0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan10 halaman

Pemberdayaan Desa Wisata Sidoakur

Dokumen ini membahas pengembangan desa wisata Sidoakur di Sleman, Yogyakarta, sebagai upaya pemberdayaan masyarakat setempat melalui potensi wisata budaya dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan menunjukkan dukungan pemerintah dalam pengembangan desa wisata melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri. Hasil penelitian menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dan pengembangan desa wisata untuk meningkatkan perekonomian lokal.

Diunggah oleh

astiii2012333
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan10 halaman

Pemberdayaan Desa Wisata Sidoakur

Dokumen ini membahas pengembangan desa wisata Sidoakur di Sleman, Yogyakarta, sebagai upaya pemberdayaan masyarakat setempat melalui potensi wisata budaya dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan menunjukkan dukungan pemerintah dalam pengembangan desa wisata melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri. Hasil penelitian menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dan pengembangan desa wisata untuk meningkatkan perekonomian lokal.

Diunggah oleh

astiii2012333
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENGEMBANGAN DESA WISATA SIDOAKUR DALAM UPAYA

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SIDOKARTO


GODEAN, SLEMAN

Emmita Devi Hari Putri


NIDN. 0511018701
Akademi Pariwisata BSI Yogyakarta
Email: [Link]@[Link]

ABSTRAK

Indonesia merupakan suatu negara kepulauan yang memiliki beragam suku, ras dan
budaya. Keanekaragaman tersebut membuat Indonesia menjadi negara yang kaya akan
potensi wisata. Potensi wisata yang pada saat ini banyak diminati oleh wisatawan adalah
wisata minat khusus. Wisata minat khusus adalah salah satu wisata yang belum lama
dikembangkan di Indonesia. Wisata minat khusus yang saat ini sedang dikembangkan di
Indonesia khususnya di Yogyakarta adalah desa wisata yang mana Yogyakarta merupakan
sebuah kota yang memiliki berbagia potensi wisata alam seperti pantai, pegunungan, air
terjun dan lain sebagainya. Desa wisata adalah sebuah kawasan pedesaan yang memiliki
beberapa karakteristik khusus untuk menjadi daerah tujuan wisata. Penelitian ini adalah
penelitian kualitatif deskriptifmenganalisis hanya sampai pada taraf diskripsi, yaitu
menganalisis dan menyajikan fakta secara sistematik sehingga dapat lebih mudah untuk
difahami dan [Link] pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,
wawancara, dan [Link] ini menitikberatkan pada sebuah desa wisata yang
berada di Kabupaten Sleman yaitu sebuah desa wisata Sidoakur yang terletak di desa
Sidoakur, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Desa wisata Sidoakur ini
memiliki potensi desa wisata budaya dan lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat.
Bentuk pemberdayaan masyarakat yang dilakukan desa wisata Sidoakur adalah melalui
pengembangan desa wisata dengan dukungan pemerintah. Hasil dari penelitian adalah
usaha pemerintah kabupaten sleman dalam pengembangan desa wisata Sidoakur melalui
bantuan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) Mandiri
Pariwisata. Pemberdayaan masyarakat yang terlihat dalam pengembangan desa wisata
Sidoakur yaitu usaha perbaikan, pengelolaan dan pengembangan penghijauan, SPAH
(Sistem Penyimpanan Air Hujan), serta perikanan dan pertanian.

Kata kunci: desa wisata Sidoakur, pengembangan, pemberdayaan masyarakat.

PENDAHULUAN berkunjung ke Indonesia dan akan


Indonesia merupakan suatu negara menguntungan bagi negara Indonesia itu
kepulauan yang memiliki beragam suku, ras sendiri.
dan budaya. Setiap daerah tentunya Saat ini pariwisata dipandang sebagai
memiliki keunggulan masing- masing sektor yang memberikan sumbangan dana
sebagai identitas diri daerah tersebut. Hal dan sumber pendapatan terbesar bagi
ini tentunya sangat mendukung negara. Pada dasarnya pariwisata
perkembangan pariwisata Indonesia. merupakan kegiatan yang dilakukan
Banyaknya potensi alam yang dimiliki akan sementara, dilakukan suka rela tanpa ada
menarik wisatawan baik wisatawan lokal, paksaan untuk menikmati objek dan daya
nasional mau pun mancanegara untuk tarik wisata baik daya tarik wisata alam,

