0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
247 tayangan30 halaman

Contoh RPP Pembelajaran Mendalam

Dokumen ini adalah contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis pembelajaran mendalam yang mencakup identifikasi peserta didik, materi pelajaran, tujuan pembelajaran, dan asesmen. RPP ini juga merinci langkah-langkah pembelajaran, praktik pedagogis, serta refleksi untuk guru dan peserta didik. Selain itu, terdapat lampiran yang menyediakan rubrik penilaian dan asesmen untuk mendukung evaluasi proses pembelajaran.

Diunggah oleh

Widya Puspita
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
247 tayangan30 halaman

Contoh RPP Pembelajaran Mendalam

Dokumen ini adalah contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis pembelajaran mendalam yang mencakup identifikasi peserta didik, materi pelajaran, tujuan pembelajaran, dan asesmen. RPP ini juga merinci langkah-langkah pembelajaran, praktik pedagogis, serta refleksi untuk guru dan peserta didik. Selain itu, terdapat lampiran yang menyediakan rubrik penilaian dan asesmen untuk mendukung evaluasi proses pembelajaran.

Diunggah oleh

Widya Puspita
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Contoh RPP Berbasis Pembelajaran Mendalam

Nama Satuan Pendidikan

Mapel

Kelas

Elemen CP

Alokasi Waktu

Tahun Ajaran

Nama Penyusun

Identifikasi Peserta Didik Identifikasi kesiapan peserta didik sebelum belajar, seperti pengetahuan awal, minat,
latar belakang, dan kebutuhan belajar, serta aspek lainnya

Identifikasi Materi Pelajaran Tuliskan analisis materi pelajaran seperti jenis pengetahuan yang akan dicapai,
relevansi dengan kehidupan nyata peserta didik, tingkat kesulitan, struktur materi, serta
integrasi nilai dan karakter dan lainnya

Dimensi Profil Lulusan (DPL)


DPL1
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME
DPL2
Kewargaan
DPL3
Penalaran Kritis
DPL4
Kreativitas
DPL5
Kolaborasi
DPL6
Kemandirian
DPL7
Kesehatan
DPL8
Komunikasi

DESIAGN PEMBELJARAN

Capaian Pembelajaran Tuliskan capaian pembelajaran sesuai fase

Lintas Disiplin Ilmu Tuliskan disiplin ilmu dan/atau mata pelajaran yang relevan

Tujuan Pembelajaran Tujuan Pembelajaran : Merupakan pernyataan yang merumuskan kompetensi yang
diharapkan dapat dicapai oleh peserta didik setelah menyelesaikan suatu proses
pembelajaran. Tujuan ini mencakup aspek utama, yaitu subjek belajar, pengetahuan
keterampilan atau sikap yang harus dikuasai dengan kata kerja operasional yang
terukur, kondisi atau konteks peserta didik mendemonstrasikan kompetensinya, serta
tingkat pencapaian yang menjadi indikator keberhasilan. Jika lebih dari satu pertemuan
maka tuliskan tujuan pembelajaran setiap pertemuannya

Indikator Ketercapaian Tujuan


Pembelajaran

Topik Pembelajaran Topik Pembelajaran: Tuliskan topik pembelajaran yang relevan dengan capaian dan
tujuan pembelajaran

Praktik Pedagogis Praktik Pedagogis: Model/Strategi/Metode yang ditentukan oleh guru untuk
mencapai tujuan belajar dalam mencapai dimensi profil lulusan. Contoh: pembelajaran
berbasis masalah, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran inkuiri, pembelajaran
kontekstual, dan sebagainya

Mitra Pembelajaran Kemitraan Pembelajaran: Mitra kerjasama untuk berkolaborasi dan berperan dalam
pembelajaran (lingkungan sekolah, lingkungan luar sekolah, masyarakat). Misalnya
guru bidang studi lain, peserta didik lain, orang tua, komunitas, tokoh masyarakat,
dunia usaha dan dunia industri kerja, institusi, atau mitra profesional

Lingkungan Pembelajaran Lingkungan Pembelajaran: Lingkungan pembelajaran yang mengintegrasikan


antara ruang fisik, ruang virtual, dan budaya belajar untuk mendukung pembelajaran
mendalam. Contoh: lingkungan sekolah, Learning Management System (LMS),
dukungan guru untuk meningkatkan keaktifan peserta didik
Pemanfaatan Digital Pemanfaatan Digital: Pemanfaatan teknologi digital menciptakan pembelajaran
yang lebih interaktif, kolaboratif, dan kontekstual. Contoh: perpustakaan digital, forum
diskusi daring, dan penilaian daring

Langkah-Langkah Pembelajaran

Pertemuan Ke 1 ( 2x 40 Menit )

Tujuan Pembelajaran yang dicapai


pada pertemuan Ke 1

Kegiatan Awal (Berkesadaran, AWAL (tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran,
Bermakna dan menggembirakan) bermakna, menggembirakan)

