0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan5 halaman

Rekomendasi Calon Guru Penggerak SDN

Surat rekomendasi ini ditujukan untuk Agus Akhir Sutopo, S.Pd, yang direkomendasikan sebagai calon Guru Penggerak oleh Jayus Priyono, S.Pd, Kepala Sekolah SDN Prambontergayang III. Agus dikenal memiliki ketaatan dalam tugas, aktif dalam pelatihan, dan berkomitmen untuk pengembangan karier, meskipun perlu meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesionalisme. Surat ini juga menekankan pentingnya peran guru sebagai agen perubahan dalam pendidikan.

Diunggah oleh

Agus Akhir
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan5 halaman

Rekomendasi Calon Guru Penggerak SDN

Surat rekomendasi ini ditujukan untuk Agus Akhir Sutopo, S.Pd, yang direkomendasikan sebagai calon Guru Penggerak oleh Jayus Priyono, S.Pd, Kepala Sekolah SDN Prambontergayang III. Agus dikenal memiliki ketaatan dalam tugas, aktif dalam pelatihan, dan berkomitmen untuk pengembangan karier, meskipun perlu meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesionalisme. Surat ini juga menekankan pentingnya peran guru sebagai agen perubahan dalam pendidikan.

Diunggah oleh

Agus Akhir
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SURAT REKOMENDASI CALON GURU PENGGERAK

PROGRAM PENDIDIKAN GURU PENGGERAK

A. Yang bertandatangan di bawah ini

Nama : JAYUS PRIYONO,[Link]

NIP/ NUPTK : 196202171983031013 / 9549740642200002

Pangkat/Gol : Pembina Tk. I/IVb

Jabatan : Kepala Sekolah

Instansi : SDN Prambontergayang III

Alamat Lembaga : Jl. Sawahan [Link] Kec. Soko Kab. Tuban

Telp. : 085335247902

Fax. :-

E-mail : jayuspandanagung@[Link]

Memberi rekomendasi kepada

Nama : AGUS AKHIR SUTOPO, [Link]

NIP/NUPTK : 19810901 200801 1 011 / 5233759660200023

Pangkat/Gol : Penata/IIIc

Jabatan : Guru Kelas

Instansi : SDN Prambontergayang III

Status Kepegawaian : PNS

Alamat Lembaga : [Link] [Link] Kec. Soko Kab. Tuban

B. Informasi Umum
1. Berapa lama saudara telah mengenal Pendaftar?
Sejak saya merangkap sebagai kepala Sekolah di SDN Prambontergayang III pada
tanggal 30 Desember 2020
2. Dalam kapasitas apa Saudara berinteraksi dengan Pendaftar?
Kapasitas sebagai kepala sekolah dan guru
3. Apa kekuatan atau kompetensi pendaftar yang menurut Anda dapat menunjang
perannya sebagai Guru Penggerak? (Tuliskan 1 sampai dengan 6 kekuatan atau
kompetensi yang dimiliki Pelamar)
1. Pendaftar memiliki ketaatan dalam melaksanakan tugas
2. Pendaftar sering mengikuti workshop di tingkat kecamatan dan kabupaten
3. Pendaftar pernah mengikuti diklat SKP tahun 2019 Tuban berbazis zonasi
4. Pendaftar adalah wakil ketua PGRI ranting
5. Pendaftar aktif dalam mengikuti pelatihan daring maupun luring
6. Pendaftar mempunyai semangat untuk pengembangan karier

4. Pada saat pendaftar terlibat dalam situasi konflik dalam lingkungan pekerjaan,
bagaimanakah pendaftar biasanya menyelesaikannya?
Alhamdulillah, selama Pendaftar berada di SDN Prambontergayang III tidak ada
masalah dan baik-baik saja,bahkan pendaftar terkenal dengan low profil dan
cenderung akrab dengan teman-teman guru di sekolah.

