0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan13 halaman

Etika Makan Resmi di SMK Yadika 9

Dokumen ini adalah laporan tentang Table Manner yang disusun oleh kelompok siswa kelas XI MPLB 2 di SMK Yadika 9 Bekasi. Laporan ini mencakup pengertian, tata cara, dan etika makan yang baik dalam jamuan makan resmi, serta pentingnya memahami etika ini untuk meningkatkan kualitas pergaulan. Pengetahuan tentang Table Manner diharapkan dapat membantu individu dalam situasi sosial yang formal.

Diunggah oleh

velia df
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan13 halaman

Etika Makan Resmi di SMK Yadika 9

Dokumen ini adalah laporan tentang Table Manner yang disusun oleh kelompok siswa kelas XI MPLB 2 di SMK Yadika 9 Bekasi. Laporan ini mencakup pengertian, tata cara, dan etika makan yang baik dalam jamuan makan resmi, serta pentingnya memahami etika ini untuk meningkatkan kualitas pergaulan. Pengetahuan tentang Table Manner diharapkan dapat membantu individu dalam situasi sosial yang formal.

Diunggah oleh

velia df
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TABLE MANNER

GURU PEMBIMBING (LYA NATALIA,[Link])


NAMA KELOMPOK :
1. Adelya Yolanda Putri
2. Andineu Arifin Putri
3. Annisa Mulya Ningsih
4. Dea Siahaan
5. Laila Ulfa Luthfiah
6. Moudy Shafira
7. Savana Zahwalifa

KELAS : XI MPLB 2

JURUSAN : MPLB

JURUSAN MANAJEMEN PERKANTORAN


DAN LAYANAN BISNIS SMK YADIKA 9
BEKASI
TAHUN 2024/2025
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan
hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas laporan Table Manner
sebagai Praktek Unggulan MPLB.
Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah
membagi sebagian pengetahuannya sehingga saya dapat menyelesaikan laporan
ini.
Demikian, laporan yang saya tulis ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh
karena itu, kritik dan saran yang membangun akan saya nantikan demi
kesempurnaan laporan ini.

Bekasi, 21 Oktober 2024

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR....................................................................................................................i
DAFTAR ISI.....................................................................................................................................ii
DAFTAR GAMBAR.....................................................................................................................iii
BAB I..................................................................................................................................................1
PENDAHULUAN.............................................................................................................................1
A. Latar Belakang........................................................................................................................1
B. Rumusan Masalah.................................................................................................................2
C. Tujuan.......................................................................................................................................2
BAB II.................................................................................................................................................3
PENJELASAN..................................................................................................................................3
A. Pengertian Tabel Manner Course....................................................................................3
[Link] Pembuka (Appetizer)..........................................................................................5
2. Hidangan Utama (Main Course)......................................................................................5
3. Hidangan Pencuci Mulut (Dessert)...................................................................................5
B. Tata Cara.................................................................................................................................6
C. Tata Krama.............................................................................................................................7
BAB III.................................................................................................................................................9
PENUTUP............................................................................................................................................9
A. Kesimpulan...............................................................................................................................9
B. Penutup......................................................................................................................................9

ii
DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Peralatan yang digunakan dalam Jamuan Makan....................................................3


Gambar 2. Table set up pada Table Manner..............................................................................4
Gambar 3. Pempek.....................................................................................................................5
Gambar 4. Soto Ayam................................................................................................................5
Gambar 5. Pudding.....................................................................................................................6

iii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Istilah table manner atau etika makan merupakan suatu aturan tersendiri
dalam sebuah jamuan makan yang terdiri dari beberapa tahap menu yang
dihidangkan bergantian dari mulai pembukaan (Appetizer) sampai pada tahap
penutup (dessert). Pada aturan makan ini, penikmat hidangan harus mengetahui
aturan-aturan etika dan sopan santun yang berlaku selama jamuan makan
berlangsung, selain aturan pemakaian tahapan perlatan makan juga diantaranya
etika duduk, etika makan dan minum serta etika berbicara.

Table manner selama ini identik dengan acara jamuan makan resmi
bergaya barat. Sebenarnya tidak demikian etika makan tidak hanya ada di negara-
negara barat. Di Negara lain seperti Jepang, Cina termasuk di Indonesia pun
dikenal dengan etika makan. Etika makan diperkenalkan oleh bangsa Eropa yang
merupakan aturan standart terutama saat bersama-sama disebuah acara resmi atau
acara makan keluarga besar. Meskipun sebenarnya etika tersebut telah ada jauh
sebelum peradaban Eropa menyebar keseluruh dunia. Jika mampu menunjukan
sopan santun di meja makan. Sebenarnya secara tidak langsung menunjukan
kualitas dan etika pergaulan seseorang. Etika makan tidak dibentuk secara tiba-
tiba. Kualitas etika makan harus dilakukan sejak usia anak-anak dan remaja.

