0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan47 halaman

Modul Ajar Matematika: Matriks Kelas XI

Modul ajar ini dirancang untuk mata pelajaran Matematika di SMA NU Kejajar Wonosobo, fokus pada topik Matriks selama 3 pertemuan dengan alokasi waktu 360 menit. Pembelajaran meliputi konsep matriks, penjumlahan, pengurangan, dan perkalian matriks, menggunakan metode Creative Problem Solving. Siswa diharapkan mandiri, kreatif, dan bernalar kritis dalam proses belajar.

Diunggah oleh

Ahmad Fikiyanto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan47 halaman

Modul Ajar Matematika: Matriks Kelas XI

Modul ajar ini dirancang untuk mata pelajaran Matematika di SMA NU Kejajar Wonosobo, fokus pada topik Matriks selama 3 pertemuan dengan alokasi waktu 360 menit. Pembelajaran meliputi konsep matriks, penjumlahan, pengurangan, dan perkalian matriks, menggunakan metode Creative Problem Solving. Siswa diharapkan mandiri, kreatif, dan bernalar kritis dalam proses belajar.

Diunggah oleh

Ahmad Fikiyanto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

A.

Identitas dan Informasi Umum Mengenai Modul Ajar


Nama Sekolah SMA NU Kejajar Wonosobo
Mata Pelajaran Matematika
Semester / Pokok Ganjil / Matriks
Bahasan
Fase / Kelas F+ / 11
Domain / Topik Aljabar dan Fungsi
Kata Kunci Matriks, Matriks Transpos, Kesamaan Dua Matriks, Penjumlahan Matriks,
Pengurangan
Matriks, Perkalian Matriks

Kemampuan Operasi hitung dasar, sistem persamaan linear, dan sifat penjumlahan,
Prasyarat pengurangan, dan
perkalian bilangan real

Alokasi Waktu 45 menit × 8 JP (360 menit)


Jumlah Pertemuan 3 Pertemuan
Moda Pembelajaran Tatap Muka
Model Pembelajaran Creative Problem Solving
Profil Pelajar Gotong royong, mandiri, bernalar
Pancasila kritis, dan kreatif
Sarana Prasarana Buku guru dan buku siswa matematika kelas XI, handphone, laptop, LCD
Proyektor, spidol,
papan tulis, penghapus

Media Pembelajaran Power Point


Video Pembelajaran : [Link]
[Link]

Target Peserta Didik Reguler/tipikal


Karakteristik Peserta Peserta didik regular yang aktif berdiskusi dalam kegiatan pembelajaran dan
Didik bernalar kritis dalam mencari jawaban dan tidak
1
pantang menyerah dalam belajar
Daftar Pustaka Masta, A. A. (n.d.). Matematika Tingkat Lanjut. Jakarta: Pusat
Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Masta, A. A. (2021). Buku Panduan Guru Matematika Tingkat Lanjut.
Jakarta: Pusat Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen
Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan
Teknologi.

B. Gambaran Umum Modul


Rasionalisasi
Penyusunan modul ajar matematika yang terdiri dari 3 pertemuan, 8 JP dan alokasi waktu 360
menit.

Urutan Materi
1. Menentukan konsep matriks
2. Jenis-jenis matriks
3. Kesamaan dua matriks
4. Penjumlahan dan pengurangan antar matriks
5. Perkalian matriks
Rencana Asesmen
Formatif : Observasi dan tanya jawab selama pembelajaran
Sumatif : a. Pengetahuan : Latihan soal dan ulangan harian.
b. Lisan : Presentasi hasil diskusi

URUTAN KEGIATAN PEMBELAJARAN


PERTEMUAN 1 ( 3 × 45 Menit )
Subbab Menemukan konsep matriks
Jenis-jenis matriks Kesamaan dua matriks

Tujuan 1. Siswa dapat menyajikan data atau informasi ke dalam bentuk matriks.
Pembelajaran 2. Siswa dapat menemukan pengertian dari matriks.
3. Siswa dapat mengidentifikasi ordo dan elemen dari suatu matriks.
4. Mengidentifikasi jenis-jenis matriks berdasarkan ordo dan elemen penyusunannya.
5. Menentukan matriks transpos.
6. Menjelaskan konsep kesamaan dua matriks
7. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kesamaan dua matriks.
Pemahaman 1. Siswa dapat menemukan konsep matriks.
Bermakna 2. Siswa dapat menemukan definisi matriks melalui kegiatan eksplorasi, menyajikan
data atau informasi ke dalam bentuk matriks, serta memahami unsur-unsur matriks
seperti baris, kolom, ordo, dan elemen matriks.
3. Siswa dapat memahami jenis-jenis matriks.
4. Siswa dapat memahami transpos dari suatu matriks.

5. Siswa dapat menemukan konsep


kesamaan dua matriks melalui kegiatan eksplorasi.

Pertanyaan 5. Pernakah kalian menyajikan data dalam bentuk tabel?


Pemantik 6. Pernakah kalian mengamati denah tempat duduk di kelas? Pada baris dan kolom
berapa kalian berada?
7. Apa yang dimaksud dengan transpos matriks?
8. Mengapa kesamaan dua matriks penting untuk dipelajari?
Profil Pelajar 1. Mandiri
Pancasila 2. Kreatif
3. Bernalar Kritis
4. Gotong Royong

2 LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
1. Guru mengucapkan salam dan menyapa siswa dengan menanyakan kabar.
2. Guru membuka pembelajaran dan mengecek kehadiran siswa.
3. Guru memberikan apersepsi dengan mengingatkan kembali siswa tentang materi sebelumnya yang
sudah dipelajari.
4. Guru melakukan apersepsi dengan menghubungkan pertanyaan “Pernahkah kalian mengamati denah
tempat duduk di kelas? Pada baris dan kolom berapa kalian berada? Siapa saja yang duduk dibaris
pertama?”
5. Guru menyampaikan tujuan dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan hari ini.
6. Untuk menjawab pertanyaan pemantik, guru memberikan permasalahan kemudian siswa diajak
untuk mengidentifikasi permasalahan tersebut secara berkelompok (5-6 siswa).

Kegiatan Inti (120 Menit)


Tahap 1 1. Guru membagikan print out permasalahan yang tertera pada Lembar Kerja Siswa
Klarifikasi 1 (LKS 1) dan menampilkannya dengan bantuan powerpoint.
Masalah 2. Siswa mengamati, memahami, dan mengidentifikasi permasalahan yang terdapat
pada LKS 1 dan mengajukan pertanyaan yang belum dipahami terkait
permasalahan yang disajikan.
3. Guru membimbing siswa dalam memahami situasi permasalahan dan menemukan
fakta dan informasi yang ada kemudian diidentifikasi lebih lanjut.
Tahap 2 1. Guru membimbing siswa dalam memahami permasalahan dalam LKS 1.
Pengungkapa 2. Jika ada siswa yang mengalami masalah, guru mempersilahkan siswa lain untuk
n Pendapat memberikan tanggapan terkait pertanyaan siswa tersebut.
3. Guru membimbing siswa dalam membuat kemungkinan solusi yang digunakan
dalam memecahkan permasalahan dengan mengungkapkan pendapatnya.
Tahap 3 1. Siswa mendiskusikan proses pemecahan dari permasalahan yang diberikan.
Evaluasi dan 2. Siswa bekerja sama dalam kelompok untuk memecahkan permasalahan yang telah
Pemilihan dibagikan oleh guru.
3. Guru membimbing siswa dalam menentukan solusi yang tepat dalam
memecahkan permasalahan di Lembar Kerja Siswa 1 (LKS 1).
Tahap 4 1. Guru membimbing siswa dalam mengimplementasikan solusi untuk memecahkan
Implementasi permasalahan dan memastikan solusi yang digunakan berhasil.
2. Siswa menyiapkan hasil diskusi kelompok secara rapi dan sistematis sebelum
dipresentasikan.
3. Guru meminta perwakilan salah satu kelompok untuk maju
mempresentasikan hasil diskusinya
4. Guru memberikan kesempatan kepada kelompok lain untuk mengajukan pendapat.
5. Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan penguatan
terhadap solusi yang telah ditemukan.
6. Setiap kelompok mengumpulkan hasil diskusinya.
Kegiatan Penutup (5 Menit)
1. Siswa dengan dibimbing oleh guru menyimpulkan kembali terkait pembelajaran yang telah
dilakukan.
2. Siswa melakukan refleksi dengan menjawab pertanyaan yang terdapat pada LKS 1.
3. Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
4. Guru mengakhiri pembelajaran dengan berdoa dan mengucapkan salam.

