0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan40 halaman

Tujuan dan Metode Uji CBR

Dokumen ini menjelaskan tentang pengujian CBR (California Bearing Ratio) untuk menentukan daya dukung tanah yang dipadatkan di laboratorium. Metode pengujian meliputi percobaan terendam dan tak terendam, serta peralatan yang diperlukan untuk melakukan pengujian tersebut. Hasil pengujian CBR digunakan untuk menilai kekuatan tanah dasar dan menentukan ketebalan lapisan perkerasan jalan.

Diunggah oleh

Wildan Fadli
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan40 halaman

Tujuan dan Metode Uji CBR

Dokumen ini menjelaskan tentang pengujian CBR (California Bearing Ratio) untuk menentukan daya dukung tanah yang dipadatkan di laboratorium. Metode pengujian meliputi percobaan terendam dan tak terendam, serta peralatan yang diperlukan untuk melakukan pengujian tersebut. Hasil pengujian CBR digunakan untuk menilai kekuatan tanah dasar dan menentukan ketebalan lapisan perkerasan jalan.

Diunggah oleh

Wildan Fadli
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CBR (California Bearing Ratio)

A. Tujuan
1. Untuk mendapatkan nilai daya dukung tanah dalam
keadaan padat maksimum.
2. Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk menentukan CBR
tanah yang di padatkan di laboratorium pada kadar air
tertentu.

B. Dasar Teori
CBR adalah perbandingan antara beban penetrasi suatu
bahan terhadap bahan standard dengan kedalaman dan
kecepatan penetrasi yang sama cara umum. Perkerasan jalan
harus memenuhi 2 syarat, yaitu :
1. Secara keseluruhan perkerasan jalan harus cukup kuat
untuk memikul berat kendaraan-kendaraan yang akan
memakainya.
2. Permukaan jalan harus dapat menahan gaya gesekan dan
keausan dari roda-roda kendaraan, juga terhadap
pengaruh air dan hujan.

Bila perkerasan jalan tidak mempunyai kekuatan


secukupnya secara keseluruhan, maka jalan tersebut akan
mengalami penurunan dan pergeseran, baik pada perkerasan
jalan maupun pada tanah dasar. Akibatnya jalan tersebut
akan bergelombang besar dan berlobang-lobang, sampai
pada akhirnya rusak sama sekali. Sedangkan kalau
perkerasan jalan tidak mempunyai lapisan yang kuat, maka
permukaan jalan mengalami kerusakan yaitu berupa lobang-
lobang kecil dan pada akhirnya akan bertambah banyak dan
bertambah besar sampai perkerasan jalan menjadi rusak
secara keseluruhan.

Jadi untuk menilai kekuatan dasar atau bahan lain yang


hendak dipakai untuk menentukan tebal lapisan perkerasan
dipergunakan percobaan CBR. Nilai CBR ini digunakan untuk
menilai kekuatan yang juga dipakai sebagai dasar untuk
penentuan tebal lapisan dari suatu perkerasan.

2
3

Tabel 12.1 Standar Perkerasan Berdasarkan Nilai CBR

Kekuatan tanah dasar tentu banyak tergantung pada kadar


airnya. Makin tinggi kadar airnya, makin kecil kekuatan CBR
dari tanah tersebut.

Demikian, hal itu tidak berarti bahwa sebaiknya tanah


dasar di padatkan dengan kadar air rendah untuk
mendapatkan nilai CBR yang tinggi, karena kadar air tidak
konstan pada nilai rendah itu. Setelah pembuatan jalan,
maka air akan dapat meresap kedalam tanah dasar sehingga
kekuatan CBR turun sampai kadar air mencapai nilai yang
constant. Kadar air yang constant inilah yang disebut kadar
air keseimbangan. Batas-batas kadar air dan berat isi kering
dapat ditentukan dari hasil percobaan laboratorium, yaitu
percobaan pemadatan dan CBR. Percobaan CBR ini dapat
dilakukan dengan 2 cara, yaitu :

1. Percobaan CBR terendam (Soaked)


2. Percobaan CBR tak terendam (Unsoaked)

C. Peralatan
1. Mesin penetrasi (Loading Machine) berkapasitas 4,45 ton
dengan kecepatan penetrasi 1,27 mm permenit.
2. Alat penumbuk standard dengan diameter 50,93 mm, berat
3,5 kg dengan tinggi jatuh 30,5 cm.
3. Cetakan logam berbentuk silinder dengan diameter dalam
152,4 mm, dan tinggi 117,1 mm. Cetakan dilengkapi
dengan leher sambung dan keeping alas logam yang
berlobang-lobang dengan tebal 62,0 mm.

