0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan53 halaman

Rata-rata Curah Hujan Metode Thiessen

Dokumen ini menyajikan data luas daerah dan curah hujan dari tiga stasiun selama periode 2009 hingga 2023. Metode Polygon Thiessen digunakan untuk menghitung rata-rata curah hujan berdasarkan luas daerah masing-masing stasiun. Terdapat analisis statistik yang menunjukkan variasi curah hujan dan perhitungan RAPS untuk setiap stasiun.

Diunggah oleh

assifa.elsera701211
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan53 halaman

Rata-rata Curah Hujan Metode Thiessen

Dokumen ini menyajikan data luas daerah dan curah hujan dari tiga stasiun selama periode 2009 hingga 2023. Metode Polygon Thiessen digunakan untuk menghitung rata-rata curah hujan berdasarkan luas daerah masing-masing stasiun. Terdapat analisis statistik yang menunjukkan variasi curah hujan dan perhitungan RAPS untuk setiap stasiun.

Diunggah oleh

assifa.elsera701211
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Luas A = 72.50 Luas D = 15.

61
Luas B = 50 Luas E = 15.284
Luas C = 54
176.5
Perhitungan rata-rata curah hujan denga metode Polygon Thiessen Rata2
Curah Hujan diberbagai Stasiun (mm) Curah
No Tahun
Stasiun 6 Stasiun 8 Stasiun 10 Hujan
1 2009 49.1 47.8 89 (mm)
#DIV/0!
2 2010 138.7 59 92 #DIV/0!
3 2011 210.4 28.7 60 #DIV/0!
4 2012 58.4 60 54.5 #DIV/0!
5 2013 72.9 63.7 54.2 #DIV/0!
6 2014 72.3 60.5 45.4 #DIV/0!
7 2015 52 93.9 57.4 #DIV/0!
8 2016 70 68.1 59 #DIV/0!
9 2017 81 81.5 52.5 #DIV/0!
10 2018 56.8 55.7 54.5 #DIV/0!
11 2019 59 52 51 #DIV/0!
12 2020 95.1 80 53.3 #DIV/0!
13 2021 151 70 50.1 #DIV/0!
14 2022 42.9 41.1 63 #DIV/0!
15 2023 25.3 64.3 49.2 #DIV/0!
91.22 #DIV/0!
95.49 #DIV/0!
77.87 #DIV/0!
68.11 #DIV/0!
63.97 #DIV/0!
69.54 #DIV/0!
135.45 #DIV/0!
105.03 #DIV/0!
64.25 #DIV/0!
77.39 #DIV/0!
94.75 #DIV/0!
198.69 #DIV/0!
106.42 #DIV/0!
77.70 #DIV/0!
82.26 #DIV/0!
185.9