Jurnal Media Wisata, Volume 14, Nomor 2, November 2016 503


daya tarik wisata budaya dan daya tarik Pengembangan desa wisata ini harus
wisata minat khusus. Pariwisata adalah memperhatikan kemampuan dan tingkat
aktivitas perjalanan yang dilakukan oleh penerimaan masyarakat setempat sebagai
sementara waktu dari tempat tinggal semula pihak pengelola. Keminatan serta
ke daerah tujuan dengan alasan bukan kepedulian masyarakat untuk
untuk menetap atau mencari nafkah mengembangkan desa wisata merupakan
melainkan hanya untuk memenuhi rasa ujung tombak dari berkembang atau
ingin tahu, menghabiskan waktu senggang tidaknya suatu desa wisata. Berkembangnya
atau libur serta tujuan-tujuan lainnya (Koen suatu desa wisata akan memberikan
Meyers: 2009). keuntungan pada perekonomian wilayah
Indonesia memang kaya akan potensi antara lain pemerataan kesempatan kerja,
wisata yang beraneka ragam, mulai dari peningkatan pendapatan masyarakat, serta
pantai yang indah, pegunungan, serta peningkatan pendapatan daerah.
peninggalan- peninggalan bersejarah Yogyakarta adalah salah satu kota di
banyak dijumpai di indosesia seperti candi, Indonesia yang sukses mengembangkan
museum dan tempat bersejarah lainnya. konsep desa wisata. Salah satu kabupaten
Daerah yang menjadi pusat tujuan wisata yang mengembangkan desa wisata adalah
salah satunya adalah Bali dengan keindahan kabupaten Sleman, kabupaten ini kaya akan
alam dan budaya yang masih sangat asri, keindahan alam, kekentalan
kental akan kegiatan budaya yang menjadi mempertahankan sosial budayanya,
daya tarik wisata. Selain Bali, daerah tujuan lingkungan yang masih asri dan asli
wisata yang banyak diminati wisatawan sehingga kabupaten ini layak untuk
adalah Yogyakarta. Kota Yogyakarta pengembangan wisata minat khusus yang
menjadi daerah tujuan wisata karena disebut dengan desa wisata. Banyaknya
Yogyakarta merupakan suatu daerah yang desa wisata yang terdapat di Sleman
terkenal akan wisata budaya sebagai cagar menjadikan kabupaten ini menjadi daerah
budaya Jawa. Wisatawan tidak hanya ingin tujuan wisata yang dapat mendatangkan
menikmati keindahan alam namun wisatawan. Desa wisata yang ada di Sleman
wisatawan pada saat ini lebih cenderung diantaranya adalah desa wisataTurgo,
suka mengunjungi tempat- tempat Brayut, Bokesan, Gamplong, Grogol,
bersejarah untuk lebih mengenal akan Kelor, Kembang Arum, Pentingsari,
budaya daerah setempat dan secara Sidoakur dan masih banyak desa wisata
langsung berinteraksi dengan masyarakat. yang ada di Sleman. Masing- masing desa
Oeh karena itu berkembang jenis wisata wisata memiliki ciri khas sendiri- sendiri
minat khusus yaitu wisata alternatif yang sebagai keunikan dan daya tarik wisata
disebut desa wisata. Desa wisata ini untuk membedakan antar desa wisata.
menawarkan potensi wisata alam yang Sebagai salah satu desa wisata yang
masih asri serta kegiatan- kegiatan terdapat di Sleman khususnya di kecamatan
masyarakat setempat sebagai daya tarik Godean adalah desa wisata Sidoakur,
wisata dengan menonjolkan ciri kelokalan tepatnya di Dusun Jetak II, Kelurahan
budaya setempat dengan harapan desa Sidokarto, Kecamatan Godean, Kabupaten
wisata dapat bersaing dengan tempat wisata [Link] ini lebih mengarah ke Budaya
lain. dan lingkungan, hal ini di buktikan dengan
kegiatan-kegiatan seperti

