Dasar-Dasar Peralatan Otomotif Kelas X
Dasar-Dasar Peralatan Otomotif Kelas X
DASAR-DASAR OTOMOTIF
KELAS X
ELEMEN:
PERALATAN DAN PERLENGKAPAN
TEMPAT KERJA
1. Informasi Umum
a. Identitas
Nama : Isa Muhammad Sa’id, M. Pd.
Sekolah : SMK Bhinneka Karya Simo
Tahun : 2025/2026
Jenjang Sekolah : SMK
Kelas :X
Alokasi Waktu : 11 JP (12 x 45 menit)
Jumlah Pertemuan : 18 Pertemuan @ 11 JP
b. Kompetensi Awal Memahami pengertian Peralatan dan
perlengkapan tempat kerja
c. Profil Pelajar Pancasila Mandiri, Bernalar Kritis, Berkebhinekaan Global
d. Sarana dan Prasarana Buku Teks, PPT, Laptop, HP Android, Internet
e. Target Peserta Didik Modul ini dapat digunakan oleh siswa reguler
f. Model Pembelajaran Tatap Muka
2. Komponen Inti
a. Tujuan Pembelajaran 1. Setelah mengikuti proses pembelajaran,
peserta didik diharapkan dapat memahami
identifikasi peralatan dan perlengkapan di
tempat kerja
dengan benar
2. Setelah mengikuti proses
pembelajaran, peserta didik
diharapkan dapat mempersiapkan
dan menggunakan peralatan dan
perlengkapan di tempat kerja
dengan benar
2
lOMoARcPSD|57361164
(C) Penutup:
(10) Memberikan kesimpulan
dari serangkaian kegiatan
(11) Refleksi terhadap
pembelajaran yang dilakukan
(12) Memberikan informasi Penugasan
observasi di lingkungan sekitar secara
berkelompok (LKPD)
3
lOMoARcPSD|57361164
Pertemuan 2
(a) Pembukaan
(1) Guru mengucapkan salam
mengecek kehadiran
(2) Guru dan siswa berdoa bersama
(3) Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran dan garis besar
kegiatan pembelajaran dan teknik
penilaian
(4) Apersepsi dengan memberikan
pertanyaan pertanyaan pemantik
(c) Penutup:
(1) Memberikan kesimpulan dari
serangkaian kegiatan
(2) Refleksi terhadap
pembelajaran yang
dilakukan
(3) Memberikan informasi materi yang
akan dipelajari selanjutnya.
e. Asesmen Jenis:
Asesmen
Diagnostik
4
lOMoARcPSD|57361164
Asesmen Formatif
Asesmen Sumatif
Teknik:
Observasi
Penugasan
Tes Tertulis
Instrumen:
Lembar Observasi/catatan anekdot
Lembar Kerja Peserta Didik
Soal Uraian
5
lOMoARcPSD|57361164
.............
3
......................................................................
..............
4
......................................................................
..............
5 ..............................
6
lOMoARcPSD|57361164
LAMPIRAN
2. Obeng
Obeng berfungsi untuk melepas sekrup dari komponen – komponen kendaraan.
Terdapat dua jenis obeng yaitu obeng pipih (-) dan obeng kembang (+).
3. Tang
Tang adalah alat tangan yang berfungsi untuk menjepit / mencabut serta melepas dan
memotong komponen.
4. Palu
Palu digunakan untuk memukul paku, pelat atau komponen lain. Bahan pembuat palu
diantaranya adalah baja, plastic, karet dan kayu.
5. Dongkrak
Dongkrak berfungsi untuk mengangkat beban berat supaya lebih ringan. Kemampuan
pengangkatan dongkrak tergantung dari ukuran yang tertera pada dongkrak itu sendiri.
lOMoARcPSD|57361164
Untuk mencegah kendaraan tergelincir pada saat diangkat dengan dongkrak maka
diletakkan stand pengaman di bawah kendaraan. Jika secara tidak sengaja dongkrak slip maka
kendraan tidak terjatuh dilantai sehingga terhindar dari kecelakaan dan kerusakan yang lebih
parah.
b. Gerinda tangan
Gerinda tangan mempunyai beberapa fungsi yaitu untuk menggerind berbagai material,
memotong, memoles dan membersihkan karat. Terdapat jenis gerinda polister yang khusus
digunakan untuk memoles mobil, marmer maupun stainless steel.
