0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan78 halaman

Panduan Scripting Bash untuk Pemula

Dokumen ini membahas tentang scripting dalam sistem operasi Linux, termasuk pengenalan, pembuatan, dan eksekusi script bash. Diperkenalkan berbagai konsep seperti variabel, operator, fungsi, dan kontrol alur program menggunakan struktur seperti if-else dan loop. Selain itu, terdapat latihan untuk memperdalam pemahaman tentang pembuatan dan penggunaan script bash.

Diunggah oleh

djohanbaw001
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan78 halaman

Panduan Scripting Bash untuk Pemula

Dokumen ini membahas tentang scripting dalam sistem operasi Linux, termasuk pengenalan, pembuatan, dan eksekusi script bash. Diperkenalkan berbagai konsep seperti variabel, operator, fungsi, dan kontrol alur program menggunakan struktur seperti if-else dan loop. Selain itu, terdapat latihan untuk memperdalam pemahaman tentang pembuatan dan penggunaan script bash.

Diunggah oleh

djohanbaw001
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Scripting

SISTEM OPERASI LINUX

Vian Ardiyansyah Saputro, [Link], [Link]


Scripting
PENGANTAR

❖ Scripting adalah proses menulis dan menjalankan serangkaian perintah

atau instruktusi ( Termasuk dalam pemrograman).

❖ Scripting dibuat untuk mengerjakan atau mengotomatisasi tugas-tugas

spesifik.

❖ Contoh scripting : bash, javascript, python.


Environment Scripting
PENGANTAR

❖ Scripting dapat dibuat dengan menggunakan IDE apa saja! Bahkan

diterminal bisa!

❖ Baris Indentansi mempengaruhi pembacaan baris kode!

❖ Pada scripting tipe data tidak dideklarasikan secara eksplisit sehingga

variable dapat menampung string / integer / array / boolean / null , namun

secara default nilainya berupa string!


Bash
PENGANTAR

❖ Bash kepanjangan dari Bourne Again Shell.

❖ Bash scripting adalah pemrograman kumpulan perintah menggunakan

script yang ditulis ke dalam bash shell, sehingga nantinya dapat dieksekusi

oleh sistem operasi.


MEMBUAT SCRIPT BASH SEDERHANA
Scripting Linux
PERINTAH SEDERHANA SCRIPTING

❖ Bukalah terminal anda!

1. Ketikkan echo “Hello World”

2. Mengisi nilai variable

3. Operasi aritmetik
MEMBUAT FILE SCRIPT BASH SEDERHANA
Scripting Linux
ANATOMI BASH SCRIPT

❖ Bash memiliki fitur penentu utama:

1. Diawali dengan # !/bin/bash

2. Extension file .sh

3. Bash script bisa dijalankan lewat terminal dengan menggunakan

command: bash nama_script.sh

4. Atau jika sudah mencantumkan #!/bin/bash pada baris pertama maka

dapat dijalankan dengan command: ./nama_bash.sh


Scripting Linux
PERINTAH ECHO

❖ Perintah "echo"
Perintah echo merupakan perintah paling dasar dalam pembuatan script
bash untuk pemula. Perintah ini digunakan untuk mencetak teks atau output
dari terminal Linux. Perintah echo akan mencetak teks atau data di terminal
apapun yang dituliskan.
.

Seperti contoh :

echo "Hai, Hello World!"

Output yang akan muncul di terminal adalah :

Hai, Hello World!


Scripting Linux
KOMENTAR DI FILE SCRIPT BASH

❖ Komentar merupakan bagian penting dalam program komputer. Komentar


tidak dapat dieksekusi. Tujuan adanya komentar untuk meningkatkan
keterbacaan kode dan membantu untuk memahami tujuan kode.

❖ Komentar pada baris tunggal diawali dengan tanda '#'.


