0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan6 halaman

Ciri dan Pengertian Main Course

Main Course adalah hidangan pokok yang disajikan dalam porsi besar, biasanya terdiri dari daging, ikan, atau bahan nabati, dan disertai dengan saus serta lauk sayuran dan karbohidrat. Hidangan ini memiliki berbagai teknik pengolahan seperti menggoreng, merebus, dan memanggang, serta mencakup beragam jenis masakan dari berbagai budaya. Contoh menu Main Course meliputi rendang, lasagna, dan nasi goreng, yang dapat disesuaikan dengan preferensi individu.

Diunggah oleh

muji paramuji
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan6 halaman

Ciri dan Pengertian Main Course

Main Course adalah hidangan pokok yang disajikan dalam porsi besar, biasanya terdiri dari daging, ikan, atau bahan nabati, dan disertai dengan saus serta lauk sayuran dan karbohidrat. Hidangan ini memiliki berbagai teknik pengolahan seperti menggoreng, merebus, dan memanggang, serta mencakup beragam jenis masakan dari berbagai budaya. Contoh menu Main Course meliputi rendang, lasagna, dan nasi goreng, yang dapat disesuaikan dengan preferensi individu.

Diunggah oleh

muji paramuji
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pengertian Main Course

 Main Course adalah hidangan pokok atau makanan inti dengan susunan menu yang
dihidangkan saat makan siang maupun malam dalam porsi yang lebih besar
daripada hidangan pembuka.
 Beberapa bahan pokok dalam masakan ini sering menggunakan daging, ikan atau
unggas. Vegetarian menggunakan bahan-bahan yang terlihat seperti daging atau
daging sintetis yang terbuat dari gluten nabati.
 Main Course biasanya disajikan dengan saus yang sesuai dengan jenis
makanannya. Saus ini dapat disajikan langsung di atas makanan atau disajikan
sendiri dengan menggunakan gravy boat (saus boat = bentuk perahu).
 Jenis saus yang disajikan dapat dibedakan menjadi saus putih, saus coklat, saus
minyak atau saus. Main Course utama selalu disertai dengan lauk berupa lauk yang
terdiri dari berbagai sayuran dan kentang atau sumber karbohidrat lain
seperti pasta, mie, nasi atau sayuran akar lainnya.
 Hidangan yang bisa disajikan sebagai Main Course sangat beragam. Dimulai dari
sajian salad, sajian sup, sajian telur, sajian keju, sajian pasta dan sayur, sajian dari
fish and shellfish, sajian poultry and chicken, sajian dari beef, sajian dari pork, dan
lain-lain.

Ciri-Ciri Main Course


Ciri-ciri Main Course adalah sebagai berikut:
 Porsi untuk menu ala d’hôte adalah 175–200 gr dan 200–250gr untuk menu la
carte
 Dari pemilihan bahan, Main Course biasanya terbuat dari bahan makanan yang
mengandung bahan hewani. protein seperti daging sapi, unggas dan seafood
 Sebagai sajian, hidangan utama atau Main Course biasanya disajikan di piring
makan.
 Termasuk bahan lauk pauk hewani, nabati dan karbohidrat jumlah bahan Main
Course sekitar 350-375 gram (lauk pauk 175-225 gram, karbohidrat 75 gram,
sayur 75 gram)
 Main Course bervariasi dengan banyak variasi yang ada.
 Tidak menggunakan bahan atau warna yang sama di setiap menu
 Main Course harus terpisah tanpa makanan pembuka atau penutup. Oleh karena
itu, menu Main Course harus memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Bahan Penyusunan Main Course


Main Course biasanya terdiri dari beberapa bumbu seperti:
 Lauk pauk hewani seperti ikan (tuna, kakap, tenggiri, lele), unggas (kalkun,
ayam, bebek, dll) puyuh dan seafood (gurita, cumi, lobster, udang, kepiting)
diolah dengan berbagai bumbu dan disajikan dengan kuah yang cukup banyak
(175-225 gram)
 Karbohidrat yang digunakan biasanya nasi, kentang, aneka mie dan pasta yang
diolah dengan berbagai cara atau bisa dalam bentuk roti dalam porsi 75 gram.
 Sayuran yang digunakan umumnya kembang kol, brokoli, buncis, lobak,
asparagus, sawi dalam porsi 75 gram.