PERTEMUAN 2 ( 2 × 45 Menit )
Subbab Penjumlahan dan Pengurangan
Antarmatriks
Tujuan 1. Siswa dapat menjelaskan konsep operasi penjumlahan matriks.
Pembelajaran 2. Siswa mampu menentukan sifat-sifat operasi penjumlahan matriks.
3. Siswa mampu menjelaskan konsep operasi pengurangan matriks.
4. Siswa dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan operasi penjumlahan
dan pengurangan antarmatriks.
Pemahaman 1. Siswa dapat menemukan konsep penjumlahan matriks.
Bermakna 2. Siswa dapat menemukan sifat-sifat penjumlahan matriks.
3. Siswa dapat memahami pengurangan matriks.
Pertanyaan 1. Apa syarat utama dua buah matriks dapat dijumlahkan atau dikurangkan?
Pemantik 2. Bagaimana
3 cara menjumlahkan dan mengurangkan dua matriks?
Profil Pelajar 1. Mandiri
Pancasila 2. Kreatif
3. Bernalar Kritis
3. Gotong Royong

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
1. Guru mengucapkan salam dan menyapa siswa dengan menanyakan kabar.
2. Guru membuka pembelajaran dan mengecek kehadiran siswa.
3. Guru memberikan apersepsi dengan mengingatkan kembali siswa tentang materi sebelumnya yang
sudah dipelajari.
4. Guru melakukan apersepsi dengan menghubungkan pertanyaan “Apa syarat utama dua buah matriks
dapat dijumlahkan atau dikurangkan?” “Bagaimana cara menjumlahkan dan mengurangkan dua
matriks?”
5. Guru menyampaikan tujuan dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan hari ini.
6. Untuk menjawab pertanyaan pemantik, guru memberikan permasalahan kemudian siswa diajak
untuk mengidentifikasi permasalahan tersebut secara berkelompok (5-6 siswa).
Kegiatan Inti (70 Menit)
Tahap 1 1. Guru membagikan print out permasalahan yang tertera pada Lembar Kerja Siswa 2
Klarifikasi (LKS 2) dan menampilkannya dengan bantuan powerpoint.
Masalah 2. Siswa mengamati, memahami, dan mengidentifikasi permasalahan yang terdapat
pada LKS 2 dan mengajukan pertanyaan yang belum dipahami terkait
permasalahan yang disajikan.
3. Guru membimbing siswa dalam memahami situasi permasalahan dan menemukan
fakta dan informasi yang ada kemudian diidentifikasi lebih lanjut.
Tahap 2 1. Guru membimbing siswa dalam memahami permasalahan dalam LKS 2.
Pengungkapan 2. Jika ada siswa yang mengalami masalah, guru mempersilahkan siswa lain untuk
Pendapat memberikan tanggapan terkait pertanyaan siswa tersebut.
3. Guru membimbing siswa dalam membuat kemungkinan solusi yang digunakan
dalam memecahkan permasalahan dengan mengungkapkan pendapatnya.
Tahap 3 1. Siswa mendiskusikan proses pemecahan dari permasalahan yang diberikan.
Evaluasi dan 2. Siswa bekerja sama dalam kelompok untuk memecahkan permasalahan yang telah
Pemilihan dibagikan oleh guru.
3. Guru membimbing siswa dalam menentukan solusi yang tepat dalam memecahkan
permasalahan di Lembar Kerja Siswa 2 (LKS 2).
Tahap 4 1. Guru membimbing siswa dalam mengimplementasikan solusi untuk memecahkan
Implementasi permasalahan dan memastikan solusi yang digunakan berhasil.
2. Siswa menyiapkan hasil diskusi kelompok secara rapi dan sistematis sebelum
dipresentasikan.
3. Guru meminta perwakilan salah satu kelompok untuk maju mempresentasikan hasil
diskusinya
4. Guru memberikan kesempatan kepada kelompok lain untuk mengajukan pendapat.
5. Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan penguatan terhadap
solusi yang telah ditemukan.
6. Setiap kelompok mengumpulkan hasil diskusinya.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
1. Siswa dengan dibimbing oleh guru menyimpulkan kembali terkait pembelajaran yang telah
dilakukan.
2. Siswa melakukan refleksi dengan menjawab pertanyaan yang terdapat pada LKS 2.
3. Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
4. Guru mengakhiri pembelajaran dengan berdoa dan mengucapkan salam.

PERTEMUAN 3 ( 3 × 45 Menit )
Subbab Perkalian4Matriks
Tujuan 1. Siswa dapat menjelaskan konsep perkalian matriks dengan skalar.
Pembelajaran 2. Siswa dapat memahami sifat-sifat perkalian matriks dengan skalar.
3. Siswa dapat menjelaskan konsep perkalian dua matriks.
4. Siswa dapat memahami sifat-sifat perkalian dua matriks.
5. Siswa dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan perkalian matriks
dengan skalar.
6. Siswa dapat menyelesaikan masalah
7. yang berkaitan dengan perkalian dua matriks
Pemahaman 1. Siswa dapat menemukan konsep perkalian matriks dengan skalar.
Bermakna 2. Siswa dapat menemukan konsep perkalian dua matriks.
Pertanyaan 1. Apa syarat operasi perkalian dari dua matriks?
Pemantik 2. Apa saja sifat-sifat yang berlaku pada perkalian skalar matriks?
Profil Pelajar 1. Mandiri
Pancasila 2. Kreatif
3. Bernalar Kritis
4. Gotong Royong
Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
1. Guru mengucapkan salam dan menyapa siswa dengan menanyakan kabar.
2. Guru membuka pembelajaran dan mengecek kehadiran siswa.
3. Guru memberikan apersepsi dengan mengingatkan kembali siswa tentang materi sebelumnya yang
sudah dipelajari.
4. Guru melakukan apersepsi dengan menghubungkan pertanyaan “Apa syarat operasi perkalian dari
dua matriks?” “Apa saja sifat-sifat yang berlaku pada perkalian skalar matriks?”

5. Guru menyampaikan tujuan dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan hari ini.
6. Untuk menjawab pertanyaan pemantik, guru memberikan permasalahan kemudian siswa diajak
untuk mengidentifikasi permasalahan tersebut secara berkelompok (5-6 siswa).

Kegiatan Inti (120 Menit)


Tahap 1 1. Guru membagikan print out permasalahan yang tertera pada Lembar Kerja Siswa
Klarifikasi 3 (LKS 3) dan menampilkannya dengan bantuan powerpoint.
Masalah 2. Siswa mengamati, memahami, dan mengidentifikasi permasalahan yang terdapat
pada LKS 3 dan mengajukan pertanyaan yang belum dipahami terkait
permasalahan yang disajikan.
3. Guru membimbing siswa dalam memahami situasi permasalahan dan
menemukan fakta dan informasi yang ada kemudian diidentifikasi lebih lanjut.
Tahap 2 1. Guru membimbing siswa dalam memahami permasalahan dalam LKS 3.
Pengungkapan 2. Jika ada siswa yang mengalami masalah, guru mempersilahkan siswa lain untuk
Pendapat memberikan tanggapan terkait pertanyaan siswa tersebut.
3. Guru membimbing siswa dalam membuat kemungkinan solusi yang digunakan
dalam memecahkan permasalahan dengan mengungkapkan pendapatnya.
Tahap 3 1. Siswa mendiskusikan proses pemecahan dari permasalahan yang diberikan.
Evaluasi dan 2. Siswa bekerja sama dalam kelompok untuk memecahkan permasalahan yang
Pemilihan telah dibagikan oleh guru.
3. Guru membimbing siswa dalam menentukan solusi yang tepat dalam memecahkan
permasalahan di Lembar Kerja Siswa 3 (LKS 3).
Tahap 4 1. Guru membimbing siswa dalam mengimplementasikan solusi untuk memecahkan
Implementasi permasalahan dan memastikan solusi yang digunakan berhasil.
2. Siswa menyiapkan hasil diskusi kelompok secara rapi dan sistematis sebelum
5
dipresentasikan.
3. Guru meminta perwakilan salah satu kelompok untuk maju
mempresentasikan hasil diskusinya
4. Guru memberikan kesempatan kepada kelompok lain untuk mengajukan pendapat.
5. Guru membimbing jalannya diskusi kelas dengan memberikan penguatan terhadap
solusi yang telah ditemukan.
6. Setiap kelompok mengumpulkan hasil diskusinya.
Kegiatan Penutup (5 Menit)
1. Siswa dengan dibimbing oleh guru menyimpulkan kembali terkait pembelajaran yang telah
dilakukan.
2. Siswa melakukan refleksi dengan menjawab pertanyaan yang terdapat pada LKS 3.
3. Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
4. Guru mengakhiri pembelajaran dengan berdoa dan mengucapkan salam.

Wonosobo, Juni 2025


Mengetahui,
Kepala SMA NU Kejajar Guru Mata Pelajaran,

Rossy Dwipuji Hapsari, [Link]., Gr. Ahmad Fikiyanto, [Link].


