TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
FASE D SMP/MTs
MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
NAMA SEKOLAH : SMP NEGERI 3 BUAY PEMUKA PELIUNG
MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
FASE / KELAS : D - VIII (DELAPAN)
TAHUN PELAJARAN : 2024 / 2025
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pada akhir fase D, peserta didik dapat menyelesaikan masalahkontekstual peserta didik dengan
menggunakan konsep-konsepdan keterampilan matematika yang dipelajari pada fase [Link] mampu
mengoperasikan secara efisien bilangan bulat,bilangan rasional dan irasional, bilangan desimal,
bilanganberpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah;melakukan pemfaktoran bilangan prima,
menggunakan faktorskala, proporsi dan laju perubahan. Mereka dapat menyajikandan menyelesaikan
persamaan dan pertidaksamaan linier satuvariabel dan sistem persamaan linier dengan dua variabel
denganbeberapa cara, memahami dan menyajikan relasi dan [Link] dapat menentukan luas
permukaan dan volume bangunruang (prisma, tabung, bola, limas dan kerucut) untukmenyelesaikan masalah
yang terkait, menjelaskan pengaruhperubahan secara proporsional dari bangun datar dan bangunruang
terhadap ukuran panjang, luas, dan/atau volume. Mereka dapat membuat jaring-jaring bangun ruang (prisma,
tabung,limas dan kerucut) dan membuat bangun ruang tersebut dari jaring-jaringnya. Mereka dapat
menggunakan sifat-sifathubungan sudut terkait dengan garis transversal, sifat kongruendan kesebangunan
pada segitiga dan segiempat. Mereka dapatmenunjukkan kebenaran teorema Pythagoras
danmenggunakannya. Mereka dapat melakukan transformasigeometri tunggal di bidang koordinat Kartesius.
Mereka dapatmembuat dan menginterpretasi diagram batang dan diagramlingkaran. Mereka dapat
mengambil sampel yang mewakili suatupopulasi, menggunakan mean, median, modus, range
untukmenyelesaikan masalah; dan menginvestigasi dampakperubahan data terhadap pengukuran pusat.
Mereka dapatmenjelaskan dan menggunakan pengertian peluang, frekuensirelatif dan frekuensi harapan satu
kejadian pada suatu percobaan sederhana.
Alokasi
No Tujuan Pembelajaran Materi Pembelajaran Kegiatan
Waktu
BAB I: MENYEDERHANAKAN BENTUK ALJABAR
1 Peserta didik dapat melakukan Menyederhanakan Melakukan 1 JP
perhitungan menggunakan BentukAljabar perhitungan
bentuk aljabar berdasarkan kuis menggunakan
tebak bulan lahir (tanggal lahir). bentuk aljabar
2 Peserta didik dapat Menyederhanakan Mengelompokkan 1 JP
mengelompokkan bentuk suku Bentuk Aljabar bentuk suku tunggal
tunggal (monom), bentuk suku Struktur dari Bentuk (monom), bentuk
banyak (polinom), dan dapat Aljabar suku banyak
menentukan derajat suku dan (polinom)
bentuk aljabar.
3 Peserta didik dapat menentukan Penyederhanaan Bentuk Menentukan suku 3 JP
suku sejenis dan Suku Banyak sejenis dan
menyederhanakan suku sejenis menyederhanakan
yang sudah dikelompokkan suku sejenis
menjadi satu.
Alokasi
No Tujuan Pembelajaran Materi Pembelajaran Kegiatan
Waktu
Peserta didik dapat menghitung
penjumlahan/ pengurangan
polinom dengan polinom, dan
perkalian/pembagian polinom
dengan bilangan.
Peserta didik dapat
menyederhanakan bentuk yang
agak rumit, seperti bentuk
aljabar dengan koefisien berupa
bilangan ecpahan..
4 Peserta didik dapat menghitung Perkalian dan Menghitung 2 JP
perkalian dan pembagian sesama Pembagian Bentuk perkalian dan
suku tunggal. Suku Tunggal pembagian sesama
suku tunggal
5 Peserta didik dapat menghitung Nilai dari Bentuk Menghitung nilai 0,5 JP
nilai bentuk aljabar yang efisien Aljabar bentuk aljabar yang
dengan menggunakan efisien dengan
perhitungan aljabar menggunakan
perhitungan aljabar
6 Peserta didik dapat menjelaskan Menggunakan Menjelaskan 3 JP
hubungan antara bilangan dan Bentuk Aljabar hubungan antara
bilangan dengan menggunakan Penjelasan bilangan dan
bentuk aljabar. Menggunakan bilangan dengan
Peserta didik dapat menjelaskan Bentuk Aljabar. menggunakan
sifat bilangan dan bentuk bentuk aljabar
geometris dengan menggunakan
bentuk aljabar.