5. Kompetensi apa yang perlu ditambahkan (saat ini belum dimiliki) dan
ditingkatkan oleh pendaftar agar dapat menjalankan perannya sebagai Guru
Penggerak secara optimal? (Anda dapat menuliskan 1 hingga 6 kompetensi yang
perlu dimiliki atau ditambahkan kepada pelamar)
1. Pendaftar taat dalam tugas, sehingga perlu mengembangkan kompetensi
pedagogiknya
2. Selanjutnya diharapkan Pendaftar menjadi lebih profesional dalam
melaksanakan tugasnya di sekolah
3. Pendaftar sangat senang dalam berbagi ilmu dengan teman guru di sekolah
4. Diharapkan lebih bisa membagi dan mentransfer ilmunya sebagai pendidik
5. Pendaftar sangat akrab dengan peserta didiknya mulai kelas rendah sampai
kelas tinggi
6. Setelah mendapatkan ilmu dalam Guru Penggerak ini diharapkan Pendaftar
mampu menggerakan komunitas sekolah mulai dari peserta didik,guru,komite
sekolah dan wali murid

C. Kualitas Personal
Berikan penilaian Saudara atas kualitas personal di bawah ini, yang betul-betul
menggambarkan pendaftar, dengan memberikan tanda silang pada kualitas yang
ditunjukkan.

NO. ASPEK SangatBaik Baik Cukup Kurang Sama


sekalitidakm
emiliki

1. Nasionalisme

2. Kepemimpinan

3. Pengalamanmenerapkanm
anajemenperubahan di
dalamkomunitas
4. Profesionalitas di
bidangpendidikan
5. Partisipasidalamkomunitas

6. Kepercayaandiri

7. KemampuanKomunikasie
fektif
8. Kemampuanmengembang
kandiri
9. Kemampuanmemotivasire
kansejawat
10. Kemampuanmenggunakan
teknologipembelajaran
online/ daring
11. Kemampuandalammelaks
anakanpembelajaran dan
pendampingan
12. Kemampuanbekerjasama

13. Integritas

14. Komitmenmenyelesaikanp
ekerjaanhinggatuntas

Demikian surat rekomendasi ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk dapat


digunakan sebagaimana mestinya.

Prambontergayang, 18 Oktober 2021

JAYUS PRIYONO,[Link]
NIP.196202171983031013
1. Bismillah, saya pendaftar calon Guru Penggerak mempunyai niat bersungguh-
sungguh dalam belajar demi pribadi dan anak didik serta teman-teman guru sekitar.
Saya akan senantiasa memperhatikan semua pembelajaran yang akan diberikan untuk
kemanfaatan saya sebagai guru dan pendidik generasi bangsa. Berawal dari niat yang
kuat semoga saya dimampukan dan dipermudah segala urusan, amin
Melalui Program Guru Penggerak, pendidik dapat meningkatkan kompetensi saya
sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid. Selain itu, menjadi guru
penggerak juga menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk
mewujudkan profil Pelajar Pancasila.

Dalam mengikuti calon Guru Penggerak, saya harus benar-benar menata niat,
mempersiapkan diri dalam menjaga kesehatan jasmani dan rohani. Semoga selalu
diberikan kemudahan dalam berfikir dan bertindak. NIAT INGSUN SINAU
NGILANGAKE KEBODOHAN WAJIB LILLAHI TA ALA.
Karena saya adalah sebagai guru dengan basis keilmuan yang bersifat tentatif, selalu
ada perubahan dan perkembangan, maka saya harus siap pro aktif dalam usaha belajar.
Tugas guru sebagai profesi meliputi mendidik, mengajar dan melatih. Mengembangkan
nilai-nilai hidup dan kehidupan. Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Mengembangkan keterampilan-keterampilan pada siswa.

Bagaimana saya bisa melaksanakan perubahan apabila diri saya sendiri belum ada
usaha untuk proaktif menjalankan perubahan dan peningkatan ke arah yang lebih
bermanfaat.