Dengan kebiasaan sehari-hari dengan melakukan etika makan yang baik


maka merupakan proses pembelajaran yang sangat baik. Bila etika makan dibentuk
secara instan maka akan menghasilkan kualitas etika makan yang canggung dan
tidak luwes. Bila seseorang diundang disebuah restaurant terkenal atau jamuan
makan malam resmi dengan meja makan yang sudah di setting sedemikian rupa
harus mengikuti aturan etika makan yang baik. Setiap Negara memiliki aturan
meja makan yang berbeda-beda. Untuk masyarakat Indonesia, khususnya
dikalanganprofessional, table manner paling banyak di adopsi dari standar
Amerika. Meski tentu saja tetap dicampur dengan adat kebiasaan orang Indonesia
itu sendiri.

1
B. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan Table Manner?
2. Apa saja peralatan yang diperlukan dalam Table Manner dan cara
penggunaannya?
3. Bagaimana susunan menu dan table set up pada Table Manner?
4. Apa saja hal yang harus dan tidak boleh dilakukan selama Table Manner?

C. Tujuan
1. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan Table Manner
2. Untuk mengetahui peralatan yang diperlukan dalam Table Manner dan cara
penggunaannya
3. Untuk mengetahui susunan menu dan table set up pada Table Manner
4. Untuk mengetahui hal-hal yang harus dan tidak boleh dilakukan selama
Table Manner

2
BAB II
PENJELASAN

A. Pengertian Tabel Manner Course


Table Manner Course adalah Pelajaran singkat mengenai
aturan atau etika yang digunakan pada saat makan dan mencakup
bagaimana penggunaan yang tepat dari peralatan makan.
Sedangkan pengertian dari Table Manner atau etika makan adalah
aturan yang harus dilakukan saat bersantap bersama di meja
makan.
Table Manner dibagi menjadi 2 prinsip dasar pemahaman yaitu:
1) Tata Cara adalah runtutan seseorang dalam melakukan suatu pekerjaan
(dalam hal ini menyantap hidangan).
2) Tata Krama adalah sikap dasar seseorang atau perilaku dan kebiasaan
dalam pergaulan formal ataupun non formal.

Gambar 1. Peralatan yang digunakan dalam Jamuan Makan


Beberapa peralatan yang kita temui saat jamuan makan internasional adalah:
1) Serbet atau napkin
2) Piring utama untuk steak
3) Mangkuk Sop
4) Piring roti dan mentega serta pisau roti
5) Gelas air
6) Garpu utama
7) Garpu salad
8) Pisau utama
9) Sendok sop
10) Sendok dessert atau garpu kue

Untuk melakukan table manner kita harus mengetahui

3
fungsi serta cara penggunaan dari peralatan makan kita. Berikut
adalah cara menggunakan peralatan makan berserta urutannya:
a. Buka lipatan napkin atau serbet yang telah disediakan. Bentuk napkin
hingga membentuk persegi panjang. Lalu letakkan pada paha anda.
Gunanya untuk melindungi paha anda dari makanan yang terjatuh atau
untuk lap tangan ketika selesai makan.
b. Makan hidangan pembuka pada piring roti. Oleskan mentega menggunakan
pisau roti.
c. Gunakan gelas air dengan benar saat ingin minum air putih. Angkat gelas
dengan posisi jari telunjuk hingga manis di depan dan kelingking di
belakang.
d. Makan salad menggunakan garpu dan pisau buah dengan urutan
paling luar dalam penataan garpu.
e. Nikmati sup yang disajikan dengan sendok sup atau sendok berukuran
paling lebar. Arahnya adalah dengan menyendok sup dari belakang ke
depan lalu masuk ke mulut.
f. Menu utama yang disajikan biasanya adalah steak. Gunakan garpu
dan pisau yang letaknya paling dalam untuk memotong daging.
g. Gunakan sendok dessert atau garpu kue untuk memakan hidangan pencuci
mulut.
h. Minum teh yang disediakan dalam cangkir dengan menambahkan sedikit
gula.

Gambar 2. Table set up pada Table Manner


4
[Link] Pembuka (Appetizer)
Sebelum hidangan pembuka di sajikan, kita sudah disajikan
pempek, biasanya pempek telor, pempek kapal selam, pempek
Kalasan. Pempek ini disantap dengan kuah Cuko sambil menunggu

hidangan pembuka tiba.

Gambar 3. Pempek
2. Hidangan Utama (Main Course)
Hidangan utama biasanya berupa hidangan dari daging,
sea food maupun telur. Ada kalanya main course disajikan soto

ayam sebagai pendamping menu utama.

Gambar 4. Soto Ayam

5
3. Hidangan Pencuci Mulut (Dessert)
Hidangan penutup banyak sekali ragamnya, ada kalanya disajikan
aneka cake, ice cream, pudding atau potongan buah-buahan. Alat hidang

yang digunakan berupa sendok, garpu dan pisau kecil yang diletakan pada
bagian atas piring main course. Jika dessert berupa minuman makan
disajikan dalam gelas.