7 Peserta didik dapat mengubah Mengubah Persamaan Mengubah 0,5 JP
persamaan dengan dua variabel persamaan dengan
atau lebih ke bentuk lain sesuai dua variabel
dengan tujuannya.
Soal Ringkasan 2 JP
BAB II: SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL
1 Peserta didik dapat Sistem Persamaan Menyelesaikan soal 1 JP
menyelesaikan soal mengenai Linear Dua Variabel
permasalahan dalam kehidupan
sehari-hari menggunakan
persamaan linear satu variabel.
Peserta didik dapat
menyelesaikan soal mengenai
permasalahan dalam kehidupan
sehari-hari menggunakan
persamaan linear dua variabel
2 Peserta didik dapat mengenali Sistem Persamaan Mengenali sistem 1 JP
persamaan linear dua variabel Sistem Persamaan persamaan linear
dan arti penyelesaiannya. dan Penyelesaiannya dua variabel
Peserta didik dapat mengenali
sistem persamaan linear dua
variabel dan arti
Alokasi
No Tujuan Pembelajaran Materi Pembelajaran Kegiatan
Waktu
penyelesaiannya.
3 Peserta didik dapat menjelaskan Cara Menyelesaikan Menjelaskan 5 JP
prinsip-prinsip untuk Sistem Persamaan prinsip-prinsip
menyelesaikan sistem untuk
persamaan, yaitu dari 2 buah menyelesaikan
persamaan linear 2 variabel sistem persamaan
mengarah pada persamaan linear
1 variabel.
Peserta didik dapat
menyelesaikan sistem
persamaan dengan
menggunakan metode
penambahan dan pengurangan
atau metode substitusi.
Peserta didik dapat
menyelesaikan sistem
persamaan yang agak kompleks,
misalnya yang memuat tanda
kurung, pecahan, koefisiennya
berupa pecahan, dan lain-lain
4 Peserta didik mampu memahami Aplikasi Sistem menyelesaikan soal 4,5 JP
cara-cara penyelesaian soal Persamaan Linear
dalam bentuk sistem persamaan. Dua Variabel
Peserta didik mampu (SPLDV)
menyelesaikan soal dalam Aplikasi Sistem
kehidupan sehari-hari dengan Persamaan Linear
menggunakan sistem persamaan. Dua Variabel
Soal Ringkasan 2 JP
BAB III: FUNGSI LINEAR
1 Peserta didik dapat menentukan Fungsi Linear Menentukan 1 JP
perbandingan senilai dan perbandingan senilai
perbandingan berbalik nilai dan perbandingan
berdasarkan contoh dalam berbalik
kehidupan sehari-hari dan ciri
khasnya seperti yang dipelajari
di kelas VII.
Peserta didik dapat menentukan
hubungan dalam perbandingan
senilai atau perbandingan
berbalik nilai dalam suatu
contoh nyata, dan dapat
menentukan apakah
perbandingan senilai atau bukan,
apakah perbandingan berbalik
nilai atau bukan
2 Peserta didik dapat menganalisis Fungsi Linear Menganalisis fungsi 1 JP
fungsi linear melalui linear
pengamatan peristiwa dalam
kehidupan sehari-hari.
Alokasi
No Tujuan Pembelajaran Materi Pembelajaran Kegiatan
Waktu
3 Peserta didik dapat menganalisis Tingkat Perubahan Menganalisis bahwa 1 JP
bahwa tingkat perubahan fungsi tingkat perubahan
linear adalah bilangan tertentu, fungsi linear adalah
yaitu a dan disebut koefisien bilangan tertentu,
dari x. yaitu a dan disebut
koefisien dari x
4 Peserta didik dapat menentukan Grafik Fungsi Linear Menghubungkan 4 JP
bahwa grafik fungsi linear grafik fungsi linear
adalah garis. dengan grafik
Peserta didik dapat perbandingan senilai
menghubungkan grafik fungsi
linear dengan grafik
perbandingan senilai.
Peserta didik dapat
menghubungkan tingkat
perubahan fungsi linear dengan
kemiringan grafik.
Peserta didik dapat menentukan
domain fungsi linear
erbdasarkan grafik
5 Peserta didik dapat menentukan Cara menemukan Menentukan fungsi 1,5 JP
fungsi linear dari grafik berupa persamaan garis linear dari grafik
garis. berupa garis
Peserta didik dapat menentukan
fungsi linear ketika diketahui
koordinat satu titik dan
kemiringannya atau koordinat
dua titik
6 Peserta didik dapat Persamaan dan Fungsi Menghubungkan 4 JP
menghubungkan persamaan Linear persamaan linear
linear dua variabel dengan dua variabel dengan
fungsi linear. fungsi linear
7 Peserta didik dapat menganalisis Grafik Persamaan Menganalisis grafik 3 JP
grafik persamaan linear dua Linear Dua Variabel persamaan linear
variabel. dua variabel
Peserta didik dapat
menyimpulkan bahwa
persamaan linear dua variabel
sebagai fungsi linear.