c. Impact Wrench
Peralatan ini digunakan untuk membantu menggerakkan kunci sok (socket) sehingga
memungkinkan melepas baut dengan mudah, cepat praktis dan efisien. Tenaga yang
digunakan adalah pneumatic atau udara bertekanan.
lOMoARcPSD|57361164
10
11
permukaan yang akan dilubangi dan bila sudah terkunci tepat masukkan kabel ke
sumber listrik, cobalah pelatuk ke “posisi on” untuk mengetahui bor rusak atau tidak,
kemudian lakukan pengeboran dengan dua tangan
- Untuk impact wrench yang digerakkan dengan tenaga pneumatik maka pemilihan kunci
socket dan alat tambahan yang digunakan harus selalu diperhatikan, pemasangannya
pada impact juga harus tercekam kuat agar pada saat pemasangan maupun pelepasan
baut dapat dengan mudah
b. Pemeliharaan dan perawatan
- Untuk peralatan tangan dengan tenaga listrik harus selalu diperhatikan bahwa
sambungan listrik aman dan dilepas sebelum mengganti mata bor maupun gerinda, Mata
bor maupun gerinda harus terpasang kuat sebelum digunakan dan Lumasi pencekam
mata bor sekali-sekali agar tidak berkarat
- Untuk peralatan tangan dengan tenaga pneumatic harus selalu diperhatikan selang atau
pipa penyalur dan sambungannya tidak bocor sehingga dapat berfungsi baik serta selalu
pastikan dalam kondisi bersih dan terpasang kuat sebelum digunakan.
Kunci pas berfungsi untuk mengencangkan dan melepas baut dan mur yang tidak terlalu
kuat momen pengencangannya atau kepala baut dan mur yang telah dilonggarkan dengan kunci
ring. Kunci pas dapat juga digunakan untuk membuka mur/kepala baut dengan posisi
pemasangan yang tersembunyi atau terhalang oleh bentuk konstruksi.
shank 900
Kepala terdiri dari rahang-rahang yang rata. Kunci pas umumnya dibuat menjadi dua
buah kunci pada kedua ujungnya dengan ukuran yang berbeda, misalnya ukuran 6 mm dan
7 mm atau 8 mm dan 9 mm, dan seterusnya dibuat berpasangan dalam satu kunci sehingga lebih
efisien pemakaiannya dan penggunaan bahannya. Ukuran kunci biasanya menunjukkan
lebar dari mulut kunci yang berarti juga lebar kepala baut/mur.
Lebar mulut kunci
Lebar mur/kepala baut
Ukuran kunci pas yang umum digunakan di Otomotif adalah 6 mm dengan kenaikan setiap
satu mm hingga ukuran 36 mm, kecuali ukuran 31, 33, 34 dan 35 mm tidak disediakan. Kunci pas
dengan satuan inch untuk otomotif tersedia dengan kenaikan ukuran 1/4 inch hingga 2 inch. Tetapi
untuk keperluan lain (di luar) otomotif disediakan ukuran kunci hingga 4 inch atau lebih dan
dengan kenaikan ukuran yang lebih kecil yaitu 11/32 inch.
lOMoARcPSD|57361164
12
14
Kunci ring umumnya mempunyai tangkai yang lebih panjang dibandingkan kunci pas,
memberikan gaya tuas yang lebih besar. Gunakan kunci ring sebagai pilihan utama sebelum
menggunakan kunci-kunci jenis lain.
9 8
11 10
13 12
1 1
1 1
1 1
12 mm
lOMoARcPSD|57361164
13
Ukuran biasanya dicap atau dicap timbul pada tangkainya berkisar antara 6 mm sampai
dengan 32 mm.
4) Kunci Soket (Socket Wrench)
Fungsi kunci soket yang sering disebut juga kunci sok, kunci sok dirancang
khusus untuk melepas/memasang baut dan mur. Kunci sok adalah jenis kunci yang
paling baik digunakan untuk melepas komponen dari kendaraan bermotor. Kunci ini
akan pas pada baut hampir pada seluruh tempat pada kendaraan.
Kelemahan kunci pas dan kunci ring adalah sulit menjangkau baut dan mur yang berada
pada posisi tersembunyi seperti baut pengikat intake dan exhaust manifold yang berada
tersembunyi di bawah karburator. Dengan kunci sok yang dilengkapi dengan batang penyambung
(extention), masalah ini dapat terpecahkan.
Dibandingkan dengan kunci pas dan kunci ring, kunci soket ini lebih besar memberikan gaya
torsi atau momen puntirnya terhadap pengencangan atau pelepasan baut dan mur, hal ini
karena soket selalu dilengkapi dengan batang pemutar dan Ratchet.