4
5

4. Gelas ukur kapasitas 1000 ml.


5. Pisau perata, alat perata dari besi panjang 25 cm.
6. Palu karet.
7. Talam, alat pengaduk, cawan (krus) dan sendok.
8. Saringan No.4
9. Proving Ring, alat pemeriksa CBR.
10. Timbangan kapasitas 25 kg dengan ketelitian 10 gr.
11. Timbangan kapasitas 311 gram dengan ketelitian
0,01 gr.
12. Oven yang dilengkapi pengatur suhu untuk
memanasi sampai (100 ± 5)°C.
13. Piringan pemisah / Keping beban.
D. Benda Uji
a. Benda uji yang di ambil dari lokasi dikeringkan secara
keseluruhan terbuka di udara, lalu ditumbuk dengan palu
karet.
b. Butiran tanah yang lolos dari saringan No.4 di ambil
sebanyak 3 x 5 kg. Selanjutnya tanah dibasahi sampai
kadar air optimum dengan penambahan air yang harus
diperhitungkan dengan kadar air yang semula.

E. Langkah Percobaan
1. Tanah atau benda uji yang sama dengan pemeriksaan
pemadatan standard diberi air hingga mencapai kadar air
optimum yang diperoleh pada pemeriksaan pemadatan
standard maupun modified.
2. Cetakan dan alasnya ditimbang (w1), kemudian masukkan
piringan pemisah kedalam cetakan dan pasang kertas
saring diatasnya
3. Masukkan benda uji kedalam cetakan dan padatkan sesuai
dengan cara pemadatan standard dengan variasi
tumbukan.
- Sepuluh tumbukan untuk setiap lapis dari 3 lapisan.
- Dua puluh lima tumbukan untuk setiap lapis dari 3
lapisan
- Lima puluh enam tumbukan untuk setiap lapis dari 3
lapisan.
4. Buka leher sambungan dan ratakan tanah dengan alat
perata.

6
7

5. Cetakan dibalik dan piringan pemisah dikeluarkan,


kemudian pasang kembali cetakan pada keping alas dan
timbang (w2).
6. Rendam benda uji bersama cetakanya selama 24 jam.
7. Letakkan keping pemberat diatas permukaan benda uji,
kemudian atur torak penetrasi pada permukaan benda uji,
sehingga arloji beban menunjukkan beban permulaan
sebesar 45 kg. Pembebanan pemulaan ini diperlukan
untuk menjamin bidang sentuh yang sempurna antara
torak dan permukaan benda uji.
8. Atur torak penetrasi pada permukaan benda uji sehingga
arloji pengatur/penunjuk penetrasi di stel hingga
menunjukkan angka nol.
9. Pembebanan dilakukan dengan memutar engkol secara
konstan dan otomatis dengan kecepatan 1,27 mm/menir,
sehingga torak turun secara konstan.
10. Pembacaan arloji pembebanan dilakukan pada menit
ke-¼, ½, 1, 1½, 2, 3, 4, 6, 8, dan menit ke-10.
11. Setelah pembacaan, keluarkan benda uji dan ambil
dari bagian atas, tengah dan bawah untuk diperiksa kadar
airnya.
F. Hasil Percobaan

Mencari banyak air CBR :

Berat cetakan = 6260 gram

Berat tanah + cetakan = 8115 gram

W% optimum = 26,05%
Wtsp = (Berat tanah+cetakan) –
Berat cetakan

= 8115 – 6260

= 1855 gram

Wssp = Wtsp / (1 + (Wopt / 100))

8
9

= 1855 / (1 + (26,05 / 100))

= 1257,437 gram

Wwsp = (Wopt / 100) x Wssp

= (26,05 / 100) x 1257,437

= 325,562 gram

Tabel 12.2 Kadar Air CBR (10 pukulan)

