Modul Ajar SMK Islam PB.
Soedirman 1
Kurikulum Merdeka SMK Pusat Keunggulan 2022/2023
MODUL AJAR 8
MATA PELAJARAN DASAR-DASAR TEKNIK OTOMOTIF
A. IDENTITAS
Nama Penyusun Tim Guru Otomotif
Bidang Keahlian Tehnologi Manufactur & Rekayasa
Program Keahlian TO
Konsentrasi Keahlian TKR-TSM
Fase Capaian Fase E/Kelas X
Elemen Pemeliharaan komponen otomotif
Alokasi Waktu JP 18 (48) = 432 JP/Tahun - (Catatan : ….. JP untuk P5/……JP)/Tahun
B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pada akhir fase E, peserta didik mampu menjelaskan fungsi dan cara kerja komponen utama
engine (pada proses kerja motor 2 langkah dan 4 langkah), komponen pemindah tenaga,
komponen casis, komponen tambahan dan komponen perlengkapan lainya, mengidentifikasi
struktur, fungsi dan lokasi komponen otomotif, menerapkan persiapan form pemeriksaan
sesuai manual perbaikan, penggunaan tools dan SST di tempat kerja, menerapkan
pemeriksaan komponen dengan alat sesuai dengan manual perbaikan serta menyimpan hasil
pemeriksaan.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Memahami komponen motor 2 langkah dengan baik.
2. Memahami komponen motor 4 langkah dengan baik.
3. Memahami cara kerja motor 2 langkah dengan baik.
4. Memahami cara kerja motor 4 langkah dengan baik.
D. PEMAHAMAN BERMAKNA
Pemahaman tentang cara kerja motor 2 langkah dan 4 langkah akan membantu siswa untuk memahami karakter
mesin pada berbagai macam kendaraan.
E. PROFIL PELAJAR PANCASILA YANG BERKAITAN
Beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlaq Mulia
Berkebinekaan Global
Gotong Royong
Mandiri √
Bernalar kritis √
Kreatif
1 Rev : No :
Modul Ajar SMK Islam PB. Soedirman 1
Kurikulum Merdeka SMK Pusat Keunggulan 2022/2023
F. MODEL PEMBELAJARAN
1. Tatap Muka/Pembelajaran Hybrid/Pembelajaran Blended
2. Pembelajaran Kontekstual
G. PERTANYAAN PEMANTIK
1. Mengapa motor 2 langkah lebih bertenaga dibanding motor 4 langkah ?
H. SARANA DAN PRASARANA
1. Bahan : Modul Ajar, E Book, Video Tutorial, Softcopy Presentasi, Jobsheet, Engine stand,mobil dan motor
2. Alat : Laptop, PC, HP, Jaringan Internet,
3. Ruang : Bengkel Otomotif
4. Media Aplikasi : Whatshapp, Google Drive, Google Form, GCR
I. KARAKTER PESERTA DIDIK/TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik reguler / tipikal dan peserta didik dengan kesulitan belajar
J. MATERI AJAR
1. Komponen utama dan cara kerja motor 2 langkah dan 4 langkah
K. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN KE-1 (4 X 45 Menit)
Kegiatan Awal Jam ke 0 pembelajaran Sinkronus (tersrtuktur) diawali Literasi Al Qur’an/BBQ di pandu Wali Kelas
dan Dhuha Bersama-Dzikir Pagi-Doa (di pandu oleh perwakilan siswa)
Di Pertemuan KE-1 (hari pertama efektif, membuat kesepakatan kelas bersama guru Mata Pelajaran).
Guru mengingatkan sebelum belajar di mulai, agar kesepakatan dipatuhi bersama (lakukan proses
pembinaan bagi peserta didik yang tidak mematuhi kesepakatan).
