0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
46 tayangan70 halaman

Modul E-Learning dan Instalasi Moodle

Dokumen ini membahas tentang e-learning, termasuk definisi, komponen, kategori, serta langkah-langkah untuk membangun dan menginstal sistem e-learning menggunakan Moodle dan XAMPP. E-learning merupakan metode pembelajaran online yang memperkaya model konvensional dengan teknologi, dan mencakup berbagai interaksi seperti synchronous, self-directed, dan asynchronous learning. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan fungsi Learning Management System (LMS) dan cara mengkonfigurasi serta mengelola kursus dalam Moodle.

Diunggah oleh

dzakycoc212
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
46 tayangan70 halaman

Modul E-Learning dan Instalasi Moodle

Dokumen ini membahas tentang e-learning, termasuk definisi, komponen, kategori, serta langkah-langkah untuk membangun dan menginstal sistem e-learning menggunakan Moodle dan XAMPP. E-learning merupakan metode pembelajaran online yang memperkaya model konvensional dengan teknologi, dan mencakup berbagai interaksi seperti synchronous, self-directed, dan asynchronous learning. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan fungsi Learning Management System (LMS) dan cara mengkonfigurasi serta mengelola kursus dalam Moodle.

Diunggah oleh

dzakycoc212
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL E-LEARNING

DENGAN

1
BAB I

PENGENALAN

A. Definisi E-learning

Cisco (2000) menjelaskan filosofi e-learning sebagai berikut. Pertama, e-learning

merupakan penyampaian informasi, komunikasi, pendidikan, pelatihan secara online. Kedua,

e-learning menyediakan seperangkat alat yang dapat memperkaya nilai belajar secara

konvensional (model belajar konvensional, kajian terhadap buku teks, CD-ROM, dan

pelatihan berbasis komputer) sehingga dapat menjawab tantangan perkembangan globalisasi.

Ketiga, e-learning tidak berarti menggantikan model belajar konvensional di dalam kelas,

tetapi memperkuat model belajar tersebut melalui pengayaan content dan pengembangan

teknologi pendidikan. Keempat, Kapasitas siswa amat bervariasi tergantung pada bentuk isi

dan cara penyampaiannya. Makin baik keselarasan antar konten dan alat penyampai dengan

gaya belajar, maka akan lebih baik kapasitas siswa yang pada gilirannya akan memberi hasil

yang lebih baik.

B. Komponen E-learning

Secara garis besar, ada 3 komponen utama yang menyusun e-learning :

1. E-learning system

Sistim perangkat lunak yang memvirtualisasi proses belajar mengajar konvesional.

Bagaimana manajemen kelas, pembuatan materi atau konten, forum diskusi, sitem

penilaian (rapot), sistim ujian online dan segala fitur yang berhubungan dengan

manajemen proses belajar mengajar. Sistim perangkat lunak tersebut sering di sebut

dengan learning management system (LMS).

2
2. E-learning content (Isi)

Konten dan bahan ajar yang ada pada e-learning system (learning management

system). Konten dan bahan hajar ini bisa dalam bentuk multimedia-based content

(kontek berbentuk media interaktif) atau texs based content (konten berbentuk teks

seperti pada buku pelajaran biasa).

3. E-learning infrastructure (peralatan)

Infrastruktur e-learning dapat berupa personal computer (PC), jaringan komputer dan

perlengkapan multimedia. Termasuk di dalamnya peralatan teleconference apabila

kita memeberikan layanan synchronous learning melalui teleconference.

C. Kategori E-learning

Ditinjau dari segi interaksi antara sistem dengan manusia maka ada tiga kategori dasar

dari e-learning, yaitu :

1. Synchronous learning

Pada pembelajaran synchronous kondisinya mirip dengan pemeblajaran konvensional

hanya saja pada e-learning hal ini tidak di tandai dengan kehadiran secara fisik. Pada

bentuk synchronous ini pendidik (instruktur), peserta didik dan rekan rekannya

melakukannya “pertemuan” secara online di internet. Melakukan proses belajar seolah

sedang berada pada ruang fisik yang sama.

2. Self-directed learning

Pada katagori ini peserta didik melakukan pembelajaran secara mandiri namun

dengan mengakses berbagai refrensi dan bahan belajar yang di sediakan. Tidak ada

instruktur ataupun waktu khusus untuk berdiskusi dengan sesama peserta didik.

Masing masing peserta didik melakukan proses belajar sesuai dengan kebutuhannya.

3
3. Asynchronous (collaborative) learning

Kategori ini mengkombinasikan larakteristik dari kedua kategori sebelumnya. didik

belajar secara mandiri namun tetap berkomunikasi dengan peserta didik lainnya

maupun dengan pendidik walaupun tidak harus di waktu khusus. Penggunaan email,

instan message (yahoo! Messenger, gtlak) ataupun board pada forum dapat di

gunakan sebagai media komunikasi dan interaksi baik dengan maupun dengan sesame

peserta didik.

D. Membangun E-learning

Menurut Henderson ada beberapa yang bisa dilakukan untuk membangun sebuah sitem

e-leraning:

1. Pada tahap ini pengembang sitem harus menentukan apa yang ingin dicapai dengan

dengan adanya e-learning tersebut. Tahap ini biasanya dengan mudah dilupakan

akibat antusiasme berlebihan dari pengembang sistem e-learning. Pada akhirnya e-

learning tersebut tidak akan sesuai dengan kebutuhan calon pengguna tidak

memberikan hasil yang diharapkan.

