Berikut adalah komponen-komponen yang umumnya terdapat dalam kerangka penyusunan
RPL:
1. Identitas:
o Nama sekolah/madrasah.
o Kelas/semester.
o Nama guru BK/konselor.
o Tanggal pelaksanaan.
2. Tugas Perkembangan:
o Mengidentifikasi tugas perkembangan yang relevan dengan masalah konseli.
o Misalnya, tugas perkembangan sosial, kemandirian, karir, dll.
3. Bidang Bimbingan:
o Menentukan bidang bimbingan yang sesuai dengan masalah konseli.
o Pilihan bidang: pribadi, sosial, belajar, atau karir.
4. Jenis Layanan:
o Menentukan jenis layanan yang akan diberikan.
o Misalnya, layanan orientasi, informasi, konseling individual, konseling kelompok,
dll.
5. Tujuan/Kompetensi:
o Merumuskan tujuan layanan yang ingin dicapai.
o Tujuan harus spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan memiliki batas waktu
(SMART).
6. Materi:
o Menentukan materi yang akan disampaikan dalam layanan.
o Materi harus relevan dengan tujuan layanan dan masalah konseli.
7. Metode:
o Memilih metode yang sesuai untuk menyampaikan materi.
o Metode bisa berupa ceramah, diskusi, simulasi, studi kasus, dll.
8. Media, Alat, dan Sumber:
o Menentukan media yang akan digunakan (misalnya, powerpoint, video, leaflet).
o Menentukan alat yang diperlukan (misalnya, proyektor, laptop).
o Menentukan sumber informasi yang relevan (misalnya, buku, artikel, website).
9. Langkah-langkah Kegiatan:
o Merinci langkah-langkah kegiatan yang akan dilakukan dalam layanan.
o Langkah-langkah harus terstruktur dan sistematis.
10. Evaluasi:
o Menentukan cara untuk mengevaluasi efektivitas layanan.
o Evaluasi bisa dilakukan secara proses (formatif) dan hasil (sumatif).
o Contoh evaluasi: angket, wawancara, observasi.
11. Lampiran:
o Melampirkan instrumen evaluasi yang digunakan.
o Melampirkan format komitmen layanan konseling.
o Melampirkan media konseling yang digunakan.