1. Mengucapkan salam dan berdoa bersama (di pimpin piket doa)
2. Mengecek kehadiran peserta didik dan melakukan ice breaking (oleh piket harian)
3. Memberikan tes awal kepada peserta didik (untuk mengetahui pemahaman materi
Pemeliharaan komponen otomotif yang telah diberikan melalui presentasi
4. Guru memberikan apersepsi terkait materi Pemeliharaan komponen otomotif
5. yang akan disampaikan serta pertanyaan pemantik.
6. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Kegiatan Inti 1. Peserta didik menyimak materi tentang Pemeliharaan komponen otomotif
2. Peserta didik bertanya terkait pemapamaran yang diberikan guru tentang Pemeliharaan
komponen otomotifpertanyaan yang diajukan oleh siswa
3. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok (1 kelompok terdiri dari 4/5 Orang )
4. Peserta didik membentuk 4/5 kelompok belajar dan memberi nama kelompok belajar
serta memilih ketua kelompoknya
2 Rev : No :
Modul Ajar SMK Islam PB. Soedirman 1 Kurikulum Merdeka SMK Pusat Keunggulan
2022/2023
Kegiatan Penutup 1. Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah
dilaksanakan dengan Tanya jawab di kelas.
2. Guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran.
3. Peserta didik melakukan Proses 5 S ( Seiri (Ringkas), Seiso (Resik), Seiketsu (Rawat),
Shitsuke (Rajin) )
4. Menutup pembelajaran dengan doa (di pimpin piket Doa)
PERTEMUAN KE-2 (4 X 45 Menit)
Kegiatan Awal Jam ke 0 pembelajaran Sinkronus (tersrtuktur) diawali Literasi Al Qur’an/BBQ di pandu Wali Kelas
dan Dhuha Bersama-Dzikir Pagi-Doa (di pandu oleh perwakilan siswa)
Guru mengingatkan sebelum belajar di mulai, agar kesepakatan dipatuhi bersama (lakukan proses
pembinaan bagi peserta didik yang tidak mematuhi kesepakatan).
1. Mengucapkan salam dan berdoa bersama (di pimpin piket doa)
2. Mengecek kehadiran peserta didik dan melakukan ice breaking (oleh piket harian)
3. Memberikan tes awal kepada peserta didik (untuk mengetahui pemahaman materi Pemeliharaan
komponen otomotif yang telah diajarkan pada pertemuan sebelumnya.
Kegiatan Inti 1. Guru merimaider tentang Pemeliharaan komponen otomotifKerja pada pertemuan sebelumnya
2. Guru memberikan penugasan ke Peserta didik menggunakan media tulis (Buku) dengan Acuan
Soal yang ada di Modul Ajar/Lembar Kerja atau E Book
3. Peserta didik Melakukan diskusi / Tanya Jawab secara proaktif di bawah bimbingan dan arahan
guru.
4. Tiap-tiap individu diberikan pertanyaan lisan oleh guru untuk menstimulasi daya pikir serta daya
ingat peserta didik
5. Tiap individu menyimpulkan hasil praktik
Kegiatan Penutup 1. Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah
dilaksanakan dengan tanya jawab
2. Guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran.
3. Peserta didik melakukan 5 S ( Seiri (Ringkas), Seiso (Resik), Seiketsu (Rawat), Shitsuke
(Rajin) )
4. Guru menutup pelajaran dengan mengucapkan salam
5. Menutup pembelajaran dengan doa (di pimpin piket Doa)
PERTEMUAN KE-3 (4 X 45 Menit)
Kegiatan Awal Jam ke 0 pembelajaran Sinkronus (tersrtuktur) diawali Literasi Al Qur’an/BBQ di pandu Wali Kelas
dan Dhuha Bersama-Dzikir Pagi-Doa (di pandu oleh perwakilan siswa)
Guru mengingatkan sebelum belajar di mulai, agar kesepakatan dipatuhi bersama (lakukan proses
pembinaan bagi peserta didik yang tidak mematuhi kesepakatan).