NIP. NIP.-
Lampiran 1. Bahan Bacaan Matriks

BAHAN BACAAN MATRIKS

A Konsep Matriks

Coba kalian perhatikan susunan benda-benda yang ada di sekitar! Pernahkah kalian memperhatikan denah
ruang kelasmu? Ada berapa baris meja siswa? Ada berapa kolom meja siswa?

Gambar 1. Ruang Kelas


Tentu kalian dapat melihat susunan tersebut berupa pola baris dan kolom, bukan? Sebagai contoh lainnya
adalah susunan angka dalam bentuk tabel. Pada tabel terdapat baris dan kolom, banyaknya baris dan kolom
bergantung pada ukuran table tersebut. Agar kalian dapat menemukan konsepnya, mari perhatikan gambaran
dari permasalahan berikut.
Mari Bereksplorasi
Seorang wisatawan local hendak berlibur ke beberapa tempat wisata yang ada di Pulau Jawa. Untuk
memaksimalkan waktu liburan, dia mencatat jarak antara kota-kota tersebut sebagai berikut.
Bandung – Semarang 367 km Semarang – Yogyakarta 115 km Bandung –
Yogyakarta 428 km
Dapatkah kamu membuat susunan jarak antar kota tujuan wisata tersebut jika wisatawan tersebut memulai
perjalanan dari Bandung! Sajikan data tersebut ke dalam tabel 1, kemudian berikan makna setiap angka dalam
susunan tersebut.

Tabel 1. Data Jarak Antar Kota Tujuan Wisata


Kota Bandung Semarang Yogyakarta
Bandung 0 367 428
Semarang 367 0 115
Yogyakarta 428 115 0
6
Sajikan data pada Tabel 1 dalam bentuk baris dan kolom dengan menghilangkan judul baris dan kolom ke dalam
bentuk berikut.
… … … ⎡… … …⎤ … … …
l
𝐴= … … … … … , atau ‖ … … …‖
⎪ …⎪ 𝐴
𝐴=
=
… … … ⎢… … …⎥ … … …
Susunan jarak antarkota di Pulau Jawa ini terdiri dari 3 baris dan 3 kolom dan disebut dengan matriks.
Secara umum matriks dapat didefinisikan sebagai berikut.
Matriks adalah susunan bilangan yang disusun dalam suatu jajaran berbentuk persegi panjang yang terdiri
atas baris dan kolom. Kelompok bilangan tersebut ditulis di dalam kurung biasa “( )”, kurung siku “[ ]”, atau
“║║”. Namun, pada umumnya, matriks dituliskan dengan menggunakan kurung siku “[ ]”.
Penamaan suatu matriks dilambangkan dengan huruf kapital, seperti A, B, C, … , dan seterusnya. Bilangan
yang menyusun matriks dinamakan elemen matriks yang biasanya dinotasikan dengan huruf kecil sesuai
dengan nama matriksnya.
Maka, secara umum matriks dapat ditulis sebagai berikut.
𝑎11 𝑎12 𝑎13 ⋯ 𝑎1𝑛
⎡𝑎 → 𝐵𝑎𝑟𝑖𝑠 𝑘𝑒 − 1
𝑎22 𝑎23 ⋯ 𝑎2𝑛 ⎤
21 → 𝐵𝑎𝑟𝑖𝑠 𝑘𝑒 − 2
𝐴𝑚×𝑛 = 𝑎31 𝑎32 𝑎33 ⋯ 𝑎3𝑛 → 𝐵𝑎𝑟𝑖𝑠 𝑘𝑒 − 3
⎢ ⋮ ⋮ ⋮ ⋮ ⋮ ⎥
[𝑎𝑚1 𝑎𝑚2 𝑎𝑚3 ⋯ 𝑎𝑚𝑛] → 𝐵𝑎𝑟𝑖𝑠 𝑘𝑒 − 𝑚

𝐾𝑜𝑙𝑜𝑚 𝑘𝑒 − 1 𝐾𝑜𝑙𝑜𝑚 𝑘𝑒 − 𝑛
𝐾𝑜𝑙𝑜𝑚 𝑘𝑒 − 3
𝐾𝑜𝑙𝑜𝑚 𝑘𝑒 − 2
B Jenis - Jenis Matriks
Berikut merupakan jenis-jenis matriks.
1. Matriks Baris
Matriks baris adalah matriks yang hanya mempunyai satu baris saja. Matriks baris berordo 1 × n,

Contoh : 𝐴1×6 = [1 −1 5 2 9 3], matriks berordo 1 ×


dengan n adalah jumlah kolom.

6.
𝐵1×3 = [−3 7 −1], matriks berordo 1 × 3.
Jumlah elemen pada matriks baris sama dengan jumlah kolomnya

2. Matriks Kolom
Matriks kolom adalah matriks yang hanya mempunyai satu kolom saja. Matriks kolom berordo m × 1,

4
dengan m adalah jumlah baris.

−9
Contoh : 𝐴4×1 = [1 ], matriks berordo 4 × 1.
3
−2
𝐵3×1 = [−5], matriks berordo 3 × 1.
6
Jumlah elemen pada matriks kolom sama dengan jumlah barisnya

3. Matriks Persegi

memiliki ordo m × n dengan nilai 𝑚 = 𝑛.


Matriks persegi adalah matriks yang mempunyai banyak baris dan kolom yang sama. Matriks ini

3 8
Contoh : 𝐴2×2 = 6 [ ], matriks persegi berordo 2 × 2.
3 8 6
𝐷3×3 = [11 17 27], matriks persegi berordo 3 × 3.
21 12 19
Tinjaulah matriks persegi berordo n × n di bawah ini.
𝑎11 𝑎12 𝑎13 ⋯ 𝑎1𝑛
⎡𝑎 𝑎 𝑎 ⋯ 𝑎2𝑛⎤
→ Diagonal Samping matriks A
21 22 23
𝐴𝑛×𝑛 = 𝑎31 𝑎32 𝑎33
⋯ 𝑎3𝑛
⎢ ⋮ ⋮ ⋮ ⋮ ⋮ ⎥
[ 𝑎𝑛1 𝑎𝑛2 𝑎𝑛3 7 ⋯ 𝑎𝑛𝑛 ] → Diagonal Utama matriks A

hubung elemen 𝑎11 dengan elemen 𝑎𝑛𝑛 disebut dengan diagonal utama matriks, sedangkan elemen yang
Dalam matriks persegi, elemen yang terletak pada garis

terletak pada garis hubung elemen 𝑎1𝑛 dengan elemen 𝑎𝑛1 disebut dengan diagonal samping.

4. Matriks Datar dan Matriks Tegak


Matriks datar adalah matriks yang berordo m × n dengan nilai m < n, ini berarti banyak kolom lebih
banyak dibandingkan dengan banyak baris. Karena kolomnya lebih banyak dibandingkan dengan barisnya,
1 −1 5
Contoh : 𝐴 = [ ], matriks datar yang berordo 2 × 3
maka susunan elemen-elemennya akan memanjang atau mendatar.

0 11 7
Jika nilai m > n maka banyak baris lebih banyak
dibandingkan dengan banyak kolom, sehingga susunan elemen- elemennya tegak. Matriks yang berciri

7 11
demikian disebut sebagai matriks tegak.
3 −4
Contoh : 𝐴 = [ ], matriks tegak yang berordo 4 × 2
−7 4
8 6
Matriks datar dan matriks tegak biasa disebut matriks persegi
panjang.
5. Matriks Segitiga
Matriks segitiga terbagi menjadi 2, yaitu :
a. Matriks segitiga atas adalah matriks yang elemen-elemen di bawah diagonal utama semuanya bernilai

−2 3 7 12
nol.

0 5 −8 4
𝐴 = [0 0 2 6]
0 0 0 13
b. Matriks segitiga bawah adalah matriks yang elemen-elemen

13 0 0 0
di atas diagonal utama semuanya bernilai nol.

5 1 0 0
𝐵 = [3 8 10 0 ]
2 −4 2 5

6. Matriks Diagonal
Suatu matriks persegi dikatakan sebagai matriks diagonal jika elemen yang ada di bawah dan di atas
diagonal utamanya bernilai nol atau dengan kata lain elemen selain diagonal utamanya bernilai nol.

12 0 0 0 0
Contoh :

−3 0 1 0 0 0 6 0 0 0
𝐴=[ ], 𝐵 = [0 −3 0], 𝐶 = 0 0 4 0 0
0 4 0 0 7 0 0 0 3 0
[ 0 0 0 0 1]
7. Matriks Identitas
Suatu matriks dikatakan sebagai matriks identitas jika semua elemen yang terletak pada diagonal
utamanya bernilai satu.