504 Jurnal Media Wisata, Volume 14, Nomor 2, November 2016


penghijauan,pengolahan sampah,pembuatan kenikmatan, mencari kepuasan, mengetahui
pupuk kompos, pengembangan biogas dari sesuatu, memperbaiki kesehatan, menikmati
MCK (mandi, cuci, kakus),dan percobaan olahraga atau istirahat, menunaikan tugas,
pembuatan briket batu bara dari kulit berziarah dan lain-lain (Koen Meyers:
kacang tanah,adapun kegiatan seni budaya 2009). WTO atau World Tourism
antara lain adalah seni karawitan Organization mendefinisikan pariwisata
jawa,hadrah,klotekan bambu. adalah kegiatan manusia yang melakukan
Objek wisata ini juga menawarkan perjalanan ke dan tinggal di daerah tujuan
suasana alam, makanan khas (sengek untuk di luar lingkungan kesehariannya.
lauk makan), minuman tradisional instan Pengertian pariwisata tersebut dapat
(jamu kunir asem, temulawak, jahe), disimpulkan bahwa pariwisata merupakan
berbagai macam ikan tawar hasil dari suatu kegiatan manusia diluar tempat
sungai yang ada disekitar dusun, berbagai tinggalnya tidak untuk menetap tetapi
macam kerajinan hasil daur ulang plastik, hanya untuk mendapatkan kenikmatan,
serabut kelapa, bambu sebagai souvenir kesenangan, dan bukan untuk mencari
atau cidera mata yang ada di desa wisata nafkah atau bukan untuk mendapatkan
[Link] potensi dan daya tarik upah.
yang dimiliki desa wisata Sidoakur Komponen pariwisata
diharapkan dapat memberikan peluang Komponen pariwisata menurut Pitana dan
lapangan pekerjaan bagi masyarakat Diarta:2009 adalah sebagai berikut:
Sidokarto untuk meningkatkan 1. Atraksi Destinasi
perekonomian masyarakat setempat, Merupakan elemen- elemen yang
sehingga masyarakat yang belum terkandung dalam destinasi dan lingkungan
mendapatkan pekerjaan dapat ikut di dalamnya yang secara individual atau
mengembangkan desa wisata Sidoakur. kombinasinya memegang peran penting
Terciptanya lapangan kerja baru di suatu dam memotivasi wisatawan untuk
pedesaan akan memperkecil kemungkinan berkunjung ke destinasi tersebut. Atraksi
tingkat pengangguran masyarakat, salah destinasi bisa berupa alam, seperti
satu caranya adalah dengan landscape, pantai, pegunungan, iklim,
memperdayakan masyarakat untuk lembah; atraksi buatan, seperti kota
mengembangkan desa wisata Sidoakur. bersejarah, taman, resort; atraksi budaya,
Penelitian ini akan membahas usaha yang seperti atraksi teatrikal, drama, festival,
sudah dilakukan baik pemerintah maupun museum dan galeri; dan atraksi sosial,
masyarakat Sidokarto untuk seperti kesempatan berbaur dengan
mempertahankan desa wisata Sidoakur masyarakat di daerah tujuan wisata dan ikut
sebagai desa wisata budaya dan lingkungan mengalami cara hidup bersama mereka.
melalui pemberdayaan masyarakat 2. Fasilitas Destinasi
setempat. Merupakan elemen dalam destinasi
atau berhubungan dengan destinasi yang
LANDASAN TEORI memungkinkan wisatwan tinggal di
Tinjuan Umum Pariwisata destinasi tersebut untuk menikmati atau
Pariwisata berpartisipasi dalam atraksi yang
Pariwisata adalah kegiatan melakukan ditawarkan. Fasilitas destinasi biasa berupa
perjalanan dengan tujuan mendapatkan akomodasi, restoran, café dan bar,