Kunci soket adalah alat yang paling efektif dan paling cepat penggunaannya hingga
melepas dan mengencangkan baut dapat dilakukan dalam hiungan waktu yang efisien.
Dimana kunci ini dapat ditempatkan dengan benar pada baut atau mur.
Kunci ini sangat sesuai dengan kelengkapan tambahan yang dapat disambungkan dengan
ujung penggerak segi empat. Kunci ini juga mempunyai keunggulan dalam mencengkram
seluruh sisi kepala baut dan mur dan memberikan gaya puntir dari titik pusat alat.
Socket
Batang
Sambungan
Ekstensi 12
Ekstensi 3 inc
14
Kelengkapan tambahan yang disiapkan bersama dengan set soket memungkinkan anda memilih
cara untuk melepas baut atau mur dengan cepat dan mudah
Fungsi kunci Inggris untuk melepas atau mengganti mur atau baut dimana ukuran kunci
pas/ring yang sesuai tidak ada. Tetapi kunci ini tidak ditujukan untuk menggantikan kunci
pas/ring, yang mana lebih sesuai untuk penggunaan untuk beban berat. Kunci Inggeris sulit benar-
benar sesuai dengan ukuran mur atau baut tanpa membuat kepalan mur atau baut menjadi bulat.
Salah satu rahangnya bersatu dengan gagangnya dan tidak dapat digerakkan dan rahang
yang lainnya bebas bergerak pada gagangnya. Sebuah perangkat digunakan untuk mengunci
rahang yang bebas bergerak tersebut pada posisi yang diperlukan. Kunci Inggris ini terbuat dari
baja tempa berkualitas tinggi dan permukaan dilapisi khrom atau difurnish hitam agar tahan lama.
lOMoARcPSD|57361164
15
6) Kunci Roda
Fungsi kunci roda yang umum digunakan untuk membuka baut dan hub tutup roda serta
menempatkan kembali baut tutup roda.
Sebagian besar kunci roda yang digunakan di bengkel mempunyai empat jari-jari
(gambar a), ujung dari masingmasing jari jari disatukan pada satu titik pusat hingga
membentuk palang/silang pada ujung luar masing-masing batang terdapat soket yang masing
masing berbeda ukuran. Kunci roda memberikan penuasan yang baik saat melepas mur roda
yang keras/sulit.
Kunci roda modal (gambar b) adalah kunci soket kepala segi enam tunggal khusus yang
ditempatkan di ujung suatu batang. Batang tersebut panjangnya kurang lebih 250 mm,
dibengkokkan hampir tegak lurus di dekat kunci soket.
Rentang ukuran kunci roda sesuai dengan hampir semua ukuran baut roda. Ukuran yang
paling umum adalah ¾ inci, 13/16 inchi (19 mm dam 21 mm).Kunci roda digunakan untuk
mengendorkan dan mengencangkan baut roda pada sumbu roda kendaraan bermotor.
7) Kunci Busi
Kunci busi digunakan untuk melepas dan memasang busi yang umumnya dipasang pada
posisi sulit dijangkau oleh kunci pas ataupun kunci ring.
Di samping itu kunci busi dirancang khusus untuk tidak mendapat perlakuan momen
pengencangan yang terlalu kuat, dengan cara mendisain tangkai yang pendek.
Kunci busi dibuat dengan ukuran standar mengikuti ukuran busi yang ada. Ukuran standar
tersebut yaitu : 10; 14 dan 18 mm.
lOMoARcPSD|57361164
16
2. Obeng
Obeng digunakan untuk melepas sekerup dari komponen-komponen kendaraan seperti
lampu kepala, pelindung radiator, dan untuk melepas pengikat seperti sekerup- sekerup kotak
dan baut-baut talang. Obeng juga dapat digunakan untuk pekerjaan lain seperti mencongkel
cetakan, badge, emblem dan menekan/ mendorong seperti pemasangan penghapus kaca.
Obeng kembang mempunyai mata berbentuk bintang, digunakan untuk melepas sekerup
kepala kembang. Sekerup ini banyak digunakan sebagai pengikat untuk grill, lampu kepala,
lampu belakang atau parkir pada semua jenis kendaraan bermotor.