Jadi semua bumbu ada di dinner plate seperti Main Course. Perpaduan antara
karbohidrat, sayur dan pelengkapnya harus sesuai dengan aroma, warna dan rasa agar
menggugah selera.

Jenis-Jenis Main Course


Berdasarkan Teknik Pengolahannya
 Deep Frying: Chicken maryland, Chicken Cordon bleu.
 Grilling: Beef Steak, Chicken Steak, Germany Steak.
 Roasting: Roast Beef

Berdasarkan Jenis Bahan Dasarnya


Sajian Telur (Eggs Dishes) : Merupakan sajian yang sumber protein utamanya berasal
dari bermacam tipe telur unggas dan telur ikan (caviar). Misalnya adalah: Scrambled
egg, omelette, scotch egg,dll.
Sajian Pasta : Makanan olahan yang digunakan dalam masakan Italia, terbuat dari
kombinasi tepung, air, telur dan garam untuk membentuk pasta yang dapat dibuat
menjadi berbagai jenis, ukuran dan bentuk. Contoh penyajian pasta: Spaghetti
bolognese, Fettuccine Carbonara, Macaroni and cheese dan lain-lain.
Sajian Ikan (Fish Dishes) : Sebagai hidangan berbahan dasar ikan, baik ikan air tawar
maupun ikan air asin, hidangan ini banyak dipilih orang karena kandungan gizinya yang
sangat tinggi. Contoh: Meuniere Fish Fillet, Spanish Naked Fish dan lain-lain.
Sajian Laut (Seafood Dishes) : Sebagai hidangan yang terbuat dari berbagai jenis
perikanan dan budidaya laut, bahan yang paling umum digunakan adalah lobster,
udang, cumi-cumi, kerang, dan gurita. Contoh masakan: Moules la Marinière, Lobster
Fireplace, Shrimp Stew, dan lain-lain.
Sajian Daging (Meat Dishes): Hidangan ini dianggap berbeda dari kategori unggas.
Yang membedakan masakan dengan unggas adalah dagingnya berasal dari hewan
berdaging merah. Daging dari pos ini termasuk daging sapi, domba, unta dan babi, tua
atau muda.
Negara atau wilayah lain dapat menggunakan daging lain sebagai bahan dasar
untuk Main Coursenya, seperti daging kuda, daging kelinci, daging rusa, dan lain-lain.

