0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan18 halaman

Program 7K di SMA Negeri 1 Sugihwaras

Dokumen ini menjelaskan Program 7K yang diterapkan di SMA Negeri 1 Sugihwaras, mencakup aspek Keamanan, Kebersihan, Keimanan, Kekeluargaan, Kerindangan, Kerapihan, dan Keindahan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif dan berkualitas. Program ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin, kesehatan, dan karakter siswa melalui berbagai kegiatan dan pelaksanaan yang melibatkan seluruh warga sekolah. Diharapkan dengan adanya program ini, siswa dapat berprestasi dan memiliki budi pekerti yang baik.

Diunggah oleh

Sis Wanto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan18 halaman

Program 7K di SMA Negeri 1 Sugihwaras

Dokumen ini menjelaskan Program 7K yang diterapkan di SMA Negeri 1 Sugihwaras, mencakup aspek Keamanan, Kebersihan, Keimanan, Kekeluargaan, Kerindangan, Kerapihan, dan Keindahan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif dan berkualitas. Program ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin, kesehatan, dan karakter siswa melalui berbagai kegiatan dan pelaksanaan yang melibatkan seluruh warga sekolah. Diharapkan dengan adanya program ini, siswa dapat berprestasi dan memiliki budi pekerti yang baik.

Diunggah oleh

Sis Wanto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM

7K
( KEAMANAN, KEBERSIHAN, KEIMANAN,
KEKELUARGAAN, KERINDANGAN, KERAPIHAN,
KEINDAHAN)

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR


DINAS PENDIDIKAN
SMA NEGERI 1 SUGIHWARAS
Jl. Raya 56 Sugihwaras Bojonegoro
LEMBAR PENGESAHAN

PROGRAM 7K
( KEAMANAN, KEBERSIHAN, KEIMANAN, KEKELUARGAAN, KERINDANGAN,
KERAPIHAN, KEINDAHAN)

SMA NEGERI 1 SUGIHWARAS TAHUN 2023/2024

Disahkan di : Sugihwaras
Tanggal : Juli 2023

Oleh

Kepala SMAN 1 Sugihwaras

SUSANTO,[Link]
NIP 197005151997021002
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat
dan karunia_Nya serta kesempatan sehingga penulis dapat menyelesaikan Program
7K (KEAMANAN, KEBERSIHAN, KEIMANAN, KEKELUARGAA N, KERINDANGAN,
KERAPIHAN, KEINDAHAN) ini tepat pada waktunya. Program ini merupakan salah
satu tugas Kepala Sekolah. Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak
yang ikut membantu dalam pembuatan program ini, sehingga akhirnya program ini
dapat terselesaikan.

Penulis menyadari “tidak ada gading yang tak retak’’ penulis mohon maaf apabila
terdapat kesalahan dalam pembuatan program ini. Semoga program ini dapat
bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan kita semua. Penulis juga mohon kritik
dan saran dari pembaca demi kesempurnaan program ditahun mendatang.

Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridhoi upaya-upaya kita dalam meningkatkan
mutu pendidikan. Aamiin

Sugihwaras, Juli 2023

Penyusun
BAB I PENDAHULUAN

Untuk mengembangkan sekolah yang bermutu (berkualitas) dibutuhkan


adanya lingkungan dan budaya sekolah yang kondusif, dinamis dan demokratis.
Dalam rangka ke arah itu, beberapa hal yang dapat dikembangkan terkait dengan
lingkungan dan budaya di sekolah, sebagai berikut.

1. Disiplin

Disiplin adalah sikap mental yang mengandung kerelaan memenuhi semua


ketentuan, peratiuran dan norma yang berlaku dalam menunaikan tugas dan
tanggung jawab. Untuk itu sangat penting diperhatikan agar tugas dan tanggung
jawab dapat dilakukan dengan sebaik- baiknya. Ada dua jenis dorongan yang
mempengaruhi disiplin, yaitu :
Dorongan yang datang dari dalam diri manusia, yaitu pengetahuan, kesadaran dan
kemauan untuk berbuat disiplin.
Dorongan yang datangnya dari luar yaitu perintah, larangan, pengawasan, pujian,
ancaman, hukuman dan ganjaran.

Peningkatan disiplin atas dasar dorongan dari dalam diri manusia dapat
terlaksana, kalau menyadari dan menerima disiplin itu sebagai hal yang wajar dalam
kehidupan di manapun kita berada. Begitu pula rasa tanggung jawab dapat
ditingkatkan kalau orang dilibatkan sejak dari merencanakan kegiatan, sehingga
merasa bahwa kegiatan itu adalah miliknya.

Dorongan yang datangnya dari luar, dalam batas-batas tertentu dapat


menunjang disiplin, tetapi dalam batas-batas tertentu pula dapat menjadi
penghambat tegaknya disiplin. Oleh karena itu, pemanfaatan dorongan dari luar
tersebut hendaknya dipertimbangkan lebih dahulu secara matang.