1. Mengucapkan salam dan berdoa bersama (di pimpin piket doa)
2. Mengecek kehadiran peserta didik dan melakukan ice breaking (oleh piket harian)
Kegiatan Inti 1. Guru memberikan toleransi waktu kepada peserta didik untuk menyelesaikan
penugasan Praktik ke Peserta didik
2. Peserta didik mempresentasikan Penugasan yang diberikan sebelumya tentang Pemeliharaan
komponen otomotif dalam Kehidupan Sehari-hari
3. Guru memberikan penilaian terkait pemaparan tugas melaluin presentasi yang dilakukan oleh
siswa
4. Masing-masing peserta didik menyempurnakan hasil penugasan berdasarkan masukan dari
guru.
5. Tiap individu menyimpulkan hasil dari penugasan yang diberikan
Kegiatan Penutup 1. Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah
dilaksanakan dengan presentasi atau mempraktekan kembali.
2. Guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran.
3. Peserta didik melakukan 5 S ( Seiri (Ringkas), Seiso (Resik), Seiketsu (Rawat), Shitsuke
3 Rev : 04 No : F.02.55
Modul Ajar SMK Islam PB.
Soedirman 1 Kurikulum Merdeka SMK 2022/202
(Rajin) )
4. Peserta didik melakukan Menutup pembelajaran dengan doa (di pimpin piket Doa)
PERTEMUAN KE-4 (4 X 45 Menit)
Kegiatan Awal Jam ke 0 pembelajaran Sinkronus (tersrtuktur) diawali Literasi Al Qur’an/BBQ di pandu Wali Kelas
dan Dhuha Bersama-Dzikir Pagi-Doa (di pandu oleh perwakilan siswa)
Guru mengingatkan sebelum belajar di mulai, agar kesepakatan dipatuhi bersama (lakukan proses
pembinaan bagi peserta didik yang tidak mematuhi kesepakatan).
1. Mengucapkan salam dan berdoa bersama (di pimpin piket doa)
2. Mengecek kehadiran peserta didik dan melakukan ice breaking (oleh piket harian)
Kegiatan Inti 1. Guru memberikan toleransi waktu kepada peserta didik untuk menyelesaikan
penugasan Praktik ke Peserta didik
2. Peserta didik mempresentasikan Penugasan yang diberikan sebelumya tentang Pemeliharaan
komponen otomotif dalam Kehidupan Sehari-hari
3. Guru memberikan penilaian terkait pemaparan tugas melalui presentasi atau praktek yang
dilakukan oleh siswa
4. Masing-masing peserta didik menyempurnakan hasil penugasan berdasarkan masukan dari guru.
5. Tiap individu menyimpulkan hasil dari penugasan yang diberikan
Kegiatan Penutup 1. Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan
dengan Tanya Jawab dalam forum kelas.
2. Guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran.
3. Peserta didik melakukan 5 S ( Seiri (Ringkas), Seiso (Resik), Seiketsu (Rawat), Shitsuke
(Rajin) )
4. Peserta didik melakukan Menutup pembelajaran dengan doa (di pimpin piket Doa)
L. ASESMEN
ASESMEN PERTEMUAN 1
Untuk mengecek pemahaman siswa terhadap materi yang dibagikan, siswa mengerjakan penugasan berikut :
Asesmen Formatif
Setelah dilakukannya proses pembelajaran Pemeliharaan komponen otomotif . Peserta didik mampu
memahami komponen motor 2 langkah dengan baik, Peserta didik mampu memahami komponen motor 4
langkah dengan baik, Peserta didik mampu memahami cara kerja motor 2 langkah dengan baik, Peserta didik
mampu memahami cara kerja motor 4 langkah dengan baik.
Soal
PERAWATAN SYSTEM PELUMASAN
ALAT DAN BAHAN
1. Tool box 1 set
2. Feeler gauge
3. Oil pressure gauge
4. Engine stand
5. Nampan
6. Kain majun
KESELAMATAN KERJA
1. Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.