2. Memulai sitem dalam skala kecil

Beberapa pengembang memilih untuk memulai sistem e-learning langsung pada skala

besar. Hal ini kurang baik di tinjau dari segi manajemen resiko karena proyek dalam

skala besar dapat juga memiliki resiko kegagalan yang besar pula. Sebaiknya e-

learning dimulai terlebih dahulu pada sebuah unit yang kecil dan dievaluasi

sepenuhnya terlebih dahulu untuk menjadi model bagi sistem dalam skala yang lebih

besar.

4
3. Mengkomunikasikan dengan peserta didik

Menerapkan sebuah sistem baru akan memberikan tingkat keberhasilan yang lebih

baik apabila saran dari sistem tersebut memaahami dengan baik sistem tersebut.

Demikian pula dengan e-learning, apabila peserta didik memahami dengan sistem

yang dipahami tentang sistem yang dibangun dan dikembangkan, maka mereka dapat

turun memberikan bantuan untuk mencapai tujuan e-learning tersebut. Disadari alasan

tersebut, maka pengembang sistem e-learning seharusnya selalu mengkomunikasikan

sistem yang sedang di coba di bangun pada peserta didik.

4. Melakukan evaluasi secara kontinu

Evalusi terhadaap sistem dan segenap aspeknya perlu dilakaukan secara terus-

menerus untuk menjamin keberhasilan penerapan e-learning. Membandingkan hasi

belajar secara konvensional dapat memberikan justifikasi apakah sistem e-learning

yang dikembangkan memenuhi standar keberhasilan proses pembelajaran atau tidak.

5. Pengembangan sistem dalam skala yang lebih besar

Setelah sistem mencapai keberhasilan dalam skala kecil, maka selanjutnya adalah

mengembakngkan dalam skala yang lebih besar. Menambah jumlah peserta didik,

mata pelajaran, model evaluasi, dan berbagai aspek pembelajaran lainnya dapat

dilakukan dengan mengacu model dari skala yang lebih kecil yang telah

dikembangkan sebelumnya.

E. Learning Management System

Learning management system (LMS) adalah software yang digunakan untuk mengelola

pembelajaran online. Menurut Tim Pengembang LMS (2010) LMS sering dikenal dengan

CMS (Course Management System). CMS dibangun berbasis web yang akan berjalan pada

sebuah web server dan dapat diakses oleh peserta melalui web browser (web client). Server

5
sendiri ditempatkan di sekolah atau lembaga lainya yang dapat diakses oleh peserta dari mana

saja dengan memanfaatkan koneksi internet. Di dalam CMS terdapat tool yang berfungsi bagi

instruktur untuk membuat website pendidikan dan mengatur hak akses kontrol. LMS/CMS

juga menyediakan tools lainya seperti layanan untuk mempermudah upload dan share materi

pengajaran, diskusi online, chatting, kuis, survey, laporan, pemberian nilai, melakukan

perekaman data grade siswa secara otomatis, dan sebagainya.

Dijelaskan secara umum fungsi-fungsi tools yang terdapat pada sebuah LMS/CMS:

1. Upload dan sharing materi, pengajar dapat menempatkan bahan ajarnya dengan

bentuk berbagai format file.

2. Forum dan chat, yaitu untuk melakukan komunikasi pribadi maupun massal dengan

chat maupun forum sehingga siswa dapat berkonsultasi dan diskusi dengan pengajar

maupun siswa lainnya.

3. Survey digunakan untuk mendapatkan respons langsung dari siswa mengenai suatu

hal.

4. Quizzes, yaitu untuk membuat bank soal, soal-soalnya terdiri dari berbagai bentuk

misalnya pilihan ganda ataupun uraian.

5. Gathering dan Reviewing Assigments untuk proses pemberian nilai dan skor kepada

siswa dapat dilakukan secara online.

6. Recording Grades fungsinya untuk melakukan perekaman data grade siswa secara

otomatis sesuai yang diatur oleh pengajar.

F. Moodle

Salah satu LMS/CMS yang populer sering digunakan adalah Moodle. Moodle akronim

dari Object Oriented Dynamic Learning Enviroment. Moodle merupakan paket software yang

berguna untuk kegiatan belajar/pelatihan/pendidikan berbasis internet dan website yang

6
pertama kali dikembangkan oleh Martini Dogiamas. Moodle adalah salah satu perangkat

lunak e-learning yang berbasis open source (terbuka source programnya) dibawah lisensi

GNU Public License dan yang diberiskan secara free (gratis). Dengan demikian meski

memiliki hak cipta, Moodle memberikan kebebasan bagi siapa saja untuk menggandakan,

menggunakan, dan memodifikasikanya. Moodle bisa diunggah secara gratis di

[Link]. yang sudah tersedia lengkap dengan (Moodle + apache + MySQL + PHP ).

Web server yang mendukung PHP dan MySQL, maka dapat dipilih web server seperti

AppServ (Apache Web Server), Xampp Server, Bit Nami dll.

7
BAB II

INSTALASI

A. Instalasi Web Server Menggunakan XAMPP

1. Untuk menginstal bukalah direktori dimana anda menyimpan file installer xampp yang

sudah Anda download.

2. Double click pada [Link], maka akan muncul jendela

installer language seperti gambar berikut, pilih bahasa kemudian tekan OK.

