RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
PENGELOLAAN TRANSAKSI DAN LAPORAN KEUANGAN
PADA KLINIK PRATAMA HAJI MEDAN
TUGAS AKHIR
Untuk Memenuhi Sebagai Persyaratan
Mencapai Gelar Ahli Madya Komputer
Disusun Oleh
ANGGI WULANDARI NAIBAHO
(2357402051)
PROGRAM STUDI KOMPUTERISASI AKUNTANSI
UNIVERSITAS IMELDA MEDAN
2025
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
PENGELOLAAN TRANSAKSI DAN LAPORAN KEUANGAN
PADA KLINIK PRATAMA HAJI MEDAN
TUGAS AKHIR
Untuk Memenuhi Sebagai Persyaratan
Mencapai Gelar Ahli Madya Komputer
DISUSUN OLEH
ANGGI WULANDARI NAIBAHO
(2357402051)
PROGRAM STUDI KOMPUTERISASI AKUNTANSI
UNIVERSITAS IMELDA MEDAN
2025
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
PENGELOLAAN TRANSAKSI DAN LAPORAN KEUANGAN
PADA KLINIK PRATAMA HAJI MEDAN
Untuk Memenuhi Sebagai Persyaratan
Mencapai Gelar Ahli Madya Komputer
Disusun Oleh:
ANGGI WULANDARI NAIBAHO
(2357402051)
Medan, Mei 2025
Universitas Imelda Medan Klinik Pratama Haji
Medan
Pembimbing, Pembimbing,
Cosmas Samuel Daeli, [Link]., [Link] Purnama Putra,SE, MM
NIDN: 0113089301 Kasubag Akuntansi
Diketahui Oleh
Ketua Program Studi D-III Komputerisasi Akuntansi
Universitas Imelda Medan
Ika Yusnita Sari, [Link]., [Link]
NIDN : 0127129202
ABSTRAK
Perkembangan teknologi informasi telah mendorong digitalisasi di
berbagai aspek bisnis, seperti pada pemanfaatan system faktur. RSU Haji medan
adalah salah satu lembaga kesehatan yang membutuhkan system informasi rekap
faktur dan e-Faktur secara efektif. Penelitian ini membandingkan system faktur
manual dan system e-Faktur (elektronik) dalam pandangan memahami
perbedaannya, kelebihannya, serta hambatannya dalam implementasi nya. System
faktur lama umumnya akan memerlukan proses manual yang rawan kesalahan dan
menghabiskan waktu, sedangkan e-faktur muncul sebagai solusi digital yang
mempermudah proses penerbitan, pelaporan, serta pelacakan faktur secara real-
time. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitiann ini mencakup studi
literature dan observasi terhadap implementasi system e-Faktur yang dilakukan
oleh Direktorat Jendral Pajak (DJP). Temuan dari analisis tersebut menyatakan
bahwa e-Faktur dapat meningkatkan efisiensi, transparasi, dan kepatuhan pajak
perusahaan. Namun, masih terdapat hambatan seperti keterbatasan infrastuktur,
kurangnya literasi digital, dan resistensi terhadap perubahan dari pengguna.
Sehingga perlu pula strategi adopsi teknologi yang mencakup semua agar system
e-Faktur dapat diterapkan pada optimalnya di berbagai sector bisnis.
Kata Kunci: Sistem Informasi, Faktur, E-Faktur, Digitalisasi, Efisiensi, Pajak
KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan puji syukur, penyusun panjatkan kepada Tuhan
Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan karunia yang dilimpahkan-
Nya kepada penyusun sehinggan penyusun dapat menyelesaikan Laporan Praktek
Kerja Lapangan yang berjudul “Perancangan Sistem Informasi Rekap Faktur Dan
E-Faktur di RSU Haji Medan”.
Sesuai dengan yang di rencanakan Penulisan Laporan Praktek Kerja Lapangan
ini disusun sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan Pendidikan Jenjang
Diploma-III pada Program Studi Komputerisasi Akuntansi di Universitas Imelda
Medan.
Pada kesempatan ini penyusun ingin menyampaikan ucapan terimakasih yang
sebesar-besarnya kepada pihak yang telah banyak membantu baik berupa
petunjuk, saran, nasehat, dukungan serta bimbingan dan dorongan demi
keberhasilan penulisan Laporan PKL ini, terutama kepada:
1. [Link]. Imelda Liana Ritonga, SKP., [Link].,MN, selaku Rektor Universitas
Imelda Medan.