Seperti contoh :

# Ini adalah contoh komentar baris tunggal


Scripting Linux
LATIHAN 1 : MEMBUAT SCRIPT BASH SEDERHANA

❖ Buatlah file dengan nama scripting menggunakan perintah touch :

❖ Kemudian edit file scripting menggunakan perintah nano,

❖ Dan isikan :
Menjalankan Script bash Sederhana
Scripting Linux
Menjalankan Script bash Sederhana

❖ Ada 2 cara yang bisa kamu pakai untuk menjalakan script bash yang telah kita

buat :

1. Menggunakan perintah $ bash nama_file_script_mu

2. Menggunakan perintah $ ./nama_file_script_mu


Scripting Linux
Menjalankan Script bash Sederhana

❖ Menggunakan $ bash nama_file

❖ Hasil keluaran :
Scripting Linux
Menjalankan Script bash Sederhana

❖ Menggunakan $ ./nama_file_script

❖ Lakukan perubahan permission file tersebut menjadi execution

❖ Coba kembali dengan menggunakan $ ./nama_file_script


VARIABEL
Scripting Linux
PENGANTAR VARIABEL

❖ Variabel merupakan tempat yang digunakan untuk menyimpan data

di memory komputer dan data tersebut akan hilang setelah script di

jalankan.

❖ Dalam bash script terdapat 3 jenis variabel :

a. User defined variable

b. Positional parameter

c. Environment variabel
Scripting Linux
USER DEFINED VARIABLE

❖ User defined variable adalah variabel yang dibuat sendiri oleh

programer. Cara penulisan variabel :

1. Dimulai dengan huruf atau underscore (_).

2. Hindari pemakaian karakter spesial seperti *,&,$.

3. Nama variabel case sensitive, membedakan huruf kecil dengan

huruf besar. Contoh variabel “Nama” beda dengan variabel

“nama”.

4. Dapat mengikuti penulisan snakecase dan camelcase


Scripting Linux
LATIHAN 2 : PENULISAN USER DEFINED VARIABEL

❖ Buatlah file dengan nama script_2 menggunakan perintah nano :

❖ Dan isikan :
Scripting Linux
PENULISAN USER DEFINED VARIABEL

❖ Berikan permission pada file dengan chmod +x

❖ Dan buka file tersebut dengan ./script_2


Scripting Linux
POSITIONAL PARAMETER

❖ Positional Parameter adalah argumen yang ditentukan pada baris

perintah,

❖ Parameter ini digunakan untuk menampilkan proses saat ini yang

berjalan di shell.

❖ Nilai parameter posisi disimpan dalam kumpulan variabel khusus

yang dikelola oleh shell.


Scripting Linux
LATIHAN 3 : PENULISAN POSITIONAL VARIABEL

❖ Buatlah file dengan nama script_3 menggunakan perintah nano :

❖ Dan isikan :
Scripting Linux
PENULISAN POSITIONAL VARIABEL

❖ Berikan permission pada file dengan chmod +x

❖ Dan buka file tersebut dengan ./ nama file

Pada saat script dijalankan kita juga mengirim 3 argumen, saya tersimpan
di variabel $1, MI di $2, dan Sistem Operasi di $3.
$0 diisi dengan nama file bash script.
Scripting Linux
ENVIRONMENT VARIABEL

❖ Variabel yang digunakan oleh shell atau sistem Linux untuk proses kerja,

seperti variabel $HOME, $USERNAME, $HOSTNAME, $SHELL.

❖ Penulisan variabel ini menggunakan HURUF KAPITAL.

❖ Melihat semua variabel environment dengan perintah env.


Scripting Linux
LATIHAN 4 : PENULISAN ENVIRONMENT VARIABEL

❖ Buatlah file dengan nama script_4 menggunakan perintah nano :

❖ Dan isikan :
Scripting Linux
PENULISAN ENVIRONMENT VARIABEL

❖ Berikan permission pada file dengan chmod +x

❖ Dan buka file tersebut dengan ./ nama file


SIMPLE INPUT OUTPUT
Scripting Linux
PENGANTAR SIMPLE INPUT OUTPUT

❖ I/O merupakan hal yang mendasar dari kerja komputer karena kapasitas

inilah yang membuat komputer begitu berdayaguna.

❖ Contoh perintah input output seperti pada statement echo yang

menampilkan teks atau informasi ke layar, atau operasi redirect ke ke file.

❖ selain echo, bash menyediakan perintah printf untuk mengalihkan keluaran

ke output standard, baik ke layar ataupun ke file dengan format tertentu.


