RESUME RIPPM
Permen ESDM Nomor 41 tahun 2016 tentang
Pengembangan dan Pemberdayaan
Masyarakat pada Kegiatan Usaha
Pertambangan Mineral dan Batubara
Daftar Istilah:
1. Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat:
Upaya dalam rangka mendorong peningkatan perekonomian, pendidikan, sosial budaya,
Kesehatan, dan lingkungan kehidupan masyarakat sekitar Tambang, baik secara individual
maupun kolektif agar tingkat kehidupan masyarakat sekitar tambang menjadi lebih baik
dan mandiri
2. Cetak Biru (Blue Print) PPM:
Dokumen yang berisi perencanaan strategis Pembangunan terpadu yang memuat arah
kebijakan PPM di Wilayah Provinsi.
Cetak Biru
1. Gubernur menyusun cetak biru sesuai dengan norma dan budaya kearifan lokal
2. Penyusunan Cetak Biru PPM dilakukan dengan:
a. Memperhatikan RPJMN dan RPJMD serta rencana tata ruang wilayah nasional dan
daerah
b. Melibatkan bupati/walikota yang wilayahnya terdapat kegiatan usaha pertambangan
3. Cetak biru PPM paling sedikit memuat:
a. Peningkatan indeks Pembangunan manusia provinsi dan/atau kabupaten/kota
setempat
b. Pembangunan ekonomi masyarakat sekitar Tambang sampai dengan pelaksanaan
kegiatan pasca tambang
c. Pengembangan sosial budaya dan lingkungan kehidupan masyarakat sekitar tambang
yang berkelanjutan
d. Pengembangan kelembagaan komunitas masyarakat dalam menunjang kemandirian
PPM; dan
e. Pembangunan infrastruktur yang menunjang PPM
Rencana Induk PPM
1. Badan Usaha Pertambangan wajib menyusun Rencana Induk PPM dengan berpedoman
pada Cetak Biru (Blue Print) PPM;
2. Penyusunan Rencana Induk PPM dilakukan bersamaan dengan penyusunan studi
kelayakan dan dokumen lingkungan hidup sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan;
3. Rencana Induk PPM memuat rencana program PPM selama tahap kegiatan operasi
produksi termasuk pascatambang
4. Rencana Induk PPM disusun berdasarkan pemetaan sosial untuk mendapatkan Gambaran
kondisi awal Masyarakat Sekitar Tambang, yang paling sedikit terdiri atas:
a. Kesehatan dan pendidikan;
b. Sosial budaya dan lingkungan kehidupan masyarakat
c. Infrastruktur
d. Kemandirian ekonomi
e. Kelembagaan komunitas masyarakat dalam menunjang kemandirian ekonomi.
5. Rencana Induk PPM sekurang-kurangnya memuat:
a. Program pada tahap kegiatan operasi produksi termasuk pasca tambang
b. Waktu pelaksanaan program
c. Rencana Pembiayaan
6. Program dijabarkan dalam bentuk program meliputi bidang:
a. Pendidikan berupa
- Beasiswa
- Pendidikan, pelatihan keterampilan, dan keahlian dasar
- Bantuan tenaga pendidik
- Bantuan saran dan/atau prasaranan pendidikan
- Pelatihan dan kemandirian masyarakat
b. Kesehatan, berupa:
- Kesehatan masyarakat sekitar tambang
- Tenaga Kesehatan
- Sarana dan/atau prasarana Kesehatan
c. Tingkat pendapat riil atau pekerjaan, berupa:
- Kegiatan ekonomi menurut profesi yang dimiliki seperti perdagangan, Perkebunan,
pertanian, peternakan, perikanan, dan kewirausahaan; atau
- Pengutamaan penggunaan tenaga kerja Masyarakat Sekitar Tambang sesuai
dengan kompetensi
d. Kemandirian ekonomi, berupa:
- Peningkatan kapasitas dan akses masyarakat setempat dalam usaha kecil dan
menengah