Pembuka dari proses pembelajaran yang bertujuan untuk mempersiapkan


peserta didik sebelum memasuki inti pembelajaran. Kegiatan dalam tahap ini
meliputi orientasi yang bermakna, apersepsi yang kontekstual, dan motivasi
yang menggembirakan

Pada tahap ini, siswa aktif terlibat dalam pengalaman belajar memahami,
mengaplikasi, dan merefleksi. Guru menerapkan prinsip pembelajaran
berkesadaran, bermakna, menyenangkan untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Pengalaman belajar tidak harus dilaksanakan dalam
Kegiatan Inti (berkesadaran ,
bermakna dan menggembirakan)

Memahami Memahami (tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran,


bermakna, menggembirakan)

Mengaplikasikan Mengaplikasi (tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal


berkesadaran, bermakna, menggembirakan)

Merefleksi Merefleksi (tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran,


bermakna, menggembirakan)

Kegiatan Penutup (berkesadaran , PENUTUP (Tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran,
bermakna dan menggembirakan) bermakna, dan menggembirakan)
Tahap akhir dalam proses pembelajaran yang bertujuan memberikan umpan
balik yang konstruktif kepada siswa atas pengalaman belajar yang telah
dilakukan, menyimpulkan pembelajaran, dan siswa terlibat dalam perencanaan
pembelajaran selanjutnya.

Pertemuan Ke 2 ( 2x 40 Menit )

Tujuan Pembelajaran yang dicapai


pada pertemuan Ke 2

Kegiatan Awal (Berkesan, Bermakna)


Memahami

Mengaplikasikan

Merefleksi

Merefleksi (berkesadaran, bermakna)

Refleksi Guru
 Apa yang telah terlaksana
dengan baik dalam
pembelajaran ini?
 Hal-hal apa saja belum terlaksana
dari rencana pembelajaran yang
telah dibuat?
 Bagaimana dengan tingkat
pemahaman peserta didik
terhadap materi pembelajaran?
 Apa yang perlu dilakukan agar
pembelajaran berikutnya bisa
lebih baik?

Refleksi Peserta Didik


 Apa yang telah kamu pelajari hari
ini?
 Bagaimana perasaanmu setelah
belajar PPKn kali ini?
 Apa manfaat yang bisa kamu
peroleh dari pembelajaran ini?
 Setelah mendapat pemahaman
dan pengalaman di atas, apa
yang akan kamu lakukan
selanjutnya?

Penutup (berkesadaran)

Asesmen Pembelajaran  Asesmen pada Awal Pembelajaran


Bukti dan Asesmen Kuis singkat pengetahuan awal tentang
Asesmen pada Proses Pembelajaran
Bukti
 Presentasi , Asesmen proyek
Produk dan usaha murid yang
menunjukkan penguasaan kompetensi  Asesmen pada Akhir Pembelajaran
dan profil lulusan Jurnal Reflektif, Tes Tertulis ( Pilihan Ganda )

Asesmen Asesmen dalam pembelajaran mendalam disesuaikan dengan


1. Asesmen mengukur tujuan assessment as learning, assessment fior learning, dan assessment
pembelajaran. ofi learning. Tentukan metode atau cara yang digunakan secara
2. Asesmen mengukur profil
komprehensif untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta
Lulusan dimensi.
didik. Contoh: Tes tertulis, Tes lisan, Penilaian Kinerja, Penilaian
Proyek, Penilaian Produk, Observasi, Portofolio, Peer Assessment,
Selfi Assessment, penilaian berbasis kelas, dan sebagainya

Kegiatan Pengayaan

Kegiatan Remedial
LAMPIRAN -LAMPIRAN RPP
1. Lampiran Asesmen :
a. Lembar penilaian observasi Presentasi Laporan Hasil Diskusi ( Pertemuan Pertama)
Lembar Pengamatan Penyajian Laporan Hasil DiskusiPetunjuk: Berilah angka dari rentang 1 sampai 4 terhadap tiap peserta
didik dari masing-masing aspek di bawah ini berdasarkan aktivitas penyajian laporan hasil diskusi
Kelas :
Nama Guru Mapel :
No Nama Peserta Aspek yang Diamati
Didik Kerjasama Kejelasan Penggunaan Gaya/sikap Rata – Rata
Tim dalam bahasa anggota
menyampaikan badan
informasi
Rubrik penilaian observasi Presentasi Laporan Hasil Diskusi :