2. Ika Yusnita Sari, [Link]., [Link], selaku Ketua Program Studi D-III
Komputerisasi Akutansi Universitas Imelda Medan.
3. Cosmas Samuel Daeli, [Link]., [Link], selaku pembimbing yang telah
membimbing penulis selama megerjakan Laporan Praktek Kerja ini.
4. Irwan Purnama Putra,SE, MM, selaku pembimbing Lapangan yang telah
Membimbing penulis selama melaksanakan Praktek Kerja Lapangan.
5. Bapak dan Ibu Dosen yang telah mendidik dan membimbing penulis
selama masa perkuliahan.
6. Rekan-rekan satu kelompok yang telah berkontribusi selama penyusunan
laporan praktek kerja lapangan (PKL) ini.
Kami mengharapkan laporan ini tentunya dapat bermanfaat dan
digunakan sebagai media dan acuan pembelajaran bagi pembaca. Kami
menyadari dengan sepenuhnya bahwa laporan ini masih banyak
kekurangan dan jauh dari sempurna. Oleh karena itu, diharapkan adanya
saran dan kritik yang bersifat membangun dari semua pihak untuk
pengalaman dan perbaikan di masa yang akan datang. Praktek Kerja
Lapangan ini dibuat guna melengkapi persyaratan kurikulum pada
program Studi D-III Komputerisasi Akutansi Universitas Imelda Medan.
Semoga hasil dari Praktek Kerja Lapangan ini ada manfaatnya pihak yang
berkepentigan.
Medan, Mei 2025
Penyusun
DAFTAR ISI
DAFTAR GAMBAR
Gambar
DAFTAR TABEL
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi saat ini telah memberikan dampak
signifikan dalam berbagai aspek kehidupan. Teknologi informasi atau sistem
informasi yang dapat diakses melalui internet banyak dimanfaatkan oleh berbagai
pihak yang memerlukan informasi untuk pengolaan data yang berhubungan
dengan laporan-laporan. Berbagai institusi juga telah memanfaatkan sistem
informasi karena sistem tersebut dapat menyediakan informasi dengan kecepatan
tinggi kepada pihak yang memerlukan, serta memungkinkan akses data melalui
internet kapan saja [1]. Teknologi dan sistem informasi juga berperan penting
dalam pengelolaan manajemen organisasi atau perusahaan, terutama dalam hal
pengelolaan keuangan. Memanfaatkan sistem informasi dalam administrasi
keuangan sangat mendukung sebuah organisasi dalam aspek efektivitas, efisien,
akurasi, dan pengelolaan data [2].
Laporan keuangan adalah suatu sarana yang sangat penting untuk
mendapatkan data mengenai laporan keuangan serta pencapaian yang telah
dilakukan dalam periode tertentu. Informasi ini memiliki pengaruh signifikan
dalam membentuk keputusan yang berkaitan dengan perusahaan [3]. Kesulitan
dalam pencatatan laporan keuangan secara manual membuat data-data yang ada
sulit ditemukan maka pengelolaan data yang terkomputerisasi menekankan
pentingnya pengelolaan database dan pengelolaan sistem informasi aplikasinya
[4]. Untuk mencapai hal itu, diperlukan adanya sistem informasi akuntansi guna
mempersiapkan diri menghadapi potensi masalah dimasa depan serta dapat
mengurangi hambatan yang ada dan mempermudah pengelolaan data. Sistem
informasi akuntansi juga mampu mengelola data yang terkait biaya operasional
perusahaan dengan efektif dan dapat menyajikan informasi yang diperlukan
terkait pengeluaran operasional perusahaan [5]. Maka dengan menggunakan
aplikasi komputer dalam pencatatan laporan keuangan perusahaan dapat mencatat
seluruh data dan transaksi lebih tepat sesuai dengan alur proses sistem informasi
yang dianjurkan [6].