3. Klik tombol Next

8
4. Pada jendela berikutnya pilih komponen yang diinginkan. Ceklis semua pilhan kemudian

klik tombol Next .

5. Pada tahap ini kita diminta menentukan lokasi folder penyimpanan file-file dan folder

XAMPP. Secara default lokasinya ada di c:\xampp. Jika ingin menyimpan di lokasi lain,

klik browse kemudian pilih folder yang diinginkan. Selanjutnya kilk tombol install.

9
6. Proses instalasi berjalan seperti tampilan di bawah ini.

7. Proses instalasi telah selesai, klik tombol Finish

8. Ada konfirmasi apakah Anda mau atau tidak menjalankan XAMPP Control panel, klik

tombol Yes jika ingin langsung menjalankan.

10
9. Inilah bentuk tampilan control panel XAMPP. Untuk mengaktifkan, Klik tombol Start

pada kolom Action sehingga berubah menjadi stop.

Tampilan servis running.

10. Klik tombol Admin pada baris Apache, muncul XAMPP yang telah terinstall dan

berjalan dengan normal. Anda juga bisa mengaktifkan XAMPP melalui adressbar dengan

cara mengetikkan [Link] berikutnya pilih bahasa.

11
11. Berikut tampilan XAMPP.

B. Instalasi Moodle 2.4

1. Simpan moodle 2.4 di folder htdoc pada XAMPP kemudian exstract seperti berikut ini.

12
Ubalah nama folder melalui rename menjadi moodle.

2. Browser yang kita gunakan saat ini adalah Mozilla Firefox dan pada addressbar ketik

[Link] maka hasil tampilan layar akan muncul pemilihan bahasa instalasi

yang akan kita gunakan. Pilih bahasa dan klik tombol Next

13
3. Muncul confirm paths. Dengan menggunakan localhost dan data direktorynya seperti yang

ada di tampilan. Kemudian klik tombol Next

4. Kemudian pilih database driver, klik tombol Next

5. Isilah user dan password sesuai dengan user dan password waktu instalasi XAMPP. user:

root dan password dikosongkan.

14
6. Klik tombol Countinue

7. Status yang masih belum OK karena extensionnya masih belum diaktifkan. Cek Server.

Periksa dahulu file [Link] yang ada di folder php seperti contoh gambar di bawah ini,

kemudian buka file [Link] dengan program notepad atau wordpad sehingga tampilannya

akan tanpak seperti gambar di bawah ini.

15
8. Pilih Save untuk menyimpan perubahannya. Setelah itu stop apache servis pada XAMPP

Control Panel Aplication, kemudian klik start lagi.

9. Langkah berikutnya adalah kembali ke browser dan kita tekan tombol F5 atau refresh

sehingga tampilannya semua jadi OK statusnya dan klik Countinue.

16
10. Setelah proses instalasi moodle selesai, selanjuntnya Anda harus melengkapi profil

account untuk administrator Moodle. Harap user dan password untuk ingat/dicatat

dengan baik. Pada panduan ini, user: admin dan password: Admin_12. Bila sudah

lengkap beserta alamat emailnya, maka gerakkan scrool bar ke bawah dan tekan tombol

Update Profile.

11. Selanjutnya Anda dihadapkan pengaturan Front Page. Setelah selesai mengisi, pilih Save

Change.

17
12. Berikut adalah tampilan awal pada bagian Administrator.

18
BAB III

KONFIGURASI SITE

Pengenalan E-Learning

Langkah-langkah untuk membuka Moodle adalah sebagai berikut.

1. Aktifkan server local (XAMPP).

2. Buka web browser. Pada addressbar ketikkan alamat URL moodle di kamputer lokal.

Misalnya: [Link] enter. Bila Anda menginstal Moodle, maka

tampilan defaultnya seperti di bawah ini.

19
Keterangan :

A. Alamat pemanggil halaman e-learning, yaitu alamat pada server lokal adalah

[Link]

B. Nama halaman e-learning, yaitu nama halaman web adalah nama full site name ketika

pada front page setting.

C. Menu Navigation terdiri atas sub menu home, site page, my profile, dan course.

D. Menu Setting untuk mengatur berkenaan tentang frontpage setting yang terdiri dari

beberapa sub menu.

E. Menu My Profile setting yaitu untuk mengatur profil pengguna.

F. Menu Site Administrator adalah untuk mengatur administrasi halaman e-learning.

G. Available course adalah kursus yang tersedia di web kita, namun karena halaman ini

baru diinstal, maka yang tampil adalah no course in this category.

H. Kalender, yaitu untuk melihat kegiatan yang ada dalam situs e-learning

I. Informasi mengenai e-learning yang diatur melalui front page.

J. Login digunakan untuk mengakses e-learning, selain itu login juga terletak di pojok

kanan atas.

Administrasi Website

Sebagai seorang administrator dari website e-learning

dengan Moodle, maka pengetahuan dalam hal administrator

merupakan sebuah hal yang mutlak dikuasai. Pada bagian site

administrator semua pengaturan dapat dilakukan.

20
Login

Untuk dapat mengakses ke dalam situs Moodle, masing-masing user harus melakukan

login terlebih dahulu. Klik tombol login yang ada di sudut kanan atas. Username adalah

nama user yang telah didaftarkan. Password adalah kata kunci yang dimiliki oleh masing-

masing user dan hanya diketahui oleh user yang bersangkutan.