1 0 0 0 0
Contoh :

1 0 0 0 1 0 0 0
𝐴 = 1[ 0 ], 𝐵 = [0 1 0], 𝐶 = 0 0 1 0 0
0 1 0 0 1 0 0 0 1 0
[0 0 0 0 1]
8. Matriks Nol
Suatu matriks dikatakan sebagai matriks nol jika semuanya bernilai nol.

8
9. Matriks Simetris

diagonal utama bernilai sama. Dengan kata lain, elemen 𝑎𝑖𝑗 sama dengan elemen 𝑎𝑗𝑖 dengan 𝑖 ≠ 𝑗.
Matriks simetris adalah matriks persegi dengan elemen- elemen yang letaknya simetris terhadap

2 3 5 1
3 2 4 7
Contoh: 𝐵 = [ ]
5 4 5 1
1 7 1 1

[Link] Transpos
Matriks transpos adalah matriks baru yang diperoleh dengan cara menukar elemen-elemen pada baris
menjadi kolom dan sebaliknya elemen-elemen pada kolom menjadi baris. Matriks transpos A dinotasikan
dengan AT atau At.
Kesamaan Dua Matriks

Matriks A dan matriks B dikatakan sama (A = B) jika dan hanya jika:

(ii) Semua elemen-elemen yang seletak pada matriks A dan matriks B mempunyai nilai yang sama, 𝑎𝑖𝑗 = 𝑏𝑖𝑗
(i) Ordo matriks A sama dengan ordo matriks B

(untuk semua nilai i dan j)


2 −3 2 −3
𝐴 =(
Contoh :

9
) 𝑑𝑎𝑛 𝐵 =9 (
3𝑥 2𝑦
) Tentukan nilai x dan y!

Penyelesaian :
Matriks A dan matriks B sama-sama berordo 2 × 2, sehingga ordo matriks A = ordo matriks B. Ini berarti syarat
perlu bagi kesamaan dua matriks telah terpenuhi.
Syarat cukup bagi kesamaan matriks A dan matriks B adalah yang seletak harus bernilai sama, sehingga

3𝑥 = 9 ↔ 𝑥 = 3
diperoleh hubungan :

2𝑦 = 14 ↔ 𝑦 = 7
Jadi, jika A = B maka nilai x = 3 dan nilai y = 7.

10
Lampiran 2. Lembar Kerja Siswa 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK


1 (LKPD 1)
Konsep Matriks

Nama :
Kelas : XI
Kelompok :
Alokasi Waktu : 100 Menit
Kegiatan 1 (Konsep Matriks)
Daging hewan ayam, bebek, kambing, dan sapi merupakan sumber protein yang baik. Selain itu, daging hewan
tersebut juga mengandung lemak dan menghasilkan kalori. Berdasarkan [Link], setiap 100 gram daging
ayam mengandung lemak 25g; protein 18,2g; dan kalori 302 kal. Daging bebek mengandung lemak 28,6g;
protein 16g, dan kalori 326 kal. Daging kambing mengandung protein dan lemak masing-masing 9,2g serta
kalori 154 kal. Daging sapi mengandung protein dan lemak masing-masing 14g serta kalori 207 kal. Sajikan data
tersebut ke dalam tabel!
Jika data pada tabel hanya dituliskan susunan bilangannya saja dalam bentuk matriks yang ditulis di dalam
kurung biasa “( )”, kurung siku “[ ]”, atau “║║”, maka akan diperoleh

11
Menurut pemahaman kalian, berapa banyak kolom dan baris dari matriks di atas? Apa yang dapat kalian
simpulkan mengenai pengertian dari matriks? Tuliskan sesuai dengan hasil diskusi kelompokmu.

Kegiatan 2 (Jenis-Jenis Matriks)

Apakah matriks di bawah ini memiliki satu jenis matriks? Jika iya, sebutkan jenis matriksnya dan alasan kalian

1 −7 6
memilih jenis matriks tersebut!

𝐴 = 3[ 4 ] 𝐵 = [−8 5 4]
56 5 10 3

Dari beberapa jenis-jenis matriks, sebutkan 3 jenis matriks yang kalian ketahui dan berikan contohnya!

12
Transpos Matriks
Kedisiplinan kehadiran dari peserta didik merupakan hal penting untuk kesuksesan kegiatan belajar mengajar.
Berikut ini disajikan data absensi siswa pada kelas XI 1 selama satu semester.
Tabel 1.1 Data absensi siswa kelas XI 1 selama satu semester
Sakit Ijin Tanpa Keterangan
Andi 4 2 5
Beni 2 2 2
Cica 2 3 0
Dini 3 4 3

Jika data direpresentasikan ke dalam bentuk matriks akan diperoleh:

Kemudian seseorang menuliskan data absensi siswa namun diubah dalam bentuk sebagai berikut.
Tabel 1.2 Data absensi siswa kelas XI 1 selama satu semester
Andi Beni Cica Dini
Sakit 4 2 2 3
Ijin 2 2 3 4
Tanpa Keterangan 5 2 0 3
Berdasarkan tabel di atas, jika data disajikan dalam bentuk matriks, maka akan diperoleh:

13
Dengan memperhatikan bentuk dari kedua matriks tersebut, apa yang dapat kalian simpulkan?

15 5 ], maka transpos matriks 𝐴𝑡 = ..…..


Jika 𝐴 = [
Kerjakan soal berikut ini!

30 25
10 20 14
Jika 𝑃 = 12 8 ], maka transpos matriks P, adalah 𝑃𝑡 =
[18 …….
22 6 17

Kegiatan 3 (Kesamaan Dua Matriks)


Pada waktu perjalanan berwisata, dua orang mahasiswa mencari informasi harga kue di dua toko di tempat yang
berbeda. Ana dan Lili menyajikan data harga kue dalam bentuk tabel berikut.
Tabel 1.3 Data Harga Kue di Toko A
Harga Harga
Ukuran Bika
Lapis Legit Bolu Pandan
Kue Ambon
Kotak Besar 44000 71000 53000
Kotak Sedang 38000 52000 43000
Kotak Kecil 33000 45000 38000
Tabel 1.4 Data Harga Kue di Toko B
Harga Harga
Bika Lapis Legit Bolu Pandan
Ukuran Ambon
Kue
Kotak Besar 44000 71000 53000
Kotak Sedang 38000 52000 43000
Kotak Kecil 33000 45000 38000

14
Tuliskan informasi yang kamu peroleh ke dalam bentuk matriks.

Amati kedua matriks tersebut. Menurut pendapat kalian apakah kedua matriks tersebut sama? Bagaimana
keterkaitan antara kedua matriks tersebut? Berikanlah simpulan berdasarkan pengamatanmu!

… 4+1
[√9 52 ]
Perhatikan matriks berikut ini!

[ ]= … 3
7 …
Tentukan nilai a, b, c, dan d yang memenuhi matriks 𝑃𝑡 = 𝑄, dengan
2𝑎 − 4 3𝑏
𝑃 = [𝑑 + 2𝑎2𝑐] dan 𝑄 = [ 𝑏 − 5 3𝑎 − 𝑐 4
3 6 7]
4 7

Karena 𝑃𝑡 merupakan 𝑃𝑡 =
Penyelesaian:

………… … …
transpos matriks P, maka

[…… …… … … ]
…………
kesamaan 𝑃 = 𝑄
𝑡
dapat ditulis [ ……
Maka
…… …… …… ]=
𝑏 − 5 3𝑎 − 𝑐 4
[ ]
3 6 7

15
Dari kesamaan di atas, dapat ditemukan nilai a, b, c, dan d

8 12 14
AYO BERLATIH !!

1. Diberikan matriks 𝐴 = [18 16 8 ], tentukan:


22 6 17
a. Elemen matriks yang terletak pada baris ke-2.
b. Elemen matriks yang terletak pada kolom ke-3.
c. Elemen yang terletak pada baris ke-3 dan kolom ke-1.
d. Elemen yang terletak pada baris ke-1 dan kolom ke-3.
e. Ordo matriks yang terbentuk.
2. Buatlah matriks yang terdiri atas 5 baris dan 3 kolom dengan elemennya adalah 15 bilangan prima yang
𝑝−𝑞 𝑞+𝑟
3. Jika diketahui matriks [ ]= 16 2
pertama.

3𝑠 + 𝑟 2𝑝 − 4𝑠 14 12 ].
Tentukan nilai 𝑝, 𝑞, 𝑟, dan 𝑠!