No Aspek Peskoran
1 Kerjasama Tim Skor 4, apabila menunjukkan kerjasama yang sangat kompak
Skor 3, apabila menunjukkan kerjasama yang kompak
Skor 2, apabila menunjukkan kerjasama yang cukup kompak
Skor 1, apabila menunjukkan kerjasama yang kurang kompak
2 Kejelasan dalam Skor 4, apabila informasi disajikan dengan benar, rasional, dan jelas
menyampaikan Skor 3, apabila informasi disajikan dengan benar, rasional, namun tidak jelas
informasi Skor 2, apabila informasi disajikan dengan benar, namun tidak rasional, dan tidak jelas
Skor 1, apabila informasi disajikan tidak benar, tidak rasional, dan tidak jelas
3 Penggunaan bahasa Skor 4, apabila selalu menggunakan bahasa Indonesia sesuai PUEBI
Skor 3, apabila sering menggunakan bahasa Indonesia sesuai PUEBI
Skor 2, apabila kadang-kadang menggunakan bahasa Indonesia sesuai PUEBI
Skor 1, apabila tidak pernah menggunakan bahasa Indonesia sesuai PUEBI
4 Gaya/ sikap anggota Skor 4, apabila selalu menunjukkan sikap badan yang baik dan percaya diri
badan Skor 3, apabila sering menunjukkan sikap badan yang baik dan percaya diri
Skor 2, apabila kadang-kadang menunjukkan sikap badan yang baik dan percaya diri
Skor 1, apabila tidak pernah menunjukkan sikap badan yang baik dan percaya diri
b. Lembar Tes Akhir Pembelajaran ( Sumatif Tes) ( Pertemuan Pertama)

Nama :
Kelas :
No absen:

Asesmen Sumatif ( Pilihan Ganda )


Soal
Petunjuk: Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan melingkari A, B, C, atau D pada
lembar jawaban yang tersedia !
1. Kita harus berperilaku berdasarkan sikap dan perbuatan sesuai norma yang berlaku. Berikut ini perilaku yang
sesuai norma adalah…
A. membuat lelucon dari kondisi fisik teman agar anggota kelas terhibur
B. aktif menghubungi guru lewat pesan pribadi untuk meminta tugas
C. menghindar dari piket pagi karena letak rumah jauh dari sekolah
D. memeriksa kebenaran berita sebelum membagikan di media sosia

2. Perhatikan gambar di bawah ini

Gambar siswa sedang Mencontek Hasil


kerja Temannya

Sumber: [Link]

Pernyataan yang tepat berkaitan dengan gambar di atas adalah…


A. perilaku tersebut tidak sesuai dengan aturan norma kesusilaan
B. perilaku yang tampak tidak bertentangan dengan norma agama
C. orang yang melakukannya dapat dihukum penjara
D. ajaran norma kesopanan tidak melarang perilaku yang dimaksud

3. Dibawah ini contoh perilaku sesuai norma di lingkungan keluarga adalah…


A. membantu adik agar mendapat penghargaan dari orangtua
B. menanamkan persaudaraan di antara anggota keluarga
C. selalu memuji anggota keluarga ketika menceritakan pada orang lain
D. meminta hadiah kepada orang tua ketika menjadi juara kelas
4. Kita harus berperilaku sesuai norma yang berlaku. Hal itu karena perilaku demikian memiliki arti penting, yaitu…
A. menciptakan kerukunan antar sesama
B. mencapai keinginan segilintir orang
C. menghilangkan perbedaan dengan orang lain
D. mendorong satu golongan menguasai golongan lainnya

5. Perhatikan dengan seksama gambar berikut!

Gambar siswa – siswa mengendara motor


dengan berbonceng tiga di jalan raya

Sumber: [Link]

Perilaku di atas tidak patut ditiru, sebab akan menimbulkan dampak. Salah satunya adalah…
A. meningkatkan solidaritas antarteman
B. menimbulkan kenyamanan pengguna jalan
C. membahayakan diri sendiri dan orang lain
D. merusak kerapian rambu-rambu lau lintas