Pada lembaga yang berfokus pada layanan kesehatan seperti klinik, sistem
informasi berfungsi untuk mendukung aktivitas transaksi yang terjadi di
dalamnya. Klinik adalah lembaga kesehatan yang menyediakan layanan medis
yang dibutuhkan oleh masyarakat. Tujuan dari klinik adalah untuk membantu
memperbaiki kualitas kesehatan di komunitas, dan operasional klinik bisa
ditangani oleh pemerintah atau pihak swasta. Untuk mewujudkan pelayanan yang
efisien dan cepat kepada masyarakat, hal ini bisa di dukung melalui pencatatan
akuntansi yang dilakukan secara komputerisasi [7]. Namun pada kenyataanya
ternyata di klinik pratama haji medan masih melakukan sistem laporan keuangan
secara manual dengan menggunakan format Microsft Excel. Lingkungan kerja
yang masih berbasis microsft excel memberikan keterbatasan dalam bidang
integrasi dan aksebilitas data secara real time, yang dapat mempengaruhi efisiensi
serta akurasi dalam proses pencatatan laporan keuangan. Untuk mengatasi
persoalan tersebut, diperlukan strategi yang sesuai. Membangun sistem informasi
keuangan bisa mendukung dalam pelaporan dan pencatatan keuangan yang lebih
efisien [8].
Kendala dan persoalan yang sering terjadi mendorong penulis untuk
merancang sistem informasi akuntansi pengelolaan transaksi dan laporan
keuangan. Sistem ini bertujuan untuk mempermudah pekerjaan serta
meningkatkan transparasi pada laporan keuangan. Manfaat yang di peroleh dari
pemakaian aplikasi meliputi kemudahan terhadap kebutuhan pengguna, sehingga
memudahkan pengguna mengakses informasi yang diinginkan. Oleh sebab itu,
solusi yang disarankan untuk mengatasi masalah ini adalah merancang suatu
sistem informasi akuntansi pengelolaan transaksi dan laporan keuangan dimana
proses pengeluaran tidak perlu dicatat di mictosoft excel. Dengan demikian,
bendahara bisa langsung memasukkan data pengeluaranya dan menyimpan
informasi tersebut dalam basis data [9].
Dengan menerapkan digitalisasi dalam bidang akuntansi melalui adopsi
sistem informasi akuntansi dengan cara merancang sistem yang berfokus pada
pengelola keuangan suatu organisasi. Digitalisasi dalam akuntansi pengelola
keuangan sangat diperlukan untuk mengatur transaksi keuangan organisasi,
mencakup penerimaan maupun pengeluaran yang sudah terotomatisasi serta
menghasilkan laporan yang cepat, tepat, dan transparan demi kepentingan internal
organisasi dalam mengambil keputusan strategis dan juga untuk kepentingan
eksternal dalam memberikan layanan [10]. Berdasarkan latar belakang masalah
yang telah diuraikan, penulis berminat untuk melakukan penelitian dan
perancangan untuk menyelesaikan tugas akhir dengan judul “Rancang Bangun
Sistem Informasi Akuntansi Pengelolaan Transaksi dan Laporan Keuangan
Pada Klinik Pratama Haji Medan”.
1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas, maka dapat di rumuskan
permasalahan yang ada, meliputi
1. Bagaimana sistem informasi akuntansi manual yang saat ini di jalankan di
Klinik Pratama Haji Medan?
2. Bagaimana merancang dan membangun sistem informasi akuntansi yang
efektif untuk mengelola transaksi dan menyusun laporan keuangan di
Klinik Pratama Haji Medan?
3. Apakah merancang dan membangun sistem informasi akuntansi dapat
mengatasi permasalahan yang ada di Klinik Pratama Haji Medan?
1.3 Ruang Lingkup Masalah
Suatu masalah di gunakan untuk menghindari adanya penyimpangan
maupun pelebaran pokok masalah tersebut lebih terarah dan memudahkan dalam
pembahasan.
1. Perancangan difokuskan pada pengamatan dan evaluasi terhadap
sistem informasi akuntansi manual yang saat ini diterapkan di Klinik
Pratama Haji Pancing.
2. Perancangan dan pembangunan sistem informasi akuntansi difokuskan
pada pengelolaan transaksi keuangan dan pembuatan laporan
keuangan.
3. Perancangan difokuskan pada proses sistem laporan keuangan yang
berjalan di Klinik Pratama Haji Medan.