Gambar 5. Pudding

B. Tata Cara
1. Waktu: pastikan anda datang paling lambat 30 menit sebelum acara
dimulai karena biasanya akan disediakan acara cocktail sebelum
perjamuan
2. Pakaian: sesuai dengan acara yang akan dilaksanakan. biasanya didalam
surat undangan akan dicantumkan, apakah formal, semi formal atau
casual.
3. Ladies first: sebelum tamu wanita duduk, para tamu pria tidak
diperkenankan duduk terlebih dahulu, tetapi menunggu dibelakang kursi
sambil menolong wanita disebelah kanannya dengan menarik kursinya
agar memungkinkan ia duduk dengan mudah.
4. Duduklah dengan tegak, tidak terlalu merapat ke meja dan kedua lutut
dibawah meja.

5. Buka lipatan serbet / napkin dan letakkan diatas pangkuan, jika


serbet/napkin lebar anda tidak perlu membuka seluruh lipatannya.

6
6. Kedua tangan diletakkan diatas pangkuan, bila acara makan belum di mulai

7. Saat hidangan disajikan, jangan memulai sebelum semua yang berada di


meja anda mendapatkan bagiannya dan tunggu sampai dipersilahkan oleh
Tuan/Nyonya rumah untuk makan.
8. Peralatan makan harus digunakan tanpa mengeluarkan suara/bunyi, dan
jangan sekali-kali memasukkan pisau ke mulut

9. Bila suatu hidangan ditawarkan, anda ambil secukupnya dan ambillah


bagian terdekat tanpa memilih-milih.
10. Hindari posisi siku tangan berada diatas meja, ketiak menikmati hidangan
termasuk saat menyuap makanan.
11. Jika hendak meninggalkan meja makan, lipat serbet menjadi ukuran kecil
dan tempatkan disebelah kiri atau kanan alat makan kita, atau posisikan
disandaran kursi kita.
12. Cara memegang goblet yaitu peganglah gelas goblet dengan menjepit kaki
gelas tersebut menggunakan jari tangan.
13. Cara memegang gelas wine yaitu peganglah gelas wine dibagian tengah
kaki gelas wine.

C. Tata Krama
Disamping perlunya berpenampilan yang baik, perlu diperhatikan juga
kebiasaan-kebiasaan yang harus dihindari dalam pergaulan dikalangan manapun
juga yang pada umumnya menjadi kebiasaan dan tabiat kurang baik yang sering
dilakukan tanpa disadari.
1. "Tooth picking" tidak layak untuk menggunakan tusuk gigi secara terbuka
maupun tertutup dimeja makan dalam rangka acara-acara makan malam
"Dinner" maupun makan siang "Lunch".
2. "Luncheon" yang diselenggarakan secara resmi ataupun tidak resmi,
apabila terpaksa harus melakukannya, ada baiknya "ucapkan permisi"
untuk meninggalkan meja sementara. Untuk pergi ke rest room yang ada
atau posisikan disandaran kursi kita.
3. "Spiting" tidak diperbolehkan untuk meludah dimanapun dan didalam
kesempatan apapun, apalagi ditempat umum termasuk melakukannya
disaputangan.

7
4. "Yawning" dalam pergaulan sehari-hari termasuk dalam acara-acara
tertentu tidak dibenarkan untuk "menguap" didepan umum apalagi
mengeluarkan suara ataupun dengan meminta maaf setelah
melakukannya.
5. "Blow The Nose" tidak layak kiranya untuk membuang ingus dijalanan
atau ditempat umum lainnya apalagi dengan menggunakan tangan, kecuali
dengan sapu tangannya.
6. "Burping" dianggap tidak patut "bersendawa" dalam kesempatan acara
perjamuan makan apapun baik resmi maupun tidak resmi.
7. "Smacking" banyak dilakukan tanpa sadar didalam acara makan dimana
dilakukan dengan bunyi "berdecap"
8. "Gulping" pada saat makan sup ataupun minum minuman yang masih
panas tidak diperkenankan mengeuk dengan mengeluarkan suara
"menyeruput"
9. "Tas dan jaket" letakkan tas dan jaket ditempat yang tidak mengganggu
kenyamanan pada saat menyantap.

8
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan
Table manner itu penting agar kita tidak di pandang sebelah
mata dalam jamuan makan yang formal, serta tidak membuat kita
malu jikalau kita benar-benar mendalami itu semua. Tidak pernah
ada yang tahu akan jadi apa kita nantinya, tapi siapa tau juga kita
menjadi salah seseorang yang akan berada pada situasi jamuan
penting itu.
Table Manner adalah aturan yang harus dilakukan saat
bersantap bersama di meja makan. Etika makan diperkenalkan
oleh bangsa Eropa yang merupakan aturan standar terutama saat
bersantap bersama-sama di sebuah acara resmi atau acara makan
bersama di keluarga besar.

B. Penutup
Makan adalah alat bantu komunikasi. Paham etika di meja makan
mempermudah kita dalam pergaulan. Dalam acara jamuan makan, tata cara
makan merupakan hal utama yang penting diperhatikan. tata cara makan
menunjukan siapa diri kita sebenarnya.

Anda mungkin juga menyukai