Kunci Jawaban dan Rubrik

No No Jawaban Penskoran No Jawaban Penskoran


Jawaban
Penskora
n
1 D Tiap jawaban benar, skor 20
2 A Skor maksimum, 20 X 5 = 100
3 B
4 A
5 C
c. Rubrik Asesmen Proyek Pelaporan Studi Kasus (Pertemuan ke-2)
Kriteria Penilaian
No. Indikator Penilaian Kurang Cukup Baik Sangat Baik
(1 poin) (2 poin) (3 poin) (4 poin)
1 Mengajukan Masalah yang Masalah yang dipilih Masalah yang Masalah yang dipilih
Permasalahan dipilih tidak relevan tetapi dipilih relevan relevan dan
( mengidentifikasi dan relevan dangkal/umum tetapi menunjukkan inovasi
menganalisis dampak menunjukkan
contoh praktik perilaku inovasi
yang taat dan tidak sesuai
norma pada berbagai
kehidupan
2 Mengajukan Solusi Menyebutkan
Menyebutkan solusi
solusi tetapi
Menyebutkan solusi dengan benar dan Menyebutkan solusi
kurang tepat,
dengan benar dan menghasilkan ide dengan benar dan
dan tidak sesuai
hanya berupa proyek yang menghasilkan ide
dengan
kombinasi ide-ide dikombinasikan proyek yang benar-
permasalahan
yang sudah ada dengan ide-ide benar baru (Penalaran
dan tujuan
(Penalaran kritis) yang sudah ada kritis)
(Penalaran
(Penalaran kritis)
kritis)
3 Menyusun cara kerja Jadwal, Terdapat jadwal untuk Terdapat jadwal Terdapat jadwal untuk
proyek pembagian pelaksanaan proyek, yang untuk pelaksanaan proyek,
tugas kurang setiap anggota pelaksanaan setiap anggota
tergorganisasi memiliki tugas yang proyek, setiap memiliki tugas yang
(nilai kolaborasi seimbang dan kurang anggota memiliki seimbang dan sangat
dan komunikasi jelas (nilai kolaborasi tugas yang jelas (nilai kolaborasi
yang dilihat dari dan komunikasi yang seimbang dan dan komunikasi yang
pembagian dilihat dari cukup jelas (nilai dilihat dari
tugas) pembagian tugas) kolaborasi dan pembagian tugas)
komunikasi yang
dilihat dari
pembagian
tugas)tugas)
4 Menjelaskan konsep Menjelaskan konsep Menjelaskan Menjelaskan konsep
perilaku yang sesuai perilaku yang sesuai konsep perilaku perilaku yang sesuai
norma dan aplikasinya norma dan aplikasinya yang sesuai norma norma dan aplikasinya
dalam berbagai kehidupan dalam berbagai dan aplikasinya dalam berbagai
yang digunakan dalam konteks kehidupan dalam berbagai konteks kehidupan
proyek (tidak ada poin 1) yang digunakan dalam konteks kehidupan yang digunakan dalam
pembuatan proyek yang digunakan pembuatan
dengan penjelasan dalam pembuatan [Link]
yang sukup jelas dan proyek dengan dengan penjelasan
cukup tepat penjelasan yang yang sangat jelas dan
jelas dan tepat sangat tepat
5 Menyebutkan dampak Menyebutkan tiga
yang dihasilkan dari proyek Menyebutkan dua dampak yang
Menyebutkan satu
yang dibuat dari berbagai dampak yang dihasilkan proyek yang
(tidak ada poin 1) dampak dari proyek
bidang dihasilkan dari dibuat misalnya dari
yang dihasilkan.
proyek segi sosial, ekonomi
dan lingkungan
7 Presentasi Hasil Proyek Menggunakan Menggunakan media Menggunakan media Menggunakan media
media yang diolah yang diolah secara diolah kurang menarik yang diolah secara
kurang menarik menarik (kreatif), namun (kreatif), dengan menarik (kreatif), dengan
(kreatif), dan penjelasan proyek kurang penjelasan proyek penjelasan proyek yang
penjelasan proyek lengkap yang lengkap lengkap
kurang lengkap
d. Lembar Asesmen Mempraktikkan Perilaku Sesuai Norma Melalui Pementasan Sosiodrama/Teater .
Pertemuan Ke 2

Kelas : …..
Tanggal Asesmnen : ……

Petunjuk: Berilah angka dari rentang 1 sampai 4 pada tiap peserta didik dari masing-masing aspek di bawah ini
berdasarkan kelengkapan dan pelaksanaan pementasan sosiodrama/teater
No Nama Kelengkapan Pelaksanaan Rata-
Peserta rata
Didik Skor
Naskah Kostum Properti Kesesuaian Ekspresi Kejelasan Intonasi
Drama penampilan /mimik pelafalan suara
dengan muka
naskah
1
2
3
dst

32
Rubrik Asesmen Mempraktikkan Perilaku Sesuai Norma Melalui Pementasan Sosiodrama/teater
No Aspek Peskoran
Kelengkapan
1 Konten Naskah Skor 4, apabila naskah drama sangat sesuai dengan topik
Drama Skor 3, apabila naskah drama sesuai dengan topik
Skor 2, apabila naskah drama cukup sesuai dengan topik
Skor 1, apabila naskah drama kurang sesuai dengan topik
2 Kostum Skor 4, apabila kostum sangat sesuai dengan karakter tokoh
Skor 3, apabila kostum sesuai dengan karakter tokoh
Skor 2, apabila kostum cukup sesuai dengan karakter tokoh
Skor 1, apabila kostum kurang sesuai dengan karakter tokoh
3 Properti Skor 4, apabila properti beragam dan sangat sesuai situasi
Skor 3, apabila properti cukup beragam dan sesuai situasi
Skor 2, apabila properti sejumlah 2-3 dan cukup sesuai situasi
Skor 1, apabila properti sejumlah 1 dan cukup sesuai situasi
Pelaksanaan
4 Kesesuaian Skor 4, apabila penampilan sangat sesuai dengan naskah
penampilan Skor 3, apabila penampilan sesuai dengan naskah
dengan Skor 2, apabila penampilan cukup sesuai dengan naskah
naskah Skor 1, apabila apabila penampilan kurang sesuai dengan naskah
5 Ekspresi Skor 4, apabila ekspresi/mimik muka sangat sesuai karakter tokoh
/mimik Skor 3, apabila ekspresi/mimik muka sesuai karakter tokoh
muka Skor 2, apabila ekspresi/mimik muka cukup sesuai karakter tokoh
Skor 1, apabila ekspresi/mimik muka kurang sesuai karakter tokoh
6 Kejelasan Skor 4, apabila kalimat dialog diucapkan sangat jelas
pelafalan Skor 3, apabila kalimat dialog diucapkan dengan jelas
Skor 2, apabila kalimat dialog diucapkan cukup jelas
Skor 1, apabila kalimat dialog diucapkan kurang jelas
7 Intonasi Skor 4, apabila inotasi suara sangat tepat dan wajar
suara Skor 3, apabila inotasi suara tepat dan wajar
Skor 2, apabila inotasi suara cukup tepat dan wajar
Skor 1, apabila inotasi suara kurang tepat dan waja