Jurnal Media Wisata, Volume 14, Nomor 2, November 2016 505


transportasi termasuk penyewaan alat pengertian desa wisata dibagi menjadi dua,
transportasi dan taksi, serta pelayanan lain yaitu:
termasuk toko, salon, pelayanan informasi a. Desa Wisata: apa bila tamu menginap
dan sebagainya di suatu objek wisata desa
3. Aksesibilitas b. Wisata Desa : apa bila tamu hanya
Merupakan mudah atau sulitnya berkunjung di desa
wisatawan menjangkau destinasi yang Masyarakat adalah penggerak utama
diinginkan. Akses berkaitan dengan dalam desa wisata. Masyarakat itu sendiri
infrastruktur transportasi, seperti lapangan, yang mengelola pariwisata tersebut,
terminal bus, dan kereta api, jalan tol, rel sehingga tidak ada investor yang bisa
kereta api, dan sebagainya. Termasuk masuk untuk mempengaruhi perkembangan
didalamnya teknologi transportasi yang desa wisata itu sendiri. Apabila ada suatu
mampu menghemat waktu dan biaya untuk desa wisata yang dikelola oleh investor
menjangkau destinasi wisata tersebut.
berarti desa tersebut bukanlah desa wisata
4. Imaje (image) dalam arti sebenarnya.
Merupakan ide atau kepercayaan
yang dimiliki wisatawan tentang produk
Pemberdayaan Masyarakat
atau pelayanan yang mereka beli atau akan Pemberdayaan masyarakat menurut
beli. Imaje destinasi tidak selalu (Zubaedi: 2007) adalah upaya untuk
berdasarkan pengalaman atau fakta tetapi meningkatkan harkat dan mastabat
dapat dibentuk sedemikian rupa sehingga golongan masyarakat yang sedang kondisi
menjadi factor motivasi ke destinasi miskin, sehingga dapat melepaskan diri dari
tersebut. perangkap kemiskinan dan
5. Harga keterbelakangan. Pemberdayaan adalah
Merupakan jumlah keseluruhan dari upaya untuk membangun kemampuan
biaya- biaya selama perjalanan wisata yang masyarakat dengan mendorong, memotivasi
mencakup akomodasi, makanan dan dan membangkitkan kesadaran akan potensi
minuman, biaya perjalanan dan partisipasi yang dimiliki dan berupaya untuk
dalam pelayanan yang dikonsumsi selama mengembangkan potensi itu menjadi
berada di destinasi yang dituju. tindakan nyata.
6. Desa wisata
Secara lebih komprehensif
METODE PENELITIAN
menjabarkan desa wisata sebagai suatu Metode yang digunakan dalam
wilayah pedesaan yang menawarkan penelitian ini adalah metode kualitatif
keseluruhan suasana yang mencerminkan
diskriptif. Pendekatan kualitatif adalah
keaslian desa, baik dari segi kehidupan suatu proses penelitian dan pendalaman
sosial budaya, adat istiadat, aktifitas yang berdasarkan pada metodologi yang
keseharian, arsitektur bangunan, dan menyelidiki suatu fenomena sosial dan
struktur tata ruang desa, serta potensi yang masalah manusia (Utama &
mampu dikembangkan sebagai daya tarik Mahadewi:2012). Metode kualitatif
wisata, misalnya: atraksi, makanan dan diskriptif adalah menganalisis hanya
minuman, cinderamata, penginapan, dan sampai pada taraf diskripsi, yaitu
kebutuhan wisata lainnya (Fandeli, menganalisis dan menyajikan fakta secara
2002).Menurut (Hasbullah, 2010)

506 Jurnal Media Wisata, Volume 14, Nomor 2, November 2016


sistematik sehingga dapat lebih mudah c. Metode Dokumentasi
untuk difahami dan disimpulkan. (Azwar: Tehnik pengumpuan data dengan
2010). dokumentasi adalah mengambil data yang
1. Tehnik Pengumpulan Data doperoleh melalui dokumen- dokumen
Tehnik pengumpulan data menurut (Bagus dan Mahadewi:2012)
(Bagus dan Mahadewi, 2012) ada beberapa 2. Instrumen Penelitian
tehnik pengumpulan data, dalam penelitian Dalam penelitian kualitatif ini,
ini oenulis menggunakan tehnik menggunakan dua instrument yaitu:
pengumpulan data sebagai berikut: 1. Instrumen utama, instrument utama
a. Metode Observasi dalam penelitian ini adalah peneliti
Menurut Nawawi (2005) observasi sendiri, dimana peneliti sebagai
adalah cara pengumpulan data yang human instrument berfungsi
dilakukan dengan cara mengamati dan menetapkan fokus penelitian, memilih
mencatat secara sistematisk gejala-gejala sumber data, mengumpulkan data,
yang diselidiki. Penulis mendatangi menilai kualitas data, menganalisis
langsung desa wisata Sidoakur yang dan menafsirkan data dan membuat
berlokasi di Dusun Jetak III,Sidokarto, simpulan.
Godean, Sleman. Penulis mengamati desa 2. Intrument pelengkap, setelah fokus
wisata tersebut dengan berbagai potensi penelitian di lapangan menjadi jelas
unggulan sehingga dapat dijadikan sebagai dikembangkan instrumen penelitian
desa wisata. Observasi dilakukan penulis sederhana lain guna melengkapi dan
selama kurang lebih 3 bulan, hal ini membandingkan data, yakni;
dilakukan supaya dalam penelitian ini questioner, buku catatan, tape
penulis mendapatkan hasil yang akurat recorder, handycam, kamera dan lain
b. Metode Wawancara sebagainya
Menurut Bagus dan Mahadewi (2012) Peneliti sebagai instrumen utama
Wawancara adalah proses tanya jawab dalam menentukan kualitas penelitian. Oleh
dalam penelitian yang berlangsung secara karena itu peneliti harus benar- benar
lisan. Tehnik wawancara ini banyak divalidasi mengenai proses pengambilan
dilakukan sebab tehnik ini merupakan data supaya informasi yang didapatkan
salah satu bagian terpenting dalam setiap peneliti dapat untuk
penelitian. Tanpa wawancara penelitian dipertanggungjawabkan dan kredibel.
akan kehilangan informasi yang hanya
3. Tempat dan Waktu Penelitian
dapat diperoleh dengan bertanya langsung a. Tempat Penelitian
kepada responden. Untuk memperkuat data
Penelitian ini dilakukan disebuah desa
riset maka penulis melakukan wawancara wisata yang berlokasi di Dusun Jetak III,
langsung pada pengelola desa wisata yang Sidokarto, Godean, Sleman, Yogyakarta.
sekira dapat dijadikan informan untuk Desa wisata ini diberi nama desa wisata
mengumpulkan data- data penelitian. Sidoakur dan merupakan salah satu desa
Penulis juga melakukan wawancara kepada wisata dengan cara pengembangan desa
beberapa masyarakat setempat yang wisata melibatkan masyarakat setempat.
notabennya adalah masyarakat yang ikut b. Waktu Penelitian
serta dalam pengembangan desa wisata
Sidoakur.