𝑎 𝑏 𝑐 2 1
2 0 3
4. Untuk matriks-matriks berikut tentukan pasangan-pasangan matriks yang sama.
𝑝 𝑞 𝑟
5. 𝐴 = [ ] , 𝐵 = [0 2] , 𝐶 = [ ],𝐷 =[ ]
𝑑𝑒 𝑓 3 𝑎4𝑏 𝑐 1 2 4 𝑠 𝑡 𝑢
𝑟𝑠 𝑡
6. Diketahui matriks 𝐷 = [ ] dan matriks 𝑋 = [ ].
𝑑 𝑒 𝑓 𝑢 𝑣 𝑤
Syarat apakah yang harus dipenuhi supaya matriks D sama dengan matriks X? Jelaskan.

Apa yang dapat kamu simpulkan dari pembelajaran


hari ini?

16
Refleksi Guru
1. Apakah tujuan pembelajaran tercapai?
2. Apakah nampak siswa belajar secara aktif?
3. Apakah seluruh siswa mengikuti pembelajaran dengan baik?
4. Apakah pembelajaran yang saya lakukan sudah sesuai dengan apa yang saya rencanakan?
5. Hal-hal apa yang berjalan dengan baik?

Refleksi Siswa
Setelah kalian mempelajari tentang materi matriks, refleksikan pengalaman belajarmu dengan menanggapi
pernyataan berikut.
No. TARGET PEMBELAJARAN
Subbab A Konsep Matriks
1. Saya dapat menyajikan data atau
informasi ke dalam bentuk matriks.
2. Saya dapat menentukan pengertian dari
matriks.
3. Saya dapat menentuan ordo dan elemen
dari suatu matriks.
4. Saya dapat mengidentifikasi jenis-jenis
matriks berdasarkan ordo dan elemen
penyusunnya
5. Saya dapat menentukan transpos dari
suatu matriks.
6. Saya dapat menjelaskan konsep
kesamaan dua matriks.
7. Saya dapat menyelesaikan masalah
yang berkaitan dengan kesamaan dua
matriks.

17
Lampiran 3. Lembar Kerja Siswa 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 2


(LKPD 2)
Penjumlahan dan Pengurangan Matriks

Nama :
Kelas : XI
Kelompok :
Alokasi Waktu : 60 Menit

Kegiatan 1
Perhatikan permasalahan berikut.
Berikut disajikan data tabel penjualan dari dua toko sembako pada hari Senin dan Selasa.
Hari Senin
Toko TOKO TOKO
Jenis “Segar” “Bahagia”
Beras 10 kg 15 kg
Gula 15 kg 12 kg
Minyak 5 kg 10 kg
Hari Selasa
Toko TOKO TOKO
Jenis “Segar” “Bahagia”
Beras 12 kg 20 kg
Gula 18 kg 10 kg
Minyak 8 kg 11 kg

Dengan menggunakan konsep matriks, hitung jumlah penjualan dari kedua toko tersebut sesuai dengan
pemahaman kalian! Diskusikan dengan kelompokmu.

18
Kegiatan 2
Sebuah pabrik tekstil hendak menyusun tabel aktiva mesin dan penyusutan mesin selama 1 tahun yang dinilai
sama dengan 10% dari harga perolehan sebagai berikut.
Jenis Harga Penyusutan 1 Harga
Aktiva Perolehan (Rp) Tahun (Rp) Baku (Rp)
Mesin A 25.000.000 2.500.000
Mesin B 65.000.000 6.500.000
Mesin C 48.000.000 4.800.000

Menurut pemahaman kalian, untuk mencari harga baku pada tabel tersebut adalah …
(Gunakan konsep matriks)

Dari kedua permasalahan tersebut, tulislah apa yang kalian ketahui tentang penjumlahan dan pengurangan
matriks!

Melalui permasalahan di bawah ini, kalian akan menemukan sifat-sifat penjumlahan matriks.

4 8 2 4 4 −1
Diketahui matriks-matriks sebagai berikut.
𝐴=[ ],𝐵=[ ] , dan 𝐶 = [ ]
3 5 −1 −2 2 1
a) Hitunglah 𝐴 + 𝐵 dan 𝐵 + 𝐴, dugaan apa yang kalian buat?

19
Tentukan (𝐴 + 𝐵) + 𝐶 dan 𝐴 + (𝐵 + 𝐶). Apa yang dapat kalian peroleh?
Tentukan 𝐴 + 𝑂 dan 𝑂 + 𝐴, jika matriks 𝑂 adalah matriks nol. Sifat apa yang dapat kalian dapatkan?
b)
c)
d) Jika lawan dari matriks A dijumlahkan dengan matriks A. Apa yang dapat kalian peroleh dari menjumlahkan
kedua matriks tersebut?

Apakah sifat-sifat penjumlahan matriks di atas berlaku untuk operasi pengurangan matriks? Jelaskan!

𝑥 2 4
𝑃 =[ ],𝑄 =
AYO BERLATIH !!

12 4 12 1 𝑥−7 5
1. Jika diketahui matriks
2 2 [ ],𝑃+𝑄 =[ . Tentukan nilai x dan y!
8 ]
1 𝑦 1 2 3 6

1 3 2 4 2 3 5
2. Diketahui matriks-matriks X, Y dan Z sebagai berikut.

𝑋 = 7 ] , 𝑌 6 8 ] , dan 𝑍 7 11 13
[5 = [ =[ ]
9 11 10 12 17 19 23
Jika ada, tentukan pengurangan-pengurangan matriks berikut ini.
a) Y – X b) Y – Z c) X – Y d) X – Z

20
−7 1 9 −1 −3 4
3. 𝑃 = [ 3 0 −1] dan 𝑄 = [ 1 2 2]
1 0 2 5 −5 1
Jika X adalah matriks berordo 3 × 3 dan X + P = Q, maka tentukan matriks X.
4. Sebuah pabrik yang sedang dibangun berencana untuk memasang atap baja ringan pada tiga bangunan di
pabrik tersebut. Pemilik pabrik mengundang dua kontraktor agar menyerahkan tawaran terpisah untuk
pemasangan atap baja ringan pada setiap bangunan. Berikut ini adalah tabel tawaran-tawaran yang diterima
pabrik (dalam juta rupiah).
Bangunan 1 Bangunan 2 Bangunan 3
Kontraktor A 16 15 19
Kontraktor B 14 13 24
Dengan konsep matriks tentukan jumlah tawaran setiap kontraktor. Kontraktor mana yang akan dipilih untuk
pemasangan baja ringan agar pengeluaran minimum?
(Tahapan Pemecahan Masalah)
A. Coba identifikasi dan tuliskan informasi yang dapat kamu temukan dalam permasalahan tersebut!
...............................................................................................
...............................................................................................
B. Setelah mengidentifikasi permasalahan, tuliskan informasi yang kamu peroleh ke dalam sebuah model
matematika berdasarkan ide yang kamu dapatkan!
...............................................................................................
...............................................................................................
C. Carilah solusi penyelesaian untuk permasalahan berdasarkan ide yang telah kamu
dapatkan!
...............................................................................................
...............................................................................................
D. Periksa hasil pekerjaanmu kemudian buatlah kesimpulan dari permasalahan tersebut!
...............................................................................................
...............................................................................................

21
Apa yang dapat kamu simpulkan dari pembelajaran
hari ini?

Refleksi Guru
1. Apakah tujuan pembelajaran tercapai?
2. Apakah nampak siswa belajar secara aktif?
3. Apakah seluruh siswa mengikuti pembelajaran dengan baik?
4. Apakah pembelajaran yang saya lakukan sudah sesuai dengan apa yang saya rencanakan?
5. Hal-hal apa yang berjalan dengan baik?

Refleksi Siswa
Setelah kalian mempelajari tentang subbab operasi penjumlahan dan pengurangan matriks, refleksikan
pengalaman belajarmu dengan menanggapi pernyataan berikut.

No. TARGET PEMBELAJARAN


Subbab B Penjumlahan dan Pengurangan Antarmatriks
1. Saya dapat menjelaskan konsep operasi
penjumlahan matriks.
2. Saya dapat menentukan sifat-sifat
operasi penjumlahan matriks.
3. Saya dapat menjelaskan konsep operasi
pengurangan matriks.
4. Saya dapat menyelesaikan masalah
yang berkaitan dengan operasi
penjumlahan dan pengurangan
antarmatriks.

22
Lampiran 4. Lembar Kerja Siswa 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK


3 (LKPD 3)
Perkalian Matriks

Nama :
Kelas : XI
Kelompok :
Alokasi Waktu : 100 Menit

Kegiatan 1
12
𝐺 =[ ]
Perhatikan matriks berikut ini.

3 4
… …penjumlahan
… … matriks dapat diperoleh
…+⋯ …+⋯ … …
2×… 2×…
Dengan aturan
𝐺+𝐺 =[ ]+[ ]=[ ]=[ ]=2[ ]
… … … … … …
…+⋯ …+⋯ 2×… 2×…

𝐺+𝐺+𝐺 =

Apabila penjumlahan matriks G sampai k kali maka diperoleh


𝐺 + 𝐺 + 𝐺+. . . +𝐺 =. … … ….