Scripting Linux
OUTPUT MENGGUNAKAN PRINTF
STRUKTUR PENULISAN :

❖ FORMAT adalah string format yang ❖ ARGUMENT adalah argumen yang ingin
digunakan untuk memformat output. dicetak dan akan digunakan untuk
String ini dapat berisi notasi seperti : mengganti notasi dalam FORMAT.
▪ %s untuk string, ❖ Jumlah ARGUMENT harus sesuai dengan
▪ %d untuk integer, jumlah specifier yang ada di dalam
▪ %f untuk float, FORMAT.
Scripting Linux
LATIHAN 5 : PENGGUNAAN PRINTF

❖ Buatlah file dengan nama script_5,


❖ Isikan seperti di bawah ini :

.
Format Argument
Scripting Linux
LATIHAN 5 : PENGGUNAAN PRINTF

❖ Selanjutnya berikan permission pada file tersebut,


❖ Dan eksekusi file nya dengan perintah ./script_5
Scripting Linux
INPUT MENGGUNAKAN READ

❖ Perintah read digunakan untuk mengambil input dari pengguna saat script

dijalankan.

❖ Input yang diberikan oleh pengguna kemudian dapat digunakan dalam script

untuk melakukan operasi yang diperlukan.


Scripting Linux
INPUT MENGGUNAKAN READ

STRUKTUR PENULISAN :

OPTIONS adalah opsi VARIABLE adalah


tambahan yang dapat tempat input yang
digunakan untuk mengatur dibaca akan disimpan.
perilaku perintah "read"
Scripting Linux
LATIHAN 6 : PENGGUNAAN READ

❖ Buatlah file dengan nama script_6, kemudian Isikan seperti di bawah ini :
Scripting Linux
LATIHAN 6 : PENGGUNAAN READ
.

❖ Selanjutnya berikan permission pada file tersebut,


❖ Dan eksekusi file nya dengan perintah ./ script_6
OPERATOR
Scripting Linux
PENGANTAR OPERATOR ARITMATIKA

❖ OPERATOR ARITMATIKA adalah operator yang digunakan untuk melakukan

operasi aritmatika.

❖ Dalam bahasa pemrograman Bash, terdapat beberapa operator aritmatika yang

sering digunakan, yaitu :

Operator Deskripsi Contoh Penggunaan Hasil


+ Penjumlahan hasil=$((10 + 5)) 15
- Pengurangan hasil=$((10 - 5)) 5
* Perkalian hasil=$((10 * 5)) 50
/ Pembagian hasil=$((10 / 5)) 2
% Modulus (Sisa Bagi) hasil=$((10 % 3)) 1
** Pangkat hasil=$((2 ** 3)) 8
Scripting Linux
LATIHAN 7 : OPERATOR ARITMATIKA

❖ Buatlah file dengan nama script_7, kemudian Isikan seperti di bawah ini :

❖ Selanjutnya berikan permission pada file tersebut,


❖ Dan eksekusi file nya dengan perintah ./ script_7
Scripting Linux
PENGANTAR OPERATOR PERBANDINGAN

❖ OPERATOR PERBANDINGAN adalah operator yang digunakan untuk

membandingkan dua nilai dan menghasilkan nilai kebenaran (true/false) sebagai

hasil perbandingannya.

❖ Dalam penggunaannya, OPERATOR PERBANDINGAN umumnya digunakan

bersama dengan perintah if untuk mengevaluasi suatu kondisi dan menentukan

jalannya program selanjutnya berdasarkan hasil evaluasi tersebut.