Terwujudnya disiplin di sekolah secara nyata terlihat apabila :

a. Seluruh warga sekolah dari kepala sekolah, guru, pegawai, dan siswa hadir dan
pulang pada waktunya.
b. Mengikuti keseluruhan program sekolah yang diperuntukkan baginya.
c. Meningkatkan disiplin dirinya di dalam dan di luar sekolah.
d. Memakai seragam sekolah menurut ketentuan yang berlaku.
e. Mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk menerima pelajaran bagi siswa,
mengajar bagi guru, melaksanakan tugas-tugas bagi kepala sekolah dan pegawai.
f. Mematuhi dan melaksanakan semua peraturan yang berlaku baginya.
2. Upacara Bendera

Upacara bendera merupakan kegiatan sekolah yang wajib dilaksanakan untuk


menanamkan, membina dan meningkatkan penghayatan serta pengamalan nilai
luhur dan cita- cita bangsa Indonesia.

Disamping itu pelaksanaan upacara bendera ini juga sangat penting dalam hal
mewujudkan disiplin, ketertiban, rasa cinta tanah air serta sebagai sarana untuk
menyampaikan informasi yang sifatnya menyeluruh kepada aparat sekolah atau
warga sekolah.

Upacara bendera ini wajib diikuti oleh seluruh komponen manusiawi sekolah,
dan diusahakan untuk dapat dilaksanakan setiap hari Senin jam 07.00 di lapangan
sekolah. Pembina dan petugas upacara diatur sedemikian rupa, sehingga setiap guru
serta siswa dapat ikut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Sarana upacara serta pengaturan jalannya upacara agar betul-betul dapat


mencapai tujuan seperti yang disebutkan di atas diatur oleh urusan kesiswaan, guru
piket dan pengurus OSIS.

3. Jalur Informasi dan Komunikasi

Untuk kepentingan koordinasi dan fungsionalisasi organisasi, sekolah harus


memiliki jalur informasi dan komunikasi, diatur dan disiapkan waktunya secara
terjadwal. Jalur informasi dan komunikasi yang paling umum dikenal adalah rapat
kerja/dinas (rapat rutin, rapat berkala, rapat koordinasi dan lain-lainnya), baik yang
berhubungan dengan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan maupun yang
berkaitan dengan masyarakat (hubungan masyarakat).

Untuk dapat memberikan gambaran transparansi dan kuntabilitas yang


dilakukan oleh
sekolah melalui program-program kerjanya, hendaknya sekolah memiliki sistem
informasi manajemen (SIM), dan membiasakan membuat pengumuman-
pengumuman yang penting untuk diketahui oleh warga sekolah dan masyarakat.

Semua kegiatan di atas, hendaknya dikemas dengan cara sebaik-baiknya


dalam pelaksanaannya dengan memperhatikan keefektifan dan keefesienannya.
Disamping itu juga mempedomani ketentuan/peraturan yang berlaku, dan
memperhatikan kelengkapan administrasi penyelenggaraan kegiatan, sehingga
kegiatan terarsip dengan baik dan tidak menimbulkan persoalan-persoalan yang tidak
diinginkan.

4. Senam Pagi dan Club Olahraga

Senam pagi dan club olah raga merupakan kegiatan sekolah untuk
meningkatkan kesegaran jasmani dan rohani yang dibutuhkan manusia sepanjang
hidupnya. Selain itu dengan senam pagi dan kegiatan olah raga lainnya dapat
dikembangkan rasa syukur kepada Allah, rasa etetika melalui gerakan senam dan
kegemaran berolahraga.
Pembudayaan senam pagi/olahraga di sekolah sangat besar pengaruhnya
bagi usaha mengolah ragakan masyarakat dan memasyarakatkan olah raga.

Dengan berolah raga/senam pagi diharapkan seluruh warga sekolah sehat


jasmani dan rohani, sehingga pelaksanaan tugas-tugas yang menjadi tanggung
jawab masing-masing dapat diselesaikan sebagaimana mestinya.

5. Pelaksanaan 7 K

Pelaksanaan 7 K di setiap sekolah penting untuk dilaksanakan, dan dapat


diupayakan melalui langkah-langkah sebagai berikut :

a. Ketaqwaan, yaitu wujud dari rasa syukur kepada Allah dengan menjalankan
perintah dan larangan-Nya serta merupakan prasyarat bagi penciptaan
keharmonisan dalam kehidupan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan
membimbing dan memberikan kesempatan kepada warga sekolah untuk
melaksanakan ibadah sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya (Islam).

b. Keamanan, yaitu rasa aman dan tenteram, bebas dari rasa takut, baik lahir
maupun bathin diusahakan dengan jalan :

Usaha penanggulangan gangguan keamanan dari luar dengan membuat


pagar keliling, pembentukan dan peningkatan kerja guru piket, pengadaan petugas
satpam dan jaga malam serta peraturan tamu yang tegas.

Usaha penanggulangan gangguan keamanan dari dalam dengan jalan


mencegah sedini mungkin gejala perkelahian di antara siswa melalui bimbingan fisik
oleh guru, anjuran untuk ikut menjaga keamanan sekolah dengan pembagian tugas
dan tanggung jawab kepada regu piket yang dilakukan oleh siswa. Disamping itu juga
dengan menugaskan guru piket dan satpam untuk mengawasi tamu atau orang-
orang yang masuk lingkungan sekolah tanpa kepentingan yang jelas dengan
peraturan tamu yang tegas.

c. Kebersihan adalah wujud dari bersih jasmani dan rohani serta merupakan syarat
untuk kesehatan fisik dan mental spiritual.