Luas daerah stasiun 6 290 x 0.25 Km²


72.500 Km²
Luas Daerah stasiun 8 200 x 0.25 Km²
50.000 Km²
Luas daerah stasiun 10 216 x 0.25 Km²
54.000 Km²

total luas 176.500

60.939
Data Rata-
Curah Hujan Diberbagai Stasiun
No Tahun rata Curah
Stasiun 6 Stasiun 8 Stasiun 10
Hujan
1 2009.00 49.1 47.8 89 60.939
2 2009.00 138.7 59 92 101.834
3 2009.00 210.4 28.7 60 112.912
4 2009.00 58.4 60 54.5 57.660
5 2009.00 72.9 63.7 54.2 64.573
6 2009.00 72.3 60.5 45.4 60.727
7 2009.00 52 93.9 57.4 65.522
8 2009.00 70 68.1 59 66.096
9 2009.00 81 81.5 52.5 72.422
10 2009.00 56.8 55.7 54.5 55.785
11 2009.00 59 52 51 54.569
12 2009.00 95.1 80 53.3 78.034
13 2009.00 151 70 50.1 97.184
14 2009.00 42.9 41.1 63 48.540
15 2009.00 25.3 64.3 49.2 43.660
Total ### 926.300 885.100 1,040.457
1. Perhitungan RAPS stasiun 6
Curah hujan
No Tahun SK* DY2
(mm)
1 2009 49.1 -33.227 73.601
2 2010 138.7 23.147 211.864
3 2011 210.4 151.220 1093.519
4 2012 58.4 127.293 38.166
5 2013 72.9 117.867 5.924
6 2014 72.3 107.840 6.702
7 2015 52 77.513 61.314
8 2016 70 65.187 10.130
9 2017 81 63.860 0.117
10 2018 56.8 38.333 43.441
11 2019 59 15.007 36.276
12 2020 95.1 27.780 10.877
13 2021 151 96.453 314.402
14 2022 42.9 57.027 103.631
15 2023 25.3 0.000 216.803
Total 1234.900 2226.765
Y (Rata-rata) 82.327 hasil akar Dy2 47.189
SK** |SK**|
-0.704 0.704 Y = TOTAL CURAH HUJAN STASIUN 1
0.491 0.491
3.205 3.205 = 1234.900
2.698 2.698 15
2.498 2.498 = 82.327
2.285 2.285
1.643 1.643 Dy2 = data hujan thn pertama - hasil Y
1.381 1.381 banyak tahun
1.353 1.353 = 49,1-82,327
0.812 0.812 15
0.318 0.318 = 73.601
0.589 0.589
2.044 2.044 Sk* = data hujan thn pertama - hasil Y
1.208 1.208 = 49,1-82,327+0
0.000 0.000 = -33.227

Sk** = hasil sk*/ hasil akar Dy2


= -33.227
47.189
= -0.704
CURAH HUJAN STASIUN 1 N = 15
n ( banyak tahun) |SK**| (max) = 3.205
|SK**| (min) = 0.000
Q = 3.205
mm R = 3.205

pertama - hasil Y ^2
tahun
2,327 ^2
5
mm

pertama - hasil Y + 0
82,327+0
a
Q = 3.205 = 3.205 = 0.827
√n √15 3.873

Batas Atas = 10
B bawah = 20

R 3.205 3.205
= = = 0.827
√n √15 3.873

Batas Atas = 10
B bawah = 20
Q
dalam tabel diambil (99%) adalah
√n
Dengan cara interpolasi diperoleh
Q 1.42 - 1.29 x
= 1.29 +
√n 20 -
= 1.355
Sehingga:
Q
berdasarkan hitungan <
√n

0.827 < 1.355

R
dalam tabel diambil (99%) adalah
√n
Dengan cara interpolasi diperoleh
R 1.6 - 1.38 x
= 1.38 +
√n 20 -
= 1.490
Sehingga:
R
berdasarkan hitungan <
√n

0.827 < 1.490


15 - 10
10

Q
berdasarkan tabel (99%)
√n

Konsisten

15 - 10
10

R
berdasarkan tabel (99%)
√n

Konsisten
1. Perhitungan RAPS stasiun 8
Curah
No Tahun hujan SK* DY2 SK** |SK**|
(mm)
1 2009 47.8 -13.953 12.980 -0.885 0.885
2 2010 59 -16.707 0.505 -1.059 1.059
3 2011 28.7 -49.760 72.835 -3.154 3.154
4 2012 60 -51.513 0.205 -3.266 3.266
5 2013 63.7 -49.567 0.253 -3.142 3.142
2014 60.5 -50.820 0.105 -3.222 3.222
7 2015 93.9 -18.673 68.894 -1.184 1.184
8 2016 68.1 -12.327 2.685 -0.781 0.781
9 2017 81.5 7.420 25.995 0.470 0.470
10 2018 55.7 1.367 2.443 0.087 0.087
11 2019 52 -8.387 6.342 -0.532 0.532
12 2020 80 9.860 22.196 0.625 0.625
13 2021 70 18.107 4.534 1.148 1.148
14 2022 41.1 -2.547 28.437 -0.161 0.161
15 2023 64.3 0.000 0.432 0.000 0.000
Total 926.300 248.841
Y (Rata-rata) 61.753 hasil akar Dy2 15.775
Y = TOTAL CURAH HUJAN STASIUN 2
n ( banyak tahun)
= 926.300
15
= 61.753 mm