b. Lampiran LKPD pertemuan ke -1


Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

Kelompok : ___
Anggota : _____________________________ ______________________
_____________________________ ______________________
_____________________________ ______________________
Petunjuk:
1. Berkumpullah dengan rekan kelompok kalian!
2. Lakukan instruksi dalam aktivitas belajar di bawah ini bersama rekan kalian!
3. Selamat bekerja!

Peristiwa Pertama
Dengan Prokes Ketat, 256 Siswa SMPN 4 Purworejo Ikuti Ujian Sekolah
[Link] – Sebanyak 256 siswa kelas IX SMP N 4 Purworejo, mengikuti ujian sekolah, yang
dilaksanakan selama enam hari, dari Senin (19/04/2021) hingga Sabtu (24/04/2021). “Dalam ujian
sekolah yang dilaksanakan secara luring ini, kita mengedepankan protokol kesehatan secara ketat,”
jelas Drs Eko Partono, [Link], Kepala SMPN 4 Purworejo, Senin (19/04/2021).

Siswa, ujar Eko, wajib memakai masker. Saat memasuki sekolah, di pintu gerbang siswa diukur suhu
tubuhnya. Sebelum masuk kelas, siswa wajib mencuci tangan menggunakan sabun pada tempat yang
sudah disediakan. Dalam sehari, kecuali hari Jum’at, ada dua mata pelajaran yang diujikan yang
terbagi dalam dua sesi.

Setelah sesi pertama selesai, saat istirahat seluruh ruang ujian disterilkan dengan menyemprotkan
Disinfektan. “Satu ruangan berisi 16 siswa. Jadi ada 16 ruangan yang kita persiapkan dalam ujian
sekolah ini,” kata Eko, yang didampingi Enang Kuncoro, SPd, selalu Waka Kurikulum. Pada hari
pertama pelaksanaan ujian sekolah di SMPN 4 Purworejo ini, sempat dimonitoring oleh Dewan
Pendidikan Kabupaten Purworejo, yang diwakili oleh Prabantoro, MM.

“Alhamdulillah, pelaksanaan hari pertama ujian sekolah ini sukses dan lancar,” ujarko. (Jon)

Sumber: [Link] ikuti-ujian-sekolah/ (dengan beberapa perubahan

Peristiwa Kedua
Kasus Bullying di Cilacap, 4 Anak Pelaku Perundungan Ditangkap, Korban Tak Hanya 1
[Link] Empat anak pelaku perundungan terhadap anak lainnya di Cilacap, Jawa Tengah,
akhirnya menjadi tersangka. Kapolres Cilacap AKBP Dery Agung Wijaya mengatakan, keempat
tersangka berjenis kelamin perempuan itu merupakan pelajar salah satu SMP di Kabupaten Cilacap.
"Korban dan pelaku satu sekolah, tapi beda kelas, salah satu pelaku ada yang sudah alumni. Semuanya
masih di bawah umur," kata Dery saat ungkap kasus di Mapolres Cilacap, Kamis (7/1/2021). Derry
mengatakan, polisi tidak menahan keempat tersangka, karena seluruhnya masih di bawah umur,
sehingga dengan pengawasan orang tua.

"Sampai saat ini kita masih melakukan upaya mediasi, kami libatkan Balai Pemasyarakatan (Bapas),
sekokah, keluarga dan lain-lain yang terkait, dan saat ini masih berlangsung," ujarnya. Derry
mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan jumlah korban perundungan ternyata tidak hanya
satu orang.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video perundungan terhadap seorang anak perempuan beredar luas
di media sosial. Dalam unggahan video di sebuah akun Instagram tampak beberapa perempuan
melakukan kekerasan terhadap seorang anak hingga menangis. Dalam keterangan video disebutkan
peristiwa terjadi di Jalan Pemintalan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. ([Link]/Fadlan Mukhtar
Zain)
Sumber: [Link] cilacap-4-anak-pelaku-perundungan-
ditangkap-korban-tak-hanya-1 (dengan beberapa perubahan)

