0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan16 halaman

Sejarah dan Ideologi PDI Perjuangan

Diunggah oleh

17.hariansyahh
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan16 halaman

Sejarah dan Ideologi PDI Perjuangan

Diunggah oleh

17.hariansyahh
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB II

DESKRIPSI OBJEK PENELITIAN

2.1. Gambaran Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

2.1.1 Gambaran Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di


Indonesia

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang disingkat dengan PDI

Perjuangan1 merupakan partai politik yang memiliki ikatan kesejarahan

dengan partai-partai politik terdahulu. PDI Perjuangan sebenarnya

kelanjutan dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) yang berdiri pada

tanggal 10 Januari 1973 dan merupakan hasil dari gagasan fusi partai

politik. selain itu sejarah PDI dan PDI Perjuangan juga dapat dirunut

mulai dari Partai Nasional Indonesia (PNI), Akar ideologis PDI

Perjuangan memiliki pertalian dengan Partai Nasional Indonesia yang

didirikan oleh Ir Soekarno. Menurut Asvi Warman Adam seorang peneliti

utama LIPI dan ahli sejarah Indonesia menjelaskan bahwa PDI Perjuangan

tidak bisa dilepaskan dari Bung Karno karena salah satu elemen utamanya

adalah PNI yang didirikan oleh Soekarno2.

Sejarah PDI berawal dari penggabungan atau fusi dari 5 parpol,

yakni PNI, Parkindo, Partai katolik, Murba dan IPKI. Kelimanya memiliki

latar belakang, basis sosial, ideologi dan sejarah perkembangan yang

berbeda. Fusi lima partai politik berlangsung pada 10 januari 1973 yang

1
Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
Masa Bakti 2019 – 2024, hlm.51
2
Imran Hasibuan, dkk. Gerak Sejarah Partai Banteng PNI, PDI dan PDI Perjuangan
(DPP PDI Perjuangan Bekerjasama dengan Q Communication, 2015), hlm. XVII.

36
37

kini dirayakan sebagai hari ulang tahun PDI perjuagan. Seiring

perjalanannya PDI terus bongkar pasang dalam struktur pimpinan. Sampai

pada suatu kepemimpinan Soerjadi yang saat itu dikecam oleh pemerintah

di masa orde baru. Kehendak penguasa untuk mengakhiri karier Soerjadi

sudah bulat. Sejumlah “dosa politiknya” terhadap Orba mengharuskan ia

dikubur, sama dengan para senior sebelumnya. Kongres Medan

dipersiapkan untuk itu. Tapi, Soerjadi memutuskan untuk mencoba

melawan. Akibatnya, “aklamasi” bagi kembali berkuasanya Soerjadi

dilakukan tubuh ini. Tapi ini melahirkan penentangan luas, apalagi

kehendak penguasa memang bergerak ke arah itu. Kontroversi yang terus

berlangsung akhirnya ditemukan jalan keluarnya lewat penyelenggaraan

Kongres Luar Biasa (KLB) di Surabaya.3

PDI Perjuangan dilatarbelakangi dengan peristiwa 27 Juli 1996,

dimana ketika itu kantor DPP PDI diserbu oleh ratusan orang berkaos

merah yang bermaksud mengambil alih. Hal ini juga menjadi momentum

45 bagi Megawati Soekarno Putri untuk tampil di kancah perpolitikan

Indonesia. Sebelum peristiwa ini, ia sudah tercatat sebagai Ketua Umum

Partai Demokrasi Indonesia (PDI) dan anggota Komisi I DPR RI. Namun

setelah kejadian tersebut, namanya pun semakin dikenal oleh seluruh

masyarakat Indonesia. Nama PDI Perjuangan semakin menggema di

negeri ini, terutama ketika menjelang pemilu tahun 1999. Karena di tahun

3
Ahmad Wiratman, Skripsi : “Aktivitas Public Relations Politik Pdi Perjuangan Melalui
Konsolidasi Menjelang Pemilihan Gubernur Bali 2018” (Malang : Universitas Muhammadiyah
Malang, 2018), Hlm.44
38