Pelaksanaan kebersihan di sekolah adalah dengan anjuran agar semua pihak


baik guru, pegawai maupun siswa untuk selalu mengadakan gerakan kebersihan baik
kebersihan WC/kamar mandi, kantin/koperasi sekolah, ruang kelas, ruang
perpustakaan, ruang laboratorium, ruang guru dan TU, ruang kepala sekolah serta
halaman kelas, kantor dan halaman sekolah secara umum. Pelaksanaan kebersihan
juga bisa dilakukan melalui gerakan massal kebersihan pada tiap hari Jum’at (Jum’at
Bersih)selesai kegiatan senam pagi, dan diupayakan melalui lomba kebersihan antar
kelas yang dilakukan pada musim hujan dan tiap akhir semester (pada minggu
sebelum/menjelang pembagian raport).

d. Ketertiban adalah keteraturan yang menimbulkan keserasian, keselarasan dan


keseimbangan dalam tata letak, tata hidup dan tata pergaulan.
Ketertiban ini dapat terlaksana dengan baik dengan memperhatikan kehadiran
guru, pegawai dan siswa sekolah. Disamping itu juga terlihat dari ketepatan
melakukan kewajiban seperti membayar iuran/sumbangan (jika ada) dan
pelaksanaan pembelajaran (PBM) oleh guru pada setiap hari kerja.

Untuk mengupayakan ketertiban, maka akan ditempuh dengan cara


monitoring dan evaluasi, serta dengan melakukan operasi ketertiban siswa. Operasi
ketertiban siswa dimaksudkan untuk mencegah tindakan, perilaku dan perbuatan
siswa yang mengarah kepada hal-hal yang negatif.

e. Keindahan, adalah perpaduan unsur alami ciptaan Allah yang menimbulkan rasa
estetika dalam kehidupan.

Pelaksanaannya di sekolah adalah dengan menata halaman sekolah dengan


tanaman- tanaman yang tidak mahal, namun serasi baik bentuk maupun jenisnya.
Penataan dan pemeliharannya dikoordinasikan oleh urusan kesiswaan dan
perlengkapan, dengan dibantu setiap dua kali dalam tahun pelajaran oleh seluruh
warga sekolah dalam kegiatan “Kemah Terpadu” dan “Kemah Bakti Pramuka”, yang
pelaksanaannya pada akhir setiap semester.

f. Kekeluargaan adalah wujud kehidupan yang dijiwai oleh tenggang rasa dan gotong
royong dalam mewujudkan saling asih, saling asah dan saling asuh dalam
masyarakat sekolah.

Hal ini dilaksanakan dengan tetap membina hubungan yang baik antara
sekolah dan komite [Link], guru – murid, guru dengan pegawai TU dan
instansi lain. Disamping itu akan diupayakan melalui “Temu Keakraban Warga
Sekolah” yang dilaksanakan satu kali dalam tahun pelajaran, yaitu pada akhir tahun
pelajaran, dan dilaksanakan (berlokasi) di objek-objek wisata atau tempat-tempat
yang menarik di luarwilayah kabupaten Kuningan (missal: Pangandaran). Dilakukan
pula melalui pertemuan yang dilaksanakan oleh Unit Kersejahteraan dan Darma
Wanita sekolah.

g. Kerindangan, adalah suasana teduh yang diakibatkan oleh adanya tumbuhan baik
berupa pohon, perdu, semak maupun tanaman memanjat/merambat yang ditata
sebagai pelindung yang serasi di sekolah.

Pelaksanaannya di sekolah hendaknya diupayakan dengan memilih pohon-


pohon dan tanaman lain yang ditanam di lingkungan sekolah dengan sifat-sifat tidak
mudah sempal, tidak banyak daun yang gugur serta perakarannya tidak mengganggu
pondasi bangunan sekolah.

Bertitik tolak kepada pengertian dari masing-masing K tersebut di atas, maka


pelaksanaannya sangat penting bahkan mutelak dalam mewujudkan sekolah sebagai
pusat kebudayaan dan kehidupan masyarakat bernuansa pendidikan.

Pengelolaan 7 K di sekolah harus melibatkan seluruh warga sekolah


yaitu, pesuruh dan karyawan (pegawai), guru dan siswa secara terpadu di
bawah koordinasi urusan kesiswaan dan sarana prasarana (perlengkapan)
sebagai mana tercantum dalam struktur organisasi sekolah.
BAB II

