LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA
Modulus Young (M4)
Dosen Pembimbing :
Ni Made Wiati, S. Si,MT
Disusun Oleh :
Kelompok 3
Pingky Tri Saskia Ramadhani 24044000011
Adinda Permata Syafira 24044000012
Dhimas Dwi Prawira 24044000013
Dwi Fitri Rahmasari 24044000014
Nouval Pudja Widhayaka 24044000015
PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MERDEKA MALANG
2024
KATA PENGANTAR
Puji Syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa yang telah
menganugerahkan banyak nikmat sehingga kami dapat menyusun laporan praktikum Fisika 1
ini dengan baik. Laporan ini berisi tentang uraian hasil riset mengenai “Modulus Young”.
Laporan ini kami susun secara cepat dengan bantuan dan dukungan berbagai pihak
diantaranya; Ibu Ni Made Wiati,[Link],MT selaku dosen mata kuliah Fisika 1 serta dosen
pembimbing dan Kak Agus selaku asisten praktikum. Oleh karena itu kami sampaikan
terimakasih atas waktu, tenaga dan pikirannya yang telah diberikan.
Dalam penyusunan laporan ini, kami menyadari bahwa hasil laporan praktikum ini
masih jauh dari kata sempurna.
Sehingga kami selaku penyusun sangat mengharapkan kritik dan sran yang
membangun dari pembaca sekalian. Akhir kata semoga laporan praktikum ini dapat
memberikan manfaat untuk kelompok kami khususnya, dan masyakarat Indonesia umumnya.
Malang, 20 November 2024
Penyusun
Modulus Young (M4)
1. Tujuan Percobaan
Menentukan modulus Young (Y) untuk berbagai logam dengan cara lenturan.
2. Alat-alat
1. Batang logam.
2. Beban dan penggantung.
3. Mistar.
4. Statip.
5. Jangka sorong
6. Mikrometer.
3. Teori
A. Pelenturan di Tengah
Sebuah batang diletakkan di atas 2 tumpuan yang berjarak L, kemudian beban
di gantungkan di tengahnya sehingga batang melentur. Pelenturan batang tersebut
memenuhi persamaan:
3
PL
δ= (1)
48 Y I g
sedangkan
1 3
I g= bd (2)
12
dengan:
δ = jarak lentur.
P = beban yang diberikan.
L = panjang batang antara 2 tumpukan.
Y = modulus Young batang.
I g = momen kelembaman geometris.
b = lebar batang.
d = tebal batang.
B. Lenturan pada Ujung
Salah satu ujung batang dipasang tetap pada suatu tumpuan dengan cara
menjepitnya sedangkan ujung yang lain dibiarkan bebas. Jika pada ujung yang
bebas diletakkan beban, maka batang tersebut akan melentur. Bila jarak lentur δ
akibat beban sebesar P maka akan didapat persamaan:
3
PL
δ= (3)
3Y Ig
sedangkan:
1 3
I g= b d (4)
3
4. Cara Kerja
A. Lenturan di Tengah
1. Mengukur lebar dan tebal masing-masing batang.
2. Mengatur alat-alat seperti pada gambar 1.
3. Mengukur perubahan jarak lentur pada mikrometer untuk L yang berbeda dan
beban yang sama.
4. Mengulangi percobaan 3 untuk beban yang berbeda dan L yang sama.
B. Lenturan di Ujung
1. Menjepit salah satu ujung batang seperti gambar 2
2. Mengukur pada tiap-tiap penambahan beban dan pengurangan beban untuk L
yang sama.
3. Mengulangi percobaan untuk L yang berbeda-beda dan beban yang sama
5. Data
L = 25,3 cm
b = 2,58 cm
d = 0,225 cm
Tabel
Pelenturan Tengah
No P (gr) δ (mm)
1 100 0,025
2 200 0,06
3 300 0,10
4 400 0,13
5 500 0,16
6 600 0,19
7 700 0,23
8 800 0,26
9 900 0,29
10 1000 0,33
6. Perhitungan
1 3
I g= bd
12
4
I g=0,002448984 cm
3 3
PL PL
δ= →Y=
48 Y I g 48. δ . I g
No P (gr) δ (cm) Y ( gr /cm2) Y
2
09 19
1 100 0,0025 5 , 51.10 3 , 04.10
09 19
2 200 0,006 4 , 59.10 2 , 11. 10
09 19
3 300 0,010 4 , 13.10 1 ,71. 10
09 19
4 400 0,013 4 , 24.10 1 , 80.10
09 19
5 500 0,016 4 , 31.10 1 , 85.10
09 19
6 600 0,019 4 , 35.10 1 , 89.10
09 19
7 700 0,023 4 , 19.10 1 ,76. 10
09 19
8 800 0,026 4 , 24.10 1 , 80.10
09 19
9 900 0,029 4 , 28.10 1 , 83.10
09 19
10 1000 0,033 4 , 17.10 1 ,74. 10
10 20
4 , 40. 10 1 , 95.10
ΣY
Y=
n
=4 , 40. 1009
Δ Y =√ Σ ( Y ) −n ¿ ¿ ¿
2
=1 ,30. 1008
Jadi Modulus Young batang = Y ± ∆ Y =( 4 , 40. 1009 ±1 , 30.10 08) gr /cm2
∆Y
Kesalahan relatif = × 100 %=2 ,95 %
Y
7. Pembahasan
Modulus Young atau modulus elastis adalah ukuran kekakuan bahan elastis
dan merupakan besaran yang digunakan untuk mengkarakterisasi bahan. Hal ini
berkaitan dengan ukuran tegangan dan regangan suatu benda (dti, 2021).
1 3 1 3
Mencari satuan Ig = bd dengan satuan Ig = cm ×cm menghasilkan
12
3
PL
Ig = cm1 ×cm3 = cm4 lalu, mencari rumus y dengan memakai rumus δ= .
48 yIg
δ dikeluarkan sebagai pembagi dan y yang dicari, maka didapatkan hasil
3
PL
Y¿ setelah mendapat rumus, Langkah berikutnya adalah mencari satuan
48 δIg
3
gr cm
Y¿ 1 2
4 , disederhanakan dan mendapat hasil gr /cm .
cm × cm
Hasil skala yang didapat pada Dial Gauge perlu dikali 0,01 karena menurut tingkat
ketelitian yang tertera pada alat tersebut. Alat ini akan kesulitan jika membuat skala
sekecil 0,01.
Dari percobaan yang telah dilakukan, kami mengetahui bahwa semakin besar P maka
jarak lentur yang dihasilkan akan semakin besar juga.
8. Kesimpulan
Modulus Young dengan batang logam Nikel yang Didapat adalah
Y ± ∆ Y =( 4 , 40. 1009 ±1 , 30.10 08) gr /cm2
9. Daftar Pustaka
dti. (2021, Januari 24). Apa itu Modulus Young? Retrieved from DYNATECH: [Link]
[Link]/id/apa-itu-modulus-young/
Febriani, A. R. (2022, November 16). Contoh Kata Pengantar yang Baik dan Benar, Lengkap dengan
Cara Membuatnya. Retrieved from detikedu: [Link]
6408303/contoh-kata-pengantar-yang-baik-dan-benar-lengkap-dengan-cara-membuatnya