Obeng jenis ini memungkinkan gaya puntir yang besar dan kecil kemungkinan terjadi slip pada
kepala sekerup.
lOMoARcPSD|57361164
17
4) Vise Grip
Untuk memegang atau menjepit benda kerja dan dapat untuk memegang kuat pada mur
/kepala baut yang sudah tidak dapat diputar oleh kunci pas, ring atau kunci soket. Besar
kecilnya jepitan rahang dapat disetel dengan cara memutarkan baut penyetel pada bagian ekor
tangkainya, sekaligus menyetel posisi penguncian jepitan. Kapasitas 45 mm Panjang 180 –
250 mm.
lOMoARcPSD|57361164
18
2) Palu Karet
Palu karet ini digunakan untuk mencegah kerusakan terhadap bagian yang dipukul.
3) Palu Plastik
Palu plastik ini juga digunakan untuk mencegah kerusakan terhadap bagian yang
dipukul.
5. Bor Tangan
Bor tenaga digunakan untuk membuat lubang dengan mata bor atau untuk melepas
pengikat seperti paku keling. Ada bor yang menggunakan tenaga listrik dan udara.
1) Bor Listrik
Bor listrik mempunyai badan (campuran logam atau pelastik keras) yang menjadi
rumah motor. Sebuah sakelar jenis tombol ditempatkan pada gagang yang berbentuk
lOMoARcPSD|57361164
19
pistol. Sebuag pemegang (chuck) mata bor ditempatkan di bagian depan bor.
2) Bor Udara
Bor ini lebih kecil dan lebih ringan daripada bor listrik, dan mempunyai rotor yang
digerakkan oleh udara bertekanan.
6. Dongkrak
Dongkrak lantai mempunyai daftar spesifikasi beban maksimum. Jangan pernah
mengangkat mobil yang melebihi kapasitas beban angkatnya.
Terdapat juga dongkrak yang lebih kecil dan bentuknya seperti botol biasa digunakan untuk
mengangkat roda kendaraan.
lOMoARcPSD|57361164
20
B. Penggunaan peralatan
1. Kunci Pas
Gunakan kunci pas bila anda akan melepaskan pengencang-pengencang dengan
cepat pada tempat-tempat yang ruang / bukaan-bukaannya memudahkan kunci pas
jenis ini terpasang, dan bilamana kunci pas jenis lainnya tidak cocok.
Kunci pas dapat berfungsi dengan baik bila ditarik ke arah anda. Anda harus
mengepasnya dahulu sehingga batangnya yang panjang dapat bergerak pada arah
tenaga yang diberikan, hal ini akan mengurangi tegangan pada mur atau kepala
bautnya.
Penggunaan Kunci Pas
• Pilihlah kunci pas yang ukurannya sesuai.
• Pasanglah kunci pasnya sedemikian rupa sehingga rahang-rahangnya sepenuhnya
mencengkeram mur atau kepala baut, rahang-rahang tersebut harus sepenuhnya
mencengkeram mur atau kepala baut agar kunci pasnya tidak selip/terlepas.
• Tariklah kunci pas tersebut ke arah anda untuk melepaskan mur atau baut tersebut.
• Jangan menggunakan kunci yang rahang-rahangnya retak, rusak, aus atau bundar, karena
kunci pas tersebut dapat selip dan melukai anda.
• Jangan menggunakan kunci yang kotor, kunci pas tersebut dapat terlepas dari genggaman
anda.
2. Kunci Inggris (Adjustable Spanner)
Kunci inggris cocok digunakan bila anda tidak mempunyai kunci pas yang sesuai untuk mur
atau baut yang mungkin sudah aus atau berukuran terlalu kecil. Anda jangan menggunakan alat
ini sebagai pengganti kunci pas konvensional bila kunci pas tersebut memang tersedia.
lOMoARcPSD|57361164
21
• Pasanglah kunci pada mur sedemikian rupa sehingga daya tarik sepenuhnya berada pada
rahang-rahang yang terkunci. Tariklah kunci pas ke arah anda untuk melepas mur.
• Jangan gunakan kunci pas yang dapat diatur bila rahang-rahangnya retak, kunci pas
tersebut dapat selip dan merusak mur atau bahkan menyebabkan anda terluka.
• Jagalah agar kunci pas tetap bersih sehingga kunci pas tersebut tidak selip dari
genggaman anda.
o Lumasi mur yang penyetelnya dengan beberapa tetes oli mesin dan simpanlah kunci di
dalam kotak alat, lemari atau digantung di gantungan dinding.
3. Kunci Ring
Gunakan kunci ring untuk melepaskan mur dan baut bila memungkinkan. Batang
(shank) yang menyudut memungkinkan anda menggunakan kunci untuk melepas dan
mengencangkan bila ruang/celahnya ada.
lOMoARcPSD|57361164
22
Keselamatan
• Jangan menggunakan kunci yang kotor, karena kunci tersebut dapat selip dari
genggaman anda.