IDENTIFIKASI DAN ANALISIS HASIL

Menciptakan kondisi belajar yang nyaman bagi siswa menjadikan tujuan dari
setiap sekolah pada umumnya, karena dengan kondisi yang nyaman tersebut
memudahkan siswa menerima ilmu pengetahuan dengan baik dan mendorong siswa
untuk berkompetisi dan berprestasi. Atas dasar inilah maka SMAN 1 Sugihwaras
Bojonegoro mulai awal tahun ajaran 2023/2024 telah menunjuk salah satu Guru
selaku Pembina 7K ( Keamanan, Kebersihan, Keimanan, Kekeluargaan,
Kerindangan dan Keindahan). Program 7 K ini sebagai salah satu cara membentuk
karakter dan kepribadian siswa apabila dapat diterapkan dengan baik, karena telah
mencakup beberapa aspek yang mampu manciptakan siswa-siswa unggul dalam
budi pekerti dan prestasi akademik. Dimulai dengan Keamanan ( Rasa aman
merupakan landasan utama dalam menjalankan semua aktivitas terutama belajar,
dengan adanya jaminan keamanan ini akan memperlancar proses kegiatan belajar
mengajar dan bisa meminimalkan gangguan ). Ketertiban ( Adanya ketertiban dalam
menjalankan kegiatan belajar mengajar akan berdampak potitif dalam keberhasilan
siswa, dimana ketertiban akan membangun mental produktif teratur dan disiplin
sehingga diharapkan siswa mampu mematuhi peraturan yang berlaku di sekolah).
Kebersihan ( Menjaga kebersihan baik kebersihan diri sendiri, ruang kelas,
lingkungan di sekitar sekolah sangatlah perlu dilakukan, dengan kebersihan ini
diharapkan dapat menciptakan keindahan dan mengurangi ketidaknyamanan dalam
belajar mengajar). Keindahan ( Menciptakan lingkungan belajar yang indah dan
menarik akan mampu meningkatkan rasa kecintaan kepada seni dan nyaman berada
di sekolah seperti bagaimana kita menghias kelas, lingkungan sekolah serta tidak
melakukan pencorat-coretan dinding, bangku dll) Kekeluargaan ( kekeluargaan yang
dijalin selama kegiatan belajar mengajar diharapkan mampu meningkatkan rasa
simpati dan empaty bagi semua pihak sehingga akan terbentuk rasa memiliki dan
kecintaan kepada almamater). Kerindangan ( Penghijauan di lingkungan sekolah
menjadi syarat utama mengurangi pemanasan global yang tengah mengancam bumi
kita ini, sehingga sekecil apapun
kontribusi kita untuk mempertahankan bumi ini sangat diperlukan ) dan yang terakhir
kesehatan ( Menjaga kesehatan adalah kewajiban pokok bagi semua orang, karena
dengan adanya kesehatan jaminan semua aktivitas kita bisa terlaksana dengan
baik ). Dengan adanya sosialisasi terhadap program sekolah 7K ini diharapkan akam
mampu membantu dalam pembentukan pribadi-pribadi yang unggul dan memiliki
karakter yang kuat dari sekolah. Mari kita dukung program 7K dengan saling
mengingatkan dan memberikan contoh kepada siswa semua agar bisa menjalankan
program ini untuk hal-hal yang lebih baik lagi di masa depan. Ayo kita Dukung dan
Sukseskan 7 K.

BAB III

PROGRAM 7K SMAN 1 Sugihwaras Bojonegoro

TAHUN PELAJARAN 2021-2022

A. 7 K DALAM PELAKSANAAN SEHARI-HARI. Apa itu 7 K ?

7 K meliputi :

1. KEAMANAN

2. KEBERSIHAN

3. KEIMANAN

4. KEKELUARGAAN

5. KERINDANGAN

6. KERAPIHAN

7. KEINDAHAN.

Bagimana Penerapannya ?

1. Keamanan.

Aman , adalah bebas dari gangguan seseorang/ sekelompok


orang/lingkungan. Aman, adalah hak mendasar yang harus dimiliki manusia.

Aman, meliputi : aman dalam lingkungan belajar, bekerja, maupun mengeluarkan


pendapat. Dalam pelaksanaannya meliputi : kita mulai pada diri kita sendiri, saling
menjaga,menghindari konflik antar teman, berani membela hak dan kebenaran,
menciptakan susasana aman di sekolah./ lingkungan sekolah.

2. Kebersihan.
Bersih, adalah tempat atau lingkungan , bebas dari sampah, debu, sehingga
nampak sedap dipandang.
Kebersihan merupakan modal utama kesehatan, kebersihan merupakan sebagian
dari iman seseorang.
Kebersihan meliputi : bersih tempat tinggal, tempat belajar/ kelas, sekolah/
lingkungan sekolah, tempat ibadah, tempat bekerja.
Pelaksannannya meliputi : mulai dari dari diri kita, menciptakan kebersihan dalam
kelas, lingkungan kelas, halaman sekolah/ lingkungan sekolah,membuang sampah
pada tempatnya jika habis jajan, tidak mencoret-coret bangku/ meja, dinding kelas/
sekolah dengan tip-ex, spidol.

3. Keimanan.

Iman, adalah kita percaya Allah SWT ada. Biasanya Iman dimanifestasikan
dalam ibadah. Iman merupakan landasan penting dalam belajar, dan bekerja.
Pelaksanannya adalah : merayakan hari keagamaan bersma di sekolah misalnya
korban, hari raya idul fitri, mendirikan pengajian rutin, mejelis taklim untuk kajian
agama di sekolah.

4. Kekeluargaan.

Kekeluargaan, adalah hubungan yang erat antar orang-orang dalam rumah,


kelas, sekolah/ OSIS, kantor/ tempat bekerja, dan masyarakat.
Kekeluargaan merupakan dasar dasar persatuan, modal utama dalam masyarakat/
lingkungan untuk ketentaraman, bahkan modal majunya sekolah.
Kekeluargaan bisa tercapai manakala tidak ada rasa curiga, saling percaya, saling
menghargai,kerja sama dan rukun.
Pelaksanaannya adalah : kita harus saling menghargai, mengayomi, tidak mencari
selamat diri sendiri, menyenguk jika teman jika sakit, menolong sesama siswa.