Blok

Untuk dapat mengaturan e-learning, maka langkahnya pada saat login sebagai

administrator, pada Blok Setting tekan Turn editing on /Hidupkan Mode Ubah.

21
Pengaturan Bahasa

Sebelumnya pada server local pada xampp\moodledata/lang/ masukkan paket bahasa yang

telah diunduh. Kemudian login kembali pada e-learning kita. Lalu atur sebagai berikut.

Klik menu Site administrator Language Language packs. Selanjutnya

install bahasa.

Pengaturan Tampilan

Bila ingin merubah themes standar di Moodle banyak sekali pilihan yang disediakan

sesuai dengan keinginan, ada juga di internet banyak sekali themes yang tersedia baik

yang berbayar maupun yang gratis.

Klik menu Site administrator Appearance Theme Theme Selector

22
Selanjutnya pilih Theme yang akan digunakan (Use theme), kemudian pilih Continue.

Tampil Theme yang baru.

23
Pengaturan Halaman Depan / Front Page

Tata letak halaman depan yang telah kita lakukan pada saat instalasi bisa saja kita lakukan

perubahan jika diperlukan. Langkah untuk merubah tata letak halaman depan dan isiannya

adalah saat kita posisi login sebagai administrator kemudian klik menu Site administrator

Front page Front page settings.

Berikutnya atur front page.

Edit Profil

Lakukan pengeditan profil bila diperlukan. Tambahkan foto untuk membuat pengguna lain

lebih mengenal Anda. Klik menu My profile setting Edit profile

Ubah data profil Anda

24
Menambah foto melalui user picture pilih add kemudia browse pilih lokasi foto.

Selanjutnya update profile.

Inilah profil yang telah diperbaharui

25
BAB IV

USER DAN KURSUS

Menambah User

Administrator dapat melakukan penamabahan user dengan mendaftarkan user secara

manual yaitu melalui Site administrator Users Account Add new user

selanjutnya isi data user. Selain itu Anda juga bisa menambahkan user dalam jumlah

banyak melalui upload user.

Pada contoh ini admin akan mengupload user sebanyak 36 orang. Hal yang dilakukan

adalah masukan data user melalui excel dengan format. firstname, lastname, password,

username, email (Jangan sampai terbalik).

Selanjutnya Save As simpan dengan format file CSV (Comma delimited).

Setelah data user yang akan di upload telah siap, berikutnya login ke elearning dan

lakukan hal berikut. Site administrator Users Account Upload user.

26
Tampilan data user yang berhasil di upload.

Penempatan User

Seorang user dapat diatur perananya apakah sebagai manger, teacher, ataupun student.

Untuk melakukannya pilih menu Setting Front page settings User Assigned

roles Student Add

27
Posisi user sudah berubah menjadi Student

Jika ingin menempatkan user sebagai teacher hal yang dilakukan sama seperti diatas,

hanya saja terlebih dahulu pilih teacher.

28
Pembuatan Kelas/Group

Bila siswa mengikuti pelajaran anda banyak, misalnya 100 atau 200 orang, maka anda

perlu mengelolah siswa menjadi beberapa kelas/group. Hal ini memudahkan anda

mengajar. Untuk membuat group ini silahkan pilih Group di bagian menu setting . Maka

anda akan masuk kehalaman pembuatan group.

Untuk membuat group klik Create group, maka akan masuk kehalaman pembuatan group.

Isilah parameter yang harus diisi, seperti group name, informasi group, menambahkan

file/gambar bila diperlukan. Bila sudah klik Save change.

29
Akan masuk kembali ketampilan group (dengan satu group yang baru dibuat). Agar group

tersebut memiliki anggota maka pilih Add/remove users. Maka masuk kehalaman

pengaturan user dalan group.

Ada dua kolom, kolom yang disebelah kiri adalah adalah user yang sudah masuk group,

dan yang sebelah kanan adalah user yang terdaftar pada kursus anda. Untuk memasukan

ke group pilih user disebelah kanan kemudian klik Add.

30
Membuat Ketogori Kursus

Sebelum manembahkan kursus terlebih dahulu membuat kategori kursus. Untuk membuat

kategori. Pada Site administrator klik Add/edit course lalu klik tombol Add

Category.

Maka keluar tampilan sebagai berikut

31
Keterangan

Category Name : isi dengan nama kategori yang akan dibuat dalam contoh ini (X TKJ)

Description : penjelasan / informasi dari kategori yang dibuat.

Save Change : Untuk menyimpan kategori yang dibuat.

Pembuatan sub kategori bisa dilakukan setelah anda membuat sebuah kategori, pembuatan

sub kategori sama dengan pembuatan kategori, perbedaanya hanya saja pada kategori

dipilih kategori yang telah dibuat sebelumnya.

32
Membuat Kursus

Setelah anda membuat kategori, kemudian buatlah sebuah kursus/mata pelajaran yang

akan dikembangkan. Pilihlah salah satu kategori yang telah dibuat kemudian klik Add new

course.

Kemudian akan muncul tampilan Edit course setting untuk kursus baru anda. Isilah

parameternya kemudian Save change.

