MATRIX TRAINING PT.
ADIKARI WISESA INDONESIA
(HR DEPARTMENT)
Kategori Peserta Kategori Materi Kategori Pelatihan Kode Modul
P1 Seluruh Karyawan Modul 1 Company Values General M1.001.012.2024
P2 Technical Personnel Modul 2 Maintenance Excellence Technical M2.001.012.2024
P3 Engineer / Analyst Modul 3 Maintenance Expert Advanced M3.001.012.2024
Judul Sasaran Deskripsi Kategori Sasaran Tujuan Pelatihan Outline Keterampilan Metode Kode Modul Durasi
Pelatihan Project Pelatihan Peserta yang
diharapkan
Adikari All Pengenalan dan penanaman nilai inti-inti General P1 1. Karyawan mampu 1. Sejarah PT. Adikari Wisesa Indonesia Employee Ceramah, M1.001.012.2024 30-60
Wisesa Values Project budaya perusahaan kepada karyawan baru memahami dan 2. Visi misi serta Tujuan Perusahaan Engagement, Diskusi Menit
guna menciptakan budaya kerja yang menerapkan nilai-nilai 3. Company Culture Loyallitas
solid, harmonis, dan produktif serta perusahaan. 4. Core Values
Memahami dan mengimplementasikan 2. Membangun budaya 5. Industri & Lokasi Bisnis
Company Values. kerja yang selaras 6. Struktur Organisasi
dengan visi, misi, dan
nilai-nilai perusahaan.
Basic All Maintenance (perawatan) merupakan Technical P1, P2, 1. Personel mampu 1. Definisi Maintenance Pemahaman Ceramah, M2.001.012.2024
Maintenance Project elemen kunci dalam menjaga keandalan, P3 memahami dengan baik 2. Fungsi dan Pentingnya Maintenance dasar konsep Diskusi
- RCM efisiensi, dan produktivitas suatu sistem terkait Konsep Dasar 3. Parameter dan Indikator Maintenance
atau peralatan. Berbagai filosofi Maintenance Maintenance
maintenance telah dikembangkan untuk 2. Mengurangi Resiko 4. Pola Pikir Maintenance: Proaktif vs
memastikan bahwa aset industri berfungsi Kegagalan dalam Reaktif.
secara optimal dengan biaya yang efisien. pekerjaan 5. Jenis-jenis Maintenance (Preventive,
3. Membangun Budaya Predictive, Corrective).
Maintenance yang
Proaktif
Pentingnya All Menjelaskan kebutuhan Maintenance Technical P2, P3 1. Memahami alasan 1. Faktor keselamatan (Safety). Analisis Resiko Ceramah M2.002.012.2024
Maintenance Project dalam konteks keselamatan, lingkungan, pentingnya 2. Dampak Maintenance terhadap dan Efisiensi
- RCM dan efisiensi biaya. Maintenance. lingkungan.
2. Mampu 3. Efisiensi biaya melalui Maintenance.
mengidentifikasi
Judul Sasaran Deskripsi Kategori Sasaran Tujuan Pelatihan Outline Keterampilan Metode Kode Modul Durasi
Pelatihan Project Pelatihan Peserta yang
diharapkan
dampak jika
Maintenance tidak
dilakukan.
Total All TPM (Total Productive Maintenance) Technical P2, P3 1. Memahami konsep 1. Filosofi TPM & Konsep dasar serta Pemahaman Ceramah, M2.003.012.2024
Productive Project adalah metode perawatan yang Dasar TPM dan RCM. mengapa perlu TPM langkah dasar Diskusi
Maintenance melibatkan seluruh organisasi untuk 2. Mampu 2. Organisasi dan 8 Pilar TPM TPM dan RCM,
(TPM) & meningkatkan efisiensi peralatan, mengidentifikasi peran 3. The rule of TPM Penerapan
Reliability mencegah kegagalan, dan meningkatkan tim dalam pelaksanaan 4. Manfaat TPM checklist dan
Centered produktivitas melalui pemeliharaan Maintenance. 5. Penerapan TPM inspeksi
Maintenance proaktif dan kolaborasi lintas fungsi. 3. Mampu menerapkan 6. Konsep Dasar RCM sederhana
(RCM) - RCM Sedangkan RCM (Reliability Centered langkah-langkah dasar 7. Latar Belakang RCM
Maintenance) adalah proses sistematis dalam TPM dan RCM. 8. Fungsi RCM
untuk menentukan perawatan yang tepat 4. Mampu 9. Moda Kegagalan
berdasarkan analisis kegagalan, dengan mengidentifikasi suatu 10. Teknik inspeksi sederhana.
