Nah pada edisi
kali ini penulis mengajak rekan-rekan ,bagaimana cara kita “bermain” di mode digital
tersebut, dan peralatan apa yang dibutuhkan. Perlu diketahui bahwa mode digital
banyak sekali jenisnya seperti : RTTY , PSK31, JT65, Olivia, Hellschreiber, Thor ,FT8,
FT4 dan masih banyak yang lainnnya Untuk bermain atau bekerja pada mode digital
selain radio Transceiver dan Komputer maka juga diperlukan Modem ( Modulator
Demodulator ) Interface yang berfungsi memodulasikan sinyal dari radio ke computer
dan sebaliknya dari komputer ke radio ,sehingga sinyal tadi terbaca dan dicodekan oleh
computer sehingga tampak di layar monitor terdapat pesan berupa teks ataupun
gambar.
Ok.. kita akan focus pada pembuatan Modem Interface untuk mode digital. Perangakat
yang dibutuhkan untuk Komunikasi mode Digital seperti pada gambar 1. Pemasangan
modem interface diantara Komputer dan Radio. Penghubung antar muka (interface)
dari Modem ke Radio yang dulu masih menggunakan Paralel Port (DB25) maupun
Serial port (DB9) maka kita ganti yang lebih mudah , yaitu menggunakan Modul USB to
TTL FTDI FT232RL , sehingga port koneksinya menggunakan USB (Universal Serial
Bus) , mengapa dibuat demikian , karena Laptop ataupun PC (Personal Computer)
saat ini sudah jarang menggunakan Paralel maupun Serial Port, yang ada dan umum
yaitu menggunakan port USB. Memang ada converter USB to RS232 atau serial Port
seperti merk “BAFO” yang cukup terkenal dan bagus , tetapi cukup mahal harganya,
untuk itu kita ganti dengan Modul FTDI FT232RL yang harganya cukup murah berkisar
sekitar 25-30 ribu saja . Lebih praktis dan mudah diperoleh baik beli secara on line
maupun di toko elektronik.
Modul FTDI FT232RL hanya memerlukan tegangan yang berasal dari Komputer/laptop
yaitu sebesar 5 Volt. Output dari pin out FTDI FT232RL cukup banyak ,namun yang
akan kita gunakan hanya beberapa saja seperti RTS ( Request To Send) dan DTR
( Data Terminal Ready) . Beberapa jenis interface ada yang memanfaatkan pin out
TXD, RXD juga digunakan , namun yang kita gunakan hanya RTS dan DTR
saja ,karena menyesuaikan dengan setting dari Software Mode Digitalnya .Modul USB
to TTL FT232RL seperti pada gambar [Link] dari Modul FTDI FT232RL ini adalah
active “Low” dimana saat Active atau On maka tegangan sama dangan Nol atau
terhubung ke negative . Untuk menggerakkan Optocoupler maupun LED saat “ON”
maka perlu dibalik susunan Anode dan kathodenya . Skema rangkaian Modem
Interface Mode Digital dapat di lihat pada gambar.
Pengendali dari Modul FTDI FT232RL ini berasal dari perintah Software Mode Digital .
Saya contohkan Software untuk mode FT8 yaitu JTDX atau WSJT-X pada saat kita
masuk pada menu setting port control Radio terdapat beberapa pilihan yaitu : CAT ,
VOX , RTS dan DTR , karena kita menggunakan modul FTDI FT232RL maka yang kita
gunakan ada 2 pilihan yaitu RTS dan DTR, kita bisa memilih salah satu , antara
centang yang ada di Setting dan switch pilihan RTS atau DTR harus sama, jika tidak
maka alat tidak bisa berfungsi dengan baik. Contoh kita pilih DTR maka jika benar
maka output saat kita tekan TX pada software maka pin out pada modul FTDI tersebut
akan Active “Low” jika kita balik pada Tegangan +5 Volt dipasang Anode LED lewat
resistor seri 330 Ohm , dan cathode LED terhubung pada pin DTR saat posisi TX maka
LED tersebut akan menyala , ini menandaka perintah dari software sudah benar.