No Tahapan Pembelajaran Hasil


1. Aktivitas 1
Orientasi pada Masalah
Cermatilah masalah pada dua
peristiwa di atas!
2. Aktivitas 2 1. Pembagian tugas dalam mencari data/informasi
Pengaturan Belajar Diskusikan
tentang tata cara kalian a. Menyimak materi lewat video pembelajaran
bekerja kelompok dalam ………………………………………………………………………………………………………
menyelesaikan masalah, ………………………………………………………………………………………………………
menyangkut: ………………………………………………………………………………………………………
1. Pembagian tugas dalam ………………………………………………………………………………………………………
mencari data/informasi; ………………………………………………………………………………………………………
2. Bahan, sumber, dan alat yang
diperlukan b. Menyimak materi menggunakan buku
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………

c. Mencari informasi tambahan dari internet


………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
d. Mencari informasi dari buku lain
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
2. Bahan, sumber, dan alat yang diperlukan
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………

3. Aktivitas 3
Penyelidikan Individu dan Kelompok
Carilah data/informasi dari buku, video pembelajaran, internet, atau sumber lain yang
sesuai sebagai bahan diskusi.
[Link] 4 1. Apa masalah yang tersaji pada kedua peristiwa tersebut?
Mengembangkan dan ………………………………………………………………………………………………………
Menyajikan Hasil Karya ………………………………………………………………………………………………………
1. Kajilah masalahtersebut ………………………………………………………………………………………………………
dengan menjawab pertanyaan ………………………………………………………………………………………………………
di samping; ………………………………………………………………………………………………………
2. Gunakan berbagai sumber ………………………………………………………………………………………………………
untuk memecahkann ya ………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
2. Identifikasilah manakah peristiwa yang menunjukkan
perilaku sesuai norma dan mana yang tidak menaati norma?
Kemukakan alasannya
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
3. Berdasarkan dua peristiwa di atas, apa arti penting perilaku
sesuai norma?
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
4. Lalu, apa dampak dari perilaku tidak taat norma?
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
[Link] contoh lain perilaku sesuai norma dalam berbagai
lingkungan kehidupan!
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
[Link] 5
Menganalisis dan Mengevaluasi Pemecahan Masalah
Presentasikan hasil diskusi kalian untuk mendapat tanggapan dari kelompok lain.
Selanjutnya buat kesimpulan dari masukan kelompok lain!

Lampiran LKPD pertemuan ke -2

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)


Petunjuk:
1. Berkumpullah dengan rekan kelompok kalian!
2. Lakukan instruksi dalam aktivitas belajar di bawah ini bersama rekan kalian, terkait kegiatann
pementasan sosiodrama!
3. Tulis hasilnya di tabel berikut ini!
4. Jika menemui kesulitan dalam perencanaan ini mintalah bantuan kepada guru PPKn kalian, atau guru
lain serta anggota keluarga yang dapat membantu!
5. Selamat bekerja!

No Jenis Aktivitas Instruksi


1. Persiapan Naskah Tentukan satu persitiwa atau cerita menarik yang akan dijadikan naskah sosiodrama
berdasarkan tema “Perilaku Sesuai Norma”! naskah sosiodrama berdasarkan tema “Perilaku
Sesuai Norma”!
Rumuskan garis besar isi cerita

Rumuskan alur cerita (berisi pengenalan tokoh, konflik, dan penyelesaian


cerita)

Kembangkan cerita menjadi cerita yang utuh! Buat dialog tiap tokoh dari
cerita tersebut! (Gunakan kertas lain, jika tabel ini tidak mencukupi!

2. Persiapan Tentukan kostum/pakaian dari tiap tokoh dan tuliskan bagaimana


perlengkapan pengadaannya!
Contoh:
1. Tokoh pengemis (pakaian sobek/berlubang, topi usang) Pengadaannya:
memanfaatkan baju tidak terpakai di rumah
Tentukan property/baranng-barang/benda yang sesuai tempat peristiwa
dan tuliskan bagaimana pengadaannya!
Contoh:
1. Dialog di jalan raya (sepeda motor, mobil, tiang listrik) Pengadaannya:
dibuat sendiri memanfaatkan kardus dan bahan
lain yang dapat didaur ulang

Tentukan apakah diperlukan musik/efek suara yang sesuai tempat


peristiwa dan tuliskan bagaimana pengadaannya!
Contoh:
1. Tempat kejadian di jalan (suara kebisingan lalu lintas)
Pengadaannya: direkam sendiri menggunakan HP

Tentukan kapan latihannya akan diadakan dalam tempo satu minggu.


