0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan28 halaman

Aspek dan Arti Self-Regulated Learning

Dokumen ini membahas pentingnya Self-Regulated Learning (SRL) dalam pendidikan, menekankan bahwa kemampuan regulasi diri membantu siswa bertanggung jawab dan sukses dalam berbagai konteks. SRL melibatkan metakognisi, motivasi, dan strategi yang diperlukan untuk mencapai tujuan belajar. Selain itu, dokumen ini juga menyoroti pendekatan behavioristik dan humanistik dalam membangun cara belajar yang efektif.

Diunggah oleh

wrasimun
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan28 halaman

Aspek dan Arti Self-Regulated Learning

Dokumen ini membahas pentingnya Self-Regulated Learning (SRL) dalam pendidikan, menekankan bahwa kemampuan regulasi diri membantu siswa bertanggung jawab dan sukses dalam berbagai konteks. SRL melibatkan metakognisi, motivasi, dan strategi yang diperlukan untuk mencapai tujuan belajar. Selain itu, dokumen ini juga menyoroti pendekatan behavioristik dan humanistik dalam membangun cara belajar yang efektif.

Diunggah oleh

wrasimun
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Self-

Regulated
Learning
Novi Poespita Candra, [Link], Ph.D
KETIDAKPASTIAN MASA DEPAN
HILANGNYA JATI DIRI

MOTIVASI/KETANGGUHAN

MERUSAK KEMANUSIAAN MENURUN


APAKAH PENDIDIKAN KITA MASIH RELEVAN
DENGAN MASA DEPAN ?
BELAJAR ITU KEHARUSAN

SETUJU ATAU TIDAK ?


BAGAIMANA MEMBANGUN CARA AGAR
BELAJAR ITU KEBUTUHAN BUKAN
KEHARUSAN ?
Pendekatan Behavioristik

Apresiasi
Stimulan Kebahagiaan Motivasi Melakukan aksi /Penghargaan
Pendekatan Humanistik

Mengevaluasi ,
Kebutuhan/Motivas Menyusun merefleksi dan
i Merefleksi diri Melakukan aksi Memonitor
strategi diri melakukan
apresiasi diri
Aspek krusial dari SRL adalah
METAKOGNISI
(thinking about thinking)
Self-Regulated
Learning
“Proses belajar yang terjadi karena
pengaruh pikiran, perasaan,
strategi, dan perilaku diri sendiri,
yang berorientasi pada pencapaian
tujuan.
(Schunk & Zimmerman, 1998)
Self-Regulated
Learner
Memiliki Fokus
motivasi

Yakin
Merasa pada diri
Wellbeing
tertarik sendiri
(Kesehatan
mental)

Mau
Optimis mencoba
tugas yg
Memiliki menantang
strategi
OTAK, HOTS DAN KARAKTER
Yakin pada diri
sendiri

Self-regulated learner yakin


terhadap dirinya dan tahu bahwa
kemampuan mereka bisa
berkembang
Bertahan dalam
kesulitan

Self-Regulated Learner
berpikir positif dan tetap
bertahan ketika menghadapi
tugas yang sulit.
Optimis

Self-Regulated Learner melihat bahwa


kesalahan merupakan peluang untuk
belajar.
Memiliki Strategi

Self Regulated Learner


mengetahui kapan, dimana,
dan bagaimana strategi yang
akan dilakukan
Mengapa SRL Penting?

Kemampuan regulasi diri dalam belajar


membantu siswa untuk bertanggungjawab dan
meraih sukses dalam berbagai konteks hidup
(baik di kelas/sekolah, tempat kerja, dan di
masyarakat)
Kapankah kita harus menggunakan strategi
SRL?
Sebelum

Ketika Mengerjakan tugas

Setelah
1) SEBELUM

Menganalisis
tujuan

Membuat
perencanaan
2) KETIKA / SELAMA MENGERJAKAN TUGAS

MELAKUKAN
STRATEGI MEMONITOR
STRATEGI
3) SETELAH

MENGEVALUASI PENYEBAB HASIL


STRATEGI PEMBELAJAR SUKSES

PERSONAL PERILAKU LINGKUNGAN


Strategi Personal

2) Belajar cara
menentukan tujuan
1) Belajar 3) Mencatat/merekam
dan merencanakannya
mengorganisasikan dan dan umpan balik dari
mentransformasikan kesalahan
informasi

4) Berlatih, berlatih, berlatih


dan mengingat kembali
STRATEGI PERILAKU DAN LINGKUNGAN

Menganalisis
Mencari Mengatur
dan
mengevaluasi
bantuan orang suasana/tempat
lain belajar
diri
Merdeka menurut Ki Hadjar Dewantoro
ada 3 :

1) Ia mandiri, 2) Ia tidak tergantung


orang lain, 3) Ia mampu menertibkan
dirinya sendiri

Anda mungkin juga menyukai