 kue dan 185 kue sudah
dimakan. Berapa sisa kue kalian?

432

 185

247

Cara mengerjakannya:

1. Kurangkan satuan: 2 tidak bisa dikurangi 5. Jadi, pinjam 1 dari angka puluhan (3
menjadi 2). Angka 2 satuan menjadi 12. Sekarang: 12 - 5 = 7. Tulis 7 di bawah
satuan.
2. Kurangkan puluhan: Angka puluhan sekarang adalah 2 (karena sudah dipinjam). 2
tidak bisa dikurangi 8. Jadi, pinjam 1 dari angka ratusan (4 menjadi 3). Angka 2
puluhan menjadi 12. Sekarang: 12 - 8 = 4. Tulis 4 di bawah puluhan.
3. Kurangkan ratusan: Angka ratusan sekarang adalah 3 (karena sudah dipinjam). 3 - 1 =
2. Tulis 2 di bawah ratusan. Jadi, sisa kue kalian adalah 247.
Mari Mengenal Perkalian dan Pembagian!

Sekarang kita akan belajar dua operasi hitung yang baru dan seru: perkalian dan
pembagian!

Perkalian Bilangan Cacah Sampai 50

Perkalian itu seperti penjumlahan yang berulang. Misalnya, 3 x 4 itu sama dengan 4 + 4 + 4.

Contoh Perkalian:

 3 x 5 = ...
o Artinya ada 3 kelompok, setiap kelompok isinya 5.
o 5 + 5 + 5 = 15. Jadi, 3 x 5 = 15.
 4 x 6 = ...
o Artinya ada 4 kelompok, setiap kelompok isinya 6.
o 6 + 6 + 6 + 6 = 24. Jadi, 4 x 6 = 24.

Kalian bisa menggunakan tabel perkalian untuk membantu menghafal hasil perkalian. Ingat,
perkalian itu sangat penting!

Pembagian Bilangan Cacah Sampai 50

Pembagian itu kebalikan dari perkalian. Pembagian artinya membagi atau memecah suatu
bilangan menjadi kelompok-kelompok yang sama banyak.

Contoh Pembagian:

 10 : 2 = ...
o Artinya, 10 dibagi menjadi kelompok-kelompok yang masing-masing isinya 2.
Ada berapa kelompok?
o Kita bisa menghitung mundur: 10 - 2 = 8, 8 - 2 = 6, 6 - 2 = 4, 4 - 2 = 2, 2 - 2 =
0.
o Kita mengurangi sebanyak 5 kali. Jadi, 10 : 2 = 5.
 18 : 3 = ...
o Artinya, 18 dibagi menjadi kelompok-kelompok yang masing-masing isinya 3.
Ada berapa kelompok?
o Kita bisa ingat perkalian: 3 dikali berapa hasilnya 18? Ya, 3 x 6 = 18.
o Jadi, 18 : 3 = 6.

Hubungan Perkalian dan Pembagian: Perkalian dan pembagian itu seperti teman baik. Jika
kalian tahu 4 x 5 = 20, maka kalian juga tahu 20 : 4 = 5 dan 20 : 5 = 4.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

SATUAN PENDIDIKAN : .........................................................


KELAS / SEMESTER : III / Gasal
MATA PELAJARAN : Matematika

TOPIK PEMBELAJARAN

Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Cacah sampai 1.000, Perkalian dan


Pembagian Bilangan Cacah sampai 50

TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:


• Menentukan hasil penjumlahan bilangan cacah sampai 1.000
• Menentukan hasil pengurangan bilangan cacah sampai 1.000
• Menentukan hasil perkalian bilangan cacah sampai 50
• Menentukan hasil pembagian bilangan cacah sampai 50

ALAT DAN BAHAN

 Pensil dan penghapus


 Penggaris
 Kartu angka / manik-manik hitung (opsional)
 Lembar kerja

TUGAS / SOAL

1. Roni memiliki 245 kelereng. Temannya, Bima, memberinya 128 kelereng lagi.

Berapa jumlah kelereng Roni sekarang?


................................................................

2. Ayah membeli 750 gram gula. Ibu memakai 265 gram untuk membuat kue.

Berapa gram sisa gula yang masih ada?


................................................................
3. Dalam satu kotak ada 6 pensil. Jika ada 5 kotak, berapa jumlah seluruh pensil?

................................................................

4. Lani memiliki 40 stiker dan ingin membaginya ke 5 teman secara adil.

Berapa stiker yang diterima masing-masing temannya?


................................................................

5. Di perpustakaan ada 395 buku. Lalu datang lagi 206 buku baru.

Berapa jumlah buku sekarang di perpustakaan?


