MENGUASAI PEMAHAMAN SOP PADA PEMBUATAN
FORMAT ACAR DALAM EVENT LAPANGAN
MAKALAH
FORMATOLOGI ACARA
Dosen Pengampu : Achmad Kanzulfikar, [Link]., [Link]
Disusun Oleh :
Fajri Nur Iskandar (2241010039)
Sausan Haura (2241010191)
Bagus Anugerah Putra (2241010123)
Rafid Faiz Ramadan (2241010078)
Tara Yolanda Maharani (2241010199)
Muhamad Robiki (1941010373)
Ahmad Amirul ( 2041010003)
Kelas A Kelompok 5
KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM
FAKULTAS DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG
1444 H / 2023 M
KATA PENGANTAR
Bismillahhirrahmannirrohim
Assalamuallaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Dalam era dinamika perubahan dan persaingan yang semakin ketat, industri event
dan hiburan telah berkembang pesat. Untuk memastikan kesuksesan suatu acara,
sangat penting untuk memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang ketat dan
terstruktur. SOP adalah kerangka kerja yang membimbing langkah-langkah yang
harus diikuti untuk mencapai tujuan yang diinginkan dalam pembuatan format
acara. Dalam makalah ini, kami akan membahas pentingnya memahami dan
menguasai SOP dalam pembuatan format acara untuk event lapangan.
Wassalammuallaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Bandar Lampung,17 Oktober 2023
Penyusun
DAFTAR ISI
ii
KATA PENGANTAR ........................................................................................ii
DAFTAR ISI.......................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN....................................................................................1
A. LATAR BELAKANG ..............................................................................1
B. RUMUSAN MASALAH ..........................................................................1
C. TUJUAN.....................................................................................................1
BAB II PEMBAHASAN.....................................................................................2
A. Pengisi acara event....................................................................................2
B. Penunjang event pralatan/properti,dekorasi lokasi event....................3
C. Teknik pengambilan gambar pada pelaksanaan event.........................4
D. Strategi komunikasi LO (Liaison Officer)..............................................6
E. Segmentasi target pasar audiens penonton...............................................
F. Contoh penyelenggaraan event oleh kelompok mahasiswa
baik bertemakan seni pendidikan dan yang lain.....................................
BAB III PENUTUP...............................................................................................
A. KESIMPULAN............................................................................................
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................
iii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam konteks ini, SOP menjadi instrumen krusial dalam
memastikan bahwa setiap aspek dari event lapangan dijalankan dengan
lancar. Ini melibatkan proses-proses seperti perencanaan keamanan,
manajemen kerumunan, logistik, dan koordinasi dengan berbagai pihak
terkait. Pemahaman yang mendalam tentang SOP membantu mengurangi
risiko, meningkatkan efisiensi, dan menciptakan pengalaman yang aman
dan memuaskan bagi penonton serta peserta acara.
Dalam makalah ini, kami akan menguraikan SOP pembuatan
format acara dalam event lapangan, menyoroti pentingnya menguasai
setiap langkahnya. Dengan memahami dan mengaplikasikan SOP dengan
cermat, penyelenggara event dapat menciptakan pengalaman yang tak
terlupakan bagi penonton, sambil tetap memprioritaskan keamanan dan
keberlanjutan acara.
B. Rumusan Masalah
Bagaimana memastikan bahwa pembuatan format acara dalam
event lapangan mengikuti standar operasional prosedur (SOP)
yang tepat dan terstruktur?
C. Tujuan
Mengetahui Bagaimana memastikan bahwa pembuatan format
acara dalam event lapangan mengikuti standar operasional
prosedur (SOP) yang tepat dan terstruktur
1
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengisi acara event
Pengisi acara memegang peranan penting dalam menentukan
sukses tidaknya sebuah acara. Mereka tidak hanya menghibur
penonton tetapi juga menciptakan suasana positif dan menyampaikan
pesan acara secara efektif. Saat memilih artis, beberapa faktor harus
dipertimbangkan, termasuk kesesuaian dengan tema acara, pengalaman
dan daya tarik penonton.1
Kriteria pemilihan pengisi acara
1. Kesesuaian dengan tema acara:
Seniman harus sesuai dengan tema acara agar pesan yang
disampaikan sesuai dengan tujuan acara.