Peserta didik dapat menentukan
grafik persamaan linear dua
variabel yang khusus, seperti x =
h dan y = k.
8 Peserta didik dapat menentukan Penyelesaian Sistem Menentukan 0,5JP
bahwa penyelesaian sistem Persamaan dan Grafik penyelesaian sistem
persamaan linear dua variabel persamaan dan
adalah koordinat perpotongan grafik
dua garis pada bidang koordinat.
9 Peserta didik dapat menerapkan Penerapan Fungsi Menerapkan konsep 2,5 JP
konsep fungsi linear untuk Linear fungsi linear
Alokasi
No Tujuan Pembelajaran Materi Pembelajaran Kegiatan
Waktu
menghubungkan kejadian nyata Penerapan Fungsi
dan menjelaskan serta mencari Linear
penyelesaiannya.
Soal Ringkasan 2 JP
BAB IV: MENYELIDIKI SIFAT-SIFAT BANGUN GEOMETRI
1 Peserta didik dapat mengingat Menyelidiki Sifat-Sifat Menyelidiki Sifat- 1 JP
kembali metode melukis segitiga Bangun Geometri Sifat Bangun
yang telah dipelajari di sekolah Geometri
dasar, menemukan syarat yang
diperlukan untuk menggambar,
dan dapat melukis segitiga.
Peserta didik dapat menemukan
secara intuitif sifat-sifat bangun
geometri, seperti hubungan
sudut yang sama berdasarkan
segitiga kongruen.
2 Peserta didik dapat menjelaskan Garis Sejajar dan Menjelaskan garis 3 JP
arti dan sifat dari sudut bertolak Segi Banyak sejajar, segi
belakang. Garis Sejajar dan banyak, dan garis
Peserta didik dapat menjelaskan Sudut sejajar dan sudut
arti dari sudut sehadap dan sudut
berseberangan.
Peserta didik dapat memahami
hubungan antara garis sejajar,
sudut sehadap, dan sudut
berseberangan
3 Peserta didik dapat Sudut Segi Banyak Mencari jumlah 4 JP
mengonfirmasi secara logis (Poligon) sudut dalam dan
sifat-sifat yang terkait dengan jumlah sudut luar
sudut dalam dan luar segitiga poligon berdasarkan
dengan menggunakan sifat garis sifat-sifat sudut
sejajar. segitiga
Peserta didik dapat mencari
jumlah sudut dalam dan jumlah
sudut luar poligon berdasarkan
sifat-sifat sudut segitiga.
4 Peserta didik dapat menyelidiki Kekongruenan Menyelidiki 1 JP
bangun-bangun geometri yang Bangun-Bangun bangun-bangun
kongruen. Geometri geometri yang
Bangun-Bangun kongruen
Geometri yang
Kongruen
5 Peserta didik dapat mencari Syarat-Syarat Menentukan Syarat- 2 JP
syarat agar kedua segitiga Kekongruenan Segitiga Syarat
tersebut kongruen. Kekongruenan
Peserta didik dapat menentukan Segitiga
syarat kekongruenan segitiga
dan mencari apakah dua segitiga
kongruen atau tidak dengan
Alokasi
No Tujuan Pembelajaran Materi Pembelajaran Kegiatan
Waktu
menggunakan syarat-syarat
tersebut.
6 Peserta didik dapat menjelaskan Cara Membuktikan Menemukan cara 3,5 JP
arti dan pentingnya pembuktian. Sifat Bangun Geometri membuktikan sifat
Peserta didik dapat menjelaskan bangun geometri
arti asumsi dan kesimpulan.
Peserta didik dapat menjelaskan
urutan pembuktian dari sifat-
sifat suatu bangun geometri, dan
melakukan pembuktian sifat-
sifat gambar sederhana.
Peserta didik dapat memahami
sifat dasar dan teorema bangun
geometri yang menjadi
argument pembuktian.
Soal Ringkasan 2 JP
BAB V: SEGITIGA DAN SEGI EMPAT
1 Peserta didik dapat mencari Segitiga dan Segi Melipat kertas 1 JP
berbagai bentuk geometriyang Empat berbentuk segitiga
ada dari sekitar peserta didik dan dan segi empat,
dapat menyebutkan kembali serta menjelaskan
sifat berbagai bentuk geometri sifat dan kesimetrian
yang sudah dipelajari. setiap bangun
Peserta didik dapat melipat geometri
kertas berbentuk segitiga dan
segi empat, serta menjelaskan
sifat dan kesimetrian setiap
bangun geometri.