Jurnal Media Wisata, Volume 14, Nomor 2, November 2016 507


Penelitian kualitati membutuhkan Kota Kabupaten Sleman yakni didesa
waktu yang relatif lama karena penelitian Sidokarto, Kecamatan Godean, Kabupaten
kualitatif merupakan penelitian yang Sleman. Dari Tugu Yogyakarta lurus
bersifat penemuan bukan sekedar pengujian kearah barat dan akan menemui desa
hipotesis. Penulis membutuhkan waktu [Link] adalah desa di
kurang lebih 6 bulan yaitu pada bulan kecamatan Godean, Sleman, Daerah
September 2016- Februari 2017. Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Pada
c. Tehnik Analisa Data mulanya Desa Sidokarto merupakan
Data yang telah diperoleh akan di wilayah yang terdiri dari 3 (tiga) Kelurahan,
analisa dengan menggunakan metode masing-masing adalah Kelurahan Rewulu,
kualitatif. Metode kualitatif ini akan Wirokraman, dan Klajoran. Berdasarkan
memberikan gambaran yang represenatif maklumat Pemerintah Daerah Istimewa
dan lebih detail tentang sebuah kasus. Yogyakarta yang diterbitkan tahun 1946
Neuman (1997). Analisa yang didapat dari mengenai Pemerintahan Kelurahan, maka 3
penelitian ini tidak mendasarkan pada (tiga) Kelurahan tersebut kemudian
perhitungan kuantitatif, akan tetapi lebih digabung menjadi 1 Desa yang otonom
kepada kemampuan peneliti dalam dengan nama Desa Sidokarto. Desa Wisata
menghubungkan data dan informasi yang Sidoakur diresmikan pada 21 Maret 2009,
diperoleh. merupakan Desa Wisata yang berlokasi di
padukuhan Jethak II, Kelurahan Sidokarto,
HASIL DAN PEMBAHASAN Kec. Godeab, Kab. Sleman, Yogyakarta.
1. Deskripsi Objek Wisata Desa Wisata ini menyediakan potensi
Godean adalah sebuah kecamatan di wisata berupa homestay rumah tradisional,
Kabupaten Sleman, ProvinsiDaerah kesenian hadroh, musik kentongan
Istimewa Yogyakarta, Indonesia. kelompok ronda, macapat, pengolahan
Kecamatan Godean berada di sekitar 10 km limbah menjadi kompos, produk makanan
sebelah Barat daya dari Ibukota Kabupaten dan jamu serta kerajinan dari hasil daur
Sleman. Lokasi ibu kota kecamatan Godean ulang limbah domestik. Batas wilayah desa
di Jl. Godean Km.10, Sleman berada di wisata Sidoakur adalah sebagai berikut:
7.76774„ LS dan 110.29336„ BT. Sebelah Utara : Kecamatan Mlati
Kecamatan Godean mempunyai luas Sebelah Timur : Desa Sidomoyo, Desa
wilayah 2.684 Ha. Bentangan wilayah di Sidoarym
Kecamatan Godean berupa tanah yang datar Sebelah Selatan : Desa Sidomulyo
dan sedikit berbukit. Desa wisata Sebelah Barat : Desa Sidoagung.
merupakan kawasan pedesaan yang
Desa wisata Sidoakur adalah salah
memiliki beberapa karakteristik khusus, satu dari 39 desa wisata yang ada di
baik seni budayanya atau penghasil sebuah kabupaten Sleman, Yogyakarta. Desa
karya. Beberapa faktor pendukung berupa wisata ini menyandingkan potensi wisata
makanan khas, sistem sosial, dan alam budaya, serta lingkungan. Potensi tersebut
serta lingkungan yang masih asri. Salah dipadukan dengan system organisasi desa
satu desa yang memiliki kristeria tersebut yang sudah berjalan sistematis. Organisais
salah satunya berada di Kabupaten Sleman, tersebut berjalan dengan melibatkan semua
yakni di Desa Wisata Sidoakur, Jethak. segmen usia warga. Desa wisata Sidoakur
Desa ini terletak di 22 Km kearah selatan