Cara Pengolahan Main Course


Untuk menyajikan Main Course, beberapa teknik persiapan pengolahan makanan biasa
digunakan. Hal ini tentunya untuk melihat bahan makanan apa saja yang akan
disiapkan dan dimasak. Teknik pengolahan Main Course antara lain:
1. Teknik Deep Frying
Teknik ini biasa digunakan karena kita hanya perlu mencelupkan bahan makanan ke
dalam minyak panas dengan suhu antara 176 sampai 190 derajat Celcius. cepat
dimasak, seperti fillet ikan goreng.
2. Teknik Boiling
Selain menggoreng, Main Course juga bisa direbus dalam air mendidih. Biasanya
makanan direbus dengan santan, kaldu ayam atau cairan pedas lainnya.
3. Teknik Roasting
Teknik roasting atau pemanggangan adalah cara memasak makanan dalam oven
dengan suhu 150 derajat Celcius dengan hanya menggunakan minyak atau lemak
baik dari makanan itu sendiri.
Contoh masakan yang diolah dengan teknik ini adalah ayam bakar nenek, daging
sapi panggang dengan saus dabu-dabu, dan banyak lagi.
4. Teknik Braising
Sederhananya, persiapan hidangan utama bisa juga dengan merebus makanan
dalam waktu tertentu hingga empuk. Makanan yang biasa disiapkan dengan teknik
ini adalah semur, rendang, tahu rebus, dll.
5. Teknik Sauteing
Teknik sauteing adalah teknik menggoreng makanan Main Course hanya dengan
sedikit minyak. Tentu saja ini sangat berbalikan dengan deep frying yang
menggunakan banyak minyak.
Peralatan masak yang digunakan dalam teknik ini seperti penggorengan atau
penggorengan, penggorengan juga dapat digunakan. Hidangan umum yang
disiapkan
dengan cara ini adalah Gordon Blue Schnitzel, Black Paper Steak, atau Chicken
Stir-Fry, Ayam Teriyaki.
Contoh Menu Main Course
Ada banyak contoh menu Main Course yang terkenal di dunia baik menu dari
Indonesia, Western, Continental, Eastern dan negara lainnya yang sering kita jumpai
seperti:
1. Foire Gras
Foire Gras est adalah masakan khas Perancis yang memiliki menjadi favorit banyak
orang sejak abad pertengahan. Hidangan ini terbuat dari bahan dasar foie gras yang
diolah dengan berbagai cara mulai dari merebus, memanggang, atau menggoreng.
Foie Gras memiliki cita rasa yang enak dan unik. Sejak gigitan pertama, Anda akan
merasakan manisnya seperti mentega namun lebih pekat. Meski enak, hidangan
utama ini cukup mahal.
2. Chicken Parmigiana
Chicken Parmigiana adalah hidangan ayam yang disiapkan yang dilapisi dengan
remah roti dan disajikan dengan saus Napoli yang terbuat dari keju dan tomat.
Hidangan ini berasal dari Australia dan sering disajikan dengan lauk pauk seperti
salad dan kentang. Chicken Parmigiana memiliki cita rasa Italia yang kaya dan lezat,
digunakan sebagai makan malam keluarga.
3. Lasagna
Lasagna adalah makanan khas dan pertama di Italia, hidangan pasta yang terdiri
dari lapisan lasagna yang disajikan dengan saus dan bahan lainnya.
Sementara di tempat lain, lasagna ini dibuat dengan keju atau ricotta, saus tomat,
keju mozzarella dan berbagai daging (ayam, sapi, babi), sayuran (jamur, zucchini) ,
bayam dan disiapkan dengan bawang, bawang putih, oregano, lalu panggang.
4. Tortellini
Tortellini adalah hidangan khas Italia yang berbentuk seperti pusar, terbuat dari
campuran daging panggang dan keju. Makanan Tortellini disajikan
dalam kuah kental. Dalam versi lain, Tortellini juga dapat disimpan di lemari es
kurang dari 7 minggu, jadi jika Anda ingin memakannya, cukup panaskan kembali di
microwave.
5. Pizza
Pizza adalah jenis baguette dengan berbagai isian seperti ayam, daging, dll.
dengan saus tomat, keju dan panggang atau panggang selama beberapa menit.
Pizza ini ditemukan di Naples, Italia dan telah menjadi hidangan populer di seluruh
dunia.
6. Spaghetti
Spaghetti adalah makanan pokok Italia yang terbuat dari tepung halus dengan
silinder tipis dan padat seperti pasta. Pada awalnya, ukuran spageti ini sangat
panjang, tetapi pada pertengahan abad ke-20, ukuran yang lebih pendek menjadi
jauh lebih populer dan banyak digunakan oleh penduduk setempat. Ukurannya
sekitar 25 sampai 30 cm dengan variasi yang berbeda-beda.
Dalam penyajiannya, spaghetti sering dicampur dengan saus tomat, daging, minyak
zaitun dan sayuran. Namun bagi pecinta keju bisa menambahkan jenis keju seperti
parmesan, pecorino ataupun grana padano.
7. Beed Bourguignon
Beed Bourguignon adalah semur daging sapi dalam anggur merah dengan paduan