2. Hindari tindakan yang dapat mengganggu keselamatan kerja
3. Pada saat memasang oil pressure gauge jangan sampai ulirnya miring
4. Segera bersihkan tempat kerja jika terdapat oli yang tercecer
4 Rev : 04 No : F.02.55
Modul Ajar SMK Islam PB.
Soedirman 1 Kurikulum Merdeka SMK 2022/202
LANGKAH KERJA
1. Siapkan alat, bahan dan obyek praktek.
2. Periksa kuantitas dan kualitas minyak pelumas
3. Hidupkan mesin ± 5 menit
4. Lepaskan switch oli, kemudian pasang alat ukur tekanan oli (oil pressure gauge)
5. Hidupkan mesin dan mengukur tekanan oli pada berbagai putaran mesin
6. Keluarkan oli setelah mesin dingin, tampung oli pada tempat yang bersih
7. Lepas karter oli/ bak oli
8. Lepas pompa oli
9. Lepas komponen-komponen pompa oli dan pelajari cara kerjanya
Keterangan :
1) Saringan oli
2) Tutup pompa oli
3) Rotor yang digerakkan
4) Rotor penggerak pompa oli
5) Pen koter
6) Penahan katup pembebas pompa oli
7) Pegas katup pembebas pompa oli
8) Katup pembebas pompa oli
10. Lakukan langkah pemeriksaan :
Periksa komponen-komponen pompa oli yang dibongkar dari kemungkinan aus atau cacat
Periksa katup pembebas dari kemungkinan aus atau tergores dan perhatikan apakah meluncur
dengan halus
Ukur celah body rotor (Gb. 1)
Ukur celah ujung rotor (Gb. 2)
Ukur celah samping rotor (Gb. 3)
11. Rakit kembali komponen pompa oli sesuai kebalikan dari urutan pembongkaran.
5 Rev : 04 No : F.02.55
Modul Ajar SMK Islam PB. Soedirman 1 Kurikulum Merdeka SMK Pusat Keunggulan
2022/2023
12. Pemeriksa kerja pompa oli dengan cara :
13. Pasang kembali pompa oli
14. Pasang kembali karter
15. Isi kembali oli kedalam mesin
16. Bersihkan dan rapikan kembali alat dan bahan praktek sesuai tempatn ya.
RUBRIK PENILAIAN
Dimensi Karakter : Mandiri dan Kreatif
NO KEGIATAN BOBOT KRITERIA
1 Peserta didik dapat menyajikan jawaban secara lengkap 90 - 100 Sangat Baik
dari
penugasan yang telah diberikan
Peserta didik mengumpulkan sesuai jadwal pengumpilan
tugas
yang diberikan
2 Peserta didik dapat menyajikan jawaban secara kurang 75 - 89 Baik
lengkap
dari penugasan yang telah diberikan
Peserta didik mengumpulkan telat 1 hari dari jadwal yang
ditentukan
3 Peserta didik dapat menyajikan jawaban tidak lengkap 0 - 74 Perlu
dari Pengayaa
penugasan yang telah diberikan n
Peserta didik mengumpulkan telat 3 hari dari jadwal yang
ditentukan
BOBOT PEROLEHAN NILAI PESERTA DIDIK/KRITERIA ………… ………….
UMPAN BALIK/RESPON PESERTA DIDIK
1. Pilih gambar expresi wajah yang paling mendekati perasaan Ananda berkaitan dengan materi ini.
Sedih Bingung Biasa Saja Cukup Senang Senang
2. Apa hal yang paling penting yang telah Ananda pelajari pada materi ini?
................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................
3. Apa hal yang ingin Ananda lakukan untuk perbaikan pembelajaran di materi berikutnya.
.............................................................................................................................................................
6 Rev : 04 No : F.02.55
Modul Ajar SMK Islam PB.