................................................................

6. Seekor sapi memiliki berat 812 kg. Setelah dikurangi 327 kg (dipotong), berapa berat
sisanya?

................................................................

7. Ibu membeli 7 kantong apel. Setiap kantong berisi 6 apel. Berapa jumlah apel
seluruhnya?

................................................................

8. Edo punya 45 permen dan ingin membaginya ke 9 orang teman.

Berapa permen yang diterima masing-masing teman?


................................................................
KUNCI JAWABAN

1. 245 + 128 = 373


2. 750 – 265 = 485
3. 6 × 5 = 30
4. 40 ÷ 5 = 8
5. 395 + 206 = 601
6. 812 – 327 = 485
7. 7 × 6 = 42
8. 45 ÷ 9 = 5

RUBRIK PENILAIAN (Total Skor: 100)

Aspek yang Dinilai Skor Maksimal


Menyelesaikan soal penjumlahan dengan benar (No. 1 & 5) 20
Menyelesaikan soal pengurangan dengan benar (No. 2 & 6) 20
Menyelesaikan soal perkalian dengan benar (No. 3 & 7) 20
Menyelesaikan soal pembagian dengan benar (No. 4 & 8) 20
Kerapihan, kebenaran penulisan angka, dan ketelitian jawaban 20
Total 100
ASESMEN AKHIR PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : ..................................................


Kelas / Semester : III / Gasal
Mata Pelajaran : Matematika

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Menentukan hasil penjumlahan bilangan cacah sampai 1.000.


2. Menentukan hasil pengurangan bilangan cacah sampai 1.000.
3. Menentukan hasil perkalian bilangan cacah sampai 50.
4. Menentukan hasil pembagian bilangan cacah sampai 50.

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK)

No IPK
1.1 Menyelesaikan soal cerita penjumlahan bilangan cacah sampai 1.000.
2.1 Menyelesaikan soal cerita pengurangan bilangan cacah sampai 1.000.
3.1 Menyelesaikan soal cerita perkalian bilangan cacah sampai 50.
4.1 Menyelesaikan soal cerita pembagian bilangan cacah sampai 50.

KISI-KISI SOAL PROYEK

No Tujuan IP Indikator Soal Level Kognitif


Pembelajaran K
1 1 1.1 Menyelesaikan soal penjumlahan C3
dalam kehidupan sehari-hari (Menerapkan)
2 2 2.1 Menyelesaikan soal pengurangan C3
kontekstual (Menerapkan)
3 3 3.1 Menyelesaikan soal perkalian benda C3
dalam kelompok (Menerapkan)
4 4 4.1 Menyelesaikan soal pembagian benda C3
dalam kelompok (Menerapkan)

SOAL PROYEK

SOAL 1
Lani membeli 3 pak krayon. Setiap pak berisi 245 batang krayon. Setelah itu, ibunya
membelikannya lagi 315 batang krayon.

 Berapa jumlah seluruh krayon yang dimiliki Lani sekarang?


SOAL 2
Siti memiliki 800 kelereng. Ia memberikan 275 kelereng kepada adiknya.

 Berapa kelereng yang masih dimiliki Siti sekarang?

SOAL 3
Di sekolah, ada 6 rak buku. Setiap rak berisi 8 buku cerita.

 Berapa jumlah seluruh buku cerita di semua rak?

SOAL 4
Ayah membawa 45 permen untuk dibagikan kepada 5 anak.

 Berapa permen yang diterima setiap anak sama rata?

KUNCI JAWABAN

Soal Kunci Jawaban


1 245 × 3 = 735; 735 + 315 = 1.050 krayon
2 800 – 275 = 525 kelereng
3 6 × 8 = 48 buku
4 45 ÷ 5 = 9 permen per anak

RUBRIK PENILAIAN

Aspek yang Dinilai Skor Kriteria Penilaian


Maksimal
Menyelesaikan penjumlahan dengan benar (Soal 25 Proses dan hasil
1) benar
Menyelesaikan pengurangan dengan benar (Soal 25 Proses dan hasil
2) benar
Menyelesaikan perkalian dengan benar (Soal 3) 25 Proses dan hasil
benar
Menyelesaikan pembagian dengan benar (Soal 4) 25 Proses dan hasil
benar

Total Skor: 100


ASESMEN PROSES PEMBELAJARAN

SATUAN PENDIDIKAN : …………………………………


KELAS / SEMESTER : III / GASAL
MATA PELAJARAN : MATEMATIKA

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Menentukan hasil penjumlahan bilangan cacah sampai 1.000