Satu
Pengujian Notasi Rumus 1 2
an
Berat Cawan + Tanah 48,1
W1 - gram 55
Basah 5
Berat Cawan + Tanah 40,4 52,5
W2 - gram
Kering 5 5
Berat Air - W1-W2 gram 7,7 2,45
Berat Cawan W3 gram 12,8 12,5
W2 - 27,6 40,0
Berat Tanah Kering W2 - W3 gram
W3 5 5

W 1−W 2 27,8
Kadar Air W% X 100 % % 6,12
W 2−W 3 5
Kadar Air Rata-Rata % 16,983

Mencari berat air :


 Berat Air (1) = W1 – W2 = 48,15 – 40,45 = 7,7
gram
 Berat Air (2) = W1 – W2 = 55 – 52,55 = 2,45
gram

Mencari berat tanah kering :


 Berat Tanah Kering (1) = W2 – W3 = 40,45 – 12,8 =
27,65 gram
 Berat Tanah Kering (2) = W2 – W3 = 52,55 – 12,5 =
40,05 gram

10
11

Mencari kadar air :

W 1−W 2 48 , 15 – 40 , 45
 Kadar Air (1) = X 100 % = X
W 2−W 3 40 , 45 – 12 ,8
100%= 27,85 %
W 1−W 2 55 – 52, 55
 Kadar Air (2) = X 100 % = X 100%
W 2−W 3 52, 55 – 12 , 5
= 6,12 %

Mencari kadar air rata-rata :

27 , 85−6 ,12
 Rata-rata = = 16,983 %
2
Mencari banyak air CBR :

Berat cetakan = 6260 gram

Berat tanah + cetakan = 8115 gram

W% optimum = 26,05%

Wtsp = (Berat tanah+cetakan) – Berat


cetakan

= 8115 – 6260

= 1855 gram

Wssp = Wtsp / (1 + (Wopt / 100))

= 1855 / (1 + (26,05 / 100))

= 1257,437 gram

Wwsp = (Wopt / 100) x Wssp

= (26,05 / 100) x 1257,437 gram

= 325,526 gram
Kadar air CBR = Wwsp – Kadar Air Rata-rata
= 325,562 – 16,983

= 308,579 %

12
13

KAcbr
Wwcbr = x 2500
Wt sp

308,579
= x 2500
1855

= 415,874 ml

Tabel 12.3 Berat Alat CBR

Jumlah
Pengujian Pukulan Berat Satuan
Berat Alat - 6260 Gram
Berat Alat +
10 Pukulan 8115 Gram
Tanah
Berat Alat +
30 Pukulan 8545 Gram
Tanah
Berat Alat +
60 Pukulan 9075 Gram
Tanah

Tabel 12.4 Pembacaan Arloji CBR 10 Pukulan

Waktu (menit) Pembacaan Arloji


Atas Bawah
1/4 1 0,71
1/2 1 1,56
1 1,5 3,14
1 1/2 0 5,87
2 0 6,69
3 0 10,86
4 0 12,74
6 0 20,7
8 1 23,45
10 1 32,79
14
15

Tabel 12.5 Pembacaan Arloji CBR 30 Pukulan

Waktu (menit) Pembacaan Arloji


Atas Bawah
1/4 0,5 1,295
1/2 1 3,64
1 1 5,97
1 1/2 1,5 8,4
2 2 11,12
3 2 16,85
4 3 20,24
6 4 23,64
8 5 31,95
10 8 38,98

Tabel 12.6 Pembacaan Arloji CBR 60 Pukulan

Waktu (menit) Pembacaan Arloji


Atas Bawah
1/4 7 1,34
1/2 11 3,01
1 14 6,74
1 1/2 17 9,62
2 21 11,25
3 26 15,35
4 29 21,15
6 36 28,86
8 43 35,18
10 63 45,09

16
17

Tabel 12.7 Kadar Air CBR


Berat
Berat Cawan
Berat Cawan+
Data + Tanah
Cawan Tanah
Kering
Basah

Sampin 48,15 40,45


12,8
g 10
Pukulan
Tengah 12,5 55 52,55

Sampin 43,5 38,5


12,7
g 30
pukulan
Tengah 12,58 64,55 57,6

Sampin 56,3 46,6


12,05
g 60
pukulan
Tengah 13 63,45 58,4

G. Analisa Data

Tabel 12.8 Lengan Beban (Lb) 10 Pukulan


Wakt Pembacaan Beban
u Arloji Perhitungan Hasil
1/4 0,71x(7,1x2,204) 11,11
0,71
1/2 1,56 1,56x(7,1x2,204) 24,41