2. Pernah mempunyai pengalaman selama menjadi tutor Fasilitator Program


Peningkatan Kompetensi Pembelajaran dan selanjutnya membentuk mental dan
semangat untuk lebih maju dan berusaha dalam meningkatkan kemampuan diri, agar
lebih dapat memberikan manfaat pada diri sendiri, anak didik, dan sekitar
Saya adalah agent of change, saya adalah petugas perubahan, aku harus memulai dari
diri saya sendiri, saya harus berani menata mental.
Berani dan berani maju untuk berkembang, rawe-rawe rantas malang-malang tuntas.
Saya guru sebagai agen pembaharu (agent of change), pada era globalisasi ini guru
dituntut untuk mempunyai kemampuan untuk berubah secara profesional dalam
memberdayakan peserta didik ke arah pola kepribadian dan kompetensi yang baik.
Jadi, guru sebagai agen pembaharu (agent of change) adalah seseorang yang
profesional yang mempengaruhi putusan inovasi terhadap peserta didik untuk
meningkatkan kualitas kompetensi yang harus saya terapkan secara berimbang agar
dapat menghasilkan generasi yang potensial, seperti beriman dan bertakwa, berpikir
kritis, analitis, bersikap dan bertindak secara demokratis.
Untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan suatu pola pembelajaran yang terencana, yaitu
pembelajaran yang didesain, dilaksanakan, dan dievaluasi secara sistematis agar subjek
atau peserta didik dapat mencapai tujuan-tujuan pembelajaran secara efektif dan
efisien.
Mempunyai kemampuan yang kuat untuk meanmbah ilmu adalah point penting bagi
saya untuk lebih bersemangat dalam menuntut ilmu.
Belajar adalah kewajiban. Sulitnya sebuah ilmu akan terasa perubahan menjadi mudah
apabila saya lakukan dengan gembira dan selalu berusaha.
Contoh : saya memberikan pendampingan pengetahuan ataupun pengoperasian IT
kepada teman-teman guru selama mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi guru

3. Contoh inovasi pembelajaran yang sudah saya buat adalah mind mapping
multimedia animasi pembelajaran budaya Indonesia.
Bagaimana usaha saya sebagai guru yang tidak hanya transfer ilmu pengetahuan,
melainkan saya juga harus mencari cara bagaimana agar dalam transfer ilmu tersebut
anak didik tidak mengalami kejenuhan, kebosanan dan menganggap tidak menarik
dengan gurunya sendiri.
saya mengikuti lokakarya MAP (Multimedia Animasi Pembelajaran) bersama Pusat
Guru Kabupaten Tuban pada tanggal 26 sampai 28 Desember 2019. Menerima ilmu
Multimedia Interaktif. Dilanjutkan tanggal 2 sampai 4 Januari 2020. PBG Tuban
memberikan materi peningkatan kompetensi guru di bidang multimedia interaktif.
Multimedia interaktif pembelajaran yang menggunakan teknologi informasi dan
komunikasi atau menggunakan multimedia yang disebut dengan
media pembelajaran berbasis multimedia interaktif. Penggunaan media pembelajaran
ini dimaksudkan untuk membantu saya dalam penyampaian materi dan juga membantu
peserta didik dalam memahami materi yang diajarkan.
Selain itu muatan materi pelajaran dapat dimoifikasi menjadi lebih menarik dan mudah
dipahami, tujuan materi yang sulit akan menjadi
mudah, suasana belajar yang menegangkan menjadi menyenangkan. Dengan
menggunakan media pembelajaran berbasis multi-media dapat memadukan
mediamedia dalam proses pembelajaran, maka proses pembelajaran akan berkembang
dengan baik, sehingga membantu menciptakan
pola penyajian yang interaktif. Multimedia interaktif merupakan kombinasi berbagai
media dari komputer, video, audio, gambar dan teks. Penguasaan multimedia bagi
seorang guru sangat diwajibkan di era milenial. Peserta didik yang sudah berada di
jaman digital adalah sebuah tantangan bagi saya untuk lebih belajar IT. Membuat story
board dengan multimedia pembelajaran dan juga mengenal aplikasi terkini H5P dalama
pembelajaran adalah sebuah tantangan. Belajar H5P di CMS dan LMS seperti yang
sudah saya laksanakan pada kegiatan PKP 2019. Semua kegiatan tugas dan penilaian
berada dalam satu kamar LMS pada SIM PKB. Selanjutnya saya mengimplementasi
H5P dalam pembelajaran di kelas, mempraktekkan penggunaan H5P di CMS. Sebagai
hasil akhir saya membuat Best Practice melalui Jurnal Ilmiah yang dikeluarkan oleh
Pusat Belajar Guru Kabupaten Tuban. Kegiatan Inovasi pembelajaran yang
menghasilkan karya multimedia menarik saya sampaikan anak didik di dalam kegiatan
belajar mengajar, anak didik mengalami perubahan suasana menarik dan bahagia
setelah menerima transfer ilmu dengan jembatan multimedia menarik. Dukungan dari
pihak-pihat stekholder terkait, SKK Migas, Exxon Mobil, Pertamina FP CEPU, Dinas
Pendidikan Kabupaten Tuban dan Pusat Belajar Guru Kabupaten Tuban. TERIMA
KASIH kepada semua pihat atas segala ilmu yang telah diberikan kepada saya.
Semoga selalu ada guna dan manfaat, amin.

Common questions

Didukung oleh AI

The candidate plans to embody the role of an "agent of change" by actively engaging in professional development, fostering mental readiness for transformation, and advocating for advancements in educational practices . This involves not just personal growth but also encouraging innovative teaching methodologies, such as multimedia learning, to enhance student engagement and learning outcomes .

Challenges may include balancing administrative duties with pedagogical innovation, managing diverse stakeholder expectations, and adapting to constant educational policy changes. These can be addressed through continuous professional development, fostering strong communication channels with stakeholders, and maintaining flexibility and resilience in the face of educational reforms .

The candidate has participated in workshops, zoning-based SKP training, training on multimedia usage, and has actively engaged with both online and offline professional development opportunities . These experiences have equipped them with the necessary skills to implement innovative teaching practices and engage effectively with various educational stakeholders.

The candidate has created multimedia learning innovations, such as mind mapping animations for teaching Indonesian culture. They attended workshops on multimedia animation and interactive media to enhance teaching strategies and adopted multimedia to make lessons more engaging and comprehensive for students . This initiative helps alleviate students' boredom and facilitates efficient learning experiences.

The candidate's previous roles as a workshop participant, SKP training attendee, and vice-chairman of an educational organization have equipped them with leadership and collaboration skills essential for a Guru Penggerak. These experiences signify a foundation of both subject matter expertise and organizational leadership, which are critical for promoting change in educational settings .

The utilization of multimedia in teaching significantly enhances student engagement and understanding by transforming complex content into easily digestible, attractive formats that resonate with modern digital learners . By integrating multimedia, educators can create an interactive learning environment, making academic content more relatable and the learning process more enjoyable, reducing boredom and improving comprehension.

The candidate is described as low-profile and amicable, with no recorded conflicts in the workplace, indicating an approach that values harmony and positive relationships with colleagues . This suggests that the candidate might resolve conflicts through passive strength, fostering good relationships and a supportive work environment, rather than through confrontation.

To optimize their role as a Guru Penggerak, the candidate needs to develop pedagogical competencies further, enhance professionalism, effectively share and transfer knowledge, and foster a supportive school community involving students, teachers, and parents . These additional competencies will strengthen their ability to lead educational initiatives and support fellow educators effectively.

The candidate's emphasis on proactive, self-initiated learning implies a commitment to lifelong learning and adaptability in teaching practices. This approach encourages students to also adopt a mindset of continuous learning and responsiveness to new information and ideas . By modeling this mindset, the candidate fosters an educational environment that values curiosity and innovation, essential for modern learning landscapes.

The competencies and strengths identified in the applicant include adherence to tasks, frequent participation in workshops, experience in zoning-based SKP training in 2019, being the vice-chairman of a local educational organization, active participation in online and offline training, and a strong enthusiasm for career development . These qualities suggest that the candidate is committed, continuously seeks self-improvement, and is active in both learning and professional communities, which are crucial for the role of a Guru Penggerak.

Anda mungkin juga menyukai