Soedirman 1 Kurikulum Merdeka SMK 2022/202
PENILAIAN TERHADAP GURU : Pilihlah Persepsi yang paling mendekati pemahaman Ananda terhadap
Kualitas Guru (untuk perbaikan bersama).
1. Penyampaian materi yang diberikan Guru menarik
A STS B TS CS D SS
2. Guru mampu menyampaikan materi sehingga mudah dipahami
A STS B TS CS D SS
3. Guru memberikan kesempatan bertanya dan berdiskusi?
A STS B TS CS D SS
4. Guru mampu memberikan motivasi kepada peserta didik
A STS B TS CS D SS
5. Umpan balik (feedback) yang diberikan oleh Guru membantu lebih memahami
materi yang diajarkan
A STS B TS CS D SS
Keterangan :
STS : Sangat Tidak Setuju
TS : Tidak Setuju
S : Setuju
SS : Sangat Setuju
M. PENGAYAAN/REMEDIAL
Pengayaan Bagi peserta didik yang sudah mencapai nilai ketuntasan, diberikan pembelajaran pengayaan
sebagai berikut : (1). Peserta didik yang mencapai nilai n (ketuntasan) > n > n (maksimum)
diberikan materi masih dalam cakupan CP dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan. (2).
Peserta didik yang mencapai nilai n > n (maksimum) diberikan materi melebihi cakupan CP dengan
pendalaman sebagai pengetahuan tambahan. Soal-soal yang diberikan untuk mereka jawab adalah
soal-soal yang belum mampu mereka tuntaskan pada saat mengikuti Penilaian Harian dan soal
lainnya yang relevan yang diberikan oleh guru. Nilai yang diberikan sebagai nilai akhir pada CP
ini bagi para peserta didik yang menempuh perbaikan adalah nilai akhir yang berhasil diraih dan
dengan pertimbangan lainnya dari guru.
Remedial Program remidial diberikan kepada peserta didik yang belum tuntas atau belum mencapai nilai
standar Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Bagi para peserta didik ini, bila
memungkinkan akan diberikan “review” pembelajaran atau bahkan pembelajaran ulang sehingga
lebih memantapkan mereka untuk menempuh perbaikan pada tahap remedial. Soal-soal yang
diberikan untuk mereka jawab adalah soal-soal yang belum mampu mereka tuntaskan pada saat
mengikuti Penilaian Harian. Nilai yang diberikan sebagai nilai akhir pada CP ini bagi para peserta
didik yang menempuh remedial adalah nilai akhir yang berhasil diraih dan dengan pertimbangan
lainnya dari guru.
1. GLOSARIUM
Rotor Komponen yang bergerak
Karter Bak penampung oli
Tune UP
Perawatan berkala pada sebuah kendaraan bermotor
2. DAFTAR PUSTAKA/SUMBER/REFERENSI
Materi Guru Komponen Otomotif | Shell Indonesia
Materi Siswa PPT
Template ppt [Link]
7 Rev : No :
Modul Ajar SMK Islam PB.
Soedirman 1 Kurikulum Merdeka SMK 2022/202
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Guru Mata Pelajaran Guru Mata Pelajaran Guru Mata Pelajaran
Sugiarti, [Link] Warjiiyanto, [Link] Eddy Supandi Fachru Z.N.I , [Link] Hendarko G. S., [Link]
NRP. 04.0815 NRP. 99.0615 NRP. 09.0974 NRP. 18.1345 NRP. 18.1318
8 Rev : No :
Modul Ajar SMK Islam PB.
Soedirman 1 Kurikulum Merdeka SMK 2022/202
LAMPIRAN
MODUL 8 PEMELIHARAAN KOMPONEN OTOMOTIF
Motor adalah sebuah engine yang mengubah energy kimia (bahan bakar) ditambah udara menjadi energy
mekanik/gerak, sudah tahu kan sob, kalau energy itu tidak dapat dimusnahkan, tetapi hanya dapat dirubah
kedalam bentuk energy [Link] berdasarkan type nya dapat dibagi menjadi 3, motor 4 cycle engine (4
tak), 2 cycle engine (2 tak), dan motor wangkle. Berikut ini akan dijelaskan pengertian dari motor 4 tak dan 2
tak.