33
Keterangan pengaturan dalam pembuatan kursus baru.

PENGATURAN KETERANGAN
Coures category Untuk memilih kategori kursus mana tempat/lokasi dari
kursus yang dibuat.
Course full name Nama lengkap dari kursus / materi pelajaran
Courses shot name Nama singkat dari kursus / materi pelajaran
Course id summary Kode dari kursus / materi pelajaran
Course summary Informasi / keterangan mengenai kurus / materi pelajaran
Format Bentuk tampilan pembelajaran (Weekly, Topic, Social )
• Weekly Model untuk materi pelajaran per minggu
• Topic Hampir sama dengan model weekly, model ini untuk
model per topic.
• Social Pada format ini tidak menekankan pada isi materi, tapi
didasarkan pada forum yang ada pada halaman utama
kursus
Number of week/topic Jumlah banyaknya minggu / topic pada materi pelajaran
yang akan dapat dipelajari oleh siswa.
Course start date Menentukan tanggal dimulainya kursus
Hide secsion Pada pilihan ini digunakan apakah pada tiap bagian
ditampilkan pada siswa
New items to show Menampilkan jumlah berita yang akan ditampilkan
Show grades Menampilkan daftar nilai pada siswa
Show activity report Menampilkan laporan aktivitas yang dilakukan pengajar
atau siswa.
Maximum upload size Menentukan file maksimal yang bisa di upload/dikirm
Enrolment Plugins Pada bagian ini pilihlah “ site default (internal
enrollment)
Default role Pada bagian ini pilihlah “ site default (student)
Course enrolment Digunakan untuk menentukan apakah peserta
memerlukan proses pendaftaran agar dapat mengakses
materi.
Data range Tanggal periode pendaftaran

34
PENGATURAN KETERANGAN
Enrollment duration Lama waktu pendaftaran
Enrollment expiry Pemberitahuan untuk selesainya pendaftaran
Notification
Notify student Siswa akan mendapatkan pemberitahuan jika masa
pendaftaran berakhir.
Group mode Mode group
• No group Kelas tidak dibagi menjadi beberapa group
• Separate group Kelas dibagi beberapa group, siswa hanya dapat melihat
groupnya sendiri.
• Visible group Kelas dibagi beberapa group, siswa hanya dapat melihat
group yang lain
Availability Mengatur materi dapat diakses oleh siswa
Enrolmet key Untuk menentukan kunci pendaftaran
Guest access Menentukan apakah tamu boleh mengikuti tanpa
pendaftaran pada sistem.
Force language Bahasa yang digunakan pada kursus

Setelah kursus berhasil dibuat, selanjutnya tambahkan user yang akan di masukan ke

kursus tersebut malalui Enrol users atur Assign roles (student atau teacher)

Pilih Enrol.

35
Untuk mengelolah kursus aktifkan blok turn editing on telebih dahulu.

Tampilan Topic outline/Weekly outline

36
BAB V

PENGELOLAAN KONTEN/BAHAN AJAR

File dan Folder

Moodle menyediakan cara mudah bagi seorang guru untuk menyajikan materi kepada

siswa. Bahan-bahan ini dapat berupa file seperti word dan presentasi. Bahan dapat

ditampilkan pada halaman item baik sebagai individu atau dibundel dalam satu folder.

Seorang guru mungkin ingin berbagi dokumen penelitian dalam format pdf atau mungkin

memiliki folder contoh-contoh soal ujian masa lalu yang bisa diunduh siswa.

Adapun caranya sebagai berikut:

1. Aktifkan Turn editing on

2. Klik Add an activity or resource pilih file/ folder kemudian pilih Add

3. Maka akan muncul tampilan Adding a new File /Folder

37
4. Masukan/ketik nama judul materi yang akan dibuat.

5. Masukan /ketik ringkasan materi tersebut (optional)

6. Tambahkan file yang akan di upload

7. Setelah selesai pilih save change and return to course (kembali kehalaman utama

kursus) atau save and display (langsung melihat hasil file yang dibuat)

38
IMS Content Packages

IMS content packages dapat dibuat dengan beragam software content-authoring, hasilnya

berupa file zip. Moodle secara otomatis akan mengekstrak paket tersebut agar konten

paket tersebut dapat dilihat. Konten paket IMS biasanya berisi seperti slide presentasi yang

terdiri beberapa halaman yang memiliki navigasi per halaman.

1. Aktifkan Turn editing on

2. Klik Add an activity or resource pilih IMS content packages kemudian pilih Add

3. Maka akan muncul tampilan Adding a new IMS content packages

39
4. Masukan/ketik nama judul materi yang akan dibuat.

5. Masukan /ketik ringkasan materi tersebut (optional)

6. Tambahkan IMS content packages yang akan di upload

7. Setelah selesai pilih save change and return to course (kembali kehalaman utama

kursus) atau save and display (langsung melihat hasil IMS Content Packages yang

dibuat).

Labels

Berbeda dengan resourse lain, dengan label hanya berupa text dan grafis. Label berguna

sebagai instruksi pendek yang menginformasikan kepada siswa apa yang harus dilakukan

kemudian.

1. Aktifkan Turn editing on

2. Klik Add an activity or resource pilih Label kemudian pilih Add

3. Maka akan muncul tampilan Adding a new Label

40
4. Masukan/ketik instruksi yang akan disampaikan.

5. Setelah selesai pilih save change and return to course (kembali kehalaman utama

kursus) .

Page

Anda dapat membuat sebuah halaman web dengan fasilitas ini, atau menampilkan materi

dengan tampilan halaman web.