1 3,14 3,14x(7,1x2,204) 49,14

1 1/2 5,87 5,87x(7,1x2,204) 91,86

2 6,69 6,69x(7,1x2,204) 104,69

3 10,86 10,86x(7,1x2,204) 169,94


4 12,74 12,74x(7,1x2,204) 199,36
6 20,7 20,7x(7,1x2,204) 323,92

8 23,45 23,45x(7,1x2,204) 366,95

32,79 32,79x(7,1x2,204) 513,11


10

18
19

Tabel 12.9 Kadar Air CBR 10 Pukulan

Berat
Berat Cawan
Berat Cawan+
Data + Tanah
Cawan Tanah
Kering
Basah

Sampin 48,15 40,45


12,8
g 10
Pukulan
Tengah 12,5 55 52,55
Berat kering = (berat cawan+tanah kering) – berat
cawan

 10s = 40,45 – 12,8 = 27,65 gram


 10t = 52,55 – 12,5 = 40,05 gram
Berat air = (berat cawan+tanah basah) – (berat
cawan+tanah kering)
 10s = 48,15 – 40,44 = 7,7 gram
 10t = 55 – 52,55 = 2,45 gram

berat air
Kadar air = x 100 %
berat tanah kering

7 ,7
 10s = x 100 % = 27,85 %
27 , 65
2 , 45
 10t = x 100 % = 6,12 %
40 , 05
27 , 85+6 , 12
Rata-rata = = 16,983 %
2
Tabel 12.10 Berat Isi CBR 10 Pukulan

Pengujian Berat Satuan


Berat Tanah + Mold(gr) 8115 gram
Berat Mold (gr) 6260 gram
Berat Tanah Basah (gr) 1855 gram
Volume Mold (cm3) 2124 gram

20
21

berat tanah basah


Berat isi basah =
volume mold

1855
=
2124
= 0,872 gram/cm3

100 X berat isi basah


Berat isi kering =
kadar air+100

100 X 0,875
=
16,983+100

= 0,747 gram/cm3

Tabel 12.11 Lengan Beban (Lb) 30 Pukulan

Wakt Pembacaan Beban


u Arloji Perhitungan Hasil
1,29x 20,26
1/4 1,29
(7,1x2,204)
3,64 x 59,96
1/2 3,64
(7,1x2,204)
5,97 x 93,42
1 5,97
(7,1x2,204)
8,4 x 131,45
1 1/2 8,4
(7,1x2,204)
11,12 x 174,01
2 11,12
(7,1x2,204)
16,85 x 263,68
3 16,85
(7,1x2,204)
20,24 x 316,72
4 20,24
(7,1x2,204)
23,64 x 369,93
6 23,64
(7,1x2,204)
31,95 x 499,97
8 31,95
(7,1x2,204)
38,98 609,97
10 38,98 x(7,1x2,204)

22
23

Tabel 12.12 Kadar Air CBR 30 Pukulan


Berat
Berat Cawan
Berat Cawan+
Data + Tanah
Cawan Tanah
Kering
Basah

Sampin 43,5 38,5


12,7
g 30
Pukulan
Tengah 12,58 64,55 57,6

Berat kering = (berat cawan+tanah kering) – berat


cawan

 30s = 38,5 – 12,7 = 25,8 gram


 30t = 57,6 – 12,58 = 45.02 gram

Berat air = (berat cawan+tanah basah) – (berat


cawan+tanah kering)

 30s = 43,5 – 38,5 =5 gram


 30t = 64,55 – 57,6 = 6,95 gram

berat air
Kadar air = x 100 %
berat tanah kering

5
 30s = x 100 % = 19,38 %
25 , 8
6 , 95
 30t = x 100 % = 15,44 %
45 , 02
19 ,38+15 , 44
Rata-rata = = 17,409 gram
2
Tabel 12.13 Berat Isi CBR 30 Pukulan
Pengujian Berat Satuan
Berat Tanah + Mold (gr) 8545 Gram
Berat Mold (gr) 6260 Gram
Berat Tanah Basah (gr) 2285 Gram
Volume Mold (cm3) 2124 Gram