fokus pada keandalan peralatan dan kerusakan pada sebuah 11. Hubungan TPM dan RCM
memprioritaskan kegiatan pemeliharaan equipment. 12. Implementasi checklist Maintenance.
yang paling kritis. Advanced P3 1. Memberikan 1. Pengukuran OEE Analisis OEE, Ceramah, M3.001.012.2024
TPM mampu membangun budaya kerja pemahaman dan 2. Analisis data MTBF (Mean Time Strategi Diskusi,
dan keterlibatan karyawan dalam keterampilan untuk Between Failures) dan MTTR (Mean Maintenance Studi
pemeliharaan, sementara RCM mengidentifikasi akar Time To Repair). Proaktif Kasus
menggunakan pendekatan berbasis data masalah dalam 3. Prinsip RCM: Apa, Mengapa, dan
untuk meningkatkan efisiensi dan kegagalan equipment. Bagaimana.
keandalan peralatan. 2. Memberikan 4. Definisi dan Tujuan FMEA
Judul Sasaran Deskripsi Kategori Sasaran Tujuan Pelatihan Outline Keterampilan Metode Kode Modul Durasi
Pelatihan Project Pelatihan Peserta yang
diharapkan
pendekatan sistematis 5. Komponen Utama FMEA
dalam melakukan RCA 6. Proses FMEA: Identifikasi masalah
untuk permasalahan umum, Analisis Mode Kegagalan,
kompleks dalam operasi Dampak, dan Penyebab.
peralatan. 7. Definisi & Tujuan RCA
8. Prinsip RCA
9. Tools RCA (Fishbone, Fault Tree
Analysis, dll)
10. Proses RCA & Studi Kasus
Preventive All Preventive Maintenance merupakan Technical P2, P3 1. Memahami tujuan dari 1. Definisi dan tujuan Preventive Melaksanakan Ceramah, M2.003.012.2024
Maintenance Project strategi perawatan rutin yang terjadwal preventive Maintenance. PM yang efektif diskusi
(PM) - RCM untuk memastikan peralatan atau aset maintenance. 2. Prosedur dasar PM untuk berbagai dan efisien
tetap berfungsi normal sesuai dengan 2. Mengetahui jadwal jenis peralatan.
fungsinya. Tujuan utama dari PM pemeliharaan yang 3. Peralatan dan bahan yang
(Preventive Maintenance) adalah diperlukan. dibutuhkan untuk PM.
memaksimalkan umur peralatan atau 3. Mengidentifikasi tugas- 4. Jadwal dan pengelolaan Preventive
asset dan mencegah unplanned downtime tugas spesifik dalam PM. Maintenance.
pada proses produksi. Advanced P3 1. Mampu menyusun 1. Pemilihan peralatan kritis yang Penyusunan Ceramah, M3.002.012.2024
rencana preventive memerlukan Preventive rencana PM diskusi,
maintenance berbasis Maintenance. berbasis data Studi
data dan analisis FMEA. 2. Jadwal dan frekuensi Preventive analisis Kasus
2. Mampu menerapkan Maintenance.
analisis keandalan 3. Evaluasi dan pemantauan hasil
Judul Sasaran Deskripsi Kategori Sasaran Tujuan Pelatihan Outline Keterampilan Metode Kode Modul Durasi
Pelatihan Project Pelatihan Peserta yang
diharapkan
dalam perencanaan PM. Preventive Maintenance.
3. Mampu Mengelola dan 4. Dampak PM terhadap operasi dan
memantau jadwal PM. biaya.
Predictive All Predictive Maintenance (PdM) adalah Technical P2, P3 1. Memahami prinsip 1. Prinsip dasar Predictive Maintenance. Prediksi Ceramah, M2.004.012.2024
Maintenance Project strategi untuk mendeteksi dan mengatasi dasar PdM. 2. Pengenalan alat monitoring : kerusakan diskusi,
(PdM) - PdM potensi kerusakan peralatan secara real 2. Menggunakan alat Vibration Meter, Infrared peralatan Studi
time. Dengan PdM, perusahaan dapat pemantauan untuk Thermometer, Ultrasonic Detector. Kasus
mengoptimalkan kinerja dan masa pakai memprediksi kerusakan. 3. Teknik pemantauan kondisi peralatan
peralatan, serta mengurangi biaya (getaran, suhu, Panas, dll.)
pemeliharaan. Advanced P3 1. Menyusun strategi PdM 1. Strategi implementasi dan manfaat Penyusunan Ceramah, M3.002.012.2024
berdasarkan data. ekonomis. strategi PdM diskusi,
2. Menganalisis data untuk 2. Analisis data menggunakan alat berbasis data Studi
memprediksi kerusakan monitoring (Vibrasi, Thermography, Kasus
peralatan. Ultrasonic)
3. Mengelola jadwal dan 3. Interpretasi hasil PdM.
tindakan perbaikan 4. Hubungan PdM dengan PM & CM.
predictive. 5. Studi kasus desain strategi PdM
untuk peralatan kritis.