1. Aktifkan Turn editing on

2. Klik Add an activity or resource pilih Page kemudian pilih Add

3. Maka akan muncul tampilan Adding a new Page

41
4. Masukan/ketik nama judul materi yang akan dibuat.

5. Masukan /ketik ringkasan materi tersebut (optional)

6. Masukan /ketik materi / bahasan

7. Setelah selesai pilih save change and return to course (kembali kehalaman utama

kursus) atau save and display (langsung melihat hasil page yang dibuat)

Klik pada Page untuk melihat materi dalam bentuk halaman web.

URL (Web page)

Sebuah URL (Uniform Resource Locator atau Universal) adalah jejaring di internet untuk

website atau file online. URL dapat ditampilkan dengan berbagai cara, misalnya,

membuka di jendela baru sehingga siswa dapat mengakses dan menggunakan URL, dekat

dan kembali dengan mudah ke halaman asalnya. Dengan resource tipe ini, guru dapat

membuat tulisan yang hanya berisi teks. Beberapa tipe formatting disediakan untuk

membuat teks menjadi halaman web yang interkatif baik berupa Link to Files atau link to

web pages. Dengan resource ini, guru dapat membuat link ke halaman web ataupun file

42
lain yang ada di internet. Link juga dapat diarahkan ke halaman web atau file lain yang

telah di-upload ke komputer local.

1. Aktifkan Turn editing on

2. Klik Add an activity or resource pilih URL kemudian pilih Add

3. Maka akan muncul tampilan Adding a new URL

4. Masukan/ketik nama judul materi yang akan dibuat.

5. Masukan /ketik ringkasan materi tersebut (optional)

6. Masukan /ketik URL yang dituju

43
7. Setelah selesai pilih save change and return to course (kembali kehalaman utama

kursus) atau save and display (langsung melihat hasil URL yang dibuat)

Klik pada URL untuk melihat link yang dihubungkan.

Berikut hasil tampilan resource yang telah di buat.

44
BAB VI

PENGELOLAAN AKTIVITAS

Aktivitas

Aktivitas pembelajaran dapat direncang dalam beraneka bentuk mulai dari assignments,

chat, choice, database, forum, glossary, lesson, media, quiz, scorm package, survey, wiki

hingga workshop.

Chats

Dengan aktivitas ini, setiap peserta (guru dan siswa) dapat berdiskusi secara real-time via

[Link] Chat dengan cara.

1. Aktifkan Turn Editing on

2. Klik Add an activity or resource pilih Chat kemudian pilih Add

3. Maka akan muncul tampilan Adding a new Chat

45
Paremeter yang diisi pada pembuatan chat adalah:

Name of this chat room : Nama dari chat room yang dibuat

Introduction text : Pengantar atau informasi dari ruang chat ini

Next chat time : Waktu pertama dimulainya chat

Repeat sessions : Pengulangan fasilitas chat ini ada pilihan yang bisa dipilih

Save past session : Menyimpan sesi yang sudah lalu

Eveyone view past session : Apakah setiap orang bisa melihat sesi yang telah lalu

Group mode :Tampilan pada mode group atau tidak

Setelah selesai pilih save change and return to course (kembali kehalaman utama kursus)

atau save and display (langsung melihat hasil chat yang dibuat)

46
Memulai chat dengan memilih chat yang telah dibuat sehingga tampil seperti berikut:

Untuk memulai chat maka minimal 2 orang yang masuk pada fasilitas chating adalah

seperti berikut:

Forums

Sama dengan chat, pada forum, student dan guru dapat berinteraksi satu sama lain secara

real-time. Namun tidak seperti chat, pada forum interaksi yang dilakukan secara asinkron.

Setiap member yang tergabung dalam forum akan menerima salinan dari posting di email

mereka.

47
Membuat Forum

1. Aktifkan Turn editing on

2. Klik Add an activity or resource pilih Forum kemudian pilih Add

3. Maka akan muncul tampilan Adding a new Forum

48
4. Isilah beberapa parameter berikut

Forum Name : Nama forum

Forum Type : Pilih type forum yang anda buat

Forum introduction : Tulis pengantar/informasi dari forum ini

Maximum attachment size : File maksimal yang bisa dilampirkan dalam postingan

Grade : Pengaturan apakah posting forum dinilai atau tidak

5. Setelah selesai pilih save change and return to course (kembali kehalaman utama

kursus) atau save and display (langsung melihat hasil forum yang dibuat).

6. Pada forum tersebut belum ada topic diskusi untuk didiskusikan, untuk membuat

sebuah topic diskusi maka tekan tombol Add a new discussion topic.

Maka akan tampil halaman new discussion topic.

49
7. Tulis judul topic yang akan didiskusikan, kemudian isi sebuah pesan pembuka untuk

memulai diskusi dari topic tersebut. Bila sudah selesai klik Post to forum maka akan

muncul halaman forum dengan topic diskusi yang sudah dikirim/tambahkan.

8. Jika user ingin menangapi topic diskusi pilih Reply untuk menangapi. Halaman topic

yang telah ditanggapi seperti berikut.

50
Assignments (Pembuatan Tugas)

Dengan aktifitas ini, guru dapat memberikan tugas yang mengharuskan siswa mengirim

(upload) konten digital, misalnya essay, tugas proyek, laporan, dan lain-lain. Membuat

Assigment dengan cara.