tersebut, PDI berubah nama menjadi PDI Perjuangan dan partai ini pun

siap menghadapi pemilu pertamanya. Hal ini membawa berkah bagi PDI

Perjuangan, dukungan yang begitu besarnya dari masyarakat

menjadikannya sebagai pemenang pemilu dan berhasil menempatkan

ratusan kadernya di parlemen. Dalam perjalannya, sang ketua umum yakni

Megawati sebagai Wakil Presiden mendampingi KH. Abdurrahman Wahid

atau Gus Dur yang terpilih di dalam sidang Paripurna MPR sebagai

Presiden RI ke-4.4

Dalam kongres III PDI Perjuangan tahun 2010, Ketua Umum PDI

Perjuangan kembali menegaskan pentingnya Ideologi dalam membangun

partai. Hal tersebut juga sebagai otokritik berkaitan dengan kekalahan PDI

Perjuangan dalam pemilihan umum 2004 dan 2009 menyadarkan pimpinan

partai untuk menata kembali gerak partai secara mendasar dengan

konsolidasi ideologis dengan menjadikan ideologi sebagai acuan gerak dan

kebijakan partai. Ideologi sebagaimana yang seringkali dipahami adalah

sebagai dasar, pijakan dan penuntun bagi seseorang, kelompok atau

organisasi dalam menjalankan kehidupannya (organisasi). Gramsci

menyebutkan bahwa ideologi mengatur manusia dan memberikan tempat

bagi manusia untuk bergerak, mendapatkan kesadaran akan posisi mereka,

perjuangan mereka dan sebagainya. Dengan demikian maka ideologi bagi

4
Ibid, hlm. 45
39

sebuah organisasi sangatlah penting dalam rangka menentukan sikap,

kebijakan dan haluan organisasi ke depan5.

PDI Perjuangan meyakini bahwa ideologi merupakan basis

perjuangan atau cita-cita yang ingin dicapai partai dan mendasari

seseorang atau organisasi dalam bertindak dan berperilaku seperti yang

dikatakan Soekarno bahwa ideologi adalah satunya kata dan perbuatan.6

Salah satu program ideologi PDI Perjuangan adalah pendidikan kader di

berbagai tingkatan secara berjenjang. Tujuannya agar setiap kader PDI

Perjuangan memahami dan mampu membumikan ideologi partai dalam

bentuk kerja nyata. Para kader diharapkan agar dapat berperan di

masyarakat, terutama membantu menyelesaikan berbagai masalah yang

dihadapi sehari-hari. Para kader inilah yang nantinya akan menjadi motor

penggerak terhadap kebangkitan dan kemajuan PDI Perjuangan di seluruh

daerah di Indonesia7.

Bagi PDI Perjuangan tidak mudah untuk menjadi partai ideologis,

sekaligus sebagai di luar pemerintahan. Godaan berupa tawaran untuk

bergabung dengan kekuasaan kerap menerpa PDI Perjuangan. Termasuk

ketika proses penyusunan kabinet SBY yang memenangi Pilpres 2009,

beberapa kali PDI Perjuangan ditawari kursi menteri. Godaan kekuasaan

tersebut bahkan hampir memecah belah pengurus PDI Perjuangan antara

yang ingin bergabung dengan kekuasaan dan yang tetap berada di luar

5
Imran Hasibuan, dkk. Gerak Sejarah Partai Banteng PNI, PDI dan PDI Perjuangan
(DPP PDI Perjuangan Bekerjasama dengan Q Communication, 2015), hlm.180.
6
Ibid, hlm 181.
7
Ibid, hlm 196.
40

kekuasaan. salah satu keuntungan PDI Perjuangan berada di luar

kekuasaan adalah terjaganya citra dan martabat partai dari praktik korupsi

yang dilakukan oleh para politisi pada era pemerintahan Presiden SBY

tidak jarang menyeret kalangan politisi. Hal itu berdampak pada jatuhnya

citra dari Partai Demokrat. Komitmen PDI Perjuangan dalam

pemberantasan korupsi di Indonesia diyakini sebagai jalan ideologis partai

dalam membenahi kerusakan mental rakyat Indonesia.8

Buah lain dari pilihan ideologis yang ditempuh oleh PDI

Perjuangan adalah lahirnya tokoh-tokoh yang berada di eksekutif menjabat

sebagai bupati, walikota atau gubernur, maupun di legislatif sebagai

anggota dewan. Para tokoh muda ini mampu menampilkan karakter

ideologis PDI Perjuangan yang dekat dengan rakyat. Tidak saja mampu

bersikap sahaja dan dekat dengan rakyat, para tokoh muda ini juga dinilai

memiliki inovasi dan terobosan sehingga mampu mensejahterakan rakyat

di daerahnya masing-masing.

Selama 10 tahun tidak ikut dalam pemerintahan pusat, PDI

Perjuangan menerapkan kebijakan mensejahterakan rakyat melalui

"petugas partai" (istilah yang digunakan oleh PDI Perjuangan) bagi kader

partai yang menjabat sebagai bupati/walikota atau gubernur. muncul nama

Ganjar Pranowo, kader PDI Perjuangan yang berhasil memenangkan

Pilkada Provinsi Jawa Tengah tahun 2013 dan 2018 hingga menjadikannya

sebagai Gubernur Jawa Tengah dua periode. Langkah-langkah terobosan

8
Ibid, hlm. 218.
41

yang dilakukan oleh Ganjar mampu membenahi jalur Pantai Utara

(Pantura), yang menghubungkan daerah-daerah di pulau Jawa sehingga

lebih tertata rapi. Begitu pula dengan nama Tri Rismaharini, Walikota

Surabaya, yang juga diusung oleh PDI Perjuangan. Risma mampu

mengubah wajah kota Surabaya dengan menata wajah kota Surabaya

melalui pembangunan taman dan hutan kota9. Pada tahun 2020 Risma

ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Sosial. Di lembaga

legislatif, PDI Perjuangan juga mampu menelurkan tokoh-tokoh yang

memiliki karakter ideologi dalam berpolitik. diantaranya Ribka Tjiptaning

Proletariyati, Ahmad Basarah, Adian Yunus Yusak Napitupulu, Bambang

Wuryanto dan lain-lain, Mereka mampu memberikan warna dan karakter

ideologi dalam berpolitik.

Konsolidasi ideologis dan organisasi yang dilakukan PDI

Perjuangan bermuara pada pertarungan politik sesungguhnya, yakni

pertarungan di pemilihan umum 2014 dan 2019 yang mengantarkan PDI

Perjuangan menjadi partai terbesar di Indonesia dengan perolehan suara

sebesar 23.673.018 dengan presentase 18,96% pada pemilu 2014 dan

27.053.961 dengan persentase 19,33% pada pemilu 2019.10 Partai ini juga

berhasil mengantarkan kadernya yakni Ir. H. Joko Widodo terpilih sebagai

Presiden Republik Indonesia pada pilpres 2014 dan pilpres 2019.

Kemenangan PDI Perjuangan pada pemilu 2014 dan 2019 jelas merupakan

9
Ibid,.
10
[Link], Hasil Penghitungan Suara Sah Partai Politik Peserta Pemilu Legislatif Tahun
1955-2019 [Link]
[Link] diakses pada: 21/03/2022
42

buah dari konsistensi PDI Perjuangan sebagai partai di luar pemerintahan

mulai tahun 2004 hingga 2014 yang berlandaskan pada nilai-nilai

ideologi11.

Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan dalam

pidatonya pada Rakernas IV PDI Perjuangan tahun 2014 menyampaikan

bahwa kemenangan itu jangan membuat kader partai lupa daratan. bahwa

ujian sebenarnya bagi PDI Perjuangan baru saja dimulai. Ujian yang

dimaksud adalah upaya membuktikan kepada rakyat bahwa ideologi yang

diusung oleh PDI Perjuangan bukan sekedar slogan semata, namun mampu

diwujudkan dalam tataran kebijakan kenegaraan.12

Kendali PDI Perjuangan tidak pernah terlepas dari peran Megawati

Soekarnoputri yang menjabat sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan. Pada

Kongres IV PDI Perjuangan, sosok Megawati Soekarnoputri kembali

dikukuhkan sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan periode 2015-2020.

Kongres ke-V diselenggarakan di Bali pada 08-11 Agustus 2019. PDI

Perjuangan mempercepat kongres yang seharusnya dilaksanakan tahun

2020 bertujuan untuk mensinergikan semua program kepartaian dengan

program pemerintah Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Pada Kongres V PDI

Perjuangan sosok Megawati Soekarnoputri kembali dikukuhkan sebagai

Ketua Umum PDI Perjuangan periode 2019-2024. Sejak tahun 1999

hingga 2019 PDI Perjuangan dipimpin langsung oleh Megawati

11
Imran Hasibuan, dkk. Gerak Sejarah Partai Banteng PNI, PDI dan PDI Perjuangan
(DPP PDI Perjuangan Bekerjasama dengan Q Communication, 2015), hlm. 225.
12
Ibid,
43

Soekarnoputri sebagai Ketua Umum. Hal ini menjadikan Megawati

sebagai Ketua Umum partai terlama di Indonesia.

Tabel 2.1
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

Mulai Akhir
NO Ketua Umum Periode
Menjabat Jabatan
24 Maret 31 Maret
1
1999 2005
31 Maret 6 April
2
2005 2010
Prof. Dr. (H.C.) 6 April 9 April
1 Hj. Megawati 3
2010 2015
Soekarnoputri 9 April 8 Agustus
4
2015 2019
8 Agustus Petahana
5
2019 (2024)
Sumber: Data Olahan

2.1.2. Visi dan Misi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

Visi Partai adalah keadaan pada masa depan yang diidamkan oleh

Partai, dan oleh karena itu menjadi arah bagi perjuangan Partai 13.

Berdasarkan amanat pasal 6 Anggaran Dasar Partai PDI Perjuangan

adalah:

a. Alat perjuangan guna membentuk dan membangun karakter

bangsa berdasarkan Pancasila 1 Juni 1945.

13
[Link], Visi dan Misi [Link]
misi diakses pada: 14/03/2022
44

b. Alat perjuangan untuk melahirkan kehidupan berbangsa dan

bernegara yang berKetuhanan, memiliki semangat sosio

nasionalisme, dan sosio demokrasi (Tri Sila).

c. Alat perjuangan untuk menentang segala bentuk

44ndividualism dan untuk menghidupkan jiwa dan semangat

gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan

bernegara (Eka Sila).

d. Wadah komunikasi politik, mengembangkan dan memperkuat

partisipasi politik warga negara.

e. wadah untuk membentuk kader bangsa yang berjiwa pelopor,

dan memiliki pemahaman, kemampuan menjabarkan dan

melaksanakan ajaran Bung Karno dalam kehidupan

bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

2.1.3. Lambang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

Di Indonesia, PDI Perjuangan jadi salah satu partai yang ikonik.

Partai berlambang banteng itu gampang diingat. Simbol banteng sendiri

bukan hanya dipakai PDI Perjuangan. Sebelumnya, kepala banteng dipakai

menjadi simbol organisasi sejak Sarekat Islam yang didirikan HOS


45

Tjokroaminoto. Kemudian, Bung Karno dengan PNI nya juga

menggunakan simbol Banteng14. Filosofi dari Lambang PDI Perjuangan

berupa gambar banteng hitam bermoncong putih dengan latar merah di

dalam lingkaran bergaris hitam dan putih dijelaskan sebagai berikut15:

● Warna Merah Membara Berani mengambil resiko dalam

memperjuangkan rakyat, keadilan dan kebenaran.

● Tanduk Kekar diartikan Berbasis kekuatan rakyat dan selalu

memperjuangkan kepentingan rakyat.

● Mata Merah Tajam diartikan Selalu waspada terhadap

kemungkinan terjadinya ancaman dalam memperjuangkan

kebenaran dan keadilan.

● Moncong Putih diartikan Dapat dipercaya 45ank omit untuk

memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

● Lingkaran Tegas diartikan Terus menerus tanpa terputus

memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

14
[Link], Mata Banteng di Logo PDIP [Link]
pdip-kok-merah-bukan-putih-apa-maksudnya-ya diakses pada: 19/03/2022
15
[Link], Tata Kelola Partai [Link]
kelola-partai diakses pada: 20/03/2022
46

2.2. Gambaran Umum Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi


Indonesia Perjuangan (DPD PDI Perjuangan) Provinsi Jambi

2.2.1 Gambaran Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di


Provinsi Jambi

Sejarah PDI Perjuangan di Provinsi Jambi juga bersamaan dengan

pembentukan kelembagaan partai di tingkat pusat. pembentukan partai

politik bahwa, harus memiliki kepengurusan partai politik di tingkat pusat

berkedudukan di ibu kota negara, kepengurusan tingkat provinsi

berkedudukan di ibu kota provinsi dan Kepengurusan Partai Politik tingkat

kabupaten/kota berkedudukan di ibu kota kabupaten atau kota. maka

terbentuklah Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia

Perjuangan di Provinsi Jambi. Struktur pimpinan atau pengurus partai

secara berjenjang terdiri atas:

a. Dewan Pimpinan Pusat Partai disingkat DPP Partai di tingkat

nasional.

b. Dewan Pimpinan Daerah Partai disingkat DPD Partai di tingkat

provinsi.

c. Dewan Pimpinan Cabang Partai disingkat DPC Partai di tingkat

kabupaten/kota.

d. Dewan Perwakilan Luar Negeri Partai disingkat DPLN Partai di

luar negeri.

e. Pengurus Anak Cabang Partai disingkat PAC Partai di tingkat

kecamatan atau sebutan lainnya.


47

f. Pengurus Perwakilan Luar Negeri Partai disingkat PPLN Partai

di negara bagian/provinsi atau sebutan lain di suatu negara.

g. Pengurus Ranting Partai di tingkat desa atau kelurahan atau

sebutan lainnya.

h. Pengurus Anak Ranting Partai di tingkat dusun/dukuh/reroga/

RW atau sebutan lainnya.

Struktur pimpinan atau pengurus PDI Perjuangan telah tersusun

secara sistematis, mulai dari tingkatan paling tinggi pada tingkat nasional

sampai dengan tingkatan terendah yaitu tingkat pengurus anak ranting

yang berada di dusun atau RW, Adanya tingkatan ini dapat memperjelas

jalur koordinasi dan komunikasi antar sesama kader partai serta efektif dan

efisien menjadi penyalur aspirasi pada tingkatannya masing-masing.

PDI Perjuangan Provinsi Jambi tahun 1999-2000 dipimpin oleh H.

Nasrun Arbain, Pada tahun 2000-2005 PDI Perjuangan berada dibawah

kepemimpinan H. Soewarno Soerinta. Memasuki tahun 2005 PDI

Perjuangan dipimpin oleh H. Turimin. Pada tahun 2007 H. Turimin

meninggal dunia sehingga digantikan oleh Irsal Yunus dan bertahan dua

periode sampai dengan tahun 2015. Seterusnya tonggak kepemimpinan

Ketua DPD PDI Perjuangan pada tahun 2015 dipimpin oleh Edi Purwanto

hingga 2019 dan terpilih kembali sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah

pada Konferensi Daerah PDI Perjuangan Provinsi Jambi 2019-2024.