Pemasangan dari Optocoupler jika benar susunan kakinya ,maka saat bekerja ,output
dari Optocoupler akan tersambung. Optocoupler disini menggunakan PC817 dengan 4
pin kaki yang mudah diperoleh dengan harga murah, rekan-rekan dapat mengganti
optocoupler dengan tipe lain semisal 4N25 atau 4N35 , tentunya disesuaikan dengan
susunan pin outnya . saya rasa menggunakan optocoupler PC817 sudah cukup
memuaskan. Output dari Optocoupler akan terhubung dengan PTT ( Push To Talk)
pada radio. Karena ouput dari optocoupler terhubung , jika tersambung dengan PTT
pada radio maka kondisinya adalah Transmit (TX).Rangkaian yang jadi seperti pada
gambar
Pada bagian audio terdapat trafo (Transformator) audio , mengapa dipasang trafo audio
ini sedemikian rupa , selain berfungsi sebagai penerus sinyal audio dengan system
induktansi , maka Ground pada Computer dan ground pada radio dapat dipisah.
Mengapa harus dipisah , ini dikarenakan pada Komputer PC , jika system grounding
kurang bagus maka pada casing atau body dari PC itu terjadi kebocoran arus listrik ,
yang sering ditandai saat kita pegang “Nyetrum” karena kebocoran arus listrik yang
berasal dari Power Supply Unit (PSU) . Hal ini jika kita mengabaikan tanpa trafo , maka
dapat merusak komponen pada Radio HF anda , untuk itulah kita pasang Trafo
tersebut. Trafo Audio dulu sekitar dibawah tahun 2000 an yang cukup popular yaitu OT
240 (Output Transformer) dan IT191 (Input Transformer) , namun sekarang sulit
mencari ke dua trafo tersebut. Untuk itu kita gunakan yang mudah dicari dipasaran ,unt
uk itu kita gunakan trafo audio 1:1 umumnya memiliki impedansi 600 OHM disisi input
dan outputnya , meskipun jika kita ukur impedansinya kurang dari 600 OHM, namun
sudah cukup bagus digunakan pada modem ini. Trafo yang kita perlukan ada 2 yaitu di
sisi TX dan RX nya
Saat posisi Transmit (TX) atau memancar maka sinyal Output Audio dari port Audio
pada Head Phone adalah audio Stereo , untuk itu akan kita buat Mono dengan cara
menggabungkan sinyal L (left) dan R (right) dengan menghubungkan lewat resistor
1K5, sehingga harapannya penjumlahan sinyal L dan R akan menambah Level signal
audio output tersebut. Setelah digabung sinyal tersebut maka diumpankan kepada trafo
audio . Dari sini sinyal diinduksikan oleh trafo , dan output trafo tersebut agar levelnya
bisa diatur ,sehingga tidak menimbulkan “Over Modulation” maka dipasang
Potensiometer 5K OHM , dan sebelum masuk ke terminal Mic pada radio dipasang
coupling capasitor 1µF agar audio nya tidak terbeban saat masuk ke Mic pada
Transceiver/radio.
Saat posisi Receive (RX) dibalik , sinyal audio yang diterima oleh radio Transceiver
lewat terminal (port) Head Phone /Phones menuju langsung ke trafo , dari sini sinyal
diinduksikan , dan ouputnya akan menuju pada bagian Mic pada Computer/laptop ,
terlebih dahulu output trafo terhubung capasitor 10µF dan resistor 1K , mengingat input
Mic/Line In pada Computer/laptop ada yang Mono adapula yang Stereo untuk itu kita
pasang 2 buah resistor 1K biar lebih aman . Sinyal Audio tersebut akan didecodekan
oleh Computer. Pengaturan Level sinyal yang diterima cukup mengikuti Potensio AF
Gain / Volume pada radio, sehingga lebih praktis dan mudah.