24
25

berat tanah basah


Berat isi basah =
volume mold

2285
=
2124

= 1,076 gram/cm3

100 X berat isi basah


Berat isi kering =
kadar air+100

100 X 01,076
=
17,409+100
= 0,916 gram/cm3

Tabel 12.14 Lengan Beban (Lb) 60 Pukulan

Pembacaan Beban
Waktu
Arloji Perhitungan Hasil
1/4 1,34 1,34 x (7,1 x 2,204) 20,97
1/2 3,01 3,01 x (7,1 x 2,204) 47,10
1 6,74 6,74 x (7,1 x 2,204) 105,47
1 1/2 9,62 9,62 x (7,1 x 2,204) 150,54
2 11,25 11,25 x (7,1 x 2,204) 176,74
3 15,35 15,35 x (7,1 x 2,204) 240,20
4 21,15 21,15 x (7,1 x 2,204) 330,96
6 28,86 28,86 x (7,1 x 2,204) 451,61
8 35,18 35,18x (7,1x2,204) 550,51
10 45,09 45,09x(7,1x2,204) 705,59
26
27

Tabel 12.15 Kadar Air CBR 60 Pukulan

Berat
Berat Cawan
Berat Cawan+
Data + Tanah
Cawan Tanah
Kering
Basah

sampin 12,05 56,3 46,6


g 60
Pukulan
13
tengah 63,45 58,4
Berat tanah kering = (berat cawan+tanah kering) – berat
cawan

 60s = 46,6 – 12,05 = 34,55 gram


 60t = 58,4 – 13 = 45,4 gram

Berat air = (berat cawan+tanah basah) –


(berat cawan+tanah kering)
 60s = 56,3 – 46,6 = 9,7 gram
 60t = 63,45 – 58,4 = 5,05 gram

berat air
Kadar air = x 100 %
berat tanah kering

9 ,7
 60s = x 100 % = 28,08 gram
34 , 55
5 , 05
 60t = x 100 % = 11,12 gram
45 , 4
28 , 08+11, 12
Rata-rata = = 19,599 gram
2

Tabel 12.16 Berat Isi CBR 60 Pukulan

Pengujian Berat Satuan


Berat Tanah + Mold (gr) gram
9075
Berat Mold (gr) gram
6260
Berat Tanah Basah (gr) gram
2815
Volume Mold (cm3) gram
2124

28
29

berat tanah basah


Berat isi basah =
volume mold

2815
=
2124

= 1,325 gram/cm3

100 X berat isi basah


Berat isi kering =
kadar air+100

100 X 1,325
=
19,599+100
= 1,108 gram/cm
` FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER (FASTIKOM)
UNIVERSITAS SAINS AL-QUR’AN (UNSIQ) JAWA TENGAH
DI WONOSOBO
[Link]. Hasyim Asy’ari Kalibeber KM. 03 Mojotengah, Wonosobo.| Telp. 082227920500,
087736027247 | email : hmtsunsiq01@[Link]

PEMERIKSAAN CBR (California Bearing Ratio)


Tabel 12.17 Pemeriksaan CBR 10 X Pukulan
Waktu Penurunan Sebelum
Pembacaan Arloji Beban (Lb)
(menit) (inch) Berat tanah + mold(gr) 16355
Atas Bawah Atas Bawah Berat mold (gr) 14770
1/4 0,0125 1 0,71 11,11 Berat tanah basah (gr) 1585
1/2 0,025 1 1,56 24,41 Volume mold (cm3) 2112,28
1 0,05 1,5 3,14 49,14 Berat isi basah (gr/cm3) 0,750
0 5,87 Berat isi kering (gr/cm3) 0,652
1 1/2 0,075 91,86
2 0,1 0 6,69 104,69
3 0,15 0 10,86 169,94
4 0,2 0 12,74 199,36
6 0,3 0 20,7 323,92
8 0,4 1 23,45 366,95
10 0,5 1 32,79 513,11

