0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan7 halaman

MoU Kerjasama Pembongkaran Gedung

Memorandum of Understanding (MoU) ini ditandatangani antara PT Cahaya Utama dan PT Manggala Konstruksi untuk kerjasama dalam proyek pembongkaran Gedung Rajasa Tower, berlaku mulai 20 Mei 2024. MoU ini mencakup penyewaan alat berat, biaya sewa, dan tanggung jawab masing-masing pihak, serta ketentuan kerahasiaan dan pelaksanaan proyek. Kesepakatan ini memiliki jangka waktu dua bulan dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua pihak.

Diunggah oleh

Zhofar Jauzaa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan7 halaman

MoU Kerjasama Pembongkaran Gedung

Memorandum of Understanding (MoU) ini ditandatangani antara PT Cahaya Utama dan PT Manggala Konstruksi untuk kerjasama dalam proyek pembongkaran Gedung Rajasa Tower, berlaku mulai 20 Mei 2024. MoU ini mencakup penyewaan alat berat, biaya sewa, dan tanggung jawab masing-masing pihak, serta ketentuan kerahasiaan dan pelaksanaan proyek. Kesepakatan ini memiliki jangka waktu dua bulan dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua pihak.

Diunggah oleh

Zhofar Jauzaa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MEMORANDUM OF UNDERSTANDING

Nomor: 001/MOU/05/2024
Antara
PT CAHAYA UTAMA
Dan
PT MANGGALA KONSTRUKSI
Tentang
KERJASAMA DALAM PROYEK PEMBONGKARAN
GEDUNG RAJASA TOWER
NOTA KESEPAKATAN BERSAMA ini berlaku efektif mulai tanggal 20 Mei 2024 (“Tangal
Efektf”) oleh dan anatara:

1. PT MANGGALA KONSTRUKSI., Sebuah Perseroan terbatas yang resm didirikan


berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia, yang berkedudukan dan berkantor di
JL. D.I. Panjaiitan Kav. 9-10, Jakarta yang dalam hal ini diiwakili oleh Alila Amira
Fachrina dan Selli Silviya. Dalam kedudukannya sebagai Direktur Utama dan
Manajer dari dan karenanya sah bertindak untuk dan atas nama serta mewakilii PT.
MANGGALA KONSTRUKSI. Sesuai dengan ketentuan anggaran dasarnya yang
berlaku (selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama);
DAN
2. CV CAHAYA UTAMA., Sebuah Persekutuan komanditer yang resmi didirikan
berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia, yang berkedudukan dan berkantor di
JL. Caringin No. 40 Bekasi, yang dalam hal ini diiwakili oleh Alysha Fadia dan
Annisa Uththahirah. Dalam kedudukannya sebagai Direktur Utama dan Sekretaris
dari dan karenanya sah bertindak untuk dan atas nama serta mewakilii CV CAHAYA
UTAMA. Sesuai dengan ketentuan anggaran dasarnya yang berlaku (selanjutnya
disebut sebagai Pihak Kedua).
(Dalam Nota Kesepakatan Bersama inii, tap-tap pihak di atas secara masing-masibg dsebut
sebagai “pihak” dan secara Bersama-sama disebut sebagai “ para pihak”).
Mengingat
1. Kedua pihak sepakat untuk bekerjasama terkait penyewaan alat berat berbasis prinsip
kesetaraan dan saling memutuhkan;
2. Dengan mematuhi aturan hukum atau perundangan yang berlaku di Indonesia serta
kebijakan dan prosedur yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia terkait Kerjasama
dalam bidang bisnis dan sewa menyewa alat berat.
Maka. Dengan mempertimbangkan hal-hal di atas, kedua pihak telah memutuskan untuk
membuat Perjanjian Kerjasama berupa Memorandum of Understanding (MoU) yang
berlaku sejak tanggal ditandatangani.
kedua pihak sepakat bahwa:

PASAL 1
MAKSUD DAN TUJUAN
1.1 Tujuan dari Nota Kesepahaman Bersama ini adalah sebagai pencatatan dan penegasan
pemahaman dasar dari keinginan Para Pihak untuk bekerjasama satu sama lain dalam
proyek Pembongkaran Gedung Rajasa Tower
1.2 Pada tahap eksekusi proyek, Para Pihak akan bekerjasama dengan ruang lingkup
pekerjaaan yang disetujui bersama dalam Nota Kesepahaman Bersama ini.

Kekuatan: Memberikan dasar relasi awal yang jelas.


Kelemahan: Tidak menyebut apakah MoU ini mengikat secara hukum.