Dy2 = data hujan thn pertama - hasil Y ^2


banyak tahun
= 47,8-61,753 ^2
15
= 12.980 mm

Sk* = data hujan thn pertama - hasil Y +


= 47,8-61,753+0
= -13.953

Sk** = hasil sk*/ hasil akar Dy2


= -13.953
15.775
= -0.885
TASIUN 2 N = 15
|SK**| (max = 3.266
|SK**| (min = 0.000
Q = 3.266
R = 3.266

0
a
Q = 3.266 = 3.266 = 0.843
√n √15 3.873

Batas Atas = 10
B bawah = 20

R 3.266 3.266
= = = 0.843
√n √15 3.873

Batas Atas = 10
B bawah = 20
Q
dalam tabel diambil (99%) adalah
√n
Dengan cara interpolasi diperoleh
Q 1.42 - 1.29 x
= 1.29 +
√n 20 -
= 1.355
Sehingga:
Q
berdasarkan hitungan <
√n

0.843 < 1.355

R
dalam tabel diambil (99%) adalah
√n
Dengan cara interpolasi diperoleh
R 1.6 - 1.38 x
= 1.38 +
√n 20 -
= 1.490
Sehingga:
R
berdasarkan hitungan <
√n

0.843 < 1.490


15 - 10
10

Q
berdasarkan tabel (99%)
√n

Konsisten

15 - 10
10

R
berdasarkan tabel (99%)
√n

Konsisten
1. Perhitungan RAPS stasiun 10
Curah
No Tahun hujan SK* DY2 SK** |SK**|
(mm)
1 2009 89 29.993 59.973 2.291 2.291
2 2010 92 62.987 72.571 4.811 4.811
3 2011 60 63.980 0.066 4.887 4.887
4 2012 54.5 59.473 1.354 4.543 4.543
5 2013 54.2 54.667 1.540 4.176 4.176
6 2014 45.4 41.060 12.343 3.136 3.136
7 2015 57.4 39.453 0.172 3.014 3.014
8 2016 59 39.447 0.000 3.013 3.013
9 2017 52.5 32.940 2.822 2.516 2.516
10 2018 54.5 28.433 1.354 2.172 2.172
11 2019 51 20.427 4.274 1.560 1.560
12 2020 53.3 14.720 2.171 1.124 1.124
13 2021 50.1 5.813 5.289 0.444 0.444
14 2022 63 9.807 1.063 0.749 0.749
15 2023 49.2 0.000 6.411 0.000 0.000
Total 885.100 171.403
Y (Rata-rata) 59.007 hasil akar Dy2 13.092
Y = TOTAL CURAH HUJAN STASIUN 7
n ( banyak tahun)
= 885.100
15
= 59.007 mm

Dy2 = data hujan thn pertama - hasil Y ^2


banyak tahun
= 89-59,007 ^2
15
= 59.973 mm

Sk* = data hujan thn pertama - hasil Y +


= 89-59,007+0
= 29.993

Sk** = hasil sk*/ hasil akar Dy2


= 29.993
13.092
= 2.291
TASIUN 7 N = 15
|SK**| (max = 4.887
|SK**| (min = 0.000
Q = 4.887
R = 4.887

0
a
Q = 4.887 = 4.887 = 1.262
√n √15 3.873

Batas Atas = 10
B bawah = 20

R 4.887 4.887
= = = 1.262
√n √15 3.873

Batas Atas = 10
B bawah = 20
Q
dalam tabel diambil (99%) adalah
√n
Dengan cara interpolasi diperoleh
Q 1.42 - 1.29 x
= 1.29 +
√n 20 -
= 1.355
Sehingga:
Q
berdasarkan hitungan <
√n