2 Peserta didik dapat Segitiga Membuktikan sifat- 4 JP
menyebutkan pentingnya istilah Segitiga Sama Kaki sifat segitiga sama
dan arti suatu definisi. kaki dan segitiga
Peserta didik dapat sama sisi dengan
membuktikan sifat-sifat segitiga menggunakan syarat
sama kaki dan segitiga sama sisi kekongruenan
dengan menggunakan syarat segitiga
kekongruenan segitiga.
Peserta didik dapat
menyebutkan dan menggunakan
kebalikan dari suatu proposisi.
3 Peserta didik dapat menemukan Kekongruenan Segitiga Membuktikan sifat 1,5 JP
syarat kekongruenan segitiga Siku-Siku bangun geometri
siku-siku. dengan
Peserta didik dapat menggunakan syarat
membuktikan sifat bangun kekongruenan
geometri dengan menggunakan segitiga siku-siku
syarat kekongruenan segitiga
siku-siku.
4 Peserta didik dapat Segi Empat Membuktikan sifat 3 JP
membuktikan sifat jajargenjang jajargenjang dengan
Alokasi
No Tujuan Pembelajaran Materi Pembelajaran Kegiatan
Waktu
dengan menggunakan sifat garis Sifat Jajargenjang menggunakan sifat
sejajar dan sifat kesebangunan garis sejajar dan
segitiga. sifat kesebangunan
Peserta didik dapat segitiga
membuktikan sifat bangun
geometri dengan menggunakan
sifat jajargenjang.
5 Peserta didik dapat menemukan Syarat untuk Membuktikan syarat 3 JP
dan membuktikan syarat segi Jajargenjang segi empat menjadi
empat menjadi jajargenjang. jajargenjang
Peserta didik dapat
membuktikan sifat bangun
geometri dengan menggunakan
syarat untuk menjadi
jajargenjang.
6 Peserta didik dapat menentukan Jajargenjang Khusus Membuktikan sifat 1.5 JP
hubungan jajargenjang, persegi garis diagonal
panjang, belah ketupat, persegi. persegi panjang dan
Peserta didik dapat belah ketupat
membuktikan sifat garis
diagonal persegi panjang dan
belah ketupat.
Peserta didik dapat menentukan
persyaratan agar jajargenjang
menjadi persegi panjang, belah
ketupat, dan persegi.
7 Peserta didik dapat menggambar Garis Sejajar dan Luas 1 JP
garis diagonal pada persegi
panjang dan menemukan
segitiga dengan luas yang sama.
8 Peserta didik dapat menentukan Garis Sejajar dan Luas Menentukan 0,5 JP
bahwa luas segitiga yang teorema garis sejajar
memiliki alas yang sama dan dan luasnya
sudut puncak yang tersisa
berada pada garis yang sejajar
dengan alasnya, adalah sama.
Peserta didik dapat menentukan
teorema garis sejajar dan
luasnya, dan menggunakannya
untuk mengubah poligon
menjadi bentuk dengan volume
yang sama.
Soal Ringkasan 2 JP
BAB VI: PELUANG
1 Peserta didik mampu Peluang Memprediksi 1 JP
memprediksi bagaimana dadu bagaimana dadu
akan muncul dan melakukan akan muncul
beberapa kali percobaan untuk
memastikannya.
Alokasi
No Tujuan Pembelajaran Materi Pembelajaran Kegiatan
Waktu
2 Peserta didik dapat memahami Peluang Memahami arti 1 JP
arti peluang berdasarkan hasil Kemunculan dari peluang berdasarkan
dari banyak eksperimen pada Suatu Kejadian hasil dari banyak
peristiwa yang tidak pasti. eksperimen
3 Peserta didik mampu memahami Bagaimana Cara Menemukan 1 JP
bagaimana menemukan Menentukan Peluang kemungkinan ketika
kemungkinan ketika semua semua kemungkinan
kemungkinan sama-sama terjadi, sama-sama terjadi,
merupakan peluang. merupakan peluang
Peserta didik mampu memahami
kisaran nilai yang diambil
peluang dan peluang statistika
bahwa kejadian pelengkap akan
terjadi.
4 Peserta didik mampu mencari Beragam Peluang Mencari berbagai 4 JP
berbagai peluang dengan peluang dengan
menghitung jumlah kasus menghitung jumlah
menggunakan diagram pohon kasus menggunakan
atau tabel dua variabel. diagram pohon atau
Peserta didik mampu tabel dua variabel
menjelaskan bahwa peluang
dapat digunakan untuk
menangkap dan menjelaskan
kejadian tidak pasti.
Soal Ringkasan 2 JP
Saung Dadi, Juli 2024
Mengetahui, Guru Mata Pelajaran,
Kepala SMPN 3 BP. Peliung, Bahasa Indonesia,
Hj. NIAR, [Link]., [Link]. EKA SUSELAWATI, [Link]
NIP. 196708161993022001 NIP. 198510292010012017