1.4 Tujuan Dan Manfaat Penelitian
1.4.1 Tujuan
Rancang bangun sistem informasi akuntansi pengelolaan transaksi dan
laporan keuangan di Klinik Pratama Haji Medan bertujuan untuk meningkatkan
efisiensi dan akurasi dalam pelaporan keuangan. Berikut adalah tujuan-tujuan
dilakukannya penelitian sebagai berikut:
1. Untuk menyajikan sistem pelaporan keuangan yang lebih cepat,
tepat, dan lebih mudah dimengerti oleh pihak manajemen
2. Untuk menekankan kemungkinan terjadinya kesalahan dalam
pencatatan dan perhitungan pada transaksi serta laporan keuangan
yang selama ini muncul dalam sistem yang manual
3. Untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja di bagian keuangan
Klinik Pratama Haji Medan
1.4.2 Manfaat
Rancang bangun sistem informasi akuntansi pengelolaan transaksi dan
laporan keuangan di Klinik Pratama Haji Medan membawa berbagai manfaat
yang berdampak positif pada efisiensi, akurasi data dan transparasi laporan
keuangan klinik. Berikut ada beberapa manfaat dari sistem ini yaitu:
1. Bagi Peneliti
Memberikan pengalaman, pengetahuan, dan memperluas wawasan
di bisanng studi yang dibahas dalam merancang dan menciptakan
sistem informasi akuntansi sesuai dengan kebutuhan pengguna.
2. Bagi Perguruan Tinggi
Sebagai sumber refrensi, tambahan informasi dan pertimbangan
bagi peneliti yang berminat pada masalah yang sama serta
memberikan sumbangan akademis dalam kemajuan sistem
informasi akuntansi, terutama dalam penerapannya di bidang
layanan kesehatan seperti klinik.
3. Bagi Klinik Pratama Haji Medan
Memberikan alternatif untuk sistem informasi akuntansi yang
terkomprehensif untuk mempercepat dan memudahkan proses
pencatatan serta laporan keuangan.
1.5 Metode Pengumpulan Data
Untuk mendukung perancangan dan pengembangan sistem informasi
akuntansi di klinik pratama haji medan, sejumlah teknik pengumpulan data
dgunakan sebagai berikut:
1. Observasi
Metode observasi ini dilakukan dengan mengamati secara langsung
aktivitas operasional dan proses pencatatan transaksi keuangan
yang terjadi di klinik pratama haji medan. Observasi ini bertujuan
untuk mengidentifikasi alur aktivitas sistem akuntansi yang sedang
diterapkan (manual atau semi-digital), serta memahami kegiatan
keuangan harian seperti pencatatan pengeluaran, dan penyusunan
laporan keuangan.
2. Wawancara
Wawancara dilakukan secara langsung kepada pihak-pihak yang
terlibat dalam proses akuntansi dan keuangan di klinik pratama haji
medan yakni bendahara klinik guna mendapatakan pemahaman
yang mendalam tentang sistem informasi akuntansi pengelolaan
transaksi dan laporan keuangan yang berjalan saat ini. Serta untuk
mengidentifikasi masalah dan kendala yang ada pada klinik.
3. Dokumentasi
Metode ini dilakukan dengan meneliti dokumen-dokumen yang
berkaitan dengan transaksi dan laporan keuangan, seperti laporan
keuangan bulanan.
1.6 Sistematikan Penulisan
Gambaran dalam penyusunan tugas akhir ini yaitu penulis melakukan
pembagian sistematika penulisannya sebagai berikut:
BAB 1 : PENDAHULUAN
Dalam bab ini menguraikan tentang latar belakang pemilihan
judul, perumusan masalah, ruang lingkup masalah, tujuan dan
manfaat penelitian, metode pengumpulan data, dan sistematika
penulisan.
BAB II : TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN
Dalam bab ini menguraikan tentang sejarah singkat perusahaan,
visi dan misi perusahaan, struktur organisasi perusahaan, tugas,
wewenang dan tanggung jawab, logo dan makna logo,dan denah
lokasi penelitian.
BAB III : LANDASAN TEORI
Dalam bab ini menjelaskan tentang pengertian-pengertian dari
untuk memberikan pemahaman yang mendalam terhadap
permasalahan yang diteliti.