5. Kerindangan.

Rindang atau sejuk, adalah lingkungan yang mempunyai sisrkulasi udara yang
baik, dengan adanya tanaman yang menyejukan, serta bebas dari polusi udara.
Pelaksanaanya adalah : menanami halaman / lingkungan sekolah dengan
pepohonan yang bermanfaat, taman depan kelas dengan berbagai tamanan bunga,
rajin menyiangi dan menyirami

6. Kerapihan.

Rapih, adalah suasana harmonis dalam dalam diri kita,keluarga , sekolah,


kantor, atau lingkungan sekitar.
Pelaksaannya, adalah : rapih dari cara kita berpakaian, memakai seragam sekolah
sesuai dengan aturan yang ditetapkan, menata ruang kelas dengan baik misalnya
jadwal piket, gambar pahawan, presiden dan wkill presiden dan lambing negara.

7. Keindahan.

Indah adalah suasana asri enak di pandang mata yang menyangkut lingkungan
sekolah kita,.üKeindahan bisa tercapai manakala keamanan, kebersihan, keimanan,
kekeluargaan, kerindangan dan kerapihan tercapai.
Pelaksaannya adalah : dengan menciptakan rasa aman, suasana bersih, iman,
kebersamaan, kerindangan, dan penataan yang apik.
Dengan terciptanya 7 K, kita akan merasa betah dan nyaman disekolah tempat kita
belajar dan bekerja.

B. PROGRAM 7K SMAN 1 Sugihwaras TAHUN PELAJARAN 2023/2024

NO TINDAKAN
PROGRAM 7K TINDAK LANJUT
PEMBINAAN
1 KEAMANAN

● Siswa di larang ● Jika ketahuan


1 bulan sekali razia
membawa senjata tajam di panggil orangtuany
bulanan
a
● Siswa di larang
membawa ● Jika ketahuan
uang berlebihan di beri nasehat
● Siswa di larang ● Jika ketahuan
membawa kaset, diberi masukan
buku (novel) porno
● Jika dilanggar
● Siswa di larang berkelahi 3 kali diberhentikan
● Siswa di larang minggat
(lompat pagar)
2 KEBERSIHAN

● Siswa di larang ● Setiap hari kelas ● Setiap bulan

di nilai oleh Pembina diumumkan kelas


membuang sampah
terbersih
sembaranga ● Setiap 1 dan terkotor
● Siswa dianjurkan bulan diadakan kebers ● Pemberian tr
menyapu kelas ihan menyeluruh
opi juara 1
setiap selesai KBM
● Siswa diwajibkan operasi
semut sebelum masuk
kelas
3 KEKELUARGAAN

● Siswa diwajibkan ● Jika ada musibah


Kondisional
mengenal guru (meninggal)
bahkan hafal namanya diwajibkan melayat
● Siswa diwajibkan men ● Setiap ada
ghormati guru keluarga guru menikah
● Siswa diwajibkan atau melahirkan
dianjurkan anjangsana
menjaga
keharmonisan ● Setiap 1
dengan guru bulan sekali diadakan
● Siswa diwajibkan arisan
meghormati kakak
kelas dan menyayan
gi adik kelas
● Bagi bapak dan ibu
guru harus
mengenal keluarga
besar SMAN 1
Sugihwaras

4 KEINDAHAN

● Siswa diwajibkan memb ● Setiap tahun


uat taman kelas ajaran baru (Siswa baru)
disuruh membawa kemb
● Siswa diwajibkan
ang sepatu, sapu lidi, dan
melengkapi alat- tanah hitam
alat yang dibutuhk
an kelas ● Setiap
tahun diwajibkan menge
● Siswa diwajibkan menata
cet taman
ruang kelas
● Setiap
tahun diwajibkan menata
ruangan, memasang
hordeng, gambar
presiden, dan wapres,
pancasila, dsb.
5 KETERTIBAN

● Setiap masuk pintu ● Jika siswa


gerbang setiap
● Siswa di larang berambut
siswa diperiksa atribut melanggar diberi
panjang (laki-laki) dan kerapihan pakaian kan sanksi atau
● Siswa di larang disita barang
● Sebelum jam KBM
yang melanggar
mengecer rambut dimulai guru memeriksa
kembali ● Dilakukan secara
● Siswa di larang
kelengkapan siswa. berulang-ulang
memanjangkan kuku
maka
● Siswa di larang memakai siswa diskor.
baju, rok sempit, dan
ketat
• Siswa di larang memakai
celana cutbarai dam
“pensil”
● Siswa di laranga
memakai aksesoris
seperti gelang dsb
• Siswa diwajibkan
menggunakan sepatu
bertali dan berwarna
hitam
● Siswa di larang
membawa handphone
6 KERAPIHAN

● Siswa diwajibkan ● Jika siswa


Setiap masuk siswa diperiksa
memasukkan baju ke melanggar diberi
oleh guru
dalam celana atau rok kan sanksi atau
yang dipakai disita barang
yang melanggar
● Siswa diwajibkan
memakai ikat ● Dilakukan secara
pinggang berwarna berulang-ulang
hitam dan tidak maka siswa akan
menggunakan dipanggil
kepala yang terbuat orangtuanya
dari besi
● Siswa diwajibkan
memakai kaos kaki
putih dan panjang selutut
● Siswa
di larang mengaktifkan
handphone pada KBM
berlangsung
7 KERINDANGAN

Setiap awal semester tahun


pelajaran pihak sekolah Guru dan siswa menanam
membeli pohon yang pohon penghijauan di
dipandang perlu untuk halaman, depan kelas sesuai
kerindangan kebutuhan.