Dari langkah-langkah di atas jelaskan apa yang kalian ketahui dari perkalian matriks dengan skalar?
........................................................
..............................................................................................................
..............................................................................................................

Kegiatan 2
PT. Gemilang adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penjualan berbagai alat musik. Perusahaan
tersebut memiliki dua cabang toko penjualan yaitu di Semarang dan Aceh. Persediaan alat- alat musik di setiap
toko disajikan pada tabel berikut.
Tabel 3.1 Ketersediaan alat musik
Jenis – Jenis Alat Musik
Sumber Piano Gitar Terompet
Semarang 30 55 70
Aceh 25 45 95

23
Tabel 3.2 Harga satu buah untuk setiap jenis alat musik
Jenis Alat Musik Harga (Rp)
Piano 17.000.000
Gitar 1.750.000
Terompet 5.500.000
Jika semua alat musik berhasil terjual, maka berapa penghasilan yang diperoleh dari perusahan PT. Gemilang?
Setelah mengidentifikasi permasalahan di atas, coba tuliskan informasi yang kamu peroleh dari permasalahan
tersebut ke dalam bentuk matriks.

Berdasarkan ide yang kalian peroleh, solusi penyelesaian seperti apa untuk menyelesaikan permasalahan
tersebut! Diskusikan dengan kelompokmu.

24
𝐴=
AYO BERPIKIR!
1 2
2 3 4
Tentukan hasil perkalian antara matriks
[3 4] , dan 𝐵 [ ].
1 2 0
5 6

Dengan hasil diskusi yang telah kalian peroleh, apakah perkalian matriks 𝐴 × 𝐵 = 𝐵 × 𝐴? Simpulkan apakah
berlaku atau tidak sifat komutatif pada perkalian matriks? Berikan pendapatmu.

2 3
AYO BERLATIH !!

1. Jika 𝐻 = [4 5], maka 2𝐻 = . . . … ..


1 12224 36 3
2. Jika 𝑀 = , maka tentukan 1
[ ] 𝑀 + 𝑀.
48 60 72 4 4
1 2 3
3. Diketahui matriks 𝑆 = [ ] dan lima matriks yang dapat
2 4 6

1 0 0 3
dipilih untuk dikalikan terhadap matriks S, yaitu:

𝐴 = [1 0 1], 𝐵 = [01 0] , 𝐶 = [0] , 𝐷 =


0 0 1 1
2 4 5
[ ] , dan 𝐸 = 𝑆 𝑡

4 4 2
Matriks yang manakah dapat dikalikan terhadap matriks S? Kemudian tentukan hasilnya!

25
4. Suatu perusahaan yang bergerak pada bidang jasa akan membuka tiga cabang di Pulau Jawa, yaitu cabang 1
di kota Malang, cabang 2 di kota Blitar, dan cabang 3 di kota Surabaya. Untuk itu, diperlukan beberapa
peralatan untuk membantu kelancaran usaha jasa tersebut, yaitu handphone, komputer, dan sepeda motor.
Di sisi lain, pihak perusahaan mempertimbangkan harga per satuan peralatan tersebut. Lengkapnya, rincian
data tersebut disajikan sebagai berikut.
Handphone Komputer Sepeda Motor
(Unit) (Unit) (Unit)
Cabang 1 7 8 3
Cabang 2 5 6 2
Cabang 3 4 5 2
Harga Handphone (Juta) 2
Harga Komputer (Juta) 5
Harga Sepeda Motor (Juta) 15
Tentukan total biaya pengadaan peralatan tersebut di setiap cabang!
(Tahapan Pemecahan Masalah)
A. Coba identifikasi dan tuliskan informasi yang dapat kamu temukan dalam permasalahan tersebut!
.................................................................................................
.................................................................................................
B. Setelah mengidentifikasi permasalahan, tuliskan informasi yang kamu peroleh ke dalam sebuah model
matematika berdasarkan ide yang kamu dapatkan!
.................................................................................................
.................................................................................................
C. Carilah solusi penyelesaian untuk permasalahan berdasarkan ide yang telah kamu dapatkan!
.................................................................................................
.................................................................................................
D. Periksa hasil pekerjaanmu kemudian buatlah kesimpulan dari permasalahan tersebut!
.................................................................................................
.................................................................................................

26
Apa yang dapat kamu simpulkan dari pembelajaran
hari ini?

Refleksi Guru
1. Apakah tujuan pembelajaran tercapai?
2. Apakah nampak siswa belajar secara aktif?
3. Apakah seluruh siswa mengikuti pembelajaran dengan baik?
4. Apakah pembelajaran yang saya lakukan sudah sesuai dengan apa yang saya rencanakan?
5. Hal-hal apa yang berjalan dengan baik?

Refleksi Siswa
Setelah kalian mempelajari tentang subbab perkalian matriks, refleksikan pengalaman belajarmu dengan
menanggapi pernyataan berikut.
No. TARGET PEMBELAJARAN
Subbab C Perkalian Matriks
1. Saya dapat menjelaskan konsep
perkalian matriks dengan skalar.
2. Saya dapat memahami sifat-sifat
perkalian matriks dengan skalar.
3. Saya dapat menjelaskan konsep
perkalian dua matriks.
4. Saya dapat memahami sifat-sifat
perkalian dua matriks.
5. Saya dapat menyelesaikan masalah
yang berkaitan dengan perkalian
matriks dengan skalar.
6. Saya dapat menyelesaikan masalah
yang berkaitan dengan perkalian dua
matriks.

27
Lampiran 5. Instrumen Soal Posttest Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika siswa Setelah Revisi

SOAL POST-TEST
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PESERTA DIDIK

Sekolah : SMA NU Kejajar Wonosobo


Kelas/Semester : XI/Ganjil
Mata Pelajaran : MatematikaMateri Pembelajaran : Matriks
Waktu : 90 Menit
Nama :
Kelas :
No. Absen :
Petunjuk :
1. Berdoalah sebelum mengerjakan soal!
2. Tuliskan terlebih dahulu identitas diri dengan menggunakan pulpen/pensil 2B!
3. Bacalah soal dengan teliti, jika ada yang kurang jelas tanyakan kepada pengawas!
4. Kerjakan soal yang dianggap lebih mudah terlebih dahulu!
5. Periksalah jawaban yang kalian kerjakan sebelum diserahkan kepada pengawas!

28
1. Sepasang saudara laki-laki dan perempuan membuka dua cabang toko kue di Jakarta dan di Bandung. Toko
kue itu menyediakan 2 jenis kue, yaitu: brownis dan lapis kukus. Saudara perempuan menangani biaya untuk
bahan kue dan untuk saudara laki-laki menangani biaya untuk juru masak. Dengan biaya bahan kue brownis
di Jakarta dan Bandung masing-masing adalah Rp.
1.000.000 dan Rp. 1.200.000 dan bahan kue lapis kukus masing- masing Rp. 1.200.000 dan Rp. 1.500.000.
Sedangkan biaya juru masak untuk kue brownis di Jakarta dan Bandung masing-masing adalah Rp. 2.000.000
dan Rp. 3.000.000 sementara biaya juru masak kue lapis kukus adalah Rp. 3.000.000 dan Rp. 3.300.000.
Dengan menggunakan matriks tentukanlah total biaya yang diperlukan oleh kedua toko kue tersebut!
a. Coba identifikasi dan tuliskan informasi yang dapat kamu temukan dalam permasalahan tersebut!

b. Setelah mengidentifikasi permasalahan, tuliskan informasi yang kamu peroleh ke dalam sebuah model
matematika berdasarkan ide yang kamu dapatkan!

29
c. Carilah solusi penyelesaian untuk permasalahan berdasarkan ide yang telah kamu dapatkan!

d. Periksa hasil pekerjaanmu kemudian buatlah kesimpulan dari permasalahan tersebut!

30
2. Sebuah toko kue kering memiliki dua cabang yaitu di Surabaya dan di Gresik. Di kedua cabang toko tersebut
menyediakan kue putri salju, kue nastar, dan kue sagu. Banyaknya kue di toko cabang Surabaya adalah 23
toples kue putri salju, 22 toples kue nastar, dan 17 toples kue sagu. Sedangkan banyaknya kue di toko cabang
Gresik adalah 27 toples kue putri salju, 20 toples kue nastar, dan 16 toples kue sagu. Jika harga kue putri salju
tiap toples adalah Rp. 40.000; kue nastar Rp. 30.000; dan harga kue sagu Rp. 27.000. Tentukan pendapatan di
setiap cabang toko kue apabila semua kue terjual!
a. Coba identifikasi dan tuliskan informasi yang dapat kamu temukan dalam permasalahan tersebut!

b. Setelah mengidentifikasi permasalahan, tuliskan informasi yang kamu peroleh ke dalam sebuah model
matematika berdasarkan ide yang kamu dapatkan!