BAB IV : ANALISIS DAN PEMBAHASAN
Dalam bab ini menyajikan proses pengurain, penjabaran serta
penafsiran data yang telah diperoleh selama penelitian.
BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN
Dalam bab ini penulis menjelaskan mengenai kesimpulan dan
saran dari hasil penelitian yang dilakukan.
BAB II
TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN
2.1 Sejarah Singkat Klinik Pratama Haji Medan
Klinik Pratama Haji Medan adalah sebuah klinik yang terletak di Jalan
William Iskandar dan telah berdiri sejak tahun 2009 dan telah memiliki 4 cabang.
Klinik ini didirikan dengan tujuan utama untuk menyediakan pelayanan kesehatan
yang berkualitas dan dapat dijangkau oleh masyarakat umum, terutama di kawasan
medan tembung dan sekitarnya.
Awal berdirinya Klinik Pratama Haji Medan sangat dipengaruhi oleh
keinginan yang sangat kuat dari para pemimpin masyarakat dan tenaga medis di
sekitarnya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan nyaman.
Klinik ini bermula dari inisiatif pribadi seorang tokoh masyarakat yang memiliki
kepedulian besar kepada bidang kesehatan, yaitu Bapak Haji Takbir Siregar.
Sebutan “Haji” yang terdapat pada nama klinik ini adalah bentuk penghormatan
bagi pendirinya sekaligus menjadi identitas yang membedakan klinik ini dari klinik
lainnya.
Pada saat pertama kali dibuka, Klinik Pratama Haji Medan hanya
menawarkan layanan dasar seperti pemeriksaan umum dan pengobatan ringan.
Namun seiring berjalannya waktu dan meningkatnya kepercayaan masyarakat,
klinik ini mulai berkembang baik dari segi fasilitas, infrastruktur, maupun sumber
daya manuasia (SDM). Klinik ini meningkatkan layanan dengan menambah
fasilitas pemeriksaan seperti laboratorium sederhana, pemeriksaan kehamilan,
pemerikasaan mata, pemeriksaan gigi, dan pelayanan farmasi.
Hingga sekarang, Klinik Pratama Haji Medan terus berkembang dan
menjadi salah satu klinik pratama yang menjadi pilihan masyarakat dikawasan
medan timur. Dengan prinsip memberikan layanan cepat, tepat, dan bersahabat,
klinik ini berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan demi menunjang
kesehatan secara menyeluruh.
2.2 Visi dan Misi Klinik Pratama Haji Medan
2.2.1 Visi
Visi merupakan ungkapan mengenai arah masa depan yang mencerminkan
mimpi, aspirasi, dan tujuan tertinggi yang ingin diraih oleh individu atau lembaga,
serta menjadi landasan untuk merumuskan taktik dan langkah-langkah saat ini.
Klinik Pratama Haji Medan memiliki visi untuk mencapai tujuan yang
diinginkan yaitu “Menjadi Klinik Pratama Terbaik Yang Memberikan
Pelayanan Berkualitas, Profesional dan Beorientasi Pasien”.
2.2.2 Misi
Misi merupakan sebuah penjelasan operasional yang merinci tindakan
nyata dan strategi yang diterapkan oleh suatu organisasi untuk merealisasikan visi.
Misi berfungsi sebagai fondasi salam proses perencanaan, penerapan program,
dan penilaian kinerja organisasi.
Klinik Pratama Haji Medan memiliki misi yang bertujuan untuk mencapai
target yang ingin di raih yaitu:
1. Memberikan pelayanan kesehatan prima dengan pemanfaatan informasi
dan teknologi medis.
2. Mengutamakan kepercayaan dan kepuasan pasien dengan memberikan
pelayanan kesehatan prima.
3. Melaksanakan pekerjaan dalam tim yang professional, dinamis, inovatif,
berdedikasi tinggi dan terpercaya.
4. Mengutamakan kepercayaan dan kepuasan pasien dengan memberikan
pelayanan kesehaan yang berkualitas dan professional
5. Menyediakan jasa layanan kesehatan yang terjangkau.
2.3 Struktur Organisasi Klinik Pratama Haji Medan
Gambar 2.1 Struktu Organisasi
2.4 Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab
Berikut adalah Tugas, Wewenang Dan Tanggung Jawab berdasarkan
bidang setiap jabatan di Klinik Pratama Haji Medan
1. Pemilik
a. Tugas: Menyediakan dana dan sumber daya untuk menjalankan
klinik.
b. Wewenang: Membuat keputusan strategis serta investasi jangka
panjang
c. Tanggung Jawab: memaksikan kelangsungan dan arah
perkembangan klinik.
