Template
Identitas Nama :
Kelas :
Mapel :
Profil Murid Minat :
Cara Belajar :
Lingkungan tempat tinggal :
Identifikasi Dimensi Profil Lulusan :
DPL 1 DPL 3 DPL 5 DPL 7
Keimanan dan Penalaran Kolaborasi Kesehatan
Ketakwaan Kritis
terhadap Tuhan
YME
DPL 2 DPL 4 DPL 6 DPL 8
Kewargaan Kreativitas Kemandirian Komunikasi
Desain Tujuan Pembelajaran
Pembelajaran
Praktik Pedagogis
Kemitraan Pembelajaran
Lingkungan Pembelajaran
Pemanfaatan Digital
Pengalaman Memahami
Belajar
Mengaplikasikan
Merefleksikan
Asesmen Assessment of Learning (Awal)
Assessment as Learning (Proses)
Assessment for Learning (Akhir)
Contoh
Identitas Nama : Rizqy Rahmat Hani
Kelas : XI
Mapel : Bahasa Indonesia
Profil Murid Minat : Musik, sosial media, game
Cara Belajar : Visual, diskusi.
Lingkungan tempat tinggal : Pesisir utara, nelayan, dan buruh
Identifikasi Dimensi Profil Lulusan :
D D
P P ✅
L L ✅
3
1 P
e
K n
e al
i ar
m a
a n
n Kr
a iti
n s
d
a
n
K
e
t
a
k
w
a
a
n
t
e
r
h
a
d
a
p
T
u
h
a
n
Y
M
E
D D
P ✅P
L L
4
2 Kr
e
K at
e ivi
w ta
a s
r
g
a
a
n
Desain Tujuan Pembelajaran
Pembelajaran Murid mampu memahami karya sastra lama Gurindam dan
mengaplikasikan dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Praktik Pedagogis
Menggunakan pembelajaran berbasis proyek dan
kontekstual. Murid diajak membuat karya yang mengangkat
nilai-nilai dalam Gurindam dan menghubungkannya dengan
kehidupan di lingkungan pesisir (misalnya tentang gotong
royong, etika sosial, atau pentingnya pendidikan). Projek bisa
berupa:
• Poster visual
• Konten Instagram
• Lagu pendek bertema Gurindam.
Kemitraan Pembelajaran
Melibatkan orang tua atau tokoh masyarakat (seperti nelayan
atau pemuka adat lokal)
Lingkungan Pembelajaran
Kelas diatur menjadi zona kolaborasi dan presentasi,
mendorong diskusi dan kerja kelompok. Disediakan juga papan
ide dan refleksi di kelas. Guru memfasilitasi suasana aman untuk
berpendapat.
Pemanfaatan Digital
Murid menggunakan aplikasi desain grafis (misalnya Canva)
untuk membuat poster Gurindam versi masa kini. Murid juga
membuat konten media sosial bertema nilai dalam Gurindam
(bisa berupa video reels pendek), dan melakukan presentasi
daring/luring.
Pengalaman Memahami (Mindful)
Belajar ● Guru menayangkan media pembelajaran video lagu
dengan mengaplikasikan Gurindam.
● Guru memberikan pertanyaan pemantik : “Coba analisis
lirik yang ada dalam lagu tadi? Perhatikan bagaimana
rimanya, bagaimana jumlah barisnya, bagaimana
polanya?”
● Murid melakukan diskusi kelompok untuk menemukan
hal-hal yang ditanyakan guru.
● Setiap kelompok melakukan presentasi dan saling
memberikan feedback
● Guru menyimpulkan hasil presentasi, dan mengenalkan
apa itu Gurindam.
Mengaplikasikan (Meaningful, Joyful)
● Guru meminta murid untuk melakukan Observasi
Sekolah, melihat permasalahan apa yang ada di sekitar
sekolah.
● Sebelum Observasi, guru memberikan rubrik observasi,
sehingga apa yang diobservasi sesuai.
● Kelompok murid melakukan observasi : tempat parkir,
perpustakaan, kantin, pembuangan sampah, taman
sekolah, dll.
● Setelah observasi, murid mempresentasikan
penemuannya di kelas.
● Guru dan murid bersama-sama menuliskan masalah-
masalah yang ditemukan di sekolah. Dan sepakat untuk
membuat kampanye sosial untuk mengatasi masalah itu.
● Kampanye sosial akan diolah dan disampaikan
menggunakan format Gurindam “Sebab - Akibat” dan
dikemas ke dalam berbagai bentuk produk : poster, video,
komik, vlog, dll.
Merefleksikan (Mindful, Meaningful)
● Guru memandu diskusi reflektif dengan mengajukan
pertanyaan,
● Apa yang membuat karya kalian bermakna?
● Bagaimana proses ini memengaruhi cara kalian berpikir
tentang isu sosial?
● Apa yang dapat kalian terapkan di kehidupan nyata dari
pembelajaran ini?
Asesmen Assessment of Learning (Awal)
Angket
Assessment as Learning (Proses)
Self Assessment, Peer Assessment
Assessment for Learning (Akhir)
Produk kreatif:
• Poster digital bertema nilai Gurindam di kehidupan
nelayan/buruh
• Reels Instagram berisi lagu/puisi Gurindam kontemporer
• Infografik nilai sosial dalam Gurindam