❖ Dalam bahasa pemrograman Bash, terdapat beberapa operator perbandingan

yang sering digunakan, yaitu :


Scripting Linux
PENGANTAR OPERATOR PERBANDINGAN

❖ Dalam bahasa pemrograman Bash, terdapat beberapa operator perbandingan

yang sering digunakan, yaitu :

Operator Deskripsi Contoh Penggunaan Hasil


-eq Sama dengan [[ 5 -eq 10 ]] FALSE
-ne Tidak sama dengan [[ 5 -ne 10 ]] TRUE
-gt Lebih besar dari [[ 10 -gt 15 ]] FALSE
-lt Lebih kecil dari [[ 5 -lt 10 ]] TRUE
-ge Lebih besar dari atau sama dengan [[ 4 -ge 5 ]] FALSE
-le Lebih kecil dari atau sama dengan [[ 10 -le 10 ]] TRUE
Scripting Linux
LATIHAN 8 : OPERATOR PERBANDINGAN

❖ Buatlah file dengan nama script_8, kemudian Isikan seperti di bawah ini :

❖ Selanjutnya berikan permission pada file tersebut,


❖ Dan eksekusi file nya dengan perintah ./ script_8
Scripting Linux
PENGANTAR OPERATOR LOGIKA

❖ OPERATOR LOGIKA adalah operator yang digunakan untuk mengevaluasi ekspresi

logika

❖ Dalam bahasa pemrograman Bash, terdapat beberapa operator logika yang sering

digunakan, yaitu :

Operator Deskripsi Penjelasan

&& AND True jika memenuhi syarat

True jika salah satu


|| OR
memenuhi syarat

! NOT Kebalikan nilai ekspresi


Scripting Linux
LATIHAN 9 : OPERATOR LOGIKA

❖ Buatlah file dengan nama script_9, kemudian Isikan seperti di bawah ini :

.
Scripting Linux
LATIHAN 9 : OPERATOR LOGIKA

❖ Selanjutnya berikan permission pada file tersebut,


❖ Dan eksekusi file nya dengan perintah ./ script_9
FUNCTION
Scripting Linux
PENGANTAR FUNCTION

❖ FUNCTION adalah serangkaian perintah yang diberi nama dan dapat dipanggil

berulang kali.

❖ Function membantu mengorganisir dan memisahkan logika program ke dalam

bagian terpisah.
Scripting Linux
LATIHAN 10 : FUNGSI

❖ Kita akan membuat 2 buah fungsi. Yakni fungsi yang tidak mengembalikan
nilai dan yang mengembalikan nilai

❖ Fungsi yang tidak mengembalikan nilai


❖ Buatlah file dengan nama script_10a, kemudian Isikan seperti di bawah ini
dan eksekusi filenya :
Scripting Linux
LATIHAN 10 : FUNGSI

❖ Fungsi yang tidak mengembalikan nilai menggunakan parameter


❖ Modifikasilah file dengan nama script_10a, kemudian Isikan seperti di bawah
ini dan eksekusi filenya :
Scripting Linux
LATIHAN 10 : FUNGSI

❖ Fungsi yang mengembalikan nilai


❖ Buatlah file dengan nama script_10b, kemudian Isikan seperti di bawah ini
dan eksekusi filenya :
Scripting Linux
TUGAS

1. Buatlah sebuah program yang memiliki sebuah fungsi yang

menerima inputan data diri (nama, tanggal lahir, email, no hp)

kemudian data diri ditampilkan ke dalam layar.

2. Buatlah sebuah program yang digunakan untuk menghitung

luas dan volume dari sebuah bangun ruang.


Scripting Linux
TUGAS

3. Buatlah sebuah program yang digunakan untuk menghitung

Body Mass Index(BMI) seseorang. Program meminta inputan

berat dan tinggi badan, kemudian menampilkan hasil dari

BMInya.
3 JURUS PEMROGRAMAN

01 SEQUENCE
Scripting Linux
PENGANTAR SEQUENCE

❖ Pemrograman pada bash menganut konsep sequential dimana setiap baris

perintah akan dieksekusi secara berurutan.

❖ Konsep sequential memungkinkan untuk mengontrol alur eksekusi dari program.

Anda dapat menentukan tindakan apa pada setiap langkahnya.


3 JURUS PEMROGRAMAN

02 SELECTION
Scripting Linux
PENGANTAR SELECTION

❖ Konsep Selection memungkinkan mengeksekusi baris perintah berdasarkan

kondisi yang ditentukan.