2. Pimpinan
a. Tugas: mengelola seluruh aspek operasional klinik.
b. Wewenang: mengawasi dan menilai semua unit kerja yang ada.
c. Tanggung Jawab: memastikan layanan kesehatan sesuai dengan
standart dan regulasi yang berlaku.
3. Penanggung Jawab Pelayanan Medis
a. Tugas: Mengkoordinasikan layanan medis kepada pasien.
b. Wewenang: Mengatur jadwal dokter dan prosedur operasi medis.
c. Tanggung Jawab: Memastikan kulitas layanan medis tetep aman
dan profesional.
4. Kegawatdaruratan dan pemeriksaan umum
a. Tugas: memberikan layanan kepada pasien rawat jalan dan
kegawatdaruratan.
b. Tanggung Jawab: memberikan penanganan awal serta
pemeriksaan menyeluruh.
5. Persalinan
a. Tugas: Menangani proses persalinan normal serta referral.
b. Tanggung Jawab: Memastikan keselamatan ibu dan bayi selama
proses.
6. Penanggung Jawab Penunjang Medis
a. Tugas: Memberikan layanan perawatan untuk gigi dan mulut.
b. Wewenang: Menentukan prosedur dan perawatan untuk pasien
gigi.
c. Tanggung Jawab: Memastikan layanan gigi sesuai dengan etika
propesi yang ada.
7. Penanggung Jawab Penunjang Medis
a. Tugas: Mengelola dan mengawasi laboratorium, apotik, serta
peralatan medis.
b. Wewenang: Menentukan kebutuhan alat penunjang medis.
c. Tanggung Jawab: Memastikan semua alat medis berfungsi dengan
baik dan lengkap.
8. Laboratorium
a. Tugas:Melakukan pemeriksaan sampel seperti darah dan urin.
b. Penanggung Jawab: Menjamin hasil pemeriksaan tepat dan cepat.
9. Kefarmasian
a. Tugas: Melakukan meracik, dan mendistribusikan obat sesuai
dengan resep.
b. Tanggung Jawab: Mengelola persediaan serta distribusi obat
dengan aman.
10. Penanggung Jawab Mutu
a. Tugas: Menyusun standar operasional prosedur, serta memantau
penerapan standar kualitas layanan.
b. Wewenang: Melakukan audit internal, evaluasi, dan pelatihan
tenaga kerja.
c. Tanggung Jawab. Memastikan peningkatan kualitas layanan serta
keselamatan pasien.
11. Penanggung Jawab Administrasi
a. Tugas: Mengatur aspek keuangan, data pasien, surat-surat, dan
pengarsipan.
b. Wewenang:Menyusun laporan administrasi serta membantu dalam
proses legalitas.
c. Tanggung Jawab:Menyusun administrasi klinik teratur, terbit, dan
efisien.
2.5 Logo dan Makna Logo
2.5.1 Logo
Berikut ini adalah logo Klinik Pratama Haji Medan dapat di lihat pada
gambar dibawah ini:
2.2 Logo Klinik Pratama Haji Medan
2.5.2 Makna Logo
Klinik Pratama Haji Medan memiliki makna logo yaitu sebagai berikut:
1. Bentuk Lingkaran
a. Melambangkan kesatuan, keseluruhan, dan layanan
komperenshif dalam sektor kesehatan.
b. Menunjukkan bahwa klinik beroprasi dengan pendekatan
holostik, yang mencakup aspek fisik, mental, dan spiritual.
2. Warna Hijau
a. Melambangkan keceriaan, kesehatan, dan harapan.
b. Terkait dengan sektor medis dan juga dengan nuansa
islami, sejalan dengan istilah “Haji” dalam nama klinik.
3. Warna Biru
a. Simbol dari kepercayaan, ketenangan, dan keprofesionalan.
b. Mewakili layanan yang damai, menyenangkan, dan dapat
diandalkan untuk pasien.