2. Pengalaman dan keterampilan:
Pengalaman dan keahlian lembaga penyiaran di bidangnya
menjamin kualitas pertunjukan dan konten yang disiarkan.
3. Menarik perhatian publik:
Memahami audiens acara Anda dan memilih artis yang mereka
minati dapat meningkatkan partisipasi dan keterlibatan.
Jenis-jenis pengisi acara
1. Pembicara motivasi:
Menginspirasi audiens Anda dengan kisah-kisah pengalaman hidup
yang memotivasi dan memberikan pelajaran berharga.
2. Entertainer:
Menyediakan bentuk hiburan berupa musik, tari, seni pertunjukan
untuk menghibur masyarakat.
1
The power of public [Link] [Link],J (2019)
Entertainment Industry Insights. Publisher [Link],M. (2020)
2
3. Pakar industri:
Memberikan wawasan tentang industri atau topik tertentu yang
relevan dengan acara tersebut.
4. Pemimpin panel diskusi:
Pimpin diskusi di antara beberapa anggota untuk mengeksplorasi
isu-isu terkini dalam industri atau sektor tertentu.
B. Penunjang event pralatan/properti,dekorasi lokasi event
Unsur Penunjang,Tahapan Penyelenggaraan Event,Kiat
Menyusun Acara
1. Unsur Penunjang Dalam Penyelenggaraan Event
a. Penentuan Tempat
Lokasi/tempat pelaksanaan event harus diatur dan ditata dengan baik,
menarik dan sesuai konsep acara. Untuk event pribadi biasanya client
sudah menentukan tempat/lokasi sesuai dengan kebutuhan mereka,
namun ada juga client yang menyerahkan kepada EO untuk mencari
tempat/lokasi event yang bisa mewujudkan keinginan client. 2
Beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam menentukan lokasi
tempat event adalah :
-Letak yangstrategis
-Ukuran tempat/kapasitas daya tampung
-Penataan ruangan/tempat(Indoordan Outdoor)
b. Peralatandan Perlengkapan
Setiap jenis event membutuhkan perlengkapan dan peralatan yang
disesuaikan dengan konsep acara suatu event.
c. Sound System
d. Dekorasi
2
ModulManajemenEvent,FakultasEkonomi Universitas Negeri
Jogyakarta ChusnuSyarifa,(2016)
3
e. Lighting
f. Catering(Konsumsi)
2. Tahapan Penyelenggaraan Event
Untuk mewujudkan kesuksesan sebuah event merupakan sebuah kerja
keras yang,membutuhkan konsep yang jelas dan [Link] ini
beberapa tahapanstrategis dalam menyelenggarakan sebuah event:
● Konsepyangmenarikdan kreatif
● Prosestahapanpembuatanevent
● Eksekusievent yangsignificant
C. Teknik pengambilan gambar pada pelaksanaan event
Camera Angle atau sering disebut sebagai sudut pengambilan
gambar dengan kamera, merupakan salah satu cara yang dilakukan
untuk menyampaikan pesan melalui penempatan kamera pada sudut
dan ketinggian tertentu. Camera angle dalam videografi dan fotografi
banyak jenis dan [Link] angle biasa nya dipakai dalam
industri media cetak dan juga [Link] industri pertelevisian
masih dibagi jenisnya yaitu perfilman, berita,dan iklan.