1.262 < 1.355

R
dalam tabel diambil (99%) adalah
√n
Dengan cara interpolasi diperoleh
R 1.6 - 1.38 x
= 1.38 +
√n 20 -
= 1.490
Sehingga:
R
berdasarkan hitungan <
√n

1.262 < 1.490


15 - 10
10

Q
berdasarkan tabel (99%)
√n

Konsisten

15 - 10
10

R
berdasarkan tabel (99%)
√n

Konsisten
1. Tabel hasil pengujian dengan metode grafis floating position
Curah Hujan Tr (%)
No
Rata-rata Weibull Hazen Gringorten Blom
1 43.660 6.250 3.333 3.703704 4.098
2 48.540 12.500 10.000 10.31746 10.656
3 54.569 18.750 16.667 16.93122 17.213
4 55.785 25.000 23.333 23.54497 23.770
5 57.660 31.250 30.000 30.15873 30.328
6 60.727 37.500 36.667 36.77249 36.885
7 60.939 43.750 43.333 43.38624 43.443
8 64.573 50.000 50.000 50 50.000
9 65.522 56.250 56.667 56.61376 56.557
10 66.096 62.500 63.333 63.22751 63.115
11 72.422 68.750 70.000 69.84127 69.672
12 78.034 75.000 76.667 76.45503 76.230
13 97.184 81.250 83.333 83.06878 82.787
14 101.834 87.500 90.000 89.68254 89.344
15 112.912 93.750 96.667 96.2963 95.902
n 2. Tabel Analisa pemilihan agihan (gumbel)
No Xi (Xi - X) (Xi - X)2
Cunnane 1 43.660 -25.703 660.668
3.947 2 48.540 -20.824 433.645
10.526 3 54.569 -14.794 218.874
17.105 4 55.785 -13.579 184.392
23.684 5 57.660 -11.704 136.978
30.263 6 60.727 -8.637 74.591
36.842 7 60.939 -8.425 70.976
43.421 8 64.573 -4.791 22.956
50.000 9 65.522 -3.842 14.761
56.579 10 66.096 -3.267 10.676
63.158 11 72.422 3.058 9.353
69.737 12 78.034 8.670 75.167
76.316 13 97.184 27.820 773.940
82.895 14 101.834 32.470 1054.332
89.474 15 112.912 43.548 1896.462
96.053 total 1040.457 5637.770
rata-rata(x) 69.364
l)
(Xi - X)3 (Xi - X)4
-16981.442 436481.750 Curah hujan rata-rata (x)
-9030.275 188047.673 X= 69.364
-3238.108 47905.829
-2503.873 34000.328 Standar Deviasi (sd)
-1603.149 18762.840 Sd = 20.067
-644.212 5563.798
-597.948 5037.538 Koefisien Variasi (Cv)
-109.990 526.992 Cv = 0.289
-56.711 217.882
-34.885 113.986 Koefisien kepencengan/kemiringan (Cs)
28.605 87.482 Cs = 1.063
651.695 5650.142
21530.830 598982.799 Koefisien Kurtosis (ketajaman)
34234.673 1111616.334 Ck = 3.843
82587.852 3596567.585
104233.062 6049562.959
3. Tabel hasil pengujian log pearson tipe III
a (x) No Xi log Xi (log Xi - log X) (log Xi - log X)2
1 43.660 1.640 -0.201 0.040
2 48.540 1.686 -0.155 0.024
3 54.569 1.737 -0.104 0.011
4 55.785 1.747 -0.095 0.009
5 57.660 1.761 -0.080 0.006
6 60.727 1.783 -0.058 0.003
7 60.939 1.785 -0.056 0.003
8 64.573 1.810 -0.031 0.001
an/kemiringan (Cs) 9 65.522 1.816 -0.025 0.001
10 66.096 1.820 -0.021 0.000
11 72.422 1.860 0.019 0.000
etajaman) 12 78.034 1.892 0.051 0.003
13 97.184 1.988 0.146 0.021
14 101.834 2.008 0.167 0.028
15 112.912 2.053 0.212 0.045