PASAL 2
RUANG LINGKUP PEKERJAAN DAN TANGGUNG JAWAB PARA PIHAK
2.1 Ruang lingkup Pihak Kedua dalam Kerjasama ini adalah (1) mempersiapkan dan
menyewakan alat alat berat berupa 4 Unit Bulldozer Pc 78, 6 unit Excavator Komatsu
Pc 200, 3 unit Breaker Pc 200, 19 Operator
2.2 Para Pihak setuju dan sepakat bahwa biaya penyewaan alat berat yang disediakan oleh
pihak pertama adalah sebesar Rp 5,578,200,000,- yang akan dibayarkan oleh pihak
kedua secara bertahap. Sehubung dengan ketentuan ini, Para Pihak setuju bahwa
mekanisme pengaturan dan pengelolaan permodalan akan diatur lebih lanjut dalam
perjanjian konsorsium dan/atau perjanjian tertentu lainnya yang disepakati Para Pihak.
Kekuatan: Sudah menyertakan angka biaya pasti, dan pembagian peran jelas.
Kelemahan: Tidak dijelaskan mekanisme pembayarannya (berapa tahap, jadwal
pembayaran, sistem pengawasan alat, dll).

PASAL 3
BIAYA DAN PENGELUARAN
3.1 Tiap-tiap Pihak akan menanggung biaya dan pengeluaran masing-masing terkait
dengan Pra-Studi Kelayakan.
3.2 Biaya dan pengeluaran tersebut di antaranya, terdiri dari asuransi, pajak, personalia,
biaya perjalanan, dokumentasi, transportasi, akomodasi, dan biaya lainnya yang
berkaitan.
3.3 Para Pihak secara bersama-sama akan menanggung biaya dan pengeluaran yang timbul
akibat kerjasama dengan pihak ketiga lainnya antara lain seperti notaris, jika telah
disetujui bersama oleh kedua belah pihak, berdasarkan porsinya masing-masing
sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 2.2.
Kekuatan: Memberikan kerangka pembiayaan yang adil.
Kelemahan: Tidak ada batasan atau estimasi total biaya tambahan.

PASAL 4
KERAHASIAAN
4.1 Dalam Nota Kesepahaman Bersama ini:
a) "Pihak Pengungkap" berarti Pihak atau perwakilan (sebagaimana didefinisikan
di bawah ini) yang mengungkapkan atau penyebabkan diungkapkannya Informasi
Rahasia (sebagaimana didefinisikan di bawah ini) kepada Pihak lain atau

Perwakilannya; dan "Pihak Penerima" berarti Pihak atau Perwakilannya yang


menerima Informasi Rahasia dari Pihak Pengungkap.
b) "Informasi Rahasia" adalah (i) setiap dan semua informasi, termasuk namun
tidak terbatas pada informasi tentang sifat kepemilikan, perlindungan atau
kerahasiaan, yang diungkapkan oleh Pihak Pengungkap kepada Pihak Penerima
selama atau sehubungan dengan evaluasi dan/atau pembahasan Proyek, dalam
bentuk nyata, melalui demonstrasi, perangkat, peralatan, model, contoh jenis
apapun, perangkat lunak komputer, media magnetik, atau dokumentasi yang
berkaitan dengan bisnis, operasi, program, rencana, proses, produk, peralatan,
pelanggan, pemasok, property, hak kepemilikan, investasi, pengetahuan, merek
dagang, keterampilan dan keahlian, struktur biaya, teknologi, informasi keuangan
dan analisis keuangan dari Pihak Pengungkap, dan (ii) fakta bahwa evaluasi dan
diskusi sedang berlangsung, pertisipasi Para Pihak dalam evaluasi dan diskusi
semacam itu, dan sifat dan/atau isi evaluasi dan diskusi semacam itu. Komunikasi
verbal dianggap sebagai Informasi Rahasia hanya jika Pihak Pengungkap secara
jelas dan tegas memberitahu Pihak Penerima sifat rahasia komunikasi pada saat
pengungkapan informasi dan komunikasi tersebut dikurangi menjadi tulisan
setelah pengungkapan.
c) "Perwakilan" berarti, sehubungan dengan masing-masing Pihak, yakni direktur,
pejabat, karyawan, konsultan, subkontraktor, pengacara dan agen yang terafiliasi
dengan Pihak tersebut.
4.2 Pihak Penerima harus merahasiakan (kecuali dengan persetujuan tertulis dari Pihak
Pengungkap) setiap Informasi Rahasia yang diberikan kepadanya oleh Pihak
Pengungkap, mengenai Pra-investigasi internal, Proyek dan isi dan fakta kesimpulani
dari Nota Kesepahaman Bersama ini selama masa berlaku Nota Kesepahaman
Bersama dan jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak berhentinya masa berlaku.
4.3 Menyimpang dari ketentuan dalam Pasal 4.2, Pihak Penerima dapat mengungkapkan
Informasi Rahasia kepada Perwakilan, dan/atau orang ketiga dan/atau pihak ketiga
yang perlu mengetahui Informasi Rahasia semata-mata dengan maksud sebagaimana
diatur dalam Pasal 1 dengan pernyataan tertulis sebelumnya oleh Pihak Pengungkap
lainnya.