31
c. Carilah solusi penyelesaian untuk permasalahan berdasarkan ide yang telah kamu dapatkan!

d. Periksa hasil pekerjaanmu kemudian buatlah kesimpulan dari permasalahan tersebut!

32
3. Bu Hima seorang pengusaha makanan kecil yang selalu menyetorkan dagangannya ke tiga kantin sekolah.
Pada kantin A Bu Hima menyetor 10 bungkus keripik, 15 bungkus kacang, 20 bungkus risoles, dan 10
bungkus lumpia. Pada kantin B Bu Hima menyetor 15 bungkus keripik, 10 bungkus kacang, 25 risoles, dan
15 bungkus lumpia. Pada kantin C Bu Hima menyetor 10 bungkus keripik, 10 bungkus kacang, 15 risoles,
dan 20 bungkus lumpia. Jika harga sebungkus keripik, sebungkus kacang, sebungkus risoles, dan sebungkus
lumpia berturut-turut adalah Rp. 2.000, Rp. 2.500, Rp. 3.000, Rp. 3.000, maka tentukan penghasilan harian
yang diterima Bu Hima dari setiap kantin serta total penghasilan harian seluruhnya!
a. Coba identifikasi dan tuliskan informasi yang dapat kamu temukan dalam permasalahan tersebut!

b. Setelah mengidentifikasi permasalahan, tuliskan informasi yang kamu peroleh ke dalam sebuah model
matematika berdasarkan ide yang kamu dapatkan!

33
c. Carilah solusi penyelesaian untuk permasalahan berdasarkan ide yang telah kamu dapatkan!

d. Periksa hasil pekerjaanmu kemudian buatlah kesimpulan dari permasalahan tersebut!

34
4. PT. Maju Jaya merupakan suatu pabrik ban yang menjual dua jenis ban, yaitu ban mobil dan ban truk kepada
distributornya. Distributor yang ada di Jakarta berhasil menjual 350 ban mobil serta 220 ban truk pada bulan
1, dan berhasil terjual 420 ban mobil serta 180 ban truk pada bulan 2. Sementara itu, distributor yang ada di
Bandung pada bulan 1 berhasil menjual 430 ban mobil serta 280 ban truk , dan pada bulan 2 berhasil menjual
560 ban mobil serta 320 ban truk. Sedangkan distributor yang ada di Cirebon berhasil menjual 930 ban mobil
serta 535 ban truk pada bulan 1, dan berhasil terjual 1100 ban mobil serta 645 ban truk pada bulan 2.
Tentukan selisih banyaknya ban yang dijual oleh distributor di Cirebon untuk setiap jenisnya dengan jumlah
ban yang dijual oleh distributor yang berada di Jakarta dan Bandung!
a. Coba identifikasi dan tuliskan informasi yang dapat kamu temukan dalam permasalahan tersebut!

b. Setelah mengidentifikasi permasalahan, tuliskan informasi yang kamu peroleh ke dalam sebuah model
matematika berdasarkan ide yang kamu dapatkan!

35
c. Carilah solusi penyelesaian untuk permasalahan berdasarkan ide yang telah kamu dapatkan!

d. Periksa hasil pekerjaanmu kemudian buatlah kesimpulan dari permasalahan tersebut!

36
Lampiran 6. Rubrik Penskoran Soal Posttest Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa

RUBRIK PENSKORAN SOAL POST-TEST KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH


MATEMATIKA
PESERTA DIDIK

Sekolah : SMA NU Kejajar Wonosobo


Kelas/Semester : XI/Ganjil
Mata Pelajaran : Matematika
Materi Pembelajaran : Matriks
Waktu : 90 Menit

No Deskripsi Jawaban Yang Diharapkan Skor


1. Identifikasi dan tuliskan informasi yang dapat 3
ditemukan dalam permasalahan.
Biaya bahan kue di toko cabang Jakarta :
Brownis = Rp. 1.000.000
Lapis Kukus = Rp. 1.200.000
Biaya juru masak di toko cabang Jakarta :
Brownis = Rp. 2.000.000
Lapis Kukus = Rp. 3.000.000
Biaya bahan kue di toko cabang Bandung :
Brownis = Rp. 1.200.000
Lapis Kukus = Rp. 1.500.000
Biaya juru masak di toko cabang Jakarta :
Brownis = Rp. 3.000.000
Lapis Kukus = Rp. 3.300.000
Ditanyakan : berapa total biaya dari kedua toko
tersebut!

Menyusun Rencana 3
Tabel biaya di toko cabang Jakarta

Lapis
Brownis
Kukus
Bahan Kue 1.000.000 1.200.000
Juru Masak 2.000.000 3.000.000
37
Tabel biaya di toko cabang Bandung

1.000.000 1.200.000
Sehingga, dapat dijadikan dalam bentuk matriks:
𝐴 =[2.000.000 3.000.000 ] , dan
1.200.000
𝐵=
1.500.000 [
]
3.000.000 3.300.000
Total biaya dapat ditentukan dengan
menjumlahkan kedua matriks.
3
Solusi Penyelesaian
Misalkan toko cabang di Jakarta sebagai matriks A,

1.000.000 1.200.000
dan toko cabang di Bandung sebagai matriks B.
𝐴 + 𝐵 =2.000.000
[ 3.000.000 ]+
1.200.000
1.500.000 [
]
3.000.000 3.300.000
1.950.000
= 2.700.000 [
]
5.000.000 6.300.000
3

Kesimpulan Lapis
Brownis
Total biaya yang dikeluarkanKukus
kedua toko tersebut
dapat
Bahandiperoleh1.200.00
sebagai berikut.
Total
Kue biaya bahan 1.500.000
0kue brownis = Rp. 2.200.000
Total
Juru biaya bahan kue
3.000.00 lapis kukus = Rp. 2.700.000
Total
Masakbiaya juru masak
0 3.300.000
untuk kue brownis = Rp.
5.000.000
Total biaya juru masak untuk kue lapis kukus = Rp.
6.300.000
Total biaya = Rp. 16.200.000
2. Identifikasi dan tuliskan informasi yang dapat 3
ditemukan dalam permasalahan.
Banyaknya kue di toko cabang Surabaya :
23 toples kue putri salju, 22 toples kue nastar, dan
17 toples kue sagu.
Banyaknya kue di toko cabang Gresik :
27 toples kue putri salju, 20 toples kue nastar, dan
16 toples kue sagu.
Harga kue putri salju tiap toples adalah Rp.
40.000; kue nastar Rp. 30.000; dan harga kue sagu
Rp. 27.000.
Ditanyakan: Tentukan pendapatan di setiap
cabang toko kue apabila semua kue terjual!

Menyusun Rencana 3
Kue Putri Kue Kue
Salju Nastar Sagu
Surabaya 23 22 17
Gresik 27 20 16
Harga
Kue Putri Salju 40.000
Kue Nastar 30.000
38
Kue Sagu 27.000

40.000
Sehingga, dapat dijadikan dalam model matriks.

𝐴=[ 23 22 17 ] , 𝐵 = [ 30.000 ]
27 20 16 27.000
Menggunakan cara perkalian dua matriks.

40.000
Solusi Penyelesaian 3

𝐴 × 𝐵 = 23[ 22 17 ] × [ 30.000 ]
27 20 16
27.000
=
23 × 40.000+ 22 × 30.000 + 17 ×
[
27.0
27 × 40.000 + 20 × 30.000 + 16 ×
27.0
920.000 + 660.000 + 459.000
= [1.080.000 + 600.000 + 432.000]
= 2.039.00
0 [
]
2.112.000 3
Kesimpulan
Jadi, pendapatan di toko cabang Surabaya adalah
Rp. 2.039.000 dan pendapatan di toko cabang
Gresik adalah Rp. 2.112.000.
3. Identifikasi dan tuliskan informasi yang dapat 3
ditemukan dalam permasalahan.
Pada kantin Kerip
A bu Hima menyetor 10 bungkus
Kacang
keripik, 15 bungkus
ik kacang, 20Risoles
bungkusLumpia
risoles,
dan 10 bungkus
Kantin A 10lumpia. 15 20 10
Pada kantin
Kantin B B15Bu Hima 10 menyetor
25 15 bungkus
15
keripik,
Kantin C10 bungkus
10 kacang,
10 25 risoles,
15 dan
20 15
bungkus lumpia.
Pada kantin C Bu Hima menyetor Harga 10 bungkus
keripik, 10 bungkus
Keripik kacang, 15 risoles, dan 20
2.000
bungkus lumpia.
Kacang 2.500
Harga sebungkus keripik Rp. 2.000
Risoles 3.000
Harga sebungkus kacang
Lumpia Rp. 2.500
3.000
Harga sebungkus risoles Rp. 3.000
Harga sebungkus lumpia Rp. 3.000
Ditanyakan : total penghasilan harian dari setiap
kantin.