Corrective All Corrective maintenance adalah sebuah Technical P2, P3 1. Memahami kapan dan 1. Konsep dasar CM: Definisi CM, kapan Melaksanakan Ceramah, M2.004.012.2024
Maintenance Project tindakan perawatan yang bertujuan untuk bagaimana melakukan diterapkannya dan mengapa? perbaikan diskusi,
(CM) - OM memperbaiki aset. Hal ini perlu dilakukan corrective maintenance. 2. Prosedur perbaikan saat terjadi dengan efektif
ketika aset tidak berjalan sesuai fungsinya 2. Mampu melakukan kegagalan. setelah
atau telah terjadi kerusakan. Perawatan perbaikan peralatan 3. Keamanan (Safety) dalam CM: kerusakan
Judul Sasaran Deskripsi Kategori Sasaran Tujuan Pelatihan Outline Keterampilan Metode Kode Modul Durasi
Pelatihan Project Pelatihan Peserta yang
diharapkan
corrective ini dilakukan setelah aset dengan standar Prosedur LOTO, APD yang harus
mengalami kerusakan. keselamatan yang tinggi. digunakan, Mitigasi Resiko
3. Mampu mencatat
temuan dan
rekomendasi tindakan
perbaikan.
Advanced P3 1. Mampu melakukan 1. Ruang lingkup CM Penyusunan Ceramah, M3.002.012.2024
Analisa penyebab 2. Teknik Root Cause Analysis. strategi CM diskusi,
kerusakan dan 3. Prosedur CM dan Penerapannya. berbasis analisis Studi
penanganannya. 4. Analisis data kerusakan untuk data kegagalan Kasus
2. Mampu melaksanakan keputusan strategis.
perbaikan dengan 5. Penggunaan CMMS (Computerized
efektif setelah proses Maintenance Management System)
analisa. untuk pelacakan hasil CM
3. Mengintegrasikan hasil
CM ke dalam strategi
yang lebih luas.
Condition All Condition Based Maintenance (CBM) Technical P2, P3 1. Apa itu CBM dan 1. Definisi dan manfaat CBM. Identifikasi Ceramah, M2.004.012.2024
Based Project adalah strategi pemeliharaan yang bagaimana cara 2. Perbandingan CBM dengan PM dan Waktu diskusi,
Maintenance dilakukan berdasarkan kondisi aset, bukan kerjanya. PdM. maintenance
(CBM) - OM berdasarkan jadwal atau setelah terjadi 2. Teknik-teknik 3. Kapan CBM diterapkan?
kegagalan. CBM bertujuan untuk pengukuran kondisi 4. Indikator keberhasilan CBM.
memperpanjang umur mesin, peralatan. 5. Pengenalan tools monitoring
Judul Sasaran Deskripsi Kategori Sasaran Tujuan Pelatihan Outline Keterampilan Metode Kode Modul Durasi
Pelatihan Project Pelatihan Peserta yang
diharapkan
meningkatkan produktivitas, dan (Vibration Meter, Thermography
mengurangi biaya pengoperasian Infrared, Teknik-teknik pengukuran
kondisi tools.
Advanced P3 1. Merencanakan 1. Prinsip kerja CBM dan hubungannya Implementasi Ceramah, M3.003.012.2024
implementasi CBM dengan RCM. strategi CBM diskusi,
berdasarkan analisis 2. Pengukuran kondisi untuk CBM. berbasis data Studi
kondisi peralatan. 3. Pemilihan parameter monitoring kondisi Kasus
2. Mengelola data kondisi berdasarkan Failure Mode and Effect
untuk menentukan Analysis (FMEA).
waktu yang tepat untuk 4. Identifikasi pola degradasi dari data
melakukan monitoring.
maintenance. 5. Menggunakan data untuk
merencanakan CBM.
6. Integrasi CBM dalam sistem
manajemen pemeliharaan.
7. Pemanfaatan CMMS untuk pelacakan
kondisi peralatan.