Pengertian Motor 4 tak
Motor 4 tak adalah motor yang dalam satu siklus kerjanya membutuhkan 4 kali piston bolak-balik, 2 kali
putaran poros engkol dan menghasilkan 1 kali langkah usaha.
Contoh motor 4 tak : Honda supra, Yamah vega, Yamaha jupiter, dan lain sebagainya.
Contoh mobil 4 tak : Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Toyota Rush, Toyota Innova, Suzuki Ertiga
Pengertian Motor 2 tak
Motor 2 tak atau 2 cycle engine adalah motor yang dalam satu siklus kerjanya membutuhkan 2 kali piston
bolak-balik, 1 kali putaran poros engkol dan menghasilkan 1 langkah usaha.
Contoh motor 2 tak : Yamaha RX King, Vespa, Kawasaki Ninja, Force One, dan lain sebagainya.
Contoh mobil 2 tak : Suzuki ST 20 Trontong,
Komponen Mesin Bensin 2 Tak
1. Blok mesin
Sama halnya seperti mesin 4 tak, blok silinder dipakai sebagai tempat untuk melakukan perubahan energi
9 Rev : 04 No : F.02.55
Modul Ajar SMK Islam PB.
Soedirman 1 Kurikulum Merdeka SMK 2022/202
dari proses pembakaran hingga menghasilkan energi putar. Fungsi utama blok silinder ini yakni sebagai
tempat piston untuk naik turun. Seperti namanya, bentuk komponen ini seperti rongga silinder, didalam
rongga inilah piston beraksi.
2. Head cylinder
Kepala silinder memiliki dua fungsi yakni sebagai penutup rongga silinder dan sebagai tempat terjadinya
pembakaran. Secara teori, pembakaran mesin memang terjadi pada ruang bakar, tapi posisi ruang bakar ini
ada di kepala silinder. Sehingga bisa dikatakan bahwa kepala silinder merupakan komponen terjadinya
pembakaran mesin.
3. Piston
Piston adalah komponen berbentuk tabung dengan diameter tertentu. Diameter piston ini pastinya lebih kecil
daripada diameter rongga silinder, karena posisi piston ada didalam rongga silinder. Fungsinya untuk
mengatur besar kecilnya volume ruang bakar.
Pada blok silinder, piston hanya bergerak naik turun. Tapi gerakan naik turun itu bisa menyebabkan beberapa
kondisi, jika piston bergerak turun maka volume ruang bakar akan membesar dan ini membuat campuran
bensin dan udara tersedit masuk kedalam ruang bakar.
Ketika piston bergerak ke atas maka volume ruang bakar akan mengecil, kondisi ini menyebabkan campuran
udara dan bahan bakar yang sebelumnya masuk ke ruang bakar akan dikompresi. Hasilnya temperatur dan
tekanan gas itu meningkat, jika ada percikan api sedikit saja maka gas ini akan terbakar. Dan terjadilah
proses pembakaran.
Tapi, karena diameter piston itu lebih kecil daripada rongga silinder maka akan terjadi kebocoran udara dari
ruang bakar menuju sela-sela piston saat piston naik. Untuk mengatasi ini, ada tiga buah ring yang berada
pada dinding piston. Ring ini bersifat elastis sehingga bisa menempel pada permukaan silinder. Melalui ring
ini, kebocoran gas saat kompresi akan dicegah.