Menyusun Rencana 3
Tabel setoran makanan kecil

Tabel harga 1 porsi makanan

10 2.000
15 20 1039
Sehingga, dapat dijadikan dalam model matriks.
2.500
𝐴 = [15 10 25 15] , dan 𝐵 = [ ]
3.000
10 15 20
10 3.000
Menentukan total biaya penghasilan adalah dengan
mengalikan matriks A dan matriks B.

10 2.000
15 20 10
Solusi Penyelesaian 3

𝐴 × 𝐵 = [15 10 2515 ]×
2.500
[ ]
3.000
10 15 20
10 3.000
10 × 2.000 + 15 × 2.500 + 20 × 3.00
= [15 × 2.000 + 10 × 2.500 + 25 ×
3.00
10 × 2.000 + 10 × 2.500 + 15 × 3.00
20.000 + 37.500 + 60.000 + 30.
= [30.000 + 25.000 + 75.000 + 45.
20.000 + 25.000 + 45.000 + 60.
147.500
=
[175.000]
150.000
Kesimpulan 3
Dari perhitungan tersebut diperoleh pemasukan
dari kantin A adalah Rp. 147.500, dari kantin B
adalah Rp. 175.000, dan dari kantin C adalah Rp.
150.000. Maka total penghasilan seluruhnya
adalah Rp. 472.500.
4. Identifikasi dan tuliskan informasi yang dapat 3
ditemukan dalam permasalahan.
Distributor di Jakarta berhasil menjual :
Pada bulan 1 = 350 ban mobil dan 220 ban
truk Pada bulan 2 = 420 ban mobil dan 180 ban
truk Distributor di Bandung berhasil menjual :
Pada bulan 1 = 430 ban mobil dan 280 ban
truk Pada bulan 2 = 560 ban mobil dan 320 ban
truk Distributor di Cirebon berhasil menjual :
Pada bulan 1 = 930 ban mobil dan 535 ban truk
Pada bulan 2 = 1100 ban mobil dan 645 ban truk
Ditanyakan : selisih banyaknya ban yang dijual
oleh distributor di Cirebon untuk setiap jenisnya
dengan jumlah ban yang dijual oleh distributor
yang berada di Jakarta dan Bandung.

Menyusun Rencana 3
Tabel Penjualan oleh Distributor di Jakarta
Jakarta Bulan 1 Bulan 2
Ban Mobil 350 420
Ban Truk 220 180

Tabel Penjualan oleh Distributor di Bandung


Bandung Bulan 1 Bulan 2
Ban Mobil 430 560
Ban Truk 280 320

Tabel Penjualan oleh Distributor di Cirebon


Cirebon Bulan 1 Bulan 2
Ban Mobil 930
40 1100
Ban Truk 535 645
350 420 430 560
𝐽=[ ],𝐵 =[ ] , dan
Sehingga, dapat dijadikan dalam model matriks.

220 180 280 320


930 1100
𝐶 = 535
[ 645 ]
𝐶 − ( 𝐽 + 𝐵)

Solusi Penyelesaian
3
Selisih banyaknya ban yang dijual oleh distributor
di Cirebon untuk setiap jenisnya dengan jumlah
ban yang dijual oleh distributor yang berada di
Jakarta dan Bandung dapat ditentukan sebagai
930 1100
𝐶 − ( 𝐽 + 𝐵) = [ ]
berikut.

535 645
350 420560 ] +[ [430
−( ])
220 180 280 320
930 1100 350 + 430 420 +
= 560] [ ]−[
535 645 220 + 280 180 + 320
930 1100
980 ][ − [780
= ]
535 645 500 500
930 − 780 1100 −
= 980] [
535 − 500 645 − 500
150 120
= ]
[
35 145
3

Kesimpulan
Sehingga diperoleh bahwa banyaknya ban mobil
yang dijual oleh distributor di Cirebon pada bulan
1 adalah 150 ban mobil dan pada bulan 2 adalah
110 ban mobil, serta pada bulan 1 banyaknya ban

41
truk terjual adalah 35 ban truk dan pada bulan 2
terjual 45 ban truk, dimana lebih besar dari jumlah
penjualan distributor Jakarta dan Bandung.
𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
× 100
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
Nilai Akhir = 100

42

KISI – KISI INSTRUMEN &


RUBRIK PENILAIAN
Kisi – Kisi Instrumen
1. Kisi-kisi Instrumen Penilaian Sikap
Penilaian Sikap

LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : XI
Tahun Pelajaran : 2025/2026
Waktu Pengamatan : Selama pembelajaran dan saat diskusi

Indikator sikap Berfikir kritis dalam pembelajaran Perbandingan Trigonometri


1. Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran
2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi belum ajeg/
konsisten
3. Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian dalam menyelesaikan tugas kelompok secara
terus menerus dan ajeg/ konsisten

Indikator sikap Gotong royong (bekerja sama) dalam kegiatan kelompok.


1. Kurang baik jika sama sekali tidak berusaha untuk bekerjasama dalam kegiatan kelompok.
2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bekerjasama dalam kegiatan kelompok tetapi masih
belum ajeg/konsisten.
3. Sangat baik jika menunjukkan adanya usaha bekerjasama dalam kegiatan kelompok secara terus
menerus dan ajeg/konsisten.

Indikator sikap kreatif terhadap proses pemecahan masalah.


1. Kurang baik jika sama sekali tidak bersikap kreatif terhadap proses pemecahan masalah yang
2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah
yang berbeda dan kreatif tetapi masuih belum ajeg/konsisten.
3. Sangat baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses pemecahan
masalah yang berbeda dan kreatif secara terus menerus dan ajeg/konsisten.
Bubuhkan tanda √pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.
43
Rubrik Penilaian
1. Rubrik Penilaian Sikap

LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : XI
Tahun Pelajaran : 2025/2026
Waktu Pengamatan : Selama pembelajaran dan saat diskusi

Sikap
No Nama Siswa Berfikir Kritis Kreatif Gotong Royong
KB B SB KB B SB KB B SB
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
44
20
2. Rubrik Penilaian Keterampilan

LEMBAR PENILAIAN KETRAMPILAN Model


Mata Pelajaran Matematika
Tahun Pelajaran 2025/2026
Kelas/Semester XI Creative Based
Learning
Nama Siswa ……………………………………………
Materi Matriks

PENILAIAN TAMPILAN KESELURUHAN


Kriteria
No Aspek Ketrampilan
1 2 3 4
1 Kesesuaian materi dengan hasil
2 Mencoba dan menggunakan nalar dalam menentukan apa yang
diketahui dan ditanyakan
3 Mencoba dan menggunakan nalar dalam menentukan rumus apa
yang akan dipakai dalam menyelesaikan masalah
4 Mencoba dan menggunakan nalar dalam menyelesaikan masalah
5 Tampilan keseluruhan
6 Kualitas Hasil presentasi
Catatan hasil pengamatan:

Keterangan
Rubrik: 4 = Sangat Baik, 3
= Baik,
45
2 = Cukup,
1 = Kurang

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ
× 100
𝑠𝑘𝑜𝑟
20
Penilaian:
Rubrik Penilaian :
Rubrik Penilaian
Aspek
No
penilaian < 70 70 - 79 80 - 89 90 – 100

Rubrik Penilaian
3. Rubrik Penilaian Program Remedial/Perbaikan

PROGRAM REMEDIAL / PERBAIKAN

Satuan Pendidikan : ......................................................


Mata Pelajaran : ......................................................
Kelas/Semester : ......................................................
Hari/Tanggal Pelaksanaan : ......................................................
Kompetensi Dasar : ......................................................
Instrumen Penilaian : ......................................................

No Soal Skor

6 46

Hasil Remedial/Perbaikan :
No Nama Siswa Nilai Keterangan

Sebelum Sesudah

5
Rubrik Penilaian
4. Rubrik Penilaian Program Pengayaan

PROGRAM PENGAYAAN

Satuan Pendidikan : ......................................................


Mata Pelajaran : ......................................................
Kelas/Semester : ......................................................
Hari/Tanggal Pelaksanaan : ......................................................
Kompetensi Dasar : ......................................................
Materi Pengayaan : ......................................................

No Soal Skor

Hasil Pengayaan :
No Nama Siswa Nilai Keterangan

2 47
3

Anda mungkin juga menyukai