1. Aktifkan Turn Editing on

2. Klik Add an activity or resource pilih Assigment kemudian pilih Add

3. Maka akan muncul tampilan Adding a new Assignment

4. Masukan/ketik nama judul tugas yang akan dibuat.

5. Masukan /ketik ringkasan tugas tersebut (optional)

6. Atur waktu dimulai dan berkahirnya tugas.

7. Setelah selesai pilih save change and return to course (kembali kehalaman utama

kursus) atau save and display (langsung melihat hasil tugas yang dibuat).

51
Tampilan tugas

Glossary

Pada aktivitas ini, peserta dapat membuat kumpulan/daftar pengertian – pengertian kata,

seperti kamus. Data yang dimasukkan dapat berasal dari berbagai format dan secara

otomatis dapat dibuat link ke materi lain. Membuat glossary dengan cara.

1. Aktifkan Turn editing on

2. Klik Add an activity or resource pilih Glossary kemudian pilih Add

3. Maka akan muncul tampilan Adding a new Glossary

52
4. Tulis parameter yang harus diisi.

Name : Nama atau judul dari daftar istilah tersebut

Description : Deskripsi/informasi dari glossary tersebut

Entries show per page : jumlah istilah yang ditampilkan dalam satu halaman

Pengaturan lainnya pilih Yes/No sesuai pertanyaan, atau pilih default saja.

Grade : Apakah setiap entri diberi nilai atau tidak

5. Setelah selesai pilih save and return to course atau save and display. Tampilan glossary

yang baru dibuat adalah sebagai berikut

6. Pada glossary tersebut belum ada istilah yang dimasukan, untuk memasukan istilahnya

pilih / klik Add new entry maka akan tampil halaman penambahan istilah.

53
7. Tulis parameter penambahan istilah glossary anda

Concept ; istilah/kata penting

Description : penjelasan/pengertian dari katatersebut

Keyword : kata kunci

Attacment : lampiran file

8. Bila sudah simpan dengan memilih save change. Maka akan tampil halaman glosaary

yang telah memiliki daftar kata yang baru dibuat.

Choices

Aktifitas ini sangat sederhana - Guru memberikan beberapa pertanyaan dan menyediakan

berberapa pilihan jawaban. Aktifitas ini dapat digunakan sebagai polling untuk

merangsang daya pikir terhadap sebuah topic, misalnya membiarkan sebuah kelas untuk

menentukan (vote) arah dari course. Membuat choice dengan cara.

1. Aktifkan Turn editing on

2. Klik Add an activity or resource pilih Choice kemudian pilih Add

3. Maka akan muncul tampilan Adding a new Choice

54
4. Masukan/ketik nama choice dan intruksi yang akan dibuat.

5. Masukan /ketik pilihan jawaban di option

6. Setelah selesai pilih save change and return to course (kembali kehalaman utama

kursus) atau save and display (langsung melihat hasil choice yang dibuat).

55
Tampilan choice yang harus dipilh, dengan cara memilih salah satu jawaban kemudian

save my choice.

Surveys

Survey merupakan feedback, quisioner ataupun angket yang dapat digunakan sebagai

bahan pembelajaran ataupun kritikan bagi guru ataupun course. Sehingga kinerja guru dan

isi dari course dapat diperbaiki diwaktu [Link] survey dengan cara.

1. Aktifkan Turn editing on

2. Klik Add an activity or resource pilih Survey kemudian pilih Add

3. Maka akan muncul tampilan Adding a new Survey

56
4. Masukan/ketik nama survey dan jenis survey akan dibuat.

5. Masukan /ketik costum intro

6. Setelah selesai pilih save change and return to course (kembali kehalaman utama

kursus) atau save and display (langsung melihat hasil survey yang dibuat).

Tampilan survey kemudian isi survey selanjutnya Clik here to continue

SCORM/AICC Packages

Dengan module ini, guru dapat membuat paket yang berisi halaman web, grafis, program

Javascript, slide presentasi Flash, video, suara and konten apapun yang dapat dibuka di

web browser. Paket ini juga diintegrasikan kumpulan soal yang bila diperlukan dapat

dinilai dan kemudian dimasukkan ke rapor student. Membuat scorm dengan cara.

1. Aktifkan Turn editing on

2. Klik Add an activity or resource pilih Scorm kemudian pilih Add

3. Maka akan muncul tampilan Adding a new Scorm

57
4. Masukan/ketik nama scorm yang dibuat.

5. Masukan /ketik informasi/keterangan scorm

6. Pilih file scorm yang ada di komputer

7. Setelah selesai pilih save change and return to course (kembali kehalaman utama

kursus) atau save and display (langsung melihat hasil scorm yang dibuat).

Untuk melihat materi dengan format scorm tekan enter.

58
Inilah tampial materi dengan format scorm

Wiki

Pada aktivitas ini, student dan Guru dapat secara kolaboratif menulis dokumen web tanpa

mengetahui bahasa html, langsung dari web browser. Hasilnya dapat berupa hasil

kreativitas kelas, kelompok ataupun individu. Membuat wiki dengan cara.

1. Aktifkan Turn editing on

2. Klik Add an activity or resource pilih Wiki kemudian pilih Add

3. Maka akan muncul tampilan Adding a new Wiki

59
4. Masukan/ketik nama Wiki yang dibuat.

5. Masukan /ketik informasi/keterangan wiki yang dibuat

6. Setelah selesai pilih save change and return to course (kembali kehalaman utama

kursus) atau save and display (langsung melihat hasil wiki yang dibuat).