• Jangan menggunakan kunci ring bila ring/cincin-cincinnya retak atau aus dan gerigi
dalamnya membundar, kunci ring tersebut dapat selip dan dapat menyebabkan luka.
4. Kunci Soket
Kunci soket adalah alat yang sangat serbaguna, bila digunakan dengan batang
soket atau pengungkit untuk melepaskan mur atau baut. Anda dapat dengan cepat
mengganti alat-alat ini agar cocok dengan lokasi pengencang pada komponen
manapun pada kendaraan.
Fitting Soket
Snap pada penghubung-penghubungnya memungkinkan anda mengganti soket
dan batangan (bar) dengan sangat cepat. Satu ujung soket mempunyai recess
(dudukan) bujur sangkar. Bila anda memasang soket ke dalam batangnya bola
berpegas pada handle (pegangannya) menguncinya ke dalam dudukan di dalam soket.
Tarikan tangan yang ringan diperlukan untuk melepaskan socket.
lOMoARcPSD|57361164
23
5. Obeng
Gunakan obeng untuk melepaskan pengencang-pengencang seperti skrup self
tapping. Pilihlah obeng yang cocok dengan skrup yang akan anda pasang, Slotted atau
Phillips. Gunakan obeng standar untuk melepaskan dan memasang skrup kepala
bercelah (slotted). Gunakan obeng Phillips untuk melapaskan dan memasang skrup-
skrup celah kembang.
Pilihlah ukuran obeng yang tepat dengan celah skrup. Obeng yang terlalu kecil
dapat terpuntir dan merusak ujungnya, dan memungkinkan merusak kepala skrup.
Obeng yang terlalu besar tidak akan pas pada celah skrup dan dapat terlepas pada
waktu diputar.
Penggunaan Obeng Standard
• Pilihlah obeng dengan ukuran yang sesuai dengan skrupnya.
• Tahan mata obeng dengan satu tangan dan arahkan ujungnya pada celah dengan tangan
lainnya. Peganglah obeng pada posisi tegak lurus dengan skrup.
• Putarlah obeng kuat dan mantap untuk melapaskan skrup.
lOMoARcPSD|57361164
24
6. Kunci Roda
Kunci roda digunakan untuk melepaskan mur roda saat melepaskan atau
memasang roda. Kunci roda mempunyai soket-soket yang terpasang pada ujung-
ujung lengan yang cocok untuk hampir semua kendaraan.
lOMoARcPSD|57361164
25
26
Pengangkatan
Ada beberapa posisi yang cocok untuk menempatkan dongkrak. Yaitu:
• Main suspension mounting points.
• Differential housing.
• Major chassis points.
Penggunaan Dongkrak Lantai
• Lakukan pemeriksaan keamanan terhadap dongkrak sebelum digunakan.
• Bila memungkinkan, tempatkan kendaraan pada tempat yang datar. Lakukan langkah-
langkah berikut terhadap semua kendaraan.
o Pasang rem tangan.
o Taruh transmisi ke persneling. Tempatkan transmisi otomatis pada park.
o Chock roda-rodanya.
• Tempatkan dongkrak pada posisi pengangkatan yang sesuai.
• Putarlah pegangannya ke dalam dan pompalah, sampai sadelnya naik dan menyentuh
dongkrak. Periksalah bidang yang bersentuhan untuk memastikan sadelnya berada pada
posisi yang tepat. Bila ini telah pas maka naikkan kendaraan ke ketinggian yang diinginkan.
• Pasang penahan yang aman di bawah kendaraan pada tempat bearing beban yang sesuai.
• Dengan hati-hati putarlah ke luar pegangan dongkrak untuk menurunkan kendaraan
sampai berada pada Stand/Penahan yang aman.
Menurunkan Dongkrak
• Untuk menurunkan dongkrak pertama-tama anda harus memompa pegangannnya,
sampai kendaraan naik cukup tinggi untuk melepaskan penahan pengaman.
• Lepaskan penahan.
• Perlahan-lahan putarlah pegangan dongkrak ke arah luar dan rendahkan kendaraan ke
tanah.
Pemeliharaan
• Jagalah dongkraknya bersih, bersihkan setiap oli atau gemuk, perikslah bila terdapat
kebocoran cairan, berikan cairan hidrolik sampai batas atas bila diperlukan. Teteskan
sedikit oli pada roda troli.