Total 1040.457 27.386 -0.231 0.196


Rata-Rata (X) 69.364 1.826 -0.015 0.013

log x 1.841
(log Xi - log X)3 Curah hujan rata-rata (x) 3. Mencari Nilai K berd
-0.008 X= 1.826 1. Periode 2 Tahun (P=
-0.004 Cs =
-0.001 Standar Deviasi (sd) Cs =
-0.001 Sd (log) = 0.118 Cs =
-0.001
0.000 Koefisien Variasi (Cv) K=
0.000 Cv = 0.065
0.000 2. Periode 5 Tahun (P=
0.000 Koefisien kepencengan/kemiringan (Cs) Cs =
0.000 Cs = 0.130 Cs =
0.000 Cs =
0.000
0.003 K=
0.005
0.009 3. Periode 10 Tahun (P
Cs =
Cs =
Cs =

K=

4. Periode 20 Tahun (P
Cs =

0.003
0.000 K=

Cs =

K=

Cs =
Cs =
Cs =

K=
5. Periode 50 Tahun (P
Cs =
Cs =
Cs =

K=

6. Periode 100 Tahun


Cs =
Cs =
Cs =

K=

7. Periode 500 Tahun


Cs =

K=

Cs =

K=

Cs =
Cs =
Cs =

K=

8. Periode 1000 Tahun


Cs =
Cs =
Cs =

K=
. Mencari Nilai K berdasarkan tabel distribusiLog Pearson III
. Periode 2 Tahun (P=50%)
0.2 K= -0.033
0.130 K= …..
0.1 K= -0.017

-0.0218

. Periode 5 Tahun (P=20%)


0.2 K= 0.830
0.130 K= …..
0.1 K= 0.836

0.8342

. Periode 10 Tahun (P=10%)


0.2 K= 1.301
0.130 K= …..
0.1 K= 1.292

1.2947

. Periode 20 Tahun (P=5%)


0.2 T10 : K = 1.301
T20 : K = ….
T25 : K = 2.818

1.2113

0.1 T10 : K = 1.292


T20 : K = ….
T25 : K = 2.785

1.0953

0.2 K= 1.2113
0.130 K= …..
0.1 K= 1.0953

1.1304
. Periode 50 Tahun (P=2%)
0.2 K= 2.159
0.130 K= …..
0.1 K= 2.107

2.1730

. Periode 100 Tahun (P=1%)


0.2 K= 2.472
0.130 K= …..
0.1 K= 2.400

2.4218

. Periode 500 Tahun (P=0,2%)


0.2 T200 : K = 2.763
T500 : K = ….
T1000 : K = 3.580

0.5064

0.1 T200 : K = 2.670


T500 : K = ….
T1000 : K = 3.501

0.4116

0.2 K= 0.5064
0.130 K= …..
0.1 K= 0.4116

0.4403

. Periode 1000 Tahun (P=0,1%)


0.2 K= 3.580
0.130 K= …..
0.1 K= 3.501

3.5249
4. Perhitungan curah hujan dengan cara analitis log pearso
1. Periode 2 Tahun (P=50%)
Log XT = 1.826 +
= 1.823
XT = 66.548 mm

2. Periode 5 Tahun (P=20%)


Log XT = 1.826 +
= 1.924
XT = 84.038 mm

3. Periode 10 Tahun (P=10%)


Log XT = 1.826 +
= 1.979
XT = 95.280 mm

4. Periode 20 Tahun (P=5%)


Log XT = 1.826 +
= 1.960
XT = 91.107 mm

5. Periode 50 Tahun (P=2%)


Log XT = 1.826 +
= 2.083
XT = 121.055 mm

6. Periode 100 Tahun (P=1%)


Log XT = 1.826 +
= 2.112
XT = 129.549 mm

7. Periode 500 Tahun (P=0,2%)


Log XT = 1.826 +
= 1.878
XT = 75.482 mm

8. Periode 1000 Tahun (P=0,1%)


Log XT = 1.826 +
= 2.243
XT = 174.997 mm
5. Pengujian Chi Kuadrat
1. Penentuan Jumlah kelas dengan persamaan S
k= 1 +3,322 log n
= 1 +
= 4.907 ~