Kadar air Sebelum


Tanah basah + cawan 48,15 55
Tanah kering + cawan 40,45 52,55
Berat cawan 12,8 12,5
Berat air 7,7 2,45
Berat tanah kering 27,65 40,05
Kadar air 27,85 6,12
Rata-rata 16,983

30
` FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER (FASTIKOM)
UNIVERSITAS SAINS AL-QUR’AN (UNSIQ) JAWA TENGAH
DI WONOSOBO
[Link]. Hasyim Asy’ari Kalibeber KM. 03 Mojotengah, Wonosobo.| Telp. 082227920500,
087736027247 | email : hmtsunsiq01@[Link]

Harga CBR (%)


CBR 0,1' 0,2'
Atas
=…………………… =……………………
…… …..

Bawa (104.69/ (199.36/


h (1000x3))x100 (1500x3))x100
3,49 4,43

327,0 7,26
1500 3 100
00 7
135,0 4,50
1000 3 100
00 0

Wonosobo, 18 November 2023


Ketua Kelompok

M. Ilyas Zulfan
Nim. 2022140024

31
` FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER (FASTIKOM)
UNIVERSITAS SAINS AL-QUR’AN (UNSIQ) JAWA TENGAH
DI WONOSOBO
[Link]. Hasyim Asy’ari Kalibeber KM. 03 Mojotengah, Wonosobo.| Telp. 082227920500,
087736027247 | email : hmtsunsiq01@[Link]

Grafik 12.1 Grafik CBR 10X Pukulan

32
` FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER (FASTIKOM)
UNIVERSITAS SAINS AL-QUR’AN (UNSIQ) JAWA TENGAH
DI WONOSOBO
[Link]. Hasyim Asy’ari Kalibeber KM. 03 Mojotengah, Wonosobo.| Telp. 082227920500,
087736027247 | email : hmtsunsiq01@[Link]

PEMERIKSAAN CBR (California Bearing Ratio)


Tabel 12.18 Pemeriksaan CBR 30 X Pukulan
Waktu Penuruna Pembacaan Sebelum
Beban (Lb)
(menit) n (inch) Arloji Berat tanah + mold(gr) 16720
Berat mold (gr) 14770
Atas Bawah Atas Bawah Berat tanah basah (gr) 1950
1/4 0,0125 0,5 1,295 20,26 Volume mold (cm3) 2112,3
1/2 0,025 1 3,64 56,96 Berat isi basah (gr/cm3) 0,923
1 0,05 1 5,97 93,42
1 1/2 0,075 1,5 8,4 131,45
2 0,1 2 11,12 174,01
3 0,15 2 16,85 263,68
4 0,2 3 20,24 316,72
6 0,3 4 23,64 369,93
8 0,4 5 31,95 499,97
10 0,5 8 38,98 609,97

Kadar air Sebelum


Tanah basah + cawan 43,5 64,55
Tanah kering + cawan 38,5 57,6
Berat cawan 12,7 12,58
Berat air 5 6,95
Berat tanah kering 25,8 45,02
Kadar air 19,38 15,44
Rata-rata 17,409

33
` FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER (FASTIKOM)
UNIVERSITAS SAINS AL-QUR’AN (UNSIQ) JAWA TENGAH
DI WONOSOBO
[Link]. Hasyim Asy’ari Kalibeber KM. 03 Mojotengah, Wonosobo.| Telp. 082227920500,
087736027247 | email : hmtsunsiq01@[Link]

Harga CBR (%)


CBR 0,1' 0,2'
Atas
=………………………… =………………………..

Bawah (174.01/(1000x3))x100 (316.72/(1500x3))x100


5,80 % 7,04 %
399,000 1500 3 100 8,867
163,000 1000 3 100 5,433

Wonosobo, 18 November 2023


Ketua Kelompok

M. Ilyas Zulfan
Nim. 2022140024

34
` FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER (FASTIKOM)
UNIVERSITAS SAINS AL-QUR’AN (UNSIQ) JAWA TENGAH
DI WONOSOBO
[Link]. Hasyim Asy’ari Kalibeber KM. 03 Mojotengah, Wonosobo.| Telp. 082227920500,
087736027247 | email : hmtsunsiq01@[Link]