• Simpanlah dongkrak pada lokasi yang aman di lantai bengkel.
8. Safety Stand (Stand)
Gunakan penahan pengaman untuk menahan kendaraan pada waktu dinaikkan.
Periksalah penahan tersebut sebelum menggunakannya, periksalah bila terdapat keretakan di
sekitar sadel dan dasarnya. Pastikan pengatur ketinggian bekerja dengan
lOMoARcPSD|57361164
27
bebas.
Pada waktu memposisikan penahan pengaman pastikan sadelnya menempel pada
permukaan datar, jangan pada permukaan yang bersudut atau miring hal tersebut
dapat menyebabkan penahan miring pada waktu bebannya ditempatkan di atasnya.
Penggunaan Penahan Pengaman
• Tempat penahan pada lantai yang datar.
• Pada waktu kendaraan dinaikkan, aturlah penahan pengaman pada ketinggian yang
diinginkan dengan menggunakan pengatur mur pengunci.
• Posisikan penahan pengaman di bawah kerangka structural atau tempat suspensi
utama atau differential housing, bukan di bawah pan lantai atau sill.
• Turunkan dongkrak sehingga kendaraan berada pada penahan pengaman.
lOMoARcPSD|57361164
28
lOMoARcPSD|57361164
Kerjakan secara mandiri dengan memanfaatkan fasilitas internet, carilah minimal 1 (satu) foto/gambar
komponen peralatan dan perlengkapan tempat kerja, cantumkan uraian/penjelasannya, jangan lupa
cantumkan sumber informasi internetnya!
Nama Siswa : ...............................................
Kelas : ..............
29
lOMoARcPSD|57361164
RUBRIK PENILAIAN
INSTRUMEN PENILAIAN: PROSES DAN
PRODUK
ASPEK Belum Kompeten (0-6) Cukup Kompeten (6-7) Kompeten (8-9) Sangat Kompeten (10)
Proses presentasi hasil Peserta didik Peserta didik mampu Peserta didik mampu Peserta didik mampu
tidakmampu mempresentasikan mempresentasikan mempresentasikan
mempresentasikan hasil observasi hasil observasi hasil
hasil observasi namun dengan sikap dengan sikap yang baik observasi dengan sikap
yang kurang namun yang
baik tidak baikdanmampu
mampu berdiskusi berdiskusi
Hasil pencarian Peserta didik mampu Peserta didik mampu Peserta didik mampu Peserta didik mampu
informasi terkait mendapatkan informasi mendapatkan informasi mendapatkan mendapatkan informasi
peralatan dan <2 2 informasi3 >4
perlengkapan tempat peralatan dan peralatan dan peralatan dan peralatan dan
kerja perlengkapan perlengkapan tempat perlengkapan perlengkapan
tempat kerja kerja tempat kerja tempat kerja
Keterangan :
Siswa yang belum kompeten maka harus mengikuti pembelajaran remediasi.
Siswa yang cukup kompeten diperbolehkan untuk memperbaiki pekerjaannya sehingga mencapai level kompeten
30
lOMoARcPSD|57361164
31
lOMoARcPSD|57361164
ASESMEN DIAGNOSTIK
Capaian Pembelajaran Pada akhir fase E, peserta didik mampu menggunakan peralatan dan perlengkapan kerja,
antara lain persiapan, kalibrasi, dan penggunaan peralatan dan perlengkapan sesuai jenis,
fungsi dan manual perbaikan.
Tujuan Pembelajaran
1. Siswa Mengidentifikasi peralatan dan perlengkapan di tempat kerja sesuai sumber
bacaan
2. Siswa Mempersiapkan dan menggunakan peralatan dan perlengkapan ditempat
kerja
Sesuai dengan fungsinya
A. Asesmen Non-Kognitif
Informasi apa saja yang ingin digali? Pertanyaan kunci yang ingin ditanyakan
Aktivitas peserta didik selama belajar di rumah 1. Apa saja kegiatanmu sepanjang hari di rumah?
2. Apakah memiliki waktu cukup untuk belajar?
3. Sebutkan 5 hal dari yang paling menyenangkan sampai yang
palingtidak menyenangkan ketika sedang belajar.
4. Apa yang menjadi harapan dan mimpimu ?
Dst….
32
lOMoARcPSD|57361164
Informasi apa saja yang ingin digali? Pertanyaan kunci yang ingin ditanyakan
Langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan? Alat bantu apa yang dibutuhkan?