4. Batang piston
Batang piston atau connecting rod berada dibawah piston dan diatas poros engkol. Fungsinya hanya satu
yakni menghubungkan gerak naik turun piston ke poros engkol. Meski fungsinya hanya satu, tapi komponen
ini tidak boleh [Link] pembakaran terjadi, maka energi expansi pembakaran akan mendorong
piston kearah bawah dengan daya yang tidak kecil. Batang piston dituntut mampu menghantarkan daya
dorong ini ke poros engkol tanpa bengkok. Oleh karena itu, connecting rod terbuat dari besi.
5. Poros engkol
Poros engkol pada prinsipnya sama seperti kayuhan pada sepeda. Fungsinya untuk mengubah arah gerakan
dari awalnya naik turun menjadi gerakan rotasi. Saat kita mengayuh sepeda, tanpa sadar kita telah mengubah
gerakan naik turun kaki menjadi gerakan putar.
Pada mesin, kaki diasumsikan sebagai piston dan connecting rod. Sama halnya seperti batang penghubung,
poros engkol juga dituntut kuat untuk menahan dorongan hasil pembakaran dan kuat membalikan putaran
agar piston mampu kembali bergerak naik.
Untuk itulah, pada motor silinder tunggal biasanya desain poros engkol akan disertai dengan pemberat agar
putarannya stabil.
10 Rev : No :
Modul Ajar SMK Islam PB.
Soedirman 1 Kurikulum Merdeka SMK 2022/202
6. Intake port
Fungsi saluran ini adalah tempat untuk masuknya campuran udara dan bensin menuju ruang engkol.
Mengapa menuju ke ruang engkol ? karena pada siklus dua tak, campuram bensim dan udara akan disalurkan
ke ruang bakar ketika selesai proses pembakaran. Gerakan piston kearah bawah akan mendorong gas ini
bergerak ke atas melalui saluran transfer.
Yang beda dari mesin 4 tak adalah tak adanya mekanisme katup pada motor bakar 2 tak. Hal itu karena
saluran intake secara langsung terhubung dengan ruang engkol. Dalam mesin dua tak baik ruang bakar atau
ruang diatas piston dan ruang engkol yang terletak dibawah piston akan berpengaruh terhadap gerakan
piston.
Ketika piston bergerak ke atas, maka pembesaran volume pada ruang engkol akan menyedot udara dan
bensin masuk ke ruang engkol, ketika piston kembali lagi ke bawah maka dinding piston akan menutup
saluran intake dan gas
7. Exhaust port
Sama halnya seperti intake port, exhaust port merupakan saluran yang menghubungkan ruang bakar dengan
knalpot mesin. Fungsinya, sebagai saluran buang dari gas sisa pembakaran. Saluran ini juga tidak memiliki
mekanisme katup karena memanfatkan pergerakan piston untuk buka tutup saluran.
Lokasinya, berada diatas saluran intake, dan saluran ini akan terbuka secara otomatis ketika piston bergerak
kebawah. Ini menyebabkan gas sisa pembakaran keluar karena dorongan udara dari ruang engkol yang
didorong gerakan piston ke arah bawah.
8. Transfer port
Sementara saluran transfer merupakan saluran khusus yang menghubungkan ruang bakar dengan ruang
engkol. Sama seperti dua saluran diatas saluran ini juga tidak dilengkapi mekanisme katup. Hanya
menggunakan pergerakan piston untuk mengatur pembukaan dan penutupan saluran.
Fungsi saluran ini adalah sebagai tempat mengalirnya campuran udara dan bensin yang berada pada ruang
engkol menuju ruang bakar. Bagaimana cara kerjanya ? yakni dengan memanfaatkan gerakan piston, saat
piston bergerak kebawah otomatis transfer port terbuka. Sementara saluran intake akan tertutup. Dan gerakan
piston ini menimbulkan dorongan diruang engkol sehingga udara didalam ruang engkol akan terdorong naik
melalui saluran transfer.
9. Spark plug/busi
Busi, fungsinya sebagai pemercik api padsa motor bakar bensin. Baik mesin 4 tak atau 2 tak menggunakan
busi sebagai pemicu pembakaran
11 Rev : No :