C. TEKNIS LOMBA 7K ANTAR KELAS DI SMAN 1 SUGIHWARAS TAHUN


PELAJARAN 2023/2024

TEKNIS

* .Perlombaan dimulai pada awal bulan (Minggu pertama awal bulan).

* Setiap siswa dalam satu kelas wajib menjaga kelas sesuai kriteria 7 K yaitu,
keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kerindangan, kenyamanan dan
kekeluargaan.
* Setiap hari guru yang masuk ke setiap kelas memberikan penilaian kriteria 7K
dengan format yang telah ditentukan sebelumnya (Lampiran 2).
* Penilaian didasarkan atas rubrik-rubrik penilaian dengan range nilai antara 1 – 4.
* Hasil penilaian akan diakumulasikan diakhir bulan (Minggu ke empat akhir bulan)
* Hasil akumulasi penilaian akan diumumkan pada dialog senin pagi awal bulan
berikutnya untuk ditentukan pemenang Lomba 7K antar Kelas antar kelas tersbut
* Kelas yang menang akan diberikan penghargaan berupa sertifikan Lomba 7K antar
kelas setiap edisinya.
* Dengan adanya Lomba 7K antar kelas ini diharapkan dapat memndisiplinkan siswa
dalam menerapkan keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kerindangan,
kenyamanan dan kekeluargaan serta menciptakan lingkungan berbasis 7K.

D. RUBRIK PENILAIAN LOMBA 7K ANTAR KELAS SMAN 1 SUGIHWARAS


TAHUN PELAJARAN 2023/2024

NO URAIAN RUBRIK 1 = (1 dari 4) 2 = (2 dari 4) 3 = (3 dari 4) 4 = (4 dari 4)


1 Keamanan - Aman dari pencurian di kelas -Terjadi pertikaian dan tindakan asusila
siswa ü Kurangnya kedisiplinan kelas -Tidak ada kerjasama di kelas -Aman dari
pencurian di kelas -Aman dari pertikaian dan tindakan asusila siswa -Kurangnya
kedisiplinan kelas -Tidak ada kerjasama di kelas -Aman dari pencurian di kelas -
Aman dari pertikaian dan tindakan asusila siswa -Menjaga kedisiplinan kelas -
Tidak ada kerjasama di kelas -Aman dari pencurian di kelas -Aman dari pertikaian
dan tindakan asusila siswa Menjaga kedisiplinan kelas -Menjaga Kerjasama di
kelas

2 Kebersihan · Melaksanakan piket kelas dengan baik · Sebelum memulai pelajaran


papan masih kotor dan spidol beum terisi · Masih ditemukan sampah makanan
atau sampah dalam bentuk apapun di kelas termasuk laci bangku · Tidak
membuang sampah di tempat sampah · Melaksanakan piket kelas dengan baik ·
Sebelum memulai pelajaran papan harus bersih dan spidol telah terisi · Masih
ditemukan sampah makanan atau sampah dalam bentuk apapun di kelas
termasuk laci bangku · Tidak membuang sampah di tempat sampah ·
Melaksanakan piket kelas dengan baik · Sebelum memulai pelajaran papan harus
bersih dan spidol telah terisi · Tidak ditemukan sampah makanan atau sampah
dalam bentuk apapun di kelas termasuk laci bangku · Tidak membuang sampah di
tempat sampah · Melaksanakan piket kelas dengan baik · Sebelum memulai
pelajaran papan harus bersih dan spidol telah terisi · Tidak ditemukan sampah
makanan atau sampah dalam bentuk apapun di kelas termasuk laci bangku ·
Membuang sampah di tempat sampah

3 Ketertiban -Setiap siswa di kelas menggunakan seragam yang benar dengan


atribut yang lengkap -Terlambat Masuk ke dalam kelas saat pelajaran telah
berlangsung -Belum menitipkan kepada wali kelas di kantor segala jenis elektronik
yang dibawa sebelum jam ke-1 -Kelas gaduh, terdapat siswa yang tidak patuh,
dan terdapat siswa berkata kotor -Setiap siswa di kelas menggunakan seragam
yang benar dengan atribut yang lengkap -Masuk ke dalam kelas tepat waktu saat
pelajaran telah berlangsung -Belum menitipkan kepada wali kelas di kantor segala
jenis elektronik yang dibawa sebelum jam ke-1 -Kelas gaduh, terdapat siswa yang
tidak patuh, dan terdapat siswa berkata kotor -Setiap siswa di kelas menggunakan
seragam yangbenar dengan atribut yang lengkap -Masuk ke dalam kelas tepat
waktu saat pelajaran telah berlangsung -Menitipkan kepada wali kelas di kantor
segala jenis elektronik yang dibawa sebelum jam ke-1 -Kelas gaduh, terdapat
siswa yang tidak patuh, dan terdapat siswa berkata kotor -Setiap siswa di kelas
menggunakan seragam yang benar dengan atribut yang lengkap -Masuk ke dalam
kelas tepat waktu saat pelajaran telah berlangsung -Menitipkan kepada wali kelas
di kantor segala jenis elektronik yang dibawa sebelum jam ke-1 -Menjaga kelas
tetap kondusif