Persiapan Link Google Form
1. Menyiapkan panduan pertanyaan
2. Menyusun pertanyaan kunci
Pelaksanaan -
1. Siswa mengisi link yang sudah dishare guru
2. Beri waktu peserta didik untuk menjawab pertanyaan
3. Siswa membimbing siswa, jika siswa merasa kesulitan
untukmemahami pertanyaan.
4. Berikan penguatan dan umpan balik bagi siswa yang
sudahmenjawab pertanyaan.
Tindak lanjut -
1. Analisa hasil isian peserta didik
2. Jika peserta didik menyampaikan masalah, ajak berdikusi
untukmenentukan penyelesaiannya
3. Jika diperlukan komunikasikan permasalahan tersebut
denganorang tua
4. Lakukan asesmen diagnostik non kognitif secara berkala
sesuai kebutuhan
33
lOMoARcPSD|57361164
B. Asesmen Kognitif
34
lOMoARcPSD|57361164
Langkah-langkah apa saja yang akan Alat bantu apa yang dibutuhkan?
dilakukan?
Persiapan dan pelaksanaan : Link Google Form / Quiz Di LMS
1. Menyusun jadwal pelaksanaan
2. Mengidentifikasi materi uji yang mewakili keseluruhan materi
pembelajaran
3. Menyusun 2 pertanyaan sederhana sesuai kelasnya
4. Asesmen diberikan seluruh peserta didik baik daring maupun luring.
Tindak lanjut :
1. Melakukan pengolahan hasil asesmen dan hitung rata-rata kelas
2. Bagi peserta didik yang memperoleh nilai rata-rata akan
mengikutipembelajaran unit berikutnya
3. Bagi peserta didik yang memperoleh nilai dibawah rata-
rata akanmemperoleh pendampingan/ bantuan dari guru
4. Bagi siswa yang memperoleh nilai di atas rata-rata akan
memperolehpengayaan
dari guru.
5. Ulangi proses asesmen diagnosis ini sesuai dengan kebutuhan di
kelas.
35
lOMoARcPSD|57361164
ASESMEN SUMATIF
37
lOMoARcPSD|57361164
e. torque wrench
12. Berikut adalah langkah pemeliharaan dan perawatan peralatan, kecuali
a. membersihkan kotoran pada alat dengan lap bersih
b. menyimpan kembali alat yang sudah tidak digunakan lagi
c. memeriksa kondisi alat sebelum dan setelah digunakan
d. memisahkan alat rusak dengan alat yang masih bisa digunakan
e. meletakkan alat di meja kerja setelah pekerjaan selesai
[Link] ini adalah jenis fastener …
a. Treker
b. obeng
c. SST
d. Kunci
e. Circlip
14. Nama alat pada gambar disamping adalah…
a. tang
b. treker
c. kunci saringan oli
d. pelepas tie rod
e. pelepas roda kemudi
15. Peralatan khusus yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan yang sulit pada perbaikan kendaraan disebut juga
a. fastener
b. treker
c. SST
38
lOMoARcPSD|57361164
Soal Uraian
1. Sebutkan 5 macam kunci pada praktik perbaikan kendaraan !
2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan obeng philip !
3. Apakah fungsi tang ?
4. Sebutkan nama peralatan dibawah ini !
a. b.
Soal Lisan
1. Sebutkan macam – macam tang!
2. Sebutkan contoh alat-alat bertenaga!
3. Bagaimanakah cara menggunakan kunci soket yang benar?
4. Sebutkan contoh fastener!
5. Apakah yang dimaksud dengan SST?
Soal Perbuatan
Lakukan praktik identifikasi peralatan tangan seperti jobsheet berikut dan buat laporan hasil praktik
A. Tujuan Praktik
1. Siswa dapat memahami macam – macam alat tangan
2. Siswa dapat memahami macam – macam alat bertenaga
[Link] Praktik
1. Kunci-kunci
2. Obeng
39
lOMoARcPSD|57361164
3. Tang
4. Palu
5. Dongkrak
6. Stand Pengaman
7. Bor Listrik
8. Gerinda tangan
9. Dll
C. Langkah Kerja
1. Guru menyediakan beberapa peralatan tangan dan menanyakan kepada siswa nama-nama alat tersebut.
2. Siswa memeriksa kondisi alat-alat yang ada kemudian menuliskan hasil pemeriksaan pada tebel di bawah ini.
Kondisi
No Nama Alat Keterangan
Baik Sedang Rusak
Soal Remidi
c. Seperti kunci pas, kunci ring mempunyai ukuran kepala yang berbeda
Soal Pengayaan
Sebutkan 5 contoh penggunaan peralatan khusus atau SST yang biasa dipergunakan di bengkel otomotif.