❖ Terdapat 3 selection statement pada bash yakni,

1. If Else Statement,

2. Switch Case Statement,

3. Select Statement
Scripting Linux
IF ELSE STATEMENT

❖ If statement, digunakan untuk membuat keputusan berdasarkan kondisi yang

dievaluasi sebagai benar atau salah


Scripting Linux
LATIHAN 11 : ELSE IF

❖ Buatlah file dengan nama script_11, kemudian Isikan seperti di bawah ini dan
eksekusi filenya :
Scripting Linux
CASE STATEMENT

❖ case statement, digunakan untuk membuat keputusan berdasarkan kondisi

yang mungkin
Scripting Linux
LATIHAN 12 : SWITCH CASE

❖ Buatlah file dengan nama script_12, kemudian Isikan seperti di bawah ini dan
eksekusi filenya :
Scripting Linux
SELECT STATEMENT

❖ select statement, digunakan untuk membuat menu interaktif dalam skrip


Scripting Linux
LATIHAN 13 : SELECT

❖ Buatlah file dengan nama script_13, kemudian Isikan seperti di bawah ini dan
eksekusi filenya :
3 JURUS PEMROGRAMAN

03 REPETITION
Scripting Linux
PENGANTAR REPETITION

❖ Konsep Repetition memungkinkan serangkaian perintah dieksekusi berulang kali

berdasarkan kondisi tertentu

❖ Terdapat 4 perulangan pada bash yakni,

1. For,

2. Foreach,

3. While,

4. Until
Scripting Linux
For

❖ Perulangan for, digunakan untuk mengeksekusi serangkaian perintah

sejumlah n-kali
Scripting Linux
LATIHAN 14 : FOR

❖ Buatlah file dengan nama script_14, kemudian Isikan seperti di bawah ini dan
eksekusi filenya :
Scripting Linux
Foreach

❖ Perulangan foreach, digunakan untuk mengulangi setiap item dalam sebuah

array.
Scripting Linux
LATIHAN 15 : FOREACH

❖ Buatlah file dengan nama script_15, kemudian Isikan seperti di bawah ini dan
eksekusi filenya :
Scripting Linux
While

❖ Perulangan while, akan menjalankan serangkaian perintah selama kondisi

yang ditentukan benar. Artinya, jika kondisi tersebut terpenuhi, blok perintah

akan terus dieksekusi sampai kondisi tersebut menjadi salah.


Scripting Linux
LATIHAN 16 : WHILE

❖ Buatlah file dengan nama script_16, kemudian Isikan seperti di bawah ini dan
eksekusi filenya :
Scripting Linux
Until

❖ Perulangan until, akan menjalankan serangkaian perintah selama kondisi

yang ditentukan salah. Artinya, jika kondisi tersebut tidak terpenuhi, blok

akan dieksekusi sampai kondisi tersebut menjadi benar.


Scripting Linux
LATIHAN 17 : UNTIL

❖ Buatlah file dengan nama script_17, kemudian Isikan seperti di bawah ini dan
eksekusi filenya :
ARRAY
Scripting Linux
PENGANTAR ARRAY

❖ Array adalah kumpulan nilai yang dikelompokkan bersama di dalam variable

Tunggal.

❖ Index array pada bash selalu dimulai pada index ke – 0.

❖ Array pada bash dapat menampung beberapa tipe data


Scripting Linux
LATIHAN 18 : ARRAY

❖ Buatlah file dengan nama script_18, kemudian Isikan seperti di bawah ini dan
eksekusi filenya :
Scripting Linux
LATIHAN 19 : MENAMBAH DATA ARRAY

❖ Buatlah file dengan nama script_19, kemudian Isikan seperti di bawah ini dan
eksekusi filenya :
Scripting Linux
LATIHAN 20 : MENGURANGI DATA ARRAY

❖ Buatlah file dengan nama script_20, kemudian Isikan seperti di bawah ini dan
eksekusi filenya :
Scripting Linux
TUGAS

Buatlah sebuah program untuk memanipulasi data array dengan

ketentuan berikut:

1. Program minimal memiliki 5 menu : Create, Read, Update,

Delete, dan Keluar Program.

2. Program menggunakan fungsi.

3. Program mengimplementasikan konsep sequence, selection

dan repetition.
Terima Kasih
Vian Ardiyansyah Saputro, [Link], [Link]

Anda mungkin juga menyukai