rempah-rempah pilihan. Biasanya daging yang digunakan adalah tenderloin agar
empuk dan tidak berminyak.
8. Tortilla
Tortilla adalah roti pipih ringan yang dibuat dengan gandum atau jagung. Jadi, pada
umumnya tortilla ini akan disantap dengan berbagai macam saus, daging, sayuran
dan kacang-kacangan. Bagi warga Spanyol, tortilla ini wajib dibawa untuk menemani
makan mereka.
9. Rendang
Rendang adalah masakan khas Indonesia yang terbuat dari daging olahan yang
direbus dalam waktu yang sangat lama untuk mendapatkan tekstur yang sangat
empuk dengan bumbu yang sangat digemari.
Hidangan ini dikenal sebagai hidangan terbaik di dunia, dan tentunya karena proses
memasaknya membutuhkan bumbu dan waktu.
10. Gudeg
Gudeg adalah makanan khas Jogja yang terbuat dari nangka muda yang direbus
dengan santan hingga berwarna kecoklatan. Biasanya gudeg ini disajikan dengan
nasi panas ditemani ayam goreng, tempe, telur, dan sambal krecek goreng.
11. Nasi Uduk
Nasi uduk adalah hidangan yang terbuat dari bahan dasar nasi putih yang diiris tipis
dan dikukus dengan parutan santan. Kemudian bumbui dengan pala, kayu manis,
jahe, serai dan merica.
Makanan ini kemudian disajikan dengan pangsit goreng, tahu goreng, irisan telur
dadar/telur, abon, tempe kering, bawang goreng, ayam goreng, timun dan sambal
kacang. Makanan ini biasanya dijual di pagi hari untuk sarapan.
12. Semur
Semur adalah daging rebus dari Indonesia yang direbus dalam saus berwarna
coklat tua yang terbuat dari kecap manis, bawang merah, bawang bombay, pala dan
cengkeh.
Ada banyak jenis semur, antara lain semur daging, semur ayam, dan semur jengkol.
Kecap manis berbahan dasar kacang kedelai hitam merupakan bahan terpenting
dalam pembuatan semur karena berperan dalam meningkatkan cita rasa namun
tetap harus menciptakan rasa bercampur dengan bahan lain.
Selain memiliki bahan khusus daging sapi dan kentang, semur juga memiliki
berbagai jenis bahan seperti tahu, tempe, telur dan bahan tambahan lainnya sesuai
selera masyarakat setempat masing-masing.
13. Ayam Betutu
Betutu adalah lauk pauk yang terbuat dari ayam utuh yang diisi bumbu dan
kemudian dibakar di atas api. Betutu telah diakui di seluruh kabupaten di provinsi
Bali. Ayam Betutu adalah hidangan khas Gilimanuk dan salah satu hidangan Bali
paling populer di kalangan wisatawan.
Betutu dipakai sebagai hidangan pada upacara keagamaan dan upacara tradisi
serta sebagai sajian untuk dijual. Customernya bukan hanya warga Bali tetapi juga
tamu luar negeri yang tiba ke Bali, terutamanya pada beberapa tempat tertentu
seperti Hotel dan rumah makan atau restaurant.
14. Nasi Goreng
Hidangan utama pertama adalah nasi goreng yang juga sangat populer. Menu ini
terdiri dari nasi yang dihilangkan dari proses pemasakan lalu dipadukan dengan
bumbu khas Indonesia.
Sebenarnya ada banyak jenis nasi goreng, seperti nasi goreng ayam, nasi goreng
seafood, nasi goreng bakso dan masih banyak lagi. Menu unik ini kerap menarik
wisatawan ke beberapa tempat wisata.
15. Bakso
Bakso Indonesia adalah salah satu hidangan utama terbaik. Isinya bakso, mie, tahu,
gorengan lalu tambahkan kaldu sapi. Bakso ini kenyal dan berair, sehingga banyak
orang menggunakannya sebagai hidangan utama di beberapa acara.
Ada juga berbagai jenis bakso, tidak hanya bakso tetapi juga bakso ayam, bakso
ikan, urat, bakso udang, bakso iga dan bakso babi. Semua batuan tersebut layak
untuk dicicipi bahkan mudah ditemukan di seluruh kota di Indonesia.
16. Gado-Gado
Makanan menu Gado-Gado bisa dibilang semacam alat khas Indonesia. Meski
termasuk dalam menu salad, gado-gado ini sering dijadikan sebagai hidangan
utama Indonesia. Bahan dari gado-gado bermacam-macam, mulai dari kentang,
tauge, kubus, telur, selada dan kemudian sambal kacang.
Gado-gado sendiri merupakan nama Indonesia yang mengacu pada perpaduan
banyak makanan dalam satu porsi. Menu ini sangat populer di daerah Yogyakarta.
Saat makan, Anda bisa menggunakannya dengan nasi atau dengan lontong. Tapi
terkadang sayuran ditambahkan untuk menambah rasa.
Demikian pembahasan tentang Main Course atau hidangan utama. Secara
umum Main Course dapat dibagi menjadi dua, yaitu Main Course Indonesia
dan Main Course Kontinental. Keduanya dapat dipilih sesuai dengan preferensi
pribadi dan selera masing-masing.

Anda mungkin juga menyukai