2. Menentukan hasil pengurangan bilangan cacah sampai 1.000
3. Menentukan hasil perkalian bilangan cacah sampai 50
4. Menentukan hasil pembagian bilangan cacah sampai 50

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK)

No Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)


1 Menyelesaikan soal penjumlahan bilangan cacah kontekstual ≤ 1.000
2 Menyelesaikan soal pengurangan bilangan cacah kontekstual ≤ 1.000
3 Menyelesaikan soal perkalian bilangan cacah kontekstual ≤ 50
4 Menyelesaikan soal pembagian bilangan cacah kontekstual ≤ 50

KISI-KISI SOAL

No IPK Level Kognitif Bentuk


Soal
1 Menyelesaikan penjumlahan dalam konteks C3 (Menerapkan) Pilihan
belanja Ganda
2 Menyelesaikan pengurangan dalam konteks C3 (Menerapkan) Pilihan
belanja Ganda
3 Menghitung total harga beberapa barang C2 (Memahami) Pilihan
Ganda
4 Menghitung sisa uang setelah pembelian C3 (Menerapkan) Pilihan
Ganda
5 Menyelesaikan perkalian dalam konteks jumlah C3 (Menerapkan) Pilihan
barang Ganda
6 Menyelesaikan pembagian dalam konteks C3 (Menerapkan) Pilihan
pembagian benda Ganda
7 Menganalisis situasi jumlah barang menggunakan C4 Pilihan
operasi (Menganalisis) Ganda
8 Menyusun strategi menghitung total uang C4 Pilihan
(Menganalisis) Ganda
9 Menyelesaikan soal campuran operasi hitung C4 Pilihan
(Menganalisis) Ganda
10 Menghubungkan konteks kehidupan dengan C4 Pilihan
operasi hitung (Menganalisis) Ganda
SOAL PILIHAN GANDA

1. Ibu membeli 2 bungkus roti seharga Rp7.500 dan 1 liter susu seharga Rp12.000.
Berapa total uang yang harus dibayar Ibu?
A. Rp18.500
B. Rp26.000
C. Rp27.000
D. Rp25.000
✅ Kunci: C

2. Budi membawa uang Rp50.000. Ia membeli mainan seharga Rp18.000. Berapa sisa
uang Budi?
A. Rp32.000
B. Rp30.000
C. Rp28.000
D. Rp33.000
✅ Kunci: A

3. Satu kotak pensil berisi 8 pensil. Ani membeli 4 kotak. Berapa jumlah semua pensil
Ani?
A. 28
B. 32
C. 30
D. 36
✅ Kunci: B

4. Di dalam kelas ada 30 siswa. Mereka dibagi menjadi 5 kelompok. Berapa siswa
dalam tiap kelompok?
A. 6
B. 5
C. 7
D. 8
✅ Kunci: A

5. Riko membeli 3 buku tulis masing-masing seharga Rp6.000. Berapa total harga
ketiga buku itu?
A. Rp18.000
B. Rp15.000
C. Rp12.000
D. Rp16.000
✅ Kunci: A
6. Dalam satu rak ada 6 baris buku. Setiap baris berisi 5 buku. Berapa seluruh buku di
rak tersebut?
A. 30
B. 25
C. 35
D. 40
✅ Kunci: A

7. Ibu membeli 2 liter minyak goreng dan 1 liter sabun cair. Jika minyak seharga
Rp15.000 per liter dan sabun Rp12.000, berapa total harganya?
A. Rp42.000
B. Rp45.000
C. Rp41.000
D. Rp43.000
✅ Kunci: A

8. Kakak memiliki 20 permen. Ia ingin membaginya ke 4 adik sama rata. Setiap adik
mendapat...?
A. 4 permen
B. 5 permen
C. 6 permen
D. 7 permen
✅ Kunci: B

9. Dalam satu hari, Dani menabung Rp5.000. Jika ia menabung selama 6 hari, berapa
total uang yang ditabung?
A. Rp25.000
B. Rp30.000
C. Rp35.000
D. Rp20.000
✅ Kunci: B

10. Ayah membeli 2 kaos seharga Rp45.000 dan 1 topi seharga Rp30.000. Berapa uang
yang dibutuhkan ayah?
A. Rp120.000
B. Rp105.000
C. Rp100.000
D. Rp110.000
✅ Kunci: B
KUNCI JAWABAN

No Kunci
1 C
2 A
3 B
4 A
5 A
6 A
7 A
8 B
9 B
10 B

RUBRIK PENILAIAN

Skor Benar Nilai Akhir


10 100
9 90
8 80
7 70
6 60
≤5 Perlu bimbingan lebih

Anda mungkin juga menyukai