Tuliskan berapa kali latihan dan di mana!
c. Lampiran Materi Pembelajaran

Materi Pembelajaran pada Pertemuan Ke -1

Perilaku Sesuai Norma

Seperti yang sudah kita pelajari sebelumnya, di sekitar kita ada berbagai macam norma. Norma-norma
tersebut mengarahkan individu serta masyarakat berperilakumenurut aturan tertentu di dalamnya. Tujuannya
agar tercipta ketertiban, keteraturan,serta kenyamanan bersama. Oleh karena itu kita wajib menunjukkan
ketaatan pada norma. Ketaatan berarti kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Hendaknya
kepatuhanberasal dari kesadaran diri akan tanggung jawab sebagai warga negara yang baik, dan bukan
karena takut dikenakan [Link] di atas harus dibiasakan sejak dini, sehingga lambat laun akan
menjadi kebiasaan dan membudaya. Bisa kalian bayangkan seandainya setiap orang memiliki kesadaran yang
dimaksud, maka akan terjalan hubungan yang positif antar individu. Lebih jauh lagi akan mengantarkan
masyarakat, bangsa, dan negara pada tingkat keadaban yang luhur.

Terkait hal di atas, kita perlu membina sikap dan budaya berikut ini:
a. Budaya malu, yaitu merasa malu jikamelanggar aturan. Contohnya malujika tidak berseragam sesuai
aturansekolah.
b. Budaya tertib, yaitu membiasakanteratur dan rapi sesuai aturanimanapun berada.
Contohnyamelaksanakan upacara benderasesuai aturan disiplin.
c. Budaya bersih, yaitu membiasakandiri untuk menjaga kebersihan baikdalam arti bersih secara fisik,
maupunbersih secara batin. Dalam arti fisikbudaya bersih terwujud dalamkebiasaan membuang sampah
padatempatnya. Selanjutnya menjaga keamanah dan jujur adalah bagian daribersih secara batin.
(Saputra dan Aa Nurdiaman, 2017)

Kalian tentu berpandangan jika kedua gambar di atas memiliki perbedaan yang sangat kontras terkait
perilaku sesuai norma. Ya, pandangan kalian tersebut tidak salah. Gambar sebelah kiri (perilaku A) merupakan
perilaku yang sesuai,norma. Coba diingat kembali pelajaran pertemuan sebelumnya, sesuai aturan norma
apakah perilaku yang tampak? Tepat sekali jika kalian menjawab aturan norma kesusilaan. Menolong orang
lain yang membutuhkan adalah panggilan hati nurani. Orang yang mengabaikan atau tidak
melaksanakannya, akan diikuti perasaan bersalah. Hal itu berlaku pada tiap manusia. Selanjutnya gambar
kedua (perilaku B) adalah contoh perilaku yang tidak patut ditiru. Mengapa? Karena sikap sang anak tidak
menunjukkan kesopanan pada orang yang lebih tua. Tentu saja hal itu tidak sesuai aturan norma kesopanan.
Meskipun kriteria kesopanan berbeda di tiap daerah/negara, namun kita tetap menghormatinya. Jika tidak
akan mendapat celaan dari orang lain. Kita wajib mengembangkan perilaku sesuai norma di berbagai
lingkungan kehidupan. Berikut di antaranya:
a. Di lingkungan keluarga
1. Mengingatkan anggota keluarga berdo’a sebelum beraktivitas
2. Membantu merawat dan membersihkan rumah
3. Menyelesaikan permasalahan keluarga dengan musyawarah
b. Di lingkungan sekolah
1. Mengerjakan tugas-tugas sekolah dengan baik
2. Mendukung pelaksanaan program sekolah
3. Menolak keras tindakan perundungan (bullying) di sekolah
c. Di Lingkungan masyarakat
1. Mengikuti kegiatan keagamaan sesuai agama yang dianut
2. Tidak membuat kegaduhan yang mengganggu orang lain
3. Melaksanakan aturan kesopanan yang berlaku di masyarakat
d. Di kehidupan berbangsa dan bernegara
1. Ikutserta menggalang dana untuk korban bencana
2. Memanfaatkan dengan bijak media sosial dalam bertukar informasi
3. Menghormati perbedaan yang dimiliki bangsa Indonesia

Arti Penting Perilaku Sesuai Norma


Di atas, kita sudah membahas contoh-contoh perilaku sesuai norma. Perilaku dimaksud memiliki arti
penting. Misalnya kita ambil contoh membantu merawat dan membersihkan rumah. Orang tua tentu merasa
senang karena pekerjaannya menjadi lebih ringan. Mereka akan merasa lebih dihargai/dihormati. Sehingga
akan menciptakan hubungan yang harmonis di keluarga. Suasana akan tenang, damai, dan saling mengasihi.
Selanjutnya perilaku memanfaatkan media sosial dengan bijak akan membawa arti positif. Bijak berarti selalu
menggunakan akal budi, pandai, mahir ([Link]). Seseorang yang bijak, akan menggunakan media sosial
secara positif. Misalnya dalam menambah pertemanan, bertukar informasi yang positif, dan bahkan mampu
memilah mana hal yang pantas dibagikan dan mana yang tidak. Dengan menerapkan perilaku ini, ancaman
berita bohong (hoax) yang saat ini meresahkan dan memancing perseteruan akan mampu dihambat
penyebarannya. Sehingga perilaku bijak tersebut dalam menjaga persatuan dan kesatuan dalam masyarakat,
bangsa, dan negara. Ada banyak manfaat/arti penting kita berperilaku sesuai norma. Kalian bisa menelusuri dari
sumber-sumber lainnya.