508 Jurnal Media Wisata, Volume 14, Nomor 2, November 2016


memiliki luas areal sebesar 38 ha. Luas 2. Usaha pemerintah maupun
tersebut dibagi menjadi lima RT (Rukun masyarakat Sidokarto dalam
Tangga) dan terdiri dari 251 KK (Kepala mempertahankan desa wisata
Keluarga), dengan jumlah penduduk sekitar Sidoakur sebagai desa wisata
1300 jiwa. Budaya dan Lingkungan melalui
Sebelum menjadi desa wisata, Jethak Pemberdayaan Masyarakat
merupakan kawasan yang acapkali dipenuhi Secara umum desa wisata adalah
dengan sampah plastik. Selain persoalan sebuah kawasan pedesaan yang memiliki
plastik desa Jethak juga pernahmerasakan beberapa karakteristik khusus untuk
berkurangnya debit air tanah. Upaya- upaya menjadi daerah tujuan wisata. Di kawasan
baru digerakkan masyarakat dengan ini, penduduk yang masih memiliki tradisi
keikutsertaan desa dalam mengikuti lomba dan budaya yang relative masih asli, selain
Klompemncapir (kelompok pendengar, itu beberapa faktor pendukung seperti
pembaca dan pirsawan) yang popular pada makanan khas, system pertanian dan system
dekade awal tahun 90- an. Dalam lomba sosial turut mewarnai sebuah kawasan desa
bertingkat nasional ini, Desa Jethak berhasil wisata. Di luar faktor tersebut, alam dan
meraih juara umum pada tahun 1991. lingkungan yangmasih asli dan terjaga
Nama kelompok dalam keikutsertaan lomba merupakan salah satu faktor terpenting
ini diberi nama Sidoakur. Dari perlombaan dalam kawasan daerah tujuan wisata.
itulah nama Sidoakur didapat dan Kriteria wisata tersebut semuanya dimiliki
digunakan hingga saat ini. Seiring dengan pada desa wisata Sidoakur. Potensi yang
keberhasilan tersebut, kesadaran warga dimiliki desa wisata Sidoakur sebagai desa
akan kebersiahan juga semakin meningkat. wisata berupa keistimewaan seni dan
Upaya- upaya revitalisasi potensi dilakukan budaya yaitu seni karawitan, gejog lesung,
degan melibatkan semua lapisan usia. karawitan, klotekan, sholawat, macapat,
Memasuki tahun 2008, desa ini hadroh serta panembarama. Selain
kembali mengikuti beberapa kejuaraan kesenian, nilai- nilai tradisi budaya masih
lingkungan dan berhasil menyabet gelar dipegang erat warga desa. Salah satu yang
pemenang. Salah satu kejuaraan yang terlihat hingga pada saat ini adalah kegiatan
mempengaruhi motivasi warga adalah kegotongroyongan warga dari hasil
program Green and Clear yang digelar pembangunan desa.
salah satu perusahaan multinasional. Semua dari pembangunan warga desa
Kejuaraan yang diraih, desa Jethak berhasil Jethak merupakan buah dari budaya gotong
mendapakan predikat Best of The Best royong warga yang terus menerus dan
Kategori desa yang Berkepadatan Rendah. melingkuppi semua lapisan masyarakat
Keberhasilan tersebut motivasi dan baik anak- anak, pemuda dan orang tua.
kepercayaan warga semakin menguat, Masyarakat memiliki system komunikasi
hingga akhirnya pada awal tahun 2009, dan koordinasi yang berjalan sistematis dan
desa Jethak resmi menjadi desa wisata terbuka yang kemudian muncul rencana
budaya dan lingkungan. Desa wisata ini aplikasi dan sosialisasi dilakukan. Nuansa
tidak melepaskan nama yang sudah menjadi gotong royong dan komunikasi yang
sejarah perjalan desa wisata tersebut yang continue membuat warga akan merasa
mana desa wisata ini tetap menggunakan sungkan jika tidak ikut serta dalam
nama desa wisata Sidoakur. pengembangan desa. Selain budaya dan