ULANGAN HARIAN
Pilihan Ganda
1. A 6. C 11. C
2. E 7. A 12. D
3. D 8. B 13. D
4. B 9. A 14. B
5. A 10. D 15. C .
Uraian
1. Kunci pas, kunci ring, kunci soket, kunci L dan kunci inggris
2. Obeng kembang mempunyai mata berbentuk bintang, digunakan untuk melepas sekerup kepala kembang
3. Tang merupakan alat yang dapat digunakan sebagai penjepit, memuntir, memegang logam maupun mencabut paku
4. a. Hidraulic jack b. Jack stand
5. Alat yang digunakan sebagai penyambung dua buah komponen, misalnya mur dan baut.
Soal Lisan
1. Tang kombinasi, tang lancip, tang snap ring dan vise grip
2. Bor listrik, gerinda tangan, impact wrench
41
lOMoARcPSD|57361164
Soal Remidi
1. Kunci inggris cocok digunakan bila anda tidak mempunyai kunci pas yang sesuai untuk mur atau baut yang mungkin sudah aus atau berukuran terlalu
kecil.
2. Menyimpan kunci di kotak alat, lemari atau gantungan kunci
3. Penggunaan Dongkrak Lantai
• Lakukan pemeriksaan keamanan terhadap dongkrak sebelum digunakan.
• Bila memungkinkan, tempatkan kendaraan pada tempat yang datar. Lakukan langkah-langkah berikut terhadap semua kendaraan.
o Pasang rem tangan.
o Taruh transmisi ke persneling. Tempatkan transmisi otomatis pada park.
o Chock roda-rodanya.
• Tempatkan dongkrak pada posisi pengangkatan yang sesuai.
• Putarlah pegangannya ke dalam dan pompalah, sampai sadelnya naik dan menyentuh dongkrak. Periksalah bidang yang bersentuhan untuk
memastikan sadelnya berada pada posisi yang tepat. Bila ini telah pas maka naikkan kendaraan ke ketinggian yang diinginkan.
• Pasang penahan yang aman di bawah kendaraan pada tempat bearing beban yang sesuai.
• Dengan hati-hati putarlah ke luar pegangan dongkrak untuk menurunkan kendaraan sampai berada pada Stand/Penahan yang aman.
4. Obeng merupakan jenis peralatan yang berfungsi untuk melepas sekrup dari komponen – komponen kendaraan. Terdapat dua jenis obeng yaitu obeng
pipih (-) dan obeng kembang (+).
5. a. benar, b salah, c benar
42
lOMoARcPSD|57361164
43
RINGKASAN MATERI
lOMoARcPSD|57361164
44
lOMoARcPSD|57361164
45
lOMoARcPSD|57361164
46
lOMoARcPSD|57361164
47
lOMoARcPSD|57361164
48
lOMoARcPSD|57361164
49
lOMoARcPSD|57361164
50
lOMoARcPSD|57361164
51
lOMoARcPSD|57361164
52
lOMoARcPSD|57361164
53
lOMoARcPSD|57361164
54
lOMoARcPSD|57361164
55
lOMoARcPSD|57361164
56
lOMoARcPSD|57361164
57
lOMoARcPSD|57361164
58
lOMoARcPSD|57361164
59
lOMoARcPSD|57361164
60
GLOSARIUM
bearing dari bagian tengah bearing atau bearing yang terpasang padalubang/silinder.
Clutch Aligning Tool digunakan untuk meluruskan atau memposisikan kanpaskopling
(clutch disc) agar benar-benar ditengah
Tang ring torak adalah alat untuk membantu melepas dan memasang ringtorak
Piston ring compressor adalah alat yang dipakai untuk menekan ring pistonpada waktu
pemasangan ring piston dan pisto ke dalam silinder
lOMoARcPSD|57361164
DAFTAR PUSTAKA
Johny Muharam dkk. 2005. Penggunaan Dan Pemeliharaan Peralatan Dan Perlengkapan
Tempat Kerja. Jakarta : Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.
Johny Muharam dkk. 2005. Penggunaan Dan Pemeliharaan Peralatan Dan Perlengkapan
Tempat Kerja. Jakarta : Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.
Johny Muharam dkk. 2005. Penggunaan Dan Pemeliharaan Peralatan Dan Perlengkapan
Tempat Kerja. Jakarta : Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.
61