4 Keindahan - Meja, kursi, sepatu, dan sandal tertata rapi -Susunan aksesoris yang
berada di kelas tidak teratur dan semrawut (tempelan nilai hasil belajar, hasil
praktikum, hasta karya, dll) -Tidak adanya penambahan vas bunga, atau bunga
hidup baik di luar ataupun di dalam kelas. -Kelas kotor -Meja, kursi, sepatu, dan
sandal tertata rapi -Susunan aksesoris yang berada di kelas harus serasi dan rapi
(tempelan nilai hasil belajar, hasil praktikum, hasta karya, dll) ü Tidak adanya
penambahan vas bunga, atau bunga hidup baik di luar ataupun di dalam kelas. -
Kelas kotor -Meja, kursi, sepatu, dan sandal tertata rapi -Susunan aksesoris yang
berada di kelas harus serasi dan rapi (tempelan nilai hasil belajar, hasil praktikum,
hasta karya, dll) -Terdapat vas bunga, atau bunga hidup baik di luar ataupun di
dalam kelas yang dirawat dengan baik -Kelas kotor -Meja, kursi, sepatu, dan
sandal tertata rapi -Susunan aksesoris yang berada di kelas harus serasi dan rapi
(tempelan nilai hasil belajar, hasil praktikum, hasta karya, dll) -Terdapat vas bunga,
atau bunga hidup baik di luar ataupun di dalam kelas yang dirawat dengan baik -
Kelas bersih, rapi, dan harum

5 Kerindangan · Terdapat tanaman dalam pot yang terawat dengan baik · Ruangan
yang pengap dengan kelambu yang kotor · Hasil kerja siswa diletakkan
sembarangan · Tidak tertib piket kelas

· Terdapat tanaman dalam pot yang terawat dengan baik · Ruangan yang sejuk
(pengharum ruangan) dengan kelambu yang bersih · Hasil kerja siswa diletakkan
sembarangan · Tidak tertib piket kelas · Terdapat tanaman dalam pot yang terawat
dengan baik · Ruangan yang sejuk (pengharum ruangan) dengan kelambu yang
bersih · Hasil kerja siswa diletakkan dengan rapi · Tidak tertib piket kelas ·
Terdapat tanaman dalam pot yang terawat dengan baik · Ruangan yang sejuk
(pengharumruangan) dengan kelambu yang bersih · Hasil kerja siswa diletakkan
dengan rapi · Tertib piket kelas

6 Kenyamanan
1. Menjaga ketenangan di kelas [Link] menjaga ketertiban di kelas 3. Tidak
berbicara dengan sopan dan tidak berteriak-teriak 4. Tidak menempatkan perabot
kelas pada tempatnya dengan baik (sapu,mukena, dll) 5. Menjaga ketenangan di
kelas 6. Menjaga ketertiban di kelas 7. Tidak berbicara dengan sopan dan tidak
berteriak-teriak 8. Tidak menempatkan perabot kelas pada tempatnya dengan baik
(sapu,mukena, dll) 9. Menjaga ketenangan di kelas 10. Menjaga ketertiban di kelas
11. Berbicara dengan sopan dan tidak berteriak-teriak 12. Tidak menempatkan
perabot kelas pada tempatnya dengan baik (sapu,mukena, dll 13. Menjaga
ketenangan di kelas 14. Menjaga ketertiban di kelas 15. Berbicara dengan sopan
dan tidak berteriak-teriak 16. Menempatkan perabot kelas pada tempatnya dengan
baik (sapu,mukena, dll)

7 Kekeluargaan -Membuat susunan struktur kelas dan melaksanakannya dengan


baik -Tidak tepat waktu dalam membayar dansos -Acuh tak acuh terhadap teman
dalam kebaikan di kelas -Tidak ada teamwork/kelompok belajar yang baik -
Membuat susunan struktur kelas dan melaksanakannya dengan baik -Ketepatan
waktu dalam membayar dansos ü Acuh tak acuh terhadap teman dalam kebaikan
di kelas -Tidak ada teamwork/kelompok belajar yang baik.

BAB IV PENUTUP
Pelaksanaan 7 K di setiap sekolah penting untuk dilaksanakan, dan dapat
diupayakan melalui langkah-langkah sebagai berikut :

a. Ketaqwaan, yaitu wujud dari rasa syukur kepada Allah dengan menjalankan
perintah dan larangan-Nya serta merupakan prasyarat bagi penciptaan
keharmonisan dalam kehidupan.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan membimbing dan memberikan
kesempatan kepada warga sekolah untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan
ajaran agama yang dianutnya (Islam).

b. Keamanan, yaitu rasa aman dan tenteram, bebas dari rasa takut, baik lahir
maupun bathin diusahakan dengan jalan :

Usaha penanggulangan gangguan keamanan dari luar dengan membuat pagar


keliling, pembentukan dan peningkatan kerja guru piket, pengadaan petugas
satpam dan jaga malam serta peraturan tamu yang tegas.