Dampak Perilaku Tidak Sesuai Norma


Perilaku tidak sesuai norma akan menimbulkan dampak buruk. Misalnya tindakan seseorang yang tidak
menghormati adat/budaya yang berlaku di suatu daerah. Hal ini dapat menimbulkan kecurigaan bahkan sakit
hati masyarakatnya. Jika tidak ditangani dengan baik, situasi tersebut dapat menyulut pertikaian (konflik).
Keadaan demikian akan merusak rasa persaudaraan, kekeluargaan. Keadaan tidak nyaman seperti itu akan
mengganggu kenyamanan, ketertiban, dan keamanan bersama. Aktivitas masyarakat tidak akan berjalan
dengan lancar. Begitu pula kegiatan-kegiatan kemasyarakatan akan tersendat pelaksanaannya. Telusuri
sumber lain untuk mengungkap dampak lain perilaku tidak sesuai norma.

Materi Pembelajaran pada Pertemuan Ke -2

Mempraktikkan Perilaku Sesuai Norma

Perilaku sesuai norma harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari kita, agar pemahaman terkait norma
menjadi lebih bermanfaat. Perilaku tersebut dapat dipraktikkan melalui pembelajaran yang menyenangkan.
Misalnya model sosiodrama.
Apa itu sosiodrama?
Sosiodrama adalah bentuk pendramatisan peristiwa-peristiwa kehidupan sehari-hari yang terjadi dalam
masyarakat (Waluyo, dalam Dinar dan Latifa, 2019). Artinya kalian akan memerankan karakter tokoh tertentu
dari cerita drama yang dibuat. Selanjutnya cerita drama tersebut dibuat berdasarkan kejadian sehari-hari,
dengan mengacu pada materi pembelajaran kita, yaitu mempraktikkan perilaku sesuai norma.
Bagaimana, sangat menarik sekali, bukan?
Bagaimana agar pembelajaran melalui sosiodrama dapat berjalan dengan baik? Berikut hal-hal yang harus
dilakukan
1. Tahap persiapan
Adapun kegiatan dalam tahap ini antara lain:
Persiapan naskah, meliputi:
Mempersiapkan peristiwa/cerita menarik yang akan diperagakan dan disesuaikan dengan materi
pembelajaran. Misalnya untuk pertemuan kali ini kita mempelajari perilaku sesuai norma, maka peristiwa/cerita
harus berhubungan dengan materi tersebut. Siswa yang lebih mementingkan bermain game dibanding
belajar, warga yang tidak mau mengindahkan larangan membuang sampah sembarangan, pemuda yang tidak
taat aturan lalu lintas adalah cerita-cerita menarik yang dapat diangkat dalam sosiodrama.
1. Tentukan isi cerita.
2. Tentukan alur cerita, yang terdiri dari pengenalan tokoh, permasalahan (konflik), dan penyelesaian cerita.
3. Kembangkan kerangka menjadi cerita yang utuh. Agar lebih terarah, buatlah dialog tiap tokoh pada
masing-masing alur.
4. Lakukan perbaikan jika masih ada kekurangan pada naskah. ([Link]
langkah-penulisan-naskah- [Link])
2. Persiapan perlengkapan:
1. Tentukan kostum/pakaian yang sesuai dari tiap tokoh cerita. Tokoh karakter siswa akan berbeda
pakaiannya dengan tokoh petani, guru, dan lain-lain.
2. Tentukan properti/barang-barang yang sesuai latar/tempat cerita terjadi. Latar cerita di kelas, tentu ada
meja siswa, meja guru, tas siswa, buku dan lain-lain.
3. Properti untuk benda-benda yang sulit dibawa di ruangan, seperti mobil, motor, bangunan, pohon dan
lain-lain, dibuat menggunakan bahan daur ulang, dengan meniru bentuk aslinya.
4. Persiapkan musik/suara pengiring jika memungkinkan.
5. Persiapan latihan, latihan dialog serta latihan perpindahan latar cerita, penting sekali agar sosiodrama
yang ditampilkan menjadi lebih baik.

3. Tahap permainan sosiodrama


Lakukan pementasan sosiodrama sesuai naskah dan alur yang telah dibuat, serta waktu yang ditentukan guru.
Selama pementasan satu kelompok, kelompok lain menyimak dengan cermat, serta menjadikannya sebagai
bahan evaluasi bagi kelompoknya.
4. Refleksi
Setelah pementasan selesai. Lakukan diskusi bersama guru dan antar kelompok. Diskusi tersebut berupa
tanggapan, pendapat, dan kesimpulan untuk mendapatkan umpan balik yang konstruktif untuk penigkatan
dan perbaikan selanjutnya.
***

Anda mungkin juga menyukai