Beberapa jenis teknik pengambilan Kamera Angle fotografi
/Videografi pada pelaksanaan event
1. Eye View (Sudut normal/normal angle)
Sudut pengambilan normal atau disebut juga Eye View adalah
pengambilan sejajar dengan mata objek. Biasanya sudut ini
digunakan untuk video terhadap manusia. Terkadang, dalam
travel fotografi pengambilan video untuk mengabadikan aktivitas
manusia, tekstur sebuah kota, atau interaksi dengan lingkungan
sekitar kebanyakan menggunakan angle ini.3
3
Videografi Operasi Kamera&Teknik Pengambilan [Link] Padjadjaran,Bandung. Baksin
Askurifai.2009
4
2. Low Angle (Sudut Rendah)
Low Angle merupakan teknik pengambilan gambar yang
memposisikan kamera berada lebih rendah secara horisontal dari
subyek yang akan dibidik. Pengambilan gambar dengan Low
Angle biasa digunakan untuk memberi kesan lebih kuat, berkuasa,
kokoh dan superior seperti bangunan akan terlihat megah dan
kokoh, atau orang kelihatan berwibawa.
3. Frog Eye
Frog-Eye adalah salah satu sudut pengambilan rendah (low-angle)
dengan meletakkan kamera sejajar dengan tanah/alas. Hal ini biasanya
digunakan untuk menshoot objek yang posisinya berada di atas tanah,
atau memberi kesan ketinggian saat levitasi atau jump- shot.4
4. High Angle
Sudut pengambilan tinggi (High angle) untuk lebih
memperlihatkan kelebaran elemen-elemen pendukung obyek
dalam sebuah frame. Kesan dari penggunaan sudut pengambilan
foto ini akan memberikan kesan kecil atas objek video.
Pemanfaatan pengambilan foto dengan high angle juga bisa
menghasilkan video yang berbeda. Misalnya saat mengambil
video keramaian pasar, jalanan, atau lalu lintas di sebuah sungai.
5. Bird Eye
Menggunakan sudut pengambilan ini, sebagai videografer, kita
bisa memberikan kesan yang luas dalam video yang kita
hasilkan, ibarat penglihatan seekor burung. Mengshoot dengan
sudut pengambilan ini digunakan untuk membuat video
tentang suatu daerah, perkotaan, atapun menggambarkan
lanskap
4
Videografi Operasi Kamera&Teknik Pengambilan [Link] Padjadjaran,Bandung. Baksin
Askurifai.2009
5
D. Strategi komunikasi LO (Liaison Officer)
Liaison Officer atau Petugas Penghubung adalah
seseorang yang bertugas sebagai penghubung dan
komunikator dengan orang yang didampinginya pada sebuah
acara yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun Event
Organizer. (Subono, 2011)5.
Beberapa strategi yang dapat digunakan oleh seorang LO :
1. Penguasaan informasi : LO harus memiliki
pemahaman mendalam tentang acara atau
proyek yang sedang berlangsung,termasuk
tujuan peserta,dan informasi penting lainnya.
2. Keterampilan komunikasi
3. Networking : membangun jaringan yang kuat
dengan pihak yang terkait termasuk
peserta,sponsor,dan mitra acara
4. Fleksibelitas : Harus siap menghadapi
perubahan yg mungkin terjadi secara tiba tiba
5. Penyelesaian konflik : Mampu menangani
konflik atau situasi sulit dengan bijaksana.
5
Case Analysis: Defining The Role Of Liaison Office.
Mayasari, N. (2013, February 9).
6
E. Segmentasi target pasar audiens penonton
F. Contoh penyelenggaraan event oleh kelompok
mahasiswa baik bertemakan seni pendidikan dan yang
lain
7
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
8
DAFTAR PUSTAKA
Smith,J (2019) The power of public [Link] X.
.Jhonson,M. (2020)
Entertainment Industry Insights. Publisher Y
ChusnuSyarifa,(2016)
ModulManajemenEvent,FakultasEkonomi Universitas Negeri
Jogyakarta
Baksin Askurifai.2009
Videografi Operasi Kamera&Teknik Pengambilan [Link]
Padjadjaran,Bandung.
Mayasari, N. (2013, February 9).
Case Analysis: Defining The Role Of Liaison Office.
9
10