Jurnal Media Wisata, Volume 14, Nomor 2, November 2016 509


kesenian, desa wisata Sidoakur juga pemisahan sampah organik dan anorganik.
memiliki dua rumah khas jawa yang Setiap keluarga memiliki tabungan sampah
menjadi tempat penyambutan tamu. Kedua yang disetorkan ke desa secara rutin setiap
rumah tersebut adalah rumah limasan dan minggunya dan kemudian sampah- sampah
rumah joglo miliki masyarakat setempat tersebut dijual pada pengepul untuk di daur
yang berdiri sejak tahun 1941. Kedua ulang menjadi beragam produk sehingga
rumah tersebut masih asli dari awal warga dari sampah tersebut warga
pembangunannya hanya beberapa renovasi mendapatkan uang. Sebagian sampah dapat
tanpa merubah sedikit pun dari bangunan didaur ulang oleh warga untuk pembuatan
rumah tersebut. kerajinan berbahan dasar sampah plastik.
Usaha yang dilakukan pemerintah Kerajinan yang dihasilkan dari sampah
kabupaten sleman dalam pengembangan platik diantaranya adalah tas, tempat pensil,
desa wisata Sidoakur adalah pemerintah sandal, dan dompet unik. Selain sampah
Sleman memberikan bantuan dana melalui plastic, sampah organic seperti serabut
program Program Nasional Pemberdayaan kelapa juga digunakan untuk bahan dasar
Masyarakat Mandiri (PNPM) Mandiri kerjinan topeng monyet. Warga saat ini
Pariwisata. Pemerintah kabupaten Sleman mulai membuat briket arang yang mana
berharap dengan adanya bantuan dana dan briket arang ini dapat menghasilkan api
perhatian dari pemerintah kabupaten, desa berwarna biru seperti pada api elpigi yang
wisata Sidoakur menjadi desa wisata dapat bertahan selama 1,5 jam. Seluruh
unggulan supaya dapat bersaing dengan proses pengelolaan limbah dan pembuatan
desa wisata lain. kerajinan tersebut melibatkan warga
Selain bantuan dari pemerintah usaha terutama para pemuda. Sementara ini
masyarakat desa wisata Sidoakur dalam pengelolaan limbah rumah tangga juga
pengembangan desa wisatanya adalah diintegrasikan agar bisa digunakan kembali
melalui pemberdayaan masyarakat dengan yaitu dengan metode pembuatan biogas.
pengelolaan lingkungan dan kebudayaan. Desa Sidoakur memiliki system senimas
Pengelolaan lingkungan dan kebudayaan (sanitasi masyarakat). Salah satu buah dari
yang dapat dilakukan masyarakat setempat senimas adalah adanya MCK (mandi, cuci,
adalah: kakus) plus yang digunakan warga sehari-
3. Penghijauan hari. Limbah rumah tangga yang ditampung
Kawasan hijau yang tersebar merata dalam MCK plus kemudian ditampung
dilingkungan masyarakat juga bernilai dalam tabung bawah tanah. Penampungan
ekonomis. Beberapa pohon yang ditanam tersebut secara otomatis akan menghasilkan
masyarakat jika sudah tumbuh besar dapat uap limbah yang telah berubah menjadi gas
dijual sehingga mampu menumbuhkan metana. Gas ini yang kemudian disalurkan
tingkat perekonomian masyarakat ke selang- selang dan bisa digunakan
Sidokarto. Pengelolaan limbah dan sampah sebagai bahan bakar gas (biogas).
rumah tangga sudah mengakar sedemikian 1. SPAH (Sistem Penyimpanan Air
rupa pada seluruh masyarakat Sidokarto Hujan).
demi menjaga kelestarian dan kebersihan SPAH merupakan antisipasi warga
lingkungan. Di setiap rumah warga tersedia desa Sidoakur Jethak untuk menghindari
komposter bahkan warga sudah dibekali kelangkaan air sebagaimana yang pernah
dengan pengetahuan yang cukup tentang dialami oleh warga. SPAH dilakuakn