4. Warna Ungu dan Merah Muda
a. Menggambarkan kasih saying, perhatian, dan kemanusiaan
dalam layanan.
b. Merefleksikan empati dalam setiap interaksi dengan pasien.
5. Gambar Figur Manusia (3 Sosok Berwarna Kuning)
a. Melukiskan pasien, tenaga kesehatan, dan keluarga yang
saling mendukung.
b. warna kuning dianggap mewakili semangat, harapan, dan
kebahagiaan selama proses penyembuhan.
6. Simbol Plus di Atas Tengah
a. Simbol dari kesehatan dan medis di tingkat internasional.
b. Mengisyaratkan bahwa klinik berorientasi pada layanan
medis yang professional dan sesuai dengan standar yang
ada.
2.6 Denah Lokasi
Denah lokasi peneletian penulis dapat di lihat digambar dibawah ini yang terletak
di Jl. Williem Iskandar 20222 Medan Tembung Sumatera Utara.
Gambar 2.3 Denah Lokasi
BAB III
LANDASAN TEORI
3.1 Pengolah Data
DAFTAR PUSTAKA
[1] W. Dharmawan, “Penerapan Sistem Informasi Akuntansi
Pengelolaan Keuangan Berbasis Website,” J. Sist. Inf. Akunt.,
vol. 4, no. 1, pp. 74–83, 2023, doi: 10.31294/justian.v4i1.1952.
[2] G. Science and E. Outlook, “何霄嘉 1 ,郑大玮 2 ,许吟隆 3
(1.,” vol. 32, no. 2, pp. 58–65, 2020.
[3] I. N. A. Arsana and A. S. Lestari, “Rancang Bangun Sistem
Informasi Laporan Keuangan pada SMP Nasional Berbasis
Web,” J. Krisnadana, vol. 1, no. 1, pp. 47–56, 2021, doi:
10.58982/krisnadana.v1i1.81.
[4] M. Aswiputri, “Literature Review Determinasi Sistem Informasi
Manajemen: Database, Cctv Dan Brainware,” J. Ekon. Manaj.
Sist. Inf., vol. 3, no. 3, pp. 312–322, 2022, doi:
10.31933/jemsi.v3i3.821.
[5] E. L. Rahmadani, H. Sulistiani, and F. Hamidy, “Rancang
Bangun Sistem Informasi Akuntansi Jasa Cuci Mobil (Studi
Kasus : Cucian Gading Putih),” J. Teknol. dan Sist. Inf., vol. 1,
no. 1, pp. 22–30, 2020, doi: 10.33365/jtsi.v1i1.53.
[6] D. Polado Butarbutar, B. B. Ginting, D. Polado, and B. 1✉,
“Copyright @ Analisis Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi
Keuangan Sebagai Upaya Pengendalian Internal Perusahaan
(Studi Kasus Klinik Altara Medan),” vol. 4, pp. 5302–5315,
2024.
[7] M. Syahid Pebriadi, Ahsanul Haq, and Fuji Melania, “Program
Aplikasi Pengelolaan Kas Menggunakan Php Pada Klinik Dyna
Banjarmasin,” Kompak J. Ilm. Komputerisasi Akunt., vol. 14, no.
1, pp. 1–13, 2021, doi: 10.51903/kompak.v14i1.343.
[8] R. A. B. Ginting, N. Nurfaizah, D. Musliman, Z. Yasri, and M.
T. I. Rahmayani, “Rancang Bangun Sistem Informasi Keuangan
Berbasis Website,” J. Tek. Ind. Terintegrasi, vol. 7, no. 1, pp.
259–368, 2024, doi: 10.31004/jutin.v7i1.22656.
[9] L. Hakim, D. F. Saefudin, and A. T. Wahyuni, “Rancang
Bangun Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Desktop
Penerimaan dan Pengeluaran Kas Sekolah,” Profitabilitas, vol.
1, no. 2, pp. 140–148, 2021, doi:
10.31294/profitabilitas.v1i2.851.
[10] Miftahurrohman and F. Sukmawati, “Digitalisasi Akuntansi
Pengelolaan Keuangan dengan Metode Accrual Basis pada
Klinik As Shifa Kendal,” Kompak Jurnal Ilm. Komputerisasi
Akunt., vol. 13, no. 1, pp. 47–62, 2020, [Online]. Available: