Laporan Kunjungan Petani: Hama Keong Mas
Laporan Kunjungan Petani: Hama Keong Mas
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 03 Januari 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi pengendalian Hama keong mas secara
terpadu
8. PEMECAHAN MASALAH :
Pengendalian hama keong mas :
a. Untuk menekan populasi dan mengurangi kerusakan tanaman oleh keong mas dapat dilakukan
pengendalian secara terpadu dengan menggunakan teknologi.
b. Pengendalian Secara Mekanis : Pengolahan tanah dengan cara dibajak, kemudian diikuti oleh pelumpuran,
dapat mengurangi populasi keong mas.
c. Beberapa jenis tanaman dapat bersifat atraktan seperti daun pepaya, kulit nangka, kulit mangga, daun talas,
dan daun singkong. Keong akan berkumpul pada bahan atraktan yang diletakkan di petak sawah sehingga
mudah dipungut. Peletakan bahan atraktan pada petak sawah sebaiknya sore hari.
d. Pengendalian secara kultur teknik sama baiknya dengan cara mekanis, karena tidak mencemari lingkungan.
Dalam hal ini, cara yang dapat dilakukan antara lain adalah dengan menanam bibit yang lebih tua. Bibit padi
yang berumur lebih dari 28 hari kurang disukai oleh keong.
KETUA/PETANI
( Hasbullah )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 04 Januari 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi pengendalian Hama keong mas secara
terpadu
8. PEMECAHAN MASALAH :
Pengendalian hama keong mas :
a. Untuk menekan populasi dan mengurangi kerusakan tanaman oleh keong mas dapat dilakukan
pengendalian secara terpadu dengan menggunakan teknologi.
b. Pengendalian Secara Mekanis : Pengolahan tanah dengan cara dibajak, kemudian diikuti oleh pelumpuran,
dapat mengurangi populasi keong mas.
c. Beberapa jenis tanaman dapat bersifat atraktan seperti daun pepaya, kulit nangka, kulit mangga, daun talas,
dan daun singkong. Keong akan berkumpul pada bahan atraktan yang diletakkan di petak sawah sehingga
mudah dipungut. Peletakan bahan atraktan pada petak sawah sebaiknya sore hari.
d. Pengendalian secara kultur teknik sama baiknya dengan cara mekanis, karena tidak mencemari lingkungan.
Dalam hal ini, cara yang dapat dilakukan antara lain adalah dengan menanam bibit yang lebih tua. Bibit padi
yang berumur lebih dari 28 hari kurang disukai oleh keong.
KETUA/PETANI
( Nur Ali )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 09 Januari 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi pengendalian Hama keong mas secara
terpadu
8. PEMECAHAN MASALAH :
Pengendalian hama keong mas :
a. Untuk menekan populasi dan mengurangi kerusakan tanaman oleh keong mas dapat dilakukan
pengendalian secara terpadu dengan menggunakan teknologi.
b. Pengendalian Secara Mekanis : Pengolahan tanah dengan cara dibajak, kemudian diikuti oleh pelumpuran,
dapat mengurangi populasi keong mas.
c. Beberapa jenis tanaman dapat bersifat atraktan seperti daun pepaya, kulit nangka, kulit mangga, daun talas,
dan daun singkong. Keong akan berkumpul pada bahan atraktan yang diletakkan di petak sawah sehingga
mudah dipungut. Peletakan bahan atraktan pada petak sawah sebaiknya sore hari.
d. Pengendalian secara kultur teknik sama baiknya dengan cara mekanis, karena tidak mencemari lingkungan.
Dalam hal ini, cara yang dapat dilakukan antara lain adalah dengan menanam bibit yang lebih tua. Bibit padi
yang berumur lebih dari 28 hari kurang disukai oleh keong.
KETUA/PETANI
(Nurdin)
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 10 Januari 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi pengendalian Hama keong mas secara
terpadu
8. PEMECAHAN MASALAH :
Pengendalian hama keong mas :
a. Untuk menekan populasi dan mengurangi kerusakan tanaman oleh keong mas dapat dilakukan
pengendalian secara terpadu dengan menggunakan teknologi.
b. Pengendalian Secara Mekanis : Pengolahan tanah dengan cara dibajak, kemudian diikuti oleh pelumpuran,
dapat mengurangi populasi keong mas.
c. Beberapa jenis tanaman dapat bersifat atraktan seperti daun pepaya, kulit nangka, kulit mangga, daun talas,
dan daun singkong. Keong akan berkumpul pada bahan atraktan yang diletakkan di petak sawah sehingga
mudah dipungut. Peletakan bahan atraktan pada petak sawah sebaiknya sore hari.
d. Pengendalian secara kultur teknik sama baiknya dengan cara mekanis, karena tidak mencemari lingkungan.
Dalam hal ini, cara yang dapat dilakukan antara lain adalah dengan menanam bibit yang lebih tua. Bibit padi
yang berumur lebih dari 28 hari kurang disukai oleh keong.
KETUA/PETANI
( MUNSI )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 11 Januari 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi pengendalian Hama keong mas secara
terpadu
8. PEMECAHAN MASALAH :
Pengendalian hama keong mas :
a. Untuk menekan populasi dan mengurangi kerusakan tanaman oleh keong mas dapat dilakukan
pengendalian secara terpadu dengan menggunakan teknologi.
b. Pengendalian Secara Mekanis : Pengolahan tanah dengan cara dibajak, kemudian diikuti oleh pelumpuran,
dapat mengurangi populasi keong mas.
c. Beberapa jenis tanaman dapat bersifat atraktan seperti daun pepaya, kulit nangka, kulit mangga, daun talas,
dan daun singkong. Keong akan berkumpul pada bahan atraktan yang diletakkan di petak sawah sehingga
mudah dipungut. Peletakan bahan atraktan pada petak sawah sebaiknya sore hari.
d. Pengendalian secara kultur teknik sama baiknya dengan cara mekanis, karena tidak mencemari lingkungan.
Dalam hal ini, cara yang dapat dilakukan antara lain adalah dengan menanam bibit yang lebih tua. Bibit padi
yang berumur lebih dari 28 hari kurang disukai oleh keong.
KETUA/PETANI
( MANSYAH )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 16 Januari 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi pengendalian Hama keong mas secara
terpadu
8. PEMECAHAN MASALAH :
Pengendalian hama keong mas :
a. Untuk menekan populasi dan mengurangi kerusakan tanaman oleh keong mas dapat dilakukan
pengendalian secara terpadu dengan menggunakan teknologi.
b. Pengendalian Secara Mekanis : Pengolahan tanah dengan cara dibajak, kemudian diikuti oleh pelumpuran,
dapat mengurangi populasi keong mas.
c. Beberapa jenis tanaman dapat bersifat atraktan seperti daun pepaya, kulit nangka, kulit mangga, daun talas,
dan daun singkong. Keong akan berkumpul pada bahan atraktan yang diletakkan di petak sawah sehingga
mudah dipungut. Peletakan bahan atraktan pada petak sawah sebaiknya sore hari.
d. Pengendalian secara kultur teknik sama baiknya dengan cara mekanis, karena tidak mencemari lingkungan.
Dalam hal ini, cara yang dapat dilakukan antara lain adalah dengan menanam bibit yang lebih tua. Bibit padi
yang berumur lebih dari 28 hari kurang disukai oleh keong.
KETUA/PETANI
( ZULKIFLI )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 17 Januari 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi pengendalian Hama keong mas secara
terpadu
8. PEMECAHAN MASALAH :
Pengendalian hama keong mas :
a. Untuk menekan populasi dan mengurangi kerusakan tanaman oleh keong mas dapat dilakukan
pengendalian secara terpadu dengan menggunakan teknologi.
b. Pengendalian Secara Mekanis : Pengolahan tanah dengan cara dibajak, kemudian diikuti oleh pelumpuran,
dapat mengurangi populasi keong mas.
c. Beberapa jenis tanaman dapat bersifat atraktan seperti daun pepaya, kulit nangka, kulit mangga, daun talas,
dan daun singkong. Keong akan berkumpul pada bahan atraktan yang diletakkan di petak sawah sehingga
mudah dipungut. Peletakan bahan atraktan pada petak sawah sebaiknya sore hari.
d. Pengendalian secara kultur teknik sama baiknya dengan cara mekanis, karena tidak mencemari lingkungan.
Dalam hal ini, cara yang dapat dilakukan antara lain adalah dengan menanam bibit yang lebih tua. Bibit padi
yang berumur lebih dari 28 hari kurang disukai oleh keong.
KETUA/PETANI
( SUPIAN )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 18 Januari 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi pengendalian Hama keong mas secara
terpadu
8. PEMECAHAN MASALAH :
Pengendalian hama keong mas :
a. Untuk menekan populasi dan mengurangi kerusakan tanaman oleh keong mas dapat dilakukan
pengendalian secara terpadu dengan menggunakan teknologi.
b. Pengendalian Secara Mekanis : Pengolahan tanah dengan cara dibajak, kemudian diikuti oleh pelumpuran,
dapat mengurangi populasi keong mas.
c. Beberapa jenis tanaman dapat bersifat atraktan seperti daun pepaya, kulit nangka, kulit mangga, daun talas,
dan daun singkong. Keong akan berkumpul pada bahan atraktan yang diletakkan di petak sawah sehingga
mudah dipungut. Peletakan bahan atraktan pada petak sawah sebaiknya sore hari.
d. Pengendalian secara kultur teknik sama baiknya dengan cara mekanis, karena tidak mencemari lingkungan.
Dalam hal ini, cara yang dapat dilakukan antara lain adalah dengan menanam bibit yang lebih tua. Bibit padi
yang berumur lebih dari 28 hari kurang disukai oleh keong.
KETUA/PETANI
( ABDUL HADI )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 20 Januari 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi pengendalian Hama keong mas secara
terpadu
8. PEMECAHAN MASALAH :
Pengendalian hama keong mas :
a. Untuk menekan populasi dan mengurangi kerusakan tanaman oleh keong mas dapat dilakukan
pengendalian secara terpadu dengan menggunakan teknologi.
b. Pengendalian Secara Mekanis : Pengolahan tanah dengan cara dibajak, kemudian diikuti oleh pelumpuran,
dapat mengurangi populasi keong mas.
c. Beberapa jenis tanaman dapat bersifat atraktan seperti daun pepaya, kulit nangka, kulit mangga, daun talas,
dan daun singkong. Keong akan berkumpul pada bahan atraktan yang diletakkan di petak sawah sehingga
mudah dipungut. Peletakan bahan atraktan pada petak sawah sebaiknya sore hari.
d. Pengendalian secara kultur teknik sama baiknya dengan cara mekanis, karena tidak mencemari lingkungan.
Dalam hal ini, cara yang dapat dilakukan antara lain adalah dengan menanam bibit yang lebih tua. Bibit padi
yang berumur lebih dari 28 hari kurang disukai oleh keong.
KETUA/PETANI
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 23 Januari 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi pengendalian Hama keong mas secara
terpadu
8. PEMECAHAN MASALAH :
Pengendalian hama keong mas :
a. Untuk menekan populasi dan mengurangi kerusakan tanaman oleh keong mas dapat dilakukan
pengendalian secara terpadu dengan menggunakan teknologi.
b. Pengendalian Secara Mekanis : Pengolahan tanah dengan cara dibajak, kemudian diikuti oleh pelumpuran,
dapat mengurangi populasi keong mas.
c. Beberapa jenis tanaman dapat bersifat atraktan seperti daun pepaya, kulit nangka, kulit mangga, daun talas,
dan daun singkong. Keong akan berkumpul pada bahan atraktan yang diletakkan di petak sawah sehingga
mudah dipungut. Peletakan bahan atraktan pada petak sawah sebaiknya sore hari.
d. Pengendalian secara kultur teknik sama baiknya dengan cara mekanis, karena tidak mencemari lingkungan.
Dalam hal ini, cara yang dapat dilakukan antara lain adalah dengan menanam bibit yang lebih tua. Bibit padi
yang berumur lebih dari 28 hari kurang disukai oleh keong.
KETUA/PETANI
( MEGA WATI )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 01 Februari 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi pengendalian hama wereng pada tanaman
padi
8. PEMECAHAN MASALAH :
Pengendalian hama wereng pada tanaman padi :
a. Pola tanam serempak dalam areal yang luas dan tidak dibatasi oleh admisistrasi dapat mengantisipasi
penyebaran serangan wereng coklat karena jika serempak, hama dapat berpindah-pindah ke lahan padi
yang belum panen.
b. Perangkap lampu merupakan perangkap yang paling umum untuk pemantauan migrasi dan pendugaan
populasi serangga yang tertarik pada cahaya, khususnya wereng coklat.
c. Pengendalian wereng yang baik yaitu :Pada saat generasi nol (G0) dan generasi 1 (G1),Gunakan insektisida
berbahan aktif buprofezin, BPMC, fipronil dan imidakloprid.
d. Penggunaan Insektisida: Keringkan pertanaman padi sebelum aplikasi insektisida baik yang disemprot atau
butiran; Aplikasi insektisida dilakukan saat air embun tidak ada, yaitu antara pukul 08.00 pagi sampai pukul
11.00, dilanjutkan sore hari. Insektisida harus sampai pada batang pagi; Tepat dosis dan jenis yaitu berbahan
aktif buprofezin, BPMC, fipronil dan imidakloprid; Tepat air pelarut 400-500 liter air per hektar.
KETUA/PETANI
( Yunamin )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 06 Februari 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi pengendalian hama wereng pada tanaman
padi
8. PEMECAHAN MASALAH :
Pengendalian hama wereng pada tanaman padi :
a. Pola tanam serempak dalam areal yang luas dan tidak dibatasi oleh admisistrasi dapat mengantisipasi
penyebaran serangan wereng coklat karena jika serempak, hama dapat berpindah-pindah ke lahan padi
yang belum panen.
b. Perangkap lampu merupakan perangkap yang paling umum untuk pemantauan migrasi dan pendugaan
populasi serangga yang tertarik pada cahaya, khususnya wereng coklat.
c. Pengendalian wereng yang baik yaitu :Pada saat generasi nol (G0) dan generasi 1 (G1),Gunakan insektisida
berbahan aktif buprofezin, BPMC, fipronil dan imidakloprid.
d. Penggunaan Insektisida: Keringkan pertanaman padi sebelum aplikasi insektisida baik yang disemprot atau
butiran; Aplikasi insektisida dilakukan saat air embun tidak ada, yaitu antara pukul 08.00 pagi sampai pukul
11.00, dilanjutkan sore hari. Insektisida harus sampai pada batang pagi; Tepat dosis dan jenis yaitu berbahan
aktif buprofezin, BPMC, fipronil dan imidakloprid; Tepat air pelarut 400-500 liter air per hektar.
KETUA/PETANI
( SAPHAN )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 07 Februari 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi pengendalian hama wereng pada tanaman
padi
8. PEMECAHAN MASALAH :
Pengendalian hama wereng pada tanaman padi :
a. Pola tanam serempak dalam areal yang luas dan tidak dibatasi oleh admisistrasi dapat mengantisipasi
penyebaran serangan wereng coklat karena jika serempak, hama dapat berpindah-pindah ke lahan padi
yang belum panen.
b. Perangkap lampu merupakan perangkap yang paling umum untuk pemantauan migrasi dan pendugaan
populasi serangga yang tertarik pada cahaya, khususnya wereng coklat.
c. Pengendalian wereng yang baik yaitu :Pada saat generasi nol (G0) dan generasi 1 (G1),Gunakan insektisida
berbahan aktif buprofezin, BPMC, fipronil dan imidakloprid.
d. Penggunaan Insektisida: Keringkan pertanaman padi sebelum aplikasi insektisida baik yang disemprot atau
butiran; Aplikasi insektisida dilakukan saat air embun tidak ada, yaitu antara pukul 08.00 pagi sampai pukul
11.00, dilanjutkan sore hari. Insektisida harus sampai pada batang pagi; Tepat dosis dan jenis yaitu berbahan
aktif buprofezin, BPMC, fipronil dan imidakloprid; Tepat air pelarut 400-500 liter air per hektar.
KETUA/PETANI
( TABERANI )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 08 Februari 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi pengendalian hama wereng pada tanaman
padi
8. PEMECAHAN MASALAH :
Pengendalian hama wereng pada tanaman padi :
a. Pola tanam serempak dalam areal yang luas dan tidak dibatasi oleh admisistrasi dapat mengantisipasi
penyebaran serangan wereng coklat karena jika serempak, hama dapat berpindah-pindah ke lahan padi
yang belum panen.
b. Perangkap lampu merupakan perangkap yang paling umum untuk pemantauan migrasi dan pendugaan
populasi serangga yang tertarik pada cahaya, khususnya wereng coklat.
c. Pengendalian wereng yang baik yaitu :Pada saat generasi nol (G0) dan generasi 1 (G1),Gunakan insektisida
berbahan aktif buprofezin, BPMC, fipronil dan imidakloprid.
d. Penggunaan Insektisida: Keringkan pertanaman padi sebelum aplikasi insektisida baik yang disemprot atau
butiran; Aplikasi insektisida dilakukan saat air embun tidak ada, yaitu antara pukul 08.00 pagi sampai pukul
11.00, dilanjutkan sore hari. Insektisida harus sampai pada batang pagi; Tepat dosis dan jenis yaitu berbahan
aktif buprofezin, BPMC, fipronil dan imidakloprid; Tepat air pelarut 400-500 liter air per hektar.
KETUA/PETANI
( HAMLI )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 13 Februari 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi pengendalian hama wereng pada tanaman
padi
8. PEMECAHAN MASALAH :
Pengendalian hama wereng pada tanaman padi :
a. Pola tanam serempak dalam areal yang luas dan tidak dibatasi oleh admisistrasi dapat mengantisipasi
penyebaran serangan wereng coklat karena jika serempak, hama dapat berpindah-pindah ke lahan padi
yang belum panen.
b. Perangkap lampu merupakan perangkap yang paling umum untuk pemantauan migrasi dan pendugaan
populasi serangga yang tertarik pada cahaya, khususnya wereng coklat.
c. Pengendalian wereng yang baik yaitu :Pada saat generasi nol (G0) dan generasi 1 (G1),Gunakan insektisida
berbahan aktif buprofezin, BPMC, fipronil dan imidakloprid.
d. Penggunaan Insektisida: Keringkan pertanaman padi sebelum aplikasi insektisida baik yang disemprot atau
butiran; Aplikasi insektisida dilakukan saat air embun tidak ada, yaitu antara pukul 08.00 pagi sampai pukul
11.00, dilanjutkan sore hari. Insektisida harus sampai pada batang pagi; Tepat dosis dan jenis yaitu berbahan
aktif buprofezin, BPMC, fipronil dan imidakloprid; Tepat air pelarut 400-500 liter air per hektar.
KETUA/PETANI
( WASITO )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 14 Februari 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi pengendalian hama wereng pada tanaman
padi
8. PEMECAHAN MASALAH :
Pengendalian hama wereng pada tanaman padi :
a. Pola tanam serempak dalam areal yang luas dan tidak dibatasi oleh admisistrasi dapat mengantisipasi
penyebaran serangan wereng coklat karena jika serempak, hama dapat berpindah-pindah ke lahan padi
yang belum panen.
b. Perangkap lampu merupakan perangkap yang paling umum untuk pemantauan migrasi dan pendugaan
populasi serangga yang tertarik pada cahaya, khususnya wereng coklat.
c. Pengendalian wereng yang baik yaitu :Pada saat generasi nol (G0) dan generasi 1 (G1),Gunakan insektisida
berbahan aktif buprofezin, BPMC, fipronil dan imidakloprid.
d. Penggunaan Insektisida: Keringkan pertanaman padi sebelum aplikasi insektisida baik yang disemprot atau
butiran; Aplikasi insektisida dilakukan saat air embun tidak ada, yaitu antara pukul 08.00 pagi sampai pukul
11.00, dilanjutkan sore hari. Insektisida harus sampai pada batang pagi; Tepat dosis dan jenis yaitu berbahan
aktif buprofezin, BPMC, fipronil dan imidakloprid; Tepat air pelarut 400-500 liter air per hektar.
KETUA/PETANI
( SUWANDI )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 15 Februari 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi pengendalian hama wereng pada tanaman
padi
8. PEMECAHAN MASALAH :
Pengendalian hama wereng pada tanaman padi :
a. Pola tanam serempak dalam areal yang luas dan tidak dibatasi oleh admisistrasi dapat mengantisipasi
penyebaran serangan wereng coklat karena jika serempak, hama dapat berpindah-pindah ke lahan padi
yang belum panen.
b. Perangkap lampu merupakan perangkap yang paling umum untuk pemantauan migrasi dan pendugaan
populasi serangga yang tertarik pada cahaya, khususnya wereng coklat.
c. Pengendalian wereng yang baik yaitu :Pada saat generasi nol (G0) dan generasi 1 (G1),Gunakan insektisida
berbahan aktif buprofezin, BPMC, fipronil dan imidakloprid.
d. Penggunaan Insektisida: Keringkan pertanaman padi sebelum aplikasi insektisida baik yang disemprot atau
butiran; Aplikasi insektisida dilakukan saat air embun tidak ada, yaitu antara pukul 08.00 pagi sampai pukul
11.00, dilanjutkan sore hari. Insektisida harus sampai pada batang pagi; Tepat dosis dan jenis yaitu berbahan
aktif buprofezin, BPMC, fipronil dan imidakloprid; Tepat air pelarut 400-500 liter air per hektar.
KETUA/PETANI
( MUHAMMAD ADITYA)
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 20 Februari 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi pengendalian hama wereng pada tanaman
padi
8. PEMECAHAN MASALAH :
Pengendalian hama wereng pada tanaman padi :
a. Pola tanam serempak dalam areal yang luas dan tidak dibatasi oleh admisistrasi dapat mengantisipasi
penyebaran serangan wereng coklat karena jika serempak, hama dapat berpindah-pindah ke lahan padi
yang belum panen.
b. Perangkap lampu merupakan perangkap yang paling umum untuk pemantauan migrasi dan pendugaan
populasi serangga yang tertarik pada cahaya, khususnya wereng coklat.
c. Pengendalian wereng yang baik yaitu :Pada saat generasi nol (G0) dan generasi 1 (G1),Gunakan insektisida
berbahan aktif buprofezin, BPMC, fipronil dan imidakloprid.
d. Penggunaan Insektisida: Keringkan pertanaman padi sebelum aplikasi insektisida baik yang disemprot atau
butiran; Aplikasi insektisida dilakukan saat air embun tidak ada, yaitu antara pukul 08.00 pagi sampai pukul
11.00, dilanjutkan sore hari. Insektisida harus sampai pada batang pagi; Tepat dosis dan jenis yaitu berbahan
aktif buprofezin, BPMC, fipronil dan imidakloprid; Tepat air pelarut 400-500 liter air per hektar.
KETUA/PETANI
( SALASIAH )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 21 Februari 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi pengendalian hama wereng pada tanaman
padi
8. PEMECAHAN MASALAH :
Pengendalian hama wereng pada tanaman padi :
a. Pola tanam serempak dalam areal yang luas dan tidak dibatasi oleh admisistrasi dapat mengantisipasi
penyebaran serangan wereng coklat karena jika serempak, hama dapat berpindah-pindah ke lahan padi
yang belum panen.
b. Perangkap lampu merupakan perangkap yang paling umum untuk pemantauan migrasi dan pendugaan
populasi serangga yang tertarik pada cahaya, khususnya wereng coklat.
c. Pengendalian wereng yang baik yaitu :Pada saat generasi nol (G0) dan generasi 1 (G1),Gunakan insektisida
berbahan aktif buprofezin, BPMC, fipronil dan imidakloprid.
d. Penggunaan Insektisida: Keringkan pertanaman padi sebelum aplikasi insektisida baik yang disemprot atau
butiran; Aplikasi insektisida dilakukan saat air embun tidak ada, yaitu antara pukul 08.00 pagi sampai pukul
11.00, dilanjutkan sore hari. Insektisida harus sampai pada batang pagi; Tepat dosis dan jenis yaitu berbahan
aktif buprofezin, BPMC, fipronil dan imidakloprid; Tepat air pelarut 400-500 liter air per hektar.
KETUA/PETANI
( MASKUNI )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 01 Maret 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi gejala kekurangan unsur hara pada tanaman
padi
8. PEMECAHAN MASALAH :
✓ pertama kegiatan pemupukan pada lahan tersebut, jika belum dipupuk bisa jadi pertumbuhan
tanaman yang tidak bagus disebabkan oleh kekurangan unsur hara. Pemupukan tidak hanya
dengan pupuk tunggal atau majemuk seperti Phoska tetapi juga kemungkinan pemupukan
organik padat atau pupuk cair karena kebutuhan hara untuk mendukung perkembangan pada
tanaman ada hara makro dan mikro. Untuk mengetahui kekurangan unsur hara bisa
menggunakan PUTS yang ada di BPK (balai Penyuluh Kecamatan), petani bisa menghubungi
penyuluh setempat.
✓ Kedua adalah kondisi pH tanah pada lahan tersebut dengan melakukan test dengan
menggunakan pH tester, tanaman padi tumbuh baik pada pH 6-7 (netral). Jika pH rendah bisa
dinaikkan dengan melakukan pengapuran sedangkan penurunan pH bisa menggunakan belerang.
✓ Ketiga adalah pengamatan di lahan, ada tidaknya hewan atau tumbuhan yang berpotensi
menyebabkan pertumbuhan tanaman budidaya tidak bagus.
KETUA/PETANI
( JOHANSYAH )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 06 Maret 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi gejala kekurangan unsur hara pada tanaman
padi
8. PEMECAHAN MASALAH :
✓ pertama kegiatan pemupukan pada lahan tersebut, jika belum dipupuk bisa jadi pertumbuhan
tanaman yang tidak bagus disebabkan oleh kekurangan unsur hara. Pemupukan tidak hanya
dengan pupuk tunggal atau majemuk seperti Phoska tetapi juga kemungkinan pemupukan
organik padat atau pupuk cair karena kebutuhan hara untuk mendukung perkembangan pada
tanaman ada hara makro dan mikro. Untuk mengetahui kekurangan unsur hara bisa
menggunakan PUTS yang ada di BPK (balai Penyuluh Kecamatan), petani bisa menghubungi
penyuluh setempat.
✓ Kedua adalah kondisi pH tanah pada lahan tersebut dengan melakukan test dengan
menggunakan pH tester, tanaman padi tumbuh baik pada pH 6-7 (netral). Jika pH rendah bisa
dinaikkan dengan melakukan pengapuran sedangkan penurunan pH bisa menggunakan belerang.
✓ Ketiga adalah pengamatan di lahan, ada tidaknya hewan atau tumbuhan yang berpotensi
menyebabkan pertumbuhan tanaman budidaya tidak bagus.
KETUA/PETANI
( ARIF RAHMAN )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 07 Maret 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi gejala kekurangan unsur hara pada tanaman
padi
8. PEMECAHAN MASALAH :
✓ pertama kegiatan pemupukan pada lahan tersebut, jika belum dipupuk bisa jadi pertumbuhan
tanaman yang tidak bagus disebabkan oleh kekurangan unsur hara. Pemupukan tidak hanya
dengan pupuk tunggal atau majemuk seperti Phoska tetapi juga kemungkinan pemupukan
organik padat atau pupuk cair karena kebutuhan hara untuk mendukung perkembangan pada
tanaman ada hara makro dan mikro. Untuk mengetahui kekurangan unsur hara bisa
menggunakan PUTS yang ada di BPK (balai Penyuluh Kecamatan), petani bisa menghubungi
penyuluh setempat.
✓ Kedua adalah kondisi pH tanah pada lahan tersebut dengan melakukan test dengan
menggunakan pH tester, tanaman padi tumbuh baik pada pH 6-7 (netral). Jika pH rendah bisa
dinaikkan dengan melakukan pengapuran sedangkan penurunan pH bisa menggunakan belerang.
✓ Ketiga adalah pengamatan di lahan, ada tidaknya hewan atau tumbuhan yang berpotensi
menyebabkan pertumbuhan tanaman budidaya tidak bagus.
KETUA/PETANI
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 08 Maret 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi gejala kekurangan unsur hara pada tanaman
padi
8. PEMECAHAN MASALAH :
✓ pertama kegiatan pemupukan pada lahan tersebut, jika belum dipupuk bisa jadi pertumbuhan
tanaman yang tidak bagus disebabkan oleh kekurangan unsur hara. Pemupukan tidak hanya
dengan pupuk tunggal atau majemuk seperti Phoska tetapi juga kemungkinan pemupukan
organik padat atau pupuk cair karena kebutuhan hara untuk mendukung perkembangan pada
tanaman ada hara makro dan mikro. Untuk mengetahui kekurangan unsur hara bisa
menggunakan PUTS yang ada di BPK (balai Penyuluh Kecamatan), petani bisa menghubungi
penyuluh setempat.
✓ Kedua adalah kondisi pH tanah pada lahan tersebut dengan melakukan test dengan
menggunakan pH tester, tanaman padi tumbuh baik pada pH 6-7 (netral). Jika pH rendah bisa
dinaikkan dengan melakukan pengapuran sedangkan penurunan pH bisa menggunakan belerang.
✓ Ketiga adalah pengamatan di lahan, ada tidaknya hewan atau tumbuhan yang berpotensi
menyebabkan pertumbuhan tanaman budidaya tidak bagus.