2. Penentuan Range atau jumlah kelas


R= nilai data terbesar - nilai data terkecil
= 112.912 -
= 69.252 mm
dengan cara analitis log pearson tipe III
n (P=50%) 3. Penentuan interval kelas
-0.0218 x 0.118 R
I=
k
69.252
=
5
n (P=20%)
= 13.850
0.8342 x 0.118

4. Pembagian Interval
P1 = nilai data terkecil + interval kelas
un (P=10%) = 43.660 +
1.2947 x 0.118 = 57.511

P2 = 57.511 +
= 71.361
un (P=5%)
1.1304 x 0.118 P3 = 71.361 +
= 85.211

P4 = 85.211 +
un (P=2%) = 99.062
2.1730 x 0.118
P5 = 99.062 +
= 112.912

hun (P=1%) P6 = 112.912 +


2.4218 x 0.118 = 126.763

Tabel Analisa sebaran


Interval (p)
hun (P=0,2%) P <
0.4403 x 0.118 57.511 <
71.361 <
85.211 <
99.062 <
ahun (P=0,1%)
3.5249 x 0.118 Jumlah

5. Menentukan Ei (sebaran)
n
Ei =
k
15
Ei =
5

Ei = 3.000

6. Mencari derajat kebebasan


Dk = k - (p + 1)
= 5 -
= 2

p = 2 untuk distribusi normal

Dengan menggunkaan derajat kepercayaan = 5


distribusi chi kuadrat diperoleh nilai derajat kep

7. uji kecocokan
Untuk derajat kebebasan = 5%
X2 hitungan < X2 tabel

16
= <
15
= 1.067 <

Jadi, dari hasil pengujian chi kuadrat, maka pers


dianggap benar dan dapat diterima
elas dengan persamaan Strurgest :

3.322 x log 15
5

au jumlah kelas
rbesar - nilai data terkecil
43.660

rkecil + interval kelas


13.850
57.511

13.850
71.361

13.850
85.211

13.850
99.062

13.850
112.912

13.850

Interval (p) Oi Ei (Oi - Ei) (Oi - Ei)2


57.511 4 3.000 1.000 1.000
P < 71.361 6 3.000 3.000 9.000
P < 85.211 2 3.000 -1.000 1.000
P < 99.062 1 3.000 -2.000 4.000
P < 112.912 2 3.000 -1.000 1.000

Jumlah 15 15 0 16

2 + 1

derajat kepercayaan = 5% dan nilai Dk = 2 sehingga berdasarkan tabel nilai kritis untuk
iperoleh nilai derajat kepercyaan sebesar 5,991

5.991

5.991

an chi kuadrat, maka persamaan log pearson tipe III yang digunakan untuk cara analitis
apat diterima
6. Uji Smirnov kolmogorof
No Xi p = m/(n+1) x 100% Z Fs (Xi) ft (Xi)
1 43.660 6.250 -1.281 0.067 0.100
2 48.540 12.500 -1.038 0.133 0.150
3 54.569 18.750 -0.737 0.200 0.230
4 55.785 25.000 -0.677 0.267 0.249
5 57.660 31.250 -0.583 0.333 0.280
6 60.727 37.500 -0.430 0.400 0.333
7 60.939 43.750 -0.420 0.467 0.337
8 64.573 50.000 -0.239 0.533 0.406
9 65.522 56.250 -0.191 0.600 0.424
10 66.096 62.500 -0.163 0.667 0.435
11 72.422 68.750 0.152 0.733 0.561
12 78.034 75.000 0.432 0.800 0.667
13 97.184 81.250 1.386 0.867 0.917
14 101.834 87.500 1.618 0.933 0.947
15 112.912 93.750 2.170 1.000 0.985
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
Total 1040.457
Rata-Rata 69.364
Sd (no log) 0.000
∆maks =
St. Deviasi 20.067

D max = 0.190
D0 = 0.338
Karena Dmax <
p' (grafis) selisih (p - p') |selisih (p-p')|
10.012 -3.762 3.762
14.970 -2.470 2.470
23.049 -4.299 4.299
24.931 0.069 0.069
27.987 3.263 3.263
33.346 4.154 4.154
33.731 10.019 10.019
40.565 9.435 9.435
42.408 13.842 13.842
43.533 18.967 18.967
56.057 12.693 12.693
66.714 8.286 8.286
91.718 -10.468 10.468
94.718 -7.218 7.218
98.500 -4.750 4.750
0.190

D0 maka Diterima
NIM = 39 --> 788.6

Diketahui :
a. Base Flow = 20.318 m3/dt

b. P. Sungai = 20.328 Km

c. Nilai a = 2.026

d. Nilai C = 0.48

e. Luas DAS = 176.5 Km2

1. Perhitungan Periode Ulang 2 Tahun


Hujan Rancangan periode ulang 2 Tahun =
Waktu kosentrasi (Tg)
Untuk L > 15 km
Tg = 0,4 +0,058 L = 1.579 jam

Waktu satuan hujan (Tr)


Tr = 0,5 Tg = 0.790 jam

Waktu satuan hujan dari permukaan hujan sampai puncak banjir (Tp)
Tp = Tg + 0,8 Tr = 2.211 jam -->
Tp>1,5 diambil Tp = 2 jam

Waktu yang diperlukan untuk perumusan debit dan debit sampai menjadi 30% dari debit p
T0,3 = a x Tg = 3.199 jam --> 3

Debit puncak banjir


Qp = 6.094 m3/dt

Durasi hujan di indonesia antara 3-7 jam, maka untuk perhitungan digunakan hujan efektif
Rumus yg digunakan :
c. Re = Rt x Rn
R2 = C x R2= 31.943 mm

Pangkat 2/3 = 0.667

Jam ke RT Rt
(R24) (R24)
1 0.585 0.585
2 0.368 0.152
3 0.281 0.107
4 0.232 0.085
5 0.200 0.072
66.55 mm

ai menjadi 30% dari debit puncak (T 0,3

an digunakan hujan efektif = 5 jam

Re
(mm)
18.680
4.855
3.406
2.711
2.290
NIM = 13 --> 788.6

Diketahui :
a. Base Flow = 20.318 m3/dt

b. P. Sungai = 20.328 Km

c. Nilai a = 2.026

d. Nilai C = 0.48

e. Luas DAS = 176.5 Km2

1. Perhitungan Periode Ulang 5 Tahun


Hujan Rancangan periode ulang 5 Tahun = 84.04 mm
Waktu kosentrasi (Tg)
Untuk L > 15 km
Tg = 0,4 +0,058 L = 1.579 jam

Waktu satuan hujan (Tr)


Tr = 0,5 Tg = 0.790 jam

Waktu satuan hujan dari permukaan hujan sampai puncak banjir (Tp)
Tp = Tg + 0,8 Tr = 2.211 jam --> 2
Tp>1,5 diambil Tp = 3 jam

Waktu yang diperlukan untuk perumusan debit dan debit sampai menjadi 30% dari debit p
T0,3 = a x Tg = 3.199 jam --> 3

Debit puncak banjir


Qp = 6.094 m3/dt

Durasi hujan di indonesia antara 3-7 jam, maka untuk perhitungan digunakan hujan efektif
Rumus yg digunakan :
c. Re = Rt x Rn
R5= C x R5= 40.338 mm