Gambar 12.2 Grafik CBR 30X Pukulan

35
` FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER (FASTIKOM)
UNIVERSITAS SAINS AL-QUR’AN (UNSIQ) JAWA TENGAH
DI WONOSOBO
[Link]. Hasyim Asy’ari Kalibeber KM. 03 Mojotengah, Wonosobo.| Telp. 082227920500,
087736027247 | email : hmtsunsiq01@[Link]

PEMERIKSAAN CBR (California Bearing Ratio)


Tabel 12.19 pemeriksaan CBR 60X Pukulan
Waktu Penurunan Pembacaan Sebelum
Beban (Lb) Berat tanah + mold(gr) 16975
(menit) (inch) Arloji
Berat mold (gr) 14770
Atas Bawah Atas Bawah
Berat tanah basah (gr) 2205
1/4 0,0125 7 1,34 20,97 Volume mold (cm3) 2112,3
1/2 0,025 11 3,01 47,10 Berat isi basah (gr/cm3) 1,044
1 0,05 14 6,74 105,47 Berat isi kering (gr/cm3) 0,937
1 1/2 0,075 17 9,62 150,54
2 0,1 21 11,25 176,04
3 0,15 26 15,35 240,20
4 0,2 29 21,15 330,96
6 0,3 36 28,86 451,61
8 0,4 43 35,18 550,51
10 0,5 63 45,09 705,59

Kadar air Sebelum


Tanah basah + cawan 56,3 63,45
Tanah kering + cawan 46,6 58,4
Berat cawan 12,05 13
Berat air 9,7 5,05
Berat tanah kering 34,55 45,4
Kadar air 28,08 11,12
Rata-rata 19,599

36
` FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER (FASTIKOM)
UNIVERSITAS SAINS AL-QUR’AN (UNSIQ) JAWA TENGAH
DI WONOSOBO
[Link]. Hasyim Asy’ari Kalibeber KM. 03 Mojotengah, Wonosobo.| Telp. 082227920500,
087736027247 | email : hmtsunsiq01@[Link]

Harga CBR (%)


CBR 0,1' 0,2'
Atas
=………………………… =………………………..

Bawah (176.04/(1000x3))x100 (330.96/(1500x3))x100


5,87 % 7,35 %
425,000 1500 3 100 9,444
170,000 1000 3 100 5,667

Wonosobo, 18 November 2023


Ketua Kelompok

M. Ilyas Zulfan
Nim. 2022140024

37
` FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER (FASTIKOM)
UNIVERSITAS SAINS AL-QUR’AN (UNSIQ) JAWA TENGAH
DI WONOSOBO
[Link]. Hasyim Asy’ari Kalibeber KM. 03 Mojotengah, Wonosobo.| Telp. 082227920500,
087736027247 | email : hmtsunsiq01@[Link]

Gambar 12.3 Grafik CBR 60X Pukulan

38
` FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER (FASTIKOM)
UNIVERSITAS SAINS AL-QUR’AN (UNSIQ) JAWA TENGAH
DI WONOSOBO
[Link]. Hasyim Asy’ari Kalibeber KM. 03 Mojotengah, Wonosobo.| Telp. 082227920500,
087736027247 | email : hmtsunsiq01@[Link]

Gambar 12.4 Grafik Harga CBR

Dengan nilai CBR 100% = 7,63 % dan CBR 95% = 7,43%, maka berdasarkan
Tabel 12.1 dapat kita simpulkan bahwa tanah yang diuji mempunyai kekuatan
tanah dasar yang fair (sedang) dan dapat dimanfaatkan sebagai sub-base atau lapis
pondasi bawah

39
` FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER (FASTIKOM)
UNIVERSITAS SAINS AL-QUR’AN (UNSIQ) JAWA TENGAH
DI WONOSOBO
[Link]. Hasyim Asy’ari Kalibeber KM. 03 Mojotengah, Wonosobo.| Telp. 082227920500,
087736027247 | email : hmtsunsiq01@[Link]

LAMPIRAN GAMBAR PRAKTIKUM

Gambar 12.5 Proses Pengeluaran Gambar 12.6 Pengamatan dan


Uji CBR
Isi Tanah

Gambar 12.7 Gambar 12.8 Pemadatan


Tanah untuk Uji CBR
pengambilan sempel

40

Anda mungkin juga menyukai