KETUA/PETANI
( RIDUAN)
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 13 Maret 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi gejala kekurangan unsur hara pada tanaman
padi
8. PEMECAHAN MASALAH :
✓ pertama kegiatan pemupukan pada lahan tersebut, jika belum dipupuk bisa jadi pertumbuhan
tanaman yang tidak bagus disebabkan oleh kekurangan unsur hara. Pemupukan tidak hanya
dengan pupuk tunggal atau majemuk seperti Phoska tetapi juga kemungkinan pemupukan
organik padat atau pupuk cair karena kebutuhan hara untuk mendukung perkembangan pada
tanaman ada hara makro dan mikro. Untuk mengetahui kekurangan unsur hara bisa
menggunakan PUTS yang ada di BPK (balai Penyuluh Kecamatan), petani bisa menghubungi
penyuluh setempat.
✓ Kedua adalah kondisi pH tanah pada lahan tersebut dengan melakukan test dengan
menggunakan pH tester, tanaman padi tumbuh baik pada pH 6-7 (netral). Jika pH rendah bisa
dinaikkan dengan melakukan pengapuran sedangkan penurunan pH bisa menggunakan belerang.
✓ Ketiga adalah pengamatan di lahan, ada tidaknya hewan atau tumbuhan yang berpotensi
menyebabkan pertumbuhan tanaman budidaya tidak bagus.
KETUA/PETANI
( HAMRANI )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 14 Maret 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi gejala kekurangan unsur hara pada tanaman
padi
8. PEMECAHAN MASALAH :
✓ pertama kegiatan pemupukan pada lahan tersebut, jika belum dipupuk bisa jadi pertumbuhan
tanaman yang tidak bagus disebabkan oleh kekurangan unsur hara. Pemupukan tidak hanya
dengan pupuk tunggal atau majemuk seperti Phoska tetapi juga kemungkinan pemupukan
organik padat atau pupuk cair karena kebutuhan hara untuk mendukung perkembangan pada
tanaman ada hara makro dan mikro. Untuk mengetahui kekurangan unsur hara bisa
menggunakan PUTS yang ada di BPK (balai Penyuluh Kecamatan), petani bisa menghubungi
penyuluh setempat.
✓ Kedua adalah kondisi pH tanah pada lahan tersebut dengan melakukan test dengan
menggunakan pH tester, tanaman padi tumbuh baik pada pH 6-7 (netral). Jika pH rendah bisa
dinaikkan dengan melakukan pengapuran sedangkan penurunan pH bisa menggunakan belerang.
✓ Ketiga adalah pengamatan di lahan, ada tidaknya hewan atau tumbuhan yang berpotensi
menyebabkan pertumbuhan tanaman budidaya tidak bagus.
KETUA/PETANI
( HAIRIL )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 15 Maret 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi gejala kekurangan unsur hara pada tanaman
padi
8. PEMECAHAN MASALAH :
✓ pertama kegiatan pemupukan pada lahan tersebut, jika belum dipupuk bisa jadi pertumbuhan
tanaman yang tidak bagus disebabkan oleh kekurangan unsur hara. Pemupukan tidak hanya
dengan pupuk tunggal atau majemuk seperti Phoska tetapi juga kemungkinan pemupukan
organik padat atau pupuk cair karena kebutuhan hara untuk mendukung perkembangan pada
tanaman ada hara makro dan mikro. Untuk mengetahui kekurangan unsur hara bisa
menggunakan PUTS yang ada di BPK (balai Penyuluh Kecamatan), petani bisa menghubungi
penyuluh setempat.
✓ Kedua adalah kondisi pH tanah pada lahan tersebut dengan melakukan test dengan
menggunakan pH tester, tanaman padi tumbuh baik pada pH 6-7 (netral). Jika pH rendah bisa
dinaikkan dengan melakukan pengapuran sedangkan penurunan pH bisa menggunakan belerang.
✓ Ketiga adalah pengamatan di lahan, ada tidaknya hewan atau tumbuhan yang berpotensi
menyebabkan pertumbuhan tanaman budidaya tidak bagus.
KETUA/PETANI
( HERLI )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 17 Maret 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi gejala kekurangan unsur hara pada tanaman
padi
8. PEMECAHAN MASALAH :
✓ pertama kegiatan pemupukan pada lahan tersebut, jika belum dipupuk bisa jadi pertumbuhan
tanaman yang tidak bagus disebabkan oleh kekurangan unsur hara. Pemupukan tidak hanya
dengan pupuk tunggal atau majemuk seperti Phoska tetapi juga kemungkinan pemupukan
organik padat atau pupuk cair karena kebutuhan hara untuk mendukung perkembangan pada
tanaman ada hara makro dan mikro. Untuk mengetahui kekurangan unsur hara bisa
menggunakan PUTS yang ada di BPK (balai Penyuluh Kecamatan), petani bisa menghubungi
penyuluh setempat.
✓ Kedua adalah kondisi pH tanah pada lahan tersebut dengan melakukan test dengan
menggunakan pH tester, tanaman padi tumbuh baik pada pH 6-7 (netral). Jika pH rendah bisa
dinaikkan dengan melakukan pengapuran sedangkan penurunan pH bisa menggunakan belerang.