Pangkat 2/3 = 0.667

Jam ke RT Rt Re
(R24) (R24) (mm)
1 0.585 0.585 23.590
2 0.368 0.152 6.132
3 0.281 0.107 4.301
4 0.232 0.085 3.424
5 0.200 0.072 2.892
NIM =

Diketahui :
a. Base Flo

b. P. Sunga

c. Nilai a =

d. Nilai C =

e. Luas DA

1. Perhitu
Hujan Ranc
Waktu kosentrasi (Tg)
Untuk L > 15 km
Tg = 0,4 +0,058 L =

Waktu satuan hujan (Tr)


Tr = 0,5 Tg

Waktu satuan hujan dari p


Tp = Tg + 0,8 Tr =
Tp>1,5 diambil Tp = 3 jam

ai menjadi 30% dari debit puncak (T 0,3 Waktu yang diperlukan un


T0,3 = a x Tg =

Debit puncak banjir


Qp =

gan digunakan hujan efektif = 5 jam Durasi hujan di indonesia


Rumus yg digunakan :
c. Re = Rt x Rn
R10= C x R10=

Pangkat 2/
13 --> 788.6

Diketahui :
20.318 m3/dt

20.328 Km

2.026

0.48

176.5 Km2

periode ulang 10 tahun


periode ulang 10 tahun 95.28 mm
Waktu kosentrasi (Tg)
ntuk L > 15 km
g = 0,4 +0,058 L = 1.579 jam

Waktu satuan hujan (Tr)


0.790 jam

Waktu satuan hujan dari permukaan hujan sampai puncak banjir (Tp)
p = Tg + 0,8 Tr = 2.211 jam --> 2
p>1,5 diambil Tp = 3 jam

Waktu yang diperlukan untuk perumusan debit dan debit sampai menjadi 30% dari debit puncak (T 0,3
3.199 jam --> 0

Debit puncak banjir


39.222 m3/dt

Durasi hujan di indonesia antara 3-7 jam, maka untuk perhitungan digunakan hujan efektif = 5 jam
umus yg digunakan :
. Re = Rt x Rn
10= C x R10= 45.734 mm

0.667

Jam ke RT Rt Re
(R24) (R24) (mm)
1 0.585 0.585 26.746
2 0.368 0.152 6.952
3 0.281 0.107 4.876
4 0.232 0.085 3.882
5 0.200 0.072 3.278
NIM = 13 --> 788.58

Diketahui :
a. Base Flo 20.318 m3/dt

b. P. Sunga 20.328 Km

c. Nilai a = 2.026

d. Nilai C = 0.48

e. Luas DA 176.5 Km2

1. Perhitu periode ulang 20 tahun


Hujan Rancperiode ulang 20 tahun 175.00 mm
Waktu kosentrasi (Tg)
Untuk L > 15 km
Tg = 0,4 +0,058 L = 1.579 jam

Waktu satuan hujan (Tr)


Tr = 0,5 Tg 0.790 jam

Waktu satuan hujan dari permukaan hujan sampai puncak banjir (Tp)
Tp = Tg + 0,8 Tr = 2.211 jam --> 2
Tp>1,5 diambil Tp = 3 jam

it puncak (T 0,3 Waktu yang diperlukan untuk perumusan debit dan debit sampai menjadi 30% dari debit p
T0,3 = a x Tg = 3.199 jam --> 3.198583

Debit puncak banjir


Qp = 6.195 m3/dt

ktif = 5 jam Durasi hujan di indonesia antara 3-7 jam, maka untuk perhitungan digunakan hujan efektif
Rumus yg digunakan :
c. Re = Rt x Rn
R20 = C x R20= 83.999 mm

Pangkat 2/ 0.667

Jam ke RT Rt Re
(R24) (R24) (mm)
1 0.585 0.585 49.123
2 0.368 0.152 12.768
3 0.281 0.107 8.956
4 0.232 0.085 7.130
5 0.200 0.072 6.021
menjadi 30% dari debit puncak (T 0,3

n digunakan hujan efektif = 5 jam

Anda mungkin juga menyukai