510 Jurnal Media Wisata, Volume 14, Nomor 2, November 2016


dengan dua cara yaitu dengan pembuatan wisata. Potensi yang dimiliki desa wisata
biopori serta sumur resapan. Biopori adalah Sidoakur sebagai desa wisata berupa
lubang- lubang sedalam kurang lebih 1,5 keistimewaan seni dan budaya yaitu seni
meter yang diborkan ke tanah. Melalui karawitan, gejog lesung, karawitan,
biopori tersebut air hujan disalurkan ke klotekan, sholawat, macapat, hadroh serta
dalam sumur resapan yang lebih besar. panembarama. Selain kesenian, nilai- nilai
2. Pertanian dan perikanan organik. tradisi budaya masih dipegang erat warga
System pertanian organik merupakan desa. Salah satu yang terlihat hingga pada
pengelolaan lingkungan yang paling akhir saat ini adalah kegiatan kegotongroyongan
diterapkan desa Sidoakur. Pertanian warga dari hasil pembangunan desa. Usaha
berbasis pada penggunaan benih, pupuk yang dilakukan pemerintah kabupaten
serta pestisida organic yang dihasilkan dari sleman dalam pengembangan desa wisata
pengolahan limbah maupun pembibitan dan Sidoakur adalah pemerintah Sleman
pembenihan alami. System ini memberikan memberikan bantuan dana melalui program
dampak positif bagi warga desa yang Program Nasional Pemberdayaan
sebagian besar bermata pencaharian petani Masyarakat Mandiri (PNPM) Mandiri
bisa memanen tanaman padi yang jika Pariwisata. Pemberdayaan masyarakat yang
dimasak lebih bertahan lama (hingga 3 terlihat adalah dengan pengelolaan
hari). Penggunaan pupuk sangat membantu lingkungan dan kebudayaan dilakuakan
keuangan petani. Warga dapat menghemat warga dengan cara penghijauan, SPAH
uang lebih besar dengan menggunakan (Sistem Penyimpanan Air Hujan), serta
pupuk organik. Pupuk organik yang pertanian dan perikanan yang dikelola oleh
diperoleh dari pengkomposan sampah seluruh lapisan masyarakat dengan berbagai
organik, limbah cair serta air kelapa usia.
dikelola dan diolah oleh warga desa.
DAFTAR PUSTAKA
KESIMPULAN
Desa wisata Sidoakur merupakan Azwar, Saifuddin. 2010. Metode Penelitian.
desa wisata yang terletak di 22 Km kearah Yogyakarta: Pustaka Pelajar
selatan Kota Kabupaten Sleman yakni Fandeli, C. 2002. Perencanaan
didesa Sidokarto, Kecamatan Godean, Kepariwisataan Alam. Yogyakarta:
Kabupaten [Link] umum desa Fakultas KehutananUniversitas
wisata adalah sebuah kawasan pedesaan Gadjah Mada
yang memiliki beberapa karakteristik Hasbullah, 2010. Teknologi tepat guna
khusus untuk menjadi daerah tujuan wisata. Agroindustri kecil Sumatera Barat
Di kawasan ini, penduduk yang masih IlmuPengetahuan, Teknologi dan
memiliki tradisi dan budaya yang relative Industri Sumatera
masih asli, selain itu beberapa faktor [Link]://[Link]/ind/
pendukung seperti makanan khas, system warintek/?mnu=6&ttg=6&doc=6a6.
pertanian dan system sosial turut mewarnai Diakses Pada Tanggal 20 Februari
sebuah kawasan desa wisata. Di luar faktor 2016
tersebut, alam dan lingkungan yangmasih L. Neuman (1997), Social Research
asli dan terjaga merupakan salah satu faktor Methods: Qualitative and
terpenting dalam kawasan daerah tujuan Quantitative Approaches in Social

Jurnal Media Wisata, Volume 14, Nomor 2, November 2016 511


Works. New York: Columbia
University
Mahadewi, E. Ni Made dan Rai Utama, I.G.
Bagus. 2012. Metode Penelitian
Pariwisata dan
[Link]. Penerbit:
CV Andi Offset.
Meyers, Koen&Zalukhu, Sukawati. (2009).
Panduan Dasar Pelaksanaan
Ekowisata. Jakarta: Unesco Office.
Nawawi, Hadari. 2005. Metode Penelitian
Bidang Sosial. Yogyakarta. Gadjah
Mada University Press
Pitana, I Gde. dan Surya Diarta, I Ketut.
2009. Pengantar Ilmu Pariwisata.
Yogyakarta: Penerbit Andi.
Zubaedi. (2007). Wacana Pembangunan
Alternatif: Ragam Perspektif
Pengembangan dan Pemberdayaan
Masyarakat. Yogyakarta: Ar- Ruzz.

512 Jurnal Media Wisata, Volume 14, Nomor 2, November 2016

Anda mungkin juga menyukai