Kekuatan: Struktur sangat baik dan profesional, sesuai standar kontrak kerahasiaan (NDA).
Kelemahan: Perlu dipastikan bahwa klausul ini tidak tumpang tindih dengan kontrak utama.
PASAL 5
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
PARA PIHAK sepakat untuk melaksanakan hal-hal sebagai berikut:
a. Menyediakan dan menjamin ketersediaan alat-alat berat yang berlaku bagi PIHAK
KEDUA;
b. Menjamin kondisi alat-lat berat dalam keadaan baik dan layak yang berlaku bagi
PIHAK KEDUA;
c. Membayar biaya sewa dan bertanggug jawab penuh atas barang-barang sewaan
tersebut sesuai dengan Nota Kesepakatan Bersama yang berlaku bagi PIHAK
PERTAMA;
d. Berkomitmen untuk menjaga barang-barang sewaannya yang berlaku bagi PIHAK
PERTAMA;
e. Menyediakan dan mengoptimalkan seluruh potensial PARA PIHAK dalam rangka
perwujudan pelaksanaan Kesepakatan Bersama ini;
f. Menyediakan data dan informasi yang diperlukan dalam perwujudan pelaksanaan
Kesepakatan Bersama ini;

Kekuatan: Pembagian kerja dan tanggung jawab cukup rinci.


Kelemahan: Perlu penyempurnaan bahasa dan struktur (banyak redaksional yang
janggal).

PASAL 6
PELAKSANAAN
5.1 Pelaksanaan Kesepakatan Bersama ini dapat diatur lebih lanjut dalam bentuk
Perjanjian Kerjasama sesuai kebutuhan antara PIHAK PERTAMA yang dalam hal ini
diwakili oleh Direktur Utama daN Manajernya sesuai dengan bidang tugas masing-
masing berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dengan PIHAK
KEDUA yang dalam hal ini diwakili oleh Direktur Utama dan Sekretarisnya sesuai
dengan bidang tugas masing-masing sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan.
5.2 Pelaksanaan Kesepakatan Bersama sebagaimana dimaksud pada ayat (1), apabila
dalam pelaksanaan Perjanjian Kerjasama memerlukan jangka waktu melebihi jangka
waktu berlakunya Kesepakatan Bersama ini, maka Perjanjian Kerjasama tersebut
berlaku sampai dengan berakhirnya kesepakatan yang ditentukan dalam Perjanjian
Kerjasama tersebut.
Kekuatan: Menyediakan jembatan ke kontrak hukum yang lebih kuat.
PASAL 7
JANGKA WAKTU
6.1 Kesepakatan Bersama ini berlaku untuk jangka waktu 2 (dua) bulan sejak
ditandatangani dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan PARA PIHAK.
6.2 Dalam hal salah satu pihak akan memperpanjang Kesepakatan Bersama ini secara
sepihak, maka salah satu pihak harus memberitahukan secara tertulis kepada pihak
lainnya, dalam waktu paling lambat 1 (satu) bulan sebelum berakhirnya Kesepakatan
Bersama ini.
Kekuatan: Memberikan kejelasan masa berlaku.
Kelemahan: Waktu yang cukup singkat untuk proyek dengan nilai besar.
PASAL 8
PEMBIAYAAN
Biaya yang timbul sebagai akibat dari pelaksanaan Kesepakatan Bersama ini
dibebankan kepada PARA PIHAK sesuai dengan tugas dan fungsi masing- masing
serta sumber lain yang sah, sesuai dengan peraturan perundang- undangan yang
berlaku.

Kelemahan: Tidak spesifik soal jenis biaya dan proporsi (misalnya siapa membayar
bahan bakar, maintenance alat, dll).

PASAL 9
ADDENDUM
9.1 Hal-hal yang belum diatur atau belum cukup diatur dalam Kesepakatan Bersama ini,
akan diatur lebih lanjut berdasarkan kesepakatan PARA PIHAK dalam bentuk
Addendum.
9.2 Addendum sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dibuat sebelum berakhirnya
Kesepakatan Bersama ini dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
Kesepakatan Bersama ini.
Demikian Kesepakatan Bersama ini dibuat dan ditandatangani pada hari dan tanggal sebagaimana
tersebut di atas, dalam rangkap 2 (dua) asli, masing- masing diberi meterai cukup untuk PARA
PIHAK dan mempunyai kekuatan hukum yang sama.
PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA

(Alila Amira Fachria) (Alysha Fadia Hayya)

(Selli Silviya) (Annisa Uththahirah)

Anda mungkin juga menyukai