Perakitan rangkaian cukup mudah ,rekan rekan dapat merakit rangkaian pada PCB
Berlubang /matriks maupun berkreasi mendesain jalus PCB dengan bantuan software
PCB. Rangkain Modem Interface di atas adalah universal dapat digunakan untuk
berbagai jenis radio , baik yang pabrikan (Built Up) maupun yang Homebrew seperti
BITX, SPECTRA, Ararinha dsb. Bahkan penulis pernah mencoba pada radio CB
Superstar 2200 yang tentu saja radio CB ini mampu hingga band amatir 10m band atau
frekuensi 28Mhz dengan hasil cukup baik. Yang perlu digaris bawahi untuk radio yang
akan kita gunakan untuk mode digital harus ada mode USB (Upper Side Band)
Karena umumnya mode digital pada mode USB ,tentusaja FT8 pun juga menggunakan
mode USB . Untuk Jack audio yang akan kita gunakan pada Computer atau Laptop
maka hendaknya kita lihat dahulu , karena port Audio terutama pada Laptop ada yang
menggunakan 2 buah port input yaitu port Mic dan port Head Phone yang terpisah ,
tetapi untuk jenis Laptop baru sudah menggunakan Port Audio yang terpadu yaitu Mic
dan Headphone jadi satu , ini ditandai pada laptop terdapat 1 lubang port audio , seperti
port yang terdapat pada smart phone /HP seperti di gambar
Untuk itu perlu penyesuaian Jack yang akan kita gunakan , dan ingat jangan sampai
salah pasang antara Mic dan headphone nya . Untuk port audio pada PC/Laptop
dengan 2 lubang maka dipasang Jack Stereo 3,5mm , sedang laptop dengan port 1
lubang maka silahkan cari Jack yang sesuai , umumnya ciri jack audio tersebut
memiliki 3 gelang seperti yang dipergunakan pada Smartphone / HP Android.
Setelah dirakit jangan lupa install terlebih dahulu Software FTDI supaya bisa diaktifkan ,
rekan-rekan dapat download software driver FTDI pada [Link]
pada web terssebut . Pada web tersebut terdapat panduan cara Instalasinya . yang
perlu diperhatikan adalah Versi OS (Operating System) pada Komputer atau laptop
anda , bisa dilihat apakah menggunakan Windows 7 , Windows 10 atau mungkin
menggunakan Linux, dan sesuaikan juga versi Windowsnya apakah 32Bit atau 64Bit di
dalam web tersebut terdapat pilihannya. Setelah terinstal maka cek pada Control Panel
lalu Device Manager ,pastikan Port (LPT&COM) muncul USB Serial Port (COM…) nah
saat itu menandakan Modul FTDI FT232RL sudah terdeteksi oleh Komputer.
Nah selanjutnya lanjut Instalasi Software Mode Digital nya , untuk mode FT8 rekan-
rekan bisa Download Software nya di link [Link] atau WSJT-X di link
[Link] , atau bisa cari di google dengan
mudah. Sedang untuk mode lain seperti RTTY bisa menggunakan software MMVari
atau MMTTY , Untuk SSTV bisa download MMSSTV ,sedangkan jika kita ingin bekerja
pada Multimode Digital bisa menggunakan software MixW dan FL Digi ataupun Ham
Radio Deluxe ,dan masih banyak software lainnya untuk mode digital.
Yang harus diperhatikan adalah control software mode digital , yaitu setting control PTT
harus sama jika pada Modem Interface pada switch pada RTS maka harus disesuaikan
pada setting software nya harus di centang RTS juga begitu pula jika menggunakan
DTR antara software dan hardware harus sama . Harapan kami agar rekan-rekan bisa
membuat dan mengembangkan rangkaian Modem Interface Mode Digital , sehingga
kegiatan amatir radio menjadi lebih [Link] 73