✓ Ketiga adalah pengamatan di lahan, ada tidaknya hewan atau tumbuhan yang berpotensi
menyebabkan pertumbuhan tanaman budidaya tidak bagus.
KETUA/PETANI
( MEGA WATI )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 20 Maret 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi gejala kekurangan unsur hara pada tanaman
padi
8. PEMECAHAN MASALAH :
✓ pertama kegiatan pemupukan pada lahan tersebut, jika belum dipupuk bisa jadi pertumbuhan
tanaman yang tidak bagus disebabkan oleh kekurangan unsur hara. Pemupukan tidak hanya
dengan pupuk tunggal atau majemuk seperti Phoska tetapi juga kemungkinan pemupukan
organik padat atau pupuk cair karena kebutuhan hara untuk mendukung perkembangan pada
tanaman ada hara makro dan mikro. Untuk mengetahui kekurangan unsur hara bisa
menggunakan PUTS yang ada di BPK (balai Penyuluh Kecamatan), petani bisa menghubungi
penyuluh setempat.
✓ Kedua adalah kondisi pH tanah pada lahan tersebut dengan melakukan test dengan
menggunakan pH tester, tanaman padi tumbuh baik pada pH 6-7 (netral). Jika pH rendah bisa
dinaikkan dengan melakukan pengapuran sedangkan penurunan pH bisa menggunakan belerang.
✓ Ketiga adalah pengamatan di lahan, ada tidaknya hewan atau tumbuhan yang berpotensi
menyebabkan pertumbuhan tanaman budidaya tidak bagus.
KETUA/PETANI
( HAMLI )
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 21 Maret 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi gejala kekurangan unsur hara pada tanaman
padi
8. PEMECAHAN MASALAH :
✓ pertama kegiatan pemupukan pada lahan tersebut, jika belum dipupuk bisa jadi pertumbuhan
tanaman yang tidak bagus disebabkan oleh kekurangan unsur hara. Pemupukan tidak hanya
dengan pupuk tunggal atau majemuk seperti Phoska tetapi juga kemungkinan pemupukan
organik padat atau pupuk cair karena kebutuhan hara untuk mendukung perkembangan pada
tanaman ada hara makro dan mikro. Untuk mengetahui kekurangan unsur hara bisa
menggunakan PUTS yang ada di BPK (balai Penyuluh Kecamatan), petani bisa menghubungi
penyuluh setempat.
✓ Kedua adalah kondisi pH tanah pada lahan tersebut dengan melakukan test dengan
menggunakan pH tester, tanaman padi tumbuh baik pada pH 6-7 (netral). Jika pH rendah bisa
dinaikkan dengan melakukan pengapuran sedangkan penurunan pH bisa menggunakan belerang.
✓ Ketiga adalah pengamatan di lahan, ada tidaknya hewan atau tumbuhan yang berpotensi
menyebabkan pertumbuhan tanaman budidaya tidak bagus.
KETUA/PETANI
FORMULIR A
LAPORAN PELAKSANAAN
KEGIATAN KUNJUNGAN KELOMPOK/PETANI
1. Penyuluh Pertanian
[Link] /NIP : HORMANSYAH, SP/ 19820216 202221 1 001
[Link]/Golongan : Penata Muda Tk.I / IX
[Link] : PP Pertama
[Link] Kerja : DKPPTPH Kab. Tabalong
2. Dasar Pelaksanaan :
3. Nama Kegiatan : Anjang sana / Tatap Muka
4. Pelaksanaan Kegiatan
[Link] Pelaksaan : 27 Maret 2023
[Link]/Lokasi : Wil Kel Pok
5. Hasil Pekerjaan : Tersampaikannya materi gejala kekurangan unsur hara pada tanaman
padi
8. PEMECAHAN MASALAH :
✓ pertama kegiatan pemupukan pada lahan tersebut, jika belum dipupuk bisa jadi pertumbuhan
tanaman yang tidak bagus disebabkan oleh kekurangan unsur hara. Pemupukan tidak hanya
dengan pupuk tunggal atau majemuk seperti Phoska tetapi juga kemungkinan pemupukan
organik padat atau pupuk cair karena kebutuhan hara untuk mendukung perkembangan pada
tanaman ada hara makro dan mikro. Untuk mengetahui kekurangan unsur hara bisa
menggunakan PUTS yang ada di BPK (balai Penyuluh Kecamatan), petani bisa menghubungi
penyuluh setempat.
✓ Kedua adalah kondisi pH tanah pada lahan tersebut dengan melakukan test dengan
menggunakan pH tester, tanaman padi tumbuh baik pada pH 6-7 (netral). Jika pH rendah bisa
dinaikkan dengan melakukan pengapuran sedangkan penurunan pH bisa menggunakan belerang.
✓ Ketiga adalah pengamatan di lahan, ada tidaknya hewan atau tumbuhan yang berpotensi
menyebabkan pertumbuhan tanaman budidaya tidak bagus.
KETUA/PETANI
( ZULKIFLI )