Berikut tampialn wiki yang telah dibuat.

Workshop

Workshop atau Lokakarya adalah fitur baru dalam Moodle 2. Fungsinya mirip dengan

modul tugas yang diperluas fungsinya dalam banyak cara. Namun, dianjurkan bahwa

fasilitator dan peserta kursus setidaknya memiliki beberapa pengalaman dengan modul

penugasan sebelum Lokakarya yang digunakan dalam kursus. Seperti di Penugasan,

peserta kursus menyerahkan pekerjaan mereka selama kegiatan Lokakarya. Setiap peserta

kursus menyerahkan pekerjaan mereka sendiri. Pengajuan dapat terdiri dari teks dan

lampiran. Oleh karena itu, penyerahan Lokakarya menggabungkan baik teks Online dan

Upload jenis file dari modul Assignment.

60
Para pengiriman dinilai menggunakan lembar penilaian terstruktur yang ditentukan oleh

fasilitator saja. Lokakarya mendukung beberapa jenis bentuk penilaian. Semuanya

memungkinkan multikriteria penilaian dibandingkan dengan modul penugasan, di mana

hanya satu kelas diberikan untuk submisi. Lokakarya mendukung proses penilaian

sejawat. Peserta kursus mungkin diminta untuk menilai set yang dipilih dari kiriman

rekan-rekan mereka. Membuat workshop dengan cara.

1. Aktifkan Turn editing on

2. Klik Add an activity or resource pilih Workshop kemudian pilih Add

3. Maka akan muncul tampilan Adding a new Workshop

61
4. Masukan/ketik nama Workshop yang dibuat.

5. Masukan /ketik informasi/keterangan workshop yang dibuat dan atur parameter lainnya

6. Setelah selesai pilih save change and return to course (kembali kehalaman utama

kursus) atau save and display (langsung melihat hasil workshop yang dibuat).

Berikut ini tampilan workshop

Quiz

Pada aktivitas ini, guru dapat mendesain kumpulan soal, yang berisi multiple choice, true-

false, dan pertanyaan jawaban singkat. Pertanyaan – pertanyaan tersebut akan tersimpan di

bank soal yang dapat dikategorikan dan digunakan ulang. Membuat Quiz dengan cara.

1. Aktifkan Turn editing on

2. Klik Add an activity or resource pilih Quiz kemudian pilih Add

3. Maka akan muncul tampilan Adding a new Quiz

62
4. Masukan/ketik nama Quiz yang dibuat.

5. Masukan /ketik informasi/keterangan Quiz yang dibuat

6. Setelah selesai pilih save change and return to course (kembali kehalaman utama

kursus) atau save and display (langsung melihat hasil Quiz yang dibuat).

Selanjutnya muncul halaman editing Quiz. Kemudian pilih Editing Quiz.

63
Pilh Add a question untuk memilih jenis kuis yang akan dibuat. Pilih Multiple Choice.

Untuk pembuatan Quiz lainya banyak jenis Quiz yang dapat anda buat seperti dibawah

ini.

Contoh settin untuk soal jenis pilihan ganda (Multiple choice) adalah sebagi berikut:

64
Option default adalah 5pilihan, anda dapat menambahnya bila pilihan yang anda miliki

lebih dari 5, setelah anda selesai mengisi pilihanya sampai selesai kemudian pilih save

change untuk menyimpan soal tersebut.

Soal yang telah dibuat tampil disini. Apabila ingin menambahkan beberapa soal pilihan

ganda lagi dengan memilih Add a question.

65
Untuk melihat hasil Quiz yang telah dibuat klik Attempt quiz now

Tampilan soal Quiz pilihan ganda (multiple choice), pilih jawaban kemudian Next

66
Grade

Apila guru ingin memberikan nilai bagi siswa yang mengerjakan aktivitas dapat dilakukan

menggunakan grade. Klik grade.

Kemudian aktifkan Turn edit on, selanjutnya berikan nilai pada masing-masing user atas

aktivitasnya.

67
BAB VII

BACKUP, RESTOR DAN BLOCK

Membackup Data

Apabila kursus yang anda buat sudah selesai dan ingin mengupload di internet, atau anda

ingin memindahkan kursus pada komputer lain maka yang harus dilakukan adalah

membuat backup kursus/pelajaran anda. Caranya adalah:

1. Pada bagian Setting pilih backup kemudiaan mulai proses sampai 5tahapan, selanjutnya

tekan tombol Next hingga selesai.

68
File backup berupa file zip dengan kode tertentu yaitu backup-kode shortname course –

tanggal backup-waktu backup.

Restore Kursus

Bila anda ingin melihat hasil backup kursus anda pada website atau computer lain anda

harus merestor file backup anda. Yang perlu anda lakukan adalah menyimpan/mengupload

file backup anda direktori moodle data.

Untuk melakukan restor dengan cara pilih restor pada bagian Setting kemudiaan klik

restor.

69
BLOCK

Untuk menambahkan block-blok lain seperti activity, online user, messager, dll. Untuk

tampil dihalaman elearning maka melalui ADD A BLOCK. Berikut contohnya dalam

melihat user yang sedang online. Pilih menu ADD A BLOCK, pilih salah satu block maka

akan tampil block tersebut dihalaman elearning.

70

Anda mungkin juga menyukai