48

2.2.2 Struktur, Komposisi dan Personalia Dewan Pimpinan Daerah


Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Provinsi Jambi

Tabel 2.2
Struktur, Komposisi dan Personalia Dewan Pimpinan Daerah
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Provinsi Jambi Masa Bakti
2019-202416

NO NAMA JABATAN
1 Edi Purwanto, S.H.I., [Link]. Ketua
Wakil Ketua Bidang Kehormatan
2 Nazrin Lazie, S.H.
Partai
Wakil Ketua Bidang Pemenangan
3 Hotman P. Sitanggang, S.H.
Pemilu
Wakil Ketua Bidang Ideologi dan
4 M. Asriadi, S.T.
Kaderisasi
Wakil Ketua Bidang
5 Edison, S.H.
Keanggotaan dan Organisasi
6. Hj. Ratu Munawaroh Wakil Ketua Bidang Politik
Wakil Ketua Bidang Hukum, Hak
7. AKBP (P). Henni Astuti, S.H. Asasi Manusia dan Perundang-
undangan
Petrus Hilman Dapot Tuah Wakil Ketua Bidang
8.
Purba, BBA. Perekonomian
9. Drs. Ahmadi Zubir, M.M. Wakil Ketua Bidang Kebudayaan
Wakil Ketua Bidang
10. Syahrial Gunawan
Penanggulangan Bencana
Wakil Ketua Bidang Industri,
11. A.M. Guntur Muchtar
Tenaga Kerja, dan Jaminan Sosial
Dr. Hj. Muallimah Rahdiana, Wakil Ketua Bidang Kesehatan,
12.
[Link]. Perempuan dan Anak
Wakil Ketua Bidang Pariwisata,
13. Junedi Singarimbun, S.E.
Pemuda dan Olahraga
Wakil Ketua Bidang Koperasi
14. Hj. Linda Astuty, S.E., M.M.
dan UMKM
Wakil Ketua Bidang Keagamaan
15. M. Amin, S.K.M., [Link].
dan Kepercayaan Terhadap

16
Lampiran Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia
Pejuangan Nomor:05-B/KPTS-DPD/DPP/VIII/2021 Tentang Penyesuaian Struktur dan Komposisi
Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Provinsi Jambi Masa Bakti
2019-2024 .
49

Tuhan Yang Maha Esa


Wakil Ketua Bidang Ekonomi
16. S. Eko Edy Utono, S.E.
Kreatif dan Ekonomi Digital
Wakil Ketua Bidang Pangan,
17. Umi Syamsiatun, [Link]. Pertanian, Kehutanan dan
Lingkungan Hidup
Wakil Ketua Bidang Kelautan
18. Frans Sugama Tambunan, S.H.
dan Perikanan
19. H. Zaidan, SH.I. Sekretaris
20. Dody Harmoko, S.T.P. Wakil Sekretaris Bidang Internal
Kemuning Gilang Pertiwi,
21. Wakil Sekretaris Bidang Program
[Link].
Nur Tri Kadarini, S.E., [Link].
22. Bendahara
Ak.

23. Vicky Fandy Yoesman, [Link] Wakil Bendahara

2.2.3. Anggota DPRD Provinsi Jambi Fraksi PDI Perjuangan

Tabel 2.3
Anggota DPRD Provinsi Jambi Fraksi PDI Perjuangan

No Nama Jabatan
1 Nur Tri Kadarini, SE, Msi. Ak Ketua
2 Luhut Silaban, SH Wakil Ketua
3 Wartono Triyan Kusumo, SE Sekretaris
4 Edi Purwanto, SH.I, [Link] Anggota
5 Akmaluddin, [Link].I Anggota
6 Drs. Abdul Khafidh, MM Anggota
7 Samsul Ridwan Anggota
8 Ir. Mesran, MM Anggota
9 H. Zubir Dahlan Anggota
Sumber: Website DPRD Provinsi Jambi
50

Kepada pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi agar terus dapat

menjaga nama baik dan citra PDI Perjuangan.

Kepada pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi agar terus dapat

melahirkan kader-kader berkualitas yang mengutamankan kepentingan dan

kesejahteraan masyarakat Jamb


51

Anda mungkin juga menyukai