Usaha penanggulangan gangguan keamanan dari dalam dengan jalan mencegah


sedini mungkin gejala perkelahian di antara siswa melalui bimbingan fisik oleh
guru, anjuran untuk ikut menjaga keamanan sekolah dengan pembagian tugas dan
tanggung jawab kepada regu piket yang dilakukan oleh siswa. Disamping itu juga
dengan menugaskan guru piket dan satpam untuk mengawasi tamu atau orang-
orang yang masuk lingkungan sekolah tanpa kepentingan yang jelas dengan
peraturan tamu yang tegas.

c. Kebersihan adalah wujud dari bersih jasmani dan rohani serta merupakan syarat
untuk kesehatan fisik dan mental spiritual.

Pelaksanaan kebersihan di sekolah adalah dengan anjuran agar semua pihak baik
guru, pegawai maupun siswa untuk selalu mengadakan gerakan kebersihan baik
kebersihan WC/kamar mandi, kantin/koperasi sekolah, ruang kelas, ruang
perpustakaan, ruang laboratorium, ruang guru dan TU, ruang kepala sekolah serta
halaman kelas, kantor dan halaman sekolah secara umum. Pelaksanaan
kebersihan juga bisa dilakukan melalui gerakan massal kebersihan pada tiap hari
Jum’at (Jum’at Bersih)selesai kegiatan senam pagi, dan diupayakan melalui lomba
kebersihan antar kelas yang dilakukan pada musim hujan dan tiap akhir semester
(pada minggu sebelum/menjelang pembagian raport).

d. Ketertiban adalah keteraturan yang menimbulkan keserasian, keselarasan dan


keseimbangan dalam tata letak, tata hidup dan tata pergaulan.

Ketertiban ini dapat terlaksana dengan baik dengan memperhatikan kehadiran


guru, pegawai dan siswa sekolah. Disamping itu juga terlihat dari ketepatan
melakukan kewajiban seperti membayar iuran/sumbangan (jika ada) dan
pelaksanaan pembelajaran (PBM) oleh guru pada setiap hari kerja.

Untuk mengupayakan ketertiban, maka akan ditempuh dengan cara monitoring


dan evaluasi, serta dengan melakukan operasi ketertiban siswa. Operasi
ketertiban siswa dimaksudkan untuk mencegah tindakan, perilaku dan perbuatan
siswa yang mengarah kepada hal-hal yang negatif.

e. Keindahan, adalah perpaduan unsur alami ciptaan Allah yang menimbulkan rasa
estetika dalam kehidupan.

Pelaksanaannya di sekolah adalah dengan menata halaman sekolah dengan


tanaman- tanaman yang tidak mahal, namun serasi baik bentuk maupun jenisnya.
Penataan dan pemeliharannya dikoordinasikan oleh urusan kesiswaan dan
perlengkapan, dengan dibantu setiap dua kali dalam tahun pelajaran oleh seluruh
warga sekolah dalam kegiatan “Kemah Terpadu” dan “Kemah Bakti Pramuka”,
yang pelaksanaannya pada akhir setiap semester.

f. Kekeluargaan adalah wujud kehidupan yang dijiwai oleh tenggang rasa dan gotong
royong dalam mewujudkan saling asih, saling asah dan saling asuh dalam
masyarakat sekolah.

Hal ini dilaksanakan dengan tetap membina hubungan yang baik antara sekolah
dan komite [Link], guru – murid, guru dengan pegawai TU dan
instansi lain. Disamping itu akan diupayakan melalui “Temu Kangen Warga
Sekolah” yang dilaksanakan satu kali dalam tahun pelajaran, yaitu pada akhir
tahun pelajaran, dan dilaksanakan (berlokasi) di objek-objek wisata atau tempat-
tempat yang menarik di sekitar wilayah kabupaten Tulang Bawang Barat.
Dilakukan pula melalui pertemuan yang dilaksanakan oleh Unit Kersejahteraan
dan Darma Wanita sekolah.

g. Kerindangan, adalah suasana teduh yang diakibatkan oleh adanya tumbuhan baik
berupa pohon, perdu, semak maupun tanaman memanjat/merambat yang ditata
sebagai pelindung yang serasi di sekolah.

Pelaksanaannya di sekolah hendaknya diupayakan dengan memilih pohon-pohon


dan tanaman lain yang ditanam di lingkungan sekolah dengan sifat-sifat tidak
mudah sempal, tidak banyak daun yang gugur serta perakarannya tidak
mengganggu pondasi bangunan sekolah.

Bertitik tolak kepada pengertian dari masing-masing K tersebut di atas, maka


pelaksanaannya sangat penting bahkan mutlak dalam mewujudkan sekolah
sebagai pusat kebudayaan dan kehidupan masyarakat bernuansa pendidikan.

Pengelolaan 7 K di sekolah harus melibatkan seluruh warga sekolah yaitu,


pesuruh dan karyawan (pegawai), guru dan siswa secara terpadu di bawah
koordinasi urusan kesiswaan dan sarana prasarana (perlengkapan) sebagai mana
tercantum dalam struktur organisasi sekolah.

Anda mungkin juga menyukai